Wawako Diza : Mualaf Harus Kuat Akidah, Tekun Ibadah, dan Mandiri Secara Ekonomi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., secara resmi membuka Seminar Bina Mualaf yang mengangkat tema “Bersinergi Bina Mualaf dengan Kuatkan Akidah, Ibadah, dan Sosial Ekonomi”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi ini berlangsung di Aula Museum Perjuangan Kota Jambi, Sabtu pagi (23/8/2025).

Kehadiran Wakil Wali Kota Jambi pada kesempatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada para mualaf, agar semakin mantap dalam menjalani kehidupan beragama sekaligus dapat berperan aktif di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza, menekankan pentingnya pembinaan terhadap mualaf, agar setiap ajaran akidah dan ibadah dalam agama dapat dijalankan dengan benar, sekaligus mendorong kemandirian dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

“Pendampingan ini adalah bentuk kasih sayang dari kita semua, agar saudara-saudara kita yang mualaf dapat menapaki jalan iman dengan mantap,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi senantiasa berkomitmen mendukung setiap upaya penguatan pembinaan umat, termasuk pembinaan mualaf.

“Harapan kita, mualaf di Kota Jambi tidak hanya kuat dari sisi akidah dan ibadah, tetapi juga berdaya secara ekonomi sehingga mampu hidup mandiri dan bermartabat,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Diza menyampaikan tiga pesan penting yang harus menjadi pegangan para mualaf. Pertama, perdalam akidah sebagai pondasi utama, karena tanpa akidah yang kokoh, ibadah dan amal saleh tidak akan tegak. Kedua, perkuat ibadah sebagai wujud nyata ketundukan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketiga, bangun kemandirian sosial ekonomi, sebab Islam tidak hanya mengajarkan ritual, tetapi juga menuntun umatnya untuk hidup sejahtera.

“Pemerintah Kota Jambi bersama lembaga keagamaan siap berkolaborasi dalam berbagai program, mulai dari pembinaan ekonomi umat, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan, agar para mualaf dapat hidup mandiri, sejahtera, serta memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Diza menegaskan bahwa pembinaan mualaf bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga keagamaan, melainkan kewajiban bersama sebagai sesama muslim.

“Mari kita rangkul saudara-saudara kita dengan penuh kasih sayang, jauhkan dari sikap diskriminasi, dan jadikan mereka sebagai bagian yang utuh dari keluarga besar umat Islam di Kota Jambi,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota berharap agar kegiatan pembinaan mualaf ini tidak berhenti sebatas seremonial, tetapi terus berlanjut dengan program nyata yang berkesinambungan, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridai setiap langkah kita, menguatkan ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Kota Jambi sebagai kota yang damai, sejahtera, dan penuh keberkahan. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Kota Jambi Bahagia yang masyarakatnya berakhlakul karimah dapat tercapai,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Jambi, Prof. Dr. Kasyful Anwar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin MUI Kota Jambi yang dilaksanakan setiap tahun.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita melaksanakan dua kegiatan. Pertama, seminar yang sedang berlangsung di Museum Siginjai ini, dan kedua, bimtek penyelenggaraan jenazah khusus perempuan yang dilaksanakan oleh MUI Kecamatan Telanaipura,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan, Ketua Panitia Amran menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari empat kategori.

“Pertama, dari Mualaf Center Jambi, kedua dari Mualaf Quran Center, ketiga dari Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, dan keempat dari unsur non-organisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah sebagai sarana penguatan akidah dan pemantapan ibadah, agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pelatihan keterampilan dan industri, yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam berusaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Maka dari itu, kami sangat berharap keseriusan saudara-saudara dalam mengikuti kegiatan ini. Semoga nantinya selain mampu menjalankan ibadah dengan baik, juga dapat didukung oleh kondisi ekonomi yang lebih mapan,” singkatnya.

Dalam Seminar Bina Mualaf dengan narasumber Dr. Bambang Nugroho, Ahli Aqidah yang juga Dosen UIN STS Jambi ini, turut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari Baznas Kota Jambi kepada para mualaf peserta seminar.(*)




HIM 2025 di Kota Jambi : Sinergi Pemkot dan OJK Bangun Generasi Finansial Cerdas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka kegiatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Sabtu pagi (23/8/2025).

Acara yang berlangsung meriah di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi ini mengusung tema “Menabung Untuk Indonesiaku” dan mendapat sambutan antusias, khususnya dari kalangan pelajar Kota Jambi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, digelar pula berbagai lomba yang melibatkan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kemeriahan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus ajakan agar budaya menabung dapat ditanamkan sejak usia dini.

HIM sendiri merupakan program nasional yang bertujuan mendorong kebiasaan menabung sebagai bekal perencanaan masa depan sekaligus kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Semangat ini sejalan dengan tema CEMERLANG , “Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Gemilang”, yang sebelumnya digaungkan pada peluncuran HIM dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 di Jakarta, Jumat lalu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan HIM di Kota Jambi. Menurutnya, selain menanamkan literasi tentang pentingnya menabung, kegiatan ini juga menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya sangat mengapresiasi kerja keras OJK yang secara konsisten menjaga dan meningkatkan literasi keuangan, khususnya bagi anak-anak dan generasi milenial. Upaya ini sangat penting agar mereka tidak terjerumus pada hal-hal negatif, seperti judi online dan pinjaman online ilegal,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan benteng penting dalam membangun masa depan generasi muda.

“Judi online, pinjaman online ilegal, dan praktik rentenir adalah musuh bersama yang dapat merusak individu, keluarga, bahkan masyarakat dari aspek keuangan. Karena itu, melalui literasi keuangan yang baik, kita ingin anak-anak kita tumbuh cerdas, mandiri, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Maulana juga menyatakan dukungannya terhadap program OJK dan Bank Go To School yang menyasar sekolah-sekolah sebagai sarana edukasi, sekaligus upaya menanamkan literasi keuangan sejak dini kepada anak-anak.

“Ini adalah program yang sangat baik sebagai bagian dari rangkaian Hari Indonesia Menabung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maulana menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Jambi bersama OJK dan Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Jambi telah menjalin kolaborasi, antara lain melalui program Bank Harkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat). Program ini, kata Maulana, menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan dan penguatan UMKM di Kota Jambi.

“Bank Harkat adalah salah satu jalan yang kami tempuh untuk memerangi pinjaman online ilegal dan praktik rentenir. Karena itu, kita harus bersama-sama berjuang melalui literasi keuangan agar masyarakat memiliki akses yang sehat terhadap layanan keuangan,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Maulana kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus mendukung setiap program edukasi, khususnya bagi para pelajar yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

“Kalau kita tidak paham tentang keuangan, maka ujungnya akan berhadapan dengan kemiskinan. Padahal, sebagian besar persoalan masyarakat, mulai dari kriminalitas hingga masalah sosial-latar belakangnya adalah ekonomi. Karena itu, perjuangan di bidang ekonomi menjadi dasar utama dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya mengatakan, bahwa kegiatan HIM selalu dirangkai dengan bulan Literasi Keuangan, yang rangkaiannya telah dimulai sejak bulan Mei dan puncaknya pada Agustus ini.

“Dalam periode ini kami bersama industri jasa keuangan selalu melakukan edukasi dan literasi kepada seluruh pelajar, karena harapannya dengan kegiatan ini para pelajar bisa menggiatkan menabung sejak dini. Disamping itu juga untuk memitigasi adanya judi online dan investasi bodong

“Disamping itu, harapannya juga kita bisa menciptakan ketahanan terhadap financial,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mensupport kegiatan HIM tahun 2025 ini, termasuk para pelajar yang telah menghimpun rekening, tercatat dari Mei hingga Agustus ini sebesar 142 miliar.

“Angka ini dari seluruh Provinsi Jambi, dan Kota Jambi merupakan yang paling tinggi dengan 29,96 persen, atau sebesar 42 miliar rekening pelajar yang ada di Kota Jambi. Mudah-mudahan ini terus berlanjut dan kita bisa meningkatkan program edukasi, literasi dan menabung di Provinsi Jambi,” singkatnya.

Pada rangkaian HIM tahun 2025 di Jambi ini turut dibacakan Ikrar Sumpah Janji Menabung Pelajar Jambi yang dibacakan oleh Khalid, Ketua OSIS SMPN 1 Kota Jambi, selaku perwakilan pelajar. Selain itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis tabungan kepada pelajar. Acara ditutup dengan penyerahan berbagai penghargaan yang diberikan kepada Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi yang telah menyukseskan Hari Indonesia Menabung dan Literasi Keuangan tingkat Provinsi Jambi tahun 2025.

Turut hadir dalam acara itu, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Kanwil DJPb Jambi, Perbankan se-Provinsi Jambi, BPS Provinsi Jambi, serta undangan lainnya.(*)




Warga RT 31 Kenali Asam Gelar Lomba Mancing di Kolam Pemancingan Vespania, Meriahkan HUT RI ke-80

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, warga RT 31 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi menggelar lomba mancing yang berlangsung meriah di Kolam Pemancingan Vespania, Sabtu (23/8) malam.

Acara yang diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan warga.

Kolam Pemancingan Vespania yang terletak di kawasan RT 31 dipilih sebagai lokasi utama karena keindahan alamnya yang asri serta fasilitas kolam pancing yang representatif.

Ketua RT 31, Kemas Yudhi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan warga dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

“Lomba mancing ini bukan hanya sekadar perlombaan, tapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antarwarga. Kami ingin menjadikan momentum HUT RI ke-80 ini sebagai semangat untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan,” ujar Kemas Yudhu saat ditemui di lokasi acara.

Sementara itu, Zainudin selaku ketua panitia Kolam Pemancingan Vespania mengaku senang dapat menjadi bagian dari perayaan HUT RI.

“Kami sangat terbuka untuk kegiatan warga seperti ini. Semoga ke depan Pemancingan Vespania bisa terus menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, baik untuk rekreasi maupun kegiatan sosial,” ungkap Zainudin.

Panitia lomba menyediakan berbagai hadiah menarik bagi peserta yang berhasil mendapatkan ikan terbanyak dan ikan terberat.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian dari berbagai perlombaan yang digelar warga RT 31 dalam rangkaian menyambut hari kemerdekaan.(*)




Jadi Khatib dan Imam, Wali Kota Maulana Pimpin Shalat Jumat Pertama di Masjid Ashabul Kahfi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., meresmikan Masjid Ashabul Kahfi yang berlokasi di Jalan Jaya Bersama I, RT 04, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah, pada Jumat siang (22/8/2025). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota usai dirinya memimpin shalat Jumat perdana sebagai imam sekaligus khatib di masjid tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana berharap keberadaan Masjid Ashabul Kahfi tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah shalat, tetapi juga dapat lebih dihidupkan dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Setelah diresmikannya masjid ini, mari kita tingkatkan fungsinya, bukan hanya untuk melaksanakan kewajiban ibadah, tetapi juga amalan sunnah yang dapat menambah keberkahan,” ujarnya.

Wali Kota juga mendorong agar masjid dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi muda. “Gunakan masjid sebagai tempat belajar anak-anak, penyelenggaraan majelis taklim, serta kegiatan sosial yang mampu menjadikan masjid lebih peka terhadap kebutuhan warga di sekitarnya,” tambahnya.

DMaulana menekankan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga harus menjadi tempat yang menyenangkan dan ramah bagi semua kalangan, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Masjid harus menjadi ruang yang ramah anak. Jangan sampai ada anak-anak yang merasa takut atau enggan datang ke masjid. Justru masjid harus menjadi tempat yang akrab dengan mereka, tempat belajar, bahkan tempat bermain yang mendidik. Dengan begitu, sejak dini anak-anak akan terbiasa beribadah, jika waktunya shalat mereka ikut shalat, dan jika waktunya mengaji mereka dengan senang hati ikut mengaji,” tegasnya.

Atas nama Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah menjadi donatur dalam pembangunan Masjid Ashabul Kahfi.

“Pemerintah Kota Jambi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu masyarakat kami untuk semakin dekat dengan agamanya. Semoga setiap tetes keringat, tenaga, pikiran, dan harta yang disumbangkan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ungkap Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Ashabul Kahfi, H. Ali, menjelaskan bahwa pembangunan masjid dimulai pada 14 Februari 2024 di atas lahan seluas delapan tumbuk. Selama proses pembangunan, masjid ini telah menjadi pusat kegiatan keagamaan, termasuk penyelenggaraan ibadah kurban sebanyak dua kali serta berbagai majelis pengajian.

“Ini merupakan berkah bagi kita semua, khususnya bagi jamaah Masjid Ashabul Kahfi,” ujarnya.

Atas nama pengurus masjid, Ali juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dengan pikiran, tenaga, maupun materi, sehingga masjid dapat berdiri meski masih dalam tahap penyelesaian.

“Mudah-mudahan dengan doa dan kebersamaan kita semua, pembangunan masjid ini dapat segera diselesaikan, sehingga benar-benar menjadi basis pembinaan umat sebagaimana yang diharapkan oleh Bapak Wali Kota,” katanya.

Ia juga menyebut, saat ini Masjid Ashabul Kahfi juga telah diisi oleh kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti pengajian sehabis subuh yang pelaksanaan nya rutin dua kali dalam satu bulan.

“Kedepan kami juga akan isi dengan pengajian anak-anak, yang kelak menjadi Masjid Layak Anak. Hal ini sejalan dengan visi Pak Wali Kota bersama Pak Wakil Wali Kota untuk mewujudkan generasi bangsa yang berkarakter baik dan ber akhlak mulia,” tutupnya.

Usai melakukan peresmian Masjid tersebut, Wali Kota Jambi dokter Maulana, Ketua masjid Ashabul Kahfi H. Ali juga turut menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat RT 04 berupa bantuan pangan dan satu unit kursi roda.

Turut hadir dikesempatan tersebut, Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi Naim, Anggota DPRD Provinsi Jambi Yuli Yuliarti, Camat Paal Merah M. Toyib, Lurah Eka Jaya Abdul Salim, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Eka Jaya, Ketua RT. 04 H. Asmara Legawa, beserta para Ketua RT, Toko.(*)




Wawako Diza Buka Kejurkot dan Kejurprov Panjat Tebing 2025 di Danau Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, secara resmi membuka Kejuaraan Kota (Kejurkot) dan Open Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Jambi 2025 yang dilangsungkan di venue Panjat Tebing, kawasan Rest Area Danau Sipin, pada Jumat sore (22/8/2025).

Ditandai dengan pemasangan poin panjat, kejuaraan ini akan diselenggarakan 22 sampai dengan 24 Agustus 2025, yang diikuti 63 atlet, termasuk 9 orang diantaranya adalah peserta seleksi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menekankan pentingnya peran Federasi Panjat Tebing dalam membina atlet-atlet muda Kota Jambi. Menurutnya, pembinaan yang terarah akan membuka peluang besar bagi para atlet untuk mengembangkan potensi dan mengharumkan nama daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Panjat tebing bukan hanya sekedar olahraga, tetapi juga sarana untuk melatih keberanian, konsentrasi, dan ketekunan. Karena itu, kehadiran Federasi Panjat Tebing sangat penting sebagai wadah pembinaan atlet, agar mereka tidak hanya berolahraga, tetapi juga mampu menorehkan prestasi,” tegas Diza.

Lebih lanjut, Ia menyoroti pentingnya regenerasi atlet, khususnya di cabang olahraga panjat tebing yang identik dengan usia produktif. Regenerasi yang berkesinambungan diyakini akan melahirkan lebih banyak prestasi gemilang di masa mendatang.

Diza juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan dunia olahraga, termasuk panjat tebing, sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

“Semoga kejuaraan ini tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga semakin mengenalkan Kota Jambi kepada masyarakat luas. Selain itu, kami berharap ajang ini mampu mempromosikan Danau Sipin sebagai destinasi sport tourism lokal, yang terus kami dorong bersama Bapak Wali Kota Jambi dengan memanfaatkan setiap momentum yang ada,” jelasnya.

Dikesempatan itu, atas nama Pemerintah Kota Jambi, Wawako Diza mengapresiasi FPTI Kota Jambi yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wahana pembinaan prestasi, mempererat persaudaraan antar atlet, sekaligus menjadi sarana dalam mencari bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama Kota Jambi,” ucapnya.

Kepada para atlet yang mengikuti kompetisi, Diza juga menyampaikan rasa bangganya, serta memberikan semangat motivasi, agar terus bekerja keras dan konsistensi sehingga dapat meraih prestasi dengan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan.

“Percayalah bahwa dengan semangat, kerja keras serta konsistensi yang baik kita dapat meraih prestasi gemilang, mengharumkan nama daerah, bahkan bukannya tidak mungkin untuk kita bisa ke tingkat yang lebih tinggi lagi dalam pertandingan-pertandingan bergengsi lainnya. Bertandinglah dengan penuh sportivitas, pantang menyerah, tidak cepat berpuas diri dan jadikan setiap tantangan sebagai pijakan untuk meraih puncak prestasi,” tutur Wawako.

Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Umum FPTI Kota Jambi, Ikuten Barus, menyampaikan bahwa dari total 63 peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut, terbagi ke dalam dua kategori, yakni Kejurkot Kota Jambi dengan 29 peserta dan Open Kejurprov dengan 25 peserta.

Ia berharap perkembangan olahraga panjat tebing di Kota Jambi, yang kini tidak hanya diminati remaja tetapi juga anak-anak, dapat terus mendapat perhatian serius. Menurutnya, dukungan pemerintah dalam menyediakan wadah serta sarana dan prasarana yang memadai akan sangat menentukan lahirnya prestasi atlet-atlet panjat tebing di masa mendatang.

“Salah satu yang kami harapkan adalah adanya renovasi dinding panjat yang saat ini masih menjadi catatan penting,” ujarnya.

Ikuten optimistis, dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, atlet panjat tebing Kota Jambi akan mampu meraih hasil maksimal pada Kejurprov tingkat Provinsi Jambi tahun 2026 mendatang.

“Alhamdulillah, sebelumnya atlet panjat tebing Kota Jambi telah berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Kejurprov tahun 2024 dengan keluar sebagai Juara Umum,” tambahnya.

Lebih jauh, Ia juga menegaskan bahwa FPTI Kota Jambi siap menyelenggarakan event tingkat nasional, yakni Wali Kota Cup 2, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Kota Jambi dalam memajukan olahraga sekaligus memperkenalkan potensi daerah.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Gumay, turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kejuaraan panjat tebing tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang lahirnya prestasi baru sekaligus motivasi bagi para atlet yang bertanding.

Dalam kesempatan itu, Antoni juga mengungkapkan program KONI Kota Jambi ke depan, salah satunya dengan kembali menggulirkan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Jambi yang telah lama tidak dilaksanakan. Event tersebut direncanakan akan berlangsung pada tahun 2027 sebagai bagian dari upaya seleksi atlet.

“Namun pada tahun 2025 ini, KONI Kota Jambi telah mendorong pelaksanaan Pekan Olahraga Kota Jambi sebagai ajang seleksi awal dalam menyongsong Kejurprov 2026 mendatang,” singkatnya.

Sebagai rangkaian kegiatan pembukaan, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha juga berkesempatan menyaksikan partai final kategori perorangan Lead Youth C dan D Putra-Putri, sekaligus menyerahkan medali kepada para pemenang.

Kejuaraan panjat tebing ini diawali dengan upacara pembukaan yang ditandai pembacaan janji juri dan janji atlet. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kadispora Kota Jambi Erwandi, Ketua FPTI Provinsi Jambi Cecep Suryana, dan undangan lainnya serta seluruh atlet peserta kejuaraan.(*)




Hadiri SG60, Wali Kota Maulana: Jejaring Internasional Buka Akses Investasi dan Pendanaan bagi Kota Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri undangan kehormatan dari Pemerintah Republik Singapura dalam rangka perayaan Hari Nasional Singapura ke-60, yang berlangsung di Grand Ballroom Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Kehadiran Wali Kota Jambi dalam acara itu disambut hangat oleh Duta Besar Republik Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, bersama Perwakilan Tetap Singapura untuk ASEAN, Gerard Ho. Kehadiran Wali Kota Jambi dokter Maulana menjadi bukti bahwa diplomasi Kota Jambi semakin mendapat tempat di kancah internasional.

Acara tersebut turut mempertemukan para Duta Besar negara sahabat, Pejabat Tinggi Negara, tokoh ASEAN, hingga kalangan dunia usaha.

Perayaan bertajuk SG60 ini bukan hanya menjadi ajang peringatan enam dekade berdirinya Republik Singapura, tetapi juga momentum memperkuat jejaring kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam sektor investasi, perdagangan, pendidikan, serta pembangunan kota cerdas dan berkelanjutan.

Bagi Kota Jambi, undangan ini menjadi simbol pengakuan dan prestise internasional yang semakin memperkuat citra daerah sebagai bagian dari dinamika pembangunan global.

“Saya merasa terhormat mendapat undangan untuk menghadiri perayaan Hari Nasional Singapura ke-60. Ini bukan hanya bentuk silaturahmi antarbangsa, tetapi juga peluang strategis untuk memperkuat kerja sama, khususnya dalam bidang investasi, pendidikan, perdagangan, budaya dan pariwisata. Kota Jambi siap menjadi bagian dari jejaring kolaborasi internasional demi kemajuan bersama.” ujar Wali Kota Jambi Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menegaskan, bahwa diplomasi daerah tidak hanya sebatas menghadiri undangan seremonial, namun harus dimaknai sebagai peluang untuk memperkenalkan potensi Kota Jambi kepada dunia.

Ia menambahkan, jejaring internasional yang terjalin akan memberikan dampak positif karena membuka akses lebih luas untuk membangun berbagai kerja sama strategis, termasuk dalam hal pencarian sumber pendanaan pembangunan. Hal ini, menurutnya, menjadi salah satu solusi penting di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Itulah sebabnya kolaborasi seperti ini harus terus kita bangun. Pertemuan dengan negara-negara luar, terlebih lagi dengan negara-negara donor, sangat dibutuhkan agar kita bisa memperkuat dukungan bagi pembangunan Kota Jambi di berbagai sektor,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dalam acara itu, Wali Kota Maulana juga berkesempatan mempromosikan Kota Jambi dengan menyerahkan cinderamata khas Kota Jambi kepada Dubes Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng. Acara yang penuh dengan keakraban itu ditutup dengan jamuan silaturahmi dan foto bersama.

Kehadiran Pemerintah Kota Jambi dalam forum tersebut sekaligus meneguhkan komitmen untuk memperluas jejaring kerja sama, memperkuat diplomasi daerah, serta membuka akses peluang kolaborasi yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi.(*)




Kebakaran Bedeng 4 Pintu di Jambi Selatan, 1 Korban Luka dan 11 Jiwa Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk Jalan H.M. Yusuf Nasri, RT 22, Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, pada Jumat (22/8/2025) petang.

Kobaran api melalap empat unit rumah bedeng dan menyebabkan satu orang mengalami luka bakar serius.

Menurut laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, peristiwa ini dilaporkan pertama kali pada pukul 18.05 WIB oleh warga bernama M. Sabari.

Tim Damkar dari Posyakar Jambi Timur langsung meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 18.13 WIB, dengan respon cepat selama 8 menit.

Korban luka atas nama Sungheng (49), pemilik salah satu bedeng, mengalami luka bakar di bagian punggung saat mencoba menyelamatkan barang-barangnya.

Ia segera dievakuasi oleh tim PSC 119 ke RS DKT untuk mendapatkan perawatan medis.

Total, ada 4 kepala keluarga atau 11 jiwa yang terdampak dalam kebakaran ini.

Diduga, api berasal dari kebocoran tabung gas saat memasak, yang kemudian memicu ledakan dan menyambar tiga bedeng lain yang berdempetan.

Operasi pemadaman melibatkan 40 personel dari Damkartan Kota Jambi dengan dukungan 4 unit armada pemadam, 2 unit suplai air, 1 unit komando, dan 1 ambulans PSC.

Penanganan berlangsung selama 1 jam 38 menit, dengan penggunaan air sekitar 36.000 liter.

Petugas Damkar juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik serta dengan Polsek Jambi Selatan untuk pengamanan selama proses pemadaman dan pendinginan.

Kendala utama di lapangan adalah akses jalan yang sempit dan padat oleh kendaraan roda dua serta kepadatan bangunan di lokasi kejadian.

Saat ini, kerugian ditaksir melebihi Rp150 juta. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan tidak merambat ke rumah warga lainnya berkat formasi 4 regu dan strategi pemadaman 5T: Terencana, Terarah, Terukur, Terlayani, dan Tuntas.

Pihak Damkartan Kota Jambi menyatakan pelayanan telah sesuai dengan Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah.(*)




Sidak Stockpile Batu Bara PT Usaha Mitra Batanghari, DPRD Jambi Tegaskan Kasus Pencemaran akan Dibawa ke Kementerian

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Debu batu bara menjadi ancaman nyata bagi masyarakat. Teranyar DPRD Provinsi Jambi melakukan inspeksi dadakan ke PT. Usaha Mitra Batanghari. Hal ini dilakukan bentuk pengawasan tindak lanjut adanya laporan masyarakat dan pelaku UMKM yang berasal dari kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi yang terdampak pencemaran lingkungan atas operasi perusahaan ini.

Berdasarkan laporan masyarakat ke DPRD Provinsi Jambi, DPRD Provinsi Jambi menangkap adanya gangguan pernafasan, iritasi mata dan kemerosotan pendapatan UMKM pada masyarakat setempat.

Dalam pertemuan di ruangan perusahaan Mitra Usaha Batanghari tersebut, penanggung Jawab PT Mitra Usaha Batanghari menampilkan beberapa video saat memasukkan batu bara ke kapal tongkang, yang mana ditemukan adanya beberapa material yang masuk ke sungai hingga terhembus keluar tongkang oleh angin, dan membuat sungai menjadi tercemar.

Dalam menampilkan video tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jambi Hafiz Fattah, dibuat kesal dengan jawaban dari pihak perusahaan Mitra Usaha Batanghari yang jawabannya bolak balik.

“Kalau saya benar saya tidak takut mas, dari tadi saya tanya jangan kira saya sembarang mas, dari tadi saya tanya dijelasin stockpile lain-stockpile lain,” kata Hafiz dengan kesal.

Lebih lanjut, ia menekan pihak penanjung jawab perusahaan agar mengaku bahwa pencemaran sungai di sebabkan oleh stockpile miliknya.

“Inikan jelas stockpile kalian, ngaku nggak, bahwa ini stockpile kalian,” kata hafiz (22/8/2025).

“Ngaku pak, itu memang stockpile kita pak,” jawab Eko Penanggung Jawab PT. Mitra Usaha Batanghari.

Ia menegaskan bahwa akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tidak adanya transparansi perusahaan saat dewan melakukan kunjungan mendadak tersebut.

“Kami bawa ke Kementerian ini, dari tadi jelasin malah jelasin stockpile lain. Inikan sudah jelas, masyarakat terdampak, sungai terdampak,” tegasnya.

Sementara, pihak Perusahaan tersebut melalui Penanggung Jawab (PJ) Eko mengklaim bahwa perusahaan nya telah beroperasi dengan selayaknya tanpa melakukan pencemaran.

Ia menyebutkan bahwa, pencemaran sungai bukanlah disebabkan oleh perusahaannya melainkan milik perusahaan lain.

“Dimana pada saat aduan masyarakat sebenarnya pencemaran itu bukalah dari stockpile kita pak,” kata Eko.

Ia menyebutkan bahwa pencemaran sungai dilakukan oleh stockpile lain (di seberang,red).

Lebih lanjut ia membenarkan bahwa stockpile miliknya (perusahaan Mitra Usaha Batanghari) tersebut tidak lah melakukan pencemaran.

“Salah satu aktivitas bukan stockpile kita, ini aktivitas stockpile di seberang kita, dengan stockpile di seberang kita, saya bisa menunjukkan video yang terakhir kali dimana saat aktivitas kita sama sekali tidak melakukan pencemaran yang seperti kita lihat pada video yang ditampilkan sebelumnya,” tutupnya.(*)




Cik Bur: Saya Tidak Pernah Tandatangani Dokumen Redistribusi Tanah SP4

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota DPRD Provinsi Jambi, Burhanuddin Mahir, secara terbuka membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi Program Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam pertemuan dengan Menteri Transmigrasi RI M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Gubernur Jambi Al Haris, dan Anggota DPR RI Dapil Jambi Edi Purwanto di Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Rabu (20/8), Burhanuddin menegaskan bahwa tanda tangannya dipalsukan dalam dokumen redistribusi tanah yang dijadikan dasar penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Saya tidak pernah menandatangani surat rekomendasi itu. Kalau memang ada, berarti dokumen itu cacat atau bodong, dan tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegas Burhanuddin, yang juga dikenal dengan sapaan Cik Bur.

Kasus ini berkaitan dengan program TSM Satuan Permukiman 4 (SP4) yang dilaksanakan pada 2009 oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bekerja sama dengan Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Program ini diperuntukkan bagi 200 Kepala Keluarga (KK) transmigran — masing-masing 100 KK dari Muaro Jambi dan Pati — yang seharusnya menerima lahan seluas 2 hektare per KK.

Namun, di lapangan, peserta hanya menerima lahan seluas 0,75 hektare atau sebatas tempat tinggal saja.

Sisa lahan yang seharusnya dialokasikan ternyata telah lebih dulu digarap sejak 1996 dan pada 2008 telah diterbitkan SHM kepada 105 penggarap oleh BPN Muaro Jambi melalui program redistribusi tanah.

Menurut BPN, redistribusi itu dilakukan berdasarkan surat rekomendasi yang ditandatangani Ketua Panitia Pertimbangan Landreform (PPL) kala itu, yaitu Burhanuddin Mahir, yang menjabat sebagai Bupati Muaro Jambi.

Namun, Burhanuddin membantah keras.

“Tidak mungkin saya merekomendasikan redistribusi pada 2008, sedangkan kesepakatan program transmigrasi baru dilakukan 2009. Ini jelas ada rekayasa,” jelasnya di hadapan Menteri Transmigrasi.

Ia juga menyebut bahwa struktur PPL yang ia pimpin terdiri dari unsur BPN, dinas terkait, dan pejabat daerah lainnya.

Jika memang ada rekomendasi, maka dokumen tersebut seharusnya bisa dibuktikan keasliannya.

“Kalau tidak ada dokumennya, berarti itu palsu. Saya tidak pernah tanda tangan,” tambahnya.

Burhanuddin telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan Negeri Muaro Jambi dalam rangka penyidikan.

Selain dirinya, tim penyidik juga telah memeriksa pihak-pihak terkait seperti pejabat dari BPN, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta beberapa mantan pejabat kecamatan, desa, dan masyarakat yang terkait dengan kasus ini.

Kasus ini hingga kini belum menemukan titik terang dan terus diselidiki aparat penegak hukum.(*)




Polresta Jambi Rutin Gelar Binrohtal, Wujudkan Polisi Religius dan Profesional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memperkuat karakter spiritual dan moral personel, Polresta Jambi menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) secara rutin setiap Kamis pagi.

Pada Kamis, 21 Agustus 2025, kegiatan berlangsung serentak di dua lokasi berbeda sesuai dengan keyakinan agama para personel.

Bagi personel beragama Islam, kegiatan digelar di Masjid Baiturrahman Polresta Jambi dan dipimpin langsung oleh Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah, S.I.K., M.H. Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiah bertema etika dan kejujuran dalam menjalankan tugas, serta ditutup doa bersama.

Sementara untuk personel Kristen, Binrohtal dilaksanakan di ruang kerja Kapolresta dan dipimpin Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H. Renungan rohani yang disampaikan menekankan nilai-nilai kemanusiaan, pelayanan, dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

Kapolresta Jambi menyebut bahwa Binrohtal merupakan sarana pembinaan spiritual yang krusial dalam membentuk anggota Polri yang profesional, bermoral, dan humanis.

“Kegiatan ini menjadi kekuatan rohani agar anggota tetap tegar menghadapi dinamika tugas dan menjaga sikap yang santun kepada masyarakat,” jelas Kombes Pol Boy Sutan.

Selain meningkatkan kedekatan dengan Tuhan, Binrohtal juga mendorong anggota untuk merefleksi diri, menumbuhkan kesadaran etis, serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan penuh tanggung jawab.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen Polresta Jambi dalam membangun SDM Polri yang tangguh secara mental, spiritual, dan sosial.(*)