Al Haris Dorong Sekeladi Bangkit Jadi Desa Maju, Infrastruktur Jadi Prioritas

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID Al Haris melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Desa Batu Empang, Dusun Sekeladi, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/02/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang memadukan nilai sejarah dengan arah pembangunan ke depan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyaluran bantuan makanan tambahan untuk 20 balita, dilanjutkan buka puasa bersama masyarakat, dan ditutup dengan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Istiqomah.

Kehadiran Gubernur di dusun yang dikenal sebagai kampung bersejarah itu menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendorong Sekeladi bertransformasi menjadi desa maju.

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan pembangunan tidak boleh terpusat di perkotaan saja, tetapi harus menjangkau daerah pelosok.

“Pembangunan harus menyentuh masyarakat hingga ke daerah terluar. Sekeladi punya sejarah besar, sekarang saatnya melangkah menuju kemajuan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur meresmikan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai yang telah lama dinantikan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya membuka akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

“Kalau akses terbuka, hasil pertanian lancar keluar, kebutuhan pokok mudah masuk. Inilah dasar kemajuan desa,” tegasnya.

Al Haris juga mengangkat sejarah panjang Sekeladi yang melahirkan sejumlah tokoh penting daerah, seperti Makalam, Arifin Manap, Abun Jani, hingga H. Kamil yang pernah menjabat Bupati Merangin pertama.

Menurutnya, warisan sejarah tersebut harus menjadi motivasi generasi muda untuk terus belajar dan membangun kampung halaman.

Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong perluasan jaringan listrik PLN ke dusun-dusun yang belum terlayani maksimal.

Melalui dukungan Dinas ESDM Provinsi Jambi, dialokasikan 15 titik lampu jalan tenaga surya untuk Dusun Sekeladi.

Selain itu, bantuan operasional bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebesar Rp250 ribu per bulan (dibayarkan per tiga bulan) turut diberikan untuk menjaga stabilitas keamanan desa.

Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur menegaskan pembangunan prioritas tetap berjalan melalui koordinasi bersama Hurmin selaku Bupati Sarolangun.

Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Jambi. Dari total alokasi anggaran sekitar Rp244 miliar untuk kabupaten/kota, sebagian diarahkan mendukung percepatan pembangunan Batang Asai.

Ia juga melaporkan program cetak sawah seluas 84 hektare di Dusun Empang Gedang sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Safari Ramadan tersebut, Pemprov Jambi menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya:

  • 1 unit kursi roda

  • 2 unit tongkat bantu

  • 7 unit handsprayer untuk Kelompok Tani Suka Makmur

  • CSR Bank Jambi Rp20 juta

  • Santunan untuk 15 anak yatim

  • Bantuan Baznas bagi 70 fakir miskin

  • Bantuan untuk 5 pegawai syara dan marbot

  • Paket sembako bagi warga membutuhkan

Melalui program ASN Peduli Stunting, disalurkan 20 paket bantuan untuk keluarga berisiko stunting, serta tambahan biskuit bagi 5 balita stunting dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Kunjungan ini menjadi simbol kuat bahwa sejarah dan pembangunan dapat berjalan beriringan.

Dari kampung yang melahirkan banyak tokoh besar, Sekeladi kini diarahkan menjadi desa yang maju, terang, dan terbuka aksesnya sebagai bagian dari komitmen Pemprov Jambi membangun dari pinggiran menuju kemajuan yang merata.(*)




Safari Ramadan di Pamenang, Gubernur Al Haris Puji Kinerja Bupati Merangin

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Al Haris memberikan apresiasi atas semangat dan komitmen M Syukur dalam membangun Kabupaten Merangin.

Menurut Gubernur, berbagai kemajuan yang terlihat saat ini merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah bersama dukungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Al Mukmin, Kelurahan Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu malam (28/2).

Dalam sambutannya, Gubernur juga memuji kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun Masjid Al Mukmin.

Ia mengaku mengikuti proses pembangunan masjid tersebut sejak awal.

“Saya mengetahui sejak awal pembangunan masjid ini, karena saya yang meletakkan batu pertama saat menjabat sebagai Bupati Merangin. Masyarakat di sini tidak kaya, tapi sawit banyak,” ujar Al Haris yang disambut tawa jamaah.

Kehadiran Gubernur dalam Safari Ramadan 1447 Hijriah itu disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Bupati Merangin M Syukur yang hadir bersama Wakil Bupati H Kafidh, Sekda Zulhifni, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut.

Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin bersama masyarakat.

“Kunjungan ini bukan hanya Safari Ramadan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat Merangin dengan Pak Gubernur dan jajarannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya ayah, dalam pembinaan anak.

Ia mengungkapkan sekitar 25 persen anak-anak di Jambi kehilangan kehadiran dan kasih sayang ayah dalam keseharian, baik karena merantau, perceraian, maupun faktor lain.

“Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Pembinaan akhlak anak harus dimulai sejak dini. Peran ayah sangat penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak agar menjadi generasi yang berakhlak dan berkualitas,” tegasnya.

Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial. Bupati menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi, sementara Wakil Bupati menyalurkan bantuan pembangunan masjid dari Baznas Merangin.

Gubernur Jambi turut menyerahkan bantuan kepada 50 fakir miskin yang secara simbolis diterima oleh 12 orang.

Selain itu, diberikan pula bantuan makanan tambahan berupa telur dan susu bagi anak-anak stunting.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan saling bersalaman, menandai eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat Merangin.(*)




Safari Ramadan di Tabir Selatan, Bupati Merangin Janji Aspal Jalan Tiap Tahun

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati M. Syukur menghadiri rangkaian Safari Ramadan 1447 H tingkat kabupaten di Masjid Arafah, Desa Sungai Sahut, Kecamatan Tabir Selatan, Kamis (26/02).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Merangin, para kepala OPD, pimpinan BUMD, hingga perwakilan perbankan dan Baznas.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur meskipun pemerintah daerah tengah menerapkan efisiensi anggaran.

M. Syukur memastikan wilayah Tabir Selatan tetap mendapatkan program pengaspalan setiap tahun selama masa kepemimpinannya.

Untuk tahun 2026, pemerintah daerah juga menyiapkan proyek betonisasi yang menghubungkan Sinar Gading ke akses keluar wilayah tersebut.

Menurutnya, pembangunan tetap berjalan meski dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan skala prioritas.

Ia memaparkan, pembangunan jalan sepanjang 2025 mencapai hampir 18 kilometer. Angka itu meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya sekitar 8 kilometer.

“Kita lakukan efisiensi dan fokus pada prioritas. Hasilnya, pembangunan jalan meningkat lebih dari dua kali lipat,” tegasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Bupati juga menyinggung kondisi Bank 9 Jambi yang tengah menjadi perhatian masyarakat.

Ia menegaskan bahwa stabilitas bank daerah tersebut tetap aman meskipun dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bupati meminta masyarakat tidak panik dan tidak menarik dana secara massal. Ia memastikan tidak ada dana nasabah yang hilang dan koordinasi dengan OJK serta pemegang saham telah dilakukan.

Terkait gangguan layanan ATM dan e-banking, dijelaskan bahwa hal itu merupakan bagian dari proses audit forensik sesuai rekomendasi OJK.

Untuk sementara, gaji ASN tetap dibayarkan tepat waktu melalui mekanisme manual hingga sistem kembali normal.

Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan bantuan simbolis untuk mendukung kegiatan keagamaan dan kemaslahatan masyarakat Desa Sungai Sahut.

Bantuan berasal dari CSR Bank Jambi sebesar Rp5.000.000 dan dari Baznas Kabupaten Merangin sebesar Rp1.500.000.

Bupati berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional masjid dan kebutuhan masyarakat sekitar.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena jadwal Safari Ramadan sempat mengalami penyesuaian menyesuaikan agenda Pemerintah Provinsi Jambi.

Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menyampaikan langsung program prioritas pembangunan di Kabupaten Merangin.(*)




Kunjungan Kerja DPRD Muaro Jambi ke Denpasar, Fokus pada Regulasi Internal

BALI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muaro Jambi melakukan kunjungan kerja ke Denpasar, Bali, Selasa (25/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan konsultasi dan koordinasi terkait penyusunan serta penerapan tata tertib kedewanan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis DPRD Muaro Jambi dalam memperkuat aturan kerja internal lembaga legislatif.

Rombongan mempelajari berbagai aspek teknis penyelenggaraan kedewanan, mulai dari mekanisme persidangan, sistem pengambilan keputusan, hingga tata kelola alat kelengkapan dewan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagi pengalaman dan praktik terbaik dari DPRD daerah yang telah berhasil menerapkan tata tertib secara efektif dan profesional.

Perwakilan DPRD Muaro Jambi menegaskan bahwa hasil kunjungan kerja akan dijadikan bahan evaluasi dan perbandingan dalam penyempurnaan tata tertib DPRD Kabupaten Muaro Jambi.

Diharapkan dengan penyempurnaan tersebut, kinerja legislatif semakin optimal, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran.

“Tujuan utama kunjungan ini adalah memperoleh referensi langsung agar DPRD Muaro Jambi dapat bekerja lebih profesional dan efisien,” ujar salah satu anggota rombongan.(*)




Anggaran Terbatas, Wabup Merangin Minta OPD Lebih Inovatif

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menggelar Forum Perangkat Daerah Bidang Infrastruktur Tahun 2026 sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sapta Taruna Dinas PUPR Merangin itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, didampingi Sekretaris Daerah Zulhifni, Senin (23/02).

Forum tahun ini mengangkat tema: “Meningkatkan Infrastruktur Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah dan Kearifan Lokal.”

Kepala Dinas PUPR Merangin, Risdiansyah, menjelaskan forum ini merupakan amanat dari Kementerian Dalam Negeri melalui Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Forum tersebut menjadi ruang sinkronisasi antara usulan masyarakat hasil Musrenbang di 24 kecamatan dengan program teknis OPD.

“Ini wadah penyaringan aspirasi untuk menyempurnakan rancangan kebijakan Renja Infrastruktur. Kita mempertajam indikator kinerja dan menyesuaikan pendanaan dengan pagu indikatif,” jelasnya.

Dalam forum ini juga dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan antara perwakilan kecamatan dan OPD. Namun, baru delapan kecamatan yang menyerahkan laporan lengkap.

“Kami minta seluruh kecamatan segera melengkapi agar bisa dibawa ke forum lintas kabupaten,” tegas Risdiansyah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati A. Khafidh menyoroti tantangan pembiayaan pembangunan yang tengah menghadapi keterbatasan fiskal.

Ia meminta seluruh OPD, khususnya bidang infrastruktur dan sumber daya air, belajar dari evaluasi 2025 agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.

“Jangan sampai ada lagi keterlambatan administrasi atau pengajuan CCO penambahan waktu yang tidak perlu. Perencanaan harus matang sejak awal,” tegasnya.

Wabup juga menekankan pentingnya pendekatan bottom-up dalam perencanaan pembangunan.

Ia mengingatkan para camat agar aktif mengawal usulan desa dan memahami regulasi terbaru Dana Desa tahun 2025.

Menurutnya, operasional kantor desa kini tidak lagi bisa menggunakan Dana Desa, melainkan harus bersumber dari PADes.

“Camat sebagai pembina desa harus turun langsung agar tidak terjadi salah persepsi di masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya mengandalkan APBD Kabupaten, Wabup juga mendorong kepala OPD untuk proaktif mencari peluang pendanaan dari pemerintah pusat melalui berbagai aplikasi dan forum perencanaan nasional.

“Kita harus inovatif dan disiplin dalam mengajukan usulan. Jangan hanya menunggu,” pungkasnya.

Forum ini turut dihadiri jajaran kepala OPD, Inspektur, Kepala Bappeda, serta seluruh camat se-Kabupaten Merangin.(*)




Kabar Baik untuk Warga Merangin, Bunga KPR Bisa Turun Jadi 5 Persen

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Langkah percepatan pembangunan sektor perumahan di Kabupaten Merangin mulai menunjukkan arah yang jelas M Syukur membawa empat program strategis setelah melakukan pertemuan dengan Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), di Wisma Mandiri, Jakarta, Senin (23/2).

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah komitmen penting yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk kemudahan akses pembiayaan rumah dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Program renovasi rumah tidak hanya berorientasi pada hunian layak, tetapi juga mendorong produktivitas ekonomi keluarga.

Pemerintah Kabupaten Merangin akan menggandeng PNM Mekaar agar rumah yang diperbaiki bisa dimanfaatkan sebagai pusat usaha rumahan, khususnya bagi kaum ibu.

Pemkab Merangin berkomitmen menata kawasan kumuh menjadi lingkungan yang sehat, tertata, dan layak huni. Program ini ditargetkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pemerintah memastikan setiap kabupaten/kota di Jambi memperoleh alokasi bantuan rumah swadaya.

Akses pembiayaan perumahan akan disederhanakan. Masyarakat berpenghasilan rendah di Merangin diprioritaskan untuk mendapatkan kemudahan KPR Tapak dan Rusun dengan skema subsidi yang lebih ringan.

“Kita akan mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak kesulitan mencicil rumah,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, keempat program tersebut segera direalisasikan agar masyarakat Merangin tidak lagi terbebani persoalan hunian.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait yang akrab disapa Menteri Ara mengungkapkan rencana besar untuk membantu jutaan masyarakat Indonesia.

Ia mengusulkan penurunan bunga kredit menjadi 5 persen bagi sekitar 16 juta nasabah, terutama ibu-ibu yang menjalankan usaha dari rumah.

“Saya sudah membuat proposal untuk mengurangi bunga menjadi 5% bagi 16 juta nasabah, terutama untuk ibu-ibu yang berusaha di rumah,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Menteri PKP berencana mengunjungi Provinsi Jambi usai Idul Fitri 1447 H.

Agenda tersebut mencakup pertemuan dengan perwakilan masyarakat, termasuk dari Kabupaten Merangin, guna memastikan program berjalan sesuai target.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam memperoleh hunian layak sekaligus memperkuat ekonomi keluarga berbasis rumah tangga.(*)




Junaidi H Mahir Pastikan Penanganan Korban Kebakaran RT 10 Desa Simpang Limo

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir, turun langsung ke lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah warga RT 10, Desa Simpang Limo, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Minggu (22/2/2026).

Kehadiran beliau menandai respons cepat Pemerintah Kabupaten terhadap musibah yang menimpa warganya.

Di tengah puing dan sisa arang bangunan yang masih menyisakan bau asap, Junaidi menyerahkan bantuan darurat berupa paket sembako, perlengkapan tidur, peralatan dapur, serta pakaian layak pakai kepada keluarga terdampak.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi turut berduka atas musibah ini. Bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemkab dan kepedulian sesama. Jangan dilihat dari nilainya, tapi semoga bisa meringankan beban saudara kita yang sedang diuji,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan, Wakil Bupati juga berdialog dengan korban untuk memastikan kondisi kesehatan dan psikologis mereka pasca kebakaran.

Beberapa warga masih tinggal di rumah kerabat sambil menunggu bantuan lanjutan untuk perbaikan hunian.

Junaidi meminta aparat desa dan kecamatan melakukan pendataan kerugian secara rinci dan cepat, sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan termasuk perbaikan hunian.

“Respons Pemkab tidak berhenti pada bantuan logistik awal, tetapi berlanjut pada pemulihan permanen,” tambahnya.

Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, dengan mengecek instalasi listrik serta memastikan penggunaan kompor rumah tangga yang aman.

“Musibah bisa datang kapan saja. Pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” tutup Junaidi.(*)




Malam Ini, Tiga Rumah Warga Desa Lambur Luar Ludes Dilalap Api

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Desa Lambur Luar, Kecamatan Muarasabak Timur, Senin (23/2/2026) malam sekitar pukul 20.24 WIB.

Dalam peristiwa ini, tiga unit rumah milik warga RT 02, Dusun Setia Palapa, ludes dilalap Si Jago Merah.

Menurut laporan Jambi Independent, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga dan dengan cepat merembet ke dua bangunan lainnya yang berdempetan.

Kondisi rumah semi permanen membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah.

Warga sekitar berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan sambil membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya.

Tim pemadam kebakaran desa bersama warga berjibaku memadamkan api. Setelah kurang lebih 30 menit, api berhasil dikendalikan, dan proses pendinginan dilakukan untuk mencegah kebakaran susulan.

Kapolsek Muarasabak Timur, AKP Chandra Adinata, membenarkan kejadian ini. Saat ini kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab kebakaran.

“Api sudah berhasil dipadamkan dan pendinginan masih berlangsung. Untuk informasi lebih lanjut, akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan selesai,” ujar AKP Chandra.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian yang dialami korban masih dalam pendataan pihak berwenang.(*)




Bank Jambi Sengeti Alami Masalah, ASN Merasa Dirugikan Uang Puluhan Juta Hilang

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mendatangi kantor Bank Jambi Cabang Sengeti pada Senin (23/2/2026) pagi.

Mereka meminta penjelasan terkait saldo tabungan yang tiba-tiba berkurang signifikan, meski tidak ada transaksi yang dilakukan.

Sejak pagi, ruang layanan bank dipenuhi nasabah yang mengalami keluhan serupa. Beberapa ASN melaporkan kehilangan dana hingga puluhan juta rupiah.

“Saya kaget. Saldo sekitar Rp 50 juta, tiba-tiba berkurang lebih dari Rp 24 juta. Saya tidak pernah tarik tunai atau transfer,” ujar salah seorang ASN yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Nasabah lain menyebut kehilangan dana hingga Rp 9 juta dan tidak menerima notifikasi transaksi melalui SMS maupun mobile banking.

Selisih saldo baru diketahui saat pengecekan rutin atau hendak melakukan penarikan tunai.

Kepala Cabang Bank Jambi Sengeti, Ferdini Lili Anur, membenarkan adanya gangguan yang mempengaruhi beberapa rekening nasabah. Ia menyebut pihak manajemen pusat tengah menangani persoalan tersebut.

“Penyebabnya masih dilacak, masih on progress. Hari ini layanan sudah mulai bisa diakses kembali. Pencairan bisa melalui tatap muka. Kami berusaha semaksimal mungkin,” jelas Ferdini.

Meski belum dapat merinci penyebab terjadinya selisih saldo, manajemen bank memastikan dana nasabah yang terpotong akan dikembalikan maksimal 10 hari kerja.

Ferdini menambahkan, layanan keuangan pemerintah, termasuk pembayaran gaji ASN, tetap berjalan normal.

“Nasabah yang mengeluhkan beragam, ada pegawai, ada juga wiraswasta. Tidak berpengaruh ke gaji para pegawai. Mudah-mudahan segera pulih,” tutup Ferdini.(*)




Fenomena Memprihatinkan, 15 ASN Muaro Jambi Ajukan Perceraian Sepanjang 2025

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Fenomena perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan tren yang perlu menjadi perhatian.

Sepanjang 2025, BKPSDM Kabupaten Muaro Jambi mengeluarkan 15 rekomendasi perceraian bagi ASN yang berkasnya dinyatakan lengkap, agar proses hukum dapat dilanjutkan ke pengadilan agama.

Kepala Bidang Pengembangan ASN BKPSDM Muaro Jambi, Hendri Wijaya, mengungkapkan dari total 17 permohonan perceraian yang masuk, satu pengajuan ditolak karena belum memenuhi persyaratan administratif, sementara satu permohonan lainnya masih dalam proses evaluasi.

“Pada 2025, ada 15 ASN yang berkasnya lengkap dan memenuhi syarat sehingga kami keluarkan rekomendasi untuk lanjut ke Pengadilan Agama,” kata Hendri saat ditemui di Sengeti.

Permohonan yang ditolak biasanya berasal dari pasangan muda yang baru menikah beberapa bulan dan belum memenuhi ketentuan administratif.

Data BKPSDM menunjukkan mayoritas ASN yang mengajukan perceraian bekerja di sektor pelayanan dasar, seperti guru di Dinas Pendidikan dan tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan.

Beberapa kasus juga berasal dari OPD lain di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.

Dari sisi pemohon, sebagian besar adalah istri yang menggugat cerai suami. Namun, terdapat pula kasus di mana suami mengajukan gugatan terhadap istrinya.

Alasan yang tercatat secara administratif umumnya perselisihan dan pertengkaran yang berulang. Setelah pendalaman, faktor ekonomi menjadi penyebab paling dominan.

“Masalah utama mayoritas ASN yang bercerai adalah ekonomi. Ada juga yang terkait perilaku suami yang terjerat judi online, yang masuk kategori persoalan ekonomi,” jelas Hendri. Selain itu, perselingkuhan dan pekerjaan pasangan di luar negeri turut menjadi faktor pemicu perceraian.

Memasuki awal 2026, satu laporan perceraian baru kembali diterima BKPSDM. Pemerintah daerah menegaskan proses pembinaan, mediasi, dan evaluasi tetap dijalankan sebelum menerbitkan rekomendasi resmi perceraian, sesuai ketentuan bagi ASN.

Lonjakan perceraian ini menjadi catatan serius bagi Pemkab Muaro Jambi dalam upaya penguatan ketahanan keluarga ASN, pembinaan mental, serta pengawasan perilaku yang dapat memengaruhi stabilitas rumah tangga dan kinerja aparatur sipil negara.(*)