Kasus Pembakaran Mobil di Bungo Terungkap, Pelaku Ditangkap Tim GUNJO

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim GUNJO Satreskrim Polres Bungo berhasil mengamankan seorang pria berinisial BF (37), warga Tegal Rejo, yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran satu unit mobil milik warga di Perumahan Sidipaman, Lorong Sakato, RT 12 RW 04, Kabupaten Bungo.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Kejadian pertama kali diketahui setelah pelapor menerima kabar dari keluarganya bahwa kendaraan yang dititipkan di rumah kerabatnya telah terbakar.

Mobil jenis Toyota Avanza berwarna putih dengan nomor polisi B 2564 TOL tersebut diketahui berada di area rumah keluarga korban yang saat itu dihuni oleh anak pelapor.

Saat tiba di lokasi, korban mendapati api sudah berhasil dipadamkan. Namun, kendaraan tersebut telah hangus terbakar.

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan barang bukti berupa botol bekas berisi bahan bakar jenis pertalite yang diduga digunakan untuk membakar mobil tersebut.

Akibat insiden ini, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp131 juta dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bungo untuk ditindaklanjuti.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim GUNJO Satreskrim Polres Bungo melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil mengidentifikasi keberadaan terduga pelaku.

Pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB, petugas akhirnya berhasil mengamankan BF tanpa perlawanan di lokasi yang tidak disebutkan secara rinci.

Pelaku kemudian langsung dibawa ke Mapolres Bungo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu celana panjang hitam bermerek Thraser serta satu jaket biru bermerek Volcom yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut.

Saat ini, BF telah ditetapkan sebagai terduga pelaku dan dijerat dengan Pasal 521 KUHP. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik aksi pembakaran tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui adanya potensi tindak kriminal di lingkungan sekitar guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)




Bongkar Pelangsiran Solar Subsidi di Bungo, Operator SPBU dan Sopir Diamankan Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi kembali mengungkap praktik dugaan penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar yang terjadi di wilayah Kabupaten Bungo.

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers di Lobby Gedung B Polda Jambi, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, didampingi Direktur Reskrimsus Kombes Pol. Taufik Nurmandia, Kasubdit Tipidter AKBP Hadi Handoko, serta perwakilan dari Pertamina.

Dalam keterangannya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi mengungkap bahwa kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di SPBU Lubuk Landai pada Rabu (8/4/2026) pagi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim kepolisian langsung melakukan pemantauan di lokasi. Hasilnya, ditemukan antrean panjang pengisian BBM solar subsidi yang dinilai tidak wajar.

Sekitar pukul 17.20 WIB, petugas mendapati sebuah kendaraan Isuzu Panther yang diduga melakukan pengisian di luar antrean dan langsung dilayani oleh operator SPBU.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kendaraan tersebut langsung kami amankan bersama sopir dan operator SPBU yang melayani pengisian,” ungkap Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia.

Dari hasil penggeledahan awal, petugas menemukan catatan yang diduga berisi data aktivitas pelangsiran BBM subsidi yang dilakukan secara berulang.

Catatan tersebut diduga menjadi bukti adanya pola distribusi ilegal solar subsidi yang tidak sesuai ketentuan.

Seluruh pihak yang terlibat, termasuk sopir kendaraan, operator SPBU, serta sejumlah barang bukti, kemudian diamankan ke Polres Bungo sebelum akhirnya dibawa ke Mapolda Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menindak praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan masyarakat.

“Polda Jambi akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan BBM subsidi. Ini adalah bagian dari upaya menjaga distribusi energi agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran serupa di lapangan.

Selain itu, Polda Jambi memberikan apresiasi kepada jajaran Ditreskrimsus yang berhasil mengungkap kasus tersebut sebagai bagian dari pengawasan distribusi energi di daerah.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa penindakan ini merupakan implementasi dari arahan pemerintah dalam memperketat pengawasan BBM subsidi di seluruh wilayah Indonesia.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam praktik pelangsiran BBM di SPBU tersebut.(*)




Heboh! Warga Temukan Mayat di Sungai Batang Tebo, Ini Identitas Korban

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga Dusun Sepunggur, Kecamatan Bathin II Babeko digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran Sungai Batang Tebo pada Rabu pagi (8/4/2026).

Penemuan ini bermula saat seorang warga bernama Sur melihat benda mencurigakan hanyut di sungai sekitar pukul 06.00 WIB.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga lain hingga diteruskan ke perangkat dusun dan pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Bathin II Babeko yang dipimpin Kapolsek Yan Efendi Pasaribu langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Petugas juga berkoordinasi dengan Tim Inafis serta Basarnas Kabupaten Bungo mengingat posisi jenazah telah terbawa arus sungai sejauh kurang lebih lima kilometer dari titik awal terlihat.

Tim Basarnas tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Sekitar pukul 11.30 WIB, jenazah berhasil dievakuasi ke daratan dan selanjutnya dibawa ke RSUD H. Hanafie Muara Bungo untuk pemeriksaan medis.

Korban kemudian diketahui bernama Herminus (32), warga Kelurahan Sungai Binjai, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis dan Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak kepolisian menduga korban meninggal akibat tenggelam. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan, khususnya di wilayah perairan, guna mempercepat penanganan dan mencegah kejadian serupa.(*)




Gagalkan Transaksi Sabu di Kecamatan Bathin III, Dua Pria Dibui

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Bungo kembali mengungkap peredaran narkotika jenis sabu.

Dua pria berinisial WAP (26) dan AS (27) diamankan pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Irigasi RT 008 RW 003, Kelurahan Manggis, Kecamatan Bathin III.

Penangkapan dilakukan tim opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Kanit Opsnal IPDA Ridho Novriandinata.

Aksi itu bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Petugas melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap kedua tersangka di tempat kejadian.

Dalam penggeledahan yang disaksikan warga setempat, ditemukan sejumlah barang bukti, antara lain:

  • 11 plastik klip sabu dalam dompet hitam kecil
  • 1 sendok sabu dari pipet plastik
  • Uang tunai Rp200 ribu
  • 1 unit sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi
  • 2 unit telepon seluler

Total berat bruto sabu yang diamankan mencapai 2,11 gram.

Seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bungo untuk penyidikan lebih lanjut dan pengembangan kemungkinan jaringan lain yang terlibat.

“Peran masyarakat sangat penting dalam memerangi narkoba. Jangan ragu melapor jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika demi melindungi generasi muda,” Kasat Narkoba AKP Panji Lazuardi, melalui KBO Sat Narkoba IPTU Feri Irawan.

Kedua tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan pidana terkait percobaan atau permufakatan jahat dalam tindak pidana narkoba.

Polres Bungo menegaskan komitmen penuh untuk terus memberantas peredaran narkoba dan menjaga lingkungan yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.(*)




Tes Urin dan Razia WBP, Lapas Muara Bungo Tegaskan Komitmen Bersih dari Halinar

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 dan mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Muara Bungo melaksanakan razia menyeluruh sekaligus tes urin pada Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata menjaga lingkungan pemasyarakatan bebas dari Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Razia dilakukan di 31 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang tersebar di Blok A, B, dan C.

Seluruh kamar diperiksa secara teliti oleh petugas untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang mengganggu keamanan dan ketertiban di lapas.

Selain razia, dilaksanakan tes urin terhadap 100 WBP dan 38 pegawai lapas. Uniknya, pengambilan sampel dilakukan secara acak oleh pihak eksternal, termasuk TNI, POLRI, BNNK Muara Bungo, dan media.

Hal ini bertujuan menjaga transparansi dan kredibilitas hasil pemeriksaan.

Hasil razia menunjukkan beberapa barang seperti sendok stainless, pisau cutter, gelas kaca, dan botol parfum diamankan.

Namun tidak ditemukan handphone atau narkoba. Sementara itu, tes urin seluruh sampel dinyatakan negatif dari narkoba.

 “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami mewujudkan Zero Halinar. Sinergi dengan TNI, POLRI, BNN, dan media membuat pengawasan lebih transparan dan akuntabel,” tegas Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Muhamad Kameyli.

Razia dan tes urin berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap profesionalisme dan integritas pemasyarakatan di Muara Bungo.(*)




Kisah Inspiratif Suci Lestari, Anak Bungsu Tukang Ojek yang Sukses CPNS Bungo 2025

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kisah inspiratif muncul dari daftar pengumuman CPNS 2025 Kabupaten Bungo. Suci Lestari (26), anak bungsu dari lima bersaudara, berhasil menembus seleksi CPNS meski berasal dari keluarga sederhana.

Ayahnya seorang tukang ojek, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga.

Sejak kecil, Suci dikenal rajin dan disiplin. Semasa SMP di SMP Negeri Muara Bungo, ia masuk kelas unggulan RSBI, mengikuti kursus bahasa Inggris, dan belajar komputer berkat dukungan kakak-kakaknya.

Saat teman seusianya bermain, Suci memilih fokus belajar untuk mewujudkan cita-citanya.

Perjalanan Suci tidak mudah. Saat ujian masuk perguruan tinggi, ia menghadapi fasilitas minim dan pencahayaan kurang memadai.

Namun, tekadnya tak tergoyahkan, hingga akhirnya diterima di jurusan Teknik Informatika Universitas Sriwijaya, Palembang, dengan beasiswa penuh.

Selama kuliah, Suci sempat menghadapi cibiran karena latar belakang ekonominya, tetapi ia tetap fokus dan membuktikan kemampuannya.

Setelah lulus, ia bekerja singkat di perusahaan software di Jakarta sebelum kembali ke Bungo untuk membantu usaha kakaknya selama tiga tahun.

Kesabaran dan kerja keras Suci akhirnya membuahkan hasil. Dalam seleksi CPNS Kabupaten Bungo, ia meraih peringkat kedua dan ditempatkan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan nilai gemilang.

Dari 132 peserta yang lolos, kisah Suci menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk sukses.

“Semua perjuangan itu indah pada waktunya,” ujar Suci penuh syukur. Kisahnya kini menginspirasi generasi muda Bungo untuk tidak menyerah mengejar impian, apapun latar belakang mereka.(*)




Musrenbang Kabupaten Bungo 2027: Pembangunan Jalan, Pasar, dan Sawit Rakyat Jadi Prioritas

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Bungo, Dedy Putra, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bungo Tahun 2027, Selasa (31/03/2026), di Aula Cempaka Kuning, Kantor Bappeda Kabupaten Bungo.

Acara ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah pembangunan daerah tahun mendatang.

Dalam sambutannya, Bupati Dedy Putra menekankan fokus pembangunan pada infrastruktur dan optimalisasi pelayanan publik sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena berpengaruh langsung pada konektivitas antar wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Dedy Putra.

Selain pembangunan jalan dan jembatan, Pemkab Bungo juga menekankan revitalisasi kawasan perkotaan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan layak huni.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kota dan mendukung pertumbuhan sektor perdagangan serta jasa.

Revitalisasi pasar tradisional juga menjadi perhatian serius pemerintah. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing pasar rakyat agar mampu bersaing dengan pusat perdagangan modern, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung.

Di sektor perkebunan, Program Sawit Rakyat menjadi prioritas strategi pemerintah. Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit melalui dukungan pelatihan, akses permodalan, dan peningkatan kualitas hasil produksi.

Musrenbang RKPD 2027 dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kasubdit Transportasi Jalan Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Kementerian PPN/Bappenas, Bappeda Provinsi, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, serta perwakilan masyarakat.

Forum ini memberikan kesempatan bagi semua pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan konstruktif demi pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dengan digelarnya Musrenbang RKPD 2027, Pemerintah Kabupaten Bungo berharap seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.(*)




Penemuan Mayat di Sungai Batang Pelepat, Identitas Terungkap

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID Warga Dusun Sungai Gurun, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di Sungai Batang Pelepat, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Penemuan pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Adam Huri.

Saat berada di bawah jembatan gantung, ia melihat sesuatu yang mencurigakan terapung di aliran sungai.

Setelah memastikan itu sesosok manusia, Adam segera menghubungi rekannya, Lim, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pelepat.

Tim kepolisian segera bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Bungo serta BPBD Kabupaten Bungo untuk evakuasi jenazah.

Kapolsek Pelepat, AKP Charlos Sihombing, membenarkan penemuan tersebut.

Iya, benar telah ditemukan sesosok mayat di Sungai Batang Pelepat. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan penyelidikan,” ujarnya.

Hasil identifikasi menunjukkan bahwa korban adalah Saparuddin (63), warga Desa Rantau Keloyang, Kecamatan Pelepat.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Senin (16/3/2026) dan diduga tenggelam di sungai yang sama.

Identifikasi dilakukan berdasarkan pakaian, kondisi fisik, dan bekas luka pada tubuh korban.

Sebelumnya, upaya pencarian telah dilakukan oleh polisi, BPBD, dan masyarakat selama beberapa hari, namun pada 24 Maret 2026 pencarian resmi dihentikan dan diganti dengan pemantauan aliran sungai.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga agar selalu berhati-hati saat berada di sekitar sungai,” tambah Kapolsek.(*)




Mutasi Polres Bungo: Wakapolres, Kasat, dan Kapolsek Resmi Diganti

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID Sejumlah pejabat di Polres Bungo resmi berganti posisi dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bungo, AKBP Zamri Elfino, S.IK, pada Selasa (31/3/2026).

Sebanyak 12 personel Polri menjalani rotasi jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pergantian mencakup posisi strategis mulai dari Wakapolres, Kasat, hingga Kapolsek di berbagai wilayah hukum Polres Bungo.

Pergantian ini adalah hal yang wajar sebagai bentuk pembaruan organisasi. Kami berharap pejabat baru dapat melanjutkan dan meningkatkan capaian positif yang telah diraih sebelumnya,” ujar AKBP Zamri Elfino.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program kerja di setiap satuan agar stabilitas kinerja tetap terjaga.

Posisi Strategis yang Berganti

  • Wakapolres Bungo: dari Kompol Ridho Syawaludin Taufan, CPHR, S.IK, M.H kepada Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom

  • Kasat Intelkam: dari AKP Wiji Nur Eko Wahyu, S.H, M.H kepada AKP Fajar Nugroho

  • Kasat Resnarkoba: dari AKP Riko Saputra S, S.H, M.H kepada AKP Panji Lazuardi, S.H, M.H

  • Kasat Samapta: dari AKP Yan Efendi Pasaribu, S.H kepada IPTU Deki Junel Putra, S.H, M.H

Di tingkat Polsek, pergantian juga terjadi pada Kapolsek: Pelepat Ilir, Pelayang, Tanah Tumbuh, Bathin II Babeko, dan Limbur Lubuk Mengkuang.

Pejabat Baru yang Dilantik

  • AKP David Putra Utama Lamgada Tampubolon – Kabagren

  • IPTU AHD Zainul Bahri, S.H – Kasat Tahti

  • AKP Kurniadi – Kasiwas

Kapolres Zamri Elfino menekankan bahwa Kabupaten Bungo sebagai jalur lintas antarprovinsi memiliki mobilitas tinggi yang memunculkan dinamika sosial kompleks.

Rotasi jabatan ini diharapkan mampu mengantisipasi potensi kerawanan secara cepat dan tepat.

Dengan pergantian ini, seluruh jajaran Polres Bungo diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas, menjaga stabilitas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(*)




Tanah Longsor Putus Akses Jalan Utama di Dusun Renah Jelmu, Bungo

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Curah hujan tinggi di wilayah hulu Sungai Batang Uleh memicu tanah longsor yang memutus akses jalan utama di Dusun Renah Jelmu, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo, Senin (30/3/2026).

Penanganan darurat langsung dilakukan oleh aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan warga setempat.

Kegiatan monitoring dipimpin Kapolsek Tanah Tumbuh, AKP Iqbal Harahap, didampingi Camat Tanah Tumbuh Janawer IB, Ps. Kanit Reskrim Bripka Rizki, personel piket SPKT, serta Rio Dusun Renah Jelmu, Mustofa, bersama masyarakat.

Berdasarkan pengecekan lapangan, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan gorong-gorong di bawah badan jalan tersumbat.

Aliran air tertahan dan menggenangi area sekitar, sehingga struktur tanah melemah hingga jalan runtuh dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Camat Tanah Tumbuh, Janawer IB, mengimbau warga sementara bergotong royong membuka akses jalan agar aktivitas tetap berjalan.

Kami harapkan masyarakat bisa bekerja sama membuka akses sementara,” ujarnya.

Kapolsek Tanah Tumbuh, AKP Iqbal Harahap, mengingatkan warga agar tidak mendekati area longsor untuk menghindari bahaya susulan.

Ia juga meminta Rio Dusun segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar penanganan lebih cepat.

Keselamatan warga adalah prioritas. Kami terus koordinasi agar penanganan segera dilakukan,” tegasnya.

Sebagai langkah darurat, aparat, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mulai membangun jembatan sementara untuk memulihkan jalur transportasi.

Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bungo dijadwalkan turun ke lokasi untuk meninjau kerusakan.

Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal perbaikan permanen, sehingga akses masyarakat kembali normal.(*)