Bupati BBS Tekankan Integritas dan Inovasi! Ini Daftar 10 Pejabat Eselon II yang Dilantik

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Muaro Jambi secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Pelantikan ini dilaksanakan sesuai kewenangan pejabat pembina kepegawaian dan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Bupati Muaro Jambi BBS menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.

“Jabatan yang saudara emban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan kepada organisasi, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Bupati BBS.

Bupati menjelaskan bahwa sepuluh pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut telah melalui proses seleksi terbuka dan kompetitif yang berlangsung pada Desember 2025.

Proses seleksi dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta sistem merit melalui penilaian kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Menurutnya, hasil seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pimpinan perangkat daerah yang kompeten, profesional, dan mampu mendorong peningkatan kinerja birokrasi di Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang relatif terbatas.

Ia meminta seluruh pejabat untuk bekerja lebih cerdas, kreatif, dan inovatif, serta tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk bekerja secara normatif.

“Ruang fiskal yang terbatas justru harus menjadi pemicu lahirnya terobosan dan inovasi. Jangan hanya terjebak pada rutinitas birokrasi,” tegasnya.

Bupati secara khusus menekankan pentingnya peran proaktif pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat.

Ia meminta para kepala OPD aktif menjemput peluang program dan pendanaan, serta responsif terhadap dinamika kebijakan nasional.

Selain itu, koordinasi dan sinergi lintas sektor juga diminta terus diperkuat, baik antar perangkat daerah, dengan instansi vertikal, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.

Bupati mengingatkan agar ego sektoral dihentikan demi menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja, menyatukan langkah, dan mengerahkan seluruh potensi untuk mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Muaro Jambi.

“Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai titik awal untuk memperkuat kinerja birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mengakselerasi pencapaian target pembangunan daerah secara terukur dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik

  1. Aprisal, S.STP., ME – Inspektur Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  2. Budi Setiawan, SP., M.Si – Kepala Bappeda Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  3. Muhamad Farhan, S.AB., MM – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  4. Billy Adhitya, S.IP – Kepala BKPSDM Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  5. Arian Safutra, S.STP., MM – Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  6. Razami, SE., MM – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  7. Medison, SE – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  8. Dr. Kasyful Iman, S.Pd.I., M.Pd.I – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  9. Anjar Prabowo, ST – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  10. dr. Aang Hambali – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)(*)




Anggota DPRD Muaro Jambi Tekankan Kinerja dan Integritas Pejabat Baru, Robinson: Ini Tanggung Jawab!

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Fraksi PAN DPRD Muaro Jambi, Robinson Sirait, menegaskan bahwa pelantikan 10 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi harus menjadi momentum perbaikan kinerja birokrasi, bukan hanya rotasi jabatan seremonial.

Robinson memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, namun sekaligus mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah publik yang menuntut tanggung jawab tinggi, profesionalisme, dan keberpihakan nyata kepada masyarakat.

“Pelantikan ini bukan hadiah, tetapi tanggung jawab. Kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegas Robinson.

Ketua Fraksi PAN itu menekankan bahwa pengisian jabatan struktural seharusnya diarahkan untuk memperkuat organisasi pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Robinson, pejabat baru harus menonjolkan integritas, loyalitas terhadap tugas, dan komitmen pada tujuan pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa birokrasi menghadapi tantangan yang kian kompleks, mulai dari tuntutan transparansi hingga kecepatan layanan.

“Pejabat hari ini dituntut bukan hanya patuh secara administratif, tetapi juga responsif dan solutif,” ujarnya.

Robinson meminta para pejabat baru untuk tidak terjebak pada pola kerja lama, melainkan mampu beradaptasi dengan kolaborasi, inovasi, dan keterbukaan terhadap kritik serta masukan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru dalam percepatan pelaksanaan program-program pemerintah daerah.

“Kami optimistis, jika dijalankan dengan kerja keras dan sinergi lintas sektor, pejabat yang baru dilantik dapat memberi kontribusi konkret bagi kemajuan Muaro Jambi. Tunjukkan kinerja yang benar-benar memajukan Kabupaten Muaro Jambi, berpihak pada masyarakat, dan menjaga nama baik kepala daerah serta wakil kepala daerah,” tutup Robinson Sirait.(*)




Kinerja Keuangan Tebo 2025 Positif, Realisasi PAD dan Pajak Daerah Lampaui Target

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tebo mencatatkan hasil menggembirakan dalam pengelolaan keuangan daerah sepanjang tahun anggaran 2025.

Di tengah tekanan efisiensi belanja dari pemerintah pusat, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tebo justru mampu melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tebo, Hendry Nora, mengungkapkan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari optimalisasi pendapatan, khususnya dari sektor pajak daerah.

“Untuk tahun 2025, pendapatan dari pajak daerah terealisasi sebesar Rp54.235.548.358 atau mencapai 116,4 persen dari target,” kata Hendry Nora.

Menurutnya, secara keseluruhan PAD Kabupaten Tebo tahun 2025 tercatat sebesar Rp134.952.528.446.

Angka ini melampaui target dengan capaian 110,51 persen, menunjukkan kinerja pemungutan pendapatan daerah yang cukup solid.

Sementara itu, total pendapatan daerah Kabupaten Tebo sepanjang 2025 mencapai Rp1.239.356.506.744 atau setara 101,43 persen dari target yang direncanakan dalam APBD.

Dari sisi belanja, Hendry Nora menjelaskan bahwa tingkat serapan anggaran Kabupaten Tebo hingga akhir tahun berada pada angka 94,13 persen.

“Serapan anggaran kita berada di 94,13 persen. Namun untuk angka pastinya tetap menunggu hasil audit dari BPK,” jelasnya.

Hendry Nora menambahkan, capaian tersebut mencerminkan struktur APBD Kabupaten Tebo yang dinilai sehat dan kredibel.

Pemkab Tebo berkomitmen memastikan penggunaan anggaran daerah benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

Program-program prioritas yang menyentuh kesejahteraan rakyat dan pembangunan daerah tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Secara keseluruhan, kinerja keuangan Pemkab Tebo tahun anggaran 2025 dinilai cukup kuat.

Pendapatan daerah tidak hanya terealisasi sesuai rencana, namun berhasil melampaui target, terutama dengan dukungan signifikan dari sektor pajak daerah.(*)




Gubernur Jambi Cup 2026: Merangin Andalkan Talenta Lokal

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kontingen sepak bola Kabupaten Merangin resmi dilepas oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, untuk bertanding di ajang bergengsi Gubernur Jambi Cup 2026.

Pelepasan berlangsung khidmat di halaman Kantor Dinas Kominfo Merangin, Sabtu (10/1) pagi, dengan semangat tinggi dari seluruh pemain dan official tim.

Sebanyak 23 pemain pilihan hasil seleksi ketat diberangkatkan ke Kota Jambi, didampingi tim official, medis, dan fisioterapis.

Total rombongan mencapai 35 orang, siap mengharumkan nama Merangin di turnamen yang selalu dinantikan pecinta sepak bola lokal.

Wakil Bupati A. Khafidh menyampaikan salam hangat dari Bupati Merangin yang sedang berada di Jakarta.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Gubernur Cup bukan sekadar turnamen, tapi juga ajang prestise untuk daerah.

“Olahraga ini selain prestasi juga prestise. Jika kita berjuang dan ditakdirkan juara, nama Merangin akan harum hingga ke luar provinsi,” sebutnya.

“Pemerintah Kabupaten Merangin tetap berkomitmen mendukung karena kalian adalah aset daerah,” ujar Wabup.

Rencananya, Wabup Khafidh juga akan hadir langsung di stadion pada hari Senin mendatang untuk menyaksikan laga perdana yang disebut sebagai “final dini”.

Merangin tergabung dalam Grup A bersama Tebo, Kerinci, dan Muaro Jambi.

Dengan regulasi ketat yang melarang penggunaan pemain dari luar Provinsi Jambi, tim optimis mampu bersaing mengandalkan talenta lokal terbaik.

Kepala Dinas Parpora Merangin sekaligus Wakil Manajer Tim, Suherman, menegaskan bahwa persiapan tim sudah matang.

“Anak-anak sudah melewati tahap seleksi dan Training Center (TC) intensif selama satu bulan. Kami siap berlaga mulai 12 Januari nanti,” ujar Suherman.

Pembina tim sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD Merangin, Taufik, menambahkan bahwa Merangin selalu menjadi barometer sepak bola di Provinsi Jambi.

Berdasarkan prestasi tahun-tahun sebelumnya yang sering menembus babak final, Taufik meminta dukungan penuh dari seluruh OPD dan masyarakat.

“Hari Senin kita akan melawan Tebo. Ini adalah ulangan final tahun lalu, bisa dibilang final dini,” kata dia.

“Kami juga terus berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah terkait kesejahteraan pemain, mulai dari akomodasi hingga uang saku, agar mereka fokus bertarung di lapangan,” jelas Taufik.

Tim Merangin kini siap membawa semangat lokal ke Gubernur Jambi Cup 2026, membuktikan bahwa talenta daerah bisa bersaing di tingkat provinsi.(*)




Wabup Junaidi Lepas FC Muja Berbhakti Menuju Gubernur Cup Jambi 2026

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jelang bergulirnya turnamen bergengsi Gubernur Cup Jambi, Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, secara resmi melepas keberangkatan skuad kebanggaan daerah, FC Muja Berbhakti 2026.

Prosesi pelepasan digelar di Ruang Pola Kantor BKD Kabupaten Muaro Jambi, Jumat malam (9/1/2026), dan berlangsung penuh semangat. Sebanyak 22 pemain terbaik dipastikan siap membawa nama besar Bumi Sailun Salimbai di ajang tahunan tersebut.

Pada edisi tahun ini, Muaro Jambi tergabung di Grup A bersama tim kuat seperti Merangin, Kerinci, dan Tebo. Turnamen akan mulai digelar pada 11 Januari 2026, sementara laga perdana Muaro Jambi dijadwalkan berlangsung 13 Januari 2026 menghadapi Kerinci.

Dalam sambutannya, Wabup Junaidi menyampaikan rasa bangga karena mayoritas pemain merupakan putra asli daerah. Ia menilai momentum ini sebagai kebangkitan sepak bola Muaro Jambi.

“Banyak atlet kita sebelumnya justru membela daerah lain. Tahun ini mereka kembali untuk mengharumkan nama tanah kelahiran. Menang itu penting, tetapi sportivitas, disiplin, dan etika adalah harga mati,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pemain untuk menjaga kondisi fisik selama turnamen, mulai dari pola makan, istirahat yang cukup, hingga kekompakan tim di dalam dan luar lapangan.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Junaidi menginstruksikan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk hadir langsung di stadion saat pertandingan digelar di Kota Jambi.

“Dukungan moral dari tribun akan menjadi energi tambahan bagi para pemain kita,” ujarnya.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Muaro Jambi Firdaus, Ketua KONI Muaro Jambi Aspihani, serta manajemen tim Sailun Salimbai.

Dalam laporannya, Kadispora Firdaus menyebutkan bahwa skuad FC Muja Berbhakti 2026 merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai tahapan pembinaan atlet.

Pada edisi sebelumnya, Muaro Jambi berhasil menembus babak semifinal dan finis di posisi keempat.

“Dengan persiapan yang lebih matang dan komposisi pemain yang solid, kami optimistis tahun ini Muaro Jambi mampu meraih hasil maksimal,” ujarnya.

Pelepasan ditutup dengan doa bersama dan tepuk tangan meriah, menandai dimulainya perjuangan FC Muja Berbhakti di Gubernur Cup Jambi 2026.(*)




Penataan Kota Bangko: Kios Buah Dipindahkan, Trotoar Segera Dibangun

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin H. M. Syukur bersama Wakil Bupati H. A. Khafid terus berupaya mewujudkan Kota Bangko yang tertib, indah, dan menarik.

Salah satunya dengan melakukan penataan kawasan Pasar Bawah secara bertahap.

Sebanyak 11 kios buah di depan Pasar Lereng resmi dipindahkan ke lokasi baru, yakni Pusat Pasar Buah dan Aksesoris Cinderamata dekat Pos Polisi Pasar Bawah Bangko, Kamis (08/01).

Bupati H. M. Syukur berharap pemindahan ini dapat membuat kawasan lebih rapi dan nyaman.

“Alhamdulillah lokasi eks kios buah kini bersih, kios pedagang kita geser sedikit supaya tertata rapi, sekaligus badan jalan di kawasan itu menjadi lebih lebar,” ujar Bupati, melalui Kadis Perindagkop Merangin Andrei.

Eks kios buah yang dipindahkan akan dijadikan kawasan parkir Pasar Bawah Bangko, sekaligus menghidupkan kembali Pasar Lereng yang selama ini kurang termanfaatkan.

Pemindahan melibatkan lurah, camat, dan UPTD Pasar, dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup Merangin yang membersihkan sampah dari lokasi pemindahan.

Sementara itu, Sekda Merangin Zulhifni memantau proses pemindahan dan menjelaskan bahwa kios-kios cinderamata dan aksesoris di depan Masjid Raya Al Istiqomah juga akan dipindahkan ke lokasi baru.

“Pemindahan dilakukan agar trotoar dapat dibangun, sesuai peruntukannya bagi pejalan kaki,” jelas Sekda.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Merangin menjadikan Kota Bangko lebih tertata, nyaman, dan ramah bagi masyarakat dan pedagang.(*)




Hadiri Panen Raya di Sekernan, Wabup Junaidi Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang digelar di Desa Tunas Mudo, Kecamatan Sekernan, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara virtual bersama Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, dan diikuti 25 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan nasional.

Di lokasi Desa Tunas Mudo, panen dipimpin Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. M. Mustaqim, didampingi Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, serta dihadiri Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Wakapolda Jambi menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendampingi masyarakat dalam program strategis seperti ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini berdampak nyata bagi kesejahteraan petani Muaro Jambi,” ujarnya.

Panen raya kali ini dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 26,36 hektare dengan estimasi produksi mencapai 36 ton jagung. Angka tersebut menjadi indikator positif bagi penguatan komoditas jagung di daerah.

Secara regional, Provinsi Jambi mencatat tren peningkatan produksi jagung. Pada tahun 2025, total produksi jagung di Jambi mencapai 1.500,3 ton, menunjukkan potensi besar sektor pertanian dalam menopang perekonomian daerah.

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengoptimalkan lahan produktif untuk budidaya jagung, termasuk mendorong modernisasi alat pertanian agar proses pascapanen lebih efektif dan efisien.

“Kita dorong penggunaan teknologi pertanian, termasuk proses pemipilan yang lebih cepat, sehingga dapat menekan potensi kerugian dan meningkatkan pendapatan petani,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan.

“Pemerintah Daerah Muaro Jambi mendukung penuh program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Melalui kolaborasi bersama Polri, TNI, dan masyarakat, kita ingin memastikan ketahanan pangan tetap terjaga dan memberi manfaat luas bagi petani,” tegasnya.

Kegiatan panen raya ini diharapkan menjadi momentum penguatan sektor pertanian sekaligus mendorong kemandirian pangan di Muaro Jambi dan Provinsi Jambi secara berkelanjutan.(*)




Dari Desa Moenti, Polsek Limun Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa.

Hal ini terlihat dari kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polsek Limun, Polres Sarolangun, di Desa Moenti, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan panen raya tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Polres Sarolangun, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Polsek Limun, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Dari lahan pertanian seluas sekitar 1 hektare, berhasil dipanen jagung hibrida atau jagung pipil dengan hasil sementara mencapai 1.500 kilogram berat kotor.

Panen raya ini dihadiri oleh Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., yang diwakili Wakapolres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun Dulmuin, S.P., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Efprianto, S.Pd., M.Pd., Kapolsek Limun AKP B. Tarigan, Sekcam Limun Kaspul Anwar, Waka Polsek Ipda Lunardi, serta Kepala Desa Moenti.

Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi menyampaikan bahwa panen raya jagung ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan tahun 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga memperkuat kebersamaan lintas sektor dalam memanfaatkan potensi lahan produktif di wilayah pedesaan.

“Melalui kerja sama yang solid, Polri dapat berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Kompol Aswindo.

Ia juga mengapresiasi langkah proaktif Polsek Limun dalam menyukseskan program strategis nasional di bidang pangan.

Ditegaskannya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk mendukung swasembada pangan, sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa,” tambahnya.

Ke depan, Kompol Aswindo berharap kegiatan panen jagung ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Sarolangun, sehingga ketahanan pangan daerah semakin kuat dan mandiri.

Di sisi lain, kegiatan pertanian ini juga menghadapi tantangan, terutama kondisi lahan yang rawan terdampak banjir saat musim hujan.

Meski demikian, berkat pendampingan intensif dari PPL serta dukungan penuh Pemerintah Desa Moenti, hasil panen dinilai cukup optimal dan mampu meningkatkan semangat para petani setempat.(*)




Penemuan Mayat di Sungai Buta-Buta, Gegerkan Warga Mendahara Ulu

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga di sekitar perbatasan Kecamatan Mendahara Ulu dan Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur digegerkan oleh penemuan sesosok mayat yang mengapung di sungai, Kamis (8/1/2026) pagi.

Mayat tersebut ditemukan di aliran Sungai Buta-Buta, tepatnya di wilayah perbatasan Desa Sungai Beras, Kecamatan Mendahara Ulu, dan Desa Bhakti Idaman, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan mayat berjenis kelamin belum diketahui ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Saat melihat tubuh korban mengapung di permukaan air, warga memilih untuk tidak mendekat dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Salah seorang warga setempat, Safaruddin, mengatakan hingga saat ini identitas korban belum diketahui. Warga juga belum berani melakukan evakuasi secara mandiri.

“Waktu saya sampai di lokasi, warga sudah mulai ramai. Saya lihat kondisi mayat menghadap ke atas, memakai baju kaos dan celana pendek,” ujar Safaruddin.

Pihak desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat telah mengimbau masyarakat agar segera melapor ke kepolisian apabila mengenali ciri-ciri korban atau mengetahui adanya warga yang dilaporkan hilang dalam beberapa waktu terakhir.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel dari Polsek Mendahara Ulu dan Polsek Mendahara langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran informasi serta melakukan pengecekan di tempat penemuan mayat.

Hingga berita ini publish, pihak kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi.(*)




Produksi Beras Tanjab Timur Surplus Berkat Program IP 300

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur terus memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengembangkan program Indeks Pertanaman 300 (IP 300) atau tiga kali tanam padi dalam setahun di lahan seluas 3.900 hektare.

Program ini menjadi wujud komitmen bersama antara petani dan pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui optimalisasi pemanfaatan lahan sawah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjab Timur, Sunarno, menjelaskan bahwa total luas tanam padi IP 300 di wilayahnya telah mencapai 3.900 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 40 hektare telah dipanen pada Desember, sementara sisanya dijadwalkan memasuki masa panen pada Januari.

“Program IP 300 ini berjalan cukup baik. Panen terus berlangsung secara bertahap dan hasilnya cukup menggembirakan,” ujar Sunarno di Muara Sabak, Kamis.

Menurutnya, keberhasilan penerapan IP 300 memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan dan stabilitas pangan daerah.

Dengan jumlah penduduk Kabupaten Tanjab Timur sekitar 239 ribu jiwa dan tingkat konsumsi beras 93,75 kilogram per kapita per tahun, total kebutuhan beras daerah mencapai 22.406 ton per tahun.

Sunarno merinci, produksi gabah kering giling (GKG) Tanjab Timur tercatat sebesar 35 ribu ton, sementara gabah kering panen (GKP) mencapai 4,7 ribu ton.

Adapun realisasi produksi sepanjang tahun 2025 mencatat capaian GKG 35 ribu ton, GKP 41.678 ton, dengan produksi beras mencapai 22.608 ton.

“Dengan capaian tersebut, Kabupaten Tanjab Timur dinyatakan surplus beras dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya,” jelasnya.

Selain mendorong peningkatan produksi padi melalui IP 300, pemerintah daerah juga mengajak pemerintah desa berperan aktif dalam pengembangan sektor pertanian. Salah satunya melalui program cetak sawah baru.

Setiap desa yang mampu menyiapkan minimal 10 hektare lahan dapat mengusulkan program cetak sawah sebagai upaya memperluas areal tanam, mendukung ketahanan pangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Melalui keberhasilan program IP 300 ini, Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur berharap petani tetap mempertahankan fungsi lahan pertanian dan tidak melakukan alih fungsi lahan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian dalam jangka panjang.

“Panen raya hari ini merupakan tanam ketiga Kelompok Tani Sumber Makmur dengan luas 40 hektare menggunakan varietas Inpari 32. Produktivitasnya mencapai enam ton GKP per hektare,” pungkas Sunarno.(*)