Wakil Bupati Muaro Jambi Dampingi Gubernur Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H Mahir mendampingi Gubernur Jambi H Al Haris bersama ,turun langsung meninjau dan memberikan bantuan kepada korban banjir di Desa Sarang Burung dan Desa Rengas Bandung, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.

Saat meninjau lokasi banjir, Gubernur Al Haris berharap agar musibah ini segera berlalu sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

“Yang sabar ya, Bu. Kita sama-sama berdoa agar air cepat surut,” ujar Al Haris kepada warga terdampak.

Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi Mahir, juga mengimbau masyarakat agar tetap bersabar menghadapi ujian ini.

Baca juga:  Banjir Landa Muaro Jambi, 50 Sekolah Terendam dan Aktivitas Belajar Terganggu

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

Di Kabupaten Muaro Jambi, puluhan desa terdampak banjir dengan ribuan rumah yang tergenang hingga terendam. Semoga air segera surut dan aktivitas masyarakat kembali normal,” harapnya.

Kepala Desa Sarang Burung, Badrun, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Gubernur Jambi yang turun langsung meninjau kondisi warga dan menyalurkan bantuan.

Alhamdulillah, Pak Gubernur turun langsung melihat kondisi warga di sini. Secara simbolis, beliau juga menyerahkan bantuan beras untuk warga terdampak,” ungkapnya.

Namun, Badrun juga menyayangkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi yang tidak sesuai dengan jumlah yang diusulkan.

Baca juga:  Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

Baca juga:  Tradisi Ziarah Kubur Desa Kedemangan Muaro Jambi, Ajang Silaturahmi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Rumah warga yang terendam ada 148 kepala keluarga. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi tepat 148 karung beras, jadi bisa dibagikan satu per satu. Tapi dari Pemkab, yang diberikan hanya 80 paket sembako, masih kurang 68 paket,” keluhnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera menambah bantuan agar seluruh korban banjir mendapatkan bantuan yang merata.(*)




Bupati Merangin: 60 Persen Jalan Rusak, Pembangunan Harus Tepat Sasaran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi lebih kepada bagaimana kebijakan dan regulasi berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Merangin, H. M. Syukur, saat Safari Ramadhan 1446 H bersama Ketua TP PKK Merangin, Hj. Lavita Syukur, di Masjid Baitussalam, Desa Sungai Udang, Kecamatan Pamenang, pada Senin malam (17/3).

Dengan anggaran yang terbatas, tapi jika dialokasikan dengan tepat sasaran, Insya Allah sedikit demi sedikit permasalahan di Merangin dapat teratasi. Apalagi kondisi jalan kita yang mencapai 1.100 km, di mana hampir 60 persennya mengalami kerusakan berat,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa perbaikan jalan di Merangin harus dilakukan dengan strategi yang tepat agar akses transportasi tetap lancar bagi seluruh masyarakat.

Baca juga:  Bupati Merangin Minta Mantan Pejabat Kembalikan Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

Baca juga:  Bencana Longsor dan Banjir Melanda Merangin, Wabup Ajak Warga Waspada

“Jika masih ada jalan yang sedikit bergelombang, itu bukan masalah besar, yang terpenting jalan tetap bisa dilalui dan tidak sampai memutus akses warga keluar-masuk kampung,” tambahnya.

Ia juga berharap pada tahun 2025 akan ada pembangunan jalan yang melewati Desa Sungai Udang dan SPE, sehingga akses masyarakat semakin mudah.

Menurut Bupati H. M. Syukur, pembangunan Merangin bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

“Tidak bisa hanya mengandalkan bupati, wakil bupati, atau kepala OPD saja. Semua elemen masyarakat harus turut serta dalam membangun Merangin agar lebih maju,” tegasnya.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Waspada! Merangin hingga Tebo Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir Siang Ini

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Merangin juga menyalurkan bantuan CSR dari Bank 9 Jambi sebesar Rp10 juta untuk pembangunan masjid, serta santunan kepada 30 anak yatim.

Selain itu, bantuan alat kebersihan masjid juga diberikan oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Merangin, Arfandi Ibnu Hajar, yang turut hadir sebagai penceramah dalam acara tersebut.

Bupati berharap dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Merangin dapat terus berkembang meskipun dengan anggaran terbatas.(*)




Banjir Landa Muaro Jambi, 50 Sekolah Terendam dan Aktivitas Belajar Terganggu

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan sekolah di Kabupaten Muaro Jambi terdampak banjir yang melanda beberapa kecamatan di wilayah tersebut.

Banjir ini terutama merendam sekolah-sekolah yang berada di daerah dataran rendah, menyebabkan aktivitas belajar mengajar harus dilakukan secara daring (online).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi, Firdaus, mengungkapkan bahwa total 40 Sekolah Dasar (SD) dan 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdampak banjir.

Meskipun demikian, proses belajar tetap berjalan dengan sistem pembelajaran daring.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

Baca juga:  Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

“Semua siswa diberikan tugas oleh guru dan mengerjakannya di rumah. Ini untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meskipun sekolah terendam banjir,” ujar Firdaus.

Firdaus menjelaskan bahwa tidak semua sekolah benar-benar tenggelam. Beberapa sekolah hanya mengalami banjir di bagian halaman, terutama yang memiliki bangunan bertiang.

Namun, akses menuju sekolah menjadi kendala karena jalanan terendam air sehingga tidak memungkinkan bagi siswa dan guru untuk berjalan kaki.

“Ada sekolah yang hanya bagian halamannya tergenang, tetapi akses menuju sekolah benar-benar terputus akibat banjir, jelasnya.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Dalam situasi ini, Firdaus juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak bermain air sembarangan.

Kami mengimbau orang tua untuk selalu menjaga anak-anaknya dan membatasi aktivitas bermain air karena dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, seperti penyakit kulit dan infeksi,” tambahnya.

Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah untuk menangani banjir agar aktivitas sekolah dapat kembali berjalan normal.(*)




Longsor Ancam Akses Dusun Tapiandanto Bungo, Jalan Tinggal 1 Meter!

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun Tapiandanto, Kecamatan Jujuhan Ilir, mengalami kerusakan parah setelah dijadikan jalur alternatif pasca putusnya jalan utama Jambi-Sumbar pada Minggu (2/3/2025) lalu.

Akibatnya, kondisi badan jalan hampir seluruhnya amblas, menyisakan lebar kurang dari satu meter.

Kendaraan dengan muatan di atas tiga ton sudah tidak bisa melintas, meningkatkan risiko keterisolasian bagi warga sekitar.

Kerusakan ini diduga terjadi akibat tingginya volume kendaraan berat yang melewati jalan tersebut setelah putusnya jalan utama Jambi-Sumbar.

Baca juga:  Jalan Rusak Parah di Dusun Tepian Danto, Warga Desak Pemkab Bungo Segera Perbaiki

Baca juga:  Proyek Jembatan Bailey di Bungo Molor, Kemacetan Meningkat di Jalan Lintas Sumatera

Hal ini diungkapkan oleh Yuliana S.Gz, Datin Rio Dusun Tapiandanto.

“Jalan ini rusak karena banyak kendaraan bermuatan lebih dari lima ton melintas. Kami berharap Dinas PUPR Bungo segera turun tangan membangun box culvert, karena arus mudik Lebaran akan segera ramai, dan jalan ini satu-satunya akses utama di Jujuhan Ilir, ujar Yuliana.

Menurutnya, jika perbaikan tidak dilakukan segera, bagian jalan yang tersisa bisa ambruk sepenuhnya, mengakibatkan akses transportasi terputus total.

Saat ini, kendaraan kecil masih bisa melintas, tetapi dengan risiko tinggi karena banyaknya lubang dalam di sepanjang jalan.

Baca juga:  Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

Baca juga:  Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

Kerusakan jalan ini semakin memprihatinkan karena Dusun Tapiandanto menjadi jalur alternatif utama bagi pemudik yang melintas dari Jambi ke Sumbar.

Jika dibiarkan, jalur ini akan semakin sulit dilewati, sehingga memicu lonjakan kemacetan dan risiko kecelakaan.

Warga setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret agar akses mereka tidak semakin terhambat, terutama menjelang Lebaran, saat lalu lintas kendaraan meningkat tajam.

“Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, Dusun Tapiandanto dan desa sekitar bisa terisolasi total. Pemerintah harus bertindak cepat sebelum jalan benar-benar putus,” tegas seorang warga.

Baca juga:  Hasil Sidak Ditemukaan Takaran Minyakkita Tidak Sesuai, Polres Bungo Lakukan Penyelidikan

Baca juga:  Banjir Rendam 20 Hektare Lahan Sawah di Aurgading, Petani di Bungo Terancam Gagal Panen

Melihat kondisi yang semakin memburuk, masyarakat mendesak Dinas PUPR Bungo serta pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah perbaikan sebelum arus mudik meningkat.

Langkah seperti pembangunan box culvert dan penguatan struktur jalan dinilai sebagai solusi terbaik untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas warga serta pemudik.

Jika tidak ada tindakan cepat, bukan hanya warga lokal yang terdampak, tetapi juga pemudik yang melintasi jalur ini saat Lebaran.

Kerusakan jalan kabupaten di Dusun Tapiandanto menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak.

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Baca juga:  KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Dengan kondisi jalan yang semakin mengerikan, perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan guna menghindari kemacetan besar, kecelakaan, dan keterisolasian warga.

Pemerintah diharapkan segera merespons keluhan warga sebelum akses jalan benar-benar terputus total, terutama menjelang musim mudik Lebaran yang tinggal beberapa minggu lagi.(*)




Bupati Merangin Minta Mantan Pejabat Kembalikan Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, meminta para mantan pejabat Pemkab Merangin yang masih menggunakan kendaraan dinas (Randis) untuk kepentingan pribadi, agar segera mengembalikannya ke Bagian Aset Pemkab Merangin.

Hal ini disampaikan usai pertemuan dengan Bagian Aset Pemkab Merangin, yang turut dihadiri oleh Sekda Fajarman dan pejabat terkait pada Minggu (16/3/2025).

“Kami berterima kasih atas pengabdian para mantan pejabat. Namun, kami meminta dengan sangat agar kendaraan dinas yang masih dikuasai segera dikembalikan ke bagian aset,” ujar Bupati H. M. Syukur.

Bupati menegaskan bahwa saat ini, banyak dinas strategis di Pemkab Merangin yang kekurangan kendaraan operasional, salah satunya adalah Tim Liputan Dinas Kominfo Merangin.

Baca juga:  Bencana Longsor dan Banjir Melanda Merangin, Wabup Ajak Warga Waspada

Baca juga:  Bupati Merangin Soroti Penyimpanan Uang, Gubernur Jambi Apresiasi Kerja TPID

“Saat ini, Tim Liputan Dinas Kominfo Merangin masih belum memiliki kendaraan dinas, yang menyebabkan kendala saat menjalankan tugas, terutama saat mengikuti kegiatan pimpinan daerah hingga pelosok desa,” jelas Bupati.

Bukan hanya Dinas Kominfo, beberapa dinas lain juga mengalami kendala serupa akibat keterbatasan kendaraan operasional.

“Membeli kendaraan dinas baru bukan solusi saat ini, karena kondisi keuangan daerah tidak memungkinkan,” tambahnya.

Bupati Merangin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika kendaraan dinas yang masih dikuasai mantan pejabat tidak segera dikembalikan dalam waktu sepekan.

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Baca juga:  Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

“Kami harap kendaraan dinas segera dikembalikan. Jangan sampai menunggu ada pengembalian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,” tegasnya.

Jika dalam sepekan ke depan tidak ada itikad baik dari mantan pejabat maupun pensiunan ASN yang masih menguasai Randis, Pemkab Merangin akan melakukan penarikan paksa berdasarkan surat penarikan dari KPK RI.

Tidak hanya mantan pejabat, informasi terbaru menyebutkan bahwa beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah pensiun juga masih belum mengembalikan kendaraan dinasnya.

Pemkab Merangin meminta seluruh pihak yang masih menggunakan kendaraan dinas secara pribadi untuk segera menyerahkan kembali ke bagian aset sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut.(*)




Bencana Longsor dan Banjir Melanda Merangin, Wabup Ajak Warga Waspada

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Merangin, HA Khafid Moein, memimpin Safari Ramadan 1446 H di Desa Mentawak, Kecamatan Nalotantan, Jumat (14/3).

Acara dilaksanakan di Masjid Baitul Ikhlas desa setempat.

Pada kesempatan itu, Wabup mengingatkan warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrem.

Curah hujan tinggi menyebabkan longsor dan banjir di beberapa daerah.

Baca juga:  Bupati Merangin Soroti Penyimpanan Uang, Gubernur Jambi Apresiasi Kerja TPID

‘’Disebabkan curah hujan yang cukup tinggi mengguyur Kabupaten Merangin, di beberapa lokasi sudah terjadi longsor, seperti jalan dari Kota Bangko menuju kawasan Jangkat,’’ujar Wabup.

Beberapa daerah seperti jalan menuju Jangkat dan desa Simpang Limbur serta Renah Medan tergenang banjir.

Bupati Merangin H M Syukur sudah meninjau lokasi bersama Kadis PUPR Merangin, Zulhifni.

Wabup mencatat banyak bencana terjadi sejak pelantikan H M Syukur sebagai Bupati pada 20 Februari 2025.

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Baca juga:  Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

Warga diminta waspada terhadap potensi banjir bandang.

Wabup memberikan santunan untuk lansia dan bantuan alat pembersih masjid.

Ia juga menyerahkan CSR Bank Jambi senilai Rp 5 juta untuk pembangunan masjid.

Dalam Safari Ramadan, H. Arfandi Ibnu Hajar memberikan ceramah tentang amal sholeh yang dilakukan di bulan suci Ramadan.(*)




Bupati Merangin Soroti Penyimpanan Uang, Gubernur Jambi Apresiasi Kerja TPID

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi H. Al Haris memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi, Jumat (14/3).

Pertemuan ini dihadiri oleh para bupati/walikota se-Provinsi Jambi.

Dalam rakor, Bupati Merangin H. M. Syukur menyampaikan kekhawatirannya terkait masyarakat yang cenderung menyimpan uang.

Hal ini membuat perputaran pasar cenderung stagnan.

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Baca juga:  Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

Bupati Merangin juga mengungkapkan penurunan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Ia meminta bank untuk melakukan intervensi agar uang tidak menumpuk di bank.

Bupati Merangin melaporkan bahwa harga komoditi pokok di pasaran stabil dan cenderung turun, seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang.

Bupati Merangin menambahkan bahwa stok beras aman hingga Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Namun, sebagian besar jalan di kabupaten rusak akibat musim hujan.

Gubernur Jambi mengapresiasi kerja keras TPID Provinsi Jambi dan seluruh TPID kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

“Harga yang stabil, mudah dijangkau, lancar distribusinya dan tidak ada kelangkaan-kelangkaaan, sehingga tidak menimbulkan kemahalan harga untuk masyarakat,”ujar Gubernur Jambi.

Tanpak hadir mendampingi bupati Merangin pada High Level Meeting TPID Provinsi Jambi tersebut, Plt Kepala Bapeda Kabupaten Merangin Zainal Abidan dan Kabag Ekonomi Setda Merangin Daryanto. ((*)




Bupati Sarolangun Ajak ASN Ikut Gerakan Gemastajid Maju, Ciptakan Kebersamaan dalam Ibadah

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sarolangun pada Rabu, 12 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan jajaran Disdikbud serta memastikan keaktifan pegawai dalam mendukung program Gerakan Masyarakat Cinta Masjid (Gemastajid Maju).

Bupati Hurmin disambut dengan hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun, Drs. H. Arsyad, Sekretaris Disdikbud Sarolangun, Ali Umar, serta pejabat dan pegawai Disdikbud lainnya.

Kunjungan tersebut dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Dzuhur berjamaah di musala kantor Disdikbud sebagai bagian dari implementasi program Gemastajid Maju.

Baca juga:  Bupati Sarolangun Baru Dilantik, Gubernur Al Haris Beri Arahan Pembangunan Daerah

Baca juga:  Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hurmin menyampaikan pentingnya program Gemastajid Maju yang bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), untuk rutin melaksanakan shalat berjamaah lima waktu di masjid.

Bupati menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan moralitas masyarakat dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat yang aman dan nyaman.

“Gerakan Gemastajid Maju sangat penting, karena selain meningkatkan kualitas ibadah, juga mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat. Kami berharap seluruh pegawai bisa menjadi contoh yang baik dalam melaksanakan shalat berjamaah,” ujar Bupati Hurmin.

Bupati Sarolangun juga mengingatkan seluruh pegawai Disdikbud untuk menjadikan shalat berjamaah sebagai kebiasaan sehari-hari di setiap dinas, dengan pemimpin sebagai contoh utama dalam hal ini.

Baca juga:  Kapolres Sarolangun Ajak Anak Muda Bangun Kamtibmas Lewat Momen Buka Bersama

Baca juga:  Laka Lantas di Jalan Sarolangun-Tembesi, Satu Tewas, Dua Terluka

Hal ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap program keagamaan di Kabupaten Sarolangun.

Di akhir kegiatan, Bupati Sarolangun, H. Hurmin, juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 Hijriyah kepada seluruh masyarakat Sarolangun.

Beliau berharap seluruh umat Muslim di Sarolangun mendapatkan ridho, berkah, dan rahmat dari Allah SWT selama bulan suci ini.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, salam-salaman, dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen dalam menjalankan program keagamaan di Kabupaten Sarolangun.(*)




Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Adi Saputra (41), warga Kelurahan Sei Pinang, Kecamatan Bungo Dani, dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Batang Bungo di Dusun Sungai Telang, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo pada Rabu, 12 Maret 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Kejadian ini bermula saat Adi Saputra bersama rekannya, Joni (30), berangkat pada pagi hari sekitar pukul 11.00 WIB untuk memperbaiki mobil Mitsubishi Strada milik rekannya, Faizal, di Dusun Sungai Telang.

Namun, pada malam hari, keduanya terjebak arus sungai yang deras akibat curah hujan yang tinggi. Joni berhasil diselamatkan oleh warga setempat, sementara Adi Saputra hingga kini masih hilang.

Baca juga:  Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

Baca juga:  Hasil Sidak Ditemukaan Takaran Minyakkita Tidak Sesuai, Polres Bungo Lakukan Penyelidikan

Varel Adiofitra (18), anak dari Adi Saputra, mengungkapkan bahwa ayahnya menerima telepon dari Faizal untuk memperbaiki mobil dan kemudian berangkat bersama Joni pada Rabu pagi.

Sementara itu, Amin (38), seorang warga setempat, mendapat informasi dari Faris bahwa ada orang yang meminta tolong di sekitar kebun orang tuanya.

Ketika Amin tiba di lokasi sekitar pukul 19.45 WIB, ia menemukan Joni berada di seberang kebun dan meminta bantuan karena terbawa arus sungai.

Amin segera bertanya tentang keberadaan temannya, Adi Saputra, dan Joni menjawab bahwa ia tidak tahu karena sudah terpisah oleh arus.

Baca juga:  Proyek Jembatan Bailey di Bungo Molor, Kemacetan Meningkat di Jalan Lintas Sumatera

Baca juga:  Zakat Fitrah 2025 di Kabupaten Bungo, Ini Besaran dan Cara Pembayarannya

Mengingat kondisi cuaca yang buruk, Amin meminta Joni untuk bertahan di tempat sambil mencari bantuan dari warga sekitar.

Setelah sekitar 30 menit, Amin bersama empat warga lainnya berhasil mengevakuasi Joni setelah satu jam pencarian.

Kejadian ini segera dilaporkan kepada Datuk Rio Sungai Telang, Ramaini (58), yang kemudian mengonfirmasi kejadian tersebut.

“Kami masih melakukan pencarian terhadap Adi Saputra bersama masyarakat sekitar. Sampai saat ini, korban belum ditemukan,” kata Ramaini, Datuk Rio Sungai Telang.

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Hingga Kamis (13/3) pagi, pencarian terus dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat, namun curah hujan yang tinggi dan peningkatan debit air sungai menjadi tantangan besar dalam proses pencarian.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono melalui Kasi Humas Polres Bungo AKP M Nur membenarkan bahwa warga yang hanyut masih dalam pencarian.

“Korban yang hilang masih dicari,” kata AKP M Nur.

Masyarakat berharap adanya dukungan tim SAR dan aparat setempat untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan Adi Saputra yang masih hilang.(*)




Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, SP., MM., M.Si., melaksanakan penanaman jagung hibrida di lahan Kelompok Tani Gelora, yang terletak di belakang pekarangan rumah Dinas Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono, di Desa Bukit Baling, Sekernan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (13/3) dan dihadiri oleh berbagai pejabat serta perwakilan kelompok tani setempat.

Acara penanaman jagung ini dihadiri oleh Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono, S.Sos., MT, serta beberapa kepala dinas seperti Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kadis Perkebunan, Kadis Perikanan, dan Kadis Ketahanan Pangan.

Selain itu, perwakilan dari kelompok tani juga turut hadir untuk menyaksikan langsung acara tersebut.

Baca juga:  Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Dalam acara tersebut, Bupati Bambang Bayu Suseno melakukan penanaman jagung dengan menggunakan Alat Mesin Traktor Roda Empat.

Penanaman jagung ini merupakan bentuk apresiasi terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia.

Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan pentingnya dukungan terhadap program swasembada pangan.

“Pemerintah daerah mendukung penuh program Presiden RI dalam mencapai swasembada pangan. Kami di Kabupaten Muaro Jambi juga terus menggerakkan program tanaman pangan untuk mendukung tujuan tersebut,” ujar Bupati.

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Baca juga:  BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Muaro Jambi dan berkontribusi pada swasembada pangan di tingkat nasional.

Bupati Bambang Bayu Suseno juga menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah kunci untuk kelangsungan hidup yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk mendorong sektor pertanian dan memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” jelasnya.

Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan terus mengoptimalkan potensi sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan.

Baca juga:  Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Tegaskan Pentingnya Program Perlindungan Sosial, untuk RT di Kota Jambi

Dengan demikian, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Muaro Jambi dapat meningkat dan mendukung kedaulatan pangan.

Usai kegiatan penanaman jagung, Bupati Bambang Bayu Suseno memberikan bantuan peralatan pertanian kepada kelompok tani di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan usaha tani jagung dan meningkatkan kesejahteraan para petani di daerah tersebut.(*)