Pemerintah dan DPRD Kota Jambi Kompak Kawal Arah Pembangunan Lewat APBD-P 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Jambi Tahun Anggaran 2025, Sabtu (14/6/2025).

Dilangsungkan di Ruang Rapat A DPRD Kota Jambi, penandatanganan dilakukan langsung antara Wali Kota Jambi Dokter Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha bersama Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly dan para unsur Pimpinan DPRD, Wakil Ketua I M Yasir, Wakil Ketua II Jefrizen dan Wakil Ketua III Naim.

Dalam penyampaiannya, Wali Kota Jambi Maulana, menegaskan bahwa salah satu prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah adalah dengan mendorong pengembangan UMKM dan sektor ekonomi kreatif. Hal ini sejalan dengan langkah strategis Pemerintah Kota Jambi yang saat ini tengah merevitalisasi berbagai titik atau pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Salah satunya adalah kawasan Kota Tua Pasar Jambi. Di wilayah ini, kami terus menggelar berbagai kegiatan untuk membangkitkan kembali geliat perekonomian, dengan mengusung perpaduan antara konsep tradisional dan modern. Salah satu contohnya adalah pelaksanaan Festival Tumpah Ruah, yang menjadi brand sekaligus motor penggerak dalam menghidupkan kembali kawasan Kota Tua kita,” ujar Wali Kota Maulana.

“Kegiatan lainnya, secara rutin festival Sungai Asam yang akan digelar setiap minggu pertama awal bulan, yang akan dimulai bulan Juli ini dengan menampilkan tema-tema bernuansa kultur budaya. Dan malam ini juga ada penampilan dari masing-masing Kecamatan di kota Jambi,” sambungnya.

Pusat ekonomi baru lainnya yang telah dipersiapkan Pemkot Jambi, yakni Taman Remaja yang akan disiapkan menjadi alun-alun dan kawasan Talang Banjar yang baru saja ditertibkan dari pedagang kaki lima akan dijadikan Pedestrian, sehingga menjadi tempat wisata dan ekonomi baru, khususnya untuk wilayah Jambi Timur, Jambi Selatan dan Paal Merah.

Dirinya menyebut, PPD (Perencanaan Pembangunan Daerah) kota Jambi tahun ini mengalami kenaikan menjadi 1,94 triliun yang didapat dari sektor PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui opsen pajak dan lainnya.

“Mari bersama-sama kita mengawal penyusunan APBD-P ini untuk pembangunan di berbagai sektor, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan untuk menumbuhkan ekonomi kreatif, sesuai dengan tema pembangunan tahun ini,” sebutnya.

Terkait optimalisasi aset daerah yang berpotensi produktif, Wali Kota Jambi, Maulana, menyatakan komitmennya untuk mendorong pengelolaannya melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pengelolaan ini akan tetap mempertahankan konsep yang ada dengan mengedepankan perpaduan nilai tradisional dan sentuhan modern, sehingga tidak menghilangkan nilai historis yang melekat, sekaligus secara bertahap mampu mempercantik dan mengubah wajah Kota Jambi menjadi lebih menarik dan bernilai ekonomi.

“Kita telah melaksanakan seleksi terbuka untuk jabatan Direktur Siginjai Sakti dan dalam waktu dekat akan segera dilantik. Direktur baru ini akan kami tantang untuk mengelola aset-aset milik daerah yang selama ini belum produktif. Ini adalah bagian dari langkah akseleratif yang harus segera dilakukan. Harapannya, tahun depan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita bisa meningkat melalui pengelolaan aset-aset yang selama ini terbengkalai,” jelas Wali Kota Maulana.

Terkait optimalisasi pendapatan daerah dari sektor perparkiran sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota telah mulai menerapkan sistem pembayaran digital melalui QRIS dengan skema bagi hasil: 40% untuk Pemerintah dan 60% untuk Juru Parkir.

“Skema ini masih terus berjalan bersama bank mitra Pemerintah Kota, sambil menunggu hasil konsultasi resmi dari BPK. Kami memang memprioritaskan kesejahteraan para Juru Parkir, karena bagi mereka, penghasilan dari sektor ini adalah sumber utama nafkah. Selain itu, kami juga telah menyiapkan fasilitas perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk para Juru Parkir,” jelas Wali Kota Maulana.

Wali Kota Jambi, Maulana, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Anggaran Pemerintah Kota Jambi serta Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Jambi atas kerja keras dan kolaborasi yang telah terjalin. Ia menilai, banyaknya rekomendasi konstruktif yang disampaikan merupakan bentuk perhatian dan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang lebih tepat sasaran. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam mengawal pembangunan ke depan.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk memastikan program dan anggaran kita berjalan lebih terarah. Banyaknya masukan dan rekomendasi harus kita sikapi bersama dengan semangat kolaboratif. Jika kita kompak, maka pembangunan daerah untuk kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah terwujud,” pungkas Maulana.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha turut pula menyampaikan pandangan terkait dengan pengoptimalan asset-asset daerah yang mempunyai potensi untuk dilakukan kerja sama

“Tumpah Ruah adalah salah satunya, kawasan dan asset yang lama tidak terpakai kita optimalkan, sehingga dampaknya juga bagi perekonomian. Dan juga telah dipersiapkan sebagai wadah kreativitas anak-anak muda melalui salah satu Program Kota Jambi Bahagia, yaitu Ruang Milenial (RUMEL),” ujar Diza.

“Alhamdulillah nya setelah kegiatan tersebut pengelolaan nya banyak teman-teman swasta yang membuat kegiatan-kegiatan. Kami hanya mendorong agar asset kota ini bisa dioptimalkan pemanfaatannya bagi PAD dan tentunya meningkatkan perekonomian,” singkatnya.

Pada kesempatan tersebut, juga digelar Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Anggaran DPRD Kota Jambi terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Jambi Tahun Anggaran 2025.

Laporan hasil kerja tersebut secara langsung disampaikan oleh Sekretaris Dewan, Noviarman, kepada pimpinan dan anggota dewan dalam sidang paripurna.

Turut hadir para paripurna itu, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Jambi.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Dukung Penertiban PKL di Talang Banjar, Ini Alasannya

Jambi, sepucukjambi.id – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly (KFA), menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Talang Banjar.

Penertiban ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi kawasan tersebut sebagai ruang publik yang tertib dan bebas dari aktivitas jual beli liar.

Kemas Faried Alfarelly bahkan turun langsung ke lokasi saat penertiban berlangsung pada Selasa (10/6).

Ia menegaskan bahwa jalan di kawasan Talang Banjar bukan tempat berjualan, dan semua pihak harus mendukung upaya penataan kota.

“Tidak boleh ada aktivitas jual beli di sepanjang jalan kawasan Talang Banjar ini,” tegas Faried kepada awak media.

Dalam keterangannya, Faried mengapresiasi langkah para petugas yang menjalankan tugas penertiban dengan pendekatan humanis, tanpa tindakan yang arogan.

Ia menyebut proses penertiban berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Tak hanya menertibkan, Pemkot Jambi juga menyediakan solusi alternatif tempat berjualan bagi PKL yang terdampak.

Para pedagang diberikan dua opsi lokasi, yakni Pasar Angso Duo Baru dan area dalam Pasar Talang Banjar.

“Penertiban ini bukan hanya soal menggusur, tapi juga memberikan alternatif yang lebih tertata untuk para pedagang,” jelas Faried.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan penataan kawasan kota Jambi yang bersih, aman, dan nyaman bagi semua warga.(*)




PKL Pasar Talang Banjar Ditertibkan, Syofni Herawati: Lakukan dengan Pendekatan Kemanusiaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota DPRD Kota Jambi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syofni Herawati, meminta agar proses penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar talang Banjar, Kota Jambi dilakukan dengan pendekatan yang lebih humanis dan persuasif.

Di mana, esok Selasa 10 Juni 2025, ratusan PKL di kawasan Pasar Talang Banjar bakal ditertibkan.

Sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Jambi yang membidangi hukum dan pemerintahan, Syofni menekankan bahwa penertiban harus dilakukan dengan cara pendekatan kemanusiaan, bukan semata tindakan represif.

“PKL adalah bagian dari masyarakat kecil yang sedang mencari nafkah. Maka, dalam penertiban harus tetap mengedepankan aspek kemanusiaan,” ujar Syofni Herawati, Senin (9/6).

Ia menyadari pentingnya ketertiban dan keindahan kota, namun juga menegaskan bahwa pemerintah harus memberikan solusi alternatif bagi para PKL agar tetap bisa berjualan tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Kita tidak menolak penertiban, tetapi pendekatannya harus dilakukan secara dialogis, jangan sampai masyarakat merasa terintimidasi,” tambahnya.

Syofni juga ingin memastikan bahwa, mereka para PKL yang ditertibkan mendapatkan tempat relokasi yang layak dan strategis.

Penertiban PKL secara humanis menjadi perhatian penting bagi DPRD, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit pasca pandemi.

Sinergi antara pemerintah dan aparat harus diarahkan untuk menjaga ketertiban, tanpa mengabaikan hak para pedagang kecil.(*)




Usai Dugaan Malpraktik, DPRD Kota Jambi Desak Evaluasi RS Erni Medika

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan kasus malpraktik yang menimpa almarhum M Bayu Prasetyo di RS Erni Medika berbuntut panjang.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi memanggil manajemen rumah sakit tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tertutup yang digelar pada Kamis, 5 Juni 2025 lalu.

Rapat ini turut dihadiri oleh kuasa hukum keluarga korban dari Lembaga Bantuan Hukum Aliansi Peduli Bangsa (LBH APB) dan Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Jambi.

Tengku Ardiansyah, kuasa hukum keluarga korban dari LBH APB KAI Jambi, menegaskan pihaknya telah melaporkan dugaan unsur pidana ke Polda Jambi.

“Kami berharap DPRD Kota Jambi melakukan monitoring dan investigasi terhadap RS Erni Medika agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Meski sudah menempuh jalur hukum, pihak keluarga masih membuka ruang komunikasi dengan pihak rumah sakit untuk mencari penyelesaian secara damai.

Fakta mengejutkan diungkapkan oleh Ketua BPRS Provinsi Jambi, dr R Deden Sucahyana.

Ia menyebut bahwa hingga saat ini RS Erni Medika belum memiliki akreditasi resmi, meskipun sudah beroperasi sejak 2015.

“Proses akreditasi masih berjalan. Kami dari BPRS bersifat pembinaan dan pengawasan, bukan regulator. Namun kami mendorong agar akreditasi segera diselesaikan,” jelasnya.

Ia juga menyatakan bahwa RS masih diperbolehkan beroperasi selama proses akreditasi berlangsung.

Sejak menjabat pada September 2024, sudah ada dua laporan yang masuk ke BPRS terkait rumah sakit ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, Naim, menilai perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional, ketersediaan tenaga medis, serta kualitas pelayanan rumah sakit tersebut.

“Dinas Kesehatan dan BPRS harus segera meninjau ulang operasional RS Erni Medika. Kami juga menerima informasi bahwa izin operasional RS ini akan habis pada Juni 2025,” jelasnya.

Naim menambahkan bahwa berdasarkan informasi dari pihak RS, proses akreditasi baru akan rampung dalam enam bulan ke depan.

Ia juga menyebutkan bahwa RS Erni Medika dulunya merupakan klinik yang mendapat kelonggaran operasional selama pandemi COVID-19.

Informasi yang didapat menyebutkan, bahwa RS Erni Medika telah beroperasi selama hampir satu dekade namun belum juga memenuhi kewajiban akreditasi sebagaimana diatur dalam regulasi rumah sakit.

Desakan agar Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Kesehatan mengambil langkah tegas semakin menguat.

Masyarakat dan pemerhati kesehatan mendorong penutupan sementara rumah sakit bila terbukti tidak memenuhi standar pelayanan kesehatan minimal.(*)




Spirit Kurban dan Kebersamaan Warnai Kiprah Politik Syofni Herawati

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Idul Adha 1446 Hijriah menjadi momen penuh makna bagi politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syofni Herawati.

Anggota DPRD Kota Jambi dari Dapil Kota Baru ini bersyukur dapat menunaikan ibadah kurban dengan menyembelih sapi.

Prosesi penyembelihan hewan kurban berlangsung di halaman Kantor DPW PKB Provinsi Jambi, Telanaipura, pada Sabtu (7/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting PKB, pengurus DPW PKB, serta para simpatisan dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi.

Kami bersyukur, pada Idul Adha tahun ini, bisa kembali berkurban. Ini bentuk komitmen kami dalam meneladani nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian sosial, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam,” ujar Syofni Herawati di sela kegiatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jambi, serta sejumlah tokoh senior seperti KH Yahya, Syarif Gamal, dan lainnya. Suasana kekeluargaan sangat terasa saat proses penyembelihan dan pembagian daging kurban dilakukan.

Beberapa peserta kurban tercatat merupakan tokoh penting dan juga almarhum yang masih dikenang kontribusinya, seperti Alm Rauf Ibrahim, Alm KH Najmi Qodir, Alm Hasip Kalimuddin Syam, Achmad Syafruddin, Alm Madjid Muaz, Sofyan Ali, KH Ahya Kadir, KH Abdullah Sani, Syarif Gamal  Tadjuddin Hasan, Syafaruddin Arbain, Arfah Hap, Ahmad Arifin, idham Kholid, Bahsin, Rusdan AR, Anasrullah, Muhammad Sodik, Elpisina, Juanda dan Syofni Herawati sendiri.

Selain sebagai peserta kurban, Syofni Herawati juga berperan aktif dalam kepengurusan PKB, yakni sebagai Bendahara Umum DPW PKB Provinsi Jambi.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPW PKB Jambi Elpisina, dan Sekretaris Umum Juanda.

Semoga semangat berkurban ini menjadi bagian dari ikhtiar kami membangun ukhuwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Jambi,” tambah Syofni.

Kegiatan kurban ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh jajaran pengurus dan simpatisan PKB, yang turut menjaga semangat gotong royong dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan berpolitik dan bermasyarakat.(*)




KUA-PPAS Perubahan Disampaikan, Pemkot Jambi Proyeksikan PAD Naik 7,81 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljozha, S.E., M.A., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi dalam agenda Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025, Kamis (5/6/2025).

Rapat yang digelar di Ruang A DPRD Kota Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kemas Faried Alfarelly, didampingi unsur pimpinan dewan lainnya: M. Yasir, Jefrizen, dan Naim. Turut hadir pula Sekda Kota Jambi A. Ridwan dan jajaran TAPD Kota Jambi.

Dikesempatan itu, sejumlah agenda lain juga dilakukan dalam rapat tersebut, seperti Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Kota Jambi Tahun 2025-2029 antara Pemerintah Kota Jambi dengan DPRD Kota Jambi, serta mendengarkan penyampaian Laporan Hasil Reses I DPRD kota Jambi Tahun Anggaran 2025.

Dalam penyampaiannya, Wakil Wali Kota Diza menyampaikan Rencana Perubahan Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2025. Dimana, Pendapatan Daerah secara total diproyeksikan mencapai 1 Triliun 931 Milyar 624 Juta 300 Ribu 48 Rupiah atau mengalami kenaikan sebesar 39 Milyar 574 Juta 101 Ribu 48 Rupiah, jika dibandingkan dengan pendapatan daerah pada APBD Tahun Anggaran 2025 yang sebesar 1 Triliun 892 Miliar 50 Juta 199 Ribu Rupiah.

“Sementara itu, untuk Rencana Belanja pada Perubahan Tahun 2025 ini adalah sebesar 1 Triliun 944 Milyar 207 Juta 74 Ribu 265 Rupiah mengalami peningkatan sebesar 2 Milyar 156 Juta 875 Ribu 265 Rupiah atau naik sebesar 0,11% dibandingkan dengan Belanja Daerah pada tahun 2025 yang sebesar 1 Triliun 942 Milyar 50 Juta 199 Ribu Rupiah,” ujar Diza.

Pada Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar 602 Milyar 432 Juta 428 Ribu 48 Rupiah, naik sebesar 43 Milyar 652 Juta 682 Ribu 48 Rupiah atau sebesar 7,81% dibanding dengan target PAD pada APBD Tahun 2025 yang sebesar 558 Milyar 779 Juta 746 Ribu.

Sementara itu, Pendapatan Transfer diproyeksikan sebesar 1 Trilyun 329 Milyar 191 Juta 872 Ribu Rupiah menurun sebesar 4 Milyar 78 Juta 581 Ribu Rupiah.

Diza juga menyebut, dalam Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2025 Pembiayaan Daerah terdiri dari Penerimaan Pembiayaan sebesar 12 Milyar 582 Juta 774 Ribu 217 Rupiah yang bersumber dari sisa lebih Perhitungan Anggaran Tahun sebelumnya (SILPA) mengalami penurunan sebesar 37 Milyar 417 Juta 225 Ribu 783 Rupiah dibandingkan dengan SILPA yang diproyeksikan pada APBD Tahun 2025 yang sebesar 50 Miliar.

Sedangkan terkait dengan Rancangan Awal RPJMD Kota Jambi Tahun 2025-2029, Wawako Diza menjelaskan merupakan dokumen perencanaan strategis pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan, yang disusun berdasarkan Visi dan Misi dengan tetap mengacu pada dokumen perencanaan jangka panjang, serta memperhatikan arah kebijakan Nasional dan Provinsi.

Wawako juga mengapresiasi kerja sama, dukungan, serta masukan yang konstruktif selama proses penyusunan dan pembahasan Rancangan Awal RPJMD itu.

“Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan yang disusun secara partisipatif, responsif terhadap isu strategis daerah, serta tetap menjaga kesinambungan pembangunan, dengan mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” pungkas Wawako Diza.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Jambi akan segera melakukan konsultasi dengan Gubernur Jambi serta menggelar Musrenbang RPJMD, guna menyempurnakan dokumen lengkap RPJMD yang akan menjadi pedoman pembangunan Kota Jambi selama lima tahun ke depan.(*)




Dukung Start-up dan UMKM, Ketua DPRD Kota Jambi Terima Penghargaan dari HIPMI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menerima HIPMI Award dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) XII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Jambi yang digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Rabu (4/6/2025).

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas peran aktifnya dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan wirausaha muda di Jambi.

Dalam sambutannya, Kemas Faried menyampaikan bahwa dukungan terhadap pelaku usaha muda harus menjadi prioritas, mengingat mereka merupakan pilar penting pertumbuhan ekonomi daerah.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh anggota DPRD Kota Jambi. Kami berkomitmen mendorong pengembangan UMKM dan start-up, khususnya yang digerakkan anak-anak muda,” ungkapnya.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, M. Khadafi, dan disaksikan oleh berbagai tokoh penting dari legislatif, eksekutif, yudikatif, serta unsur TNI dan Polri.

Selain Kemas Faried, HIPMI Award 2025 juga diberikan kepada sejumlah tokoh lainnya, antara lain Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kepala Kejaksaan Tinggi, Ketua Pengadilan Tinggi, Kapolda, Danrem, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.

Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam pidatonya menekankan pentingnya regenerasi organisasi dan kolaborasi strategis antara pengusaha muda dan pemerintah.

“HIPMI harus menjadi jembatan antara semangat wirausaha generasi muda dan arah kebijakan pemerintah. Kita bukan hanya pelaku usaha, tapi juga mitra pembangunan daerah,” ujarnya.

Hal ini senada dengan pernyataan Ketua Umum BPP HIPMI, yang menilai Musda sebagai momentum untuk penguatan organisasi dan konsolidasi nasional HIPMI.

Wali Kota Jambi, Dr dr Maulana, juga turut hadir dan menyampaikan bahwa Kota Jambi akan terus mendukung dunia usaha, terutama sektor jasa dan perdagangan yang menjadi tulang punggung perekonomian kota.

“Kami memang tidak punya sumber daya alam, tapi kami punya sumber daya manusia, stabilitas, dan kemudahan perizinan. Itulah kekuatan utama Kota Jambi,” jelas Maulana. Ia bahkan menegaskan siap memberikan “karpet merah” bagi investor yang ingin masuk ke Jambi.

Musda HIPMI XII Provinsi Jambi 2025 diharapkan menjadi momentum baru untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan daerah.

Selain itu, Musda ini juga mempererat sinergi lintas sektor demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(*)




Syofni Herawati: Kafe dan Hiburan Boleh, Tapi Jangan Lupakan Budaya Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Meningkatnya jumlah kafe dan tempat hiburan di Kota Jambi mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kota Jambi, Syofni Herawati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia menegaskan, meski keberadaan usaha tersebut bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pelaku usaha tetap harus menghormati nilai-nilai budaya dan adat Jambi.

“Kami tidak dalam posisi menolak investasi. Semakin banyak usaha, tentu semakin baik untuk ekonomi daerah, termasuk meningkatkan PAD. Tapi ini bukan hanya soal legalitas. Ada budaya lokal yang harus kita jaga dan lestarikan,” ujar Syofni Herawati, Senin (2/6/2025).

Ia menyoroti fenomena maraknya tempat hiburan malam dan aktivitas yang dianggap tidak sejalan dengan norma serta adat istiadat masyarakat Jambi.

Menurutnya, pembangunan ekonomi dan pelestarian budaya harus berjalan seiring.

“Tempat usaha hiburan jangan sampai menggerus kearifan lokal. Jangan semena-mena. Kita punya adat Jambi yang perlu dihormati, termasuk dalam kegiatan yang bersifat hiburan seperti helen dan lainnya,” tambahnya.

Syofni berharap pemerintah daerah, melalui dinas terkait, dapat melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap usaha hiburan, agar tetap berada dalam koridor aturan dan norma budaya yang berlaku di masyarakat.

“Saya tidak ingin budaya kita hilang di tengah geliat pembangunan. Mari berinvestasi dengan tetap menjaga nilai lokal,” tutupnya.(*)




Kemas Faried Alfarelly: Momen HUT Jadi Peluang Tarik Investor ke Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah menjadi momentum strategis untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan daerah.

Menurut Kemas Faried, perayaan tahun ini sangat istimewa karena dihadiri berbagai tamu penting, tidak hanya dari dalam daerah dan provinsi, tetapi juga dari luar provinsi hingga perwakilan luar negeri.

“Ada tamu dari Singapura dan organisasi internasional yang hadir. Ini peluang besar untuk memperkenalkan Kota Jambi ke kancah global serta menarik minat investasi baru,” ujar Kemas Faried, Selasa (27/5/2025).

Ia menambahkan, kehadiran tamu dari mancanegara memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Jambi.

Hal ini diyakini dapat menjadi pintu masuk investasi yang lebih luas di berbagai sektor strategis.

“Kami berharap momentum ini membuka mata dunia bahwa Kota Jambi memiliki potensi besar dan siap berkembang. Investasi yang masuk akan berdampak langsung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Kemas Faried juga menegaskan bahwa DPRD Kota Jambi akan terus berkomitmen mendukung program-program strategis Pemerintah Kota Jambi.

Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam menciptakan kebijakan yang berpihak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi antara DPRD dan pemerintah kota adalah fondasi penting untuk mewujudkan Kota Jambi yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, pembangunan Kota Jambi akan semakin kuat dan mampu menjawab tantangan zaman.(*)




Kemas Faried Alfarelly Kukuhkan Pramuka Penggalang Garuda, Dorong Karakter Disiplin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly SE, mengukuhkan 17 Pramuka Penggalang Garuda dari Pangkalan SMPN 01 Kota Jambi, Selasa (27/5/2025) pagi.

Pengukuhan digelar di lokasi kegiatan dengan prosesi resmi, termasuk basuh kaki orang tua dan penyerahan sertifikat serta tanda penghargaan Pramuka Penggalang Garuda.

Wakil Kamabiran Pasar Jambi, M Ridho, menyampaikan apresiasi atas pengukuhan tersebut.

Ia berharap para Pramuka Penggalang Garuda ini dapat meneruskan prestasi kakak-kakak mereka dan terus bersemangat meraih kesuksesan.

“Dari Pramuka terbentuklah orang-orang hebat,” ujar Ridho.

Sementara itu, Satria Budhi, perwakilan Ka Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Jambi, menyampaikan sambutan dan apresiasi dari Ka Kwarda, Sudirman.

Ia mengungkapkan pengukuhan ini menandai pencapaian tertinggi dalam karir Pramuka Penggalang.

“Selamat atas pengukuhan, semoga ini menjadi awal prestasi gemilang bagi adik-adik semua,” kata Satria membacakan sambutan.

Dalam amanatnya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menargetkan pengukuhan lebih banyak Pramuka Penggalang Garuda dari berbagai kwartir anak ranting (Kwaran).

Ia juga memotivasi para peserta agar aktif dalam kegiatan Pramuka untuk membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.

“Kegiatan Pramuka seperti ini membentuk karakter yang kuat, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Saya juga dulu aktif dan sering kemah di Bumi Perkemahan Cadika,” ujarnya.

Kemas Faried menyampaikan program unggulan Kwarcab, yaitu Gerakan Pramuka Go to School yang mencakup apel serentak di tingkat SD, SMP, dan SMA sebagai bentuk komitmen membangun Gerakan Pramuka di sekolah-sekolah Kota Jambi.

Lebih lanjut, Kemas Faried yang juga Ketua DPRD Kota Jambi mengingatkan agar anggota Pramuka berkomitmen melawan pengaruh negatif seperti judi online dan pinjaman online ilegal.

Ia menegaskan prioritas ke depan adalah mengembalikan kejayaan Pramuka di Kota Jambi.

“Kami mengajak semua siswa untuk aktif mengikuti Pramuka karena banyak manfaatnya, termasuk untuk mempermudah jenjang pendidikan selanjutnya dengan nilai tambah sertifikat Pramuka,” tambahnya.

Pengukuhan ini diharapkan dapat memacu semangat generasi muda Kota Jambi untuk terus berprestasi dan menjadi teladan di masyarakat.(*)