Kodam XX/TIB Resmi Berdiri, Pangdam Arief Gajah Mada Silaturahmi ke Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung memimpin upacara peresmian enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Minggu, 8 September 2025.

Pembentukan enam Kodam ini merupakan bagian dari validasi organisasi TNI, bukan sekadar pemekaran administratif.

Tujuannya adalah memperkuat efektivitas komando dan kendali di lapangan demi meningkatkan kesiapsiagaan nasional. Dengan penambahan ini, jumlah Kodam di Indonesia kini bertambah dari 15 menjadi 21 Kodam.

Salah satu Kodam baru yang diresmikan adalah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) yang membawahi wilayah Sumatera Barat dan Jambi.

Komando ini kini dipimpin oleh Mayjen TNI Arief Gajah Mada, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Personalia Kepala Staf Angkatan Darat (Aspers KSAD).

Usai resmi dilantik, Mayjen TNI Arief Gajah Mada melakukan kunjungan perdana sebagai Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol ke Provinsi Jambi.

Ia disambut langsung oleh Gubernur Jambi Dr H Al Haris, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, serta jajaran Forkopimda Provinsi Jambi.

Dalam keterangannya kepada media, Pangdam menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di wilayah teritorial Jambi.

“Ini merupakan kunjungan perdana kami ke Jambi setelah sebelumnya mengunjungi Sumatera Barat. Kami datang untuk menjalin komunikasi dan memperkuat sinergi bersama Forkopimda dan masyarakat Jambi,” ujar Mayjen TNI Arief Gajah Mada, Rabu (10/9/2025).

Pangdam juga menjelaskan bahwa Kodam XX/TIB membawahi dua Korem di dua provinsi, yakni Sumatera Barat dan Jambi.

Ia menegaskan bahwa, pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah teritorial Kodam XX/TIB.

“Kami juga melakukan pengecekan langsung ke jajaran Korem 042/Gapu. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Kodam XX/TIB untuk memperkuat sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, serta masyarakat,” pungkasnya.(*)




Dukung Transformasi ASN, Wali Kota Jambi Teken Komitmen Meritokrasi di Palembang

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Maulana didampingi Asisten III dan BKPSDM Kota Jambi menghadiri penandatanganan komitmen pembangunan sistem meritokrasi di lingkungan instansi daerah se-wilayah kerja Kantor Regional VII BKN (Badan Kepegawaian Negara), yang berlangsung di Palembang.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat penerapan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), agar penempatan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi dan potensi individu secara tepat.

Dengan sistem terbaru ini, seluruh kader terbaik ASN akan mendapatkan posisi yang sesuai dengan kemampuannya, mulai dari CPNS hingga jabatan struktural yang lebih tinggi.

Pemetaan potensi telah dilakukan untuk memastikan birokrasi berjalan secara optimal dan profesional.

Penandatanganan ini diikuti oleh seluruh kepala daerah di wilayah kerja Kantor Regional VII BKN.

Hadir dalam acara ini Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, Gubernur Sumatera Selatan, Wakil Gubernur Bengkulu, Gubernur Bangka Belitung, serta Gubernur Jambi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, bersama para wali kota dan bupati se-wilayah kerja Regional VII.

Langkah ini menjadi komitmen nyata dalam reformasi birokrasi, menjadikan meritokrasi sebagai landasan utama dalam pengembangan karier ASN di daerah.

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, yang turut hadir dalam kegiatan penandatanganan komitmen pembangunan sistem merit ASN di Kantor Regional VII BKN Palembang, menyampaikan dukungannya terhadap transformasi birokrasi yang berbasis kompetensi.

“Penerapan sistem meritokrasi ini adalah langkah strategis untuk memastikan ASN bekerja sesuai dengan kapasitas dan potensinya,” kata Maulana.

“Dengan sistem ini, tidak ada lagi penempatan yang tidak tepat sasaran. Pemerintah Kota Jambi sangat mendukung penuh upaya ini demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa, Pemerintah Kota Jambi telah mulai melakukan pemetaan potensi ASN sejak beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

“Kita sudah memulai dari hulu, termasuk dalam proses rekrutmen CPNS, pelatihan, hingga penempatan jabatan. Sistem merit ini akan memperkuat langkah-langkah itu dan membawa dampak positif bagi pelayanan publik,” tambahnya.(*)




Korsleting Freezer Picu Kebakaran di SMPN 20 Kota Jambi, Ini Penjelasan Warga dan Damkar Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran melanda SMP Negeri 20 Kota Jambi yang terletak di Jalan Dharmapala, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, pada Rabu pagi (10/9/2024) sekitar pukul 06.15 WIB.

Sejumlah ruangan di sekolah tersebut dilaporkan hangus terbakar sebelum aktivitas belajar dimulai.

Meski belum ada kegiatan belajar mengajar berlangsung, beberapa siswa sudah mulai berdatangan saat api mulai membesar.

Seorang siswi kelas VIII bernama Aruni yang tinggal tidak jauh dari sekolah mengungkapkan sempat mendengar ledakan keras sebelum muncul asap dan api.

“Sekitar jam enam pagi kami dengar ledakan keras, lalu keluar asap tebal. Api belum terlihat waktu itu,” ungkap Aruni saat diwawancarai.

Warga sekitar, Sunaryo, yang juga suami dari salah satu guru SMPN 20 Jambi, menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat berasal dari ruang koperasi.

“Sekitar pukul 06.15 WIB saya lihat asap dari ruang koperasi. Langsung saya hubungi Damkar,” ujar Sunaryo.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Kota Jambi sempat tiba lebih awal. Namun, karena keterbatasan air, proses pemadaman terganggu.

Api dengan cepat menyebar ke ruangan lain hingga akhirnya tujuh armada tambahan dikerahkan dengan total 36 ribu liter air.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa sumber kebakaran berasal dari freezer atau showcase yang terhubung ke terminal listrik dengan daya tak sesuai kapasitas.

“Terjadi pembagian daya yang tidak seimbang, menyebabkan MCB listrik sering turun. Ini jadi pemicu utama korsleting hingga akhirnya terjadi kebakaran,” jelas Mustari.

Mustari juga mengakui bahwa proses pemadaman sempat terhambat karena minimnya sumber air di sekitar lokasi.

Bantuan tambahan dikirim dari Mako Damkar Simpang Kawat untuk mempercepat proses pengendalian api.

“Saat armada tiba, api sudah menyebar luas. Kami langsung lakukan proteksi agar tidak merambat ke ruangan lainnya,” pungkasnya.(*)




Diza Hazra Tegaskan ASN Harus Siap Hadapi Transformasi Digital dan Birokrasi Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menegaskan bahwa reformasi birokrasi melalui penyederhanaan sistem kerja adalah fondasi utama dalam mewujudkan visi besar Kota Jambi.

Dalam penyampaiannya, Diza menyebutkan bahwa visi Kota Jambi adalah menjadi kota yang bahagia, bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.

Untuk mencapainya, diperlukan pemerintahan yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap teknologi.

“Penyederhanaan birokrasi bukan sekadar urusan administratif. Ini adalah langkah strategis. Kita ingin ASN terbiasa bekerja dengan sistem digital agar pelayanan publik lebih responsif,” ujar Diza saat menghadiri FGD dan Sosialisasi Perwal Nomor 13 Tahun 2025.

Peraturan tersebut secara tegas mendorong pemangkasan jalur birokrasi yang panjang dan kaku menjadi lebih ringkas dan responsif, sekaligus membentuk budaya kerja yang kolaboratif dan berbasis digital.

Transformasi digital pun menjadi tantangan tersendiri bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang kini dituntut untuk mampu mengoperasikan sistem kerja modern berbasis teknologi.

“Transformasi digital sebenarnya sudah berjalan. Sekarang kita fokus pada peningkatan kapabilitas ASN agar siap menjalankan sistem baru ini secara optimal,” tambah Diza.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam mempercepat implementasi Peraturan Wali Kota Jambi No 13 Tahun 2025 tentang Sistem Kerja ASN, yang selaras dengan kebijakan nasional penyederhanaan birokrasi.(*)




Transformasi Sistem Kerja ASN, Pemkot Jambi Sosialisasikan Aturan Baru untuk Reformasi Birokrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi melalui Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Jambi Nomor 13 Tahun 2025 tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (10/9), di Aula Grha Siginjai.

Acara ini diikuti oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Jambi, termasuk Kepala Perangkat Daerah, Sekretaris, Kasubag Umpeg, dan pejabat fungsional terkait.

Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman mengenai sistem kerja baru ASN yang berorientasi pada penyederhanaan birokrasi.

Menurut Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Jambi, Juai, sistem kerja baru ini dirancang untuk menggantikan birokrasi yang kompleks menjadi struktur yang lebih kolaboratif, fleksibel, dan fokus pada hasil.

“Perubahan ini menitikberatkan pada kerja tim berbasis kinerja, yang didukung oleh sistem tata kelola pemerintahan berbasis digital. Kolaborasi antar unit dan perangkat daerah sangat diperlukan agar transformasi ini berjalan efektif,” jelas Juai.

Perwal ini merupakan turunan dari regulasi nasional, yakni Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2020 dan Permen PANRB Nomor 7 Tahun 2022, yang menjadi pedoman dalam implementasi sistem kerja ASN baik di pusat maupun daerah.

Setelah sosialisasi ini, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jambi akan segera membentuk tim kerja berdasarkan target-target kinerja yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan strategis dan perjanjian kinerja.

Untuk memperdalam pemahaman peserta, acara menghadirkan narasumber dari Pemerintah Provinsi Jambi, yaitu Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jambi, Dr. H. Muhammad Tohir.

Juai juga menyampaikan bahwa sebagian kepala perangkat daerah tidak dapat hadir secara langsung karena sedang mengikuti uji kesesuaian (job fit). Namun, kegiatan tetap berlangsung dengan lancar dan kondusif.(*)




Maksimalkan Produksi Sampah, Pemkot Jambi Upayakan WTE Kawasan Pasar Talang Banjar Lebih Efektif Bermanfaat Untuk Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang dihasilkan dari pengelolaan sampah melalui teknologi Waste to Energy (WTE) yang berlokasi di kawasan Pasar Tradisional, Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, pada Selasa sore (9/9/2025).

Dikesempatan itu, dengan didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), Wakil Wali Kota Diza memperhatikan berbagai Alur Pengoperasian Instalasi Waste To Energy (WTE). Mulai dari sampah masuk dari sumber hingga proses pemanfaatan sebagai energi.

Waste to Energy adalah teknologi pengolahan sampah yang mengubah limbah menjadi energi listrik atau energi terbarukan lainnya. Teknologi ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Implementasi WTE menjadi solusi inovatif dalam mengelola sampah sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis energi terbarukan.

Di Kota Jambi, saat ini sebagai upaya jangka pendek dalam sistem pengelolaan persampahan, Pemerintah Kota sedang mengoptimalisasi TPS 3 R dan Bank Sampah hingga sentra komposting untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber. Hal ini juga telah masuk dalam program Pemerintah melalui Kampung Bahagia.

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Diza mengatakan, pada intinya, tinjauan ke WTE di Pasar Talang Banjar ini untuk memastikan bahwa teknologi ini dapat berjalan dengan efektif, sesuai fungsinya dalam menciptakan energi terbarukan dengan pemanfaatan sampah sebagai sumber daya utama.

“Intinya kita mau memastikan ini berjalan dengan efektif yang tentunya masih banyak kekurangan, seperti dari aspek sumber utamanya adalah sampah yang saat ini makin berkurang, karena sampah organik di kawasan Pasar Talang Banjar ini juga berbagi dengan beberapa peternakan, sehingga turut berdampak terhadap energi yang dihasilkan, terutama listrik,” katanya.

“Jadi sebenarnya kalau mau fokus memang kita harus ada produk sampah organiknya lebih banyak agar lebih efektif dan menghasilkan energi listrik yang lebih besar juga, sehingga bisa dinikmati masyarakat, terutama untuk kawasan pasar dan warga sekitar,” lanjutnya.

Dirinya optimis, dengan teknologi WTE yang telah ada ini bisa lebih dikembangkan untuk mensupport energi ke rumah-rumah.

“Kalau sekarang hanya beberapa rumah sudah ada efeknya, cuma kita mau lebih expand agar tidak hanya rumah mungkin juga pasar kedepannya,” ucapnya.

Sebagai langkah lanjutan, Diza menjelaskan bahwa Pemerintah Kota kedepan akan mendorong kerja sama dengan organisasi Internasional untuk lebih mengembangkan WTE yang ada di Kota Jambi. Sehingga tidak hanya menyelesaikan permasalahan persampahan tetapi juga menghasilkan energi yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Kedepan mungkin kita bisa memanfaatkan organisasi internasional untuk suportnya. Ataupun juga kita bisa memberikan informasi terkait apa yang terjadi di sini untuk bisa dikembangkan di luar dan biar bisa dapat atension khusus bagi kita,” pungkas Wawako Diza.

WTE tidak hanya mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi menghemat pengeluaran pemerintah. Terutama dalam mengurangi pengeluaran operasional pengangkutan sampah di pasar-pasar tradisional, sehingga membuka peluang ekonomi dan sosial yang positif.

Dengan kolaborasi dan komitmen bersama yang telah dilakukan maupun akan dilakukan, diharapkan Kota Jambi akan menjadi contoh sukses dalam pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan, menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.(*)




Agar Sesuai Kaidah Terhadap RTRW Kota Jambi, Wali Kota Maulana Dorong RDTR Berbasis Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, secara resmi membuka Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kota Jambi tahun 2025, bertempat di Aula Bappeda, Selasa (9/9/2025).

Dikesempatan itu, turut hadir perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat dilingkungan Pemkot Jambi. Serta menghadirkan sejumlah paparan Materi yang disampaikan oleh para ahli, baik dari Pemerintahan maupun Akademisi dan Asosiasi Profesi yang dirangkum dengan diskusi para peserta konsultasi Publik RDTR KLHS

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini merupakan turunan dari Peraturan Daerah (Perda) RTRW Kota Jambi 2024-2044 yang harus diturunkan pada Rencana Detil Tata Ruang dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

“Ini adalah hal yang wajib bagi setiap daerah, termasuk Kota Jambi yang merupakan kawasan strategis Nasional sebagai Ibukota Provinsi yang secara bersama-sama harus dijaga, ” ujarnya.

Menurutnya, konsultasi publik ini adalah upaya strategis dalam memberikan masukan kepada Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Saya beserta jajaran Pemkot Jambi akan bekerja keras, sehingga bertahap semua apa yang kita impikan dapat terwujud,” tuturnya.

Dikesempatan ini, dirinya juga menyoroti terkait permasalahan banjir di kota Jambi saat ini yang lebih disebabkan karena kurang patuhnya terhadap RDTR dan KLHS.

“Kedepan RDTR kita ini harus berbasis digital agar siapapun yang ingin membuka lahan perumahan atau investor dapat melihat kawasan-kawasan mana yang diperbolehkan,” ucapnya.

“Nanti setelah Konsultasi Publik ini dan seterusnya baru saya tanda tangani sebagai Peraturan Wali Kota terkait dengan RDTR ini. Dan Camat, Lurah dan RT harus memiliki semua konsep digitalnya,” lanjutnya.

Ia berharap dengan forum konsultasi publik yang diikuti oleh Akademisi dan Asosiasi Profesi ini dapat menyalurkan pemikiran dan saran, sehingga RDTR ini sempurna dengan mimpi masa depan kota ini ramah untuk semua, nyaman dan membahagiakan.

“Saat ini kita telah memulai sistem pengendalian terhadap banjir yang sedang dibangun melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota, Provinsi dan Pusat. Yang memfokuskan pada kawasan sistem asam yang dampaknya dapat mengurangi banjir hingga 60 persen,” tuturnya.

“Insya allah dalam kepemimpinan saya bersama Bapak Wakil Wali Kota, banjir Kota Jambi ini bisa berkurang, karena daerah kita ini adalah kawasan strategis yang harus terus tumbuh dan berkembang,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, mewakili Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Sekretaris DPUPR Yunius mengatakan, kegiatan Penyusunan KLHS RDTR Kota Jambi ini merupakan bentuk respon cepat Pemerintah dalam menyiapkan regulasi penataan ruang.

“Adapun maksud forum konsultasi publik ini sebagai penyiapan tata ruang yang sesuai kaidah langkah sebagaimana tertuang pada peraturan perundang-undangan. Dengan tujuan agar peserta mendapat gambaran tentang KLHS RDTR dan menyampaikan masukan sesuai dengan profesi ataupun permasalahan perkotaan yang diketahui,” katanya.

Sebagai peserta pada kegiatan ini, Yunius menyebut, terdiri dari perwakilan Pemerintah Daerah, Akademisi Perguruan Tinggi, Asosiasi Profesi, hingga Tokoh Masyarakat.(*)




Wawako Diza Hazra Tinjau Langsung SMPN 20 yang Terbakar, Pemkot Siap Perbaiki

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, meninjau langsung kondisi SMP Negeri 20 Kota Jambi yang mengalami kebakaran hebat pada Rabu pagi, 10 September 2025.

Dalam kunjungannya, Diza menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa salah satu sekolah negeri di kota tersebut.

“Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Kita akan melakukan evaluasi untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki, apalagi sekolah ini memang sudah masuk dalam rencana perbaikan yang akan dilakukan Pemerintah Kota Jambi,” ujarnya usai meninjau beberapa ruangan yang terbakar.

Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 06.15 WIB, diduga berasal dari sebuah showcase (lemari pendingin) di ruang koperasi sekolah.

Menurut keterangan sementara dari petugas pemadam kebakaran di lokasi, kebakaran kemungkinan dipicu oleh korsleting listrik.

“Api berasal dari showcase di ruang koperasi. Dugaan awal karena korsleting listrik,” ungkap salah satu petugas damkar.

Api dengan cepat merambat ke sejumlah ruangan lain, menyebabkan kerusakan cukup parah di setidaknya empat ruangan berbeda.

Tim Pemadam Kebakaran Kota Jambi yang segera diterjunkan ke lokasi berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar satu jam.

Beruntung, saat kejadian belum ada aktivitas belajar-mengajar di sekolah tersebut, sehingga tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Kota Jambi saat ini masih melakukan pendataan dan evaluasi pascakebakaran.

Sementara itu, kegiatan belajar-mengajar untuk sementara dialihkan ke ruang kelas yang tidak terdampak kebakaran.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.(*)




BREAKING NEWS: SMPN 20 Kota Jambi Terbakar Hebat Pagi Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda SMPN 20 Kota Jambi pada Rabu pagi, sekitar pukul 06.15 WIB.

Peristiwa ini diduga berawal dari ruang koperasi, di mana sebuah showcase (lemari pendingin) dilaporkan terbakar lebih dulu sebelum api dengan cepat menjalar ke sejumlah ruangan lainnya.

Menurut informasi yang dihimpun, api kemudian merembet ke sedikitnya empat ruangan berbeda, menyebabkan kerusakan cukup parah pada fasilitas sekolah tersebut.

Mendapat laporan dari warga dan pihak sekolah, Tim Pemadam Kebakaran Kota Jambi segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mengamankan area sekitar sekolah.

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam, sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.

“Api berasal dari showcase di ruang koperasi. Dugaan awal karena korsleting listrik,” ujar salah satu petugas damkar di lokasi kejadian.

Beruntung, saat kejadian belum ada aktivitas belajar-mengajar, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai lebih dari puluhan juta rupiah.

Pihak sekolah bersama dinas terkait saat ini masih melakukan pendataan dan evaluasi pascakebakaran.

Sementara itu, aktivitas belajar-mengajar untuk sementara dialihkan ke ruang kelas yang tidak terdampak.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran di SMPN 20 Kota Jambi.

Dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik di showcase ruang koperasi yang menjadi titik awal munculnya api.(*)




Dukung Energi Alternatif, Wakil Wali Kota Jambi Bahas Kendala Biomassa di Pasar Talang Banjar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong pengolahan sampah berbasis masyarakat sebagai solusi untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menekan pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah rumah tangga.

Langkah ini dikembangkan melalui pemanfaatan sampah organik menjadi energi alternatif berbasis biomassa, yang juga dinilai dapat meningkatkan nilai ekonomi dan keberlanjutan lingkungan di Kota Jambi.

Pada Selasa (9/9/2025), Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha bersama pejabat terkait menggelar diskusi bersama Santoso, Kepala UPT Bank Sampah di fasilitas Waste to Energy (WTE) Pasar Tradisional Talang Banjar.

Diskusi membahas berbagai kendala yang dihadapi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), khususnya dalam pengelolaan sampah organik dan implementasi energi biomassa.

Saat ini, sebagian besar sampah organik dimanfaatkan untuk pakan ternak, sedangkan pengolahan menjadi ekoenzim dan biomassa masih menghadapi kendala teknis dan minimnya penggunaan di tingkat rumah tangga.

“Produksi biomassa sudah mulai berjalan, namun baru digunakan di beberapa rumah. Kami berharap pemanfaatannya bisa menjangkau lebih luas, termasuk pasar-pasar dan sentra produksi,” ujar Diza Hazra Aljosha.

Lebih lanjut, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan organisasi internasional untuk memperkuat pengembangan energi alternatif ini.

“Kami ingin seluruh masyarakat merasakan manfaat dari biomassa, bukan hanya untuk energi terbarukan, tetapi juga sebagai solusi nyata untuk lingkungan yang lebih bersih,” tambah Diza.

Pemkot Jambi menargetkan program ini menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis bagi masyarakat.(*)