Dorong PAD, Pemkot Sungai Penuh Benahi Pasar Tanjung Bajure

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Azhar Hamzah bersama jajaran Pemerintah Kota kembali melakukan peninjauan ke Pasar Tanjung Bajure pada Sabtu (28/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi pasar sekaligus memantau perkembangan penataan yang sedang dilakukan.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan yang turut didampingi Sekretaris Daerah Alpian dan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Nasran berinteraksi langsung dengan para pedagang.

Berbagai aspirasi, mulai dari keluhan hingga harapan terkait pengelolaan pasar, disampaikan sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.

Azhar Hamzah menegaskan bahwa pasar tradisional memiliki peran strategis dalam mendorong roda perekonomian daerah, termasuk sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Oleh karena itu, diperlukan sistem pengelolaan yang tertib, terencana, dan berkelanjutan.

Selain memantau aktivitas jual beli, rombongan juga meninjau pemasangan tenda sosial di kawasan pasar.

Mereka turut mendengarkan aspirasi para buruh yang beraktivitas di lingkungan tersebut, sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi pasar yang lebih nyaman dan produktif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Partisipasi aktif pedagang sangat kami harapkan. Dengan pengelolaan yang baik, pasar tidak hanya menjadi pusat ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi optimal bagi daerah,” ujar Azhar.

Melalui langkah ini, Pemkot Sungai Penuh berharap Pasar Tanjung Bajure dapat berkembang menjadi kawasan perdagangan yang lebih tertata, aman, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.(*)




Penataan Pasar Tanjung Bajure, Wawako Sungai Penuh Pastikan Pedagang Tetap Nyaman

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus melakukan pembenahan kawasan pasar demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman.

Salah satunya melalui penataan dan penertiban di Pasar Tanjung Bajure yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, pada Kamis pagi (26/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Sekretaris Daerah Alpian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Kesbangpol, Satpol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Penertiban dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Sebelumnya, para pedagang telah mendapatkan sosialisasi terkait relokasi lapak ke lokasi yang lebih aman dan tertata.

Di sela kegiatan, Azhar Hamzah juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengarkan aspirasi mereka sekaligus memastikan proses penataan berjalan lancar.

“Penataan ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” ujarnya.

Sebelum penertiban dilakukan, pemerintah juga telah melakukan langkah awal pada malam harinya.

Sekretaris Daerah Alpian memimpin pembersihan area pasar bersama Dinas PUPR, sementara Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengangkutan sampah guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan terpadu yang tidak hanya fokus pada penertiban pedagang, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar secara keseluruhan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa pasar memiliki peran penting sebagai pusat perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, penataan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Kegiatan penertiban di Pasar Tanjung Bajure berlangsung aman dan kondusif. Diharapkan, upaya ini mampu menghadirkan suasana pasar yang lebih rapi, bersih, dan nyaman untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.(*)




Momen Lebaran, Wali Kota Alfin Temui Warga Luhah Rio Singaro

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum Halal Bihalal pasca Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama warga Luhah Rio Singaro di Pondok Tinggi, Kamis (26/3/2026).

Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut disambut hangat oleh masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang acara yang berlangsung di Laheik Jajun Luhah Rio Singaro (Laheik Dahot).

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna penting dalam memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial.

“Halal Bihalal menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat, serta saling memaafkan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Luhah Rio Singaro yang dinilai mampu menjaga nilai-nilai adat dan budaya di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih baik.

Kegiatan ini turut diisi dengan tausiyah singkat mengenai makna Halal Bihalal, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan saling bermaafan. Suasana semakin hangat dengan makan bersama yang diikuti seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat persatuan dalam membangun Kota Sungai Penuh ke arah yang lebih maju.(*)




Hari Pertama Kerja, Sekda Sungai Penuh Tertibkan Pasar Tanjung Bajure

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID — Memasuki hari pertama kerja usai libur Idulfitri, Pemerintah Kota Sungai Penuh langsung bergerak memastikan ketertiban aktivitas masyarakat, khususnya di sektor perdagangan.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alfian, bersama jajaran melakukan peninjauan sekaligus penertiban di Pasar Tanjung Bajure, Rabu (25/04/2026).

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satpol PP.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar berjalan tertib, aman, dan kondusif setelah libur panjang.

Dalam peninjauan tersebut, Sekda menegaskan pentingnya penataan pasar guna menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Penertiban dilakukan agar aktivitas jual beli tidak terganggu serta lingkungan pasar tetap tertata dengan baik.

“Langkah ini penting untuk menjaga ketertiban umum dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di pasar,” ujarnya.

Selain meninjau area pasar, Sekda juga mengecek kesiapan Pos Dinas Perhubungan yang berada di kawasan pasar.

Ia memastikan personel serta sarana pendukung operasional dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Tak hanya itu, kondisi lapak pedagang dan penataan area berjualan juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pemerintah berupaya memastikan seluruh pedagang berjualan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Melalui penertiban ini, diharapkan suasana pasar di Sungai Penuh tetap kondusif dan tertib, serta mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat pasca perayaan Lebaran.(*)




Sambut Idul Fitri 1447 H, Sungai Penuh Terapkan Gerakan Minim Sampah di Semua Wilayah

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengeluarkan kebijakan penting menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Melalui surat edaran resmi, seluruh elemen masyarakat diminta untuk menerapkan konsep Lebaran Minim Sampah demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kebijakan ini ditujukan kepada seluruh camat, lurah, hingga masyarakat luas agar bersama-sama mengurangi potensi lonjakan sampah yang biasanya meningkat selama momen hari raya.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa peningkatan sampah umumnya disebabkan oleh penggunaan kemasan sekali pakai, seperti plastik dan styrofoam.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk beralih menggunakan perlengkapan yang dapat digunakan kembali.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah secara efektif di berbagai titik keramaian, seperti lokasi salat Idul Fitri, tempat wisata, serta jalur mudik.

Upaya ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, serta berbagai regulasi daerah yang mengatur pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Tidak hanya itu, peran aktif masyarakat dan pelaku usaha juga menjadi kunci suksesnya gerakan ini. Edukasi melalui media sosial, media massa, dan komunikasi langsung diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik.

Beberapa langkah konkret yang dianjurkan antara lain menggunakan tas belanja ramah lingkungan, menghindari plastik sekali pakai, membeli makanan secukupnya, serta membawa perlengkapan ibadah sendiri saat salat Idul Fitri.

Panitia pelaksanaan salat Idul Fitri di tiap wilayah juga diminta membentuk tim khusus untuk memastikan kebersihan lokasi tetap terjaga sebelum dan setelah kegiatan berlangsung.

Dengan adanya kebijakan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap perayaan Idul Fitri tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.()*




Wawako Sungai Penuh Cek Stok dan Harga Pangan, Masyarakat Tak Perlu Khawatir Jelang Lebaran

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar, minimarket, dan gudang Perum Bulog, Senin (16/03/2026), untuk memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.

Dalam sidak tersebut, Wawako Azhar memantau langsung harga dan stok komoditas penting.

Harga beras tercatat stabil di Rp15.500 per kilogram, sementara cabai merah berada di kisaran Rp45.000 per kilogram.

Daging sapi mengalami kenaikan menjadi Rp150.000 per kilogram, terdorong oleh harga sapi dari Lampung dan meningkatnya biaya pengiriman.

Komoditas lainnya, seperti ayam potong Rp45.000 per kilogram, gula Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp20.000 per liter, tepung Rp9.000 per kilogram, dan bawang merah Rp15.000 per kilogram, juga terpantau relatif stabil.

Sementara itu, stok daging beku di Perum Bulog tersedia cukup, meski peminatnya mayoritas berasal dari pelaku usaha.

Wawako Azhar menegaskan, sidak ini dilakukan untuk mencegah penimbunan pangan oleh oknum tertentu dan memastikan masyarakat mendapatkan harga yang wajar.

“Stok pangan cukup dan harga relatif stabil. Masyarakat tidak perlu khawatir jelang Idul Fitri. Untuk beras, kami memiliki lebih dari 1.000 ton, cukup untuk kebutuhan tiga bulan ke depan,” ujar Azhar Hamzah.

Selain memantau harga, sidak juga memastikan kelayakan produk di minimarket, termasuk masa kedaluwarsa barang, serta menata pedagang ayam potong agar berjualan di dalam area pasar sehingga lebih tertib dan teratur.

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga tengah menyiapkan pasar murah melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan, sebagai langkah pengendalian harga tambahan.

“Semua temuan akan kami laporkan ke Wali Kota untuk evaluasi dan langkah selanjutnya,” tambah Wawako Azhar Hamzah.

Sidak kali ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten, Perum Bulog, dan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.(*)




Persiapan Salat Ied Dimatangkan, Ini Langkah Pemkot Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi guna memastikan ibadah berjalan lancar dan khusyuk.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (17/3/2026), dengan melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan.

Rapat dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah Dianda Putra dan didampingi Aspar Nasir, serta diikuti oleh sejumlah kepala OPD, perwakilan Kementerian Agama, PLN, PDAM, camat, hingga panitia pelaksana Salat Ied.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penentuan lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, kesiapan sarana dan prasarana, hingga pengaturan lalu lintas dan sistem pengamanan.

Selain itu, kebersihan lingkungan serta koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Dianda Putra menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini.

“Setiap pihak harus menjalankan perannya dengan maksimal agar pelaksanaan Salat Ied dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.

Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Hari Raya Idulfitri dengan lebih nyaman dan lancar, sekaligus mempererat kebersamaan di momen hari kemenangan.(*)




Rakor di Jambi, Alfin Paparkan Kesiapan Sungai Penuh Hadapi Lebaran

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sinergi antar pemerintah daerah dan aparat keamanan di Provinsi Jambi terus diperkuat.

Hal ini terlihat dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jambi yang digelar pada Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi ini dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan dihadiri sejumlah kepala daerah serta unsur Forkopimda dari seluruh kabupaten/kota.

Wali Kota Alfin turut hadir dalam rapat tersebut dan memaparkan kesiapan Kota Sungai Penuh dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Lebaran tahun ini.

Dalam paparannya, Alfin menyebutkan bahwa pihaknya bersama Forkopimda telah menyiapkan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik, pendirian pos pengamanan serta pos pelayanan, hingga penjagaan di tempat ibadah dan pusat keramaian masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Lebaran.

“Koordinasi dan sinergi antar Forkopimda sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujar Alfin.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk menyampaikan berbagai isu strategis di wilayah masing-masing, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan Forkopimda, diharapkan pengamanan Idulfitri 2026 di Provinsi Jambi dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.(*)




Wali Kota Sungai Penuh Resmikan Rumah Singgah Lansia Juara, Ini Fungsinya!

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Alfin, S.H. bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah meresmikan Program Rumah Singgah Lansia Juara, hasil kerja sama Pemerintah Kota Sungai Penuh, TP PKK, dan Muhammadiyah, Jumat (13/3).

Program ini bertujuan menjadi wadah pelayanan sosial bagi lansia, memberikan perhatian, pendampingan, serta meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia di Kota Sungai Penuh.

“Rumah Singgah Lansia Juara ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat agar para lansia tetap sehat, aktif, dan sejahtera,” ujar Wali Kota Alfin.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkot Sungai Penuh dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Sungai Penuh terkait pengelolaan Rumah Singgah Lansia Juara.

Acara diakhiri dengan penyerahan paket sembako kepada lansia oleh TP PKK Kota Sungai Penuh dan Lazismu, sebagai dukungan nyata terhadap program ini.

Dengan hadirnya Rumah Singgah Lansia Juara, Kota Sungai Penuh diharapkan memiliki pusat kegiatan sosial dan pelayanan lansia, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan para lansia.(*)




Wako Alfin Dorong Digitalisasi Pelayanan dalam Musrenbang RKPD 2027 Kota Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sungai Penuh Tahun 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (11/3/2026).

Musrenbang ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Fidelia Silvana, yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom.

Selain itu, hadir pula perwakilan Bappeda Provinsi Jambi, Dr. Ahmad Subhan, S.IP., M.Si., yang memaparkan arah kebijakan pembangunan serta pentingnya sinkronisasi antara program pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.

Kegiatan Musrenbang RKPD tahun ini mengusung tema digitalisasi pelayanan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai upaya memperkuat arah pembangunan Kota Sungai Penuh di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah karena menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program pemerintah dengan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, melalui forum ini berbagai masukan dari pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program pembangunan yang dirancang benar-benar tepat sasaran.

“Melalui Musrenbang RKPD ini kita berharap seluruh pihak dapat memberikan saran dan masukan yang konstruktif sehingga program pembangunan yang disusun mampu mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujar Wali Kota Alfin.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan yang menjadi fokus pemerintah daerah dalam waktu dekat.

Beberapa program tersebut di antaranya penataan dan revitalisasi Pasar Rakyat Tanjung Bajure, pembangunan jalur pedestrian, penataan kawasan ruang terbuka hijau khususnya di Lapangan Eks Pemda, serta digitalisasi pelayanan publik guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Menurutnya, program-program tersebut merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperindah tata kota, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan modern.

Melalui Musrenbang RKPD ini diharapkan dapat dihasilkan berbagai rekomendasi strategis yang nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan Kota Sungai Penuh pada tahun 2027.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, staf ahli, para asisten, kepala OPD, camat, akademisi, perwakilan BUMD, APDESI, organisasi perempuan, KONI, IDI, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(*)