Miris, 12 Siswa SDN 160 Bungo Terpaksa Belajar di Lantai karena Fasilitas Minim

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi memprihatinkan dialami 12 siswa kelas IV SD Negeri (SDN) 160 Baru Balai Panjang, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi.

Para siswa terpaksa mengikuti proses belajar mengajar dengan duduk di lantai akibat minimnya fasilitas meubelair di sekolah tersebut.

Para siswa hanya mengandalkan meja duduk seadanya, bahkan satu-satunya meja duduk yang tersedia kini sudah rusak.

Meski fasilitas belajar sangat terbatas, semangat belajar para siswa tetap tinggi.

Tidak hanya masalah meubelair, kondisi gedung sekolah yang dipimpin Plt. Kepala Sekolah Rosa Eriyoni, S.Pd, juga dalam keadaan mengkhawatirkan.

Bagian teras, atap, dan dek bangunan mengalami kerusakan parah dan dinilai berpotensi roboh.

Rosa Eriyoni yang didampingi Pengawas Sekolah Korwil V Jujuhan–Jujuhan Ilir, Muhammad Syarif, S.Pd, membenarkan kondisi tersebut.

“Benar, sebanyak 12 siswa kami harus belajar di lantai karena keterbatasan meja dan kursi. Kondisi gedung juga sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Menurut Rosa, pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi gedung kepada pemerintah, namun hingga kini belum ada realisasi.

“Sudah berkali-kali kami usulkan, tetapi belum ada bantuan. Harapan kami Pemkab maupun Pemprov dapat membantu agar gedung SDN 160 bisa diperbaiki,” tambahnya.

Pengawas sekolah, Muhammad Syarif, turut menegaskan bahwa SDN 160 adalah satu-satunya sekolah di wilayah Jujuhan dan Jujuhan Ilir yang belum pernah menerima bantuan renovasi.

“Benar, kondisi siswa belajar di lantai dan gedung sekolah sangat memprihatinkan. Di kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir hanya SDN 160 yang belum pernah mendapat bantuan. Semoga tahun 2026 ada perhatian,” ucapnya.

Kondisi ini menjadi sorotan mengenai pemerataan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bungo.

Masyarakat berharap pemerintah segera menindaklanjuti permohonan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan para siswa dalam belajar.(*)




Jadwal Vaksinasi Haji Kabupaten Tebo Belum Final, Data CJH Masih Berubah

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Jadwal vaksinasi bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Tebo untuk musim Haji 1447 H/2026 M hingga kini belum dapat dipastikan.

Hal ini terjadi karena proses pemutakhiran data jamaah masih berlangsung di tingkat Kabupaten maupun Provinsi Jambi.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo menyebutkan bahwa, jumlah CJH berpotensi terus bertambah, sehingga penentuan jadwal vaksinasi belum bisa difinalkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tebo, Ari Setiawan, menyampaikan bahwa daftar nama resmi dari Kantor Kementerian Agama masih bergerak.

“Perubahan jumlah jamaah memengaruhi kesiapan logistik dan penjadwalan vaksinasi. Saat ini jadwal vaksin CJH belum dapat ditetapkan karena data dari Kementerian Haji dan Umrah terus diperbarui,” ujar Ari.

Ia menjelaskan bahwa, para calon jamaah nantinya akan menerima beberapa jenis vaksin wajib, seperti vaksin meningitis dan polio.

Selain itu, vaksin influenza juga direkomendasikan untuk meningkatkan perlindungan selama jamaah berada di Arab Saudi, sesuai anjuran otoritas kesehatan setempat.

Ari menegaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo siap melaksanakan vaksinasi kapan pun dibutuhkan.

Namun penetapan waktu resmi tetap menunggu finalisasi data jumlah peserta haji dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tebo.

“Setelah data final diterima, barulah jadwal vaksinasi bisa disusun,” tutupnya.(*)




Kapok! Ratusan Penerima Bansos di Muaro Jambi Dicabut Haknya Gara-gara Hal Ini

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) resmi mencoret ratusan warga dari daftar penerima bantuan sosial (bansos).

Langkah tegas ini diambil setelah mereka terdeteksi melakukan aktivitas yang mengarah pada judi online.

Pembersihan data ini mencakup berbagai program bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT, hingga BLT Kesra.

Temuan tersebut diperoleh dari sistem pemantauan milik Kementerian Sosial yang kini sudah terhubung dengan lembaga layanan keuangan, sehingga setiap transaksi mencurigakan dapat terdeteksi secara otomatis.

Kepala Dinsos PPPA Muaro Jambi, Chandra Budi Rosa, menjelaskan bahwa sistem tersebut memudahkan pemerintah mendeteksi pergerakan dana yang tidak sesuai ketentuan.

“Melalui sistem itu, terlihat jelas apakah ada aktivitas finansial yang mengarah ke judi online. Jika terbukti ada indikasi, bantuan langsung dihentikan,” ujarnya.

Hingga saat ini, lebih dari 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah dicabut hak bantuannya.

Chandra menegaskan jumlah ini kemungkinan bertambah seiring proses pengecekan dan verifikasi lanjutan yang masih dilakukan di berbagai desa.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pencoretan tidak dilakukan secara sepihak.

Pendamping desa diturunkan untuk memastikan bahwa, transaksi judi online memang dilakukan oleh pemilik rekening bansos, bukan disalahgunakan pihak lain.

“Kami ingin memastikan kebenarannya. Jangan sampai ada rekening yang dipakai orang lain tanpa sepengetahuan KPM. Semua diverifikasi langsung di lapangan,” tegas Chandra.(*)




Motor Bidan di Tebo Hilang di Kebun Sawit, Polisi Tangkap Pelaku di Rumahnya

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Resmob Satreskrim Polres Tebo berhasil menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di dekat pondok kebun sawit milik warga di RT 07 Dusun Bulian Raya, Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Pelaku yang diamankan adalah Ruslan (45), warga Dusun Bulian Raya, Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu. Ia ditangkap pada Sabtu malam di depan rumahnya.

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, Iptu Rimhot Nainggolan, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB setelah tim memastikan keberadaan pelaku.

“Setelah kita melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku, tim langsung menuju lokasi dan berhasil melakukan penangkapan tanpa perlawanan,” ujar Iptu Nainggolan, Minggu (06/12/2025).

Kasus pencurian ini berawal dari laporan Ratna Dewi (38), seorang bidan asal Desa Suo-suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

Ia melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam miliknya.

Motor tersebut hilang sekitar pukul 15.00 WIB ketika diparkir di dekat pondok kebun sawit miliknya.

Setelah kembali ke pondok dan hendak pulang, korban mendapati motornya sudah tidak ada dan langsung melapor ke Polres Tebo.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa Satu unit Honda Supra X 125 warna hitam dan STNK kendaraan.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Tebo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Kasat Reskrim.

Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP (UU No. 1 Tahun 1946) tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.(*)




Program MBG di Bungo Mulai Disalurkan, Siswa Nikmati Paket Makanan Bergizi

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID — Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.Kn, resmi melaunching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Muara Bungo, Jumat pagi (05/12/2025).

Ratusan paket makanan bergizi dibagikan langsung kepada siswa sebagai tanda dimulainya implementasi program nasional MBG di Kabupaten Bungo.

Dalam sambutannya, Bupati Dedy Putra menekankan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik.

“Program ini kita launching perdana hari ini. Harapan kita, seluruh dapur MBG di Bungo bisa segera beroperasi agar manfaatnya langsung dirasakan anak-anak,” ujar Bupati.

Peluncuran ini dihadiri Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi, Dr. Hj. Elviana, M.Si, yang memberikan apresiasi terhadap dukungan penuh Bupati dalam implementasi program MBG.

Elviana menjelaskan, pelaksanaan MBG tahap awal dibatasi untuk 1.000–1.500 peserta. Pada launching di SMA Negeri 2 Muara Bungo, tercatat 1.014 peserta, ditambah 179 kursi tambahan.

Mulai Senin mendatang, jumlah penerima akan ditingkatkan hingga 2.500 siswa sesuai arahan Dinas Pendidikan.

Meski target ideal bisa mencapai 4.000 peserta, aturan terbaru Badan Gizi Nasional (BGN) membatasi maksimal 3.000 penerima karena program MBG juga mencakup ibu hamil dan menyusui.

Total anggaran program di Kabupaten Bungo disebut mencapai Rp3 triliun, dengan 18 titik dapur MBG yang telah diverifikasi kontraktor.

Bupati Dedy Putra memastikan seluruh persiapan distribusi makanan bergizi telah matang, mulai dari pembungkusan hingga pendistribusian, agar kualitas makanan tetap terjaga sesuai standar pemerintah pusat.

Acara ditutup dengan kunjungan Bupati dan Elviana ke ruang kelas untuk melihat langsung siswa menikmati hidangan MBG perdana.(*)




Operasi PETI di Dam Betuk: 15 Dompeng Dimusnahkan, Pemkab Siapkan Revitalisasi

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemkab Merangin bersama Polres Merangin menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Objek Wisata Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, pada Rabu (3/12/2025).

Operasi besar ini dilakukan untuk menyelamatkan aset daerah dan mengembalikan fungsi kawasan sebagai destinasi wisata.

Operasi penertiban melibatkan ratusan personel gabungan dari Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko, Satbrimob Kompi B Pelopor Polda Jambi, Satpol PP, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Disparpora, Damkar, serta sejumlah OPD terkait.

Kegiatan diawali apel bersama di Halaman Rumah Dinas Bupati Merangin yang dipimpin Wakil Bupati H. Abdul Khafidh.

Hadir Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko, dan pejabat daerah lainnya.

Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau titik-titik yang selama ini menjadi tempat aktivitas PETI. Tim juga menurunkan perahu karet untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Wabup Abdul Khafidh menegaskan bahwa operasi ini penting untuk melindungi aset Pemkab Merangin yang selama ini disalahgunakan.

“Hari ini kita meninjau lokasi Objek Wisata Dam Betuk Merangin yang bertujuan untuk mengamankan aset milik Pemkab Merangin, baik yang bergerak maupun tidak bergerak,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa, Dam Betuk akan direvitalisasi sebagai objek wisata dan dikembangkan menjadi sentral budidaya perikanan sesuai program Bupati Merangin.

“Dam Betuk akan kita kembangkan menjadi sentral budidaya perikanan, sekaligus kita tata ulang sebagai kawasan wisata,” jelasnya.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi menyebutkan bahwa, sekitar 300 personel diturunkan dalam operasi penertiban PETI kali ini.

Tim gabungan berhasil menyita 10–15 unit dompeng rakit dari lokasi operasi.

Seluruh alat tidak dibakar, namun dimusnahkan dengan metode pemotongan agar tidak bisa digunakan kembali.

“Semua dompeng kita potong agar tidak dapat lagi dipergunakan. Ini langkah tegas untuk menghentikan aktivitas PETI,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan bahwa, operasi pemberantasan PETI akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Merangin.

“Kegiatan ini demi kemaslahatan bersama dan kelestarian lingkungan. Kami mohon dukungan masyarakat,” ungkapnya.(*)




Kapok! Dua Pelaku Penggelapan Motor di Mestong Ditangkap, Satu Penadah Ikut Diamankan

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Unit Reskrim Polsek Mestong bersama Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Muaro Jambi berhasil mengungkap kasus penggelapan sepeda motor yang disertai penadahan.

Dua pelaku ditangkap pada Selasa malam (02/12/2025) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kasus ini terungkap setelah seorang security PT Palma, Eki Pratama (21), melapor bahwa sepeda motor Honda CB150R miliknya dibawa kabur oleh pelaku berinisial SP alias Yadi (37).

Pada Kamis (27/11/2025), pelaku meminjam motor korban dengan alasan ingin menjemput temannya.

Karena sering melihat pelaku di sekitar lingkungan kerja, korban tidak curiga dan meminjamkan motor tersebut.

Namun SP tidak kembali hingga berjam-jam.

Korban menyadari telah ditipu dan langsung melapor ke Polsek Mestong. Total kerugian ditaksir mencapai Rp16 juta.

Dalam konferensi pers, Kamis (04/12/2025), polisi menjelaskan bahwa tim gabungan melakukan penyelidikan intensif hingga menemukan keberadaan pelaku di Mekar Jaya, Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

SP berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Dari hasil pemeriksaan, SP mengaku telah menggadaikan motor tersebut kepada pelaku penadahan, Ali Mahmudi (29), di wilayah Suka Jaya, Bayung Lencir.

Tim kemudian bergerak dan menangkap pelaku kedua berikut barang bukti.

Barang bukti yang disita meliputi 1 unit Honda CB150R BH 3241 ZF, 1 lembar STNK asli dan 1 kunci kontak.

Kanit Reskrim Polsek Mestong, IPDA Riky Ricardo Siahaan, S.H, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman di wilayah hukum Polsek Mestong dan Polres Muaro Jambi. Para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kedua pelaku kini ditahan di Polsek Mestong dan dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan serta Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak meminjamkan kendaraan kepada orang yang belum dikenal dan segera melapor jika menjadi korban tindak kejahatan.(*)




Sum Indra DPD RI Jambi Serap Aspirasi Pegawai LPKA Muara Bulian

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID  – LPKA Kelas II Muara Bulian menerima kunjungan reses dan silaturahmi dari Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi Jambi, H. M. Sum Indra, SE., MMSi.

Kegiatan berlangsung hangat sebagai momentum untuk menyerap aspirasi terkait pengawasan pelaksanaan UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Kegiatan ini turut dihadiri pegawai LPKA dan peserta magang yang sedang menjalani program magang di LPKA Kelas II Muara Bulian.

Dalam sesi audiensi, pegawai menyampaikan masukan terkait peningkatan fasilitas pembinaan dan operasional LPKA.

Menanggapi hal tersebut, Sum Indra menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang diterima sebagai bagian dari materi pengawasan implementasi UU Pemasyarakatan.

Kepala LPKA, Kasogi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta memaparkan kondisi terkini pelaksanaan tugas dan kebutuhan strategis dalam pembinaan anak binaan.

Setelah sesi audiensi, Sum Indra meninjau Taman Edukasi Ketahanan Pangan dan berbagai fasilitas pembinaan lainnya untuk melihat kondisi aktual di lapangan.

Kunjungan ditutup dengan santap siang bersama anak binaan di Dapur Merdeka, sekaligus apel penutup dengan suasana kekeluargaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diharapkan memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan khususnya di LPKA Muara Bulian.(*)




Lewat Santap Siang, Sum Indra dan Hesnidar Haris Dukung Pembinaan Anak di LPKA Muara Bulian

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana kebersamaan terasa hangat di LPKA Kelas II Muara Bulian saat Anggota DPD RI Provinsi Jambi, H. M Sum Indra, SE, MMSi, bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE, melaksanakan kegiatan santap siang bersama anak binaan.

Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi anak binaan untuk berinteraksi langsung dengan tokoh daerah yang peduli terhadap proses pembinaan.

H. Sum Indra mendapat kehormatan sebagai Pembina Apel makan siang yang digelar di ruang makan LPKA.

Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, Kasogi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Sum Indra dan Ibu Hesnidar Haris. Ini bukan sekadar makan siang,” kata dia.

“Tetapi bentuk kepedulian dan dorongan positif bagi anak-anak untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kasogi.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, menambahkan bahwa makanan yang disajikan lengkap.

Mulai dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, buah, hingga vitamin, serta disajikan di tempat yang bersih dan layak.

Sementara itu, H. Sum Indra mengapresiasi konsep dapur dan ruang makan di LPKA yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan anak secara manusiawi

“Pembinaan tidak hanya soal kedisiplinan, tetapi juga memastikan mereka terpenuhi dari sisi gizi dan kebahagiaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi anak binaan untuk terus berkembang positif selama menjalani pembinaan di LPKA Muara Bulian.(*)




Yuk Cek di Sini! Promo Tiket Pesawat Bandara Muara Bungo saat Sambut Momen Nataru

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bandara Muara Bungo memberikan kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Bungo dan sekitarnya.

Bandara resmi memberlakukan diskon tarif tiket pesawat untuk periode angkutan liburan akhir tahun, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan konsumsi rumah tangga pada semester II-2025.

Plt. Kepala Kantor UPBU Kelas III Muara Bungo, Sony Aditya Pratama, menjelaskan bahwa diskon tiket pesawat berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Pada periode tersebut, penumpang dapat menikmati potongan harga sebesar 13–14 persen untuk penerbangan dari dan menuju Bandara Muara Bungo.

“Diskon ini berlaku untuk rute Jakarta–Muara Bungo maupun sebaliknya, tanpa persyaratan khusus,” kata Sony.

Tiket bisa dibeli melalui agen perjalanan maupun secara online, dengan mekanisme pemesanan seperti biasa.

Tidak ada ketentuan tambahan yang harus dipenuhi masyarakat untuk menikmati potongan harga ini.

Sony menambahkan bahwa kebijakan ini dirancang agar manfaatnya bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan potongan tarif ini, angkutan Natal dan Tahun Baru bisa dinikmati oleh masyarakat dari lini bawah hingga lini atas,” ujarnya.

Ia berharap, kebijakan ini dapat meningkatkan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan melalui Bandara Muara Bungo selama masa liburan akhir tahun.

Tarif tiket yang lebih terjangkau diharapkan mendorong pertumbuhan transportasi udara dan berdampak positif pada perekonomian lokal.

“Dengan kebijakan ini, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat harga tiket lebih terjangkau pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tutup Sony.(*)