Keakraban Walikota Maulana dan Gibran Rakabuming dalam Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan memberikan materi kepada kepala daerah yang mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Rabu (26/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung implementasi program-program prioritas.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa, Gibran akan menyampaikan materi mengenai Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran, yang meliputi misi-misi penting untuk kemajuan Indonesia.

“Tema acara retret ini adalah konsolidasi, sinkronisasi, dan akselerasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mensukseskan program Asta Cita. Pak Wakil Presiden akan berbicara dalam konteks itu,” kata Bima Arya di Kompleks Akmil.

Baca juga: Kedekatan Maulana dengan Yusril Ihza Mahendra Dorong Peluang Strategis bagi Kemajuan Kota Jambi

Baca juga: Walikota Jambi Maulana, Ikuti Retreat di Akademi Militer Magelang Pasca Dilantik

Gibran akan memberi penekanan khusus pada berbagai hal terkait visi dan misi pemerintahannya.

Namun, Bima Arya mengungkapkan bahwa rinciannya masih belum diketahui, meskipun tema utama yang diangkat adalah memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.

Sebelum materi disampaikan, terlihat keakraban yang hangat antara Wakil Presiden Gibran dan Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM.

Keduanya berbicara singkat dan berjabat tangan, menunjukkan hubungan yang erat antara mereka.

Walikota Maulana mengungkapkan bahwa kedekatannya dengan Gibran sudah terjalin lama, dan ia merasa senang bisa berbicara langsung dengan Wakil Presiden sebelum acara dimulai.

“Kami sudah saling kenal cukup lama, jadi ini bukan kali pertama kami bertemu. Saya merasa senang bisa berbicara langsung dengan beliau. Beliau sangat terbuka dan penuh semangat dalam membangun komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Maulana.

Asta Cita adalah delapan misi utama yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran dalam visi mereka, “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

Poin-poin utama Asta Cita meliputi memperkokoh ideologi Pancasila, memperkuat sistem pertahanan dan keamanan negara, serta mendukung kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, dan ekonomi kreatif.

Selain itu, Asta Cita juga fokus pada reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta pencegahan korupsi dan narkoba.

Retret ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat implementasi program-program yang sesuai dengan Asta Cita.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.(*)




Diza Hazrah Aljosha Tekankan Peningkatan Kualitas Kesehatan dalam Program 100 Hari Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Walikota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi, Rabu 26 Februari 2025.

Kunjungan kerja ini, untuk meminta masukan dan saran terkait program 100 hari kerjanya.

Kunjungan ini juga, bertujuan untuk mendapatkan dukungan dalam upaya memperbaiki layanan kesehatan di Kota Jambi, agar kualitasnya semakin baik dan merata bagi masyarakat.

Diza mengungkapkan bahwa, tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mendengarkan langsung masukan dari Dinkes.

Baca juga: Wawako Diza Hazrah Apresiasi Guru Tahfizh, Sebut Pendidikan Alquran Kunci Kemajuan

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

“Kami ingin memastikan langkah-langkah yang kami ambil dalam 100 hari kerja ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Jambi,” ujar Diza setelah pertemuan.

Ia menekankan bahwa pembenahan sektor kesehatan di Kota Jambi sangat dibutuhkan, baik dari segi fasilitas, penambahan puskesmas yang masih belum merata, hingga peningkatan kualitas tenaga kesehatan.

Diza menambahkan bahwa, berdasarkan pengalaman pribadi sebelum menjabat, ia sering kali menemukan puskesmas dengan fasilitas yang tidak seimbang.

“Ada puskesmas yang sudah lengkap, tapi ada juga yang belum. Misalnya, fasilitas seperti timbangan dan perlengkapan lainnya seringkali tidak tersedia. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan,” jelas Diza.

Dalam kesempatan tersebut, Diza menyatakan bahwa masalah ini akan menjadi prioritas dalam Program 100 Hari Kerja yang sedang dijalankannya.

“Ini jelas menjadi bagian dari program 100 hari kerja kami. Kami akan melakukan perbaikan bertahap, terutama dalam penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap,” kata Diza.

Selain itu, Diza juga menyoroti pentingnya penambahan jumlah puskesmas di area yang masih minim fasilitas kesehatan.

“Kami juga fokus pada penambahan puskesmas di daerah yang belum terjangkau. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

“Sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan,” tambahnya.

Diharapkan, dengan langkah-langkah ini, kualitas pelayanan kesehatan di Kota Jambi akan semakin baik, merata, dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diza optimistis bahwa dengan kolaborasi bersama Dinkes dan pihak terkait lainnya, sektor kesehatan di Kota Jambi bisa berkembang lebih baik lagi ke depan.(*)




Jun Mahir Sidak ke OPD dan Mall Pelayanan Publik, Tekankan Peningkatan Kinerja

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir (Jun Mahir), melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi pada Selasa (25/2/2025).

Sidak ini bertujuan untuk memantau langsung kinerja dan pelayanan publik di instansi-instansi tersebut.

Setelah melakukan pengecekan di beberapa kantor, Jun Mahir melanjutkan sidak ke Mall Pelayanan Publik, yang merupakan pusat layanan masyarakat utama di Kabupaten Muaro Jambi.

Di sana, ia menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) kepada warga yang telah mengajukan permohonan pembuatan dokumen tersebut.

Baca juga: Hari Pertama Kerja, Wakil Bupati Jun Mahir Tinjau Pasar Tradisional dan Dinsos PPPA

Baca juga: Warga Desa Mendalo Indah Protes Rusaknya Jalan, Minta Pemerintah Perbaiki

Dalam kesempatan ini, Jun Mahir mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, baik dari segi kecepatan, kenyamanan, maupun fasilitas.

“Saya ingin memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. Mall Pelayanan Publik ini adalah langkah yang sangat baik, namun harus terus ditingkatkan kualitasnya untuk kenyamanan masyarakat,” ujar Jun Mahir.

Wakil Bupati ini juga menegaskan bahwa, Mall Pelayanan Publik merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai layanan administratif.

“Dengan adanya Mall Pelayanan Publik, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah dan cepat dalam mengakses layanan publik yang dibutuhkan,” tambah Jun Mahir.

Dengan sidak ini, Jun Mahir berharap agar setiap OPD dan fasilitas publik terus meningkatkan kinerjanya demi kemajuan dan kenyamanan masyarakat Muaro Jambi.(*)




Wakil Bupati Tebo Kecewa, Kehadiran ASN di Dinas Pendidikan

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Senin (24/2/2025).

Dalam sidaknya, Nazar menyatakan kekecewaannya atas tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sangat rendah.

Pada apel pagi tersebut, hanya sekitar 10 persen ASN yang hadir dari total PNS dan tenaga PPPK yang ada di Dinas Pendidikan.

“Kehadiran ASN yang minim menunjukkan kurangnya disiplin. Bagaimana bisa mewujudkan Tebo Cerdas jika para aparaturnya tidak disiplin?” ujar Nazar.

BACA JUGA: Komisi I DPRD Tebo Ajukan Permohonan PPPK Penuh Waktu ke Kemenpan RB

BACA JUGA: Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

Nazar menekankan pentingnya kedisiplinan di Dinas Pendidikan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan visi-misi kepala daerah.

Ia mengingatkan bahwa, kinerja Dinas Pendidikan sangat berpengaruh pada kualitas pendidikan dan perkembangan daerah.

“Kita harus segera bergerak cepat. Lima tahun ini sangat singkat, kita harus bisa mencapai tujuan besar bersama,” lanjutnya.

Nazar juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk lebih menekankan pentingnya kedisiplinan kepada ASN dan PPPK, terutama para guru, agar dapat bekerja lebih optimal dalam mendukung program pendidikan daerah.(*)




Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025, Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, SE, memulai tugasnya pada Senin, 24 Februari 2025.

Gerry bersama istrinya, Ratna Shafira Nafitri Rolan, tiba di rumah dinas Wakil Bupati Sarolangun di RT 02, Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun.

Penyambutan ini dilakukan oleh PJ Sekda Sarolangun, Ir Dedy Hendry, M.Si, bersama pejabat lainnya di Pemkab Sarolangun, serta beberapa tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gerry menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang meriah.

Baca juga: Deklarasi Zero Halinar dan Pemusnahan Barang Terlarang di Lapas Muara Sabak

Baca juga: Sekda Kota Jambi Pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Tekankan Efisiensi Anggaran

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka penyambutan ini begitu meriah. Terimakasih atas sambutan yang luar biasa ini,” sebutnya.

“Ke depannya, saya berharap bisa bekerja sama dengan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan visi-misi Sarolangun Maju,” ujar Gerry.

Gerry juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu setelah Pilkada, dengan tujuan bersama-sama membangun Sarolangun menjadi lebih baik.

Ia meminta dukungan dari seluruh Forkopimda dan kepala OPD, dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

Sebelumnya, Gerry dan istrinya disambut di Bandara Sutan Thaha Jambi oleh beberapa kepala OPD Sarolangun, termasuk Kadis Kominfo Ahmad Nasri, Kadis Dikbud Arsyad, dan Kadis PMPTSP Syahruddin Muis.

Dengan dimulainya tugasnya, Gerry Trisatwika berharap dapat bekerja optimal dalam menjalankan visi Sarolangun yang lebih maju dan sejahtera. (*)




Sekda Sungai Penuh Yakini Ketersediaan Bahan Pokok Aman, Menjelang Momen Ramadan 1446 H

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh, Alpian SE, MM, mengungkapkan keyakinannya bahwa ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1446 H akan terjaga dengan baik.

“InsyaAllah, ketersediaan bahan pokok dan kebutuhan masyarakat dalam menyambut Bulan Suci Ramadan 1446 H ini aman, dan semoga masyarakat dapat menyambut bulan suci ini dengan penuh suka cita serta bersama-sama berlomba meraih berkah Allah Swt,” kata dia, baru-baru ini.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah melakukan pemantauan langsung terhadap stok bahan pokok di pasar-pasar dan gudang BULOG di Kota Sungai Penuh, baru-baru ini.

Menurutnya, persediaan pangan dan bahan pokok lainnya mencukupi, serta harga masih stabil, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Baca juga: Mubazir Usai Dibangun, Pasar Beringin Sungai Penuh Disewakan untuk Pedagang Pasar Ramadan

Baca juga: DPRD Kerinci Masih Tunggu Petunjuk Pusat Terkait Gaji PPPK Paruh Waktu

Sekda Alpian berharap, dengan ketersediaan yang aman, masyarakat dapat fokus menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan penuh berkah.

Selain itu, Alpian juga mendorong kerjasama antar pihak terkait untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga bahan pokok sepanjang Ramadhan.

Dengan persiapan yang matang, Pemerintah Kota Sungai Penuh optimis bahwa masyarakat dapat merayakan bulan suci Ramadan dengan lebih khusyuk dan penuh kebahagiaan.(*)




Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Festival Memantai Adat yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Tabir, kembali digelar dengan meriah.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Merangin, H A Khafid Moein, di Gelanggang Mantai Adat Maho Danau, Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir, pada Selasa (25/2).

Festival yang sudah dikenal luas ini, merupakan tradisi unik masyarakat Tabir dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1446 H, dengan cara memotong puluhan hingga ratusan kerbau secara massal. Sebagai pembuka, Wabup Khafid menyampaikan,

‘’Hari ini (kemarin,red) , kita meresmikan Festival Memantai Adat, dan besok (hari ini,red) Rabu (26/2), sekitar pukul 03.00 WIB, pemotongan lebih dari 60 ekor kerbau akan dimulai,’’ ujarnya.

Baca ji

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari ribuan warga, dengan kehadiran tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang mengenakan pakaian tradisional khas Tabir.

Para perempuan mengenakan kain batik khas Tabir dan kebaya, sementara laki-laki tampil dengan busana Muslim atau Melayu.

Dalam sambutannya, Wabup Khafid berharap agar Festival Memantai Adat bisa terus dilestarikan dan menjadi daya tarik wisata yang menarik pengunjung dari luar.

“Kami ingin festival ini bisa dikembangkan dengan baik, terutama dari segi infrastruktur, agar semakin banyak yang datang menikmati keunikannya,” harap Wabup, sembari meminta Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Peternakan untuk mempersiapkan lebih matang untuk tahun depan.

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan pesan dari Bupati Merangin, H M Syukur, yang berhalangan hadir karena masih mengikuti retreat di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

‘’Bupati titip pantun, Memantai Adat sungguh luar biasa, Melestarikan budaya leluhur kita, Selamat menjalankan ibadah puasa, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita,’’ ucap Wabup disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Hendri Widodo, mengungkapkan bahwa meski saat ini ada sekitar 60 ekor kerbau yang akan dipotong, jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah.

‘’Masyarakat terus berdatangan membawa kerbau untuk dipotong. Kerbau ini bisa dibawa oleh kelompok masyarakat atau pedagang yang kemudian akan menjual dagingnya kepada masyarakat,’’ jelas Hendri.

Ditanya mengenai prediksi jumlah kerbau yang akan dipotong pada malam pemotongan, Hendri memprediksi jumlahnya mencapai sekitar 85 ekor.

Namun, ia tidak merinci berapa jumlah kerbau jantan dan betina yang akan dipotong.(*)




Deklarasi Zero Halinar dan Pemusnahan Barang Terlarang di Lapas Muara Sabak

Muara Sabak, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jambi, Hidayat, memimpin Apel Deklarasi Zero Halinar dan pemusnahan barang hasil razia di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak.

Kegiatan ini turut diikuti secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Jambi.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Tanjung Jabung Timur, termasuk Kapolres Tanjabtim, Kepala BNN Tanjabtim, perwakilan Pengadilan Negeri, Kejari, dan Kodim Tanjung Jabung.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba, pungutan liar, dan penyalahgunaan alat komunikasi ilegal.

Dalam amanatnya, Hidayat menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam memastikan Lapas dan Rutan di wilayah Jambi benar-benar Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Lebih lanjut Ia menginstruksikan seluruh jajaran UPT untuk melaksanakan razia secara rutin maupun insidentil serta meningkatkan deteksi dini guna mencegah peredaran barang-barang terlarang di dalam lapas.

Baca juga: Pengedar Sabu Asal Kota Jambi Diringkus di Penginapan Tanjab Timur

Baca juga: Paling Lambat 45 Hari Pasca Putusan, Ini Lokasi PSU di Kabupaten Bungo

“Pastikan Lapas dan Rutan benar-benar bebas dari handphone, pungli, dan narkoba. Kita harus melakukan deteksi dini serta melaksanakan razia secara rutin maupun insidentil untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih,” tegas Hidayat dalam sambutannya.

Selanjutnya setelah pelaksanaan deklarasi, tim dari Kanwil Ditjenpas Jambi yang dipimpin oleh Kabid Pembinaan, Dimas Krisna, dan Kabid Pengamanan, Mukhtar, langsung melakukan penggeledahan di blok hunian warga binaan.

Tindakan ini bertujuan memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar di dalam kamar tahanan.

Sebagai tindak lanjut, hasil razia yang telah dikumpulkan selama periode Januari hingga Februari 2025 dimusnahkan di lapangan dalam Lapas.

Pemusnahan ini menjadi bukti nyata komitmen Ditjenpas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, bersih, dan bebas dari praktik ilegal.

 

 




Kedekatan Maulana dengan Yusril Ihza Mahendra Dorong Peluang Strategis bagi Kemajuan Kota Jambi

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID  Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, mengikuti Retreat Kepala Daerah yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Senin (24/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepala daerah dalam menghadapi tantangan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pada hari keempat, para peserta mendapatkan materi dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM dalam menjalankan pemerintahan yang bersih dan efektif.

Walikota Maulana menilai materi tersebut relevan dengan visi Kota Jambi.

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Baca juga: Wali Kota Jambi Tampil Aktif dalam Diskusi pada Retreat Kepala Daerah di Magelang

“Kami berkomitmen untuk menjaga nilai Pancasila, memperkuat demokrasi, dan melindungi hak-hak masyarakat dalam setiap kebijakan yang kami buat,” ujar Maulana.

Kedekatan Maulana dengan Yusril Ihza Mahendra diyakini akan membuka peluang strategis bagi kemajuan Kota Jambi.

Sebagai Menko yang berpengalaman, Yusril dapat memberikan dukungan dalam mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”.

Selain materi, retreqt ini juga mengadakan senam pagi dan apel bersama untuk mempererat hubungan antar kepala daerah.

Maulana menyatakan bahwa, kegiatan ini memberi wawasan baru yang bermanfaat bagi pengelolaan pemerintahan di Kota Jambi.

“Dengan ilmu dan pengalaman yang kami dapat, kami yakin bisa membawa Jambi menuju kemajuan lebih lanjut,” tegas Maulana.

Retreat Kepala Daerah di Akmil ini akan berlangsung beberapa hari lagi untuk memperkuat kapasitas dan pemahaman dalam menjalankan pemerintahan yang baik dan amanah. (*)




Pemerintah Siapkan Aturan, Agar Ojol Dapat THR Menjelang Lebaran

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wamenko Polkam, Lodewijk Freidrich Paulus, mengungkapkan bahwa pemerintah sedang merancang peraturan baru yang akan memungkinkan pengemudi ojek online (ojol) untuk menerima izin hari raya (THR) tahun ini.

Dalam pertemuan yang digelar untuk menyambut bulan Ramadan 1446 H, Lodewijk mengungkapkan bahwa ,Kementerian Tenaga Kerja sedang menyiapkan aturan agar pengemudi ojol mendapatkan hak THR mereka sesuai dengan ketentuan.

“Pemberian THR untuk pengemudi ojol sudah dibahas dalam rapat koordinasi ini. Kementerian Tenaga Kerja harus memastikan bahwa THR diberikan tepat kepada mereka yang berhak,” kata dia.

Pembagian THR juga harus dilakukan tepat waktu agar masyarakat, khususnya pengemudi ojol, bisa memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan.

Baca juga: Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

Baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Ia menambahkan bahwa diharapkan THR bisa diterima para pekerja paling lambat tujuh hari sebelumnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan menyatakan bahwa tuntutan pengemudi taksi dan ojol terkait pemberian THR adalah wajar dan rasional.

“Tuntutan mereka adalah hal yang logistik, karena pengemudi ojol adalah pekerja yang berhak menerima kesejahteraan dan perlindungan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa, negara-negara Eropa dan organisasi internasional seperti Organisasi Buruh Internasional (ILO) telah mengakui bahwa, pengemudi aplikasi online adalah pekerja yang berhak mendapa

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perhubungan, sebelumnya telah melakukan diskusi terkait pemberian hak THR bagi pengemudi ojol.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa, perlindungan terhadap pekerja berbasis aplikasi merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Pembahasan teknis terkait bentuk THR, baik berupa uang tunai atau bonus lainnya, juga sedang dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan pengemudi ojol dapat merasakan manfaat dari THR untuk membantu mereka menjalani bulan Ramadhan dengan lebih baik.(*)