Diikuti 26 Tim, Wawako Diza Harap Peserta Tournament Mini Soccer Harhubnas Junjung Tinggi Sportivitas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.iD – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., secara resmi membuka Tournament Mini Soccer dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Provinsi Jambi Tahun 2025, yang berlangsung di Lapangan JMS, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Senin (15/9/2025).

Pembukaan ditandai dengan tendangan perdana ke arah gawang oleh Wakil Wali Kota Diza bersama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr. Benny Nurdin Yusuf.

Turnamen ini diikuti oleh 26 tim, yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Korps Perhubungan se-Provinsi Jambi, mitra perhubungan, serta OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wujud kebersamaan dan kekompakan insan perhubungan. Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk berkompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan membangun semangat sportivitas.

Wawako juga menegaskan, bahwa Harhubnas bukan sekedar perayaan seremonial, melainkan momen vital untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Menurutnya, transportasi merupakan tulang punggung yang menggerakkan roda perekonomian dan mobilitas masyarakat.

“Transportasi adalah urat nadi pergerakan ekonomi daerah dan konektivitas antarwilayah. Oleh karena itu, Harhubnas menjadi momentum yang tepat untuk mengukuhkan kolaborasi guna mewujudkan sistem transportasi yang andal, aman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Diza.

Rangkaian Harhubnas 2025 di Jambi diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, seperti pertandingan mini soccer antar-instansi, aksi pungut sampah di simpul-simpul transportasi, sunatan massal, donor darah, bazar UMKM, hingga penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan.

“Ajang seperti mini soccer ini bukan hanya untuk olahraga, tetapi juga untuk menanamkan nilai sportivitas dan kolaborasi yang dapat diaplikasikan dalam kinerja pelayanan publik, baik di lingkungan Dinas Perhubungan maupun antar-OPD,” tambah Diza.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPTD Kelas II Jambi, Dr. Benny Nurdin Yusuf, yang mewakili pemerintah pusat, menyoroti visi besar pengembangan transportasi di Jambi. Mengusung tema Harhubnas 2025 “Bakti Transportasi Untuk Negeri”, Ia menekankan pentingnya insan perhubungan memberikan pelayanan prima yang berorientasi pada keselamatan pengguna jasa.

Salah satu fokus utama, kata Benny, adalah menciptakan konektivitas yang efisien antara infrastruktur baru seperti Tol Jambi-Palembang dengan layanan transportasi perkotaan. Kehadiran bus listrik yang diinisiasi oleh Pemkot Jambi diapresiasi sebagai langkah fundamental.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi yang telah menghadirkan bus listrik. Ini adalah fondasi penting untuk menata ulang angkutan perkotaan di Jambi menjadi lebih terintegrasi, nyaman, dan modern. Kami berharap semua elemen bergerak bersama agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Benny.

Menurutnya, terminal memegang peranan krusial sebagai simpul (hub) yang menghubungkan seluruh jaringan. Terminal modern harus mampu melayani penumpang asal-tujuan (origin-destination) maupun penumpang transit secara efektif.

“Sistem baru ini tidak boleh mematikan layanan yang sudah ada, tetapi harus memperkuat dan mengintegrasikannya. Rute bus listrik harus terhubung dengan jadwal angkutan lain yang bersumber dari terminal, sehingga tercipta ekosistem yang berkelanjutan,” paparnya.

Menindaklanjuti kunjungan Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, ke Terminal Alam Barajo pada Minggu (14/9), Benny menyatakan pihaknya akan segera melakukan konsolidasi. BPTD Kelas II Jambi bersama Dishub Provinsi dan Kota akan menertibkan Perusahaan Otobus (PO) di sekitar terminal dan juga PO yang berada di Pinggir-pingir jalan yang ada di Kota Jambi dengan turun kelokasi PO-PO secara humanis agar pencapaian untuk mengurangi kemacetan dan membuat indah Kota Jambi dapat terlaksana.

“Langkah ini sejalan dengan cita-cita Kementerian Perhubungan untuk mendorong Terminal Alam Barajo menjadi terminal modern berbasis mixed-use, yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat transportasi, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Maulana Dorong Pemanfaatan SPALD Bagi Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sanitasi lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang turun ke tengah masyarakat untuk mensosialisasikan penerapan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur.

Kegiatan yang dipusatkan di RT 10 Kelurahan Kasang pada Senin siang (15/9/2025) tersebut, juga diisi dengan pemaparan teknis mengenai pengelolaan limbah domestik. Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Sutjadiyaka, selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Air Limbah Domestik DPUPR Kota Jambi, yang menjelaskan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara baik dan benar demi menjaga kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Sosialisasi SPALD tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat mendorong warga untuk semakin memahami sekaligus menerapkan pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan melalui sistem SPALD.

Dalam keterangannya kepada awak media, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan bahwa sosialisasi ini memiliki arti penting, terutama di wilayah Kecamatan Jambi Timur dan Kecamatan Pasar, yang saat ini telah memiliki sistem SPALD siap digunakan oleh masyarakat.

“Sistem ini sangat bermanfaat dan merupakan solusi tepat, khususnya bagi kawasan padat penduduk. Dengan SPALD, kita dapat mencegah pencemaran lingkungan, baik terhadap air maupun tanah, sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan nyaman,” ujar Maulana.

Ia menyebut, SPALD yang diterapkan saat ini dirancang untuk mengelola limbah domestik seperti air cucian dan kamar mandi, termasuk kotoran agar tidak mencemari air tanah dan lingkungan sekitar.

“Ini adalah kesempatan karena program IPAL Komunal di Indonesia tidak banyak, kalau kesadaran sudah tinggi pencemaran air dan tanah tentunya bisa kita atur. Karena prosesnya dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berlokasi di Kawasan Sijenjang, selanjutnya dikembalikan ke badan sungai dalam kondisi bersih dan aman,” sebutnya.

Lebih lanjut, Maulana juga ungkapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Kota Jambi dapat melayani 10.300 sambungan yang saat ini baru terpasang 804 sambungan rumah tangga.

“Alhamdulillah saat ini teknologinya telah selesai dan canggih. Melalui sosialisasi ini kami juga mendengar tanggapan masyarakat yang menyambut positif karena pencemaran lingkungan dapat teratasi,” ungkapnya.

Terkait dengan tarif, Maulana menjelaskan saat ini masih dinikmati secara gratis oleh masyarakat, yang kedepan jika telah difungsikan secara maksimal sesuai kuota maka baru akan dikenakan tarif.

“Setelah tersambung semua sesuai kuota baru kita hitung unit cost pembiayaannya dan hitung subsidi ke masyarakat. Namun akan ada perbedaan kelas antara warga kurang mampu dan keluarga mampu, yang jelas ini tidak akan membebani masyarakat,” jelasnya.

Melalui sosialisasi itu juga, Maulana berharap akan lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan SPALD Kota Jambi ini. Karena Pemerintah Kota akan berjuang dari sisi anggaran untuk biaya sambungan dan pemberian subsidi kepada masyarakat yang menggunakan SPALD.

“Lingkungan ini adalah milik kita dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun Kota ini harus kita tata,” pungkasnya.

Sementara itu, Efendi warga RT 05 Kelurahan Tanjung Pinang yang telah memanfaatkan program SPALD ini mengapresiasi dan mengucapkkan rasa terimakasih kepada Pemkot Jambi karena telah menghadirkan sistem pengelolaan limbah ini, sehingga kawasannya terbebas dari aroma-aroma limbah yang tidak sedap.

Hal senada juga diungkapkan salah satu warga RT 07, Kelurahan Tanjung Pinang yang menyebutkan, dengan dipasang nya SPALD ini mereka merasa terbantu. Dengan harapan program ini dapat terus dinikmati oleh masyarakat secara gratis.

“Kami mewakili warga mengucapkan terimaksih atas terlaksananya program IPAL ini, saya sudah melakukan pemasangan dan menikmati dampaknya,” ucapnya mewakili warga Kecamatan Jambi Timur.

Turut hadir dalam acara sosialisasi itu, Kepala Dinas PUPR Momon Sukmana beserta jajaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ardi, Camat Jambi Timur A Syukri Arkam beserta para Lurah, serta FKRT Kota Jambi dan masyarakat sebagai peserta sosialisasi.(*)




Wali Kota Jambi Serahkan Santunan Rp42 Juta untuk Keluarga Tukang Ojek yang Tewas Kecelakaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi menyerahkan santunan kematian sebesar Rp42 juta kepada keluarga almarhum Muhammad Yusuf, seorang tukang ojek warga RT 5 Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, yang meninggal dunia akibat kecelakaan.

Santunan ini merupakan bagian dari program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, bagi pekerja rentan yang dibiayai oleh Pemkot Jambi melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, UMKM dan Koperasi Kota Jambi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, dan Lurah setempat, mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan langsung belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan kepada ahli waris.

“Almarhum Pak Muhammad Yusuf adalah salah satu dari 3.000 pekerja rentan yang sudah ditanggung pembiayaan BPJS Ketenagakerjaannya oleh Pemerintah Kota Jambi,” sebut Maulana.

“Kami hadir di sini untuk bertakziah dan sekaligus menyerahkan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris,” ujar Wali Kota Maulana, Senin (15/9/2025).

Menurut Maulana, santunan ini bertujuan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan mencegah munculnya kemiskinan baru akibat kehilangan tulang punggung keluarga.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga, baik untuk kebutuhan hidup maupun usaha. Jangan sampai musibah ini menimbulkan kemiskinan baru bagi keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan seperti tukang ojek, buruh harian, hingga pedagang kecil, merupakan bagian dari upaya Pemkot Jambi dalam melindungi kelompok masyarakat miskin dan rentan secara berkelanjutan.(*)




Wali Kota Maulana: SPALD Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Pola Hidup Bersih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan layak huni.

Melalui sosialisasi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD), Pemkot ingin mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya sanitasi yang baik demi terwujudnya Kota Jambi Bahagia.

Sosialisasi terbaru digelar di RT 10 Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, dengan menghadirkan warga sebagai peserta aktif.

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi tentang pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan melalui sistem SPALD.

Sistem SPALD yang diterapkan saat ini dirancang untuk mengelola limbah domestik seperti air cucian dan kamar mandi, agar tidak mencemari air tanah dan lingkungan sekitar.

Air limbah tersebut kemudian diproses di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berlokasi di Kawasan Sijenjang, dan selanjutnya dikembalikan ke badan sungai dalam kondisi bersih dan aman.

Dalam jangka panjang, air hasil olahan juga dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan rumah tangga non-konsumsi seperti menyiram bunga, mencuci kendaraan, atau kebutuhan utilitas lainnya.

Hingga saat ini, SPALD di Kota Jambi telah dirancang untuk melayani 10.300 Sambungan Rumah (SR).

Namun, baru sekitar 500 SR yang sudah aktif tersambung.

Oleh karena itu, Pemkot terus melakukan sosialisasi agar partisipasi masyarakat semakin meningkat.

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat SPALD, serta mendorong partisipasi warga dalam merawat jaringan secara mandiri, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengelola limbah rumah tangga dengan lebih bijak.

Salah satu warga RT 07, Kelurahan Tanjung Pinang menyebutkan, dengan dipasang nya SPALD ini mereka merasa terbantu.

“Ya pembuangan jadi lancar, terima kasih pak wali” kata Pendi, warga RT 07.

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, yang hadir memberikan sambutan menyampaikan bahwa, pengelolaan air limbah yang baik merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan kota yang sehat dan berkelanjutan.

“Sistem SPALD ini bukan hanya soal teknologi, tapi soal perubahan pola pikir masyarakat. Dengan mengelola air limbah dengan baik, kita menjaga lingkungan, mencegah pencemaran air tanah, dan tentu mendukung terciptanya Kota Jambi yang lebih bahagia, bersih, dan sehat,” ujar Wali Kota Maulana.

“Kami mengajak masyarakat untuk terlibat aktif, memahami manfaat sistem ini, dan bersama-sama merawat fasilitas yang telah dibangun,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini akan terus dilakukan di berbagai wilayah Kota Jambi sebagai bagian dari program strategis Pemkot dalam mewujudkan sanitasi aman dan pengelolaan air limbah terpadu.(*)




Wali Kota Jambi Salurkan Bantuan BOP ke 6 Masjid, Dorong Peran Aktif Tempat Ibadah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memperkuat program “Kota Jambi Bahagia” khususnya dari aspek spiritual dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Wali Kota Jambi, Maulana, menyalurkan bantuan operasional (BOP) kepada enam masjid yang ada di Kota Jambi.

Pemberian bantuan tersebut didasari dari hasil kunjungan Wali Kota ke berbagai masjid dalam kegiatan keagamaan seperti khutbah Jumat, salat Magrib, dan Subuh berjamaah.

Dari kunjungan tersebut, Wali Kota melihat langsung kondisi pembangunan dan aktivitas masjid.

“Kami memberikan bantuan ini sebagai bentuk dukungan untuk mengaktifkan kembali fungsi masjid sebagai pusat kegiatan spiritual dan sosial. Ini juga bagian dari pembangunan spiritual masyarakat Kota Jambi,” ujar Maulana.

Selain bantuan untuk tempat ibadah, Wali Kota Jambi juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Tiga pelajar terbaik asal Kota Jambi yang akan melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, turut menerima bantuan dari Pemerintah Kota.

Bantuan yang diberikan meliputi dukungan transportasi serta motivasi langsung dari Wali Kota kepada para pelajar dan keluarganya.

“Mereka adalah duta Kota Jambi di luar negeri. Kami harap mereka bisa menjaga nama baik Jambi, belajar dengan sungguh-sungguh, dan setelah lulus nanti bisa kembali untuk membangun kota ini, khususnya dalam aspek pendidikan dan pengembangan SDM,” tambah Maulana.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk mewujudkan masyarakat yang unggul secara spiritual dan intelektual.

Program tersebut juga sejalan dengan visi misi Kota Jambi sebagai kota yang religius, berbudaya, dan berdaya saing.(*)




Konflik Stockpile, Wali Kota Maulana: Tugas Kami Memastikan Suara Warga Sampai ke Pihak Terkait

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menanggapi aksi blokade jalan yang dilakukan ratusan warga Kelurahan Aur Kenali pada Sabtu (13/09/2025), Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM., menyampaikan kepedulian mendalam sekaligus menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Jambi untuk menjadi jembatan dialog antara warga dengan Pemerintah Provinsi Jambi.

Wali Kota Maulana mengapresiasi niat warga yang menyampaikan aspirasi secara terbuka demi mencari solusi atas keresahan mereka terkait aktivitas stockpile batu bara PT SAS. Ia menegaskan, meskipun aspek perizinan dan pengawasan aktivitas tersebut berada di luar kewenangan langsung Pemerintah Kota Jambi, namun Ia dan jajaran tidak akan tinggal diam ketika kenyamanan, ketentraman, dan kesejahteraan masyarakat terganggu.

“Kami mendengar dan merasakan apa yang menjadi keresahan masyarakat di Aur Kenali. Suara mereka adalah suara yang harus kita perhatikan bersama. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Jambi siap memfasilitasi dialog agar tercapai solusi yang terbaik dan berkeadilan bagi warga,” tegas Wali Kota Maulana saat di konfirmasi, Minggu (14/09/2025).

“Meskipun persoalan ini berada di luar kewenangan langsung Pemerintah Kota, namun kami tidak bisa menutup mata terhadap keresahan warga. Tugas kami adalah memastikan suara masyarakat tidak berhenti di jalanan, tetapi sampai kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret menjawab keluhan warga itu, Wali Kota Maulana siap menyediakan Rumah Dinas Wali Kota Jambi sebagai lokasi pertemuan yang netral dan nyaman bagi warga untuk berdialog langsung dengan Gubernur Jambi Al Haris.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Sekda Kota Jambi untuk kita siapkan Rumah Dinas Wali Kota, kita fasilitasi semua pada hari Selasa, 16 September 2025 ini, agar semua bisa bertemu dengan Bapak Gubernur Jambi,” tegas Wali Kota Mualana.

Langkah ini diambil untuk merespons keinginan warga yang menuntut dialog langsung serta menindaklanjuti tanggapan sebelumnya yang telah disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi di lokasi aksi.

Wali Kota berharap, dengan difasilitasinya pertemuan ini, semua pihak dapat duduk bersama dengan kepala dingin untuk mencari jalan keluar terbaik.

“Kita sambut mereka dengan tangan terbuka. Kita dengarkan secara langsung keluhan mereka bersama-sama. Jika terbukti ada kerugian yang ditimbulkan terhadap masyarakat selama PT SAS beraktivitas, kita akan bantu mendorong untuk mencari solusi terbaik agar hak-hak masyarakat dapat dipulihkan,” kata Maulana.

Pemerintah Kota Jambi mengimbau seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban. Dengan adanya kepastian jadwal dan tempat pertemuan ini, diharapkan aktivitas masyarakat di Jalan Lintas Sumatera dapat kembali normal demi kepentingan bersama.(*)




Sekda Jambi Teken Surat Pernyataan, Pembangunan Stockpile PT SAS Dihentikan Sementara

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah aksi demonstrasi dan blokade jalan lintas timur oleh warga RT 3 Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, akhirnya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, H. Sudirman, SH, MH, menandatangani surat pernyataan resmi mewakili Pemerintah Provinsi Jambi.

Surat pernyataan ini disampaikan usai gelombang protes dari warga yang menolak pembangunan stockpile batu bara milik PT Sinas Anugerah Sukses (PT SAS) dan pembangunan jalur hauling (houling) yang berada sangat dekat dengan permukiman padat penduduk di wilayah Aur Kenali, Mendalo Darat, dan sekitarnya.

Dalam surat yang juga turut ditandatangani oleh Sekda Kota Jambi, Drs. H.A. Ridwan, M.Si, terdapat tiga poin utama sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap tuntutan warga:

  1. Menghentikan pembangunan jalur hauling di kawasan padat penduduk di wilayah Aur Kenali, Mendalo Darat, dan sekitarnya secara permanen.

  2. Menghentikan pembangunan stockpile PT SAS dan RMKE di wilayah Aur Kenali dan sekitarnya yang terdampak.

  3. Jika Sekda tidak memiliki kewenangan menutup langsung aktivitas proyek, maka Sekda wajib memfasilitasi pertemuan antara Gubernur Jambi, pihak perusahaan, dan warga pada Selasa, 16 September 2025.

Penandatanganan surat ini dilakukan di hadapan massa aksi yang sebelumnya melakukan penyegelan langsung ke lokasi proyek underpass dan pintu gerbang stockpile PT SAS.

Aksi warga pada Sabtu (11/9) tersebut sempat membuat lalu lintas di Jalan Lintas Timur lumpuh total selama hampir delapan jam.

Warga mengaku telah merasakan dampak langsung dari aktivitas pembangunan, mulai dari kebisingan hingga getaran yang menyebabkan kaca rumah pecah.

Mereka menilai proyek ini tidak ramah lingkungan dan membahayakan keselamatan warga sekitar.

Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan hasil aksi dan isi surat pernyataan tersebut kepada Gubernur Jambi, Al Haris, sebagai bahan tindak lanjut dalam pertemuan resmi pada tanggal 16 September.

“Kami minta semua pihak menahan diri dan menunggu pertemuan selanjutnya. Surat ini sebagai bentuk keseriusan Pemprov dalam menanggapi keresahan warga,” ujar Sudirman.

Sementara itu, Sekda Kota Jambi Ridwan menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi pertemuan antara warga, perusahaan, dan pemerintah kota, sesuai instruksi Wali Kota Jambi.(*)




‘Kami Mau Gubernur!’: Demo Warga Aur Kenali Berujung Penyegelan Proyek

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aksi demonstrasi warga RT 3 Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, memanas saat massa melakukan penyegelan terhadap proyek pembangunan underpass dan stockpile milik PT Sinas Anugerah Sukses (SAS), bagian dari RMKE Group.

Blokade jalan dilakukan warga sejak pukul 09.00 WIB, Sabtu (11/9), tepat di Jalan Lintas Timur Sumatera depan Kantor BWSS VI Sumatera.

Aksi ini membuat lalu lintas lumpuh total hingga sore hari. Warga menuntut agar proyek dihentikan dan dipindahkan dari lingkungan permukiman padat penduduk.

Aksi sempat diwarnai ketegangan ketika Asisten II Setda Provinsi Jambi, Johansyah, datang menemui warga untuk menyampaikan bahwa aspirasi mereka akan diteruskan ke Gubernur Jambi, Al Haris.

Namun massa menolak dan meminta langsung bertemu gubernur.

“Balek, balek! Kami mau Haris langsung!” teriak salah satu warga saat mengusir Johansyah dari lokasi aksi.

Ketegangan semakin memuncak saat Sekda Provinsi Jambi Sudirman dan Sekda Kota Jambi Ridwan turun langsung ke lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

Warga menyampaikan kekesalan terhadap dampak pembangunan underpass dan aktivitas stockpile PT SAS yang disebut telah menyebabkan kerusakan fisik rumah warga, termasuk pecahnya kaca jendela akibat getaran pemancangan.

“Pak, kami minta PT SAS dipindahkan dari Aur Kenali!” kata seorang ibu dengan nada tinggi.

Menanggapi tuntutan tersebut, Sudirman menyatakan bahwa kewenangan berada di tangan Pemkot Jambi, dan bahwa tidak ada izin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi untuk proyek tersebut.

Namun pernyataannya langsung dibantah oleh warga yang menganggap proyek skala besar tidak mungkin berjalan tanpa izin.

Sementara Sekda Kota Jambi, Ridwan menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Jambi tidak dapat hadir dan menawarkan audiensi lanjutan yang direncanakan berlangsung Senin, 15 September 2025, di rumah dinas wali kota.

Massa tetap bersikukuh, dan akhirnya meminta kedua Sekda menandatangani surat pernyataan bermaterai yang berisi tiga tuntutan utama:

  1. Penghentian permanen pembangunan jalur hauling di kawasan padat penduduk Aur Kenali dan sekitarnya.

  2. Penghentian pembangunan stockpile PT SAS dan RMKE di area terdampak.

  3. Fasilitasi pertemuan antara Gubernur, pihak perusahaan, dan warga pada 16 September 2025.

Tak berhenti di situ, warga mengajak kedua pejabat tersebut ikut menyegel lokasi proyek underpass dan pintu gerbang stockpile PT SAS.

Setelah memasang tiga segel di lokasi bersama warga, aksi blokade akhirnya berakhir sekitar pukul 16.45 WIB dan arus lalu lintas kembali normal.

Dikonfirmasi usai penyegelan, Sekda Provinsi Jambi Sudirman mengimbau agar pihak PT SAS tidak membuka segel sebelum ada keputusan resmi dari pertemuan dengan Gubernur dan Wali Kota.

“Sebaiknya jangan dibuka dulu. Kalau dibuka, berarti berhadapan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.(*)




Wali Kota Maulana Tinjau Fasilitas Publik di Terminal Tipe A – Alam Barajo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya mendukung terwujudnya sarana dan prasarana memadai pada layanan fasilitas publik, Wali Kota Jambi Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, melakukan tinjauan ke sejumlah fasilitas umum di Terminal Tipe A – Alam Barajo BPTD Kelas II Jambi, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, pada Sabtu pagi (13/9/2025).

Dalam tinjauannya ini, Wali Kota Maulana didampingi langsung Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr. Benny Nurdin Yusuf, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi Saleh Ridha, Camat Alam Barajo Iper Riyansuni beserta jajaran, serta Forum Ketua RT (FKRT) Kecamatan Alam Barajo.

Dalam tinjauan lapangan itu, Wali Kota Maulana bersama rombongan terlihat berjalan menelusuri satu persatu fasilitas publik. Seperti Tempat Ibadah, Taman, Kamar Mandi hingga Tempat pembuangan sampah, yang sebagiannya sedang dalam tahap revitalisasi pembangunan guna lebih memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat, khususnya bagi pengguna layanan trasportasi umum yang akan melakukan perjalanan antar daerah.

Usai peninjauan tersebut, kepada awak media, Wali Kota Maulana menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota akan terus berupaya agar Terminal Alam barajo dapat berfungsi secara maksimal dan benar-benar menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Jambi, khususnya bagi kota Jambi

“Nanti kita akan arahkan semua akses transportasi darat masuk ke sini agar tidak ada lagi Perusahaan Otobus (PO) yang berada di pinggir-pinggir jalan, sehingga menimbulkan kemacetan,” ujarnya.

Dalam mendukung secara langsung kawasan Terminal Tipe A -Alam Barajo ini, Pemerintah Kota Jambi juga akan menghibahkan sejumlah lahan yang ada dikawasan tersebut agar dapat berfungsi lebih maksimal.

“Insya Allah kami Pemerintah Kota juga akan mendukung dengan memberikan hibah tanah yang ada dibagian belakang untuk supaya Terminal ini betul-betul berfungsi maksimal menjadi pusat bertemunya sarana transportasi yang dari antar daerah Provinsi dengan yang di dalam Kota,” tutur Maulana.

“Nanti juga ada Bus Listrik yang sama-sama kita tau sudah beroperasi di Kota Jambi untuk mengkoneksikan semua koridor-koridor di masyarakat,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, dirinya turut mengapresiasi Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, yang selama kepemimpinannya Terminal Alam Barajo mempunyai progres yang baik, tidak hanya dari pemberian fasilitas. Namun juga berhasil dalam mengatur PO PO yang ada di Jambi.

“Alhamdulillah di tangan Pak Benny progresnya sangat baik, saya cek musholanya sudah sangat layak kemudian tempat-tempat seperti kantinnya, begitupun PO kita lihat sudah mulai memadati Terminal Alam Barajo ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, dengan berfungsinya secara maksimal Terminal Tipe A ini, Maulana menjelaskan tentunya turut berdampak terhadap perekonomian, khususnya pada bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Di sisi lain, selain memberikan kenyamanan terhadap masyarakat, dengan fasilitas yang baik tentunya UMKM dapat tumbuh karena banyak pengunjung yang transit yang datang maupun yang mau naik, sehingga itu bisa menjadi aspek pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

“Jika sudah nyaman dan bersih nanti bersama Dinas Perhubungan Provinsi dan kami Perhubungan Kota akan bekerja sama untuk mengajak semua PO bergabung di sini, sehingga tidak ada lagi mobil-mobil besar yang berada di dalam kota mengganggu lalu lintas dan mengganggu keindahan Kota,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Benny menekankan komitmennya dalam mengoptimalkan fungsi Terminal yang tidak hanya menjadi tempat perpindahan orang maupun barang. Tetapi juga sebagai pusat ekonomi seperti apa yang dikatakan oleh Wali Kota Maulana.

“Kolaborasi yang ditunjukkan Bapak Wali Kota ini menambah nilai positif tentunya karena sejalan dwngan tujuan kami untuk lebih mengoptimalkan lagi fungsi Terminal Alam Barajo ini,” tekannya.

“Kedepan Terminal ini akan berkonsep modern terintegrasi dengan konsep Mixed-Use atau kawasan serbaguna. Jadi lahan-lahan yang sudah diserahkan kepada kami akan kami desain kembali untuk dimanfaatkan seperti tempat olahraga, sehingga sopir atau kondektur yang menginap di sini itu bisa juga berolahraga untuk tetap menjaga kebugaran,” lanjutnya.

Dia mengungkapkan, sebagai tindak lanjut pengoptimalan kawasan Terminal Tipe A ini, ditahun depan akan dilakukan revitalisasi untuk dilakukan pengembangan yang telah masuk kedalam rencana strategis Kementerian Perhubungan.

“Mudah-mudahan paling lambat 2026 itu sudah bisa mendapatkan prioritas, sehingga Terminal Alam Barajo ini bisa dilakukan pengembangan sebagai Terminal modern terintegrasi dengan konsep Mixed -Use,” tutupnya.(*)




Maulana : IPAL Komunal Upaya Nyata Pemerintah Kota Dalam Menjaga Kualitas Lingkungan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, melakukan tinjauan langsung ke lokasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Sijenjang di Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Sabtu (13/9/2025).

Didampingi jajaran Pejabat terkait di IPAL Komunal Sijenjang, Camat Jambi Timur A Syukri, Wali Kota Maulana melihat secara langsung setiap proses pengolahan limbah domestik mulai dari aliran limbah masuk, baik melalui jalur pengangkutan hingga sistem gravitasi pemompaan dari kawasan Jambi Timur, Pasar, Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan bahwa IPAL Komunal ini merupakan upaya nyata Pemerintah Kota dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya air tanah, agar terhindar dari pencemaran limbah domestik termasuk limbah dari masing-masing orang seperti Ecoli dan lain-lain.

“Kami bersyukur dengan teknologi canggih yang dimiliki di IPAL Kota Jambi ini, sehingga semua limbah domestik dari rumah warga akan dikumpulkan dan diolah di sini dan berdampak aman bagi lingkungan,” ujarnya.

Kedepan, kata Maulana, akan lebih agresif dalam menyuarakan atau mensosialisasikan terkait dengan kesehatan lingkungan kepada masyarakat Kota Jambi, terutama di kawasan-kawasan padat penduduk.

“Karena ini bagian dari proses menjaga lingkungan kita. Oleh karena itu, pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan IPAL Komunal ini agar limbah rumah tangga dapat dialirkan melalui jaringan pipa IPAL,” katanya.

Lebih lanjut, dengan hadirnya IPAL Komunal ini, Wali Kota Maulana turut mengimbau masyarakat dikawasan Kecamatan Jambi Timur dan Pasar khususnya, agar dapat segera menyambungkan limbah domestiknya ke IPAL Komunal Sijenjang milik Kota Jambi ini.

“Sehingga air tanah yang ada di wilayahnya tidak tercemar dan pengelolaan di tingkat rumah tangga menjadi lebih gampang. Dan pengelolaannya langsung di kelola oleh tenaga profesional yang ada di sini,” imbaunya.

“Ini adalah teknologi canggih yang harus manfaatkan dan kita sosialisasikan sehingga masyarakat bisa memanfaatkan ini, sehingga kita dapat menjaga lingkungan kota Jambi, karena ini adalah titipan untuk anak cucu kita kedepan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Keberadaan IPAL Komunal Sijenjang di Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur ini tidak hanya menjaga dari aspek kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pada bidang kesehatan untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia.(*)