Alumni LPDP Bisa Bekerja di Luar Negeri, Ini Syarat dan Aturannya

SEPUCUKJAMBI.ID – Meskipun Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mendorong penerima beasiswa untuk kembali dan berkontribusi di Indonesia, ternyata tidak semua alumni dilarang bekerja di luar negeri.

Ada sejumlah kategori alumni yang diizinkan bekerja di luar negeri asalkan mengikuti prosedur izin resmi dari LPDP.

Secara umum, penerima beasiswa LPDP wajib kembali ke Indonesia dan menjalani masa pengabdian 2n+1 (dua kali masa studi ditambah satu tahun).

Namun, kebijakan LPDP memberikan kelonggaran tertentu bagi alumni yang bekerja di luar negeri jika mereka termasuk golongan tertentu dan mengajukan izin resmi.

Berikut kategori alumni LPDP yang bisa bekerja di luar negeri:

1. PNS, TNI, dan Polri yang Ditugaskan ke Luar Negeri

Alumni yang merupakan aparatur pemerintah dan mendapat penugasan resmi dari instansinya diperbolehkan bekerja di luar negeri, dengan kewajiban melaporkan kepada LPDP.

2. Pegawai BUMN yang Ditugaskan ke Luar Negeri

Alumni yang bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan ditugaskan kerja ke luar negeri tetap diperbolehkan sepanjang ada penugasan resmi dari perusahaan.

3. Alumni yang Ditugaskan oleh Lembaga Pemerintah

Jika alumni ditempatkan oleh lembaga pemerintah Indonesia untuk penugasan internasional, hal ini juga diizinkan.

4. Pekerja di Organisasi Internasional

Alumni yang bekerja di organisasi internasional di mana Indonesia menjadi anggota, seperti PBB, World Bank, IMF, ADB, IDB, dan FIFA, bisa bekerja di luar negeri setelah mendapat surat penugasan atau keterangan resmi dari organisasi terkait.

5. Pegawai Perusahaan Swasta yang Mendapat Penugasan dari Kantor Indonesia

Alumni yang bekerja di perusahaan swasta dengan kantor pusat di Indonesia dan ditugaskan ke luar negeri oleh perusahaan juga diperbolehkan.

6. Program Pascastudi atau Kerja Sama LPDP dengan Mitra

LPDP memiliki skema kerja sama dengan mitra internasional yang memungkinkan alumni bekerja di luar negeri sebagai bagian dari program pascastudi.

Meskipun diperbolehkan, alumni wajib melapor dan mengajukan izin kepada LPDP dengan melampirkan dokumen resmi, seperti surat penugasan atau surat keterangan bekerja.

Hal ini bertujuan agar LPDP tetap memantau kontribusi alumni sesuai aturan.

Bagi alumni yang tidak kembali ke Indonesia tanpa mengikuti prosedur izin, atau tetap tinggal di luar negeri setelah masa pengabdian selesai, LPDP bisa memberikan sanksi.

Termasuk peringatan, kewajiban mengembalikan dana beasiswa, atau pemblokiran mengikuti program LPDP di masa mendatang.(*)




Syarat dan Cara Daftar Beasiswa Garuda S1 2026 untuk Lulusan SMA

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah resmi membuka Program Beasiswa Garuda S1 2026 bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi sarjana di luar negeri.

Beasiswa ini menawarkan dukungan pembiayaan pendidikan sekaligus akses ke universitas internasional bergengsi.

Program ini ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat dengan prestasi akademik baik dan kesiapan studi global.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi, dengan tahapan seleksi mulai dari administrasi hingga wawancara.

Beasiswa Garuda menanggung biaya kuliah dan komponen pendukung lain, termasuk biaya hidup, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, dan kebutuhan akademik sesuai skema pembiayaan program.

Persyaratan Pendaftaran

Calon peserta wajib memenuhi persyaratan dasar:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Lulusan SMA/sederajat atau siswa kelas akhir

  • Nilai akademik memenuhi standar seleksi

  • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS atau setara)

  • Surat rekomendasi dari sekolah atau lembaga terkait

  • Motivation letter atau esai pribadi

  • Dokumen identitas dan transkrip nilai

  • Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi

Selain itu, peserta harus memenuhi kriteria tambahan:

  • Memilih program studi sesuai daftar universitas mitra

  • Tidak sedang menerima beasiswa serupa

  • Siap mengikuti pembinaan pra-keberangkatan

  • Mematuhi aturan akademik dan kontrak beasiswa

  • Bersedia kembali ke Indonesia setelah studi selesai

Seleksi dilakukan bertahap, mulai dari verifikasi dokumen, penilaian akademik, hingga wawancara.

Panitia menekankan pentingnya kelengkapan dokumen, karena kesalahan administratif dapat menggugurkan pendaftaran sejak awal.

Program Beasiswa Garuda menjadi kesempatan strategis bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pendidikan global sekaligus membangun kompetensi nasional jangka panjang.

Pemerintah berharap penerima beasiswa dapat kembali berkontribusi pada pembangunan Indonesia setelah menyelesaikan studi.(*)




Incaran Calon Dokter, Ini 10 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia

SEPUCUKJAMBI.ID – Jurusan kedokteran masih menjadi salah satu program studi paling prestisius dan kompetitif di Indonesia.

Tingginya minat calon mahasiswa membuat seleksi masuk fakultas kedokteran dikenal sangat ketat.

Selain kemampuan akademik, kualitas fasilitas, rumah sakit pendidikan, sistem pembelajaran klinis, hingga rekam jejak lulusan menjadi indikator utama dalam menilai mutu sebuah fakultas kedokteran.

Sejumlah universitas di Indonesia telah lama dikenal konsisten mencetak dokter-dokter unggulan yang berkiprah di berbagai bidang, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Berikut 10 universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia yang kerap menjadi incaran calon mahasiswa.

1. Universitas Indonesia (UI)

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia merupakan salah satu yang tertua dan paling bergengsi di Tanah Air. Didukung RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, FK UI unggul dalam pendidikan klinis, riset medis, serta jejaring internasional.

2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

FK-KMK UGM dikenal dengan pendekatan holistik dan berbasis komunitas. Sistem pendidikannya menekankan keseimbangan antara ilmu klinis, kesehatan masyarakat, dan pengabdian sosial.

3. Universitas Airlangga (Unair)

Berbasis di Surabaya, FK Unair memiliki reputasi kuat dalam pendidikan klinis dan penelitian. RSUD Dr. Soetomo menjadi salah satu rumah sakit pendidikan terbesar dan tersibuk di Indonesia.

4. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Didukung RS Hasan Sadikin Bandung, FK Unpad dikenal memiliki sistem akademik dan klinis yang ketat. Fakultas ini menjadi salah satu rujukan nasional dalam pendidikan kedokteran.

5. Universitas Diponegoro (Undip)

FK Undip menonjol dalam riset kesehatan tropis dan pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat. Fasilitas klinis dan laboratorium terus mengalami peningkatan signifikan.

6. Universitas Brawijaya (UB)

FK UB dikenal adaptif terhadap perkembangan teknologi medis. RS Saiful Anwar Malang menjadi pusat utama pembelajaran klinis mahasiswa kedokteran UB.

7. Universitas Sebelas Maret (UNS)

Dalam beberapa tahun terakhir, FK UNS menunjukkan perkembangan pesat. Integrasi pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat menjadi kekuatan utama fakultas ini.

8. Universitas Hasanuddin (Unhas)

Sebagai kampus unggulan di Indonesia Timur, FK Unhas berperan strategis dalam pengembangan layanan kesehatan regional serta riset penyakit tropis dan kelautan.

9. Universitas Andalas (Unand)

FK Unand dikenal unggul dalam riset kesehatan lingkungan dan penyakit endemik. Perannya penting dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Sumatra bagian tengah.

10. Universitas Sriwijaya (Unsri)

FK Unsri terus meningkatkan kualitas fasilitas dan sistem pendidikan klinis, menjadikannya salah satu fakultas kedokteran favorit di Sumatra Selatan.

Memilih jurusan kedokteran bukan hanya soal nama besar kampus, tetapi juga kesiapan mental, komitmen jangka panjang, serta kecocokan dengan sistem pembelajaran yang diterapkan.

Dengan persaingan yang semakin ketat, memahami karakter dan keunggulan tiap fakultas menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan masa depan.(*)




Beasiswa Bundling LPDP 2026: Kesempatan Ganda Kuliah S2 dan S3 di Luar Negeri

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka jalur Beasiswa Bundling sebagai bagian dari program beasiswa luar negeri untuk jenjang Master (S2) dan Doktor (S3).

Skema ini berbeda dari jalur LPDP reguler karena memungkinkan pendaftar mengikuti dua program beasiswa sekaligus dalam satu periode seleksi.

Direktur Program LPDP, Rina Handayani, menjelaskan bahwa tujuan skema ini adalah memperluas peluang mahasiswa Indonesia untuk meraih pendanaan studi di luar negeri.

“Dengan Beasiswa Bundling, pelamar bisa mendaftar pada program prioritas LPDP yang bekerja sama dengan universitas mitra sekaligus mengikuti jalur alternatif seperti beasiswa afirmasi, targeted, atau umum. Jadi jika satu jalur belum berhasil, masih ada kesempatan di jalur lain,” ujar Rina, Kamis (23/1/2026).

9 Kemitraan Beasiswa Bundling LPDP Tahun 2026

Program Beasiswa Bundling LPDP menyediakan 9 jenis kemitraan dengan institusi pendidikan ternama, di antaranya:

  1. LPDP–NTU Program Doktor

  2. LPDP–UNSW Doktor

  3. LPDP–University of Dundee UK Program Doktor

  4. LPDP–NUS Business School Program Master

  5. LPDP–France Program Master

  6. LPDP–NUS Master in Venture Creation (MSVC)

  7. LPDP–Tsinghua Master of Finance

  8. LPDP–UST Korea Program Master Doktor

  9. LPDP–NTU Program MBA

Pendaftar wajib melakukan dua pendaftaran paralel: satu ke situs universitas mitra yang dituju dan satu lagi ke portal resmi LPDP.

Misalnya, untuk Beasiswa Bundling ke National University of Singapore (NUS), pendaftaran dilakukan melalui situs NUS dan portal LPDP secara bersamaan.

Memperluas Peluang Mahasiswa Indonesia

Skema Beasiswa Bundling dirancang untuk memberikan opsi cadangan dalam satu periode seleksi, sehingga mahasiswa Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pendanaan studi luar negeri.

“LPDP berkomitmen mendukung mahasiswa berprestasi agar bisa mengakses pendidikan internasional tanpa kehilangan kesempatan jika satu jalur belum berhasil,” tambah Rina.

Program ini diharapkan meningkatkan jumlah penerima beasiswa LPDP yang menempuh pendidikan di universitas top dunia, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia di kancah global.(*)




Lomba Egrang Batok PAUD Kota Jambi, Solusi Sehat Kurangi Ketergantungan Gadget

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya menghadirkan ruang bermain edukatif bagi anak usia dini terus diperkuat Pemerintah Kota Jambi.

Melalui peran aktif Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, lomba permainan tradisional Egrang Batok tingkat PAUD se-Kota Jambi resmi digelar sebagai sarana stimulasi motorik sekaligus pembentukan karakter anak sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Kampoeng Radja, Sabtu pagi (17/01/2026), tersebut diikuti ratusan anak PAUD dari berbagai kecamatan, seperti Kota Baru, Pelayangan, Danau Teluk, dan Pasar.

Dengan penuh antusias, para peserta didampingi guru serta orang tua untuk memperebutkan Piala Bunda PAUD Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Nadiyah menyampaikan bahwa lomba egrang batok bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan media pembelajaran yang menyenangkan dan sarat nilai edukatif.

“Permainan tradisional seperti egrang batok memberi manfaat besar bagi anak-anak. Mereka belajar keseimbangan, keberanian, sportivitas, serta kemampuan bersosialisasi dengan teman sebaya,” ujar Nadiyah.

Menurutnya, pendekatan belajar melalui bermain sangat penting diterapkan pada pendidikan anak usia dini agar proses tumbuh kembang berlangsung optimal tanpa tekanan.

Ia juga mengingatkan orang tua dan pendamping agar tidak terlalu menuntut hasil.

“Biarkan anak-anak bermain dengan gembira. Jangan ada target berlebihan. Yang terpenting adalah pengalaman positif dan memori bahagia yang akan mereka bawa sampai dewasa,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kota Jambi turut menyoroti tantangan era digital, khususnya meningkatnya ketergantungan anak terhadap gawai.

Ia mengajak orang tua untuk lebih bijak dalam mengatur waktu penggunaan gadget.

“Bermain gadget boleh, tapi harus dibatasi. Idealnya tidak lebih dari satu jam. Permainan tradisional bisa menjadi alternatif sehat untuk menyeimbangkan perkembangan fisik dan mental anak,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa permainan egrang batok mampu menstimulasi berbagai kecerdasan anak, mulai dari kinestetik, spasial, hingga interpersonal, sekaligus menanamkan nilai kesabaran, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan.

Lebih lanjut, Nadiyah juga menyampaikan komitmennya dalam memperkuat layanan pendidikan anak usia dini di Kota Jambi, khususnya melalui pengembangan PAUD negeri.

“Saat ini sudah ada lima PAUD negeri dari sebelas kecamatan. Masih ada enam kecamatan yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Harapannya, ke depan setiap kecamatan memiliki minimal satu PAUD negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiono, menilai lomba egrang batok sangat sejalan dengan prinsip dasar PAUD, yakni belajar sambil bermain.

“Anak-anak sekarang adalah generasi alfa. Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik dan interaksi sosial, mereka rentan mengalami ketergantungan gadget. Kegiatan seperti ini mendukung perkembangan holistik anak,” katanya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif Bunda PAUD Kota Jambi yang dinilainya konsisten mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, baik dari sisi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan dalam rangka melestarikan permainan tradisional, menanamkan nilai karakter, serta mendukung terwujudnya generasi anak Kota Jambi yang sehat, ceria, berakhlak, dan berprestasi sejak usia dini.(*)




Daftar Beasiswa Terbaik 2026 untuk Pelajar Indonesia, Daftar Sekarang!

SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi pelajar Indonesia, mimpi kuliah di luar negeri kini semakin nyata pada 2026.

Berbagai negara dan lembaga donor internasional membuka program beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah, uang saku, tiket pesawat, hingga asuransi kesehatan.

Meski terdengar mudah, persaingan untuk mendapatkan beasiswa ini cukup ketat.

Oleh karena itu, persiapan yang matang mulai dari nilai akademik, pengalaman organisasi, kemampuan bahasa, hingga rencana studi menjadi kunci sukses.

Beasiswa internasional tidak hanya menawarkan pendidikan berkualitas, tetapi juga membuka peluang memperluas jaringan global, meningkatkan kemampuan riset, dan memberi pengalaman hidup yang berharga.

Berikut adalah program beasiswa unggulan yang banyak diminati pelajar Indonesia di 2026.

1. Seoul Tech Scholarship (Korea Selatan)

Beasiswa ini cocok bagi pelajar yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di bidang teknologi dan sains.

Seoul Tech Scholarship menanggung biaya kuliah penuh, tunjangan hidup, tiket pesawat, dan asuransi kesehatan.

Program ini dirancang untuk mendukung studi akademik dan riset mutakhir.

2. MEXT Scholarship (Jepang)

Beasiswa dari pemerintah Jepang ini populer di kalangan mahasiswa S1. Selain biaya kuliah, MEXT memberikan dukungan hidup lengkap tanpa ikatan dinas.

Peserta perlu mempersiapkan kemampuan bahasa Jepang dan memenuhi persyaratan akademik tertentu.

3. Stipendium Hungaricum (Hongaria)

Program ini membuka peluang bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 untuk belajar di berbagai universitas di Hongaria.

Semua biaya, termasuk biaya hidup dan asuransi, ditanggung penuh, sehingga menjadi pilihan menarik bagi pelajar internasional.

4. DAAD Scholarship (Jerman)

Beasiswa dari pemerintah Jerman ini fokus pada riset dan studi lanjutan, terutama untuk S2 dan S3.

DAAD menekankan kualitas akademik dan kemampuan bahasa asing, serta memberikan dukungan penuh untuk mahasiswa berprestasi.

5. Türkiye Bursları (Turki)

Beasiswa ini fleksibel untuk jenjang S1, S2, dan S3. Türkiye Bursları memadukan proses pendaftaran kampus dan beasiswa dalam satu langkah, mempermudah pelamar.

Program ini juga menanggung biaya pendidikan, hidup, dan tunjangan lain sesuai jenjang.

Meski beasiswa ini menjanjikan pembiayaan penuh, calon peserta tetap harus memenuhi persyaratan seperti usia, nilai akademik, dan kemampuan bahasa.

Persiapan yang matang akan meningkatkan peluang diterima, sekaligus memaksimalkan pengalaman akademik dan profesional di luar negeri.

Bagi pelajar Indonesia, kesempatan ini tidak hanya membuka jalan untuk studi berkualitas, tetapi juga menjadi langkah awal memperluas jaringan global dan berkontribusi bagi pembangunan nasional setelah kembali ke tanah air.(*)




Lulusan Cepat Terserap Dunia Kerja, Ini Daftar Kampus Terbaik di Indonesia

SEPUCUKJAMBI.ID – Sejumlah perguruan tinggi di Indonesia berhasil menorehkan prestasi dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2026, khususnya pada indikator employment outcomes.

Indikator ini mencerminkan keberhasilan universitas dalam menyiapkan lulusan agar mampu memasuki dunia kerja secara cepat dan berkelanjutan.

Employment outcomes dinilai berdasarkan dua komponen utama, yakni employer reputation atau pandangan pemberi kerja terhadap kualitas lulusan, serta rekam jejak lulusan dalam memperoleh pekerjaan dan berkembang dalam karier.

Skor tinggi menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Berikut 10 universitas di Indonesia dengan skor employment outcomes tertinggi pada QS WUR 2026:

  1. Universitas Indonesia (UI)
    UI menempati posisi teratas di tingkat nasional. Lulusannya dikenal memiliki reputasi kuat dan jaringan luas, sehingga cepat terserap di berbagai sektor industri.

  2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    UGM dinilai konsisten menghasilkan lulusan dengan kompetensi, integritas, dan kepemimpinan yang dibutuhkan dunia kerja.

  3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    Keunggulan ITB di bidang sains, teknologi, dan rekayasa menjadikan alumninya sangat diminati industri.

  4. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    Unpad menunjukkan performa positif melalui kolaborasi aktif dengan dunia usaha dan industri.

  5. IPB University
    Lulusan IPB unggul di bidang pertanian, pangan, dan lingkungan, dengan tingkat penyerapan kerja yang tinggi.

  6. Universitas Trisakti
    Kampus ini dikenal memiliki hubungan erat dengan dunia usaha, membantu lulusan lebih cepat masuk pasar kerja.

  7. Universitas Brawijaya (UB)
    UB menghasilkan lulusan dari berbagai disiplin ilmu yang mampu bersaing di sektor publik maupun swasta.

  8. Universitas Diponegoro (Undip)
    Lulusan Undip banyak dibutuhkan, khususnya di bidang teknik, kesehatan, dan perencanaan wilayah.

  9. Universitas Airlangga (Unair)
    Unair dikenal kuat di bidang kesehatan dan hukum, dengan alumni yang cepat mendapatkan pekerjaan.

  10. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
    Kampus ini memiliki lulusan yang kompetitif, terutama di sektor bisnis, komunikasi, dan sosial.

Capaian skor tinggi pada indikator employment outcomes menunjukkan bahwa universitas-universitas tersebut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Tak heran jika daftar ini kerap dijadikan referensi oleh calon mahasiswa dan orang tua dalam menentukan pilihan perguruan tinggi, terutama bagi mereka yang mempertimbangkan peluang karier sejak awal masa studi.(*)




Presiden Prabowo Kumpulkan 1.200 Pimpinan Perguruan Tinggi Bahas Strategi Pendidikan Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 1.200 rektor, guru besar, dekan, dan pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia dalam pertemuan strategis di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Forum berskala besar ini menjadi salah satu pertemuan paling komprehensif antara kepala negara dan dunia akademik sejak awal pemerintahannya, dengan fokus pada arah kebijakan pendidikan tinggi, penguatan sumber daya manusia, serta tantangan geopolitik global.

Pertemuan yang bertajuk “Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026” berlangsung sejak pagi hingga siang hari.

Presiden Prabowo tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga membuka ruang dialog dengan para pemimpin kampus untuk menyerap masukan terkait kebijakan pendidikan, riset, dan inovasi.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari pola komunikasi Presiden dengan berbagai elemen bangsa, terutama kalangan akademik.

“Ini bagian dari agenda Bapak Presiden untuk berdiskusi dan menyampaikan pandangan beliau, update kondisi negara, serta rencana besar ke depan. Hari ini kebetulan fokusnya berdiskusi dengan rektor, guru besar, perguruan tinggi negeri dan swasta,” ujar Prasetyo Hadi melalui Tim Media Presiden.

Pemerintah menekankan pendidikan tinggi sebagai tulang punggung Indonesia Emas 2045, khususnya dalam meningkatkan daya saing, kemandirian teknologi, dan kualitas SDM.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi kampus, industri, dan pemerintah, agar riset tidak berhenti di jurnal ilmiah, tetapi benar-benar berdampak pada pembangunan nasional.

Beberapa isu strategis yang dibahas antara lain:

  • Peningkatan kualitas dan reputasi perguruan tinggi Indonesia di tingkat global

  • Penguatan ekosistem riset dan inovasi nasional

  • Kebutuhan tenaga profesional dan medis berkualitas

  • Upaya menjaga keterjangkauan biaya pendidikan tanpa mengorbankan mutu akademik

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menambahkan bahwa pemerintah juga ingin memberi ruang lebih besar bagi ilmu sosial dan humaniora, tidak hanya STEM. Menurutnya, kebijakan publik yang baik membutuhkan landasan akademik dari berbagai disiplin ilmu.

Forum ini juga menyinggung dinamika geopolitik global, terutama terkait persaingan teknologi, keamanan maritim, dan posisi Indonesia di kancah internasional.

Presiden Prabowo ingin perguruan tinggi berperan aktif dalam menghasilkan kajian strategis yang mendukung kebijakan luar negeri dan pertahanan nasional.

Sejumlah pengamat menilai forum ini mencerminkan gaya kepemimpinan Prabowo yang intensif merangkul dunia akademik, dan komunikasi langsung dengan pimpinan kampus penting untuk menyelaraskan visi pembangunan jangka panjang.

Meski tertutup untuk umum, hasil pertemuan ini diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan SDM dalam beberapa tahun ke depan.

Pemerintah dan perguruan tinggi kini dihadapkan pada tantangan yang sama: memastikan Indonesia mampu bersaing di tengah disrupsi teknologi dan perubahan global yang semakin cepat.(*)




Guru SMKN 3 Berbak Dikeroyok Siswa! Kepala Sekolah Pastikan Sudah Dimediasi

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejadian viral di SMKN 3 Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, berujung pada pengeroyokan terhadap seorang guru pada Selasa (13/1/2026).

Insiden ini sempat menjadi perhatian publik setelah video perseteruan antara guru dan siswa tersebar luas di media sosial.

Berdasarkan kronologi, guru yang menjadi korban sedang berada di lingkungan sekolah saat sekelompok siswa mulai melancarkan provokasi verbal.

Saat mencoba menenangkan situasi, guru tersebut sempat melayangkan pukulan sebagai bentuk pertahanan diri, karena dikejar dan dihadapkan pada pengeroyokan oleh beberapa siswa.

Insiden berlanjut hingga jam istirahat, namun pihak sekolah langsung mengevakuasi guru dan menenangkan siswa yang terlibat.

Kepala SMKN 3 Berbak, Ranto M, memastikan bahwa kejadian tersebut telah ditangani melalui proses mediasi.

Mediasi melibatkan guru yang terlibat, perwakilan siswa beserta orang tua, kepala sekolah, komite sekolah, Forkopimcam Kecamatan Berbak, Babinsa, dan Kapolsek beserta personelnya.

“Kami sudah melaksanakan mediasi bersama seluruh pihak terkait. Saat ini situasi telah kondusif dan kegiatan belajar mengajar di SMKN 3 Berbak kembali normal,” ujar Ranto M.

Kapolsek Berbak, Iptu Hans Simangunsong, menambahkan bahwa masyarakat dan orang tua siswa diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

“Kami mengajak semua pihak untuk tetap tenang, tidak terpancing isu yang belum tentu benar, dan bersama-sama menjaga keamanan sekolah,” katanya.

Kejadian ini menegaskan pentingnya pengawasan di lingkungan sekolah dan perlunya penanganan konflik secara profesional agar tidak menimbulkan korban tambahan.(*)




Kronologi Guru SMKN 3 Tanjab Timur Dipukul Siswa: Dari Perundungan Hingga Pengeroyokan

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur menjadi viral di media sosial setelah video kejadian tersebar.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi, 13 Januari 2026, dan melibatkan guru bernama Agus Saputra, yang mengaku menjadi korban perundungan verbal selama bertahun-tahun sebelum insiden penamparan terjadi.

Berikut kronologi kejadian menurut keterangan Agus:

1. Provokasi Siswa di Luar Kelas

Agus menjelaskan, awal insiden terjadi saat ia berada di luar kelas sementara proses belajar mengajar berlangsung bersama guru olahraga.

Tiba-tiba, seorang siswa meneriakkan kata-kata yang dianggap tidak sopan dan merendahkan ke arahnya.

“Saya ditegur dengan teriakan yang tidak hormat dan kata-kata yang tidak pantas di saat proses belajar berlangsung,” kata Agus.

Ia menilai tindakan siswa tersebut merupakan bagian dari perundungan verbal yang telah terjadi selama 2–3 tahun.

2. Masuk ke Kelas untuk Klarifikasi

Merasa dirugikan, Agus kemudian masuk ke kelas untuk menanyakan siapa siswa yang memanggilnya.

Siswa itu langsung mengaku dengan nada menantang.

“Dia bilang ‘Saya!’ dan bersikap menantang. Secara refleks saya menampar satu kali,” jelas Agus.

Ia menegaskan, tindakan penamparan tersebut spontan, sebagai respons terhadap provokasi yang terus berlangsung, bukan bentuk kekerasan atau penganiayaan.

3. Ketegangan Berlanjut Hingga Jam Istirahat

Setelah insiden awal, situasi semakin memanas. Siswa yang sama kembali menantang Agus hingga jam istirahat dan siang hari, membuat suasana kelas menjadi tidak terkendali.

Pihak sekolah sempat mengupayakan mediasi untuk meredam ketegangan.

“Pada saat itu saya berada di kantor, ada rekaman CCTV sebagai bukti. Saya juga merekam teriakan dan provokasi mereka,” ujar Agus.

4. Mediasi yang Berujung Ricuh

Dalam mediasi, Agus menawarkan dua opsi kepada siswa:

  1. Membuat pernyataan jika tidak ingin dirinya mengajar lagi.

  2. Berjanji memperbaiki sikap dan perilaku ke depan.

Namun, mediasi tersebut justru berakhir ricuh. Agus kemudian diajak masuk ke ruang kantor bersama komite sekolah.

Di mana ia mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa siswa dari berbagai kelas.

5. Pengeroyokan dan Dampaknya

Agus mengalami pemukulan, dilempari batu, dan benda keras lainnya

Akibat insiden ini, guru tersebut mengalami lebam di beberapa bagian tubuh, nyeri tangan, dan memar di punggung.

Meski begitu, Agus tetap menekankan bahwa dirinya adalah korban provokasi dan kekerasan dari siswa.

Ia juga menjelaskan bahwa video viral yang menampilkan dirinya membawa senjata tajam bukan untuk menyerang siswa, melainkan untuk menggertak agar siswa bubar.

“Saya tidak berniat melakukan kejahatan. Semua alat itu memang tersedia di SMK pertanian tempat saya mengajar,” tegas Agus.

6. Laporan ke Dinas Pendidikan

Meski mengalami kekerasan, Agus memilih untuk belum menempuh jalur hukum karena para pelaku adalah anak didiknya sendiri yang masih membutuhkan pembinaan.

Sebagai langkah awal, ia melaporkan insiden ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, berharap ada pihak yang menjadi penengah agar masalah tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan korban baru.

“Saya menunggu arahan dan perlindungan resmi dari dinas. Kalau tidak ada kepastian, saya memilih tidak kembali dulu ke sekolah,” pungkas Agus.

Agus menegaskan bahwa kejadian ini bukan pertama kali ia menghadapi perundungan verbal dari siswa

“Saya sudah mengajar hampir 16 tahun. Ini pertama kali saya menampar siswa, tapi perundungan verbal terhadap saya sudah terjadi bertahun-tahun,” ujarnya.(*)