Dilantik Wagub Abdullah Sani, Arif Budiman Resmi Jabat Sekrestaris DPRD Provinsi Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Abdullah Sani resmi melantik Arif Budiman menjadi Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Jambi, Selasa (26/08/2025).

Sebelum dilantik menjadi Sekwan, Arif Budiman menjabat Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi.

Kadis kominfo Provinsi Jambi Ariansyah membenarkan bahwa Wagub Jambi Abdullah Sani resmi melantik Arif Budiman untuk mengisi kekosongan pada jabatan Sekretaris DPRD Provinsi Jambi.

“Iya pelantikan di Kantor Gubernur Jambi,” katanya singkat via whattshap.

Seperti diketahui bahwa Arif Budiman sebelumnya dari Kadis PMD Batanghari, dilantik Gubernur Jambi menjadi Kepala Disbudpar dan kemudian Arif Budiman dilantik menjadi Kadisosdukcapil Provinsi Jambi.

Sebelum dilantiknya Arif Budiman sebagai Sekwan, posisi jabatan sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Jambi juga sudah lama kosong pasca purna tugasnya, Amir Hasbi.(*)




Tim KKS Nilai Positif Upaya Pemkot Jambi Wujudkan Kota Sehat, Verifikator Beri Catatan Khusus

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi mendapat apresiasi dalam penilaian lanjutan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang digelar oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Apresiasi tersebut terlihat dari kehadiran langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., yang menyampaikan paparan capaian dan berbagai upaya Pemkot Jambi dalam mewujudkan Kota Sehat. Agenda verifikasi lanjutan tersebut dilaksanakan pada Senin siang (25/8/2025), secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, yang dipusatkan di Aula Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat dan Lurah di lingkungan Pemkot Jambi, pengurus FKJS Kota Jambi, serta Tim Pembina KKS Provinsi Jambi.

Tahapan verifikasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan Kota Jambi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga tingkat partisipasi masyarakat dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Selain pemenuhan indikator teknis, keterlibatan aktif masyarakat dinilai sebagai faktor kunci keberhasilan. Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Kota Sehat (FKS) dan lintas sektor berkomitmen menjaga keberlanjutan program, sehingga Kota Jambi dapat benar-benar terwujud sebagai kota yang ramah, sehat, inklusif, dan berdaya saing bagi seluruh warganya.

Diawali dengan arahan oleh, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Murti Utami yang menekankan bahwa meski dilakukan secara virtual, penilaian ini tidak mengurangi makna dan tujuan kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Kepala Daerah beserta jajaran yang berhasil mengikuti verifikasi lanjutan ini untuk meraih penghargaan Swasti Saba Wistara tahun ini yang berbeda pada 10 kali penyelenggaraan sebelumnya yang merupakan respon terhadap dinamika global saat ini dan sebagai wujud transformasi kesehatan,” tekannya.

“Nantinya hasil yang diperoleh mohon dapat diterima karena merupakan hak mutlak dari Tim Verifikator, tetap semangat dan senantiasa sehat, selamat berproses,” singkatnya.

Dalam verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Wali Kota Jambi, dr. Maulana, memaparkan upaya yang telah dilakukan Pemkot Jambi pada sembilan tatanan utama penilaian. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan, perilaku hidup sehat, serta penyediaan sarana olahraga dan ruang publik sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat sehat mandiri.

Pada aspek lingkungan dan infrastruktur, Pemkot fokus menyediakan air bersih, pengelolaan limbah, ruang terbuka hijau, rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga normalisasi drainase. Di bidang pendidikan, diterapkan program UKS, sekolah sehat, sekolah ramah anak, hingga gerakan gizi seimbang. Sedangkan di sektor pasar, perkantoran, dan industri, langkah yang diambil meliputi peningkatan sanitasi, pengawasan pangan, pembinaan UMKM, serta penerapan kawasan tanpa rokok.

Maulana juga menekankan pembenahan di sektor pariwisata, transportasi, dan lalu lintas melalui penyediaan fasilitas ramah difabel, jalur sepeda, call center darurat, serta pengawasan emisi kendaraan. Pada sisi perlindungan sosial, Pemkot memperkuat regulasi dan layanan kesejahteraan masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta pengawasan wilayah rawan kriminalitas. Adapun di bidang penanggulangan bencana, telah disiapkan sistem peringatan dini, buffer stock logistik, hingga pemberdayaan masyarakat tanggap bencana.

Wali Kota menegaskan, berbagai langkah strategis tersebut merupakan wujud keseriusan Pemkot Jambi dalam membangun kota yang sehat, aman, dan berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan semua pemangku kepentingan.

Usai paparan itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana optimis dan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan Kota Jambi sebagai Kota Sehat dengan predikat tertinggi Swasti Saba Wistara.

“Sebelumnya, Kota Jambi telah berhasil meraih predikat tertinggi Swasti Saba Wistara. Hari ini, kita kembali mengikuti proses verifikasi lanjutan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut di setiap indikatornya,” terang Wali Kota Maulana.

Ia juga mengingatkan bahwa masih terdapat beberapa catatan pada sembilan tatanan indikator penilaian yang perlu segera dilengkapi. Untuk itu, dirinya meminta seluruh OPD dan lembaga terkait agar dapat secapatnya menuntaskan kelengkapan bahan yang diminta Tim Verifikator KKS.

“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD dan masyarakat yang terus berupaya bersama mewujudkan Kota Jambi sebagai kota yang sehat, bersih, dan bahagia,” pungkasnya.

Penilaian KKS ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peran aktif pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.(*)




Wawako Diza : Pengukuhan JambiKota-CSIRT Jadi Langkah Strategis Pemkot Hadapi Kejahatan Siber

JAMBi, SEPUCUKJAMBI.ID – Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Pemerintah Kota Jambi resmi terbentuk setelah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia mengukuhkan JambiKota-CSIRT dalam prosesi pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Jambi yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin pagi (25/8/2025).

Pengukuhan TTIS ini ditandai dengan Penyerahan Surat Tanda Registrasi (STR) JambiKota CSIRT dengan nomor Registrasi: 615/CSIRT.01.02/BSSN/06/2025, oleh Deputi III BSSN Dr. Sulistyo didampingi Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M, M.Han kepada Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Acara itu juga turut dirangkai dengan penyerah Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Jambi, yang diserahkan langsung oleh Kepala BSSN kepada Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jambi yang telah berhasil membentuk dan meregistrasikan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) sektor organisasi pemerintah di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha usai menerima surat tanda pengukuhan tersebut, menegaskan Pemerintah Kota Jambi berkomitmen penuh menjalankan tugas dan tanggung jawab menjaga ruang digital yang sehat dan produktif.

“Alhamdulillah, CSIRT Pemerintah Kota Jambi, hari ini telah resmi dikukuhkan langsung oleh BSSN. Kami, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memastikan tim TTIS ini dapat berfungsi secara nyata, dengan melaksanakan tugas pencegahan, pengawasan, serta penanganan terhadap berbagai potensi gangguan dan ancaman di ruang siber,” ujar Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan CSIRT di era digital saat ini, khususnya dalam menjaga keamanan penyelenggaraan sistem elektronik pemerintah. Menurutnya, meningkatnya ancaman dan tindak kejahatan di ruang siber menjadi alasan utama perlunya penguatan perlindungan serta sistem deteksi dini yang lebih terintegrasi.

“Keberadaan CSIRT ini sangat penting di era digital sekarang, terutama dalam menjaga keamanan sistem elektronik pemerintah. Kita tahu, ancaman dan tindak kejahatan siber semakin beragam dan kompleks, sehingga perlu langkah nyata untuk memperkuat perlindungan dan memastikan layanan publik berbasis digital tetap aman bagi masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Sebelumya, dalam arahannya, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi sebagai provinsi ke 6 yang telah berhasil membentuk CSIRT/TTIS secara lengkap.

“Hal ini membuktikan komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi Jambi beserta kabupaten/kota dalam mendukung keandalan dan keamanan penyelenggaraan sistem elektronik pemerintah,” katanya.

Ia juga tegaskan, pembentukan CSIRT ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI agar seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah segera menuntaskan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber pada tahun ini.

“Pembentukan dan penguatan Tim Tanggap Insiden Siber ini bukan sekedar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk melindungi sistem pemerintahan digital kita,” tegasnya.

Kepala BSSN juga mengingatkan peran strategis Tim Tanggap Insiden Siber di daerah.

“Keberadaan Tim Tanggap Insiden Siber di daerah menjadi kunci dalam menjaga keamanan sistem elektronik. Tim ini bertugas melakukan pencegahan, mitigasi, penanganan, hingga pemulihan apabila terjadi insiden siber,” katanya.

“Sebelumnya, jika terjadi gangguan jaringan di daerah, penanganan sering terkendala karena tidak ada jalur koordinasi resmi. Dengan terbentuknya tim ini, setiap penyelenggara sistem elektronik di daerah memiliki titik kontak jelas untuk berkoordinasi dengan BSSN,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan, pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di Jambi sebagai langkah awal. Tugas berikutnya adalah meningkatkan kematangan tim dari aspek kompetensi SDM, tata kelola sistem, hingga sarana pendukung.

“Jangan sampai sistem elektronik yang kita bangun dengan teknologi canggih justru menjadi bumerang karena keamanan dan tata kelolanya diabaikan. Jika itu terjadi, layanan publik akan terganggu dan masyarakatlah yang paling dirugikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya, menyoroti maraknya kasus penipuan digital yang menggunakan identitas dirinya untuk melakukan tindak kejahatan. Menurutnya, hal ini semakin membuktikan pentingnya sistem perlindungan data yang kuat.

“Oleh karena itu, pembentukan TTIS ini sangat penting kita lakukan untuk menjaga keamanan daerah sekaligus keamanan negara. Kami berharap seluruh kabupaten/kota di Jambi dapat memperkuat sistem sibernya, baik dari sisi teknologi maupun SDM, agar masyarakat terlindungi dari ancaman digital,” ucap Al Haris.

Usai penyerahan STR ini, BSSN akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penguatan kompetensi bagi anggota TTIS se-Provinsi Jambi yang akan berlangsung selama 3 hari di Ruang Pola kantor Gubernur Jambi.

Dengan terbentuknya tim ini, diharapkan Provinsi Jambi semakin siap menghadapi ancaman siber, sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang tangguh, terpercaya, dan modern.

Turut hadir dalam acara itu, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua Komisi Infomasi Provinsi Jambi, Ketua KPID Provinsi Jambi, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika se-Provinsi Jambi.(*)




Wali Kota Maulana Tambah Armada Rescue dan Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus berupaya meningkatkan kinerja dan kapasitas institusi di jajaran perangkat daerah, terutama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat melalui upaya peningkatan pelayanan prima dalam penanggulangan bencana kebakaran dan penyelamatan.

Sebagai bentuk upaya itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi menyerahkan kendaraan operasional Rescue kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, sebanyak 5 unit kendaraan roda dua, Senin pagi (25/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Mako Damkartan Kota Jambi itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial bagi korban bencana kebakaran dan musibah lainnya. Sebanyak 9 orang penerima manfaat dari tiga kecamatan, yakni Alam Barajo, Jelutung, dan Jambi Timur, menerima bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian Pemkot Jambi terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Pemkot Jambi berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan memperlengkapi armada dan sarana pendukung, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik serta perlindungan kepada masyarakat.

“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi musibah. Dengan tambahan kendaraan operasional ini, kita berharap kinerja Damkartan semakin sigap, cepat, dan tepat dalam melayani masyarakat. Begitu juga bantuan bagi korban bencana, ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya atas kinerja Dinas Damkartan Kota Jambi, yang selama ini mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Bahkan, di tingkat Provinsi Jambi, Damkartan Kota Jambi dinilai sebagai yang terbaik.

“Terima kasih atas dedikasi dan perjuangan seluruh personel yang senantiasa sigap dan bersemangat dalam menghadapi setiap kejadian bencana. Upaya tersebut telah banyak mencegah terjadinya dampak yang lebih besar maupun korban jiwa,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana menyebut, Damkartan merupakan salah satu yang masuk kedalam program prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program “Kota Tangguh” yang harus responsif terhadap setiap kejadian bencana.

“Ini adalah program prioritas, maka kami akan terus berupaya dalam peningkatan kualitas, khususnya sarana dan prasarana,” sebutnya.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi secara bertahap akan terus menambah sarana dan prasarana penanggulangan bencana, termasuk pembangunan pos-pos pemadam di sejumlah wilayah serta penambahan armada rescue.

“Kita telah melakukan pemetaan mitigasi, yang menunjukkan perlunya penambahan pos-pos baru seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, perkembangan kawasan perumahan, serta meningkatnya potensi risiko bencana. Oleh karena itu, ke depan pos-pos baru akan dibentuk sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Maulana juga menegaskan bahwa pelayanan keselamatan bagi masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Jambi.

“Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang telah disahkan dan insya Allah dapat mulai beroperasi pada akhir tahun ini. Dengan hadirnya BPBD, kita berharap bantuan dari pemerintah pusat dapat lebih mudah disalurkan ke Kota Jambi, khususnya dalam upaya penanggulangan bencana,” tegasnya.

Terkait penyerahan bantuan bagi warga yang menjadi korban bencana, Maulana menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewajiban pemerintah. Kata Maulana, pemerintah harus selalu hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, mulai dari saat kejadian hingga masa pascabencana.

“Kita menyalurkan bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami, sebagaimana telah diatur dalam Surat Keputusan Wali Kota. Bantuan tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk dukungan kesehatan dan kebutuhan lainnya,” jelas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyampaikan bahwa penyerahan kendaraan operasional bagi petugas Damkartan tidak hanya memperkuat fasilitas tim di lapangan, tetapi juga memotivasi semangat bagi seluruh personel yang bertugas di pos-pos pelayanan pemadam kebakaran tingkat kecamatan.

“Kendaraan ini telah dilengkapi dengan tangga, alat pemadam api ringan (APAR), serta perlengkapan personel seperti sarung tangan, masker, kacamata, hingga box untuk menampung hewan hasil tangkapan, serta sirene,” jelasnya.

“Di sisi lain, kendaraan bermotor ini juga diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan minimal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi,” tambah Mustari.

Sebagai informasi, dari lima untit kendaraan Rescue yang diserahkan tersebut, Masing-masing diberikan kepada lima Danpos. Yaitu diwilayah Kecamatan Paal Merah, Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Alam Barajo, Kecamatan Kotabaru dan Jambi Kota Seberang (Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk).

Turut hadir dalam acara itu sejumlah kepala perangkat daerah dilingkup Pemkot Jambi, serta perwakilan Sinar Sentosa Jambi.(*)




Walikota Jambi Maulana Perkuat Program Kota Tangguh, Serahkan Bantuan Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Walikota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa Program Kota Tangguh merupakan salah satu program prioritas unggulan pemerintahannya.

Program ini difokuskan pada peningkatan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana, seperti banjir, kebakaran, serta musibah lainnya yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.

“Ini program yang responsif terhadap bencana, mengatasi banjir, kebakaran, dan lain-lain,” ujar Maulana dalam wawancara, Senin (25/08/2025).

Sebagai langkah konkret dari program Kota Tangguh, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyerahkan bantuan langsung kepada sembilan warga yang menjadi korban bencana, termasuk korban kebakaran.

“Misalnya, untuk korban kebakaran dengan rumah semi permanen, kami berikan bantuan sebesar Rp15 juta sesuai tingkat kerusakannya,” jelas Maulana.

Pemkot Jambi juga memperkuat kelembagaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan).

Maulana menyampaikan bahwa seluruh 193 petugas Damkartan kini telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 “Itu sudah 100 persen. Dengan kesejahteraan yang meningkat, saya minta para petugas lebih semangat dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Maulana juga menyerahkan lima unit sepeda motor operasional kepada Damkartan Kota Jambi.

Motor tersebut dirancang untuk mempermudah akses ke wilayah padat penduduk, guna mempercepat proses evakuasi saat terjadi kebakaran atau bencana lainnya.

“Kami akan evaluasi efektivitasnya. Jika terbukti optimal, tentu akan kami tambah unitnya,” ujarnya.

Motor dinas ini dilengkapi dengan berbagai perlengkapan penanganan darurat, seperti APAR, kotak penyimpanan, lampu rotari, stik penangkap ular, masker, APD, hingga sarung tangan.

Motor ini dirancang untuk kebutuhan evakuasi kebakaran, ular, hingga penanganan sarang tawon.

Walikota Maulana juga mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya, Pemkot Jambi telah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi.

Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap risiko bencana seiring pertumbuhan pesat wilayah Kota Jambi.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan sepeda motor operasional yang diterima. Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa kebutuhan armada masih belum sepenuhnya terpenuhi.

“Ke depan, kami sangat membutuhkan tambahan kendaraan roda empat dan mobil pemadam tangga,” jelas Mustari.

“Mobil tangga sangat penting karena Kota Jambi terus berkembang dengan banyak gedung bertingkat. Jadi kebutuhan ini sangat mendesak,” pungkasnya.(*)




Angkasa Pura Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Taman Nasional Kerinci Seblat dan Serahkan Peralatan Evakuasi

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID  – PT Angkasa Pura Indonesia melalui program Injourney Airports Alam Lestari melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon endemik lokal di kawasan Camping Ground Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan empat set peralatan Emergency Kit untuk mendukung kegiatan evakuasi di kawasan Danau Gunung Tujuh dan Gunung Kerinci.

Acara pelestarian lingkungan ini diikuti oleh 100 karyawan dan karyawati perwakilan bandara dari seluruh Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia, Adi Nugroho.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan lainnya seperti Group Head CSR & General Service, Deputy Regional Human Capital Solution & Business Support (Reg III), General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, General Manager Bandara Minangkabau Sumatera Barat, serta perwakilan dari Serikat Pekerja PT Angkasa Pura Indonesia.

Penanaman simbolik pohon dilakukan oleh Adi Nugroho kepada Kepala Desa Jernih Jaya, sementara penyerahan peralatan Emergency Kit disampaikan oleh General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, kepada Kepala Seksi PTN Wilayah I Kerinci.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 15: Kehidupan di Darat (Life on Land), yang fokus pada pelestarian dan pemulihan ekosistem darat, perlindungan keanekaragaman hayati, serta mitigasi perubahan iklim.

“Jaga alam, maka alam akan menjagamu,” menjadi pesan moral yang diangkat dalam kegiatan ini—menggambarkan pentingnya merawat lingkungan demi keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem.

Melalui kegiatan penanaman pohon dan dukungan evakuasi ini, Angkasa Pura Indonesia menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan strategis seperti Taman Nasional Kerinci Seblat, yang merupakan warisan alam penting dan bagian dari kawasan konservasi terbesar di Sumatera.(*)




Film ‘LANA’ Usung Talenta Lokal Kota Jambi, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Proses syuting film LANA resmi dimulai pada Senin, 25 Agustus 2025.

Film yang mengangkat isu sosial eksploitasi anak dan pengamen cilik ini menjadi sorotan karena melibatkan banyak pemain lokal berbakat dan masyarakat sekitar.

Produksi film ini digarap oleh CV Kreasi Event Nusantara Indonesia, dengan naskah yang ditulis oleh Reza Fender Rizky, dan disutradarai oleh Dicky dan Ipank.

Dalam acara doa bersama dan syukuran sehari sebelumnya (24 Agustus), para pemain mulai diperkenalkan kepada publik.

Berikut beberapa pemeran utama dan pendukung dalam film LANA:

Freya Octavia Koesin

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Perempuan kelahiran Jambi, 17 Oktober 2016 ini memerankan karakter Okta, anak komplek yang berkecukupan dan sedikit berlagak sombong.

Anak Perempuan yang bersekolah di SD Xaverius 1 Kota Jambi ini, selain cantik juga berperawakan lucu.

Akhayla Putri Dilia

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Remaja Perempuan kelahiran Kota Jambi 15 Maret ini, berperan sebagai Nadya, yang tak lain ada anak dari Pak RT.

Akhayla Putri Dilia ini biasa akrab disapa Kheyke. Ia saat ini menempuh Pendidikan di SMPN 8 Kota Jambi.

Muhammad Ilham Hasibuan

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Remaja laki-laki ini, berperan sebagai Fiqih. Anak di Kawasan Pasar Kota Jambi yang bandel, dan suka berantam.

Pria yang akrab disapa Ilham ini, lahir di Medan 17 maret 2008 silam. Saat ini dia bersekolah di SMAN 8 Kota Jambi.

Sari Azzahra Alkahfi

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Anak Perempuan kelahiran 27 Februari 2016 ini, berperan sebagai Fia. Sama seperti karakter Okta, di film ini dirinya berperan sedikit sombong.

Ya, gadis cilik yang sat ini bersekolah di SDN 140 Kota Jambi ini, cukup menggemaskan. Selain itu, dirinya juga kerap terlibat di berbagai film lokal.

Nada Fajria Salsabila

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Gadis kecil kelahiran Kuala Enok 29 April 2015 lalu ini, berperan sebagai Zaza.

Di mana, Zaza ini merupakan karakter anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Nada sendiri saat ini bersekolah di SDN 51 kota Jambi.

Detrianto

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Pria kelahiran 26 Desember 2007 ini, menjadi peran utama dalam film ‘LANA’. Dia memerankan Lana itu sendiri.

Pria yang telah lulus dari SMKN 1 Kota Jambi ini, memiliki tingkah gemulai yang kerap membuat teman-temannya dan kru film kesal hingga tertawa.

Lyra Ramadhani Lubis

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Gadis yang memiliki ciri khas rambut Panjang dan keriting ini, berperan sebagai Jeni. Jeni sendiri, Adalah gadis yang disukai oleh Lana.

Lyra lahir di Jambi 1 Agustus 2012 lalu. Dan kini tengah sekolah di SMPN 3 Tanjab Barat.

Andi Agam Abqori

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

 

Anak kecil berbadan gempal ini berperan sebagai Tono. Andi yang lahir di Jambi, 12 September 2015 lalu ini, saat ini tengah bersekolah di SD Madrasah Ibtidaiyah Mi Salamah.

Dia merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Afifa Nahda Rafanda Munthe

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Gadis kecil kelahiran 23mei2014 ini memerankan karakter Mifta, yang merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Afifah sendiri bersekolah di SDN 25 Kota Jambi.

Salsa Bila Nadifa

Film LANA Usung Talenta Lokal, Ini Daftar Lengkap Pemerannya

Gadis kecil kelaihran 20 oktober 2014 ini memerankan karakter Yana , yang merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Salsa saat ini bersekolah di SDN 09 Kota Jambi.

Kemudian Ada Diaz, yang berperan sebagai Al Fatih. Yang kesehariannya menjadi seorang reporter salah satu stasiun telivisi lokal.

Raga. Berperan sebagai anak komplek yang baik Bernama Rio. Ia merupakan teman dari Okta dan Fia. Namun sifatnya berbeda dari keduanya.

Reza Fender Rizky, yang tak lain Adalah penulis naskah film ini. Ia juga ikut berperan dalam film ini, menjadi Pak RT kampung Bahagia dalam keluarga Lana.

Dewi, yang kesehariannya berkerja di salahs atu Bank di Kota Jambi ini, berperan sebagai Lesty, istri Pak RT.

Hendry Nursal. Pria ini sudah malang melintang di dunia peran. Kali ini, ia merambah ke dunia film. Di film ini ia berparan sebagai Jarot, bos para preman.

Ipang. Cowok berbadan gempal, rambut sedikit Panjang dan memiliki tattoo di tangan ini,berperan sebagai Vincent. Yang tak lain adalah preman, anak buah Jarot.

Aliong. Cowok berpostur tinggi dan berkulit putih, bak koko-koko Chinese ini, berperan sebagai Lion. Aliong sendiri, juga sudah malang melintang di perfilman, baik lokal maupun nasional.

Bilqis. Gadis kecil ini memerankan karakter Bilqis, yang merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Queen. Gadis kecil ini memerankan karakter Queen, yang merupakan anak jalanan, yang ternyata menjadi korban eksploitasi untuk disuruh mengemis oleh para preman.

Lerry Lubis. Sesuai postur tubuh. Pria berbadan gembul ini, memerankan karakter Gembul, yang juga sebagai preman.

Derrent. Cowok yang juga berparas bak orang Chinese ini, memerankan karakter Rojak, seorang preman.

Miftahurrahma. Wanita satu ini, berperan sebagai Imung emak-emak komplek, di mana pada film ini, dai begitu naksir dengan Al Fatih.

Martini. Ibu satu ini berperan sebagai Mak Leha, yang merupakan emak-emak komplek. Kerap ngerumpi Bersama Imung.

Bado. Pria berbadan besar ini, berperan sebagai Bado, yang merupakan anggota Satpol PP kota Jambi.

Dicky. Pria ini juga berperan sebagai anggota Satpol PP Kota Jambi.

Rizal Zebua. Pria ini berperan sebagai Masyarakat yang melaporkan adanya pengamen yang kerap meresahkan pengunjung tempat wisata.

Film ini juga menghadirkan pemeran pendukung yang berasal dari warga lokal, tokoh masyarakat, serta beberapa pegawai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Jambi.

Angkat Isu Sosial dan Potensi Wisata Jambi

Film LANA mengangkat realita tentang anak-anak jalanan, pengamen cilik, dan eksploitasi yang terjadi di ruang publik—terutama di kawasan wisata seperti Tugu Keris Siginjai, Hutan Kota Jambi, dan Danau Sipin.

Selain menyampaikan pesan moral, film ini juga menampilkan keindahan dan potensi pariwisata Kota Jambi.

“Film ini bukan sekadar hiburan, tapi sarana edukasi dan refleksi sosial bagi masyarakat. Kami bangga bisa mengangkat kisah dari daerah sendiri,” ujar Diza Hazra Aljosha, Wakil Wali Kota Jambi, saat menghadiri acara syukuran.

Proses syuting dijadwalkan berlangsung selama beberapa minggu ke depan.(*)




Wawako Jambi Apresiasi Film ‘LANA’, Angkat Isu Eksploitasi Anak & Keindahan Wisata Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, memberikan apresiasi atas dimulainya proses syuting film berjudul “LANA”, sebuah film lokal yang mengangkat isu eksploitasi anak dan pengamen di bawah umur yang marak terjadi di tempat-tempat wisata Kota Jambi.

Ini disampaikannya, saat menghadiri acara syukuran dan doa bersama demi kelancaran proses syuting film “LANA” Minggu 24 Agustus 2025, yang dimulai Senin 25 Agustus 2025 esok.

Film ini digarap oleh CV Kreasi Event Nusantara Indonesia dengan menggandeng banyak talenta lokal serta melibatkan masyarakat dan unsur pemerintah daerah.

Wawako menyebut, film ini penting sebagai bagian dari upaya edukasi dan penyadaran masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya film ‘LANA’ yang mengangkat isu sosial penting seperti eksploitasi anak di ruang publik dan tempat wisata. Selain menjadi sarana hiburan, film ini juga bisa menjadi edukasi yang kuat untuk warga Kota Jambi,” ujar Wawako Diza.

Film “LANA” menceritakan sosok Lana, anak muda yang baru lulus sekolah dan sedang mencari jati diri.

Ia tinggal bersama ayahnya Rudi, seorang ketua RT yang baru dilantik oleh Wali Kota Jambi melalui pemilihan serentak RT se-Kota Jambi, ibunya Bu Lesti, serta adik perempuannya Nadya.

Di rumah itu juga tinggal Al Fatih (Al), adik dari Bu Lesti yang bekerja sebagai jurnalis di RAMS TV.

Dalam perjalanannya, Lana dan Al menemukan kenyataan pahit: anak-anak pengemis dan pengamen di bawah umur banyak dijumpai di tempat-tempat wisata Kota Jambi, seperti Tugu Keris, Hutan Kota Jambi, Danau Sipin, dan lainnya.

Banyak dari mereka yang dieksploitasi oleh preman maupun orang tua mereka sendiri untuk mencari uang.

Film ini menyuguhkan pesan moral yang kuat, di antaranya:

* Pentingnya menjaga keluarga dan lingkungan

* Ajakan untuk tidak memberi uang kepada pengemis dan pengamen di bawah umur

* Kritik sosial terhadap judi online, kebiasaan buang sampah sembarangan, dan lemahnya pengawasan terhadap anak-anak jalanan

* Ajakan untuk melindungi anak-anak dari tindak eksploitasi

Film ini dikemas secara fiktif namun berdasarkan fenomena nyata yang terjadi di Kota Jambi.

Film “LANA” juga akan menampilkan berbagai keindahan destinasi wisata Kota Jambi.

Visual dari ikon-ikon seperti Tugu Keris Siginjai, Danau Sipin, hingga Hutan Kota akan menjadi latar cerita, memperlihatkan sisi lain Kota Jambi yang indah dan potensial sebagai daerah tujuan wisata.

Interaksi antara warga, pengunjung, dan elemen sosial lainnya ditampilkan untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat perkotaan, sekaligus menyampaikan pesan bahwa pariwisata seharusnya ramah anak dan aman dari eksploitasi.

Detail Produksi Film “LANA”

* Perusahaan Produksi: CV Kreasi Event Nusantara Indonesia

* Direktur: Ardyan Eka Saputra

* Produser & Penulis: Reza Fender Rizky

* Keuangan: Chicha Andriani

* Penasehat: Rizal Zebua

* Pembina Talent: Hendry Nursal & SBF

* Sutradara: Dicky dan Ipank

* DOP/Videografer: Team Angga

* Jumlah Talent: ±30 orang, termasuk warga lokal dan OPD terkait

* Durasi: ±60–70 Menit

* Format: Movie

* Subtitle: Bahasa Indonesia / Melayu Jambi

Film “LANA” bukan sekadar tontonan, tetapi juga cerminan isu sosial di Kota Jambi yang perlu ditangani bersama.

Dukungan Wali Kota Jambi, Maulana  Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah turut mendukung karya seni yang menyuarakan kebenaran dan edukasi sosial.

Film ini diharapkan bisa mengubah cara pandang masyarakat tentang pengamen dan pengemis anak, sekaligus menjadi promosi positif bagi pariwisata Kota Jambi di kancah nasional.(*)




Kemeriahan HUT RSIA ANNISA, Dari Doa Syukur, Lomba Gembira hingga Doorprize 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri peringatan Anniversary ke-17 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) ANNISA, pada Sabtu pagi (23/8/2025). Meskipun acara berlangsung di tengah guyuran hujan, hal tersebut tidak mengurangi semangat maupun kemeriahan jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana yang juga merupakan pendiri RSIA ANNISA menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan. Ia menegaskan bahwa di usia ke-17 tahun ini, RSIA ANNISA tetap hadir dan eksis memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, meskipun semakin banyak fasilitas kesehatan baru yang bermunculan di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, hingga saat ini RSIA ANNISA masih dipercaya dan diterima dengan baik oleh masyarakat luas. Hal ini tentu menjadi bukti komitmen kita dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Maulana.

Ia menyampaikan, keberhasilan RSIA ANNISA yang tetap eksis hingga saat ini tidak lepas dari ridho Allah SWT, serta dedikasi dan pengabdian seluruh keluarga besar RSIA ANNISA yang telah berkontribusi, baik melalui ide, pemikiran, maupun kerja nyata.

“Secara pribadi, Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar RSIA ANNISA. Saya hanya memulai dengan mendirikan, namun perjalanan, keberlangsungan, dan perkembangannya adalah hasil kerja bersama, yang kini menjadi milik kita semua,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ke depan, kita bersama-sama dapat menjaga dan mengembangkan rumah sakit ini agar senantiasa dipercaya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, atas nama Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Maulana menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-17 kepada RSIA ANNISA. Ia berharap rumah sakit tersebut terus berkontribusi dalam pembangunan bidang kesehatan, sejalan dengan motonya “Wujudkan Keluarga Barokah.”

“Selamat dan sukses untuk RSIA ANNISA. Semoga selalu diberikan keberkahan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Dalam perjalanan 17 tahun ini tentu ada banyak kenangan indah, juga penuh perjuangan dengan keringat dan air mata. Namun semua itu Insya Allah menjadi amal baik bagi kita dalam melayani masyarakat. Selamat ulang tahun yang ke-17 untuk Rumah Sakit Ibu dan Anak ANNISA, semoga semakin maju dan dipercaya masyarakat,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sebagai rangkaian peringatan Anniversary ke-17 RSIA ANNISA, panitia juga menyerahkan berbagai hadiah dan doorprize kepada para pemenang sejumlah lomba yang telah digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Rumah Sakit Ibu dan Anak ANNISA.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur RSIA ANNISA, Dr. M. Shahrenal, A.P., MARS., beserta jajaran manajemen, karyawan, dan karyawati yang dengan penuh antusias mengikuti jalannya perayaan.(*(




Wali Kota Maulana Dorong Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Berkolaborasi dalam Pembangunan Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Deklarasi dan Pengukuhan Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi yang berlangsung di SwissBell Hotel, Jambi, Sabtu (23/8/2025).

Dalam prosesi itu, Iin Habibi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pemuda Melayu Provinsi Jambi Masa bakti 2025-2030, oleh Feri Irawan selaku Ketua Dewan Pembina, berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi Nomor 01 SK/PPMPJ/VIII/2025 Tentang Pengesahan Susunan Pengurus Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi Masa Bakti 2025-2030,

Sementara itu, Viza Fradesha terpilih selaku Supik Melayu Provinsi Jambi Masa Bakti 2025-2030 berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi Nomor 02/SK/PPMJB/VIII/2025, yang dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum Pemuda Melayu Provinsi Jambi Iin Habibi.

Pengukuhan Ketua dan Pengurus Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi Masa Bakti 2025-2030 tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara pengukuhan dan penyerahan bendera Pataka oleh Ketua Dewan Pakar Mustofa Lutfhi.

Deklarasi dan Pengukuhan Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi yang mengangkat tema “Takkan Melayu Hilang Di Bumi” itu, selain dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi turut pula disaksikan oleh sejumlah tokoh penting Jambi, seperti anggota DPR RI Cek Endra, anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika. Selain itu, juga tampak hadir Tokoh Masyarakat, perwakilan Organisasi Massa, Lembaga Swadaya Masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam keterangannya kepada awak media usai menghadiri acara tersebut, Wali Kota Maulana, menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya. Maulana menilai, kehadiran Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi tidak hanya menjadi wadah berekspresi, tetapi juga sebagai sarana penguatan peran pemuda dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu Jambi. Lebih dari itu, keberadaan organisasi ini juga sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Jambi, yakni “Bahagia Berbudaya,” yang menitikberatkan pada penguatan identitas serta nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan bermasyarakat.

“Alhamdulillah, Saya menyambut baik berdirinya Persatuan Pemuda dan Supik Melayu Provinsi Jambi ini. Kami berharap organisasi ini bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus menjaga marwah budaya Melayu Jambi. Tentu ini juga sejalan dengan semangat Kota Jambi “Bahagia Berbudaya,” di mana kita ingin nilai-nilai budaya lokal terus hidup dalam masyarakat kita,” ujar Wali Kota Maulana.

“Program ini merupakan harapan besar kita semua, yang sejalan dengan tema hari ini, ‘Takkan Melayu Hilang di Bumi.’ Maknanya, kita berkomitmen menjaga identitas dan marwah Melayu secara sungguh-sungguh di semua tingkatan, khususnya di kalangan generasi muda,” lanjutnya.

Wali Kota Maulana kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi yang selalu membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, agar bersama-sama dapat mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan organisasi ini dapat tumbuh dan terus berkembang. Dan tentunya dapat berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Jambi melalui program Berbahagia Berbudaya,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dikesempatan itu, selaku Ketua Dewan Penasehat, Cek Endra mengapresiasi hadirnya Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi ini. Dengan harapan dapat turut berkontribusi dalam menjaga adat istiadat di provinsi Jambi, khususnya dalam pengembangan pada generasi muda atau remaja.

“Karena selama ini saya hanya melantik persatuan-persatuan didaerah, tetapi tidak pernah ada yang mengatasnamakan Melayu Jambi. Nah ini adalah bentuk kepedulian untuk bersatu untuk membangun dan peduli terhadap Jambi,” ucap CE.

“Mudah-mudahan kedepan hadirnya organisasi ini dapat memberikan pengetahuan tentang sejarah Jambi ini, tidak hanya dalam tubuh organisasi namun juga dilevel masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Pemuda Melayu Provinsi Jambi, Iin Habibi, menyampaikan bahwa hingga saat ini organisasi yang dipimpinnya telah memiliki sebanyak 567 anggota yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Pada momentum pengukuhan kali ini, jumlah pengurus yang dilantik tercatat sebanyak 114 orang.

“Dalam kepengurusan ini, para anggota berasal dari latar belakang dan daerah yang berbeda-beda di Provinsi Jambi. Ada yang berprofesi sebagai aktivis, pengusaha, maupun profesional. Semuanya kami minta untuk bersama-sama berkomitmen membesarkan Persatuan Pemuda Melayu,” ujarnya.

Ia menyebut, terbentuknya organisasi ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap identitas Melayu yang dinilai mulai memudar, khususnya di kalangan generasi muda.

“Oleh karena itu, siapa lagi kalau bukan anak-anak muda Melayu sendiri yang harus mengisinya. Untuk itu, kami juga telah bersilaturahmi dengan lembaga adat guna menjalin kolaborasi, salah satunya melalui pelatihan-pelatihan adat istiadat. Dalam waktu dekat, Persatuan Pemuda Melayu akan menyelenggarakan pelatihan seloko sebagai upaya menjaga dan melestarikan budaya yang ada di Provinsi Jambi,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, tujuan lain dari organisasi ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda Melayu melalui berbagai kegiatan pelatihan.

“Insya Allah ke depan, program-program tersebut akan kita sinergikan bersama Pemerintah,” pungkasnya.

Lahirnya organisasi ini diharapkan menjadi sebuah langkah strategis untuk mewujudkan generasi muda Melayu yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Selain itu, keberadaan organisasi ini juga diharapkan dapat menjaga sekaligus mengembangkan nilai-nilai luhur budaya Melayu sebagai identitas dan warisan yang harus dijaga serta dilestarikan.(*)