Al Haris Ingin MBG Gunakan Bahan Lokal Demi Ekonomi Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Gubernur Jambi Al Haris mengajak pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalin kerja sama dengan petani serta pelaku usaha beras dan bahan pokok di wilayah Jambi.

Langkah ini dinilai penting guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Program MBG dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar Indonesia sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas.

Di tingkat daerah, Al Haris menekankan pentingnya memanfaatkan produk pertanian lokal agar manfaat program ini berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

“Kita ingin agar dana dari program MBG ini tidak mengalir ke luar daerah, tetapi tetap berputar di Jambi,” ujar Al Haris, Rabu (27/8/2025).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Gubernur berencana menggelar pertemuan antara pemilik SPPG, petani lokal, dan pelaku usaha pangan.

Ia berharap sinergi ini akan menciptakan rantai pasok yang efisien, mandiri, dan mendukung ketahanan pangan daerah.

“Kalau kebutuhan pangan untuk MBG dipenuhi oleh petani Jambi, maka dampaknya akan sangat terasa. Kita juga ingin petani lokal menjadi pemain utama dalam penyediaan bahan pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al Haris menyebut bahwa langkah ini tidak hanya akan menekan ketergantungan terhadap pasokan luar daerah, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani dan kontribusi ekonomi regional.

Menurutnya, keberhasilan program MBG harus sejalan dengan tujuan jangka panjang, yaitu mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat daya tahan ekonomi lokal.

“Melalui MBG, kita bisa tekan angka stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan Jambi. Jadi manfaatnya ganda, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” tutupnya.(*)




Musim Kemarau, PT WKS Maksimalkan Tim dan Teknologi Antisipasi Karhutla

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menghadapi musim kemarau 2025, PT Wirakarya Sakti (WKS), bagian dari grup Asia Pulp & Paper (APP), meningkatkan kesiapsiagaan dengan menurunkan Regu Pengendalian Kebakaran (RPK) di seluruh area operasionalnya di Provinsi Jambi.

Kepala Fire Preparation PT WKS, Agus Sibarani, menjelaskan bahwa khusus di Distrik 7, Kecamatan Geragai, sebanyak 30 anggota RPK telah disiapkan untuk memantau dan menjaga kawasan seluas 33 ribu hektare dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Setiap distrik memiliki jumlah personel yang disesuaikan dengan luas areanya. Tim di Distrik 7 dibekali peralatan lengkap, termasuk menara pantau setinggi 30 meter, drone pemantau udara, kendaraan taktis, dan armada pemadam kebakaran mobile,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Tak hanya peralatan, para personel RPK juga mendapat pelatihan intensif sesuai bidang tugas masing-masing, untuk memastikan respons cepat terhadap titik api.

Tim ini secara rutin melakukan patroli darat dan air menggunakan sepeda motor, mobil, serta airboat.

Agus menambahkan, perusahaan juga mengimplementasikan pendekatan preventif melalui program Integrated Fire Management.

Langkah ini mencakup penyuluhan ke masyarakat sekitar, edukasi ke sekolah-sekolah, dan pemasangan papan larangan pembakaran lahan.

“Di internal perusahaan, semua karyawan sudah mendapat pelatihan kebakaran. Apalagi saat status bahaya kebakaran dari Fire Danger Rating System (FDRS) memasuki level kuning atau merah, maka wajib ada pelaporan ke Situation Room setiap 30 menit,” jelasnya.

Area patroli juga diperluas hingga radius 5 kilometer dari konsesi. Perusahaan mengandalkan menara pantau, kamera pengawas (CCTV), dan drone untuk mendeteksi asap atau potensi api dari luar.

“Kami harus tanggap jika ada ancaman dari luar area konsesi. Jika ditemukan asap dalam radius 5 kilometer, tim kami langsung dikerahkan untuk merespons dan mencegah api menyebar ke area perusahaan,” sambungnya.

Selain itu, PT WKS memberdayakan masyarakat sekitar lewat program Masyarakat Peduli Api (MPA).

Setiap desa di sekitar area konsesi memiliki 15 anggota MPA yang aktif melaporkan kondisi wilayah secara berkala melalui grup komunikasi digital.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak desa bahkan mengusulkan lebih banyak relawan. Peran MPA sangat penting karena mereka tahu seluk-beluk wilayah sekitar dan bisa mendeteksi potensi kebakaran lebih awal. Ini menjadi bagian dari kolaborasi kami bersama Satgas Karhutla, aparat TNI/Polri, dan perangkat desa,” tutup Agus.(*)




Wali Kota Jambi Terbitkan Surat Edaran untuk Cegah Penipuan yang Mengatasnamakan Dirinya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2025 tentang Upaya Pencegahan Penipuan yang Mengatasnamakan Wali Kota Jambi.

Edaran ini dikeluarkan sebagai respons atas meningkatnya laporan praktik penipuan yang mencatut nama kepala daerah demi kepentingan pribadi.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada para kepala perangkat daerah, camat, lurah, pelaku usaha, BUMN/BUMD, serta seluruh masyarakat Kota Jambi.

Dalam surat edaran tersebut, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa dirinya tidak pernah, baik secara langsung maupun melalui perantara, meminta fasilitas, bantuan, atau bentuk pemberian lainnya dari pihak mana pun.

“Apabila terdapat pihak-pihak yang mengaku mewakili atau membawa nama Wali Kota Jambi untuk meminta sesuatu, maka hal tersebut dipastikan tidak benar dan merupakan tindakan penipuan,” tegas isi surat edaran tersebut.

Pemerintah Kota Jambi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan, terutama yang dilakukan melalui media seperti telepon, pesan singkat, atau platform digital lainnya.

Warga yang telah menjadi korban atau menerima informasi mencurigakan diminta segera melaporkannya ke pihak kepolisian atau aparat berwenang untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Surat edaran ini juga mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam menerima dan menyebarkan informasi. Warga diminta untuk tidak mudah percaya pada pesan yang mencatut nama pejabat, terutama jika mengandung permintaan fasilitas atau uang.

“Pastikan informasi berasal dari sumber resmi dan terverifikasi. Jika ragu, segera konfirmasi ke pihak berwenang,” demikian pesan dari Pemkot Jambi.

Surat edaran ini secara resmi ditandatangani secara elektronik oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M pada 26 Agustus 2025 di Kota Jambi.(*)




Tugu Keris Siginjai, Ikon Kota Jambi yang Kini Jadi Pusat Wisata dan UMKM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Tugu Keris Siginjai telah menjadi ikon Kota Jambi yang wajib dikunjungi.

Banyak wisatawan bahkan menyebut belum lengkap ke Jambi jika belum singgah di kawasan ini.

Landmark berupa tugu tinggi dengan replika Keris Siginjai di puncaknya ini memang tampak asri, dikelilingi oleh pepohonan besar yang rindang.

Tak heran jika kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu.

Pada pagi hari, terutama saat akhir pekan, kawasan ini ramai digunakan untuk berolahraga.

Masyarakat banyak yang datang untuk jogging, baik di sekitar tugu maupun di jogging track yang tersedia di lapangan Kantor Wali Kota Jambi.

Sementara itu, saat malam tiba, kawasan ini menjelma menjadi pusat kuliner malam. Beragam menu ditawarkan, mulai dari jajanan pasar, makanan kekinian, hingga makanan berat.

Untuk menambah daya tarik, Pemerintah Kota Jambi menghadirkan suasana malam yang semarak dengan kerlap-kerlip lampu hias yang mempercantik kawasan.

Kondisi ini menjadikan Tugu Keris Siginjai sebagai tempat yang menarik bagi pecinta fotografi, sekaligus lokasi bersantai bagi keluarga untuk menikmati suasana malam Kota Jambi yang semakin hidup.

Lebih dari sekadar ruang publik, kawasan Tugu Keris juga berperan penting sebagai penggerak roda ekonomi mikro.

Banyak lapangan kerja tercipta dari ide-ide kreatif warga yang memanfaatkan kawasan ini untuk berwirausaha.

Peran ini sangat penting bagi Kota Jambi, mengingat kota ini bukanlah kota industri besar.

Dengan demikian, industri kreatif menjadi salah satu sektor andalan dalam menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di era kepemimpinan Wali Kota Maulana, geliat industri kreatif di sekitar Tugu Keris terus berkembang hingga menjangkau Jalan Agus Salim.

Tak hanya bertumbuh, berbagai inovasi juga dihadirkan melalui kehadiran outlet-outlet modern yang bersifat portabel dan kekinian.

Kawasan Tugu Keris Siginjai kini tidak hanya menjadi kebanggaan warga, tetapi juga simbol kemajuan Kota Jambi melalui sentuhan kreativitas dan semangat kewirausahaan.(*)




Buka Talentpool Bagi Jabatan Pengawas, Wali Kota Maulana Tekankan Pentingnya Untuk Karir di Masa Depan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, secara resmi membuka pelatihan Penilaian Potensi dan Kompetensi (Talentpool) Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Jambi Tahun 2025, bertempat di Aula Gedung Diklat BKPSDMD Kota Jambi, Selasa (26/8/2025).

Dilaksanakan 26 -29 Agustus 2025, sebanyak 187 orang peserta terdiri dari pejabat pengawas dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengikuti kegiatan ini, yang akan menghadirkan para pembina langsung dari Tim Asesor UPT Provinsi Riau.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menekankan pentingnya pelatihan kepada para pejabat pengawas ini, guna mengetahui kemampuan atau potensi yang dimiliki seorang Aparatur Negara.

“Kegiatan ini sangat penting, karena dalam konteks bagaimana ASN kita melayani dari hati dan sesuai jiwa dan kompetensinya, serta turut dapat menentukan posisi dan karir mereka kedepan,” tekannya.

Dirinya juga menyoroti regenerasi ASN dilingkungan Pemkot Jambi yang saat ini usianya masuk pada usia produktif atau diisi oleh usia-usia muda.

“Ini harus kita manfaatkan dengan mengetahui kemampuan masing – masing sehingga dapat mengisi posisi strategis, yang ditinggalkan oleh para senior mereka, yang dampaknya terhadap aparatur yang melayani dan dapat mewujudkan semua program prioritas,” ucapnya.

Menurutnya, dengan terpetakannya kompetensi-kompetensi ASN di Pemkot Jambi juga akan meningkatkan integritas, sehingga jauh dari hal-hal yang dilarang oleh undang-undang.

“Ini semua akan kita dapatkan melalui proses penilaian yang saat ini dilakukan,” tutur Maulana.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan satu dari 11 program prioritas Pemerintah Kota Jambi. Yaitu “Aparatur Bahagia Melayani”.

Dirinya berharap, dengan posisi sesuai dengan kompetensi yang ada pada diri seorang Aparatur Negara dapat meningkatkan prestasi dan kinerja.

“Proses Talentpool ini diharapkan bisa menjadi panduan bagi kami selaku Pembina Kepegawaian untuk menempatkan Bapak/Ibu sekalian agar cocok dengan jiwa, serta sosiologi masing-masing,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua Tim Assesor UPT Penilaian Kompetensi BKN Provinsi Riau, Rahmayani mengapresiasi Pemkot Jambi yang terus bekerjasama bersama Tim Assesor Provinsi Riau dalam melaksanakan penilaian kompetensi, baik itu seleksi terbuka terhadap jabatan pimpinan pratama maupun eselon II dan III.

“Dan hari ini kita lakukan untuk pejabat eselon IV, mulai dari tahapan tespsikometri, simulasi proposal raiting hingga wawancara yang dilakukan bersama Tim Assesor kami yang berjumlah 15 orang,” ucapnya.

“Kami berharap seluruh peserta tetap semangat dan bisa mengikuti kegiatan ini dengan menampilkan diri apa adanya, sehingga dapat mengikuti kegiatan ini dengan santai bahagia, serta mendapatkan hasil terbaik,” singkatnya.

Dikesempatan itu, turut hadir, Kepala BKPSDMD Liana Andriani beserta jajaran, serta para Tim Assesor UPT Penilaian Kompetensi BKN Provinsi Riau, serta panitia dan peserta Talentpool tahun 2025 dilingkungan Pemkot Jambi.(*)




Bimtek Bagi LKS, Wawako Diza: Komitmen Pemkot Jambi Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Secara Menyeluruh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Jambi, bertempat di Aula Dinas Sosial, pada Selasa pagi (26/8/2025).

Mengangkat tema “Manajemen LKS”, kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran dan fungsi pengelolaan terhadap LKS, serta pengembangan kelembagaan dan Sumber Daya LKS dalam menghadapi kesejahteraan sosial. Dengan menghadirkan Mirsal Gani selaku Widiyaswara Madia Balai Besar Diklat Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) sebagai Narasumber utama.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza mengatakan bahwa penyelenggaraan Bimtek bagi lembaga kesejahteraan sosial adalah upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara.

“Dalam penyelenggaraan sosial LKS mempunyai peran terutama dalam mencegah dan menangani masalah sosial yang meliputi, pendataan, verifikasi hingga merangkum setiap program dan bantuan-bantuan dana sosial,” katanya.

“Dengan Bimtek LKS ini, juga harus bisa menjadi mitigasi awal terhadap resiko dari permasalahan sosial, seperti yang baru-baru ini dilakukan Pemkot Jambi membubarkan LKS yang terafiliasi oleh NII,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, Wawako Diza juga turut mendorong agar para pengurus LKS di Kota Jambi memiliki sertifikasi yang merupakan tantangan baru di era saat ini. Dimana, banyak munculnya LKS-LKS ditengan masyarakat.

Diza juga menjelaskan, Pemkot Jambi telah mengimplementasikan terkait dengan kesejahteraan masyarakat dalam program prioritas, seperti Kartu Bahagia, Bank Harkat, Balikat, Kampung Bahagia, Lansia Bahagia, dan Kota Tangguh.

“Maka dari itu, perlunya penyebaran informasi yang lebih luas terkait dengan program-program Pemkot Jambi ini agar masyarakat tau. Termasuk Bimtek hari ini diharapkan dapat mensosialisasikan program yang bersentuhan langsung dengan 11 program prioritas Pemerintah,” jelasnya.

Dirinya menyebut, bahwa Bimtek ini adalah komitmen Pemkot Jambi dalam mewujudkan penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara menyeluruh, adil, merata dan tepat sasaran.

“Berkaitan dengan tepat sasaran ini, melalui Dinas Sosial, Pemkot Jambi juga telah memfalidasi data kemiskinan atau sosial ini oleh tim Verval. Serta kolaborasi bersama seluruh stakeholder terkait agar bantuan dapat menjangkau seluruh masyarakat di kota Jambi,” sebutnya.

“Kepada LKS-LKS di Kota Jambi kami juga ucapkan terimakasih dan apresiasi, karena tidak banyak juga orang yang mau berpartisipasi dalam kegiatan ini,” pungkas Wawako Diza.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Yunita Indrawati mengatakan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan upaya dalam melakukan perbaikan tata kelola terkait dengan pengelolaan LKS di Kota Jambi.

“Kegiatan ini terselenggara selama satu hari ini, dengan latar belakang kegiatan karena adanya aturan baru terkait dengan LKS, yaitu Permensos Nomor 5 Tahun 2024 yang mengatur terkait dengan perizinan, pengelolaan, evaluasi hingga pelaporan yang harus diperbaiki,” katanya.

Ia mengungkapkan, Bimtek ini akan diikuti oleh 50 LKS aktif dan terdaftar di Kota Jambi yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris yang rata-rata LKS pada usia anak-anak.

“Mudah-mudahan nanti para peserta dalam kegiatan ini berjalan baik. Dengan harapan kepada teman-teman pengurus untuk dapat aktif dalam mengikuti Bimtek ini,” singkat Kadis Sosial Kota Jambi.(*)




Sepatu Seragam dari Pemkot Jambi, Semangat Baru untuk Anak Sekolah Rakyat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung berlangsungnya Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program yang sudah berjalan di Kota Jambi itu, diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter generasi bangsa sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Komitmen itu ditunjukkan dengan penyerahan bantuan berupa sepatu sekolah kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 5 yang berlokasi di Sentra Alyatama, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, pada Selasa pagi (26/8/2025).

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis kepada empat orang peserta didik, yang dirangkai dengan pelaksanaan apel pagi dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Sentra Alyatama Jambi Hendra Permana, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jambi, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Camat Paal Merah M. Toyib, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Sudarmono, serta jajaran tenaga pendidik.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang diarahkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya dari kelompok desil satu, untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

“Ini adalah sesuatu yang sangat baik dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di Kota Jambi. Dan kami, Pemerintah Kota, sangat mendukung program dari Bapak Presiden ini,” ujarnya.

Menurut Maulana, bantuan sepatu yang diberikan Pemkot Jambi melalui Dinas Sosial bukan hanya sekedar perlengkapan sekolah, tetapi juga bentuk perhatian dan dorongan motivasi agar para siswa semakin bersemangat belajar.

“Hal ini kami lakukan agar seluruhnya seragam. Nanti bajunya pun ada delapan jenis seragam, tujuannya agar mereka tetap menjaga marwah dan karakter. Sehingga di luar sekolah tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan,” jelasnya.

Maulana optimistis, keberadaan Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi di berbagai bidang. Lebih jauh, Ia menilai program ini merupakan jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pendidikan.

“Melalui satu anak yang berhasil meningkatkan kesejahteraannya, maka keluarga di belakangnya pun akan ikut terangkat. Dengan begitu, rantai kemiskinan dapat diputus,” tegasnya.

Kepada para siswa, Maulana juga menyampaikan pesan motivasi. Ia menekankan bahwa pendidikan, ilmu pengetahuan, dan keimanan yang kuat akan menjadi kunci perubahan dan pengangkat derajat seseorang.

“Prinsip itu semua ada pada program Sekolah Rakyat ini. Bukan hanya untuk mengangkat derajat adik-adik sekalian, tapi juga keluarga kalian,” katanya.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan agar seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sepenuh hati.

“Di sekolah ini, semuanya harus senang dan bersemangat. Targetnya, setelah lulus dapat melanjutkan ke perguruan tinggi terbaik, baik di Indonesia maupun di dunia. Dari sini juga akan lahir kader-kader bangsa dan pemimpin masa depan yang berilmu sekaligus berakhlak,” pungkas Wali Kota Jambi itu.(*)




Wujud Kepedulian, Wali Kota Jambi Bantu Sepatu Sekolah untuk Siswa Kurang Mampu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kali ini, ia secara simbolis menyerahkan bantuan sepatu sekolah gratis kepada para siswa Sekolah Rakyat di Kecamatan Jambi Selatan, Selasa (26/8/2025).

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Kami memberikan bantuan sepatu sekolah agar para siswa bisa tampil rapi dan seragam, sekaligus merasa percaya diri saat mengikuti kegiatan belajar,” kata Maulana.

Penyerahan simbolis dilakukan kepada empat orang siswa Sekolah Rakyat, sebagai perwakilan dari total 100 peserta didik tingkat SMA yang telah diterima melalui proses seleksi ketat.

Para siswa ini berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi paling rentan.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa selain bantuan sepatu, Sekolah Rakyat juga menyediakan delapan jenis seragam untuk berbagai kegiatan, baik di dalam maupun luar sekolah.

Tujuannya adalah agar siswa tetap menjaga sikap, karakter, dan moralitas di manapun mereka berada.

“Seragam ini tidak hanya soal penampilan, tapi juga cara kita menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan karakter yang baik kepada anak-anak, bahkan saat mereka berada di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan, program Sekolah Rakyat merupakan prioritas nasional yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan gratis dan berkualitas.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi masa depan untuk generasi muda agar mereka bisa memiliki keterampilan, ilmu pengetahuan, dan masa depan yang lebih baik. Pendidikan adalah kunci peningkatan kualitas SDM di Kota Jambi,” tegas Maulana.

Pemerintah Kota Jambi pun berkomitmen penuh mendukung keberlanjutan program ini, sebagai langkah strategis membangun masyarakat yang lebih sejahtera melalui jalur pendidikan.(*)




Motivasi Wali Kota Maulana untuk Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Minder!

JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, melakukan kunjungan mendadak ke Sekolah Rakyat di kawasan Setra Alyatama, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Selasa (26/8/2025).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan simbolis bantuan sepatu dari Pemerintah Kota Jambi kepada para siswa-siswi Sekolah Rakyat.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Maulana juga bertindak sebagai pembina apel pagi. Ia menyampaikan pesan-pesan motivasi kepada para siswa agar tidak merasa minder atau rendah diri dengan kondisi ekonomi mereka saat ini.

“Saya pernah berada di posisi seperti kalian. Saya juga dibesarkan di rumah bedeng bersama orang tua saya. Jadi jangan takut, jangan minder. Justru dari kondisi inilah kalian bisa tumbuh menjadi pribadi yang kuat,” ujar Maulana di hadapan para siswa.

Bantuan sepatu ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Jambi terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa dari keluarga prasejahtera.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program nasional yang digagas oleh Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, yang kini telah berjalan di berbagai daerah termasuk di Kota Jambi.

Maulana menegaskan, program ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri dan motivasi para siswa untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

“Semoga bantuan kecil ini bisa menumbuhkan semangat besar dalam diri adik-adik semua. Terus belajar, kejar cita-cita kalian,” tutupnya.(*)




Jihan Dirawat di RS Bratanata, Wali Kota Jambi: Gizi Anak Harus Terpenuhi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan baru hadir bagi keluarga Jihan, seorang anak penderita gizi buruk asal Kota Jambi, setelah dikunjungi langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, pada Selasa (26/8/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan di Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi, tempat Jihan kini tengah dirawat intensif.

Jihan sebelumnya didiagnosis menderita sejumlah penyakit serius, yakni gizi buruk, dehidrasi berat, suspect TBC, dan cerebral palsy. Kondisinya yang sangat lemah diperparah dengan keterbatasan ekonomi keluarganya.

“Alhamdulillah, saat ini kondisi Jihan sudah membaik. Berat badannya naik sekitar 2 kilogram dan terus dipantau oleh dokter spesialis anak,” ujar Maulana kepada awak media.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan bantuan makanan tambahan untuk mendukung proses pemulihan Jihan.

Wali Kota Maulana telah menginstruksikan kepada Puskesmas dan Dinas Sosial setempat untuk melakukan pemantauan rutin dan memastikan asupan gizi Jihan terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain bantuan medis, pihak keluarga juga akan diberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan seimbang, terutama bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Maulana juga menegaskan kepada dinas-dinas terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam mendeteksi dan menangani kasus gizi buruk sejak dini.

“Yang paling penting, jangan sampai ada lagi anak-anak di Kota Jambi yang tidak terpenuhi gizinya. Semua pihak harus peduli,” tegasnya.(*)