Ditinggal Kapolsek AKP Hans, Warga: Beliau seperti Keluarga

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana haru menyelimuti Mapolsek Tebing Tinggi saat melepas kepindahan Kapolsek mereka, AKP Hans, yang kini mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Berbak, Polres Tanjab Timur.

Kepindahan beliau meninggalkan kesan mendalam, tak hanya bagi anggota kepolisian, tetapi juga masyarakat setempat.

AKP Hans dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan warga, ramah, dan penuh empati.

Pendekatan humanis yang diterapkannya dalam menjaga keamanan serta menyelesaikan persoalan masyarakat membuatnya dicintai banyak kalangan.

“Bapak Hans selalu hadir saat kami butuh bantuan. Beliau bukan hanya Kapolsek, tapi juga seperti keluarga sendiri bagi warga,” ungkap Nurdin, tokoh masyarakat Desa Tebing Tinggi.

Kepribadiannya yang humoris juga melekat di benak masyarakat.

Banyak yang mengenang celotehan khas Pak Hans yang mampu mencairkan suasana, bahkan saat menyelesaikan persoalan berat.

Momen perpisahan diwarnai tangis haru dan ucapan terima kasih dari warga.

Meski berat melepas kepergian beliau, masyarakat Tebing Tinggi turut mendoakan kesuksesan di tempat tugas yang baru.

“Selamat bertugas di tempat baru, Pak Hans. Semoga tetap menjadi pemimpin yang membawa ketenangan dan kehangatan di mana pun berada,” ujar warga lainnya.(*)




PETI di Bungo: Excavator Diamankan, Pelaku Lari ke Semak

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Resor (Polres) Bungo kembali melakukan penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Dalam operasi pada Selasa, 6 Mei 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, petugas berhasil mengamankan satu unit alat berat jenis excavator, namun para pelaku termasuk operator melarikan diri ke dalam semak belukar.

Penindakan bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas PETI di aliran sungai Batu Kerbau menggunakan excavator.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Pelepat Iptu Suzuki Gurning, SE bersama personel Polsek Pelepat yang dibackup Polres Bungo langsung menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan excavator merek Liugong PC 200 warna kuning yang tengah digunakan untuk aktivitas ilegal.

Namun, kehadiran petugas membuat operator dan pelaku lainnya kabur meninggalkan lokasi.

Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa 1 unit excavator, 1 lembar karpet, 1 potong selang, 1 buah dulang, dan 6 galon minyak.

Barang-barang tersebut kini diamankan di Mapolres Bungo.

Kasi Humas Polres Bungo AKP M. Nur pada Rabu, 7 Mei 2025, membenarkan penertiban tersebut.

“Excavator sudah diamankan di Polres Bungo. Penindakan ini adalah bagian dari komitmen Kapolres untuk mewujudkan Bungo Zero PETI,” tegasnya.(*)




Lima Kecamatan Disiapkan Jadi Kota Baru, Pemekaran Muara Bungo Tunggu Restu Pusat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID Wacana pemekaran Kabupaten Bungo menjadi dua wilayah administratif kembali menguat.

Pemerintah Kabupaten Bungo menyatakan kesiapan penuh jika pemerintah pusat mencabut moratorium pemekaran daerah dalam waktu dekat.

Wakil Bupati Bungo, H. Safrudin Dwi Apriyanto, menyampaikan bahwa usulan pembentukan Kota Muara Bungo sudah diajukan sejak beberapa tahun lalu.

Rencana ini mencakup lima kecamatan inti yang selama ini menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan ekonomi Kabupaten Bungo.

“Kecamatan Pasar Muara Bungo, Rimbo Tengah, Bathin III, Bathin II Babeko, dan Bungo Dani masuk dalam wilayah yang diusulkan menjadi Kota Muara Bungo. Sementara wilayah lainnya tetap menjadi bagian dari Kabupaten Bungo,” ujar Safrudin di Kantor Bupati.

Menurutnya, seluruh dokumen administrasi dan kajian pendukung sudah disiapkan jauh hari.

Namun hingga kini, realisasi pemekaran belum bisa dilanjutkan karena terhambat oleh moratorium daerah otonomi baru (DOB) yang diberlakukan pemerintah pusat sejak beberapa tahun terakhir.

“Kami masih menunggu sinyal dari pusat. Moratorium masih berlaku, kecuali untuk wilayah yang dianggap memiliki urgensi khusus seperti di Papua,” jelasnya.

Meski demikian, Pemkab Bungo tetap optimis dan tidak tinggal diam.

Pemekaran dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

“Kalau nanti pemerintah pusat membuka peluang, kami sudah siap. Semua dokumen dan kajian sudah lengkap, tinggal menunggu lampu hijau,” tegas Safrudin.

Wacana pemekaran ini juga mendapatkan dukungan dari masyarakat dan tokoh-tokoh lokal yang menilai bahwa Kota Muara Bungo layak berdiri sendiri.

Selain menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Jambi, kawasan ini juga memiliki fasilitas dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung status sebagai kota.(*)




Para Kades di Warning! Bupati Tebo Ingatkan Penggunaan Dana Desa

Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, SE.MM, mengingatkan seluruh Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Tebo agar berhati-hati dan profesional dalam mengelola dana desa. Pesan ini disampaikan usai melantik sejumlah Penjabat (PJ) Kepala Desa dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Aula Kantor Bupati Tebo, Selasa (6/5/2025).

Bupati menekankan pentingnya prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam penggunaan anggaran desa.

“Pesan ini saya tujukan tidak hanya kepada PJ Kades yang baru saja dilantik, tetapi juga kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Tebo. Kelola dana desa secara transparan dan profesional, dan siapkan pertanggungjawaban keuangannya dengan baik,” ujar Bupati Agus Rubiyanto.

Pelantikan tersebut mencakup Penjabat Kepala Desa dari beberapa wilayah, yaitu Desa Pasir Mayang, Desa Balai Rajo, Desa Pagar Puding Lamo, dan Desa Kemantan.

Selain itu, turut dilantik Anggota BPD Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Desa Tengah Ulu, Desa Pulau Jelmu, dan Desa Giriwinangun.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, SE, M.Si, Penjabat Sekda Tebo D. Sindi, SH, MH, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo.

Pemerintah Kabupaten Tebo terus berkomitmen memastikan dana desa dikelola dengan baik demi pembangunan yang merata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.(*)




Kunjungi Polres Muaro Jambi, Kapolda Jambi Dorong Penanganan Karhutla dan Pembinaan Personel

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melanjutkan kunjungan kerjanya ke Polres Muaro Jambi usai menyambangi Polres Tanjab Barat, Selasa (6/5/2025).

Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Jambi, Ny. Evi Krisno H Siregar, kunjungan ini merupakan bagian dari agenda evaluasi dan pembinaan jajaran kepolisian di wilayah Provinsi Jambi.

Setibanya di Mapolres Muaro Jambi, Kapolda Jambi dan rombongan disambut oleh Kapolres AKBP Heri Supriawan, Wakapolres Kompol Deni Mulyadi, serta jajaran pejabat utama Polres dan Forkompimda Kabupaten Muaro Jambi, termasuk Bupati Bambang Bayu Suseno dan Wakil Bupati Junaidi Mahir.

Penyambutan berlangsung meriah dengan pengalungan syal, tarian tradisional, jajar hormat, dan yel-yel penyemangat.

Dalam arahannya kepada personel, Irjen Pol Krisno menekankan pentingnya memaksimalkan peran personel untuk menangani berbagai potensi konflik dan menjaga kondusifitas wilayah.

“Kepada Kapolres Muaro Jambi saya harapkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan mediasi dalam menangani permasalahan di masyarakat,” ujar Irjen Pol Krisno.

Ia juga meminta jajaran Polres melakukan rayonisasi guna mendukung pengamanan wilayah, mengingat letak geografis Muaro Jambi yang berdekatan dengan Kota Jambi.

Terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolda menyoroti pentingnya kesiapsiagaan Polres Muaro Jambi sebagai salah satu wilayah rawan.

Ia menegaskan bahwa langkah-langkah preventif dan koordinatif harus menjadi prioritas.

“Polres Muaro Jambi menjadi salah satu hotspot karhutla, oleh karena itu saya minta penanganannya dilakukan dengan serius dan terstruktur,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Krisno juga mengingatkan para anggota untuk selalu bersyukur dan menjaga semangat pengabdian sebagai anggota Polri.

Ia mendorong pembinaan rohani dan peningkatan kualitas personel untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.

“Saya minta Kapolres terus membina anggotanya, terutama dalam hal mental dan spiritual. Itu kunci kekuatan moral dalam bertugas,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan tatap muka antara Kapolda Jambi bersama pengurus Bhayangkari Daerah Jambi dan Bhayangkari Cabang Muaro Jambi.

Turut serta dalam rombongan adalah sejumlah pejabat utama Polda Jambi, termasuk Karo SDM, Dirintelkam, Dirpolairud, Dirlantas, Dansat Brimob, Kabidpropam, dan lainnya.(*)




RS Raudha Disebut Biang Longsor, Bupati Merangin Turun Tangan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin H M Syukur melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit (RS) Raudha di kawasan Bukit Tiung, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Selasa (6/5/2025) menjelang Magrib.

Kunjungan ini dilakukan setelah adanya laporan warga mengenai dugaan longsor yang terjadi di sekitar area bawah rumah sakit. Warga menduga, longsor dipicu oleh aliran air dari rumah sakit tersebut.

“Saya mendapat laporan dari warga bahwa ada rumah yang terkena longsor. Diduga penyebabnya dari saluran air rumah sakit. Saya langsung cek ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya,” ujar Bupati.

Di lokasi, Bupati didampingi oleh Manajer RS Raudha Ahmad Rohim dan Ketua RT 02 Rospan. Mereka langsung mengecek sistem saluran air di rumah sakit yang juga melayani pasien BPJS itu.

Hasil pengecekan awal menunjukkan bahwa air yang mengalir ke rumah warga kemungkinan berasal dari kucuran hujan di atap rumah sakit. Namun, belum bisa dipastikan apakah air tersebut juga membawa limbah medis atau bukan.

“Air dari kucuran hujan ini belum memiliki saluran pembuangan yang baik. Tidak ada got atau drainase yang mengarahkan aliran air, sehingga air langsung menuju rumah warga,” jelas Bupati.

Bupati meminta pihak RS Raudha segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Merangin untuk merancang sistem drainase guna mencegah kejadian serupa terulang.

Menanggapi hal ini, Manajer RS Raudha Ahmad Rohim menyatakan kesiapannya untuk membenahi saluran air di rumah sakit tersebut.

“Kami akan pelajari terlebih dahulu desain got yang tepat. Manajemen rumah sakit berkomitmen menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitar,” kata Ahmad.

Sementara itu, Meli, warga pemilik rumah yang terdampak longsor, mengatakan bahwa kejadian ini bukan pertama kalinya.

“Setiap musim hujan, kami selalu khawatir. Air yang datang deras, bukan bening seperti air hujan biasa, tapi keruh dan kadang membawa limbah medis. Sudah kami laporkan sejak 2020, tapi belum ada tindakan konkret,” ujar Meli.

Ia berharap pihak rumah sakit segera membangun drainase yang memadai agar kejadian serupa tak terus berulang.(*)




Kapolda Jambi: Klinik Tatag Trawang Tungga Siap Layani Anggota dan Warga

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Polres Tanjung Jabung Barat, Selasa (6/5/2025).

Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Jambi, Ny. Evi Krisno, kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Jambi.

Rombongan Kapolda disambut langsung oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki, Wakapolres Kompol Johan C. Silaen, serta jajaran pejabat utama Polres.

Kedatangan Kapolda disambut meriah dengan pertunjukan barongsai, tarian penyambutan, serta laporan kesatuan.

Dalam arahannya kepada personel Polres Tanjab Barat, Kapolda Jambi menekankan kembali pentingnya tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ia juga memberikan pembekalan kepada Bhayangkari agar terus mendukung tugas suami sebagai anggota Polri.

Momentum penting dalam kunjungan ini adalah peresmian Klinik Tatag Trawang Tungga dan Gedung Asrama Polres Tanjab Barat yang baru.

Fasilitas tersebut dibangun sebagai bentuk nyata komitmen Polda Jambi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota Polri dan pelayanan publik di bidang kesehatan.

“Kesehatan adalah aset penting. Klinik ini dibangun untuk memberikan akses layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau, tidak hanya bagi anggota dan keluarganya, tapi juga masyarakat umum,” ujar Irjen Pol Krisno.

Selain klinik, asrama polisi yang baru dan lebih modern juga diresmikan. Kapolda berharap, dengan hunian yang layak, para anggota bisa menjalani kehidupan yang lebih nyaman dan seimbang sehingga berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.

“Asrama yang nyaman akan memberi ketenangan bagi anggota dan keluarganya. Ini akan membantu meningkatkan semangat kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Kehadiran dua fasilitas baru ini disambut antusias oleh anggota kepolisian dan masyarakat. Mereka berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin solid, serta kualitas pelayanan publik yang diberikan aparat kepolisian terus meningkat.(*)




Fraksi Golkar Desak Perusahaan Salurkan CSR untuk Perbaikan Jalan Rusak di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musim hujan yang terus mengguyur berbagai wilayah di Provinsi Jambi menyebabkan kerusakan jalan di sejumlah daerah pemilihan (dapil).

Menyikapi hal tersebut, Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jambi mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut Fraksi Golkar, keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam penanganan infrastruktur, khususnya saat anggaran pemerintah terbatas. CSR dinilai menjadi solusi strategis dalam menjaga kelancaran mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kerusakan jalan akibat curah hujan tinggi telah mengganggu mobilitas dan ekonomi warga. Kami mendorong perusahaan menyalurkan CSR mereka untuk memperbaiki jalan rusak di semua dapil,” ujar Sartono, anggota Fraksi Golkar dari Muaro Jambi, Selasa (6/5/2025).

Empat bentuk kontribusi CSR yang dinilai strategis antara lain:

  1. Pemeliharaan Jalan: Bantuan dana atau alat untuk perbaikan kerusakan ringan hingga sedang.

  2. Pembangunan Infrastruktur Pendukung: Seperti jembatan, drainase, dan trotoar untuk mencegah kerusakan berulang.

  3. Bantuan Langsung Masyarakat: Logistik, makanan, atau tempat tinggal sementara di sekitar lokasi jalan rusak.

  4. Sinergi dengan Pemda: Menentukan prioritas pembangunan secara kolaboratif.

Fraksi Golkar juga menegaskan pentingnya pelaksanaan CSR yang transparan dan berkelanjutan.

“CSR bukan hanya kewajiban moral, tapi juga tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sosial tempat mereka beroperasi,” tegas Sartono.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan kerusakan jalan akibat musim hujan dapat segera diatasi dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.(*)




Banjir Bandang di Sarolangun, Masjid Desa Bukit Berantai Nyaris Hanyut

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, menyebabkan banjir bandang di Desa Bukit Berantai, Kecamatan Batang Asai, pada Selasa malam (29/4/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Akibat banjir bandang tersebut, satu unit masjid mengalami kerusakan parah setelah sebagian bangunannya terbawa arus sungai yang meluap.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sarolangun, Solahudin Nopri, menjelaskan pada Rabu (30/4/2025), bahwa banjir bandang dipicu oleh curah hujan tinggi di wilayah hulu sungai.

“Banjir terjadi sangat cepat. Saat ini belasan personel BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk mengantisipasi banjir susulan,” ujarnya.

Solahudin menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, dan rumah warga tidak terdampak karena sebagian besar rumah di desa tersebut merupakan rumah panggung.

Sementara itu, aktivitas ibadah warga untuk sementara dialihkan ke mushola terdekat hingga masjid yang rusak diperbaiki.

Camat Batang Asai, Junaidi, membenarkan bahwa hanya Desa Bukit Berantai yang terdampak banjir bandang, tepatnya akibat luapan Sungai Narso.

“Sungai Batang Asai tidak banjir, hanya Sungai Narso yang meluap karena berada di ulu sungai, yaitu Desa Bukit Berantai,” jelas Junaidi.

Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi dan cuaca belum stabil.

“Kami minta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan,” tambahnya.(*)




Empat Jabatan di Polres Sarolangun Resmi Berganti, Kapolres Tekankan Inovasi Pelayanan

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Polres Sarolangun menggelar serah terima jabatan (Sertijab) empat pejabat utama, Rabu (30/4/2025) di Mapolres Sarolangun.

Prosesi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sarolangun AKBP Budi Prasetya, S.I.K., M.Si.

Empat jabatan yang mengalami pergantian meliputi Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kapolsek Sarolangun, dan Kapolsek Bathin VIII.

Sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara, pakta integritas, serta pengucapan sumpah jabatan yang dipandu oleh rohaniawan.

Kapolres Sarolangun AKBP Budi Prasetya menegaskan bahwa mutasi di lingkungan Polri adalah bagian dari penyegaran organisasi dan promosi jabatan.

“Mutasi merupakan hal biasa di tubuh Polri. Terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi mereka, dan kepada pejabat baru, saya harap segera beradaptasi dan berinovasi dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Daftar Pejabat Baru Polres Sarolangun

  1. Kabag Ops Polres Sarolangun

    • Sebelumnya: Kompol Eko Prasetyo Dafarta Breabina, S.H., S.I.K., M.Si. (dalam jabatan baru sebagai Waka Polres Kerinci)

    • Pengganti: AKP Angga Luvyanto, M.H. (sebelumnya Kanit 2 Silaka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jambi)

  2. Kasat Reskrim Polres Sarolangun

    • Sebelumnya: Iptu June Haler Sianipar, S.Trk, M.H. (dalam jabatan baru sebagai Panit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jambi)

    • Pengganti: AKP Yosua Adrian, S.T.K., S.I.K. (sebelumnya Panit 2 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Jambi)

  3. Kapolsek Sarolangun

    • Sebelumnya: AKP Ilham Tri Kurnia, S.Trk, S.I.K. (dalam jabatan baru sebagai Kasat Reskrim Polres Bungo)

    • Pengganti: Iptu Rozalia, S.A.P. (sebelumnya Waka Polsek Sitinjau Laut Polres Kerinci)

  4. Kapolsek Bathin VIII

    • Sebelumnya: Iptu Fikrur Riza, S.H., M.H. (dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Mendahara Ulu Polres Tanjab Timur)

    • Pengganti: Iptu Erikurniawan, S.H., M.H. (sebelumnya KBO Sat Narkoba Polres Merangin)

Kapolres berharap para pejabat baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(*)