Dari Kerinci hingga Tanjab Timur, Wabup Muaro Jambi Serukan Persatuan di HUT Jambi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Muaro Jambi, Selasa (06/01/2026) pagi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, serta diikuti unsur Forkopimda, kepala OPD, para kepala bagian, aparatur sipil negara (ASN), dan pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Junaidi membacakan amanat Gubernur Jambi yang menegaskan bahwa usia 69 tahun merupakan tonggak sejarah yang patut disyukuri.

Berbagai capaian pembangunan yang diraih selama ini disebut sebagai hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan Provinsi Jambi adalah buah kerja bersama. Ini bukan hasil satu pihak, melainkan kolaborasi seluruh masyarakat Jambi,” ujarnya.

Memasuki periode kedua kepemimpinan daerah, Pemerintah Provinsi Jambi mengusung visi besar Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT.

Visi tersebut dijabarkan melalui tiga misi utama, yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, peningkatan daya saing daerah melalui sektor unggulan seperti pertanian, perdagangan, industri dan pariwisata, serta memastikan keberlanjutan pembangunan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Memasuki awal tahun 2026, Wakil Bupati Muaro Jambi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergitas pembangunan daerah.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan pelestarian budaya lokal.

“Dari Kerinci hingga Tanjung Jabung Timur, dari Telun Berasap sampai Ombak Bedebur, mari kita bersatu membangun Jambi yang maju dan berdaya saing tinggi demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pada momen tersebut, Junaidi turut menyampaikan empati atas bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir 2025, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menyebut Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan sebagai bentuk solidaritas antardaerah.

“Terima kasih kepada masyarakat Jambi yang telah menunjukkan kepedulian dan berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” pungkasnya.

Momentum HUT ke-69 ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun Jambi yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.(*)




Perbaikan Jembatan Sepungur Bungo Segera Dimulai, Ini Jadwalnya

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., turun langsung ke lapangan untuk meninjau jembatan putus di Kampung Baru Sepungur, Kecamatan Bathin II Bebeko.

Jembatan tersebut menjadi jalur vital masyarakat sekaligus penggerak ekonomi warga setempat.

Dalam peninjauan, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk anggota DPRD Kabupaten Bungo, Kepala BPBD dan Kesbangpol, perwakilan Dinas PUPR, Camat Bathin II Bebeko, Datuk Rio, dan tokoh masyarakat.

Kerusakan jembatan dipicu oleh intensitas hujan tinggi, yang menyebabkan salah satu tiang penahan kawat seling roboh.

Akibatnya, struktur jembatan tidak mampu menahan beban dan penggunaannya dihentikan demi keselamatan warga.

“Ini akses vital masyarakat. Kalau dibiarkan terlalu lama, aktivitas dan perekonomian warga akan terganggu. Pemerintah daerah berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan,” ujar Bupati Dedy Putra.

Pemerintah Kabupaten Bungo akan menggunakan anggaran APBD untuk perbaikan jembatan agar proses penanganan tidak berlarut-larut.

Mengingat bantuan dari pemerintah pusat membutuhkan waktu yang lebih panjang.

“Kita ambil langkah cepat. Insyaallah perbaikan bisa mulai dikerjakan pada bulan Maret,” jelasnya.

Selain jembatan di Sepungur, Pemkab Bungo juga menyiapkan perbaikan beberapa jembatan lain, termasuk di Dusun Sungai Gurun (panjang ±150 meter) dan Dusun Rantau Duku.

Bupati menegaskan seluruh rencana perbaikan akan dikaji secara matang, mulai dari kebutuhan material hingga kekuatan konstruksi, agar jembatan yang dibangun lebih aman dan tahan lama.

Langkah cepat ini disambut positif oleh masyarakat, yang berharap akses transportasi, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi bisa kembali normal.(*)




Pengumuman Selter JPT Pratama Tebo Diundur, BKPSDM Ungkap Alasannya

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – BKPSDM Kabupaten Tebo memastikan hingga kini belum menerima hasil akhir seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo.

Proses seleksi masih berada dalam tahap pengolahan hasil oleh panitia seleksi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Tebo, Suwarto, menjelaskan bahwa panitia seleksi masih melakukan perumusan dan finalisasi hasil dari seluruh tahapan yang telah diikuti para peserta.

Setelah proses tersebut rampung, hasil seleksi akan disampaikan secara resmi kepada Bupati Tebo untuk ditindaklanjuti.

“Saat ini hasilnya masih dalam tahap penggodokan oleh panitia seleksi. Setelah itu akan dirapatkan dan selanjutnya diumumkan,” ujar Suwarto, Selasa (6/1/2026).

Ia menegaskan bahwa tahapan finalisasi merupakan bagian penting dalam mekanisme seleksi terbuka JPT Pratama.

Panitia seleksi harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari penilaian kompetensi, rekam jejak, hingga hasil wawancara peserta.

Menurut Suwarto, proses tersebut membutuhkan ketelitian dan waktu yang cukup agar keputusan yang dihasilkan bersifat objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun regulasi.

Lebih lanjut, Suwarto mengungkapkan bahwa sebelumnya pengumuman hasil seleksi JPT Pratama dijadwalkan pada Rabu, 31 Desember 2025.

Namun, jadwal tersebut mengalami perubahan dan diundur hingga Kamis, 8 Januari 2026.

“Awalnya memang direncanakan diumumkan pada 31 Desember. Namun setelah koordinasi dengan panitia seleksi, pengumuman dijadwalkan ulang pada 8 Januari 2026,” jelasnya.

Penundaan tersebut, lanjut Suwarto, dilakukan agar panitia seleksi memiliki waktu tambahan untuk menyelesaikan seluruh proses penilaian secara menyeluruh.

Sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia juga menekankan bahwa BKPSDM Kabupaten Tebo hanya berperan sebagai fasilitator dari sisi administrasi.

Sementara itu, kewenangan penuh dalam proses penilaian dan penetapan hasil seleksi berada di tangan panitia seleksi yang telah ditunjuk secara resmi.

“Hasil seleksi nanti akan memunculkan tiga besar untuk masing-masing jabatan yang diseleksi,” kata dia.

“Dari tiga nama tersebut, Bupati Tebo akan memilih satu orang untuk ditetapkan sebagai pejabat definitif,” terang Suwarto.

Setelah pengumuman resmi dilakukan dan Bupati Tebo menentukan pilihan, tahapan berikutnya adalah pelantikan pejabat JPT Pratama terpilih.

BKPSDM berharap seluruh rangkaian seleksi ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan pejabat yang profesional serta berintegritas untuk mendukung kinerja pemerintahan daerah.(*)




Resmi! Kuota Haji Tanjab Timur 2026 Bertambah, Ini Aturan Terbarunya

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabupaten  Tanjab Timur mendapatkan penambahan 10 kuota haji pada tahun 2026.

Dengan penambahan tersebut, total kuota haji Tanjab Timur kini menjadi 152 orang, yang tercatat di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tanjab Timur.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tanjab Timur, Saipullah Rasyidi, menjelaskan bahwa dari total kuota tersebut terdiri atas 128 kuota haji reguler dan 24 kuota haji lansia.

Meski demikian, Saipullah menyebutkan tidak seluruh calon jamaah haji (CJH) dipastikan berangkat pada tahun ini. Pasalnya, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan CJH batal berangkat.

“Ada CJH yang sudah meninggal dunia, sakit, menunda keberangkatan, dan alasan lainnya,” jelasnya.

Pada penyelenggaraan haji tahun 2026, terdapat perubahan regulasi usia minimal jamaah. Jika sebelumnya usia minimal CJH adalah 18 tahun atau sudah menikah, kini usia minimal diturunkan menjadi 13 tahun.

Untuk Kabupaten Tanjab Timur, CJH tertua yang terdaftar tahun ini berusia 100 tahun, sedangkan CJH termuda berusia 14 tahun, yang berangkat menggantikan orang tuanya.

Selain itu, Saipullah juga menjelaskan adanya ketentuan baru berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.

Di mana mengatur bahwa jamaah yang sudah pernah berhaji baru dapat mendaftar kembali setelah 18 tahun sejak pelaksanaan haji terakhir, kecuali bagi petugas haji.

“Kalau sebelumnya 10 tahun sudah bisa mendaftar kembali, sekarang minimal 18 tahun,” ujarnya.

Regulasi baru ini bertujuan memberikan pemerataan kesempatan berhaji bagi masyarakat yang belum pernah menunaikan ibadah haji.

Tak hanya itu, daftar tunggu haji di Provinsi Jambi juga mengalami pemangkasan. Jika sebelumnya mencapai 32 tahun, kini berkurang menjadi 26 tahun 4 bulan.

Saipullah menambahkan, jumlah jamaah pendamping dan penggabungan tercatat sebanyak 23 orang.

Sementara itu, petugas haji dari Kementerian Haji dan Umrah berjumlah 3 orang.

Terdiri dari pembimbing ibadah kloter, ketua kloter, dan petugas layanan bimbingan ibadah PPIH Arab Saudi.

Selain itu, terdapat pula Petugas Haji Daerah (PHD) yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah sebanyak 16 orang.(*)




Dinkes Batang Hari Catat 112 Kasus DBD Ditemukan Sepanjang 2025!

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, masih menjadi perhatian.

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Dinas Kesehatan Batang Hari mencatat sebanyak 112 kasus DBD terjadi di wilayah tersebut.

Data Dinas Kesehatan menunjukkan, lonjakan kasus tertinggi terjadi pada Januari 2025 dengan 34 kasus.

Sementara itu, Oktober menjadi bulan dengan kasus terendah, hanya tercatat satu kasus.

Penanggung Jawab Program DBD Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Batang Hari, Novita Sari, menyebutkan bahwa tren kasus DBD di akhir tahun relatif stabil meski curah hujan masih cukup tinggi.

“Pada Desember 2025 hanya ditemukan tiga kasus. Secara umum kondisi cukup terkendali walaupun masih musim hujan,” ujar Novita di Muara Bulian.

Berdasarkan rekap bulanan, kasus DBD tercatat Februari 18 kasus, Maret 11, April tujuh, Mei tujuh, Juni enam, Juli dua, Agustus sembilan, September sembilan, November lima, dan Desember tiga kasus.

Wilayah yang dinilai paling rawan DBD antara lain Muara Bulian, wilayah kerja Puskesmas Jembatan Emas, serta Muara Tembesi.

Faktor luas wilayah, kepadatan penduduk, dan banyaknya genangan air menjadi penyebab utama tingginya potensi penularan.

Selain itu, kelompok usia produktif 15 hingga 49 tahun tercatat sebagai yang paling banyak terdampak penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Dinas Kesehatan Batang Hari mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Terutama dengan menjalankan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, mendaur ulang barang bekas, serta menghindari genangan air di sekitar rumah.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan rutin menjaga kebersihan lingkungan agar penyebaran DBD dapat ditekan,” tutup Novita.(*)




Jembatan Rusak di Desa Kebun IX Segera Diganti Permanen, Ini Kata Bupati BBS

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memastikan akan membangun jembatan permanen Air Hitam di Desa Kebun IX, Kecamatan Sungai Gelam, pada tahun 2026.

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), menyampaikan kepastian pembangunan ini setelah meninjau kondisi jembatan yang rusak berat dan menjadi akses utama warga menuju Kota Jambi.

“Jembatan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat. Tahun ini kita upayakan dibangun jembatan permanen,” kata Bupati Bambang.

Jembatan Air Hitam selama ini menjadi jalur utama mobilitas warga, termasuk untuk kegiatan ekonomi, sosial, dan transportasi.

Kerusakan parah pada struktur jembatan dinilai membahayakan keselamatan pengguna, terutama karena sering dilalui kendaraan bermuatan berat.

Bupati Bambang menjelaskan bahwa jembatan awalnya dibangun oleh PT Pertamina.

Namun, menurut laporan pemerintah desa, truk batu bara dengan tonase melebihi kapasitas mempercepat kerusakan jembatan.

Dalam peninjauan, Bupati didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi Taufik Hidayat dan Kepala Dinas Kominfo Muaro Jambi M. Faisal Harahap.

Pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan OPD dan tim teknis untuk menindaklanjuti pembangunan jembatan.

Bupati meminta masyarakat bersabar karena proses perencanaan dan pembangunan infrastruktur membutuhkan tahapan teknis dan administrasi.

“Kami berkomitmen memperbaiki jembatan ini agar ke depan dapat digunakan secara aman dan nyaman,” tambahnya.

Pembangunan jembatan permanen Air Hitam diharapkan menjadi langkah strategis memperbaiki akses transportasi dan keselamatan warga pedesaan di Muaro Jambi.(*)




Alhamudlillah! Puskesmas Rawat Inap Baru di Kerinci Rampung Dibangun

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Kerinci semakin memperkuat layanan kesehatan dasar dengan menyelesaikan pembangunan tiga puskesmas rawat inap berkonsep modern.

Puskesmas baru tersebut berada di Tamiai, Sanggaran Agung, dan Depati Tujuh, siap menjadi tumpuan pelayanan medis bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, menjelaskan bahwa fasilitas ini dibangun dari nol sesuai standar pelayanan kesehatan terbaru, menggantikan bangunan lama yang sudah tidak representatif.

“Semua dibangun dari nol. Mulai dari ruang rawat inap, layanan medis, hingga sarana pendukungnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini,” jelas Hermendizal.

Keberadaan puskesmas rawat inap ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap rumah sakit rujukan.

Seperti RS Pratama Bukit Kerman dan RSUD Kerinci di Bukit Tengah, terutama untuk kasus medis yang bisa ditangani di tingkat layanan dasar.

Setiap puskesmas dilengkapi dengan unit gawat darurat (UGD), ruang persalinan, laboratorium dasar, serta ruang rawat inap memadai.

Pemerintah menargetkan fasilitas ini dapat segera difungsikan sehingga masyarakat dapat menikmati layanan lebih cepat, aman, dan efisien.

Pembangunan ini juga memberi dampak positif bagi perekonomian lokal, termasuk penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan, H. Anto, menekankan bahwa seluruh proses pengawasan dilakukan secara ketat sesuai ketentuan.

“Puskesmas ini bukan hanya bangunan, tetapi investasi jangka panjang untuk pelayanan kesehatan masyarakat Kerinci. Kualitas dan akuntabilitas menjadi prioritas utama,” kata H. Anto.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap tiga puskesmas rawat inap modern ini menjadi langkah nyata dalam pemerataan layanan kesehatan berkualitas, dekat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(*)




Berlaku Sejak 1 Januari, Ini Ketentuan dan Besaran UMK di Muaro Jambi Bagi Pekerja

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026 sebesar Rp 3.651.917 per bulan, berlaku mulai 1 Januari 2026.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ermandes Ibrahim, melalui Kepala Bidang Hubungan Industrial, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa kenaikan UMK tahun ini mencapai sekitar 8,9 persen dibandingkan UMK 2025 yang berada di angka Rp 3.378.620.

“UMK 2026 menjadi batas upah terendah bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja di bawah satu tahun,” kata dia.

“Untuk pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, berlaku ketentuan struktur dan skala upah yang wajib diterapkan oleh perusahaan,” jelas Amin.

Pemerintah daerah telah menyosialisasikan ketetapan ini kepada seluruh perusahaan dan pelaku usaha di Kabupaten Muaro Jambi.

Ini dilakukan agar tidak ada alasan untuk mengabaikan kewajiban membayar upah sesuai ketentuan.

Disnakertrans Muaro Jambi menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi perusahaan yang melanggar aturan UMK 2026.

Termasuk kemungkinan tindakan pidana bagi pelaku usaha yang mengabaikan ketentuan.

Penetapan UMK ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung stabilitas hubungan industrial di Kabupaten Muaro Jambi.(*)




Tegas! Bupati Tebo Agus Rubiyanto Dorong PPPK Paruh Waktu Bekerja Profesional

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah resmi dilantik dan menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, memberikan arahan kepada seluruh pegawai agar bekerja profesional, disiplin, dan maksimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Dalam sambutannya, Bupati Agus menekankan bahwa status sebagai ASN merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Oleh karena itu, setiap PPPK paruh waktu diminta untuk menampilkan kinerja terbaik, loyalitas tinggi, serta etos kerja yang konsisten, demi pelayanan publik yang optimal.

“PPPK paruh waktu harus mampu bekerja secara profesional sesuai tupoksi yang telah ditetapkan,” sebutnya.

“Tunjukkan etos kerja yang baik, karena kinerja saudara akan menjadi bahan penilaian,” tegas Agus Rubiyanto.

Bupati Agus juga mengingatkan bahwa kinerja PPPK paruh waktu akan dievaluasi setiap tahun, yang menjadi dasar keberlanjutan kontrak kerja.

Dengan evaluasi rutin, setiap pegawai dituntut untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kinerja secara berkesinambungan.

“Dengan kehadiran PPPK paruh waktu, diharapkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik di setiap perangkat daerah meningkat,” kata dia.

“Sinergi antara ASN dan PPPK akan membuat roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para PPPK paruh waktu untuk mengabdikan diri kepada daerah dan masyarakat dengan integritas serta dedikasi tinggi.

Bupati Agus berharap seluruh pegawai mampu membawa perubahan positif dan mendukung program pembangunan di Kabupaten Tebo.(*)




Di Momen Ini, Wabup Khafidh Soroti Kerukunan dan Tantangan AI

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Merangin berlangsung khidmat dan penuh makna.

Upacara digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin, Sabtu, 3 Januari 2026, dengan mengusung semangat penguatan kerukunan umat beragama.

Mewakili Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati Merangin H. A. Khafidh bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Upacara ini dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan lintas sektor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Kesra Setda Merangin Agus Salim, Ketua BAZNAS Merangin Marzuki Yahya, tokoh agama Buya Satar Saleh, Ketua Pengadilan Agama Merangin Azhar Amir, serta perwakilan Kodim 0420/Sarko dan Polres Merangin.

Dalam amanat Menteri Agama yang dibacakannya, Wabup A. Khafidh menegaskan bahwa tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, bukan sekadar slogan, melainkan arah strategis pembangunan bangsa.

“Kerukunan tidak cukup dimaknai sebagai tidak adanya konflik. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan keyakinan dan identitas dirajut menjadi kekuatan bersama,” ujar A. Khafidh.

Menurutnya, harmoni sosial yang terbangun dengan baik akan menjadi modal utama dalam mendorong kemajuan nasional maupun pembangunan daerah.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama telah menjalankan transformasi besar melalui semangat Kemenag Berdampak, dengan fokus pada digitalisasi layanan yang transparan serta penguatan ekonomi umat berbasis zakat, wakaf, dan kemandirian pesantren.

Salah satu poin penting dalam sambutan tersebut adalah tantangan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“ASN Kementerian Agama tidak boleh hanya menjadi penonton di era AI. Kita harus memiliki kedaulatan digital dan memastikan nilai-nilai keagamaan yang moderat, otoritatif, dan menyejukkan hadir dalam ruang digital,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa algoritma teknologi masa depan harus tetap sarat dengan nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Menghadapi era penuh ketidakpastian atau VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), aparatur Kementerian Agama dituntut untuk menjadi pribadi yang agile, inovatif, serta responsif terhadap kebutuhan umat.

Momentum HAB ke-80 Kemenag ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Kemenag, dan tokoh masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Merangin.

“Suasana yang rukun dan kondusif menjadi kunci penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,” pungkas Wabup A. Khafidh.(*)