Wako Alfin Tinjau Longsor, PUPR Diminta Segera Perbaiki

SUNGAI PENUH, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah meninjau sejumlah titik longsor di Kecamatan Pondok Tinggi dan Kumun Debai, Sabtu (22/3). Longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu titik longsor yang menjadi perhatian adalah akses menuju objek wisata Bukit Khayangan. Wali Kota Alfin menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan dengan memasang bronjong guna mengurangi risiko longsor susulan.

Selain itu, Alfin juga menyoroti kondisi jalan menuju Renah Kayu Embung yang terdampak bencana. Ia meminta agar dilakukan penataan tebing serta pemasangan gorong-gorong dan cadas agar jalan tetap aman digunakan masyarakat.

Baca juga:  Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

Baca juga:  Walikota Sungai Penuh Alfin Soroti Disiplin ASN, Dalam Pelayanan Publik

“Kami ingin perbaikan dilakukan secepat mungkin agar akses masyarakat tidak terganggu dan risiko longsor lebih lanjut bisa dicegah,” ujar Alfin.

Selain longsor, curah hujan tinggi juga menyebabkan genangan air di beberapa titik, terutama di Kecamatan Pondok Tinggi. Pemkot Sungai Penuh berupaya melakukan langkah cepat untuk menangani dampak bencana ini, termasuk dengan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota didampingi oleh Pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekda Alpian, serta jajaran SKPD terkait. Mereka meninjau langsung kondisi di lapangan guna memastikan perbaikan segera dilakukan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di daerah rawan longsor, serta segera melaporkan jika ada tanda-tanda pergerakan tanah. Upaya pencegahan dan penanganan bencana terus dilakukan demi keselamatan bersama.(*)

 




Mengejar Berkah! Pemkot Jambi Gelar Qiyamul Lail, Sahur, dan Salat Subuh Berjamaah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Guna menghidupkan 10 malam terakhir bulan Ramadhan dan menyambut malam Lailatul Qadr, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar Sholat Qiyamul Lail, sahur bersama, hingga Sholat Subuh berjamaah di Musholla Al-Amanah, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pada Minggu dini hari (23/3/2025).

Sejak awal Ramadhan, Wali Kota Jambi dokter Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha secara konsisten menghidupkan suasana ibadah di Kota Jambi dengan menggelar Safari Ramadhan dan sholat Tarawih bersama masyarakat di berbagai masjid.

Tidak hanya itu, di 10 malam terakhir ini, pasangan pengusung visi Kota Jambi Bahagia itu juga menggelar Qiyamul Lail sebagai bentuk ikhtiar dalam meraih keberkahan Lailatul Qadr.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Jambi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT di malam-malam penuh kemuliaan.

Selain dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, turut hadir pada Qiyamul Lail itu Kakan Kemenag Kota Jambi Abdul Rahman, Ketua TP-PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, perwakilan MUI, DMI dan BKPRMI Kota Jambi, Sekda A. Ridwan, Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Kabag Setda, Camat dan Lurah dilingkup Pemkot Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan pentingnya membiasakan diri dalam melakukan kebaikan. Menurutnya, kebiasaan baik sering kali harus dipaksakan terlebih dahulu sebelum akhirnya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Seperti yang kita lakukan saat ini, kita paksa untuk memulainya. Nanti, jika sudah terbiasa, akan menjadi suatu kebiasaan hingga akhirnya menjadi kebutuhan dalam menjalankan ibadah maupun kebaikan lainnya,” ujar Maulana.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemkot Jambi untuk bekerja dengan hati yang bahagia dan semangat pengabdian kepada masyarakat, sembari mengutip pesan Rasulullah SAW dalam sebuah hadist :

“Bekerjalah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok.” (HR. Ibnu Asakir)

Hadis ini menekankan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat, yang kemudian ditekankan oleh Wali Kota Maulana dalam arahannya:

“Kerjakanlah sesuatu yang berhubungan dengan akhirat seolah-olah kita akan mati besok. Bekerjalah dengan hati yang bahagia. Jika kita niatkan pekerjaan untuk akhirat, insyaAllah kita akan mendapatkan dunia dan akhirat sekaligus,” katanya.

Maulana menambahkan bahwa semakin besar jabatan yang diemban seseorang, semakin banyak pula tantangan yang harus dihadapi.

Namun, tantangan tersebut harus dipandang sebagai motivasi untuk berbuat kebaikan bagi masyarakat.

Selain berpesan akan pentingnya semangat kerja dan ibadah, Wali Kota Maulana juga mengungkapkan bahwa Pemkot Jambi telah mencairkan gaji, THR, dan TPP ASN dan TKK lebih awal.

Hal ini dilakukan untuk mendorong perputaran ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami memprioritaskan pencairan gaji dan THR, karena selain meringankan masyarakat memenuhi kebutuhan menyambut hari raya, hal ini juga berdampak besar terhadap perputaran ekonomi. Uang tunai yang beredar di pusat perbelanjaan akan membantu meningkatkan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmennya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha untuk terus meningkatkan kolaborasi dan semangat kerja selama lima tahun kepemimpinan mereka.

“InsyaAllah, kita akan berjuang bersama lima tahun ke depan. Mari kita maksimalkan potensi yang kita miliki untuk menjalankan program-program yang membawa kebaikan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan Qiyamul Lail ini juga diisi dengan Sholat Tasbih, Salat Tahajud, serta tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Hasbullah Ahmad. Acara kemudian ditutup dengan Salat Subuh berjamaah.

Dengan rangkaian kegiatan ini, Pemkot Jambi berharap dapat menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan dengan ibadah yang lebih khusyuk serta mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam meraih keberkahan malam bulan suci Ramadan.(*)




BPJN Jambi Dirikan Posko Mudik di Batanghari, Dilengkapi P3K dan Makanan untuk Pemudik

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, resmi membangun posko mudik dan tanggap bencana di Kabupaten Batanghari.

Posko ini terletak di lokasi strategis, tepat di depan Masjid Al Muadzafin, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.

Posko mudik ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang akan memudahkan pemudik yang melintas.

Di antaranya, fasilitas P3K, tempat tidur, toilet, serta makanan ringan dan minuman untuk berbuka puasa bagi pemudik yang melalui kawasan tersebut.

Kehadiran posko ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan membantu para pemudik, untuk beristirahat sejenak sambil menghilangkan dahaga selama perjalanan.

Korlap posko 1.5 Kabupaten Batanghari, Muammar, menjelaskan bahwa selain fasilitas dasar tersebut, pihaknya juga menyiagakan alat berat yang siap digunakan jika diperlukan untuk tanggap darurat.

“Kami juga memastikan adanya CCTV dan sistem pengawasan lainnya di posko ini untuk keamanan pemudik yang singgah,” ungkap Muammar.

Posko ini akan dijaga dengan sistem tiga shift, masing-masing dua petugas, untuk memastikan operasionalnya berjalan dengan lancar sepanjang waktu.

Selain itu, pihak BPJN Batanghari juga bekerja sama dengan warga sekitar dalam menjaga keamanan dan kenyamanan posko, menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi pemudik.

Muammar juga mengimbau kepada para pemudik, agar memanfaatkan posko tersebut untuk beristirahat, menjaga kesehatan, dan berbuka puasa, serta mengisi ulang energi sebelum melanjutkan perjalanan.

Dengan adanya posko ini, diharapkan perjalanan mudik akan lebih aman dan nyaman, serta dapat meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan atau gangguan lainnya.

Posko ini hadir sebagai upaya nyata dari pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik dan meningkatkan keselamatan selama perjalanan.

Bagi para pemudik yang melintas di kawasan Kabupaten Batanghari, diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan untuk beristirahat sejenak demi perjalanan yang lebih aman dan lancar.(*)




Pemkab Tebo Gelar Operasi Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman

Muara Tebo, SEPUCUKJAMBI.ID – Mengantisipasi lonjakan harga jelang Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo melalui Dinas Perindagkop dan UMKM menggelar Operasi Pasar Murah di Taman Tanggo Rajo Pasar Muaro Tebo. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bupati Tebo, Agus Rubiyanto (ARB), bersama Wakil Bupati Nazar Efendi dan Forkompinda Tebo meninjau langsung jalannya operasi pasar. ARB menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen Pemkab dalam menjaga ketersediaan bahan pokok serta menstabilkan harga di pasaran.

“Begitu harga melonjak, kita segera bergerak. Operasi pasar ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujar ARB.

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

Pantauan di Pasar Tanjung Bungur Muaro Tebo menunjukkan harga cabai, daging ayam, dan daging sapi masih stabil dan diperkirakan mencukupi hingga Lebaran.

“Stok daging ayam dan sapi masih aman, sehingga untuk sementara belum diperlukan operasi pasar tambahan,” tambahnya.

Operasi Pasar Murah ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras SPHP, minyak goreng, telur ayam ras, tepung terigu, gula pasir, dan susu kental manis dengan harga lebih rendah dari pasaran. Untuk pembelian gas elpiji bersubsidi, warga diwajibkan melampirkan fotokopi KTP dan KK.

Dengan adanya operasi pasar ini, Pemkab Tebo berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan lonjakan harga menjelang Lebaran bisa ditekan.(*)




Arus Mudik 2025: Jembatan Bailey di Sumatera Mulai Padat

Muara Bungo, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, arus mudik di Jalan Lintas Sumatera terus mengalami peningkatan, terutama di Jembatan Bailey yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dengan Jambi. Jembatan darurat ini mulai digunakan sejak 8 Maret 2025, setelah akses sebelumnya terputus akibat kerusakan pada 2 Maret 2025.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kendaraan pribadi pemudik mulai memadati jembatan tersebut. Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pihak kepolisian bersama warga setempat memberlakukan sistem buka-tutup, mengingat kapasitas jembatan Bailey yang terbatas.

“Kami sangat bersyukur atas pemasangan jembatan Bailey ini. Kalau tidak ada jembatan ini, kami terpaksa harus memutar lewat jalur alternatif yang lebih jauh. Walaupun ada sistem buka-tutup, setidaknya perjalanan kami menjadi lebih lancar,” ujar Edi, salah satu pemudik yang melintas.

Pihak Balai PUPR tampak terus memantau kondisi jembatan, meskipun belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah-langkah selanjutnya untuk infrastruktur tersebut. Sementara itu, guna menjaga keamanan dan kelayakan jembatan, Polres Bungo menetapkan aturan ketat bagi kendaraan yang melintas. Kendaraan dengan berat lebih dari 20 ton dilarang melewati jembatan Bailey dan diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Solok Selatan atau Kerinci.

Baca juga:  Longsor Ancam Akses Dusun Tapiandanto Bungo, Jalan Tinggal 1 Meter!

Baca juga:  Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, arus mudik diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Para pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan serta kelancaran perjalanan menuju kampunghalaman.

 




Moody’s Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia, Ekonomi Tetap Stabil

Jakarta, SepucukJambi.id – Lembaga pemeringkat kredit internasional Moody’s Investors Service kembali menegaskan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stabil. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan global terhadap ketahanan ekonomi nasional, di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menegaskan bahwa keputusan Moody’s merupakan bukti bahwa kebijakan ekonomi Indonesia tetap solid dan mampu menjaga stabilitas sektor keuangan.

“Ini adalah bukti bahwa kebijakan yang kita jalankan secara konsisten mampu menjaga stabilitas di tengah dinamika global. Kami berharap hasil tinjauan berkala Moody’s ini semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia,” ujar Mahendra.

Baca juga:  OJK Jambi: Sektor Jasa Keuangan Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 8%

Baca juga:  OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham

Faktor Penguatan Ekonomi Indonesia

Moody’s menyoroti sejumlah faktor yang mendukung ketahanan ekonomi Indonesia, antara lain:
✅ Keunggulan sumber daya alam dan bonus demografis yang menopang pertumbuhan jangka panjang.
✅ Permintaan domestik yang kuat, terutama dari konsumsi rumah tangga dan investasi.
✅ Kebijakan fiskal yang fleksibel dan upaya pendalaman pasar keuangan.
✅ Daya saing sektor manufaktur dan komoditas yang semakin meningkat.

Dengan kombinasi faktor-faktor ini, ekonomi Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh pada tahun 2025 dan 2026, menciptakan peluang bagi investor dan pelaku bisnis.

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan

Sebagai regulator, OJK terus menjalankan program prioritas untuk memastikan ekosistem jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berdaya saing. Sinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan Pemerintah juga akan terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang sejalan dengan program Asta Cita.

“Kepercayaan investor dan pasar adalah modal utama kita dalam melangkah ke depan,” tambah Mahendra.

Dengan stabilitas ekonomi yang terus dijaga dan kebijakan yang konsisten, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan di kawasan.(*)




Polda Jambi Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil Menjelang Lebaran 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Pada hari ke-22 puasa Ramadhan 1446 H, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi terus intensif melakukan pemantauan dan pengecekan, terhadap ketersediaan stok serta harga bahan pokok di pasar tradisional Angso Duo.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa, kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1446 H tetap terjaga dengan baik, baik dari sisi pasokan maupun harga.

Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Hernawan Rizky, mengungkapkan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk mencegah lonjakan harga dan penimbunan barang.

Menjelang perayaan Lebaran, Polda Jambi memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil.

“Pengecekan harga dan stok ini akan terus dilakukan hingga H-8 Idul Fitri 1446 H untuk memastikan tidak ada kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar,” kata Hernawan Rizky.

Berdasarkan hasil pengecekan di pasar, berikut adalah harga bahan pokok yang terpantau:

– Cabe Merah: Rp 30.000,- hingga Rp 32.000,- per kilogram

– Cabe Hijau: Rp 24.000,- hingga Rp 26.000,- per kilogram

– Cabe Rawit: Rp 60.000,- hingga Rp 70.000,- per kilogram

– Cabe Geprek: Rp 90.000,- hingga Rp 100.000,- per kilogram

– Bawang Merah: Rp 34.000,- hingga Rp 36.000,- per kilogram

– Bawang Putih: Rp 38.000,- hingga Rp 40.000,- per kilogram

– Minyak Kita: Rp 15.700,- per liter

– Beras SPHP: Rp 63.000,- per 5 kg

– Telur Ayam Ras: Rp 1.600,- hingga Rp 1.800,- per butir

– Daging Beku: Rp 100.000,- hingga Rp 130.000,- per kilogram

Hernawan menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok seperti cabe, bawang, minyak goreng, beras, telur, dan daging beku saat ini masih aman dan harga tetap stabil selama bulan suci Ramadan.

Lebih lanjut, pada H-4 atau H-3 menjelang Lebaran, Polda Jambi bersama dengan Satgas Pangan Provinsi Jambi berencana melakukan sidak dan pemantauan langsung.

Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lonjakan harga serta ketersediaan bahan pokok yang mencukupi kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri.(*)




Jelang Lebaran, Pemkot Jambi Pastikan Distribusi Bahan Pokok Lancar dan Harga Terkendali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memastikan kestabilan harga, ketersediaan stok pangan dan juga sekaligus pengendalian inflasi di Kota Jambi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemkot Jambi yang dipimpin langsung Wali Kota dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan dan gudang bahan pokok di kota Jambi, pada Sabtu pagi (22/3/2025).

Turut serta dalam Sidak itu, unsur Forkopimda, instansi terkait, Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah TPID) Kota Jambi.

Sidak kali ini dilakukan dibeberapa tempat pusat perbelanjaan dan gudang bahan pokok, yaitu di Pasar Tradisional Aur Duri, Indo Grosir dan Komplek Pergudangan Kastara Kecamatan Paal Merah Kota Jambi.

Usai Sidak itu, Wali Kota Maulana mengatakan, bahwa kondisi stok dan harga hingga pendistribusian bahan pokok pangan dalam keadaan baik dan stabil.

“Kami mengecek langsung mulai dari pasar tradisional, kebutuhan yang rutin dibutuhkan oleh masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, seperti Daging, Ayam dan Telur, Alhamdulillah semua harganya dalam stabil tidak ada kenaikan,” ujarnya.

“Kemudian dari aspek permbumbuan, komoditi cabe rawit mengalami sedikit kenaikan. Namun seperti cabe merah kriting yang konsumsinya paling banyak harganya dalam kondisi stabil,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk komoditi beras, gula dan minyak yang diprediksi akan naik konsumsinya menjelang hari Raya Idul Fitri di kota Jambi juga terpantau dalam kondisi stabil.

“Semuanya dari pantauan hari ini dalam kondisi stabil. Namun kami akan terus memantau melalui Satgas Pangan bersama TNI-Polri lengkap hingga Hari Raya Idul Fitri untuk memastikan semuanya aman dan tidak terjadi kenaikan harga,” jelas Maulana.

Wali Kota Maulana juga mengatakan, guna mendongkrak perputaran ekonomi melalui peningkatan belanja, Pemkot Jambi juga telah mencairkan gaji, THR beserta TPP ASN.

Yang diprediksi kurun waktu satu minggu kedepan peningkatan belanja dipusat perbelanjaan akan meningkat.

“Kami telah mencairkan gaji, THR, dan TPP ASN sebagai salah satu strategi untuk mendongkrak perputaran ekonomi di Kota Jambi. Dengan adanya pencairan ini, dalam kurun waktu satu minggu ke depan, kami memprediksi akan terjadi peningkatan signifikan dalam belanja masyarakat di pusat perbelanjaan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Turut serta dalam Sidak ini

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi Warsono, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Sundoro, Kasi Datun Kejari Jambi Wiliyamson, mewakili Dandim 0415/Jambi Mayor Inf Marlianus Pase, Kepala BPOM Jambi Veramika Ginting, perwakilan Bulog Divre Jambi, Sekda A Ridwan beserta jajaran.

Sidak sebagai langkaf sigap ini menunjukkan komitmen nyata Pemkot Jambi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan penuh kebahagiaan.(*)




Posko Mudik Tanggap Bencana BPJN Jambi Mulai Beroperasi, Cek Lokasinya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi telah mengoperasikan posko mudik tanggap bencana yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Posko ini mulai beroperasi sejak 21 Maret 2025, atau H-10 menjelang arus mudik, dan akan terus aktif hingga 8 April 2025.

Kepala BPJN Wilayah Jambi, Ibnu Kurniawan, menjelaskan bahwa posko ini memiliki berbagai fungsi, termasuk sebagai tempat istirahat bagi pemudik.

“Fungsi posko selain sebagai tempat istirahat, juga untuk memantau lalu lintas yang menjadi kewenangan kami, serta menyiagakan alat berat untuk menghadapi potensi bencana,” ujar Ibnu Kurniawan.

Sebaran posko, lanjut Ibnu, tersebar di beberapa lokasi strategis di Provinsi Jambi. Posko dapat ditemukan di antara Pal 10 Kota Jambi dan sebelum pintu tol Sebapo Muaro Jambi.

Selain itu, posko juga tersebar di wilayah Batanghari, tepatnya di jalur dua di Bulian hingga jalur Tugu Ikan.

“Kami juga mendirikan posko di Kabupaten Kerinci, tepatnya antara Siulak dan Lubuk Nanggodang, serta di Kota Sungai Penuh, yang berbatasan dengan Tapan,” ungkap Ibnu.

Posko juga dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet dan tempat salat. Salah satu posko berada di Kabupaten Bungo, dekat jembatan Bailey.

“Semua daerah PPK (Paket Pengelola Kegiatan) kami pasang posko, dan di setiap posko disiapkan alat berat untuk mengantisipasi longsoran, seperti di Kerinci dan Sungai Penuh,” tambahnya.

Di dalam Kota Jambi, BPJN juga menyiapkan CPH MA (campuran aspal dingin) yang dapat langsung digunakan untuk menambal lubang jalan.

Berbagai alat berat seperti Backhoe Loader, Vibro, Excavator, dan Dump Truck telah disiapkan di posko-posko dengan potensi bencana alam yang ada.

“Hari ini, posko sudah beroperasi, dan saya pastikan semua anggota masih berproses. Kami targetkan malam ini akan selesai, dan posko diharapkan dapat beroperasi sepenuhnya hari ini (Jumat),” tutup Ibnu Kurniawan. (*)




Tim Satgas Pangan Kota Jambi Lakukan Sidak Pasar Jelang Idul Fitri, Walikota Maulana Pastikan Harga Stabil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Menjelang Idul Fitri, Walikota Jambi, Maulana, bersama Wakil Walikota Jambi, Diza, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A. Ridwan, memimpin Tim Satgas Pangan Kota Jambi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar-pasar tradisional di kota tersebut, Sabtu 21 Maret 2025.

Sidak ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri.

Kegiatan yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi, termasuk Ketua DPRD, Wakil Walikota, dan Kapolres, dilakukan untuk mengecek ketersediaan dan harga barang yang rutin dibutuhkan masyarakat, yang biasanya mengalami kenaikan menjelang Idul Fitri.

“Kami melakukan pengecekan di pasar tradisional, khususnya pada barang-barang yang sering mengalami kenaikan harga seperti daging, ayam, dan telur. Alhamdulillah, harga-harga tersebut masih stabil,” kata Maulana.

Ia juga mencatat adanya sedikit kenaikan pada harga cabai rawit, namun harga cabai merah keriting tetap stabil.

Selain itu, Maulana menekankan pentingnya memantau harga minyak goreng, yang biasanya meningkat menjelang Idul Fitri.

Namun, menurutnya, sejauh ini tidak ada kenaikan signifikan pada bahan pokok tersebut.

Walikota Jambi juga menyampaikan bahwa, Pemkot Jambi bersama Satgas Pangan yang terdiri dari polisi dan TNI akan terus memantau pasar hingga memastikan semua kebutuhan pokok aman dan harga tetap stabil.

“Kami juga ingin memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar, agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Maulana menjelaskan bahwa, Pemkot Jambi telah mencairkan Tunjangan Profesi Pekerjaan (TPP) dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di masyarakat melalui belanja para ASN.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkot Jambi berharap bisa menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang selama perayaan Idul Fitri.(*)