Ketua DPRD Muaro Jambi Apresiasi Konsistensi Pemuda Pancasila Gelar Unggahan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah padatnya agenda sebagai pimpinan legislatif, Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta, menghadiri kegiatan Unggahan yang digelar keluarga besar Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mako Koti Mahatidana ini merupakan tradisi lokal menyambut bulan suci Ramadhan.

Kehadiran Aidi Hatta menunjukkan dukungan nyata DPRD terhadap pelestarian budaya serta penguatan silaturahmi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Aidi Hatta menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi kader Pemuda Pancasila dalam menjaga tradisi Unggahan, yang merupakan bentuk kesiapan spiritual menyambut Ramadhan.

“Kegiatan ini sangat penting karena tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan,” ujar Aidi Hatta.

Acara ini juga dihadiri oleh Komandan Koti Mahatidana Kabupaten Muaro Jambi, Ketua PAC Sungai Gelam, Ketua Srikandi PP Kabupaten Muaro Jambi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan.

Tradisi Unggahan menjadi momen refleksi spiritual dan kebersamaan keluarga besar masyarakat sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Kehadiran tokoh publik seperti Aidi Hatta diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai budaya lokal sekaligus memperkuat integrasi sosial di Kabupaten Muaro Jambi.(*)




Bupati Sarolangun Pastikan Akses Kesehatan Merata Lewat Program Dokter Maju

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Dokter Maju, inisiatif unggulan Bupati Sarolangun Hurmin dan Wakil Bupati Gerry Trisatwika, kini resmi melayani seluruh 11 kecamatan di Kabupaten Sarolangun.

Perluasan layanan ditandai dengan penambahan tujuh armada operasional untuk menjangkau desa-desa terpencil, mempercepat pelayanan kesehatan, serta mendekatkan tim dokter kepada masyarakat.

Sebelumnya, program ini hanya didukung empat unit armada sehingga jangkauannya terbatas.

“Tujuan kami jelas, pelayanan cepat dan merata hingga pelosok desa. Dengan tambahan armada di awal 2026, setiap warga di Sarolangun bisa menikmati layanan kesehatan gratis,” kata Bupati Hurmin.

Program Dokter Maju memberikan layanan kesehatan jemput bola, termasuk pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan. Semua layanan diberikan gratis tanpa pungutan biaya.

Masyarakat bisa mengakses layanan ini melalui pendataan oleh kepala desa atau bidan desa setempat.

Bupati Hurmin menegaskan pentingnya objektivitas pendataan untuk memastikan layanan tepat sasaran dan merata.

“Kami bekerja sama dengan seluruh desa, sehingga seluruh warga berhak mendapatkan pelayanan. Jangan sampai ada yang tebang pilih,” tegas Hurmin.

Program Dokter Maju menjadi salah satu pilar visi-misi Sarolangun Maju, menegaskan komitmen pemerintah daerah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa.(*)




Program Sekolah Gratis di Merangin, Anak-anak Semakin Semangat Belajar

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin kembali melaksanakan program unggulan perlengkapan sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu.

Setelah menyisir wilayah Sungai Manau dan Tabir, bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Merangin, M. Syukur, di SDN 189 Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, Sabtu (14/2).

Acara dihadiri sejumlah pejabat teras, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Misrinaldi, Kepala BPKAD Mashuri, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin, serta anggota DPRD Merangin Dapil III, Helmi (Nasdem) dan Nanta (Demokrat), yang ikut mendampingi program ini.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Merangin, Misrinaldi, sebanyak 329 siswa di Pamenang Barat menerima manfaat dari program ini, terdiri dari 209 siswa SD dan 120 siswa SMP.

“Semua perlengkapan sudah disalurkan, dan hari ini kita lakukan peluncuran secara simbolis,” jelas Misrinaldi.

Bupati Merangin, M. Syukur, menegaskan bantuan harus tepat sasaran dan dimanfaatkan oleh anak-anak yang paling membutuhkan.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme guru dan kepala sekolah agar suasana belajar tetap kondusif.

“Jangan bawa persoalan pribadi ke dalam sekolah. Jangan sampai anak jadi korban karena ketidakcocokan orang dewasa. Guru harus menjadi teladan, paling bersih dan baik,” tegas Bupati Syukur.

Para pelajar pun menyambut baik program ini. Salah satu siswa, Usna dari SDN 149 Pinang Merah, mengaku senang dengan bantuan yang diterima.

“Terima kasih banyak atas bantuan seragam sekolahnya. Baju kami sudah baru, kami tidak malu lagi dan jadi tambah semangat belajar,” ujar Usna.

Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan dan meringankan beban keluarga kurang mampu di Kabupaten Merangin.(*)




Sambut Ramadhan, Wakil Ketua DPRD Muaro Jambi Ikuti Kegiatan Religius Masyarakat

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Jurjani, ikut serta dalam tradisi ziarah kubur massal yang digelar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sekernan RT08, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ziarah kubur ini merupakan tradisi turun-temurun warga setempat, sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga sebelum memasuki bulan puasa.

Jurjani memberikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Desa Sekernan dalam menjaga nilai-nilai religius dan budaya lokal.

“Ziarah kubur ini bukan sekadar tradisi, tapi pengingat bagi kita yang masih hidup akan akhirat. Selain itu, ini adalah momen yang tepat untuk saling bermaaf-maafan sehingga kita bisa memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih,” ujar Jurjani.

Acara yang dimulai sejak pagi hari berlangsung dengan khidmat, meliputi:

  • Pembacaan Yasin dan Tahlil bersama oleh tokoh agama setempat.

  • Doa bersama untuk arwah para orang tua dan leluhur.

  • Ceramah singkat yang memberikan pesan moral dan religius.

  • Gotong royong pembersihan area pemakaman.

Selain itu, kehadiran Wakil Ketua DPRD juga dimanfaatkan warga untuk berdialog santai terkait aspirasi pembangunan desa.

Jurjani menegaskan bahwa lembaga legislatif akan terus mendukung kegiatan kemasyarakatan yang berdampak positif pada kerukunan warga, sekaligus menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan nilai-nilai spiritual masyarakat.(*)




RSUD Merangin Segera Miliki CT Scan dan Mammografi, Ini Penjelasan Sekda

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat.

Melalui rapat koordinasi bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pemda mematangkan kesiapan instalasi alat kesehatan canggih berupa CT Scan dan Mammografi yang akan ditempatkan di RSUD Kolonel Abundjani Bangko.

Rakor yang digelar di Ruang MPC Kantor Bappeda Merangin pada Jumat (13/2) tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni.

Dalam rapat yang juga membahas Monitoring Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), fokus utama pembahasan adalah kesiapan ruang instalasi CT Scan dan Mammografi.

Sekda Zulhifni menjelaskan bahwa terdapat sedikit penyesuaian desain rehabilitasi tata ruang agar alat hibah dari Kemenkes dapat segera dipasang dan dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, perubahan tersebut bersifat teknis dan tidak menjadi kendala berarti.

Terkait pembiayaan penyesuaian ruang, pemerintah daerah memastikan tidak ada beban tambahan khusus pada APBD.

Penataan ruang akan menggunakan anggaran pemeliharaan rutin rumah sakit, sehingga proses bisa berjalan cepat tanpa hambatan administratif.

Langkah ini dinilai penting agar alat kesehatan modern tersebut segera beroperasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Keberadaan CT Scan dan Mammografi di RSUD Kolonel Abundjani Bangko akan menjadi lompatan besar bagi pelayanan kesehatan di Merangin.

CT Scan berfungsi untuk pemindaian organ tubuh secara detail, sementara Mammografi digunakan untuk deteksi dini kanker payudara.

Selama ini, pasien yang membutuhkan layanan tersebut harus dirujuk ke luar daerah.

Sekda menegaskan bahwa pemenuhan alat kesehatan ini murni untuk meningkatkan kualitas layanan dan mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas medis tingkat lanjut.

Ia juga meminta manajemen rumah sakit bergerak cepat agar proses pengadaan dan instalasi alat dapat segera terealisasi.

Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Daerah

Langkah Pemkab Merangin ini menjadi bagian dari komitmen peningkatan sarana kesehatan daerah.

Dengan dukungan Kemenkes, RSUD Kolonel Abundjani Bangko diharapkan mampu memberikan pelayanan diagnostik yang lebih lengkap, cepat, dan akurat.

Kehadiran alat kesehatan canggih tersebut diharapkan menekan angka rujukan keluar daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan lokal.(*)




HUT ke-70 Desa Tangkit Meriah, Wagub Jambi dan Wabup Muaro Jambi Hadir

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (12/2/2026).

Ratusan warga memadati GOR Tangkit Emas untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah.

Perayaan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir, serta Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta, S.Ag. Kehadiran para pejabat daerah itu disambut antusias masyarakat yang telah memadati lokasi acara sejak pagi hari.

Momentum Refleksi dan Kebersamaan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat Desa Tangkit dalam menyukseskan peringatan hari jadi ke-70 tersebut.

Menurutnya, perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang desa dalam membangun dan berkembang.

“Capaian yang diraih Desa Tangkit hari ini bukanlah hasil instan. Semua merupakan buah dari proses panjang, kebersamaan masyarakat, serta sinergi dengan pemerintah daerah,” ujar Junaidi.

Ia juga memberikan penghargaan kepada para pendiri desa dan tokoh masyarakat yang telah meletakkan fondasi pembangunan hingga Desa Tangkit mampu berkembang seperti sekarang.

Komitmen Lanjutkan Pembangunan

Lebih lanjut, Junaidi mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan desa.

Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendorong kemajuan melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat tercapai tanpa partisipasi aktif warga.

“Keberhasilan pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-70 Desa Tangkit menjadi momentum mempererat persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta meneguhkan komitmen bersama untuk membawa desa menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.(*)




LPKA Muara Bulian Gandeng Bapas Jambi, Anak Binaan Dapat Pelatihan Barbershop dari Eks Napi

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – LPKA Kelas II Muara Bulian resmi membuka Program Kolaborasi Pelatihan Barbershop bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi, Rabu (12/02).

Program ini menjadi terobosan pembinaan berbasis keterampilan produktif yang bertujuan memperkuat kesiapan reintegrasi sosial Anak Binaan.

Berbeda dari pelatihan pada umumnya, program ini menghadirkan klien Bapas yang merupakan eks narapidana dan telah memiliki pengalaman di bidang barbershop sebagai tutor atau instruktur.

Langkah ini menjadi simbol keberhasilan pembinaan berkelanjutan, di mana mantan warga binaan mampu bangkit dan berbagi keterampilan kepada generasi berikutnya.

Pelatihan dirancang secara komprehensif, mulai dari teknik dasar potong rambut, penggunaan alat secara aman dan profesional, teknik pelayanan pelanggan, hingga manajemen usaha barbershop skala kecil.

Metode pembelajaran dilakukan melalui praktik langsung agar peserta memiliki pengalaman nyata dan siap terjun ke dunia usaha.

Bukti Pembinaan Berkelanjutan

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Irwan, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan.

“Program ini menunjukkan bahwa pembinaan tidak berhenti saat seseorang keluar dari lembaga pemasyarakatan. Klien yang telah memiliki kompetensi kini mampu memberdayakan yang lain. Ini adalah bentuk keberlanjutan pembinaan,” tegas Irwan.

Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, turut memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

Ia menilai pelatihan berbasis life skill seperti barbershop memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan realistis untuk dikembangkan.

“Ini langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas Anak Binaan agar memiliki keterampilan hidup yang bernilai ekonomi. Kami sangat mendukung program seperti ini,” ujarnya.

Sinergi Lintas UPT Pemasyarakatan

Kepala Bapas Kelas I Jambi, Dwi Santosa, menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mendukung kolaborasi lintas lembaga.

“Sinergi ini penting agar proses pembinaan berjalan berkesinambungan, baik ketika masih menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata.

“Kami ingin Anak Binaan memiliki bekal keterampilan, kepercayaan diri, dan peluang usaha ketika kembali ke masyarakat. Program ini adalah investasi masa depan mereka,” ungkapnya.

Bekal Mandiri untuk Masa Depan

Dengan dibukanya pelatihan barbershop ini, diharapkan Anak Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga membangun mental wirausaha dan rasa percaya diri.

Program ini sekaligus menegaskan arah baru pemasyarakatan yang lebih humanis, adaptif, dan berorientasi pada perubahan positif yang berkelanjutan.(*)




LPKA Muara Bulian Resmi Bentuk UPZ, Sinergi dengan BAZNAS dan MUI untuk Anak Binaan

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperkuat pembinaan kerohanian Islam sekaligus menyambut bulan suci Ramadan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut digelar pada Rabu (12/02) dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi, Irwan, serta Wakil Bupati Batang Hari.

Fokus Optimalisasi Zakat dan Penguatan Spiritual

Kerja sama dengan BAZNAS difokuskan pada mekanisme penghimpunan dan pengelolaan zakat, infak, serta sedekah di lingkungan LPKA. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengumpulan dana sosial dari jajaran pegawai dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Batang Hari juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) LPKA Muara Bulian sebagai bentuk legalitas dan penguatan kelembagaan pengelolaan zakat.

Ketua BAZNAS Batang Hari, H. Muslim, M.Sy, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ ini merupakan langkah konkret memperluas manfaat zakat.

“Melalui UPZ di LPKA Muara Bulian, kami berharap pengelolaan zakat berjalan transparan dan memberi dampak nyata bagi pembinaan serta kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Sinergi dengan MUI untuk Pembinaan Keagamaan

Sementara itu, kerja sama dengan MUI Kabupaten Batang Hari diarahkan pada penguatan program pembinaan keagamaan Islam bagi Anak Binaan.

Program ini meliputi pembinaan spiritual, pendampingan keagamaan, serta penguatan nilai moral dan akhlak.

Ketua Umum MUI Batang Hari, Drs. KH. Zaharuddin, AK, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung pembinaan tersebut.

“Kami siap memberikan pendampingan spiritual agar Anak Binaan memiliki bekal iman dan akhlak yang kuat ketika kembali ke masyarakat,” katanya.

Dukungan Kanwil Ditjenpas Jambi

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi, Irwan, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembinaan berbasis nilai spiritual dan pemberdayaan sosial.

“Penandatanganan PKS ini menjadi tonggak penting. Kami berharap sinergi dengan BAZNAS dan MUI mampu menghadirkan program pembinaan spiritual dan dukungan sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, Kasogi, menyampaikan apresiasi atas dukungan kedua lembaga tersebut.

“Kerja sama ini tidak hanya berdampak bagi Anak Binaan, tetapi juga bagi seluruh petugas, sehingga tercipta lingkungan pembinaan yang religius, harmonis, dan berkesinambungan,” tuturnya.

Pembinaan Berorientasi Karakter

Melalui kolaborasi ini, LPKA Muara Bulian menegaskan komitmennya dalam menghadirkan sistem pembinaan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek hukum.

Tetapi juga pembentukan karakter, peningkatan spiritualitas, serta kesiapan Anak Binaan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.

Momentum menjelang Ramadan pun menjadi penguat langkah menghadirkan suasana pembinaan yang lebih khidmat, edukatif, dan bermakna.(*)




Percepatan Desa Definitif, Bupati Muaro Jambi Fokuskan Pelayanan Publik Lebih Dekat

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menegaskan komitmen mempercepat pemerataan pembangunan desa.

Bupati Muaro Jambi, Dr Bambang Bayu Suseno, hadir langsung dalam kegiatan Expose 4 Desa Persiapan Menjadi Desa Definitif Tahun 2026 yang digelar di Gedung Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, Selasa (10/2/2026).

Kehadiran Bupati Bambang menjadi bukti keseriusan Pemkab Muaro Jambi dalam memperjuangkan peningkatan status empat desa persiapan menjadi desa definitif.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik lebih cepat, dekat, dan berkualitas bagi masyarakat.

“Pembentukan desa definitif bukan sekadar pemekaran wilayah administratif, tetapi upaya nyata menghadirkan pelayanan pemerintahan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Bupati Bambang.

Empat desa persiapan yang diusulkan telah melalui proses panjang dan komprehensif, mulai dari kajian teknis, administrasi, pemenuhan syarat kewilayahan dan kependudukan, hingga pelibatan masyarakat melalui musyawarah desa dan forum konsultasi publik.

Bupati menekankan, percepatan status desa definitif penting untuk menanggapi kondisi geografis yang luas, jarak kendali pemerintahan yang jauh, serta pertumbuhan jumlah penduduk yang meningkat.

Dengan struktur pemerintahan yang lebih efektif, pembangunan di desa dapat berjalan merata.

“Dengan desa yang lebih mandiri dan definitif, pembangunan akan lebih terarah, partisipasi masyarakat meningkat, dan kesejahteraan warga tumbuh lebih cepat,” tambahnya.

Kegiatan expose ini juga dihadiri Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Tim Penataan Desa Tingkat Pusat, Kepala Dinas P3AP2 Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Muaro Jambi, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Muaro Jambi.

Berbagai masukan konstruktif diberikan untuk menyempurnakan kesiapan desa-desa tersebut.

Pemkab Muaro Jambi optimistis, dengan dukungan pemerintah pusat, empat desa persiapan ini segera memperoleh status definitif.

Sehingga memiliki kewenangan lebih luas dalam mengelola pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat secara mandiri.

Langkah ini sejalan dengan visi Muaro Jambi: desa kuat, masyarakat sejahtera, pembangunan merata hingga pelosok wilayah.(*)




Operasi Pasar Gas LPG Merangin, Kadis DKUMPKP Pastikan Pasokan Tepat Sasaran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPKP) Kabupaten Merangin, Andrie Fransusman, mengambil langkah tegas terhadap pangkalan gas LPG 3 kilogram yang melanggar aturan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Operasi Pasar yang digelar di area parkir Hotel Bukit Indah, Rabu (11/2), sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan gas melon dan tingginya harga di pasaran beberapa pekan terakhir.

“Kami telah melakukan pengawasan intensif selama tiga minggu terakhir. Hari ini, salah satu pangkalan yang terbukti melanggar kami beri sanksi berupa pengurangan kuota. Sebanyak 200 tabung yang seharusnya didistribusikan ke pangkalan tersebut kita tarik dan salurkan langsung kepada masyarakat,” ujar Andrie Fransusman.

Andrie menegaskan, sanksi yang diberikan bersifat bertahap, mulai dari peringatan administratif, pengurangan kuota, hingga pencabutan izin usaha bagi pangkalan yang masih membandel.

Sebanyak 200 tabung gas hasil pengurangan kuota tersebut disalurkan kepada warga Dusun Bangko dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp17.000 per tabung.

Warga yang menerima gas bersubsidi diwajibkan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat administratif.

“Karena tabung ini kami tarik dari pangkalan di Dusun Bangko, maka hak warga sekitar harus dikembalikan agar tepat sasaran. Ini bagian dari komitmen kami menjaga hak masyarakat,” tambah Andrie.

Melalui tindakan tegas ini, DKUMPKP Merangin memperingatkan seluruh pemilik pangkalan gas agar tidak bermain dengan stok maupun harga.

Pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan pengawasan rutin demi menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat kecil.(*)