Bicara di Forum HIPMI, Wawako Diza Beberkan Program BALIKAT, BANK HARKAT Hingga RUMEL

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha,S.E.,M.A., yang juga selaku Ketua Dewan pembina BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jambi menjadi pembicara utama pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab) ke-III serta Forum Bisnis yang digelar oleh Badan Pengurus Cabang HIPMI Kota Sungai Penuh.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh itu dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, pada Sabtu malam (9/8/2025).

‎Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, Kepala OPD terkait dilingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh, Kepala Pimpinan Cabang BSI Kota Sungai Penuh, serta Pengurus HIPMI Jambi dan Kota Sungai Penuh.

Wawako Azhar Hamzah dalam sambutannya, mengapresiasi kegiatan tersebut, karena memiliki peran strategis dalam mencetak pengusaha-pengusaha muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, sehingga mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui Diklatcab ini, diharapkan lahir para kader pengusaha muda yang memiliki visi besar, mental yang kuat, dan semangat berinovasi untuk membangun perekonomian Kota Sungai Penuh,” ujar Wawako Azhar.

Selain itu, katanya, Forum Bisnis yang digelar juga menjadi ajang memperluas jaringan kerja sama antar pelaku usaha, serta membuka peluang investasi di berbagai sektor.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh siap bersinergi dengan HIPMI dalam mendorong iklim usaha yang kondusif,” singkatnya.

Sementara itu, ‎Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menekankan pentingnya peran pengusaha muda dalam membangun kemajuan daerah.

Menurutnya, generasi muda harus mampu beradaptasi dengan era disrupsi digital yang kian masif, di mana dunia industri mulai memasuki ranah virtual yang menghubungkan manusia, mesin, dan data, atau yang dikenal dengan Internet of Things.

Dalam kesempatan tersebut, Wawako Diza juga memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi pengusaha muda saat ini.

Ia merincikan enam aspek utama yang perlu menjadi perhatian, yaitu: digitalisasi, perubahan nilai dan budaya, tantangan lingkungan dan iklim, persaingan, keterbatasan lapangan pekerjaan, serta ketimpangan ekonomi dan keterbatasan akses permodalan.

Diza turut menyoroti peran strategis pemuda dalam menghadapi era Industri 5.0, yang harus dibarengi dengan semangat menjadi inovator teknologi, pembelajar sepanjang hayat, wirausaha muda (technopreneur), penggerak ekonomi berkelanjutan, serta agen kolaborasi antara manusia dan mesin.

“Maka dari itu, diperlukan optimalisasi potensi pemuda melalui Education, peningkatan kualitas pendidikan untuk memperkuat hard skill dan soft skill; Engagement, partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan politik, sosial, dan ekonomi; serta Employment, penciptaan lapangan kerja baru untuk menyerap sumber daya manusia yang melimpah,” tuturnya.

Dirinya juga mendorong agar generasi muda dapat mengambil peran strategis dalam mengoptimalkan peluang UMKM, melalui inovasi dan kreativitas, pemanfaatan teknologi digital, peningkatan literasi digital, serta penguatan kemitraan dan kolaborasi.

“Generasi muda harus memiliki semangat inovasi dan mampu menciptakan produk maupun layanan baru yang relevan dengan tren pasar. Mereka juga perlu terampil memanfaatkan teknologi digital, seperti e-commerce dan media sosial, untuk membantu UMKM dalam pemasaran dan penjualan. Selain itu, anak muda diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi digital pelaku UMKM, sehingga pengelolaan bisnis menjadi lebih efisien dan efektif. Tak kalah penting, generasi muda juga harus mampu membangun kemitraan dengan UMKM, termasuk dalam memfasilitasi akses permodalan, pelatihan, dan berbagai sumber daya lainnya,” kata Ketua Dewan pembina BPD HIPMI Jambi itu.

Dia juga memaparkan sejumlah aspek kunci yang perlu diperhatikan dalam memulai sebuah usaha.

Di antaranya adalah menemukan potensi dalam diri, menetapkan visi dan tujuan yang jelas, mempelajari serta menguji usaha yang akan dijalankan, menguasai pengetahuan pendukung yang dibutuhkan, menyiapkan modal atau dukungan finansial yang memadai, menyusun strategi bisnis yang tepat, memperluas jejaring (networking), siap menghadapi kegagalan, bersikap fleksibel dalam strategi, hingga berani melakukan investasi.

Lebih lanjut, Diza menyoroti perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia, yang pada tahun 2024 tercatat menyumbang Rp1,53 triliun terhadap PDB nasional, dengan nilai ekspor mencapai 10 miliar dolar AS pada tahun yang sama.

“Ekonomi kreatif saat ini memegang peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian. Perannya mencakup penciptaan lapangan kerja baru, mendorong kreativitas masyarakat, membangun persaingan bisnis yang sehat, meningkatkan inovasi di berbagai bidang, serta membantu mengurangi angka pengangguran,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Diza juga memaparkan berbagai langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam penguatan kapasitas ekonomi perkotaan yang menjadi bagian dari 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia.

Di antaranya adalah BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) yang berfungsi memberikan pelatihan dan keterampilan relevan sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja, serta BANK HARKAT (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) yang dibentuk untuk menciptakan sistem kelompok usaha yang kuat demi mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Selanjutnya, terdapat RUMEL (Ruang Milenial) yang bertujuan mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Program KOTA TANGGUH juga menjadi fokus, melalui penataan ruang sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta peningkatan infrastruktur, sarana-prasarana, dan utilitas perkotaan.

“Selain itu, dalam upaya mendukung pertumbuhan UMKM, Pemerintah Kota Jambi telah melaksanakan 15 pelatihan tematik untuk 1.000 peserta, menggelar Job Fair yang menyediakan lebih dari 13 ribu lowongan pekerjaan, meningkatkan kunjungan ke Kota Jambi melalui agenda pariwisata, budaya, lomba, pameran, dan festival, serta menghadirkan Ruang Milenial Co-working Space Terminal Rawasari dan ruang kreativitas Kota Tua Pasar Jambi untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian,” ungkap Wawako.

Ia menambahkan, Pemkot Jambi juga mendorong pembentukan kelompok UMKM untuk mempermudah akses pembiayaan, serta memberikan bantuan modal tanpa agunan melalui program BANK HARKAT, sebagai dukungan nyata bagi pengembangan UMKM di Kota Jambi.

Dalam paparannya, Diza juga menekankan bahwa dalam memulai usaha, generasi muda perlu membekali diri dengan sejumlah aspek penting. Di antaranya adalah wawasan dan informasi yang luas, kemampuan berbahasa asing, manajemen keuangan (financial management), keterampilan berbicara di depan umum (public speaking), kemampuan berpikir kreatif tingkat tinggi (superior creative thinking), sikap yang baik (good attitude), serta keterampilan teknis yang relevan (skills).

“Saat generasi muda berani melangkah, UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga akan tumbuh, berkembang, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang,” tutup Ketua Dewan pembina BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jambi yang juga Wakil Wali Kota Jambi itu.

Paparan yang disampaikan Diza berlangsung menarik. Dengan gaya presentasi yang khas anak muda, santai, interaktif, dan penuh energi, Ia mampu menciptakan suasana diskusi yang hidup.

Apalagi, mayoritas peserta yang hadir adalah generasi muda, sehingga interaksi berlangsung akrab dan cair.

Penyampaian materi yang jelas, relevan dengan tren terkini, serta dibumbui contoh konkret membuat audiens fokus dan antusias.

Alhasil, banyak peserta yang terlibat aktif, mengajukan pertanyaan, berbagi ide, hingga memberikan masukan konstruktif sepanjang sesi.(*)




Polda Jambi Jamin Stok Aman, Beras Murah Diserbu Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya mendukung program pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, Polda Jambi bekerja sama dengan Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mako Polairud Polda Jambi, Sabtu (9/8/2025).

Melalui kegiatan ini, sebanyak 6 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) disalurkan oleh Bulog ke lokasi kegiatan untuk dijual ke masyarakat dengan harga di bawah Harga Transaksi Pasar (HTP).

Tujuan utama GPM adalah memastikan harga beras tetap terjangkau di tengah fluktuasi harga yang terjadi di pasar.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi program nasional dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga beras.

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan Irwasda Polda Jambi, dalam waktu kurang dari tiga jam, seluruh stok beras murah yang disediakan ludes terjual kepada masyarakat,” ungkap Kombes Mulia.

Ia menambahkan, program ini merupakan kolaborasi antara Polda Jambi dan Bulog untuk memastikan harga dan stok beras tetap stabil. GPM tidak hanya digelar di tingkat Polda, namun juga menyasar seluruh polres jajaran di Provinsi Jambi.

Beras SPHP yang dijual dalam kegiatan ini dibanderol Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. Polda Jambi juga memastikan bahwa stok beras di Bulog masih aman dan kualitasnya terjamin.

“Kami imbau masyarakat tidak perlu khawatir. Ketersediaan beras cukup dan kualitasnya baik,” lanjut Kabid Humas.

Sebagai informasi, Gerakan Pangan Murah akan kembali digelar pada Rabu, 13 Agustus 2025 di Lapangan Hitam Polda Jambi mulai pukul 09.00 WIB. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli beras dengan harga terjangkau.(*)




Volume Peti Kemas Pelindo Tembus 9,3 Juta TEUs, Didorong Peningkatan Ekspor-Impor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melaporkan pertumbuhan arus peti kemas sebesar 6 persen secara tahunan (year on year/YoY) pada semester I tahun 2025.

Volume peti kemas yang tercatat mencapai 9,3 juta TEUs, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen hingga kuartal II 2025.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menyampaikan bahwa di tengah tantangan global yang terus berubah, Pelindo tetap menunjukkan performa operasional yang solid.

“Tren pertumbuhan ini mencerminkan dampak positif dari transformasi bisnis dan penguatan operasional setelah merger Pelindo,” ujarnya.

Kinerja positif tersebut turut didorong oleh meningkatnya aktivitas pelayaran internasional, terutama pada jalur strategis seperti Indonesia–China.

Sejak awal 2025, terdapat setidaknya tiga rute baru yang dibuka dan dioperasikan oleh perusahaan pelayaran internasional, yakni SITC, Haiyetong, dan Pacific International Lines.

Salah satu pelaku industri pelayaran yang turut merasakan dampaknya adalah Ocean Express Network (ONE), perusahaan pelayaran asal Jepang.

Presiden Direktur ONE Indonesia, Keishin Watanabe, mengungkapkan bahwa pada semester pertama 2025, perusahaannya mencatatkan pertumbuhan hingga 5 persen.

Ia menyebut, rute Indonesia–China mencatat lonjakan tertinggi di antara rute-rute lain yang dilayani.

Selain peti kemas, peningkatan juga terjadi pada arus bongkar muat kendaraan melalui kapal jenis Ro-Ro. Sepanjang semester I 2025, sebanyak 831 ribu unit kendaraan telah dilayani, meningkat signifikan sebesar 105 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menanggapi pertumbuhan ini, Pelindo terus memperkuat aspek keselamatan dan keamanan operasional. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan batas ketinggian kendaraan dan instalasi jembatan timbang di sejumlah pelabuhan strategis.

“Inisiatif ini mendukung kebijakan pemerintah dalam menertibkan kendaraan kargo over dimension over load (ODOL), guna meningkatkan kelancaran dan keselamatan arus logistik, baik di area pelabuhan maupun wilayah sekitarnya,” kata Arif.

Arif optimistis bahwa kinerja positif pada semester pertama 2025 ini akan memperkuat kontribusi Pelindo terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang.(*)




Wali Kota Maulana Ajak Tani Merdeka Bangun Pertanian Kota Jambi yang Berdaya Saing

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan pangan dan kemajuan sektor pertanian, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mendampingi Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPPK) RI Budiman Sudjatmiko dan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Don Muzakir, beserta Staf Ahli Kementrian Pertanian Bidang Hilirisasi Nandang Sudrajat, turut ambil bagian dalam Penanaman Bibit Jagung Perdana DPW Tani Merdeka dan Kelompok Tani Kasturi yang dilaksanakan di lokasi Tanam Perdana Kelompok Tani Kasturi RT 41, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, pada Sabtu pagi (9/8/2025).

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jambi periode 2025-2030 oleh Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir, dengan menetapkan Candra Andika sebagai Ketua Umum DPW Tani Merdeka Provinsi Jambi.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga didaulat sebagai salah satu Dewan Pembina Tani Merdeka Provinsi Jambi, bersama tokoh nasional H. Sutan Adil Hendra (SAH) dan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar.

Jabatan Ketua Dewan Pembina diamanahkan kepada Kolonel Irman Putra.

Dalam arahannya, Budiman Sudjatmiko menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto merupakan langkah strategis mengawal ketahanan pangan nasional dan mewujudkan petani yang merdeka dan sejahtera.

“Mewujudkan Petani Merdeka dan Sejahtera adalah salah satu motivasi utama Bapak Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden Republik Indonesia. Saya kira melalui pelantikan Tani Merdeka inilah cara kita menjawab apa yang diinginkan oleh Bapak Presiden,” ujarnya.

Budiman juga mendorong pemerintah daerah di Provinsi Jambi untuk berkolaborasi menciptakan ketahanan pangan.

“Khususnya kepada Kota Jambi yang secara letak geografis bukan kawasan pertanian, kita harus buat clusterisasi ekonomi melalui petani dan energi terbarukan hingga industri kreatif,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana dalam sambutannya mengapresiasi Kepengurusan Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jambi yang diisi oleh generasi muda dalam mendukung swasembada pangan melalui berbagai macam program ke depan.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mensejahterakan petani, sehingga apapun bantuan yang didapat nantinya bisa lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan,” ucapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Kelompok Tani Kasturi yang berkolaborasi dengan masyarakat dan Ketua RT dalam memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan pertanian yang sebelumnya tidak ada sama sekali manfaatnya.

“Kurang lebih ada 1 hektar lahan di sini. Kami menargetkan ada 50 hektar lahan di Kota Jambi, yang saat ini baru ada 36 hektar lahan yang ditanami sebagai lahan pertanian,” jelas Maulana.

Kepada Kepengurusan Tani Merdeka Indonesia yang baru dilantik, Maulana berharap agar berbagai program yang dimunculkan nantinya dapat mensejahterakan petani sebagai prioritas utama.

“Jemput banyak-banyak bantuan yang ada di pusat, sehingga kelompok petani di Provinsi Jambi dapat Merdeka dan Sejahtera, serta menyukseskan program swasembada pangan sebagaimana arahan Bapak Presiden. Selamat kepada pengurus, sukses berjuang untuk petani kita,” harapnya.

Di kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga mengungkap angka kemiskinan di Kota Jambi yang terus mengalami penurunan dan saat ini berada di angka 8,7 persen.

“Jadi upaya kita bersama guna menurunkan dan menanggulangi kemiskinan, adalah dengan mengoptimalkan pemberdayaan di masyarakat. Saat ini program Kota Jambi Bahagia melalui 11 program prioritas sangat sejalan dalam penurunan kemiskinan, salah satunya lewat program Kartu Bahagia yang telah memberikan jaminan di bidang kesehatan, pendidikan, dan ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama,Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, turut pula memberikan apresiasi kepada Wali Kota Jambi yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut sehingga berjalan sukses.

Ia menegaskan agar pengurus Tani Merdeka Indonesia yang baru tidak hanya melakukan kegiatan seremonial.

“Tugas kita bukan seremonial. Namun turun langsung ke desa-desa atau kelurahan bertemu petani untuk mengetahui apa yang dibutuhkan dan apa yang menjadi prioritas di lapangan,” tekannya.

Ia juga menyoroti bantuan yang tidak tepat sasaran bahkan disalahgunakan, serta permasalahan lahan dan pupuk palsu yang dihadapi petani.

Muzakir menambahkan, bahwa hingga saat ini Tani Merdeka Indonesia sudah hadir di 28 provinsi, dan Ia juga mengapresiasi masuknya generasi muda dalam kepengurusan TMI di Jambi.

“Ini membuktikan bahwa pemuda-pemuda Jambi sudah siap regenerasi di bidang pertanian. Saya berharap kepada pengurus ini betul-betul menjalankan tugas sesuai slogan kita, yaitu ‘Gerak Cepat Kalau Tidak Pukul Pantat’,” ucapnya.

Senada dengan hal itu, Ketua DPW Tani Merdeka Provinsi Jambi, Candra Andika, menegaskan bahwa pihaknya akan memprioritaskan dan menyukseskan swasembada pangan sesuai tujuan Presiden Prabowo Subianto.

“Jika kehadiran Tani Merdeka di Provinsi Jambi tidak membawa program, maka kami pastikan tidak ada gunanya kehadiran kami di daerah. Maka dari itu, setiap program akan kami sinkronkan dan sampaikan kepada petani,” tegasnya.

Ia juga menyebut, saat ini ada 21 kelompok tani yang menerima program dari Tani Merdeka, dan jumlah itu akan terus bertambah hingga Agustus dan September.

“Kepada para tokoh-tokoh dan senior-senior, kami masih pada tahap belajar. Kalau kami keluar jalur mohon diarahkan, jangan tinggalkan kami, karena kehadiran kalian semua adalah spirit bagi kami agar tahu bagaimana kelompok tani bisa sejahtera di Provinsi Jambi,” ucapnya.

Selain penanaman bibit jagung, kegiatan itu juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat pertanian kepada perwakilan kelompok tani.

Usai itu, dilanjutkan denga jamuan dan Temu Wicara Bersama Tani Merdeka Indonesia di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Dalam forum tersebut, Wali Kota Maulana memaparkan program unggulan Kota Jambi Bahagia, terutama bidang kesehatan, pendidikan, dan ketenagakerjaan melalui program Kartu Bahagia.

Sementara Budiman Sudjatmiko menyampaikan materi tentang Pengentasan Kemiskinan dengan Model Aglomerasi Antar Wilayah yang mendapat sambutan positif.

“Pemahaman terkait aglomerasi antar wilayah ini sangat penting karena dapat meningkatkan kerja sama antar daerah yang berdampak pada sistem ekonomi yang kuat, sehingga kemiskinan dapat diatasi secara berkelanjutan. Saya kira ke depan diskusi perlu kita lakukan kembali, terutama dengan menghadirkan kabupaten/kota lainnya agar mengetahui tugas masing-masing,” ujar Maulana menanggapi paparan Budiman.

Paparan dalam temu wicara tersebut berlangsung dengan sangat menarik. Suasana forum terasa hidup, ditandai dengan diskusi yang mengalir dinamis dan saling melengkapi di antara para narasumber dan audiens.

Interaksi yang terbangun mampu memperluas sudut pandang, memperkaya materi yang disampaikan, serta menambah bobot pembahasan secara keseluruhan.

Rangkaian kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi Elviana, Staf Ahli Menteri Kementan Bidang Hilirisasi Nandang Sudrajat, Tenaga Ahli Utama BPPK Miswar, Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan dan Penyediaan Akses Novrizal Tahar, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Muhtamar Hamdi, unsur Forkopimda Kota Jambi, Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Provinsi Jambi Kolonel Irman Putra, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, anggota DPRD Kota Jambi, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi Evridal Asri, serta undangan lainnya.(*)




Wali Kota Maulana Tegaskan Pramuka Jadi Solusi Bentuk Generasi Tangguh di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk dukungan langsung terhadap gerakan kepramukaan, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, hadir secara langsung pada acara “Semarak Hari Pramuka” yang digelar oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Jambi.

Semarak Hari Pramuka dengan mengusung tema lokal “Pramuka Unggul Patriot Bangsa Wujudkan Kota Jambi Bahagia” itu, diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Pramuka ke-64 tahun 2025.

Dibuka langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi Kakak Kemas Faried Alfarelly, Sabtu pagi (9/8/2025) di seputaran kawasan Tugu Keris Siginjai, Kotabaru, Kota Jambi.

Berbagai kegiatan kreatif digelar dalam Semarak Hari Pramuka itu, mulai dari Karnaval Kostum 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle), Gerak Jalan Indah hingga Bazar Siaga.

Kontingen dari berbagai Gugus Depan (Gudep) dan Kwartir Ranting se-kecamatan di Kota Jambi memulai defile dengan berjalan berbaris dari Gedung DPRD Kota Jambi dan Gedung Olahraga (GOR) Kota Baru, yang selanjutnya melintasi kawasan Tugu Keris Siginjai, dan finish di Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi.

Barisan ini merefleksikan momentum bersejarah saat detik-detik penyerahan Panji Gerakan Pramuka.

Ketika itu, berbagai organisasi kepanduan disatukan menjadi Gerakan Pramuka.

Peristiwa tersebut, atas perintah Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno, ditandai dengan penyelenggaraan karnaval atau pawai pasukan Pramuka di Istana Negara.

Sejak saat itulah, momentum tersebut dikenang dan diperingati setiap tahun sebagai Hari Pramuka.

Wali Kota Jambi Maulana, yang juga selaku Ka Mabicab Gerakan Pramuka Kota Jambi, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi garda terdepan ketahanan bangsa.

“Pramuka merupakan jawaban untuk menciptakan generasi muda yang luar biasa. Di Kota Jambi, sudah banyak sekali rangkaian kegiatannya. Mudah-mudahan kita akan terus bisa berbuat untuk menjaga anak-anak kita,” ungkap Maulana.

Ia menekankan, sebagai Majelis Pembimbing Cabang, Pemerintah Kota Jambi akan selalu hadir mendukung gerakan kepramukaan.

Dukungan ini, lanjutnya, juga menjadi langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai yang kini rata-rata digunakan hingga tujuh setengah jam per hari.

“Kami akan terus mendukung, karena anak-anak kita harus dikurangi screen time atau interaksi dengan gadget. Kalau dibiarkan, itu sangat membahayakan bagi perkembangan mereka,” tegasnya.

Maulana menilai, Pramuka menjadi solusi nyata untuk mengajak anak-anak keluar dari rumah, berinteraksi dengan lingkungan, dan mengembangkan keterampilan hidup.

“Melalui Pramuka, mereka belajar akhlak, disiplin, baris-berbaris, aktivitas fisik yang bermanfaat, dan banyak kegiatan positif lainnya,” jelasnya.

Dikesempatan ini, Maulana juga mengapresiasi kegiatan Semarak Hari Pramuka dalam rangka menyambut Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 ini yang diinisiasi langsung oleh Ka Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

“Saya sangat apresiasi rangkaian kegiatan hari ini sangat meriah dengan menghadirkan seluruh siaga melalui pesta siaga dan juga lomba gerak jalan indah dari para penggalang yang juga penegak Gerakan Kepramukaan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, peringatan Hari Pramuka tanggal 14 Agustus tingkat Kota Jambi di isi dengan beragam kegiatan kegiatan yang dikemas dalam acara Semarak Hari Pramuka, yang berisi berbagai cabang lomba.

Sementara puncaknya akan digelar upacara Hari Pramuka ke-64 yang akan berlangsung pada tanggal 19 Agustus di lapangan utama Grha Siginjai, sekaligus pemberian penghargaan Gerakan Pramuka dan pemberian berbagai hadiah lomba-lomba yang telah dilaksanakan.

“Tanggal 11 Agustus akan digelar LKBB Pramuka Penggalang Puteri, Lomba Pionering Penggalang Putera, lomba Mural Pramuka Penegak Puteri dan Putera. Kemudian, Renungan dan Ulang Janji, serta Ziarah Makam Pahlawan pada tanggal 12 Agustus 2025,” katanya.

“Selanjutnya, di tanggal 14 Agustus 2025 pada puncak Hari Pramuka akan digelar bakti sosial donor darah,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang telah berperan aktif dalam mendukung Gerakan Pramuka di Kota Jambi dengan ikut bahu membahu mempersiapkan rangkaian Semarak Hari Pramuka ini.

“Oleh karena itu, sebagai ungkapan apresiasi dan penghargaan, kami menambahkan tema lokal yang sejalan dengan program Pemerintah. Yaitu “Pramuka Unggul Patriot Bangsa Wujudkan Kota Jambi Bahagia”, disamping tema besar Hari Pramuka ke-64 secara nasional, yaitu “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa,” tutup Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi itu.

Hadir dalam Semarak Hari Pramuka tingkat Kota Jambi itu, unsur Forkopimda Kota Jambi selaku Wakil Ka Mabicab, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan selaku Sekretaris Mabicab beserta sejumlah Kepala OPD selaku Anggota Mabicab, para Camat selaku Ka Mabiran, serta Ka Kwaran Gerakan Pramuka se-Kota Jambi.(*)




Ayo Ikuti Lomba Jurnalistik dan Foto Berita PWI Kota Jambi 2025! Berhadiah Jutaan Rupiah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi menggelar Lomba Karya Jurnalistik dan Lomba Foto dalam Berita yang memperebutkan Piala Bergilir PWI Kota Jambi.

Dua kategori lomba ini resmi dibuka untuk wartawan dan jurnalis se-Provinsi Jambi, baik dari media cetak maupun media online, dengan pendaftaran dibuka sejak 3 hingga 20 Agustus 2025.

Total hadiah jutaan rupiah, ditambah sertifikat dan piala bergengsi, siap diperebutkan peserta.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, menjelaskan bahwa lomba ini mengangkat tema “Peran Jurnalis dalam Membangun Bangsa yang Merdeka”.

Peserta diminta mengangkat isu-isu sosial, fenomena masyarakat, atau realitas lapangan yang mencerminkan kontribusi jurnalisme terhadap kebebasan, keadilan, demokrasi, serta pembangunan nasional.

Teknis Lomba Karya Jurnalistik

  1. Tulisan wajib orisinal (bukan plagiat).

  2. Harus sesuai tema.

  3. Tidak mengandung unsur SARA atau pornografi.

  4. Sudah dipublikasikan di media cetak atau online.

  5. Mengikuti kaidah jurnalistik & tata bahasa yang baik.

  6. Melampirkan ID Pers.

  7. Mengisi formulir pendaftaran.

  8. Keputusan juri bersifat mutlak.

Teknis Lomba Foto dalam Berita

  1. Maksimal 3 foto dalam satu karya (berita tunggal atau feature).

  2. Disertai narasi atau caption berita.

  3. Penilaian meliputi kesesuaian isi dengan teks, nilai berita, komposisi visual, dan tata letak.

Penjurian akan dilakukan oleh tim profesional berpengalaman di dunia jurnalisme dan fotografi pers.

“Lewat kegiatan ini, kami ingin mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang kritis, inspiratif, dan bertanggung jawab. Kami juga berharap, lomba ini membentuk karakter jurnalis muda yang menjunjung tinggi nilai kebebasan, integritas, dan keberpihakan pada kebenaran,” kata Irwansyah.

Cara Mendaftar

Calon peserta bisa mendaftar dan menghubungi panitia melalui WhatsApp di nomor:
📞 0852 6607 6296 atau 0822 8468 1451.

PWI Kota Jambi gelar Lomba Jurnalistik dan Foto dalam rangka HUT RI ke-80. Total hadiah jutaan rupiah. Pendaftaran dibuka 3–20 Agustus 2025.

Berikut Formulir Pendaftarannya :

https://docs.google.com/document/d/1q8_XWFDMjXLk0Io51jO0JjHBUqhdvZMO/edit?usp=drivesdk&ouid=104173152822605602212&rtpof=true&sd=true (*)




Program Literasi Ditpolairud Jambi, Bangun Minat Baca Anak Pesisir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan melalui program Rumah Baca Bhayangkara Bahari, yang berlokasi di pesisir Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Pada Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB, Ditpolairud menggelar kegiatan literasi bersama puluhan siswa-siswi dari SD Negeri 30 Kecamatan Kuala Jambi, bertempat di Rumah Baca tersebut.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap peningkatan minat baca di kalangan anak-anak pesisir.

Personel Ditpolairud tidak hanya mengenalkan beragam bahan bacaan edukatif, namun juga memberikan motivasi dan sosialisasi tentang pentingnya budaya membaca sejak dini.

Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang cerdas, berwawasan luas, dan mencintai ilmu pengetahuan.

Suasana kegiatan berlangsung ceria. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi literasi, sementara para guru menyampaikan apresiasi atas inisiatif positif dari Ditpolairud Polda Jambi yang dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan pendidikan di daerah terpencil.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Ditpolairud Polda Jambi, yang tidak hanya menjaga keamanan perairan, tetapi juga turut serta dalam pembangunan sosial dan pendidikan, khususnya di wilayah pesisir.(*)




Tol Tempino–Ness Siap Beroperasi, Waktu Tempuh Palembang–Jambi Dipangkas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID PT Hutama Karya (Persero) resmi menyelesaikan rangkaian Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) Jalan Tol Betung (Sp Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 4 Tempino – Ness sepanjang 18,49 km.

Proses ULFO dilaksanakan pada Rabu hingga Jumat, 6–8 Agustus 2025, sebagai langkah akhir sebelum tol ini resmi beroperasi.

Uji laik ini menjadi tahap penting untuk memastikan kelayakan teknis dan administrasi jalan tol sebelum dibuka secara publik. Kegiatan melibatkan tim gabungan dari Kementerian PUPR, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Dinas Perhubungan, Korlantas Polri, dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

EVP Divisi Pembangunan Jalan Tol Hutama Karya, Pulung Satyo Anggono, serta Project Director Seksi 4, Ahmadi, turut hadir langsung dalam agenda tersebut.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa ULFO dilaksanakan sesuai dengan regulasi nasional untuk memastikan seluruh aspek—konstruksi, keselamatan, fasilitas, hingga pengelolaan lalu lintas—telah memenuhi standar operasional jalan tol.

“Setelah ULFO selesai, Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dapat segera diterbitkan. Artinya, tol ini siap dioperasikan untuk mendukung konektivitas regional di Sumatra Selatan dan Jambi,” ungkap Adjib.

Sebelumnya, proses serah terima sementara atau Provisional Hand Over (PHO) telah dilaksanakan pada 15–18 Juli 2025.

ULFO ini mencakup pemeriksaan struktur jalan, bahu jalan, sistem drainase, marka dan rambu keselamatan, hingga kelengkapan dokumen pendukung.

Kehadiran Jalan Tol Tempino–Ness akan secara signifikan memangkas waktu tempuh antara Palembang dan Jambi.

Dari sebelumnya 8–9 jam melalui jalur Lintas Sumatera, menjadi hanya sekitar 2,5–3 jam.

Sementara itu, rute Bayung Lencir ke Sp Ness yang biasanya ditempuh dalam 3 jam dapat diselesaikan dalam 45 menit melalui tol ini.

Tol ini juga diharapkan memperlancar arus logistik, termasuk distribusi sumber daya alam seperti batu bara, dan mendukung peningkatan daya saing kawasan industri sekitar.

Tol Tempino–Ness dirancang dengan dua lajur per arah, bahu jalan dalam dan luar, sistem drainase modern, akses on-off ramp, serta dilengkapi fasilitas keselamatan seperti CCTV, PJU (Penerangan Jalan Umum), pos pantau, dan rambu-rambu pengarah.

Saat ini, total panjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah dibangun oleh Hutama Karya mencapai ±1.235 km, terdiri dari ruas operasional maupun dalam tahap konstruksi, termasuk Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya, dan lainnya.(*)




Pengakuan Nasional, Menteri PPPA Apresiasi Kota Jambi Sebagai Kota Layak Anak Peringkat Utama Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Prestasi gemilang kembali menghampiri Tanah Pilih Pusako Batuah. Setelah sebelumnya memborong berbagai penghargaan bergengsi di tingkat nasional, kini Kota Jambi kembali meneguhkan langkahnya sebagai Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat tertinggi nasional, yakni “Peringkat Utama”.

Penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia ini, menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi di bawah duet kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Sebelumnya, Kota Jambi telah meraih penghargaan KLA peringkat Nindya. Tahun ini, atas kerja keras seluruh elemen, termasuk masyarakat, Kota Jambi berhasil meningkatkannya ke level tertinggi, dan ini menandai lompatan besar dalam kualitas kebijakan, program, dan layanan yang berpihak pada pemenuhan hak anak di berbagai sektor di Kota Jambi.

Penghargaan bergengsi peringkat Utama ini hanya diraih oleh 22 pemerintah kota dan kabupaten se-Indonesia. Bersama Kota Jambi yang berhasil meraih anugerah KLA peringkat Utama diantaranya adalah Kota Yogyakarta, Kota Surabaya, Kota Semarang, dan Kota Denpasar.

Raihan ini sekaligus mencatatkan Kota Jambi sebagai satu-satunya pemerintah daerah di Provinsi Jambi yang berhasil meraih penghargaan prestisius tersebut.

Pemberian penghargaan diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi, dan diterima langsung oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana dalam sebuah selebrasi yang berlangsung di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, jalan MH. Thamrin No.6, Jakarta Pusat, Jumat malam (8/8/2025).

Usai menerima anugerah tersebut, kepada sejumlah awak media, Wali Kota Jambi dokter Maulana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan itu.

“Alhamdulillah, malam ini Saya mewakili pemerintah kota Jambi didampingi Ibu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (DPMPPA) Noverentiwi Dewanti menerima langsung penghargaan dari Ibu Menteri PPPA yaitu penghargaan dengan kategori tertinggi yaitu Kota Layak Anak tingkat Utama, dan ini baru pertama kali diraih kota Jambi bahkan di provinsi Jambi,” ujar Wali Kota Maulana didampingi Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverentiwi Dewanti.

Maulana juga menyampaikan, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor, baik instansi daerah, pusat, hingga komunitas masyarakat termasuk seluruh gugus tugas Kota Layak Anak.

“Predikat Utama ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, perangkat daerah, dunia usaha, dan pihak-pihak terkait yang terus bersinergi. Untuk itu, penghargaan ini kita persembahkan kepada semua yang telah berkolaborasi bersama untuk mewujudkan kota Jambi sebagai Kota Layak Anak. Salah satu bentuk konkret sinergi itu adalah Forum Anak Bumi Angso Duo serta inovasi edukatif seperti Program Pita Molin, yang secara aktif memberikan penyuluhan tentang kekerasan anak langsung ke sekolah-sekolah,” tambahnya.

“Tak hanya itu, berbagai kebijakan progresif juga telah diterbitkan untuk mendukung Kota Layak Anak, seperti Perda Perlindungan Anak, Kawasan Tanpa Rokok, hingga Perwal tentang Penurunan Stunting dan Perlindungan Anak dari Radikalisme,” lanjutnya.

Wali Kota juga menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Jambi terhadap KLA bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bagian dari strategi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang.

“Kami ingin melahirkan generasi unggul, agen perubahan masa depan, yang tumbuh di lingkungan yang aman dan berdaya. KLA adalah salah satu pilar pentingnya. Ini bukan sekedar penghargaan, tetapi amanah untuk terus menjaga dan meningkatkan komitmen kita,” tegas Maulana.

“Selamat, dan ini prestasi yang membanggakan, karena ini adalah yang pertama kali kita meraih predikat tertinggi sebagai Kota Layak Anak. Terima kasih untuk semuanya, salam bahagia,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam arahannya pada acara penganugerahan penghargaan tersebut, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan apresiasinya kepada daerah yang berhasil meraih anugerah KLA.

Katanya, KLA merupakan wujud nyata dan komitmen dari sebuah daerah dalam membangun sistem yang menjamin terpenuhinya hak-hak anak terhadap perlindungan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.

“Lebih dari sekedar label, KLA merupakan pendekatan pembangunan yang holistik yang mencakup seluruh aspek kehidupan anak, mulai dari hak sipil, peran keluarga, kesehatan dan pendidikan hingga perlindungan bagi anak,” ujarnya.

Dia menyebut, pengembangan KLA merupakan bukti nyata komitmen daerah dalam menterjemahkan prinsip konvensi hak anak kedalam kebijakan dan tindakan nyata.

“KLA menjadi jembatan antara aturan hukum menuju pemenuhan hak-hak anak di tingkat lokal agar setiap anak tumbuh aman dan inklusif sehingga mampu mencapai kompetensi maksimal,” sebutnya.

Lebih dari itu, kata Arifatul, KLA juga untuk mendorong pembangunan yang responsif gender memastikan perempuan dan anak mendapatkan ruang akses, serta perlindungan yang setara demi terciptanya masyarakat yang adil dan berkelanjutan yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029

“Hal ini menegaskan bahwa capaian peringkat KLA tak hanya mencerminkan kinerja pemerintah daerah, tetapi juga menunjukkan seberapa efektif peran Pemerintah Pusat dalam membina, memperkuat dan memfasilitasi pemenuhan hak, serta perlindungan anak di seluruh Indonesia,” katanya.

“Dalam hal ini peran Pemerintah Pusat juga tercermin dalam program-program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin pemenuhan hak anak Indonesia, melalui tiga program prioritas. Yakni makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis dan sekolah rakyat,” lanjutnya.

Ia menekankan, sesuai dengan arahan Presiden, Negara harus hadir dalam tumbuh kembang generasi di Indonesia.

“Melalui tiga program tersebut, merupakan bukti nyata pemerintah dalam memastikan tumbuh kembang anak Indonesia agar tumbuh sehat, cerdas dan terlindungi,” tekannya.

“Dengan Kepala Daerah yang baru tentunya tanggung jawab besar ini kami yakini bahwa keberhasilan pembangunan KLA sangat ditentukan oleh keberpihakan, kepemimpinan dan komitmen nyata dari para Kepala Daerah. Dengan dukungan penuh tentunya tujuan kita dalam memastikan setiap anak Indonesia dapat hak dasar secara utuh untuk tumbuh, belajar, bermain dan terbebas dari kekerasan dapat tercapai,” pungkas Menteri PPPA.

Turut hadir secara langsung pada malam penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Pratikno, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen. Pol. Eddy Hartono, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia, serta Verifikator lapangan PPPA.

Penghargaan Kota Layak Anak kategori Utama merupakan capaian tertinggi dalam penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI. Kota Jambi berhasil memenuhi indikator-indikator strategis, seperti ketersediaan sarana ramah anak, pendidikan berkualitas, layanan kesehatan prima, partisipasi anak dalam pembangunan, hingga kebijakan daerah yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Dengan raihan ini, Kota Jambi semakin menegaskan dirinya sebagai kota yang tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga unggul dalam membangun masa depan generasi penerusnya.(*)




Untuk Pertama Kalinya, Kota Jambi Sandang Status Kota Layak Anak Predikat Utama

Jambi SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Untuk pertama kalinya, Kota Jambi meraih Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2025 dengan Predikat Utama, yang merupakan kategori tertinggi dalam penilaian KLA oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri PPPA, Arifah Fauzi, kepada Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, dalam acara penganugerahan yang digelar di Auditorium K.H. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/8/2025).

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh elemen di Kota Jambi.

Ia mendedikasikan penghargaan tersebut kepada semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan Kota Layak Anak.

“Predikat ini kami dedikasikan kepada Gugus Tugas KLA, seluruh OPD, instansi vertikal, Forum Anak Angso Duo, anak-anak Kota Jambi, serta seluruh masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen kita dalam memenuhi hak dan perlindungan khusus bagi anak-anak,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hidup anak di Kota Jambi.

“Semoga kita bisa terus konsisten memberikan hak-hak anak serta perlindungan yang maksimal, agar Kota Jambi semakin layak, ramah, dan aman bagi anak-anak,” tambahnya.

Kementerian PPPA mencatat, terdapat 355 kabupaten/kota di Indonesia yang menerima Penghargaan Kota Layak Anak 2025.

Proses penilaian dilakukan selama lebih dari satu tahun, dimulai dari Januari hingga Juni 2024, lalu dievaluasi di tingkat provinsi pada Juli–Desember 2024.

Verifikasi akhir dilakukan oleh Kementerian PPPA bersama kementerian/lembaga terkait pada Januari–Juni 2025.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menjelaskan bahwa program KLA merupakan bagian dari strategi nasional untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030, sesuai amanat Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Kebijakan Kota Layak Anak pertama kali digagas pada 2006, dan penghargaan pertama diberikan tahun 2011. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan kabupaten/kota yang benar-benar peduli terhadap hak dan perlindungan anak,” ujar Arifah.

Namun, Arifah menyoroti bahwa masih ada indikator penting yang belum dapat dipenuhi oleh seluruh daerah, yaitu bebas iklan rokok dan kawasan tanpa rokok, yang menjadi tantangan besar dalam mewujudkan lingkungan yang sepenuhnya aman bagi anak.(*)