DPRD Jambi Matangkan 5 Ranperda 2026 Lewat Studi Banding ke DKI Jakarta

JAKARTA, SEPUCUKJAMBi.ID – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi JAMBI, melakukan langkah strategis dengan melaksanakan studi banding ke Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta guna memperdalam substansi lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif Tahun 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Haviz, didampingi Wakil Ketua DPRD Faizal Riza, Ketua Bapemperda Abun Yani, serta anggota Bapemperda Pinto Jayanegara, Apt. Rucita Arfanisa, dan Hj. Yuli Yuliarti, Rabu 25 Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran Disparekraf DKI Jakarta memaparkan praktik terbaik dalam penyusunan grand design pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif, termasuk penguatan ekosistem pembiayaan, pengembangan creative hub, hingga integrasi kebijakan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam satu struktur dinas.

Bapemperda DPRD Jambi menilai model integratif tersebut relevan untuk menjadi referensi dalam menyusun regulasi yang adaptif dan implementatif di Provinsi Jambi.

Selain itu, rombongan juga menggali strategi keberlanjutan program lintas periode kepemimpinan agar kebijakan yang dirancang tidak berhenti pada tataran normatif, melainkan berkelanjutan dan operasional.

Dari hasil pendalaman, DPRD Jambi mencatat sejumlah poin penting yang akan menjadi dasar penyempurnaan Ranperda, di antaranya:

  • Penyusunan roadmap ekonomi kreatif yang terukur dan berbasis data

  • Integrasi lintas perangkat daerah

  • Penguatan regulasi agar dapat diimplementasikan secara teknis

  • Perlindungan kekayaan intelektual pelaku ekonomi kreatif

  • Penguatan sektor strategis daerah berbasis potensi lokal

Langkah ini dinilai penting agar lima Ranperda inisiatif DPRD Tahun 2026 benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

DPRD Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan riil daerah, tetapi juga memiliki arah kebijakan yang jelas dan terukur.

Melalui studi banding ini, DPRD berharap penyusunan Ranperda dapat menghasilkan payung hukum yang mendorong daya saing pariwisata dan ekonomi kreatif Jambi, sekaligus memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(*)




Isu Rush Money Mencuat, Bank Jambi Pastikan Penarikan Dana Masih Normal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Manajemen Bank Jambi menegaskan bahwa kondisi likuiditas bank tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas penarikan dana dalam beberapa hari terakhir.

Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital Bank Jambi, Achmad Nunung, memastikan situasi yang terjadi belum mengarah pada rush money.

“Memang ada peningkatan transaksi penarikan dibandingkan hari biasa, tetapi masih dalam batas normal. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa manajemen bertanggung jawab penuh atas pelayanan kepada nasabah dan terus melakukan langkah-langkah pemulihan sistem.

Isu rush money mencuat setelah sejumlah layanan perbankan mengalami gangguan dalam beberapa waktu terakhir, termasuk antrean pada layanan ATM di beberapa cabang.

Manajemen Bank Jambi telah menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada nasabah atas ketidaknyamanan tersebut. Proses pemulihan sistem disebut terus berjalan secara bertahap.

Menjelang periode pencairan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR), pihak bank mengakui adanya tantangan dalam memastikan seluruh layanan kembali normal sepenuhnya.

Namun, perbaikan terus dipercepat untuk menjaga stabilitas operasional.

Dalam rapat internal jajaran direksi, disepakati bahwa nasabah yang mengalami kerugian akibat gangguan layanan akan mendapatkan penggantian.

Menurut Achmad Nunung, keputusan tersebut telah melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Saat ini proses masih dalam tahap verifikasi untuk menentukan nominal penggantian yang akan direalisasikan.

Meski demikian, manajemen belum memberikan kepastian terkait kemungkinan kompensasi tambahan di luar penggantian kerugian yang telah disetujui.

Manajemen berharap masyarakat tidak terpengaruh isu yang dapat memicu kepanikan berlebihan. Bank memastikan dana nasabah tetap aman dan operasional terus berjalan.

“Kami berkomitmen menyelesaikan persoalan ini secara transparan dan bertanggung jawab,” ujar Nunung.

Bank Jambi juga optimistis kepercayaan publik tetap terjaga seiring dengan percepatan pemulihan sistem dan komunikasi terbuka kepada nasabah.(*)




Safari Ramadan 1447 H, Wali Kota Jambi Tegaskan Sinergi Percepat Pembangunan

JAMBi, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dalam rangka mempercepat pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat Safari Ramadan 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kamis (26/02/2026) malam.

Menurut Maulana, hubungan antara Pemkot dan Pemprov Jambi selama ini berjalan harmonis dengan komunikasi yang intens serta kolaborasi yang terarah.

“Secara umum, seluruh program dapat berjalan lancar dan efektif karena program strategis di tingkat kota diselaraskan dengan visi dan misi provinsi. Ini penting agar percepatan pembangunan dapat tercapai secara merata,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi memiliki peran penting sebagai wajah daerah. Karena itu, pembangunan kota harus mencerminkan kemajuan, kenyamanan, dan kebahagiaan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa pembangunan tidak cukup hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga harus membangun akhlakul karimah dan karakter generasi muda.

Menurut Al Haris, keberlanjutan pembangunan sangat bergantung pada kualitas moral anak-anak sebagai generasi penerus.

Ia juga mengungkapkan data yang menjadi perhatian serius, yakni sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah (fatherless).

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Gubernur menekankan pentingnya peran keluarga, RT, dan lingkungan sekitar dalam membimbing anak-anak agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja.

Safari Ramadan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Baik Pemprov maupun Pemkot sepakat bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Wali Kota Maulana menilai forum seperti Safari Ramadan harus dimanfaatkan sebagai ruang dialog langsung untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyampaikan program prioritas pembangunan.(*)




Safari Ramadan 1447 H, Gubernur Al Haris Tekankan Pembangunan Akhlak Generasi Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan moral generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya saat Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi bersama masyarakat di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (26/02/2026) malam.

Menurut Al Haris, membangun gedung megah saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah membentuk akhlakul karimah, karakter kuat, dan moral generasi penerus sebagai fondasi keberlanjutan pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H kepada seluruh masyarakat Jambi.

Ia berharap bulan suci menjadi momentum meningkatkan ketakwaan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Al Haris menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan hanya dengan kerja pemerintah semata.

Kolaborasi antara Pemprov, Pemkot, ulama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan menyejahterakan.

Ia juga menyebut Kota Jambi sebagai barometer Provinsi Jambi. Menurutnya, wajah Kota Jambi akan mencerminkan citra seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Al Haris mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah (fatherless).

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi fatherless tidak selalu disebabkan oleh perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional.

Dampaknya dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, hingga pembentukan karakter anak.

Gubernur mengajak peran aktif RT dan lingkungan sekitar untuk ikut membimbing anak-anak agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa hubungan antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi berjalan harmonis dan penuh sinergi.

Menurutnya, penyelarasan program strategis tingkat kota dan provinsi membuat pembangunan berjalan efektif dan terarah sehingga percepatan pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Dalam tausiah yang disampaikan pimpinan Ponpes Al Hidayah Provinsi Jambi, Ramadan disebut sebagai momentum peningkatan ketakwaan, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), serta penguatan empati sosial.

Usai salat Isya dan Tarawih, Gubernur Al Haris menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain:

  • 20 paket sembako (susu, biskuit/roti, telur) dari program ASN Peduli Stunting

  • Bantuan CSR dari Bank 9 Jambi sebesar Rp20 juta untuk pengurus Masjid Al-Ikhlas

  • Bantuan 20 paket untuk kaum dhuafa dan anak yatim dari Baznas Provinsi Jambi

  • Bantuan tambahan dari Baznas Kota Jambi

  • Bantuan pribadi Wali Kota Jambi sebesar Rp5 juta

Program ASN Peduli Stunting disebut sebagai langkah konkret percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Jambi.

Safari Ramadan ini menjadi ajang memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan Jambi ke depan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas moral dan karakter generasi muda.(*)




Bank Jambi Didesak Pulihkan Sistem, Ketua DPRD Kota Jambi Tak Mau Gaji ASN Terganggu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen Bank Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan pada Kamis (26/02/2026) siang.

RDP ini digelar menyusul polemik hilangnya dana sejumlah nasabah yang diduga berkaitan dengan gangguan sistem siber pada layanan perbankan, termasuk fitur M-Banking yang sempat dinonaktifkan.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan pentingnya pemulihan sistem layanan Bank Jambi agar kembali normal sebelum pencairan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1 Maret 2026.

“Kami sudah mendengar langsung penjelasan. Kami minta sistem segera normal, terutama menjelang pembayaran gaji ASN,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa awal Maret merupakan periode krusial karena ribuan ASN bergantung pada kelancaran sistem perbankan untuk menerima hak mereka.

“Jangan sampai sistem mengganggu masyarakat, khususnya ASN yang akan menerima gaji,” tegasnya.

Menurut DPRD, Bank Jambi telah mengambil langkah preventif dengan menonaktifkan sementara layanan M-Banking guna melakukan investigasi menyeluruh terhadap sumber gangguan.

Namun, jumlah pasti nasabah terdampak masih belum dapat dipastikan karena proses audit forensik masih berlangsung.

“Ini masih dalam proses forensik, jadi kami tidak ingin mendahului hasil pemeriksaan. Tapi kami minta komitmen pengembalian dana nasabah dilakukan secepatnya,” tambahnya.

DPRD Kota Jambi juga akan memanggil kembali pihak Bank Jambi pada awal pekan depan untuk memastikan proses penggantian dana benar-benar direalisasikan.

Sementara itu, Kepala OJK Jambi, Yan Iswara Rosya, memastikan pihak bank telah menyatakan komitmen penuh untuk mengganti dana nasabah yang terdampak.

“OJK akan mengawal proses ini hingga tuntas,” ujarnya.

OJK saat ini juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan PPATK untuk menelusuri aliran dana serta mengamankan dana yang diduga sempat keluar.

Di sisi lain, pihak Bank Jambi melalui Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital, Achmad Nunung, menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas insiden tersebut.

Ia memastikan manajemen telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai langkah awal penanganan kasus.

“Malam kemarin kami sudah melakukan RUPS. Dalam waktu dekat kami akan mengganti dana nasabah,” jelasnya.

Bank Jambi juga menargetkan layanan dapat kembali normal sebelum 1 Maret 2026, guna mengantisipasi lonjakan transaksi saat pencairan gaji ASN dan menghindari antrean panjang di kantor cabang.




Lapas Jambi Gelar Pesantren Kilat Ramadan, Warga Binaan Dapat Sarung Gratis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadan dengan kegiatan positif, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jambi menggelar pembukaan pesantren kilat di Masjid At-Taubah, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pembinaan keagamaan bagi warga binaan.

Pesantren kilat akan berlangsung selama enam hari, di mana tiga hari pertama diisi dengan pembekalan materi keagamaan, sedangkan tiga hari berikutnya digelar lomba Islami, termasuk lomba tilawah Al-Qur’an, hafalan surah pendek, pidato keagamaan, dan lomba adzan.

Setiap blok hunian diwajibkan berpartisipasi dengan target minimal 50 warga binaan beragama Islam per blok.

Kepala Lapas Jambi, Syahroni Ali, juga menyerahkan secara simbolis 70 sarung gratis untuk mendukung kenyamanan ibadah warga binaan.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan memanfaatkan bulan Ramadan secara produktif.

“Melalui pesantren kilat ini, kami harap warga binaan dapat memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Allah, serta mengisi waktu luang dengan ibadah,” ujar Syahroni Ali.

Lapas Jambi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan agar siap kembali berkontribusi positif di masyarakat.(*)




Dana Nasabah Hilang, DPRD Kota Jambi Desak Bank Jambi Percepat Penggantian

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – DPRD Kota Jambi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bank Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyusul kasus jebolnya sistem keamanan bank tersebut yang mengakibatkan sejumlah nasabah kehilangan dana di rekening mereka.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan RDP digelar untuk meminta klarifikasi langsung dari pihak bank dan OJK terkait persoalan tersebut, Kamis 26 Februari 2026.

“Kami mengajukan RDP dengan OJK dan Bank Jambi terkait klarifikasi jebolnya sistem keamanan Bank Jambi. Kami sudah mendengar penjelasan dari pihak bank. Alhamdulillah, sudah ada langkah-langkah preventif yang dilakukan, seperti menonaktifkan sementara layanan ATM dan mobile banking serta mengidentifikasi jumlah nasabah yang terdampak,” ujar Faried.

Meski demikian, ia menyebut pihak Bank Jambi belum dapat menyampaikan secara gamblang akar permasalahan yang terjadi. DPRD, kata dia, menekankan pentingnya percepatan pengembalian dana milik nasabah.

“Kami hanya meminta komitmen agar proses pengembalian uang nasabah bisa dipercepat. Sejauh ini Bank Jambi sudah menunjukkan perkembangan. Senin depan akan kami panggil kembali untuk melihat progresnya,” tegasnya.

Faried menambahkan, persoalan tersebut turut berdampak pada layanan keuangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan aktivitas pemerintahan yang menggunakan jasa Bank Jambi.

Ia juga mengungkapkan bahwa manajemen Bank Jambi telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna mempercepat penyelesaian masalah.

Sementara itu, manajemen Bank Jambi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh nasabah atas gangguan layanan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Pihak bank memastikan proses pemulihan terus dilakukan dan komitmen tanggung jawab kepada nasabah menjadi prioritas utama.

Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital Bank Jambi, H. Achmad Nunung H.S., menegaskan bahwa manajemen telah mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami sudah membahas secara internal dan menyetujui penggantian kerugian bagi nasabah. Saat ini masih dalam tahap verifikasi untuk menentukan nominal yang akan diberikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut juga telah memperoleh persetujuan melalui mekanisme RUPS. Saat ini, manajemen tinggal menuntaskan proses teknis sebelum realisasi penggantian dilakukan.

Menjelang periode pencairan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR), Bank Jambi mengakui adanya tantangan dalam memastikan seluruh sistem kembali normal sepenuhnya.

Meski belum dapat memastikan tenggat waktu pemulihan total, perbaikan terus dilakukan secara bertahap, terutama pada layanan ATM yang sempat mengalami antrean di sejumlah cabang.

Terkait meningkatnya aktivitas penarikan dana, pihak manajemen memastikan kondisi tersebut masih dalam kategori wajar dan belum mengarah pada rush money.

“Memang ada peningkatan transaksi penarikan dibandingkan hari biasa, tetapi masih dalam batas normal. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang. Bank Jambi bertanggung jawab penuh dan terus berupaya menyelesaikan persoalan ini,” tegas Nunung.

Manajemen berharap kepercayaan masyarakat tetap terjaga seiring komitmen pemulihan sistem dan transparansi penyelesaian kepada nasabah. (*)




PT NGK Absen di RDP, DPRD Kota Jambi Siap Jemput Bola Tuntaskan Sengketa Lahan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketegangan mewarnai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Jambi saat membahas sengketa lahan seluas 3,6 hektare di RT 10, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kamis (26/2/2026).

Kasus ini mencuat setelah 11 warga mengaku kehilangan hak atas tanah yang telah mereka beli sejak puluhan tahun lalu. Ironisnya, di atas lahan tersebut kini telah berdiri kawasan perumahan.

RDP yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Rio Ramadhan, turut dihadiri perwakilan OPD, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi, warga terdampak, serta kuasa hukum mereka.

Namun, rapat berlangsung panas lantaran pihak pengembang PT NGK tidak memenuhi undangan dewan.

Kursi kosong yang disiapkan untuk perwakilan perusahaan memicu kekecewaan dan kritik tajam dari peserta rapat.

Salah satu warga, Noferida, menyampaikan bahwa dirinya membeli lahan tersebut secara sah pada 2003 dan telah melunasi pembayaran dalam waktu singkat.

Ia mengaku telah mengurus sertifikat sejak 2004, namun hingga kini dokumen tersebut tak kunjung diterbitkan.

Sementara itu, pembangunan perumahan justru berjalan di atas lahan yang mereka klaim sebagai milik sah.

“Kami sudah beli dan lunas, tapi tidak bisa mendapatkan sertifikat. Sekarang malah berdiri perumahan, kami jadi harus mengontrak,” ujarnya.

Kuasa hukum warga, Sena Neranda, menilai absennya pihak pengembang menunjukkan kurangnya itikad baik dalam menyelesaikan persoalan.

Ia mengungkapkan, somasi yang telah dilayangkan kepada PT NGK tidak pernah mendapat respons.

Pihaknya juga telah mengajukan permohonan kepada BPN untuk melakukan pemblokiran sementara terhadap lahan yang tengah disengketakan.

Menurutnya, kehadiran warga di DPRD bukan untuk memperkeruh situasi, melainkan mencari kepastian hukum atas dugaan penguasaan lahan tanpa hak.

Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Rio Ramadhan, menegaskan pihaknya akan mengambil langkah lanjutan. DPRD berencana mendatangi langsung PT NGK serta kembali melayangkan panggilan resmi.

“Ini baru pemanggilan pertama. Jika masih tidak hadir, kami akan ambil langkah tegas agar persoalan ini terbuka secara jelas,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPN Kota Jambi, Junaidi, menyatakan pihaknya akan menelusuri seluruh dokumen terkait, termasuk pengajuan sertifikat yang disebut telah diajukan warga sejak 2004.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut hak kepemilikan masyarakat serta legalitas pembangunan perumahan di atas lahan yang masih dalam status sengketa.

DPRD Kota Jambi pun menegaskan komitmennya untuk mengawal penyelesaian konflik ini demi memastikan perlindungan hukum bagi warga.(*)




Resmi! Ini 3 Direksi Baru Perumda Tirta Mayang Jambi Periode 2026–2031

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Panitia Seleksi (Pansel) akhirnya mengumumkan hasil akhir Seleksi Terbuka Direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi untuk periode 2026–2031

Tiga nama resmi ditetapkan sebagai jajaran direksi baru setelah melalui rangkaian tahapan seleksi sesuai regulasi yang berlaku.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Nomor: PD.01/019/Pansel-2026 tertanggal 25 Februari 2026.

Proses seleksi dilaksanakan berpedoman pada regulasi Kementerian Dalam Negeri, termasuk aturan tentang organ dan kepegawaian BUMD air minum.

Ketua Panitia Seleksi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si, menegaskan bahwa keputusan yang telah ditetapkan bersifat final.

Seluruh tahapan, mulai dari administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, penulisan makalah, hingga wawancara akhir bersama Wali Kota Jambi selaku Kuasa Pemilik Modal, telah dijalankan secara transparan.

Adapun tiga nama yang resmi menduduki jabatan direksi adalah:

  • Arianto, S.T. sebagai Direktur Utama

  • Eri Suganda, S.T. sebagai Direktur Teknik

  • Andri Susanto, S.Kom. sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan

Sebelumnya, lima kandidat dinyatakan lolos tahap presentasi dan wawancara berdasarkan Berita Acara Rapat Pleno Nomor PD.01/016/PANSEL-2025 tertanggal 4 Desember 2025.

Mereka adalah Arianto, Eri Suganda, Andri Susanto, Dodi Darsono, dan Ikhsanul Poetra.

Kelima calon tersebut kemudian mengikuti wawancara akhir sebelum akhirnya ditetapkan tiga nama terbaik.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Jambi, Hendra Saputra, sebelumnya menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional untuk mendapatkan figur yang kompeten dan berintegritas.

Dengan penetapan direksi baru ini, diharapkan Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi semakin meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat serta memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)




Bank Jambi Pastikan Dana Nasabah Aman, Penggantian Kerugian Segera Direalisasikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Manajemen Bank Jambi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh nasabah atas gangguan layanan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Pihak bank memastikan proses pemulihan terus dilakukan dan komitmen tanggung jawab kepada nasabah menjadi prioritas utama.

Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital Bank Jambi, H. Achmad Nunung H.S., menegaskan bahwa manajemen telah mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Dalam rapat internal yang digelar bersama jajaran direksi, disepakati bahwa nasabah yang terdampak akan mendapatkan penggantian kerugian.

“Kami sudah membahas secara internal dan menyetujui penggantian kerugian bagi nasabah. Saat ini masih dalam tahap verifikasi untuk menentukan nominal yang akan diberikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut juga telah memperoleh persetujuan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Saat ini, manajemen tinggal menuntaskan proses teknis sebelum realisasi penggantian dilakukan.

Menjelang periode pencairan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR), Bank Jambi mengakui adanya tantangan dalam memastikan seluruh sistem kembali normal sepenuhnya.

Meski belum dapat memastikan tenggat waktu pemulihan total, pihak bank terus melakukan perbaikan bertahap, terutama pada layanan ATM yang sempat mengalami antrean di sejumlah cabang.

Manajemen juga belum memberikan kepastian terkait kemungkinan adanya kompensasi tambahan di luar penggantian kerugian yang telah disepakati.

Terkait meningkatnya aktivitas penarikan dana, Nunung memastikan situasi masih dalam kategori wajar dan belum mengarah pada kondisi rush money.

“Memang ada peningkatan transaksi penarikan dibandingkan hari biasa, tetapi masih dalam batas normal. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang. Bank Jambi bertanggung jawab penuh dan terus berupaya menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

Manajemen berharap kepercayaan masyarakat tetap terjaga seiring dengan komitmen pemulihan sistem dan transparansi penyelesaian kepada nasabah.(*)