Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan, Produksi Telur Capai 1.400 Butir per Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melaksanakan panen perdana hasil ketahanan pangan di Pulau Nusakambangan pada Kamis (17/4/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjadikan Nusakambangan sebagai lumbung pangan nasional sekaligus wadah pembinaan bagi warga binaan.

“Produk ketahanan pangan Nusakambangan alhamdulillah mulai menyumbang kebutuhan pangan di dalam Lapas, serta disiapkan untuk mendukung pasar umum,” ujar Menteri Agus saat memanen padi di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Panen juga dilakukan di ladang jagung seluas 6,2 hektar yang berada di area pertanian Lapas Gladakan.

Jagung varietas hibrida tersebut menjadi bahan utama pakan ayam petelur yang dipelihara di Nusakambangan.

Saat ini, produksi telur dari peternakan mencapai lebih dari 1.400 butir per hari. Selain padi dan jagung, hasil perkebunan lainnya meliputi sayur-mayur, cabai, tomat, terong, dan mentimun.

Selain kegiatan panen, Menteri Agus juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap program pertanian dan peternakan.

Termasuk peternakan kambing, kerbau, ayam, budidaya ikan, serta persiapan budidaya udang vaname yang akan dikembangkan di lahan seluas 61,5 hektar di wilayah Bantar Panjang dan Pasir Putih.

“Total 167,194 hektar wilayah Pulau Nusakambangan sedang kami optimalkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, dan potensinya masih bisa terus dikembangkan,” ujarnya.

Agus juga menekankan bahwa program ini bukan hanya berorientasi pada ketahanan pangan, tapi juga pemberdayaan warga binaan.

Sekitar 200 warga binaan yang telah memasuki masa asimilasi dan dinyatakan layak oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dilibatkan dalam aktivitas pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Yang tak kalah penting dari program ini adalah pembinaan. Kami ingin warga binaan kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan semangat berkontribusi positif bagi bangsa,” tegasnya.

Salah satu warga binaan yang ikut dalam program pertanian mengungkapkan rasa syukurnya.

“Saya senang sekali bisa belajar bertani. Setelah bebas, saya ingin lanjut bertani. Saya juga dapat bayaran dari hasil kerja ini,” ujarnya penuh semangat.

Selain mengembangkan lahan pertanian dan peternakan, berbagai fasilitas pendukung juga tengah dibangun, seperti Balai Latihan Kerja (BLK), Fly Ash and Bottom Ash (FABA), dan infrastruktur jalan sepanjang 11 km.

Menteri Agus menambahkan, seluruh program ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), PLTU, sejumlah perusahaan swasta, yayasan, serta organisasi non-pemerintah (NGO).

Kunjungan diakhiri dengan peresmian Training Center, pusat pelatihan untuk pegawai pemasyarakatan, yang dibangun melalui kerja sama dengan Yayasan Penerima Internasional Indonesia (YPII).(*)




Perpanjangan SIM Kini Bisa Online, Korlantas Polri Dorong Transformasi Digital

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Korlantas Polri melalui Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) terus berkomitmen meningkatkan pelayanan publik, khususnya dalam hal penerbitan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara digital.

Komitmen ini ditegaskan dalam momentum Serah Terima Jabatan (Sertijab) dua pejabat strategis Ditregident Korlantas Polri, yaitu Kasubdit STNK dan Kasubdit SIM, yang digelar pada Selasa, 15 April 2025, di Ruang Kerja Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo, S.I.K., M.Hum.

Dalam rotasi tersebut, Kombes Pol Dedy Suahartono, S.I.K., M.M. resmi menjabat sebagai Kasubdit STNK, menggantikan Kombes Pol Prianto, S.I.K., M.Si.. Sementara Kombes Pol Dhafi, S.I.K., M.Si., menggantikan Kombes Pol Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si. sebagai Kasubdit SIM.

Usai dilantik, Kombes Pol Dhafi langsung menyampaikan kebijakan strategis terkait pengembangan layanan SIM Online yang merupakan bagian dari program SIM Nasional Presisi.

“Saat ini layanan perpanjangan SIM A dan SIM C secara online baru tersedia di 54 Satpas. Kami menargetkan ekspansi layanan ini hingga mencakup 154 Satpas di seluruh Indonesia,” jelas Kombes Dhafi.

Langkah ini sejalan dengan transformasi digital yang diusung Polri, dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang modern, efisien, dan transparan.

Masyarakat kini bisa mengakses layanan SIM dengan lebih mudah tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

Selain layanan online, Ditregident juga terus mengembangkan inovasi lain seperti layanan SIM Keliling untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil dan wilayah padat penduduk.

Lebih lanjut, Kombes Dhafi menyebut bahwa, layanan SIM Korlantas akan segera terintegrasi dengan platform INA Digital, yaitu sistem layanan publik nasional berbasis teknologi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

“Integrasi ini akan mempercepat proses penerbitan dan perpanjangan SIM, serta mendorong terciptanya ekosistem layanan publik yang terintegrasi dan akuntabel,” tambahnya.

Sebagai alumni Akpol angkatan 1997 dan mantan Dirlantas Polda Jambi, Kombes Dhafi menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM dan kesiapan teknis di seluruh Satpas agar mampu mendukung sistem digitalisasi pelayanan SIM secara optimal.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan digital yang telah tersedia.

Inovasi SIM Digital: Korlantas Polri Luncurkan Layanan SIM Online Terintegrasi INA Digital

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari SIM Nasional Presisi. Dengan dukungan teknologi digital, prosesnya kini lebih cepat, mudah, dan transparan,” tutupnya.(*)




Hutama Karya dan Kementerian PU Survei Lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka mendukung program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran melalui Makan Bergizi Gratis (MBG), PT Hutama Karya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan survei lokasi bakal dapur MBG di Komplek PU Pasir Putih, Jambi, pada Senin (14/4).

Survei ini dihadiri oleh Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, serta EVP Divisi Perencanaan Jalan Tol Hutama Karya, Iwan Hermawan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kementerian PU dan Hutama Karya pada 22 Maret 2025 lalu.

“Lokasi dapur sangat strategis dan desainnya sudah disiapkan. Kami akan segera proses perizinan dan berharap pembangunannya bisa segera dimulai oleh Hutama Karya,” sebutnya.

“Walikota Jambi juga mendukung penuh dan berharap dapur ini menjadi percontohan nasional,” ujar Triono Junoasmono.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa, Dapur MBG akan dibangun di atas lahan seluas 28 x 70 meter milik Kementerian PU.

Lokasi ini hanya 5 menit dari Bandara Sultan Thaha Saifuddin dan 50 menit dari Gerbang Tol Muaro Sebapo di ruas Tol Bayung Lencir – Tempino.

“Dapur MBG ini akan memiliki dua area utama, yaitu area dapur dan area staf. Fasilitas dapur mencakup ruang produksi makanan, gudang, area pencucian dan loading,” kata dia.

“Sementara itu, area staf akan dilengkapi ruang kerja, area sterilisasi, loker, dan toilet. Kami juga menyediakan halaman dan area parkir,” jelas Adjib.

Pada Maret 2025, Hutama Karya telah menandatangani dua perjanjian kerja sama strategis, yaitu:

1. Dengan Kementerian PU untuk pembangunan dapur MBG senilai hingga Rp3,6 miliar.

2. Dengan Badan Gizi Nasional untuk pengadaan peralatan dapur dan kendaraan senilai Rp835 juta.

Sinergi antar lembaga ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis yang termasuk Program Hasil Terbaik Cepat dalam RPJMN 2025–2029.

Provinsi Jambi ditunjuk sebagai salah satu lokasi pilot project bersama Jawa Tengah dan Jawa Barat karena memenuhi kriteria ketersediaan bahan pangan seperti singkong, jagung, padi, dan ternak.

Setelah survei lokasi, Hutama Karya akan mempercepat proses perizinan dan konstruksi, sekaligus menyusun skema penyaluran program TJSL agar tepat sasaran dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.(*)




Tol Betung–Jambi Dikebut, Seksi Tempino–Ness Hampir Rampung, Dorong Ekonomi Jambi & Sumsel

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II.

Khususnya ruas Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170 km.

Proyek strategis ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarprovinsi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jambi dan Sumatera Selatan.

Hingga April 2025, progres konstruksi setiap seksi menunjukkan capaian yang bervariasi. Seksi 4 Tempino–Ness (18,5 km) menjadi yang paling signifikan, dengan realisasi konstruksi mencapai 80,04% dan pembebasan lahan 98,72%.

Sementara itu, Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya (62,38 km) telah mencapai 15,29% konstruksi dan 25,47% pembebasan lahan. Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir (54,32 km) baru menyelesaikan 4,79% konstruksi dan 20,25% lahan.

“Proyek ini dibagi dalam empat seksi, dengan target penyelesaian bertahap mulai Juni 2025 hingga kuartal IV 2026. Seksi 3, yaitu Bayung Lencir–Tempino, sudah beroperasi lebih dulu,” ujar Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Guna mempercepat pembangunan, Hutama Karya mengadopsi teknologi canggih seperti Building Information Modelling (BIM), pemetaan topografi dengan UAV LiDAR, dan dashboard pemantauan progres berbasis ArcGIS.

“Total ada 4.620 lapangan kerja tercipta dari proyek ini. Kehadiran tol juga akan menghidupkan UMKM lokal di rest area dan mempermudah mobilitas masyarakat lewat fasilitas crossing seperti overpass dan underpass,” tambah Adjib.

Pada Senin, 14 April 2025, Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek di Jambi, untuk meninjau progres pembangunan infrastruktur dan transportasi.

Gubernur Jambi, Al Haris, menyebut tol ini sebagai urat nadi Sumatera.

“Jambi berada di tengah-tengah Sumatera. Jalan tol akan mempercepat arus logistik dan memperkuat posisi Jambi sebagai hub strategis,” kata Al Haris.

Jika proyek ini selesai, Hutama Karya berharap pembangunan dapat dilanjutkan ke ruas Tol Jambi–Rengat, yang kini masih dalam tahap perencanaan. Ruas ini akan melanjutkan misi membuka akses Jalan Tol Trans Sumatera dari ujung ke ujung.

Hingga kini, Hutama Karya telah membangun ±1.235 km JTTS, dengan berbagai ruas telah beroperasi penuh di wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Sumut, hingga Aceh.(*)




Malam Ini! Timnas U-17 Indonesia Vs Korea Utara di Perempat Final Piala Asia 2025

Aksi selebrasi pemain Timnas U-17 Indonesia usai mencetak gol di Piala Asia 2025.

Jakarta – Pertandingan krusial akan tersaji malam ini, Senin, 14 April 2025 pukul 21.00 WIB, saat Timnas U-17 Indonesia menghadapi Korea Utara dalam babak perempat final Piala Asia U-17 2025. Laga ini akan disiarkan secara langsung di RCTI, GTV, dan Vision+.

Langkah Timnas U-17 ke babak delapan besar ini sangat impresif. Skuad asuhan Nova Arianto tampil sempurna di babak grup. Mereka sukses menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan—mengalahkan Korea Selatan 1-0, membungkam Yaman 4-1, dan mengakhiri fase grup dengan kemenangan 2-0 atas Afghanistan. Dalam tiga laga tersebut, Garuda Muda mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan satu kali, menjadikan mereka salah satu tim dengan performa paling stabil di turnamen ini.

Di sisi lain, Korea Utara U-17 lolos sebagai runner-up Grup D. Mereka meraih satu kemenangan melawan Tajikistan (3-0) dan dua hasil imbang saat melawan Iran (1-1) dan Oman (2-2). Meski belum terkalahkan, catatan pertahanan Korea Utara tidak sekuat Indonesia—mereka sudah kebobolan tiga gol dari tiga pertandingan.

Keberhasilan Garuda Muda bukan hanya soal hasil, tetapi juga tentang strategi. Nova Arianto menerapkan pendekatan berbeda di setiap laga fase grup. Saat melawan Korea Selatan, tim bermain defensif dengan serangan balik yang efektif. Menghadapi Yaman, Indonesia tampil menyerang dan bermain lebih terbuka. Sementara saat menghadapi Afghanistan—meskipun sudah lolos—tim tetap bermain disiplin dan mampu mencetak dua gol di menit-menit akhir.

Baca juga:  Jelang Pertandingan PSG vs Lille, Perburuan Gelar Liga Prancis Semakin Memanas

Baca juga:  TiKay, Maskot Piala Dunia Sepak Bola Pantai 2025 Seychelles, Diperkenalkan FIFA

Yang tak kalah menarik, tim ini mencatat sejarah sebagai tim Indonesia pertama yang memenangi semua laga fase grup dalam turnamen kontinental. Bahkan jika ditambah dengan fase kualifikasi, Garuda Muda telah memenangi lima dari enam pertandingan. Mereka hanya sekali imbang, yakni saat melawan Australia.

Nova Arianto pun menjadi pelatih pertama yang membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2025 melalui jalur kualifikasi. Sebelumnya, Indonesia hanya tampil di Piala Dunia U-17 2023 karena berstatus sebagai tuan rumah. Ini menunjukkan bahwa sepak bola usia muda Indonesia mulai mengalami kemajuan yang nyata, bukan sekadar hasil kebetulan.

Dengan rekor impresif, semangat juang tinggi, dan fleksibilitas taktik dari sang pelatih, Garuda Muda punya peluang besar untuk melaju ke semifinal. Dukungan penuh masyarakat Indonesia menjadi energi tambahan agar tim ini bisa mencatat sejarah baru di level Asia.

Jangan lewatkan laga hidup mati ini malam ini pukul 21.00 WIB! Ayo dukung Garuda Muda terbang lebih tinggi! (*)

 




Besok Komisi V DPR RI Kunjungi Jambi! Banjir dan Jalan Tol Bakal Jadi Pembahasan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi V DPR RI dijadwalkan melaksanakan kunjungan kerja reses ke Provinsi Jambi dalam rangka meninjau pembangunan infrastruktur dan transportasi, Senin 14 April 2025.

Kegiatan ini berlangsung padat sejak pagi hingga malam hari dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra kerja terkait.

Rombongan yang dipimpin oleh Ir Ridwan Bae selaku Ketua Tim dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.20 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi pukul 10.40 WIB.

Setibanya di Jambi, rombongan disambut oleh protokol Pemerintah Provinsi Jambi dan perwakilan dari PT API.

Agenda pertama adalah peninjauan lokasi banjir di Kota Jambi serta Pintu Pengendali Banjir Sungai Asam yang dikoordinasikan oleh Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan Pemerintah Kota Jambi.

Setelah ISHOMA, dilanjutkan dengan pertemuan resmi antara Komisi V DPR RI dan Gubernur Jambi beserta seluruh mitra kerja serta stakeholder terkait.

Pertemuan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Gubernur dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa dan PDT, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Perumahan, BMKG, Basarnas, PT Hutama Karya, serta PT API dan PT IAS.

Pertemuan dimulai dengan sambutan Gubernur Jambi yang memaparkan kondisi infrastruktur dan transportasi di provinsi tersebut, diikuti sambutan dan pengarahan dari pimpinan Komisi V DPR RI. Acara ditutup dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama.

Pada sore harinya, Komisi V melakukan peninjauan langsung proyek Tol Jambi–Rengat dan Tol Jambi–Palembang. Kegiatan ini dipandu oleh Ditjen Bina Marga, BPJT Kementerian PUPR, serta PT Hutama Karya.

Malam harinya, rombongan mengikuti acara ramah tamah dan makan malam bersama Walikota dan Bupati se-Provinsi Jambi, yang dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota Jambi.

Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi sekaligus diskusi informal mengenai tantangan dan kebutuhan pembangunan di daerah.

Tim kunjungan kerja ini terdiri dari 23 anggota Komisi V DPR RI yang mewakili berbagai fraksi dan daerah pemilihan.

Tak hanya dari Jambi, anggota DPR yang hadir juga berasal dari provinsi lain seperti Papua, Aceh, Sumatera Utara, hingga Sulawesi Selatan. Turut mendampingi adalah tim sekretariat Komisi V dan tenaga ahli.

Kunjungan kerja ini menunjukkan komitmen Komisi V DPR RI dalam mengawal pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi yang memiliki posisi strategis dalam konektivitas wilayah Sumatera.(*)




Ketua PN Jaksel Tersangka Suap Rp60 M, Atur Vonis Bebas Kasus Korupsi CPO

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), M Arif Nuryanta (MAN) sebagai tersangka kasus dugaan suap senilai Rp60 miliar.

Suap ini diduga diberikan untuk mempengaruhi putusan lepas dalam kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO) yang melibatkan sejumlah perusahaan besar.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar, menyatakan uang suap itu diberikan oleh dua tersangka, yakni advokat Marcella Santoso dan Ariyanto, melalui perantara Wahyu Gunawan (WG), Panitera Muda Perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

“Pemberian suap dan/atau gratifikasi kepada MAN diduga mencapai Rp60 miliar, yang disalurkan melalui WG,” ujar Qohar dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (12/4) malam.

Kejagung menyebut suap diberikan saat Arif masih menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Dugaan kuat menyatakan suap itu menjadi dasar pertimbangan hakim untuk menjatuhkan putusan onslaag, yaitu menyatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti, tetapi bukan merupakan tindak pidana.

“Secara unsur perbuatan memenuhi pasal dakwaan, namun majelis hakim menyatakan itu bukan tindak pidana,” kata Qohar.

Kasus korupsi ekspor CPO ini melibatkan tiga korporasi besar: PT Wilmar Group, PT Permata Hijau Group, dan PT Musim Mas Group.

Ketiganya dinyatakan terbukti melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan jaksa, namun majelis hakim yang diketuai Djuyamto memutuskan untuk membebaskan para terdakwa.

Putusan ini juga diperkuat oleh hakim anggota Ali Muhtarom dan Agam Syarief Baharudin, serta panitera pengganti Agnasia Marliana Tubalawony.

Hakim memerintahkan pemulihan hak dan reputasi hukum ketiga korporasi seperti semula.

Sebagai tindak lanjut, Kejagung telah menahan empat orang tersangka:

  • M. Arif Nuryanta (Ketua PN Jaksel)

  • Wahyu Gunawan (Panitera Muda PN Jakut)

  • Marcella Santoso (Advokat)

  • Ariyanto (Pemberi suap)

Mereka akan ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan.

Selain itu, Kejagung tengah menelusuri lebih dalam aliran dana dugaan suap, termasuk apakah dana tersebut juga mengalir ke majelis hakim yang menangani perkara.

“Aliran dana sedang kita telusuri lebih lanjut,” pungkas Qohar.

infografis visual dari alur kasus dan penetapan tersangka

Atas putusan lepas yang dinilai janggal tersebut, Kejaksaan Agung memastikan telah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) untuk meninjau ulang vonis terhadap korporasi dalam kasus korupsi ekspor CPO ini.(*)




Angkutan Lebaran 2025 Ditutup, BPTD Jambi Laporkan Peningkatan Mobilitas Penumpang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Posko Nasional Angkutan Lebaran (Angleb) 2025 resmi ditutup oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, pada Sabtu (12/4/2025), bertempat di Ruang Mataram, Kementerian Perhubungan.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Menko Infrastruktur, Kepala Basarnas, Kepala BMKG, jajaran Kepolisian, Wakil Menteri Perhubungan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan di seluruh Indonesia melalui sambungan daring.

Di wilayah Jambi, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr. Drs. Benny Nurdin Yusuf, A.Md. LLAJ., M.H., secara resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Tahun 2025 (1446 H) yang telah berlangsung sejak H-10 hingga H+10 Lebaran.

Lonjakan Penumpang di Terminal Tipe A Alam Barajo Jambi

Selama periode angkutan Lebaran, Terminal Tipe A Alam Barajo mencatat lonjakan signifikan:

  • Arus mudik (H-10 s.d. H-1):
    • Penumpang berangkat: 7.830 orang
    • Jumlah bus: 424
    • Puncak arus mudik: H-5 dengan 1.113 penumpang
  • Arus balik (H+1 s.d. H+10):
    • Penumpang datang: 1.955 orang
    • Jumlah bus: 130
    • Puncak arus balik: H+6 dengan 425 penumpang

Perbedaan mencolok antara jumlah arus mudik dan balik disebabkan oleh kecenderungan bus menurunkan penumpang di pool atau lokasi pilihan penumpang, bukan di terminal.

Data Penumpang di Terminal Transit Wilayah Jambi

Terminal transit seperti Terminal Sribulan Sarolangun, Pulau Tujuh Bangko, dan Muara Bungo juga mencatat pergerakan tinggi:

  • Arus mudik: 71.652 penumpang dan 2.928 bus (puncak H-4)
  • Arus balik: 78.732 penumpang dan 2.381 bus (puncak H+9)

Perbandingan data 2024 vs 2025:

  • Puncak arus mudik terjadi lebih awal (H-5), naik 207%
  • Puncak arus balik naik 57%
  • Arus mudik terminal transit turun 17%, arus balik naik 27%
  • Penambahan Data Penumpang dari Pool dan Loket di Luar Terminal

BPTD Jambi juga melakukan pendataan terhadap loket PO di luar Terminal Tipe A. Hasilnya:

  • Total penumpang datang (terminal + pool): 6.763 orang (naik 215%)
  • Total penumpang berangkat (terminal + pool): 17.200 orang (naik 409%)

Angkutan Penyeberangan Jambi – Batam – Kepri Turun Signifikan

Di Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal, tercatat:

  • Penumpang datang: 5.930 orang | Berangkat: 6.545 orang
  • Rata-rata harian: 567 penumpang
  • Kendaraan datang: 902 | Kendaraan berangkat: 699
  • Puncak arus balik: H+6 dengan 651 kendaraan

Penurunan dibandingkan tahun 2024:

  • Arus mudik turun 6%
  • Arus balik turun 50%

Rest Area di UPPKB Jambi Juga Berfungsi Maksimal

Rest area di UPPKB Jambi Merlung, Pelawan Sarolangun, dan Muara Tembesi melayani 30 pemudik dan 7 kendaraan yang singgah.

BPTD Jambi Komitmen Tingkatkan Layanan Transportasi

Kepala BPTD Kelas II Jambi menyatakan keberhasilan ini merupakan hasil sinergi lintas sektor seperti Ditlantas Polda Jambi, Dishub Provinsi/Kabupaten/Kota, Polres, BNN, Dinkes, BPJN, dan PT Jasa Raharja.

Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2025 ini menandai selesainya masa operasi angkutan Lebaran dengan semangat berkelanjutan dalam menghadirkan layanan transportasi aman, nyaman, dan terintegrasi di Provinsi Jambi.

Imbauan untuk Masyarakat dan Operator Bus

Masyarakat diimbau untuk:

  • Menggunakan bus yang laik jalan
  • Naik dan turun di terminal resmi
  • Mengecek kelayakan kendaraan via aplikasi Mitra Darat

Operator AKAP dan AKDP diminta untuk tidak menaikkan/menurunkan penumpang di pool atau loket. Pool hanya boleh digunakan sebagai tempat penjualan tiket dan garasi bus.(*)




Meningkat! 2,9 Juta Kendaraan Melintas di JTTS, Turut Dipengaruhi Kehadiran Tol Baleno Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatatkan peningkatan signifikan volume kendaraan pada Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 dengan total 2.923.754 kendaraan melintasi seluruh ruas JTTS dalam periode H-10 hingga H+10 Lebaran.

Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025, serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025, (khusus untuk Tol Palembang – Betung Seksi 2 hingga 8 April).

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan bahwa total tersebut merupakan akumulasi dari 2.746.461 kendaraan yang melintasi ruas-ruas tol operasional dengan peningkatan sebesar 62,05 persen dibandingkan Volume Lalu Lintas (VLL) normal dan meningkat 9,10 persen dibandingkan periode mudik Lebaran tahun 2024.

Serta 177.293 kendaraan di ruas tol fungsional yaitu Tol Palembang – Betung Seksi 2, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Padang – Sicincin, dan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum).

“Peningkatan trafik ini turut dipengaruhi oleh kehadiran dua ruas baru yang dioperasikan di akhir tahun 2024 dan di awal tahun 2025, yaitu Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino) dan Tol Binjai – Langsa Seksi 3 (Tanjung Pura – Pangkalan Brandan),” tutur Koentjoro.

Lebih lanjut Koentjoro memaparkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025 dengan 140.362 kendaraan (naik 47,4% dari kondisi normal).

Sementara puncak arus balik tercatat pada 6 April 2025 dengan 180.722 kendaraan (naik 90,06% dari kondisi normal).

Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung menjadi ruas dengan trafik tertinggi mencapai 436.787 kendaraan karena posisinya sebagai koridor vital penghubung Lampung-Palembang saat mudik.

Sedangkan peningkatan persentase tertinggi dibandingkan VLL normal terjadi di Tol Sigli – Banda Aceh yang mencapai 238,48% berkat penambahan ruas fungsional Seksi Padang Tiji – Seulimeum yang memperkuat alternatif jalur di wilayah Aceh.

Untuk ruas tol fungsional, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Padang – Sicincin mencatatkan trafik tertinggi dengan 105.691 kendaraan, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap jalan tol pertama di Sumatera Barat yang berfungsi sebagai jalur alternatif mengurai kepadatan di lintas barat Sumatera menuju Kota Padang.

Meskipun menghadapi tantangan berupa kepadatan di beberapa gerbang tol dan gangguan cuaca pada beberapa ruas.

Hutama Karya juga telah mengatasi situasi tersebut melalui penambahan gardu tol, pengoperasian 1.400 unit mobile reader, penyediaan 24.200 kartu uang elektronik di titik top-up, serta penanganan cepat dan efektif di lapangan yang meminimalisir dampak terhadap kelancaran arus kendaraan.

“Koordinasi intensif personel di lapangan dan sinergi dengan stakeholder menjadi kunci kelancaran operasional, didukung kesiapan infrastruktur dan respons cepat sebagai prioritas utama selama Lebaran,” sebutnya.

“Hasilnya terbukti, meski terjadi lonjakan trafik signifikan, pelayanan kepada pengguna tetap optimal tanpa kemacetan berarti di gerbang tol sehingga mudik berlangsung tenang menyenangkan,” jelas Koentjoro.

Hutama Karya menerapkan strategi komprehensif melalui pemberlakuan potongan tarif tol 20% selama 8 (delapan) hari pada 24-27 Maret, 3–4 April dan 8–9 April 2025.

Dari pemberlakuan potongan tarif tersebut, menghasilkan peningkatan trafik yang menandakan potongan tarif tersebut cukup efektif dalam mengurai lalu lintas, serta dukungan kebijakan _Work From Anywhere_ (WFA) juga cukup membantu untuk mendistribusikan pergerakan kendaraan.

Ini juga didukung oleh Posko Mudik BUMN di enam titik rest area strategis pada Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, dan Tol Pekanbaru – Dumai dengan total pengunjung sebanyak 1.256 pengunjung yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian takjil, ruang laktasi, zona bermain anak, dan fasilitas pengisian daya. Selain itu, Hutama Karya juga menyediakan co-working space yang dilengkapi dengan wifi gratis guna mendukung kebijakan WFA di 8 (delapan) lokasi rest area JTTS.

Hutama Karya juga memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui _Intelligence Traffic System_(ITS) yang dapat dipantau 24 jam via aplikasi HK Toll Apps dan dashboard monitoring terintegrasi.

Hal ini memungkinkan pemantauan trafik real-time dan pengambilan keputusan cepat saat terjadi hambatan.

Sehingga berkontribusi signifikan terhadap kelancaran dan keamanan selama periode mudik dimana sebanyak 1.415 orang mengunduh aplikasi ini selama periode Mudik Lebaran 2025.

“Teknologi yang kami terapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” tutup Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya.

Sebagai penutup, Hutama Karya menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder pendukung kelancaran arus mudik tahun ini, termasuk Kementerian BUMN, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, BPJT, TNI-Polri, serta instansi lainnya yang membantu jalannya Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 di JTTS. “Kami juga berterima kasih kepada seluruh pengguna jalan yang telah memilih JTTS sebagai jalur alternatif perjalanan,” kata dia.

“Evaluasi tahun ini akan menjadi bekal penting untuk terus meningkatkan pelayanan di masa mendatang dengan komitmen menghadirkan jalan tol yang aman, nyaman, dan handal bagi seluruh pengguna,” tutup Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya.(*)




Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

penyanyi legendaris Indonesia yang wafat di usia 87 tahun.

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi legendaris Titiek Puspa tutup usia pada Kamis (11/4) pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Kepergian sang maestro pada usia 87 tahun itu dikonfirmasi langsung oleh manajernya, Mia, melalui pesan singkat kepada media.

“Telah wafat sekitar pukul 16.30, Eyang Titiek Puspa di RS Medistra,” kata Mia.

Kabar duka ini pun segera mendapat respons luas dari publik dan tokoh-tokoh nasional. Pihak Musica Studio, label yang selama ini menaungi karya-karya Titiek Puspa, menyampaikan belasungkawa mendalam serta doa untuk almarhumah.

“Semoga amal ibadah dan segala kebaikan Eyang Titiek Puspa diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulis pihak Musica Studio.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga turut menyampaikan penghormatan terakhir melalui akun media sosial pribadinya di platform X (dulu Twitter). “Selamat jalan komposer dan penyanyi legendaris Indonesia, Mbak Titiek Puspa… al-Fatihah,” tulisnya.

Baca juga:  Polres Metro Jakarta Barat Gagalkan Pengiriman 13 Motor Curian ke Bengkulu

Baca juga:  Pinjol Ilegal Dominasi Kasus Keuangan Ilegal, OJK Gencarkan Edukasi Masyarakat

Sebelum kepergiannya, Titiek Puspa sempat dikabarkan mengalami serangan stroke dan menjalani operasi. Informasi tersebut diungkap oleh pengamat musik Stanley Tulung lewat unggahan di Instagram, menyebutkan bahwa sang penyanyi sempat jatuh sakit saat berada di Studio Trans TV.

“Bangun tidur dengar kabar kalau penyanyi senior @titiekpuspa_official kena stroke dan langsung dioperasi dini hari tadi pukul 01.00–03.00. Semoga lekas pulih seperti semula, Tante Titiek. Aamiin,” tulis Stanley, kala itu masih berharap sang legenda bisa pulih.

Titiek Puspa, yang memiliki nama asli Hj. Sudarwati, lahir pada 1 November 1937. Karier musiknya dimulai dari kota Semarang, lewat ajang kompetisi menyanyi “Bintang Radio.” Sejak saat itu, ia terus menunjukkan konsistensinya di dunia hiburan Indonesia sebagai penyanyi, pencipta lagu, aktris, hingga pelakon seni panggung.

Ia dikenal melalui karya-karya musik yang menyentuh hati seperti Kupu-Kupu Malam, Bing, hingga Marilah Kemari. Selain bernyanyi, ia juga aktif dalam sejumlah operet seperti Bawang Merah Bawang Putih, Kartini Manusiawi, serta tampil di layar lebar melalui film-film seperti Karminem, Inem Pelayan Sexy, dan Apanya Dong.

Lebih dari sekadar seniman, Titiek Puspa adalah simbol ketangguhan dan dedikasi dalam berkarya, yang menembus batas zaman dan generasi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan seni yang tak akan lekang oleh waktu. (*)