Harga Cabai Fluktuatif, Disperindag Kota Jambi Pastikan Stok Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Fluktuasi harga cabai kembali terjadi di pasar tradisional Kota Jambi dalam sepekan terakhir.

Setelah sempat menyentuh Rp40 ribu per kilogram, harga cabai merah kini berangsur turun dan stabil di kisaran Rp30 ribu per kilogram.

Kondisi ini masih tergolong terkendali menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi.

Lonjakan harga dianggap bersifat sementara, dipicu faktor distribusi dan pasokan harian di tingkat pedagang.

Kepala Disperindag Kota Jambi, Nella Ervina, menjelaskan pihaknya rutin memantau langsung pasar tradisional untuk memastikan stok kebutuhan pokok aman dan harga tidak melonjak signifikan.

“Kenaikan harga hanya berlangsung sekitar dua hari. Saat ini harga sudah kembali normal di kisaran Rp30 ribu per kilogram. Kami terus memantau pergerakan harga dan memastikan distribusi lancar,” ujarnya.

Menurut Nella, fluktuasi harga cabai merupakan hal lazim karena dipengaruhi cuaca, kelancaran distribusi, dan pasokan dari daerah penghasil.

Untuk menjaga kestabilan, Pemkot Jambi menjalin kerja sama dengan penghasil cabai di Magelang, Jawa Tengah, dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

“Pasokan tambahan dari luar daerah menjadi langkah antisipasi agar stok tetap tersedia di pasar. Meski ada biaya transportasi, cara ini efektif menahan gejolak harga di konsumen,” jelasnya.

Disperindag juga mengimbau pedagang untuk tidak menimbun cabai yang bisa memicu kelangkaan dan lonjakan harga.

Dengan sinergi antara pemerintah, distributor, dan pedagang, harga cabai di Kota Jambi diharapkan tetap stabil beberapa pekan ke depan.)(*)




Gubernur Jambi Al Haris Pastikan Puluhan Ribu Warga Dapat Rumah Layak

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, bergerak cepat memastikan warga Provinsi Jambi mendapatkan hunian layak.

Senin (23/2/2026), ia menggelar audiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Kantor Kementerian PKP, Jakarta.

Tak sendiri, Gubernur Al Haris memboyong seluruh Bupati, Wali Kota, dan Kepala Dinas Perkim se-Provinsi Jambi.

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas program rumah layak, bedah rumah (BSPS), penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami hadir membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah sehat dan layak huni. Program seperti bedah rumah, penataan kawasan kumuh, dan rumah subsidi diharapkan dapat digelontorkan secara masif ke Jambi,” ujar Al Haris.

Gubernur juga menegaskan pemerintah daerah siap menyiapkan data akurat agar bantuan dari pusat tepat sasaran.

“Kami ingin kawasan di Jambi tertata baik, ekonomi warga meningkat, dan pendidikan anak-anak terjamin karena rumahnya sehat,” tambahnya.

Respons Menteri PKP: Terobosan Besar Hunian Layak

Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut baik inisiatif Gubernur Al Haris. Ia memaparkan empat strategi utama untuk Jambi:

  1. Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga – Bekerja sama dengan PNM Mekaar agar rumah yang direnovasi juga menjadi tempat usaha produktif.

  2. Penataan Kawasan Kumuh – Mengubah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat.

  3. BSPS (Bedah Rumah) – Menjamin seluruh kabupaten/kota di Jambi memperoleh jatah program rumah swadaya.

  4. Penyederhanaan Subsidi – Mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Ara menambahkan, pemerintah juga menyiapkan skema bunga KPR rendah 5% bagi 16 juta nasabah, khususnya ibu rumah tangga yang menjalankan usaha di rumah.

Selain itu, Menteri PKP akan melakukan kunjungan balasan ke Jambi dan Sulawesi Tengah pada April untuk meninjau langsung progres di lapangan.

“Saya senang bertemu Gubernur yang profesional seperti Pak Al Haris dan Pak Rusdy Mastura. Kami akan hadir langsung ke Jambi dan Sulteng bulan April untuk memastikan program berjalan,” pungkasnya.

Gubernur Al Haris didampingi sejumlah pejabat OPD Provinsi Jambi, termasuk Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, dan Plt. Kepala Badan Penghubung.(*)




Hunian Layak MBR Jadi Prioritas, Gubernur Jambi Temui Menteri PKP RI

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., melakukan langkah strategis untuk percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat.

Bersama seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris menggelar audiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Wisma Mandiri Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (23/02/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program perumahan daerah dengan kebijakan nasional.

Menteri Maruarar Sirait, yang akrab disapa Menteri Ara, didampingi jajaran Sekretaris Jenderal dan Direktur Jenderal Kementerian PKP.

Dalam diskusi hangat, Gubernur Al Haris memaparkan tiga prioritas strategis: peningkatan kualitas rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui bedah rumah, pembangunan rumah susun di lokasi strategis, serta penyediaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) untuk kawasan kumuh.

“Kehadiran kami hari ini menunjukkan komitmen memastikan warga Jambi memperoleh hunian layak. Usulan kami fokus pada manfaat nyata seperti bedah rumah dan penataan kawasan kumuh,” ujar Al Haris.

Menteri Ara menegaskan bahwa penanganan kemiskinan dan kawasan kumuh harus terintegrasi, tidak parsial.

Ia mendorong Jambi menjadi wilayah percontohan program kolaboratif yang menggabungkan APBN, APBD, CSR perusahaan, BSPS, hingga skema KUR Perumahan.

Selain itu, Kementerian PKP juga akan melibatkan sektor perbankan dan pembiayaan melalui PNM (Permodalan Nasional Madani).

Menteri Ara menambahkan, program ini tidak hanya memperbaiki fisik lingkungan, tapi juga mendorong kemandirian ekonomi warga dan munculnya wirausaha lokal baru.

Sinergi ini diapresiasi oleh seluruh kepala daerah, dan Kementerian PKP berencana melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kesiapan lahan dan validasi data usulan.

Gubernur Al Haris didampingi sejumlah pejabat kunci OPD Provinsi Jambi, termasuk Kepala Bappeda, Kadis Kominfo, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, dan Plt. Kepala Badan Penghubung.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk mematangkan data teknis agar program rumah subsidi dan penataan kawasan kumuh di Provinsi Jambi dapat terealisasi secara bertahap sepanjang tahun 2026.(*)




Baznas Kota Jambi Dorong Literasi Zakat Anak PAUD Sejak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen membangun generasi peduli dan gemar berbagi terus diperkuat di Kota Jambi.

Melalui program manasik zakat untuk anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), literasi zakat kini mulai diperkenalkan secara sistematis sejak usia emas pertumbuhan anak.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni edukatif, tetapi bagian dari strategi jangka panjang meningkatkan pemahaman zakat di tengah masyarakat, dimulai dari anak-anak.

Menurutnya, konsep manasik zakat dikemas dalam bentuk simulasi sederhana dan interaktif agar mudah dipahami sesuai tingkat perkembangan anak.

“Anak-anak dikenalkan tata cara berzakat dari berbagai profesi melalui simulasi ringan dan menyenangkan. Dengan pendekatan ini, mereka bisa memahami konsep dasar zakat tanpa merasa digurui,” jelasnya.

Padli menyebut, metode belajar berbasis praktik ini efektif menanamkan pemahaman sekaligus membangun pengalaman emosional anak tentang arti berbagi.

Tak berhenti pada kegiatan seremonial, Baznas Kota Jambi berencana mengusulkan agar manasik zakat dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan karakter, khususnya dalam penguatan literasi zakat.

Koordinasi pun akan dilakukan bersama Baznas Provinsi Jambi dan Baznas RI untuk membahas aspek regulasi serta pengembangan program secara lebih luas.

“Kegiatan ini akan kami laporkan sebagai bahan evaluasi dan kajian. Harapannya, literasi zakat bisa menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Setelah resmi diluncurkan oleh Bunda PAUD Kota Jambi, program manasik zakat dijadwalkan dilaksanakan secara bertahap di 11 kecamatan dan menyasar seluruh lembaga PAUD yang ada di Kota Jambi.

Langkah masif ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya berbagi serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Edukasi sejak dini diyakini menjadi kunci lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.

Dengan pendekatan edukatif, menyenangkan, dan terstruktur, program ini berpotensi menjadi model percontohan literasi zakat anak di tingkat nasional.(*)




Manasik Zakat PAUD di Kota Jambi, Cara Unik Tanamkan Empati Sejak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya membentuk generasi berkarakter terus digencarkan di Kota Jambi. Salah satu langkah inovatif dilakukan melalui kegiatan manasik zakat bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial sejak masa golden age anak.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi awal agar anak-anak memahami makna berbagi dan pentingnya zakat dalam kehidupan bermasyarakat. Sejak dini, mereka dikenalkan bahwa dalam setiap rezeki yang dimiliki, terdapat hak orang lain yang membutuhkan.

Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, menegaskan bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan penguatan akademik.

Menurutnya, manasik zakat bukan sekadar pengenalan ibadah, melainkan proses membangun empati dan tanggung jawab sosial.

“Zakat memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Anak-anak perlu dikenalkan bahwa berbagi adalah bagian dari akhlak mulia,” ujarnya.

Ia menambahkan, usia dini merupakan fase emas pembentukan karakter. Nilai empati yang ditanamkan sejak kecil diyakini akan membentuk kesalehan sosial di masa depan.

Tak hanya itu, peran orang tua dan guru juga dinilai sangat krusial. Keteladanan dalam kehidupan sehari-hari menjadi kunci agar nilai berbagi tidak berhenti pada teori, tetapi benar-benar dipraktikkan.

Program ini diharapkan dapat menjadi percontohan (pilot project) yang terus dikembangkan di seluruh wilayah Kota Jambi.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan dapat diadopsi sebagai bagian dari penguatan kurikulum pendidikan karakter secara lebih luas.

Dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan, manasik zakat di tingkat PAUD ini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara sosial dan spiritual.(*)




Komisi IX DPR RI Tinjau RSUD Raden Mattaher, Soroti KRIS dan Antrean Operasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke RSUD Raden Mattaher pada Senin (23/2/2026) untuk mengevaluasi kesiapan rumah sakit rujukan utama di Jambi.

Beberapa fokus utama kunjungan adalah penerapan KRIS (Kelas Rawat Inap Standar), pelayanan KJS, serta antrean operasi yang saat ini disebut bisa mencapai satu bulan.

Wakil Ketua Komisi IX, Nihayatul Wafiroh, menjelaskan kunjungan ini bertujuan melihat langsung kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar pelayanan Kementerian Kesehatan.

“Kunjungan ini untuk meninjau pelayanan KJS dan kesiapan KRIS, karena KRIS menjadi prioritas Kemenkes. Kita ingin mengetahui apakah rumah sakit ini siap atau belum,” ujarnya.

Nihayatul menambahkan, RSUD Raden Mattaher yang dibangun sejak 1972 masih menggunakan model infrastruktur lama. Beberapa titik perlu penyesuaian agar sesuai regulasi terbaru Kemenkes.

Selain itu, kekurangan tenaga kesehatan menjadi perhatian khusus, terutama pada layanan jantung yang membutuhkan tambahan tenaga radiografi dan staf pendukung lainnya.

“Kami minta pengajuan segera diproses dan akan kami kawal agar tenaga kesehatan bisa mendapatkan beasiswa,” tambahnya.

Komisi IX juga berencana mendengarkan pemaparan lebih lanjut dari Wakil Gubernur dan Kepala Dinas Kesehatan yang juga Direktur RSUD Raden Mattaher untuk menentukan dukungan dari pusat.

“Kunjungan ini untuk mendukung agar pelayanan kesehatan di Jambi lebih baik lagi,” kata Nihayatul.

Meski dinilai cukup baik, beberapa fasilitas RSUD Raden Mattaher masih belum dimanfaatkan maksimal. Contohnya ruang VIP di sekitar ICU dan fasilitas hemodialisa yang memiliki sekitar 30 alat.

Nihayatul menekankan pemanfaatan ruang dan fasilitas agar tidak terbuang percuma.

Saat ini, rumah sakit memiliki kapasitas sekitar 400 tempat tidur, namun masih belum mencukupi kebutuhan pasien. Antrean operasi bahkan disebut bisa mencapai satu bulan.

Menurut Nihayatul, solusi salah satunya adalah menambah fasilitas kesehatan dan mempercepat proses layanan.

“Kebutuhan rumah sakit ini pasti lebih dari 400 bed. Antrian operasi cukup panjang, jadi harus ada upaya untuk meminimalkan antrean dan mempercepat pelayanan,” jelasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong peningkatan fasilitas dan pelayanan kesehatan di Jambi, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan lebih cepat, nyaman, dan maksimal.(*)




Hutama Karya Kantongi Kredit Rp13,6 Triliun untuk Tol Betung–Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) resmi menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dari sindikasi perbankan guna mendukung pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi.

Penandatanganan dilakukan pada Senin (23/02) di Ballroom HK Tower, Jakarta, sebagai langkah strategis memperkuat struktur pendanaan proyek agar pembangunan berjalan konsisten dan sesuai target.

Nilai fasilitas kredit yang disepakati mencapai Rp13.645 miliar atau sekitar Rp13,6 triliun. Skema pembiayaan dilakukan melalui sindikasi sejumlah bank besar dan lembaga pembiayaan, yakni:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

  • PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk

  • PT Bank Central Asia Tbk

  • PT Bank Mega Tbk

  • PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)

Kolaborasi ini mencerminkan sinergi kuat antar lembaga keuangan dalam mendukung proyek infrastruktur strategis nasional.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa ruas Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi memiliki panjang sekitar 170,73 kilometer.

Ruas ini akan menghubungkan Betung di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, hingga Kota Jambi, sekaligus menjadi bagian penting koridor utama JTTS yang mengintegrasikan jaringan tol dari selatan hingga utara Pulau Sumatera.

Dengan konektivitas yang semakin terhubung, jalur logistik utama dipastikan lebih efisien dan kompetitif.

Berdasarkan kajian Core Indonesia (2024), keberadaan ruas tol ini berpotensi memangkas waktu perjalanan hingga 59,05 persen.

Efisiensi tersebut diharapkan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kualitas layanan transportasi.

Selain itu, distribusi barang dan jasa akan semakin lancar, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang dilintasi.

Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk mengelola pendanaan proyek secara prudent, transparan, dan akuntabel

Pelaksanaan konstruksi juga akan mengedepankan mutu dan aspek keselamatan kerja agar manfaat konektivitas dapat segera dirasakan masyarakat.

Manajemen optimistis sinergi dengan konsorsium perbankan dan mitra strategis akan memperkuat fondasi pembangunan infrastruktur nasional sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.(*)




OJK Jambi Awasi Ketat Bank Jambi Usai Gangguan Sistem, Audit Forensik Diminta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi memastikan terus mengawal proses penanganan gangguan sistem yang terjadi pada layanan PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) pada 22 Februari 2026.

Gangguan tersebut memicu anomali transaksi pada sejumlah layanan perbankan, termasuk ATM dan mobile banking.

Dalam keterangannya, OJK Jambi menegaskan telah mengambil sejumlah langkah pengawasan guna memastikan perlindungan konsumen serta stabilitas operasional bank tetap terjaga.

OJK Jambi secara resmi meminta Bank Jambi melakukan audit forensik dan investigasi komprehensif atas gangguan sistem tersebut.

Langkah ini bertujuan mengidentifikasi akar persoalan sekaligus memastikan penerapan standar keamanan operasional yang lebih ketat, khususnya pada sistem pembayaran dan teknologi informasi.

Sebagai dampak gangguan, sejumlah delivery channel Bank Jambi sempat dinonaktifkan sementara, antara lain ATM, mobile banking, BI-FAST, RTGS, hingga QRIS.

OJK Jambi melakukan pemantauan intensif untuk memastikan layanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa mengganggu aktivitas transaksi nasabah.

OJK Jambi juga menegaskan bahwa Bank Jambi wajib bertanggung jawab terhadap nasabah terdampak. Penanganan pengaduan harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam:

  • POJK Nomor 18/POJK.07/2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan

  • POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan

Dengan regulasi tersebut, hak dan kepentingan konsumen wajib menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan.

Dalam menangani persoalan ini, OJK Jambi juga berkoordinasi lintas satuan kerja internal, termasuk dengan Indonesia Anti-Scam Center (IASC) serta unit Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD).

Koordinasi juga dilakukan bersama regulator dan asosiasi terkait guna memastikan pengawasan dilakukan secara menyeluruh dari aspek perbankan, teknologi informasi, hingga pelindungan konsumen.

Selain itu, dilakukan penelusuran awal, pertukaran informasi, dan assessment terhadap karakteristik gangguan untuk memperkuat mitigasi dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

OJK Jambi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Secara fundamental, kondisi Bank Jambi ditegaskan berada dalam keadaan baik, termasuk dari sisi likuiditas dan solvabilitas.

Artinya, kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah tetap terjaga sesuai ketentuan yang berlaku.

OJK menyatakan akan mengambil langkah pengawasan lanjutan apabila diperlukan, berdasarkan hasil evaluasi audit forensik dan investigasi yang sedang berjalan.(*)




Kakorlantas Polri Tinjau Tol Bayung Lencir–Tempino Jambi, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung ruas Tol Bayung Lencir–Tempino, Jambi.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jalur Tol Trans Sumatera dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui Operasi Ketupat.

Dalam agenda tersebut, Kakorlantas didampingi Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno, jajaran Polda Jambi, serta pihak PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera.

Peninjauan dilakukan di ruas Tol Trans Sumatera dari Jambi menuju Palembang.

Berdasarkan hasil survei, kondisi lalu lintas dinilai cukup terkendali.

Namun, masih ditemukan sejumlah kendaraan angkutan barang yang beroperasi.

Kakorlantas mengingatkan agar kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) tidak beroperasi selama masa arus mudik dan balik Lebaran demi keselamatan dan kenyamanan pemudik.

“Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga semuanya lancar dan berkah. Kami diundang Bapak Kapolda Jambi dalam rangka peresmian kantor RTMC tingkat Polda,” kata dia.

“Bersama Pak Kapolda dan pihak Hutama Karya, kami melakukan survei di Trans Sumatera dari Jambi menuju Palembang,” lanjutnya.

Sambungnya, secara umum cukup terkendali, namun masih ada kendaraan yang beroperasi.

“Mudah-mudahan kendaraan over dimensi tidak beroperasi karena kita harus mengedepankan saudara-saudara kita yang sedang mudik dan balik,” ujar Irjen Pol Agus.

Irjen Pol Agus menjelaskan, ruas tol yang telah operasional dari Jambi menuju Palembang saat ini sepanjang 34 kilometer.

Selain itu, terdapat tambahan sekitar 19 kilometer yang masih dalam tahap pembangunan dan berpotensi difungsikan sesuai kesiapan dari pihak pengelola.

Keberadaan Tol Bayung Lencir–Tempino dinilai sangat strategis sebagai jalur alternatif untuk memecah kepadatan kendaraan di jalur arteri Trans Sumatera, khususnya saat puncak arus mudik Lebaran 2026.

“Saya sangat senang mendampingi Pak Kapolda melihat langsung kondisi tol yang cukup bagus. Tol dari Jambi menuju Palembang sudah operasional sepanjang 34 kilometer dan ada tambahan yang masih dalam pembangunan. Dengan adanya tol ini, kapasitas kendaraan bisa dipecah antara arteri dan tol sehingga memperlancar arus menuju Palembang maupun ke arah Sumatera Barat dan Riau,” jelasnya.

Berdasarkan pengecekan di lapangan, volume lalu lintas harian di ruas tol tersebut cukup signifikan dan diperkirakan akan meningkat saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kakorlantas menegaskan, Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polda Jambi, kata dia, telah menyiapkan pos pengamanan (pospam), pos pelayanan, serta penempatan personel di sejumlah titik strategis, termasuk skenario dan simulasi pengamanan arus mudik.

Menurutnys, Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, tetapi Polri hadir untuk menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat.

“Negara hadir untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran selama arus mudik dan balik. Saya yakin Polda Jambi sudah menyiapkan skenario, termasuk simulasi latihan operasi agar semuanya berjalan optimal,” tegasnya.

Irjen Pol Agus juga mengapresiasi kolaborasi antara Korlantas Polri, Polda Jambi, dan PT Hutama Karya dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Dengan kesiapan infrastruktur Tol Bayung Lencir–Tempino serta pengamanan terpadu dalam Operasi Ketupat 2026, arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jambi diharapkan berjalan aman, lancar, dan terkendali. (*)




Safari Ramadan Pemprov Jambi di Pijoan, Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Dr. H. Al Haris memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Provinsi Jambi, diawali dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan sholat isya serta tarawih berjamaah di Masjid Nurusa’adah, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (21/02/2026) malam.

Turut mendampingi Gubernur Al Haris, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir, Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono, serta Ketua Baznas Provinsi Jambi M. Amin. Sejumlah pejabat Pemprov Jambi, para kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan juga hadir.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa safari Ramadan bertujuan memperkuat silaturahmi, memperkokoh keimanan, dan menampung aspirasi masyarakat secara langsung.

“Safari ini dilakukan untuk memperkuat tali silaturahim dengan masyarakat sekaligus mendengar keluhan dan masukan secara langsung. Hal ini juga membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan strategis ke depan,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menambahkan, Pemprov Jambi sengaja memilih Pijoan sebagai lokasi safari pertama karena wilayah ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, dengan adanya pintu tol, Stadion Swarnabhumi yang mulai difungsikan, serta rencana pembangunan jembatan Batanghari dan jalan tol Jambi–Kuala Tungkal–Rengat yang akan dilanjutkan pada 2027.

“Pijoan akan berkembang pesat, menjadi ikon olahraga dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi,” tegas Gubernur Al Haris.

Kegiatan juga diisi tausiah oleh Kepala Kanwil Kemenag Jambi Dr. H. Wahyudin Abdul Wahab yang menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan ladang pahala dan pengampunan dosa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansayah dan Kepala Biro Kesra Amrul menyerahkan 20 paket sembako/susu, biskuit, dan roti sebagai bagian dari Program ASN Peduli Stunting.

Usai sholat tarawih, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi senilai Rp20 juta dan bantuan Baznas Provinsi Jambi sebesar Rp5 juta kepada pengurus Masjid Nurusa’adah, serta 20 paket bantuan bagi kaum dhuafa dan anak yatim dari Baznas.

Safari Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahim, meningkatkan kepedulian sosial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi.(*)