Penataan Tugu Berlampu Hias, Langkah Strategis Wali Kota Jambi Hadirkan Titik Pertumbuhan Ekonomi Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Upaya memperindah wajah Kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi terus digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Langkah-langkah konkret penataan kota tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga mengusung semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Teranyar, Selasa malam (5/8/2025), Wali Kota Jambi, dr. Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, meresmikan Lampu Hias Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman (PPT) yang berdiri megah di kawasan perempatan depan Museum Siginjai, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kehadiran Tugu PPT yang kini dipercantik dengan pencahayaan artistik ini tidak hanya menjadi elemen baru dalam lanskap keindahan kota, tetapi juga dirancang untuk menghidupkan ruang publik yang mendukung tumbuhnya sektor ekonomi kreatif dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitarnya.

Melalui inovasi tata ruang yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kota yang tidak hanya indah dipandang, namun juga inklusif dan produktif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada peresmian tersebut, tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. A. Ridwan, M.Si, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp. OG, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, S.Pd, M.E., serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menjelaskan bahwa pemasangan lampu hias di Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Jambi dalam penataan ruang kota yang terpadu, sekaligus menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perkotaan.

“Langkah ini kita lakukan sebagai upaya membangun kawasan yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata baru, khususnya pada malam hari, dengan menghadirkan keindahan visual melalui pencahayaan artistik,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga menambahkan bahwa Tugu Pecinta Tanaman salah satu dari sejumlah titik yang ditata secara modern dan estetis.

Dalam waktu dekat ini, Pemkot Jambi juga akan meresmikan lampu hias di menara PDAM yang berada di kawasan Masjid Agung Al-Falah. Saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

“Selain itu, revitalisasi Taman Remaja juga menjadi salah satu prioritas utama yang sedang kami kebut, dan ditargetkan selesai tahun ini,” lanjutnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pemkot Jambi berkomitmen menghadirkan wajah kota yang tidak hanya indah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat identitas kota sebagai pusat destinasi urban yang hidup, terutama di malam hari.

Wali Kota Maulana menyampaikan keyakinannya bahwa kehadiran ruang-ruang publik yang tertata dan menarik akan menghidupkan kembali atmosfer Kota Jambi, sekaligus menciptakan destinasi wisata baru yang mampu menarik minat masyarakat, khususnya para pecinta kuliner dan pelaku ekonomi kreatif.

“Upaya ini kita lakukan agar Kota Jambi tetap hidup dan dinamis, dengan perputaran ekonomi yang terus berjalan sepanjang waktu, pagi, siang, hingga malam hari,” ujar Maulana dengan penuh optimisme.

Lebih lanjut, Wali Kota Jambi itu juga terus menyatakan komitmennya untuk membangun kembali kawasan Pasar Tua Jambi, sebagai kawasan wisata kuliner yang akan memadukan konsep tradisional dan modern, tanpa menghilangkan sisi sejarah di dalamnya.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga sedang mendorong inovasi pembangunan infrastruktur perkotaan dengan mengembangkan proyek-proyek multifungsi yang tidak hanya menyasar satu tujuan tunggal, tetapi dirancang untuk memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

Salah satu contohnya adalah pembangunan kawasan danau buatan yang merupakan bagian dari sistem penanganan banjir Kota Jambi.

Kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tampungan air untuk mengendalikan limpahan saat curah hujan tinggi, namun juga diselaraskan menjadi ruang publik baru yang bernilai rekreatif, estetis, dan ekonomis.

“Nantinya kawasan ini akan menjadi danau pengendali banjir yang dilengkapi dengan pintu air agar ketinggian air dapat dikontrol. Namun, tak hanya itu, kami juga akan menjadikannya destinasi wisata air, dengan fasilitas pendukung seperti jogging track, lampu hias, serta elemen visual dan animatif yang menarik,” terang Wali Kota Maulana.

Ia menekankan bahwa pendekatan pembangunan seperti ini penting agar infrastruktur tidak sekedar menyelesaikan persoalan teknis, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.

“Dengan begitu, kawasan ini akan hidup dan memberi manfaat lebih luas, baik dari sisi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pengembangan ruang-ruang kota menjadi titik-titik pertumbuhan ekonomi baru diyakini akan memberikan dampak strategis tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam mengatasi persoalan kepadatan lalu lintas di Kota Jambi.

Wali Kota Maulana meyakini, dengan hadirnya kawasan-kawasan baru yang menarik minat kunjungan masyarakat, arus aktivitas warga akan tersebar lebih merata dan tidak lagi terpusat di satu titik.

“Kawasan-kawasan ini akan menjadi pemecah keramaian, sehingga potensi kemacetan dapat ditekan karena beban keramaian terbagi di berbagai lokasi,” jelasnya

Tak hanya membangun infrastruktur dan menyediakan fasilitas fisik, Pemerintah Kota Jambi juga mengambil langkah konkret untuk mendukung pengembangan pelaku ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya melalui kerja sama strategis dengan lembaga perbankan.

“Kami bekerja sama dengan Bank BTN dan Bank Jambi untuk menggelontorkan Bantuan Usaha Masyarakat secara berkelompok. Saat ini, dana yang telah terkumpul mencapai Rp140 miliar,” ungkap Wali Kota Maulana.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan secara bertahap kepada para pelaku UMKM di seluruh wilayah Kota Jambi.

Namun, bantuan ini tidak hanya diberikan dalam bentuk finansial semata.

Pemkot Jambi juga akan aktif melakukan sosialisasi, menyediakan lokasi usaha strategis, serta melatih generasi muda agar tumbuh menjadi pelaku ekonomi mandiri dan inovatif.

“Tujuan besarnya adalah menghadirkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, tempat bermain bagi anak-anak, ruang berkembang bagi UMKM, dan destinasi wisata yang menarik. Kami ingin Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi benar-benar menjadi kota tujuan wisata yang hidup, produktif, dan terus tumbuh secara ekonomi,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Resmikan Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman Indonesia yang Dipercantik, Siap Jadi Ikon Wisata Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Maulana, resmi meresmikan Tugu Perkumpulan Pecinta Tanaman Indonesia  yang kini tampil lebih memesona usai dipercantik sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata budaya di Kota Jambi.

Peresmian ini menjadi langkah awal menuju peluncuran 10 titik wisata baru yang akan diresmikan serentak pada November mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Komwil II Walikota se-Sumatera.

“Kita mulai dari titik ini, Tugu Museum Siginjai, yang sudah dipercantik dan kini menjadi wajah baru Kota Jambi di kawasan budaya. Setelah ini, pengerjaan akan dilanjutkan ke sekitar Masjid Agung dan kawasan Taman Remaja yang juga akan berganti nama dan fungsi,” ujar Maulana dalam sambutannya.

Maulana menyampaikan bahwa pengembangan titik-titik wisata ini tidak hanya bertujuan memperindah kota, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan UMKM.

Ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendukung penuh inisiatif ini.

“Harapannya, pada bulan 11 nanti, kita akan meresmikan minimal 10 titik wisata baru bersamaan dengan event besar musyawarah komwil. Ini harus jadi momentum agar Kota Jambi memiliki pusat-pusat ekonomi baru — pagi hari dengan aktivitas pasar, siang hari dengan wisata budaya, malam hari dengan kuliner,” tambahnya.

Dengan kota yang terus hidup dari pagi hingga malam, Wali Kota Maulana optimistis akan tumbuh geliat ekonomi baru di Kota Jambi, termasuk lahirnya lebih banyak pelaku UMKM.

Langkah revitalisasi ini menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Kota Jambi untuk menjadikan kota ini sebagai pusat wisata budaya, religi, dan kuliner di Sumatera.(*)




8 Merek Beras Diduga Oplosan Beredar di Jambi, Pemprov Keluarkan Edaran Penting

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Sekretariat Daerah mengeluarkan surat edaran penting yang berisi instruksi penarikan sementara terhadap sejumlah merek beras yang diduga oplosan.

Hal ini menyusul hasil inspeksi mendadak (sidak) oleh Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi bersama Ditreskrimsus Polda Jambi pada 17 Juli 2025.

Dalam sidak tersebut, tim menemukan dugaan peredaran beras oplosan di berbagai pasar modern dan tradisional di Kota Jambi.

Beberapa merek beras yang masuk dalam daftar temuan antara lain Raja Ultima, Raja Platinum, Sania, Siip, Fortune, Dua Koki, Topi Koki, dan Sentra Pulen.

Sebagai bentuk tindakan preventif, surat edaran bernomor S-1750/SETDA.PRKM-2.1/VII/2025 yang bersifat penting ini meminta seluruh pelaku usaha retail – termasuk mall, minimarket, swalayan, dan pasar tradisional – untuk:

  1. Menarik sementara semua produk beras dari merek-merek yang disebutkan hingga hasil uji laboratorium resmi dikeluarkan oleh instansi berwenang.

  2. Menghentikan penjualan, distribusi, dan promosi atas produk terkait selama proses penarikan berlangsung.

  3. Berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi apabila menghadapi kendala atau memiliki informasi tambahan.

Langkah ini diambil guna melindungi konsumen dari potensi ancaman keamanan pangan dan memastikan kualitas produk pangan yang beredar di wilayah Provinsi Jambi.

Pemerintah juga mengimbau para pelaku usaha untuk aktif memantau dan melaporkan perkembangan selama masa penarikan produk berlangsung. Surat edaran ini sendiri ditandatangani Sekda Provinsi Jambi, Sudirman pada 31 Juli 2025 lalu. (*)




Wali Kota Jambi Hadiri Rakornas Adipura di Jakarta, Dorong Transformasi Tata Kelola Sampah Daerah

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kebijakan dan Pelaksanaan Program Adipura Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia, pada Senin (4/8/2025), bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta.

Acara strategis tingkat nasional ini turut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, serta sejumlah kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah konsolidasi dan penyamaan persepsi terkait arah kebijakan serta mekanisme pelaksanaan Program Adipura Tahun 2025.

Program ini kini mengusung pendekatan penilaian yang lebih holistik, transparan, dan akuntabel, dengan fokus pada penguatan tata kelola lingkungan dan peningkatan efektivitas pengelolaan sampah di daerah.

Partisipasi aktif Pemerintah Kota Jambi dalam forum ini merupakan bentuk komitmen kuat dalam mendukung upaya nasional mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Kota Jambi sebagai Kota yang Bahagia dan Ramah Lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama para kepala daerah dari seluruh Indonesia turut menerima secara simbolis Surat Keputusan (SK) yang menandai dimulainya proses penilaian kinerja pengelolaan sampah melalui Program Adipura Tahun 2025, yang akan dilaksanakan oleh Tim Analis dari KLH/BPLH.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa rapat koordinasi bersama kepala daerah ini merupakan fondasi strategis untuk mendorong langkah-langkah konkret dalam penanganan isu lingkungan, khususnya dalam tata kelola persampahan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan Program Adipura tidak hanya terletak pada hasil akhir, tetapi juga pada proses kolaboratif, komitmen bersama, dan kesungguhan daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Ia juga menegaskan bahwa isu pengelolaan sampah di Indonesia menjadi salah satu perhatian serius dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Oleh karena itu, Presiden secara tegas memberikan arahan agar penanganan persampahan dilakukan secara sistematis dan terstruktur, yang kemudian dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, melalui amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut, telah ditetapkan target nasional untuk mencapai 100 persen penanganan sampah pada tahun 2029,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi eksisting pengelolaan sampah nasional saat ini masih menghadapi tantangan besar.

Berdasarkan data tahun 2023, dari total timbulan sampah di Indonesia, sebanyak 39,01 persen (22,09 juta ton) tercatat telah terkelola, sementara 60,99 persen (34,54 juta ton) masih belum terkelola secara optimal.

“Data ini tentu menjadi catatan penting, karena akan berimplikasi langsung terhadap sistem penilaian Program Adipura, yang kini mengandung makna baru, yakni dorongan agar setiap daerah mampu mencapai target pengelolaan sampah 100 persen pada tahun 2029,” jelasnya.

“Pembinaan dan penilaian Program Adipura akan dimulai hari ini dan berlangsung hingga bulan Desember mendatang. Harapannya, selama periode ini kita dapat membangun interaksi yang kuat antar daerah, guna mendorong terjadinya transformasi nyata dalam tata kelola pengelolaan sampah,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa penilaian Adipura tahun ini memiliki dimensi substansial, yakni mengukur sejauh mana daerah mampu mencapai pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

“Oleh sebab itu, penghargaan Adipura Kencana hanya akan diberikan kepada kabupaten/kota yang telah menerapkan pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan sistem sanitary landfill, sebagai standar ideal pengelolaan akhir sampah,” terangnya.

Ia menambahkan, melalui kebijakan ini, evaluasi terhadap pengelolaan lingkungan tidak hanya dilakukan saat penilaian semata, namun akan bersifat berkelanjutan, berdasarkan sistem tata laksana yang telah dirancang secara komprehensif.

Dia juga mengapresiasi, langkah pemerintah daerah yang langsung menindaklanjuti terkait dengan pengelolaan sampah 100 persen di tahun 2029 dengan melakukan penutupan sampah menuju kontrol landfill.

“Kami sangat berterimakasih, jadi setiap kunjungan kami ke daerah telah ada usaha maksimal untuk melakukan penutupan sampah dengan tanah-tanah untuk kemudian mengurangi bencana yang timbul,” ucap Menteri Hanif Faisol Nurofiq.

Sementara itu, usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menyampaikan apresiasinya atas sosialisasi tersebut.

Katanya, proses penilaian Adipura tahun 2025 ini menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Jambi.

“Hal ini penting untuk memastikan terpenuhinya seluruh persyaratan dalam upaya meraih kembali penghargaan bergengsi tersebut,” kata Maulana.

Dia juga menegaskan, terdapat dua syarat utama yang harus dipenuhi untuk meraih Adipura tahun ini.

Pertama, penerapan sistem pengelolaan sampah yang berbasis sanitary landfill.

Kedua, tidak boleh lagi terdapat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar di wilayah kota.

Kedua hal ini, menurutnya, menjadi indikator penting dalam mencerminkan tata kelola lingkungan yang baik dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah sistem pengelolaan sampah sanitary landfill kota Jambi telah memilikinya. Dan yang menjadi PR kita bersama adalah penertiban TPS liar,” ungkapnya.

Kata Maulana, program Kampung Bahagia adalah solusi dalam mengentaskan TPS-TPS liar, karena menerapkan sistem pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya, yaitu mengambil sampah langsung dari Rumah Tangga.

“Pemberdayaan masyarakat melalui Program Kampung Bahagia adalah solusi yang telah kita siapkan untuk mendukung zero TPS liar guna mengatasi permasalahan melalui sistem pengelolaan sampah tertutup yang sudah mulai diterapkan di sejumlah wilayah di Kota Jambi,” tuturnya.

“Program ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan baru masyarakat dalam membuang sampah secara tertib, sekaligus meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan secara menyeluruh. Kebijakan ini merupakan bagian dari salah satu program prioritas unggulan dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia. Pelaksanaannya akan didukung melalui penyediaan armada gerobak motor di setiap RT, serta pemberdayaan pemuda yang belum memiliki pekerjaan sebagai petugas pengangkut sampah,” tutupnya.

Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) ini merupakan tindak lanjut dari upaya memperkenalkan konsep baru dalam mekanisme pemberian penghargaan Adipura.

Dalam skema terbaru ini, sejumlah indikator penilaian turut diperbarui dan diperluas.

Penilaian tidak lagi semata-mata memberikan penghargaan kepada daerah dengan pengelolaan sampah terbaik dan lingkungan terbersih, namun juga disertai dengan pemberian predikat Kota Kotor sebagai bentuk peringatan keras bagi daerah dengan kinerja pengelolaan lingkungan yang paling rendah.(*)




Kejari Jambi Dalami Dugaan Korupsi Dana Modal PT Siginjai Sakti, Audit BPKP Menyusul

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi terus mendalami dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana penyertaan modal senilai Rp10 miliar yang disalurkan Pemerintah Kota Jambi kepada PT Siginjai Sakti, BUMD milik Pemkot.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jambi, Soemarsono, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait.

“Kami masih dalam proses pendalaman. Jika seluruh informasi yang kami butuhkan sudah lengkap, kami akan segera mengajukan permintaan resmi audit kerugian negara kepada BPKP,” ujar Soemarsono, Senin (4/8/2025).

Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan adanya penyimpangan dalam penggunaan dana modal yang diberikan pemerintah kota.

Meski belum ada angka resmi terkait potensi kerugian negara, pihak Kejari menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini.

Sebelumnya, BPKP Jambi menyampaikan bahwa audit resmi kerugian negara tidak bisa dilakukan tanpa adanya permintaan dari aparat penegak hukum dan ekspos awal perkara yang menunjukkan indikasi kerugian secara nyata.

Kejari Jambi berjanji akan menindaklanjuti kasus ini hingga ke tahap penegakan hukum, jika ditemukan bukti kuat atas dugaan tindak pidana korupsi.(*)




BPKP Jambi Belum Audit Kerugian Negara PT Siginjai Sakti, Masih Tunggu Permintaan Resmi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jambi menyatakan belum melakukan audit kerugian negara terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Siginjai Sakti, milik Pemerintah Kota Jambi.

Kepala Perwakilan BPKP Jambi, Mardiyanto Arif Rakhmadi, menjelaskan bahwa pihaknya hanya pernah melakukan review terbatas berdasarkan permintaan dari Pemerintah Kota Jambi. Namun, review tersebut tidak bersifat audit kerugian negara.

“Untuk audit resmi atas kerugian negara, kami masih menunggu permintaan dari aparat penegak hukum. Proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan tanpa prosedur hukum yang jelas,” ungkap Mardiyanto, Senin (4/8/2025).

Dari hasil review yang telah dilakukan sebelumnya, BPKP memberikan beberapa rekomendasi strategis, antara lain pembenahan tata kelola perusahaan, penguatan sistem pengendalian internal, hingga efisiensi sumber daya manusia.

Salah satu sorotan utama dalam temuan BPKP adalah jumlah pegawai yang dinilai melebihi kebutuhan operasional. Manajemen PT Siginjai Sakti disebut telah menindaklanjuti sebagian dari rekomendasi tersebut.

Mardiyanto menegaskan, audit kerugian negara baru dapat dilakukan jika sudah ada ekspos awal perkara dari pihak penegak hukum yang menunjukkan indikasi kuat adanya kerugian keuangan negara.

“Kami tidak bisa langsung turun tanpa tahapan hukum. Harus ada indikasi jelas dan permintaan resmi dari aparat penegak hukum,” tambahnya.(*)




Siap Moshing Bersama RockRise Vol.5? Jangan Ketinggalan, Ini Daftar Band dan Rundown Acaranya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ajang musik alternatif tahunan ROCKRISE Vol.5 kembali hadir untuk memeriahkan Festival Batanghari yang digelar di Putri Pinang Masak, Jambi, pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Acara ini menjadi wadah bagi musisi lokal mengekspresikan kreativitasnya, sekaligus memperkuat solidaritas komunitas musik di Jambi.

Tahun ini, enam band lokal akan unjuk gigi dalam penampilan yang dipastikan membakar semangat para penonton.

Seperti 7Silent, MAVS, EnjoyBAN, NuLight, GregeT dan Remainsofarasy siap mengguncang panggung mulai pukul 19.00 WIB hingga larut malam.

Menurut Andry JMB Pro, salah satu penggagas ROCKRISE, acara ini bukan sekadar hiburan, tapi bentuk nyata konsistensi komunitas musik bawah tanah di Jambi.

“ROCKRISE bukan cuma tentang tampil, tapi tentang menjaga semangat kolektif dan ruang ekspresi musisi lokal yang masih independen,” ujar Andry, Senin 4 Agustus 2025.

Senada dengan Andry, Eko Sinyal, co-founder ROCKRISE, menambahkan bahwa kolaborasi dan kehadiran semua pihak menjadi kunci suksesnya acara ini.

“Kita minta semua band dan penonton hadir pukul 19.00 WIB. Ini bukan cuma soal tampil, tapi silaturahmi dan support sesama musisi lokal,” ungkap Eko.

Rundown Acara ROCKRISE Vol.5

📍 Venue: Festival Batanghari, Putri Pinang Masak

📆 Tanggal: Selasa, 5 Agustus 2025

🕒 Soundcheck: Mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai

🎤 Opening oleh MC: Pukul 19.30 WIB

| Waktu | Kegiatan |

| —– | ———————————- |

| 20.00 | Penampilan Band 1 – 7SILENT |

| 20.20 | Games & Doorprize |

| 20.25 | Penampilan Band 2 – MAVS |

| 20.45 | Games & Doorprize |

| 20.50 | Penampilan Band 3 – ENJOYBAND |

| 21.10 | Games & Doorprize |

| 21.15 | Penampilan Band 4 – NULIGHT |

| 21.35 | Games & Doorprize |

| 21.40 | Penampilan Band 5 – GREGET |

| 22.00 | Games & Doorprize |

| 22.15 | Penampilan Band 6 – REMAINSOFARASY |

| 22.35 | Pembagian Piagam & Apresiasi |

| 23.00 | Closing oleh MC |

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa rundown acara bersifat mutlak dan tidak dapat diubah.

Kehadiran tepat waktu sangat diharapkan demi menjaga kelancaran acara dan mempererat jaringan komunitas musisi Jambi.(*)




Pemkot Gelar Coaching ASN : Solusi Atasi Gap dan Tingkatkan Profesionalisme Aparatur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, membuka secara resmi kegiatan Coaching dan Mentoring Angkatan IV di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi Tahun 2025 yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Jambi, Senin (4/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di aula Diklat BKPSDMD Kota Jambi itu diikuti 30 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah

Dasar, dan Kepala Sekolah Menengah Pertama di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menekankan bahwa sumber daya aparatur merupakan aset penting dan strategis dalam birokrasi pemerintahan.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas ASN menjadi keharusan dalam rangka mewujudkan tujuan organisasi.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah melalui program Coaching dan Mentoring, sebagai respon atas kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur secara berkelanjutan.

“Saat ini tengah dikembangkan konsep ASN sebagai human capital, di mana ASN dipandang sebagai aset utama organisasi. Oleh karena itu, pengembangan pegawai menjadi aspek krusial yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh pimpinan unit kerja,” ujarnya.

Menurutnya, Coaching dan Mentoring ini dapat melatih hal-hal yang bersifat program-program jangka pendek dan panjang pada organisasi perangkat daerah, melalui pengalaman-pengalaman dari pemimpin masing-masing.

“Kami harapkan pembelajaran ini dapat membuka space atau tempat untuk para pegawai dapat berdiskusi langsung bersama para pemimpin, agar terbuka sistem komunikasi yang baik yang mungkin selama ini belum terjalin,” tambahnya.

Diza menjelaskan bahwa model pembelajaran Coaching dan Mentoring merupakan pendekatan yang sangat penting dalam pengembangan kompetensi pegawai.

Melalui metode ini, pegawai didorong untuk menggali potensi diri, memahami permasalahan secara mendalam, serta menemukan solusi yang tepat, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.

“Oleh karena itu, teknik pembelajaran ini wajib dimiliki oleh setiap pemimpin. Coaching dan mentoring tidak hanya memberikan energi positif dalam membimbing anggota tim, tetapi juga membantu menyusun strategi yang tepat untuk mencapai kinerja optimal dan keunggulan kompetitif,” jelas Diza.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada BKPSDMD Kota Jambi yang telah memfasilitasi ruang pengembangan bagi ASN untuk mengeksplorasi keterampilan, potensi, kebutuhan, serta motivasi diri, guna mendorong perubahan positif yang berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

“Saya mengapresiasi BKPSDMD yang telah membuka ruang bagi tumbuhnya inovasi dan gagasan segar dari para pegawai. Kepada seluruh peserta, ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar memiliki bekal yang cukup untuk menjadi coach dan mentor, minimal bagi tim kerja di unit masing-masing,” pungkas Wakil Wali Kota Diza.

Sementara itu, dalam laporan pelaksanaan, Kepala BKPSDMD Kota Jambi Liana Andriani mengatakan, tujuan dilaksanakannya Coaching dan Mentoring bagi ASN ini untuk meningkatkan pemahaman wawasan dan kemampuan dalam melaksanakan tugas-tugas sebagaimana tuntutan yang harus di capai untuk meningkatkan nilai sistem married dan indeks profesional ASN khususnya di lingkup Pemerintah kota Jambi.

“Kegiatan ini juga guna menjawab salah satu keluhan dari kebanyakan ASN yang merasa ada gap antara staff dengan atasan. Maka dari itu, coaching dan mentoring ini akan memberikan pembelajaran bagaimana berkomunikasi memberikan kompetensi kepada bawahan secara langsung,” jelasnya.

Liana juga menjelaskan, pelatihan ini akan berlangsung selama 5 hari kerja atau setara dengan 50 jam pelajaran, pada tanggal 4 sampai 8 Agustus 2025.

Dengan anggaran yang tersedia pada BKPSDMD kota Jambi pada program pengembangan SDM.

“Pelatihan ini diikuti peserta berjumlah 30 orang, terdiri dari Kepala Puskesmas 4 orang, Kepala Sekolah SD 13 orang, dan Kepala Sekolah SMP 13 orang,” jelasnya.

Adapun tenaga pengajar yang akan menyampaikan materi selama 5 hari pelatihan ini berasal dari Widyaiswara (WI) Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi yang memiliki kompetensi dan membidangi tugas sesuai materi pelatihan.

“Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan capaian selama pelatihan, di akhir sesi nanti kami akan memilih 6 peserta dengan nilai terbaik untuk mendapatkan sertifikat penghargaan khusus,” tutupnya.

Acara pembukaan Coaching dan Mentoring Angkatan IV di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi Tahun 2025, dirangkai dengan pemasangan secara simbolis tanda peserta oleh Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha didampingi Kepala BKPSDMD Liana Andriani.

Turut hadir dalam acara tersebut, kepala perangkat daerah, para kepala bagian, serta camat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Kehadiran para pimpinan dan pejabat struktural ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan kegiatan Coaching dan Mentoring yang menjadi bagian dari strategi peningkatan kapasitas sumber daya aparatur.

Sebagaimana diketahui, Coaching merupakan pembimbingan kinerja melalui pembekalan kemampuan memecahkan permasalahan dengan mengoptimalkan potensi diri, sedangkan makna dari Mentoring adalah pembimbingan peningkatan kinerja melalui transfer pengetahuan pengalaman dan keterampilan dari orang yang lebih berpengalaman pada bidang yang sama.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan akan terbangun kompetensi peserta dalam melaksanakan Coaching dan Mentoring di tempat kerja masing-masing.

Melalui pendekatan pembelajaran berbasis coaching dan mentoring, diharapkan peserta mampu menumbuhkan pola pikir yang solutif, reflektif, serta adaptif terhadap perubahan, guna mendukung pencapaian kinerja organisasi secara berkelanjutan.(*)




Jurnalis Se-Provinsi Jambi Diundang Ikut Lomba PWI Kota Jambi, Cek Syaratnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi menggelar dua kompetisi bergengsi: Lomba Karya Jurnalistik dan Lomba Foto dalam Berita.

Perlombaan ini memperebutkan Piala Bergilir PWI Kota Jambi dan telah dibuka pendaftarannya mulai 3 hingga 20 Agustus 2025.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, menjelaskan bahwa lomba terbuka bagi jurnalis dari dalam maupun luar Kota Jambi. Peserta dapat mengikuti satu atau kedua kategori lomba.

“Tahun ini, tema lomba adalah Peran Jurnalis dalam Membangun Bangsa yang Merdeka. Kami ingin mengangkat kontribusi pers terhadap demokrasi, keadilan, dan pembangunan nasional,” ujar Irwansyah, Minggu (4/8/2025).

🖋️ Ketentuan Lomba Karya Jurnalistik:

  • Karya harus orisinal, bukan hasil plagiat.

  • Tulisan sesuai tema dan mengikuti kaidah jurnalistik.

  • Tidak mengandung unsur SARA atau pornografi.

  • Artikel sudah dimuat di media cetak atau online.

  • Melampirkan ID card pers dan formulir pendaftaran.

📷 Ketentuan Lomba Foto Dalam Berita:

  • Satu karya maksimal terdiri dari 3 foto.

  • Wajib disertai narasi berita.

  • Penilaian berdasarkan kesesuaian narasi, nilai berita, komposisi visual, dan tata letak.

Seluruh karya akan dinilai oleh juri profesional dari kalangan jurnalis berpengalaman. Selain hadiah jutaan rupiah, para pemenang akan mendapatkan sertifikat dan piala.

Irwansyah menambahkan bahwa lomba ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga bentuk edukasi dan pembinaan jurnalisme berkualitas.

“Kami berharap kegiatan ini mendorong lahirnya jurnalis muda yang menjunjung tinggi kebebasan pers, integritas, dan keberpihakan pada kebenaran.”

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, peserta bisa menghubungi panitia via WhatsApp di 0852 6607 6296 atau 0822 8468 1451.(*)




Pemprov Jambi Buka Beasiswa S1, S2, S3 Mulai 6 Agustus 2025, Ini Syarat dan Link Pendaftaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Pro-Jambi Cerdas kembali membuka kesempatan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa S1, S2, dan S3.

Untuk tahap terdekat, pendaftaran beasiswa khusus mahasiswa Strata 1 (S1) akan dibuka mulai 6 Agustus hingga 20 Agustus 2025.

Menurut Pejabat Fungsional Madya Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, Watni, pendaftaran akan dimulai setelah tahap sosialisasi yang saat ini masih berlangsung.

Tim seleksi beasiswa telah dibentuk dan melibatkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Jambi.

Untuk tahun ini, kuota beasiswa S1 sebanyak 300 orang, terdiri dari 210 kuota untuk mahasiswa kurang mampu, dan 90 kuota untuk mahasiswa berprestasi.

Setiap penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp12 juta per mahasiswa.

“Mahasiswa yang bisa mendaftar adalah mereka yang sudah menempuh minimal semester 3, agar dipastikan status aktif kuliahnya serta memiliki IPK,” jelas Watni, Minggu (4/8/2025).

📌 Cara Daftar Beasiswa Pro-Jambi Cerdas:

  • Kunjungi situs resmi: http://beasiswa.jambiprov.go.id

  • Daftar secara daring

  • Peserta yang lulus seleksi administrasi akan diminta menyerahkan dokumen autentik

Selain beasiswa S1, tahun ini Pemprov Jambi juga menyediakan beasiswa S2 dan S3 yang dijadwalkan buka pada September 2025.

Beasiswa S2 tersedia untuk 52 mahasiswa, dengan bantuan Rp20 juta per orang, sedangkan untuk S3, tersedia 102 kuota dengan dana bantuan Rp30 juta per penerima.

Beasiswa untuk jenjang S3 terbuka bagi dosen maupun masyarakat umum.

Khusus mahasiswa S1 kurang mampu, pihak panitia akan melakukan verifikasi faktual langsung ke lapangan, mengacu pada data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) guna memastikan kondisi ekonomi calon penerima.(*)