Kecelakaan Angkutan Batu Bara Terus Terjadi, Ketua DPRD Jambi Minta Penertiban Tegas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rentetan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut batu bara kembali terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah insiden tercatat terjadi di berbagai lokasi, mulai dari kawasan Jembatan Aur Duri II di Kota Jambi, wilayah Koto Boyo di Kabupaten Batanghari, hingga kejadian terbaru di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berada di ruas Jalan Lintas Timur Sumatra.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan yang terus berulang dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian angkutan batu bara yang kembali menimbulkan korban dan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Hafiz Fattah.

Ia menegaskan bahwa setiap kejadian kecelakaan yang melibatkan angkutan batu bara tidak boleh dianggap sebagai hal biasa karena menyangkut keselamatan masyarakat serta hak pengguna jalan.

Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama dalam aktivitas transportasi, terutama yang berkaitan dengan angkutan tambang.

Hafiz juga mengecam keras apabila ada angkutan batu bara yang beroperasi dengan cara yang membahayakan masyarakat dan pengguna jalan umum.

“Peristiwa seperti ini tidak boleh dianggap biasa. Ini menyangkut nyawa, rasa aman, serta hak masyarakat untuk menggunakan jalan dengan aman,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa aturan mengenai pengangkutan batu bara telah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 1 Tahun 2015 yang pada prinsipnya mewajibkan pengangkutan batu bara menggunakan jalan khusus.

Sementara penggunaan jalan umum hanya diperbolehkan secara terbatas dan harus berdasarkan dispensasi yang sah sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, ia menegaskan bahwa setiap angkutan batu bara yang melanggar aturan, tidak memenuhi standar keselamatan, atau membahayakan masyarakat harus ditertibkan secara tegas oleh pihak terkait.

Di sisi lain, Hafiz juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang.

Menurutnya, DPRD akan terus mengawal agar keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam kebijakan terkait operasional angkutan batu bara di Provinsi Jambi.

“Kami DPRD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Kami akan terus mengawal agar keselamatan publik benar-benar ditempatkan di atas kepentingan operasional angkutan,” pungkasnya.(*)




DPRD Provinsi Jambi Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi Jelang Idul Fitri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi bersama jajaran sekretariat DPRD, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pimpinan, anggota dewan, serta pegawai sekretariat di lingkungan DPRD Provinsi Jambi.

Acara itu turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah bersama Wakil Ketua DPRD Ivan Wirata, serta sejumlah anggota dewan lainnya seperti Achmad Sarwani, Rendra Ramadhan Usman, Amrizal, Yudi Hariyanto, dan Mustaharuddin.

Dalam sambutannya, Hafiz Fattah menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan saat ini sudah memasuki penghujung, dan umat Muslim hanya tinggal menghitung hari untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Tidak terasa puasa sudah berjalan sekitar 23 hari. Dalam waktu dekat kita akan menyambut Idul Fitri. Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi, kami menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh masyarakat diberikan kesehatan dan kelancaran hingga tiba momentum Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, Hafiz Fattah turut menyampaikan pesan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati selama di perjalanan.

“Kami juga menitipkan salam kepada saudara-saudara yang akan pulang ke daerah masing-masing. Kami mengimbau agar tetap berhati-hati selama perjalanan mudik,” katanya.

Menurutnya, dinamika dan perbedaan pendapat merupakan hal yang biasa terjadi dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, terutama saat proses pembahasan kebijakan di ruang rapat.

Namun ia menegaskan bahwa perbedaan tersebut merupakan bagian dari pekerjaan dan tidak mengurangi rasa kebersamaan maupun kekeluargaan di antara sesama anggota DPRD.

“Kita semua ini seperti keluarga. Dalam menjalankan tugas tentu ada perbedaan pendapat, bahkan perdebatan di ruang rapat. Namun semua itu sebatas dinamika pekerjaan,” jelasnya.

Pada momen Idul Fitri mendatang, Hafiz Fattah juga mengundang rekan kerja, kolega, serta masyarakat untuk bersilaturahmi melalui kegiatan open house yang akan digelar di rumah dinasnya.

Ia menyampaikan bahwa open house akan dilaksanakan pada hari pertama Idul Fitri, sementara pada hari berikutnya ia berencana mengunjungi keluarga di beberapa daerah di Provinsi Jambi.(*)




Banmus dan Banggar DPRD Jambi Studi Pengelolaan Audit ke Inspektorat DKI Jakarta

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi yang tergabung dalam Badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (Banggar) melakukan kunjungan kerja ke Inspektorat Provinsi DKI Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Faisal Riza dan Samsul Ridwan. Kedatangan rombongan diterima oleh pejabat Inspektorat DKI Jakarta, Andi Wibowo yang sebelumnya pernah berkarier di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi terbuka yang membahas berbagai aspek tata kelola pengawasan pemerintahan daerah.

Beberapa topik yang dibahas antara lain standar pengelolaan audit internal, mekanisme penyelesaian temuan secara administratif, serta pola koordinasi antara inspektorat, DPRD, dan sekretariat dewan.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Wibowo menekankan pentingnya peran aktif inspektorat sejak awal proses penganggaran, termasuk keterlibatan dalam rapat-rapat Badan Anggaran.

Menurutnya, inspektorat tidak seharusnya hanya terlibat ketika muncul permasalahan, melainkan perlu hadir sejak tahap perencanaan sebagai bentuk pencegahan.

Salah satu anggota DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara, menyampaikan bahwa banyak hal yang dipelajari dari sistem koordinasi pengawasan yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ada banyak hal yang kami pelajari hari ini. Salah satunya bagaimana Inspektorat DKI menempatkan diri sebagai mitra aktif DPRD, hadir dalam rapat Banggar, rutin berkoordinasi, dan proaktif mengingatkan sebelum muncul persoalan,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan tersebut mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih sehat dan transparan.

Selain itu, rombongan DPRD Jambi juga mempelajari berbagai prosedur standar yang diterapkan dalam proses audit, mulai dari klasifikasi temuan, mekanisme penyelesaian yang terstruktur, hingga batas kewenangan masing-masing lembaga dalam menangani persoalan administratif.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penguatan koordinasi kelembagaan di Provinsi Jambi, terutama dalam membangun hubungan kerja yang lebih sistematis antara DPRD, Sekretariat DPRD, dan Inspektorat Provinsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi, di antaranya Fauzi Ansori, Eka Marlina, Hapis Hasbiallah, Rucita, Rendra Ramadhan, dan Maya Siregar.(*)