Bupati BBS Serahkan LKPD 2024, Muaro Jambi Penuhi Mandatory Spending

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkab Muaro Jambi secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi, Selasa (15/4/2025).

Penyerahan LKPD yang berlangsung di Auditorium Sultan Thaha BPK RI Perwakilan Jambi ini dilakukan langsung oleh Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS), SP, MM, M.Si, dan diterima oleh Kepala BPK Perwakilan Jambi, Muhammad Toha Arafat.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima laporan, yang merupakan wujud komitmen Pemkab Muaro Jambi terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Penyerahan LKPD unaudited ini dilakukan sesuai amanat Pasal 56 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, yang mewajibkan pemerintah daerah menyerahkan laporan keuangan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan bahwa Pemkab Muaro Jambi telah memenuhi mandatory spending sesuai ketentuan perundang-undangan, yaitu:

  • Alokasi Pendidikan: 30,45% dari APBD (minimal 20%)

  • Alokasi Kesehatan: 21,42% dari APBD (minimal 10%)

  • Alokasi Infrastruktur: 45,58% dari APBD (minimal 40%)

  • Alokasi Pengawasan: Minimal 0,75% dari APBD

“Dengan terpenuhinya porsi alokasi ini, Pemkab Muaro Jambi telah menjalankan kewajiban belanja sesuai amanat undang-undang,” tegas Bupati BBS.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar seluruh perangkat daerah, khususnya BPKAD, Inspektorat, dan BPK sebagai pemeriksa eksternal, terus menjalin sinergi demi mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang profesional dan transparan.

Kepala BPK Perwakilan Jambi mengapresiasi langkah cepat Pemkab Muaro Jambi dalam penyerahan LKPD Tahun 2024 dan berharap pemeriksaan dapat berjalan optimal sesuai prosedur.

Penyerahan LKPD ini juga dilakukan serentak bersama beberapa pemerintah daerah lainnya, yakni Kabupaten Kerinci, Merangin, Batanghari, dan Kota Sungai Penuh.(*)




Kronologi Tenggelamnya Harto Sukarno di Sungai Lagan, Pencarian Berlangsung Hingga Malam

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Hingga pukul 22.30 WIB, Selasa 15 April 2025, korban tenggelam di Sungai Lagan, Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur  belum juga ditemukan.

Tim SAR dan warga setempat terus melakukan pencarian intensif.

Korban yang diketahui bernama Harto Sukarno, berusia sekitar 58 tahun, dilaporkan tenggelam di Sungai Lagan sekitar pukul 16.35 WIB.

Awalnya, seorang warga menemukan perahu korban yang sedang membawa rumput pakan ternak hanyut di aliran Sungai Lagan, dekat dengan kantor desa.

Perahu tersebut ditemukan tanpa ada pemiliknya.

Menurut pantauan Jambi Independent di lokasi kejadian, ratusan warga terlihat memadati sekitar lokasi kejadian.

Beberapa warga setempat turut serta dalam upaya pencarian menggunakan perahu dan alat penerangan.

Selain itu, Tim SAR yang datang malam ini juga telah melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet bersama pihak TNI dan Polri.

Harto Sukarno, warga Dusun Suka Maju, RT 004, RW 001, Desa Suka Maju, diduga tenggelam setelah terpeleset dari perahunya saat sedang mencari rumput di sekitar aliran Sungai Lagan.

Menurut keterangan keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit kronis, meskipun pada saat itu, korban belum makan namun hal tersebut biasa dilakukan korban saat bekerja.

Sungai Lagan yang memiliki arus cukup deras dan ketinggian air yang meningkat saat ini dipenuhi oleh rumput liar di bagian tengahnya.

Selain itu, sejumlah warga juga mengungkapkan bahwa di sekitar aliran sungai ini terdapat buaya liar berukuran besar yang sering terlihat.

Perahu korban telah ditambatkan dan dipasang police line sebagai barang bukti.

Dari penuturan warga, kemungkinan korban terpeleset dari perahu yang ia gunakan untuk membawa rumput, yang menyebabkan ia jatuh dan tenggelam di Sungai Lagan.

Sungai Lagan Tanjab Timur: Pencarian Korban Tenggelam Masih Berlangsung, Diduga Terpeleset dari Perahu

Proses pencarian korban oleh Tim SAR dan pihak berwenang terus berlanjut hingga saat ini. Pihak keluarga berharap agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.(*)




Diduga Tenggelam, Warga Geragai Hilang Saat Mencari Rumput di Sungai Lagan

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang warga Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dilaporkan hilang saat mencari rumput di sekitar aliran Sungai Lagan, Senin sore (14/4/2025).

Korban diketahui bernama Harto Sukarno (58), warga Dusun Suka Maju, RT 004, RW 001.

Informasi hilangnya korban pertama kali diketahui saat warga melihat perahu milik korban hanyut dengan muatan rumput, namun tanpa keberadaan pemiliknya.

Kepala Desa Suka Maju, Didik Budi Cahyanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut lokasi perahu korban ditemukan sekitar 50 meter dari jembatan dekat Kantor Desa Suka Maju.

“Kejadiannya sore tadi. Ada warga yang sedang memperbaiki perahu di bawah jembatan Sungai Lagan melihat perahu korban hanyut, tapi korban tidak ada. Setelah dicek, perahu tersebut benar milik Harto Sukarno yang biasa digunakan untuk mencari rumput ternak,” jelas Kades.

Pihak keluarga juga menyatakan tidak mengetahui keberadaan korban sejak sore. Dugaan sementara, korban tenggelam di aliran Sungai Lagan Suka Maju.

Proses pencarian terhadap korban telah dilakukan sejak sore hari dan masih berlangsung hingga malam pukul 18.50 WIB.

Warga bersama aparat desa masih melakukan penyisiran sambil menunggu kedatangan Tim SAR.

“Kami masih melakukan pencarian bersama warga. Tim SAR juga sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu pencarian,” tambah Kades Didik.

Sementara itu, Kapolsek Geragai, Iptu Budi Sitinjak, juga membenarkan adanya laporan warga hilang tersebut.

Ia menyatakan bahwa anggota Polsek, Babinsa, dan masyarakat telah dikerahkan untuk membantu pencarian menggunakan perahu dan alat lainnya.

“Upaya pencarian terus dilakukan dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” ujar Kapolsek.(*)




Razia Gabungan di Lapas Perempuan Jambi, WBP Negatif Narkoba

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi menggelar razia gabungan di blok hunian warga binaan, Selasa (15/04/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen terhadap pemberantasan narkoba dan menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan bersih dari barang-barang terlarang.

Razia gabungan ini melibatkan unsur aparat keamanan dari berbagai instansi, yaitu Lapas, Kepolisian, TNI, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi.

Selain pemeriksaan kamar hunian, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap 25 warga binaan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya preventif dan wujud nyata komitmen Lapas dalam mendukung program Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar).

“Ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan. Kami ingin memastikan lingkungan Lapas tetap aman dan bebas dari peredaran gelap narkoba serta barang terlarang lainnya,” ujar Meita.

Dari hasil razia, petugas tidak menemukan narkoba, namun menyita beberapa barang yang berpotensi disalahgunakan seperti paku, jarum jahit, alat cukur, dan pulpen.

Seluruh barang tersebut langsung diamankan guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Muaro Jambi, AKP Rodi Hambali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antar-instansi dalam menjaga ketertiban di dalam Lapas.

“Sebanyak 35 personel gabungan diturunkan dalam kegiatan ini. Ini adalah bentuk komitmen bersama dalam pengawasan dan penegakan ketertiban di lingkungan Lapas,” jelasnya.

Hasil tes urine menunjukkan bahwa seluruh warga binaan yang diperiksa dinyatakan negatif narkoba, yang menjadi indikator positif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Pihak Lapas menyatakan akan terus menggelar kegiatan serupa secara rutin guna menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan mendukung program rehabilitasi serta pembinaan warga binaan secara maksimal.(*)




Dandim 0416/BUTE, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, Luncurkan Visi BUTE PASTI untuk Tingkatkan Semangat dan Kinerja Prajurit

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID  – Komandan Kodim (Dandim) 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, SIP, MIPol, resmi memperkenalkan visi dan semangat baru bertajuk “BUTE PASTI” kepada seluruh jajaran Kodim, termasuk prajurit, ASN, dan anggota Persit. Peluncuran visi ini dilakukan dalam pengarahan pertamanya setelah acara tradisi penyambutan di Makodim 0416/Bute.

Dalam sambutannya, Letkol Pungky—alumni Akmil 2005—menyampaikan bahwa kehadirannya di Kodim 0416/Bungo Tebo diharapkan membawa energi positif dan semangat baru.

Visi “BUTE PASTI” merupakan akronim dari:

– BerBUat TErbaik

– Profesional

– Adaptif

– Sinergis

– Tangguh

– Inovatif

“Terima kasih atas sambutan hangatnya. Ini sebuah kehormatan bagi saya dan keluarga. Saya mengajak seluruh jajaran Kodim 0416/Bute untuk menyatukan tekad dan meningkatkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, TNI, bangsa, dan negara,” tegas Dandim Pungky dalam arahannya.

Pengarahan yang berlangsung selama 2,5 jam ini disampaikan dalam suasana hangat, santai, dan penuh kekeluargaan.

Gaya komunikasi Letkol Pungky yang humble dan humoris membuat setiap poin penting tersampaikan secara efektif dan diterima dengan antusias oleh seluruh personel.

Visi “BUTE PASTI” menjadi langkah awal Dandim Pungky dalam memperkuat kinerja dan sinergi internal Kodim 0416/Bungo Tebo, serta sebagai komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional di tengah dinamika tantangan bangsa.(*)




Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61, Lapas Muara Tebo Tebar Kepedulian Lewat Bansos

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 yang jatuh pada 27 April 2025, Lapas Kelas IIB Muara Tebo menggelar kegiatan bantuan sosial (bansos) kepada para purnabakti, masyarakat sekitar, serta keluarga warga binaan, pada Senin (14/4/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Lembaga Pemasyarakatan terhadap lingkungan dan para pihak yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan institusi pemasyarakatan.

Bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya diserahkan langsung oleh Kalapas Kelas IIB Muara Tebo, Refin Tua Simanullang, didampingi jajaran pegawai.

Suasana penuh kehangatan terasa dalam proses penyaluran bantuan, yang mendapat sambutan hangat dari para penerima.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bentuk nyata komitmen kami untuk hadir dan peduli terhadap sesama,” ujar Refin.

Kalapas menegaskan bahwa kegiatan bansos ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah menjadi bagian dari budaya organisasi di lingkungan Lapas Muara Tebo.

Selain memberikan manfaat langsung, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat tali silaturahmi antar pegawai aktif, purnabakti, serta masyarakat sekitar.

“Kami berharap, melalui bantuan ini terjalin rasa kebersamaan dan solidaritas yang semakin erat,” lanjutnya.

Selain berbagi bantuan, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk membangun hubungan harmonis antara Lapas, masyarakat sekitar, dan keluarga warga binaan, sekaligus memperkuat citra positif institusi pemasyarakatan di mata publik.(*)




Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto Resmi Jadi Dandim 0416/Bute, Disambut dengan Upacara Tradisi

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kodim 0416/Bute menggelar acara tradisi penyambutan pejabat Dandim baru, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, SIP., MIPol, beserta istri,  Vilana Dedy Pungky bertempat di Makodim 0416/Bute, Jalan Perwira No 1, Kelurahan Bungo Barat, Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, pada Sabtu (12/04/2025).

Acara penyambutan pejabat Dandim baru dipimpin langsung oleh Kasdim 0416/Bute Mayor Inf M Tony Wijaya, yang menandai momen sakral ini sebagai bagian dari tradisi penerimaan warga baru di lingkungan Kodim 0416/Bute.

Dalam suasana hangat dan penuh semangat kekeluargaan, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto menerima pengalungan syal sebagai bentuk penyambutan.

Sementara Vilana Dedy Pungky menerima buket bunga, sebagai simbol ucapan selamat datang dari keluarga besar Kodim 0416/Bute.

Setelah menerima penghormatan jajar dari regu jaga Kesatrian Kodim 0416/Bute, acara tradisi dilanjutkan dengan tarian sekapur sirih sebagai bentuk penghormatan penuh dari keluarga besar Kodim 0416/Bute kepada pejabat Dandim baru.

Kasdim Mayor Inf M Tony Wijaya menyampaikan bahwa kehadiran Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto diharapkan dapat memberikan semangat dan energi baru, dalam menjalankan tugas-tugas pembinaan teritorial di wilayah Kabupaten Bungo dan Tebo.

“Selamat datang kepada Komandan beserta Ibu. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Kodim 0416/Bute semakin profesional, solid, dan dicintai rakyat,” ujarnya.

Acara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, turut hadir dalam acara, seluruh Danramil jajaran serta perwira staf, Subdenpom II/2-1 Bungo, prajurit, anggota Persit KCK Cabang XXIV dan ASN Kodim 0416/Bute.(*)




Transportasi Laut Jambi Turun Saat Lebaran, Ini Kata Kepala BPTD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Selama periode Angkutan Lebaran 2025, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi, mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr Drs Benny Nurdin Yusuf, AMd LLAJ, MH, dalam evaluasi penutupan Posko Angkutan Lebaran.

Pelabuhan yang melayani rute Jambi–Telaga Punggur (Batam)–Dabo (Kepulauan Riau) tersebut mencatat total 5.930 penumpang datang dan 6.545 penumpang berangkat, dengan rata-rata pergerakan penumpang sebanyak 567 orang per hari.

“Secara umum, jumlah penumpang yang menggunakan penyeberangan dari dan ke Kuala Tungkal menunjukkan tren penurunan. Dibandingkan tahun 2024, arus mudik turun sekitar 6 persen, sementara arus balik menurun drastis hingga 50 persen,” jelas Benny Nurdin Yusuf.

Dari sisi kendaraan, total 902 unit datang ke Kuala Tungkal, sedangkan 699 unit berangkat menuju Batam atau Dabo.

Puncak arus balik tercatat terjadi pada H+6, di mana tercatat 651 kendaraan melintas dalam satu hari.

Meski masih berperan penting sebagai penghubung antarprovinsi, BPTD mencatat bahwa tingginya biaya operasional, preferensi moda transportasi lain, dan kondisi cuaca laut kemungkinan menjadi penyebab berkurangnya volume arus balik tahun ini.

“Kami akan melakukan evaluasi bersama instansi terkait untuk mendorong kembali minat masyarakat menggunakan penyeberangan, tentu dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan,” tambah Benny.

Menanggapi tren ini, BPTD Kelas II Jambi akan memperkuat kolaborasi dengan pihak operator penyeberangan, ASDP, dan pemerintah daerah. Salah satu fokus evaluasi adalah memastikan pelayanan pelabuhan lebih optimal, terjadwal, dan terintegrasi dengan moda darat lainnya.

“Transportasi penyeberangan adalah bagian penting dari konektivitas wilayah Jambi ke provinsi tetangga seperti Kepulauan Riau. Kami ingin pastikan bahwa layanan ini tetap relevan, terjangkau, dan diminati,” tutupnya.(*)




Pembangunan Box Culvert di Jujuhan Bungo Dimulai, Kendaraan Berat Segera Bisa Melintas

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Proyek pembangunan box culvert di jalan penghubung antara Provinsi Jambi dan Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, akhirnya dimulai.

Box culvert ganda (double) dengan ukuran 3 meter x 3 meter ini didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan besar.

Informasi yang dihimpun dari Jambi Independent, proyek ini direncanakan oleh P2JN Jambi, sementara pelaksanaan konstruksinya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Bungo, Dwi Herwindo, mengonfirmasi bahwa pembangunan box culvert ini sangat dibutuhkan karena jembatan sementara sebelumnya, yaitu jembatan bailey, hanya mampu dilalui kendaraan dengan tonase maksimal 20 ton.

“Jembatan bailey sebelumnya hanya bisa dilalui kendaraan dengan tonase di bawah 20 ton. Dengan adanya box culvert ini, kendaraan berat dengan muatan di atas 20 ton akan bisa melintas dengan aman,” jelas Dwi.

Proyek infrastruktur ini disambut antusias oleh warga sekitar, termasuk para sopir angkutan barang yang sering melewati jalan penghubung Jambi-Sumbar.

Salah satunya adalah Ari, seorang warga Jujuhan yang merasa lega dengan dimulainya pembangunan box culvert.

“Alhamdulillah, box culvert sudah mulai dibangun. Dengan ukuran 3 x 3 meter, kendaraan dengan tonase lebih dari 20 ton sudah bisa melintas. Ini sangat membantu aktivitas kami,” ungkap Ari.

Para sopir angkutan yang biasa melewati jalur ini juga menyambut baik proyek ini. Mereka berharap dengan selesainya pembangunan, kemacetan akibat pembatasan tonase pada jembatan bailey bisa dihindari.

“Pembangunan box culvert ini sudah lama dinantikan oleh banyak sopir angkutan. Semoga pengerjaan berjalan lancar dan arus lalu lintas kembali normal,” tambah Ari.

Proyek pembangunan box culvert ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan distribusi barang serta jasa antara Jambi dan Sumatera Barat. Terutama bagi kendaraan angkutan berat yang selama ini terkendala dengan keterbatasan akses pada jembatan bailey.(*)




Jalur Palembang–Jambi Tergenang Banjir, Ini Rute Alternatif yang Disarankan Polisi

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Satlantas Polres Batanghari mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat pengguna jalan terkait pengalihan arus lalu lintas Jalur Lintas Palembang–Jambi.

Pengalihan dilakukan menyusul banjir yang merendam kawasan Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam pantauan di lapangan, petugas Satlantas terlihat memberikan arahan langsung kepada pengemudi yang melintas di Jalan Lintas Jambi–Sumatera Barat, tepatnya di Desa Tenam, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, pada Rabu (9/4/2025).

“Pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk mencegah kemacetan parah dan menjaga kelancaran mobilitas kendaraan, khususnya di titik-titik rawan banjir,” ungkap Kasat Lantas Polres Batanghari, Iptu Agung Prasetyo Soegiono, S.Tr.K., S.I.K.

Lebih lanjut, Iptu Agung menyarankan para pengguna jalan dari arah Jambi menuju Palembang agar menggunakan jalur alternatif atau menunda perjalanan jika tidak mendesak, untuk menghindari risiko terjebak di jalur banjir.

Adapun alternatif jalur Lintas Palembang-Jambi yakni, Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang.

Satlantas Polres Batanghari juga mengimbau agar para pengendara mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga keselamatan berkendara, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum menempuh perjalanan jauh.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan kendaraan melewati banjir, karena dapat membahayakan dan merusak kendaraan,” tambah Iptu Agung.(*)