Nekat Masuk Tol Tanpa Lampu Belakang, Mobil Ini Disuruh Putar Balik saat Berada di Gerbang Tol Bayung Lencir

BAYUNGLENCIR, SEPUCUKJAMBI.ID – Satu mobil berwarna hitam terpaksa diminta putar balik oleh petugas tol saat hendak memasuki Gerbang Tol Bayung Lencir menuju arah Tol Tempino, Jambi, pada Minggu 6 April 2025 malam.

Alasannya, mobil tersebut diketahui tidak menyalakan lampu belakang, sehingga dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya, terutama saat melintas di malam hari.

Petugas yang berjaga langsung menghentikan kendaraan tersebut saat mendekati area gerbang masuk.

Setelah dilakukan pemeriksaan singkat, ditemukan bahwa lampu bagian belakang kendaraan dalam kondisi tidak menyala.

“Kami tidak izinkan kendaraan masuk tol jika tidak memenuhi standar keselamatan. Apalagi ini menyangkut visibilitas di malam hari,” ujar salah satu petugas.

Mobil tersebut kemudian diminta keluar dari jalur masuk tol dan diarahkan untuk memperbaiki kondisi lampunya terlebih dahulu sebelum diperbolehkan melintas kembali.

Pihak pengelola Tol Bayung Lencir–Tempino (Baleno) mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, termasuk kelistrikan dan sistem penerangan, sebelum memasuki jalan tol.

“Tol adalah jalur dengan kecepatan tinggi, sehingga standar keselamatan harus benar-benar diperhatikan,” kata Hanung Hanindito, Branch Manager Tol Baleno.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan tol agar tidak hanya menyiapkan kartu tol elektronik, tetapi juga mengecek kelengkapan kendaraan, seperti lampu, rem, dan ban.

@sepucukjambi.id satu mobil yang hendak masuk ke gerbang tol Bayung Lencir menuju Tempino, terpaksa disuruh putar balik… ini gara-gara, lampu mobil tersebut tak hidup… #jalantol #tolbaleno #tolbayunglencirtempino #tolbayunglencir #toltempino #toljambi

♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Dengan standar keselamatan yang tinggi, pengelola berharap seluruh pengguna tol dapat berkendara dengan aman dan nyaman selama berada di ruas tol Bayung Lencir–Tempino.(*)




Arus Mudik Lebaran 2025: Trafik Kendaraan di Tol Trans Sumatera Capai 177.243

SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) mengumumkan perkembangan terbaru mengenai Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Pada 5 April 2025, tercatat lebih dari 177.243 kendaraan melintas di berbagai ruas tol JTTS, mengalami peningkatan sebesar 102,49% dibandingkan trafik normal pada hari yang sama.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol fungsional mencapai 13.163 kendaraan.

Jumlah kendaraan yang melintas di JTTS menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan kondisi normal, seiring dengan lonjakan arus mudik yang sudah dimulai pada awal April 2025.

PT Hutama Karya mencatat, pergerakan kendaraan yang tinggi ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menggunakan jalan tol sebagai pilihan utama selama musim mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Rincian angka trafik di setiap ruas tol JTTS dapat dilihat pada tabel yang terlampir:

Angka-angka tersebut menjadi indikator penting bagi pengelola tol untuk memantau kondisi lalu lintas dan meningkatkan kesiapan infrastruktur di seluruh ruas jalan tol.

PT Hutama Karya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan pengalaman mudik yang lancar dan nyaman bagi para pemudik.

Perusahaan terus berupaya memastikan kondisi jalan tol tetap aman dan lancar dengan meningkatkan pengawasan dan layanan di sepanjang JTTS.

Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk memantau informasi terkini seputar Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 melalui akun media sosial resmi Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya.

Informasi terbaru seputar kondisi lalu lintas, rest area, dan informasi penting lainnya akan terus diperbarui di sana.

Selain itu, pengguna jalan juga disarankan untuk mencatat nomor Call Center PT Hutama Karya untuk mendapatkan bantuan dan informasi lebih lanjut seputar kondisi jalan tol selama periode mudik Lebaran. (*)




PT Hutama Karya Catat Peningkatan Trafik Arus Mudik Lebaran 2025, Capai 173.571 Kendaraa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – PT Hutama Karya (Persero) menginformasikan perkembangan terkini arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Pada 3 April 2025, tercatat ada 173.571 kendaraan yang melintas di JTTS, menunjukkan peningkatan sebesar 122,24% dibandingkan dengan trafik normal pada hari yang sama. Selain itu, untuk ruas tol fungsional, tercatat ada 14.085 kendaraan yang melintas.

Untuk memudahkan pemantauan, rincian angka trafik di setiap ruas tol dapat dilihat pada tabel yang terlampir dalam informasi resmi.

Sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik, PT Hutama Karya memastikan pengalaman mudik yang nyaman dan aman bagi pengguna jalan.

Untuk informasi terkini seputar arus mudik dan balik Lebaran 2025 di JTTS, PT Hutama Karya menghimbau pengguna jalan untuk mengikuti akun resmi media sosial Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya.

Selain itu, pengguna juga diingatkan untuk mencatat nomor Call Center masing-masing guna mendapatkan bantuan dan informasi lebih lanjut.

Dengan perkembangan arus mudik yang signifikan, PT Hutama Karya terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal, memastikan kelancaran perjalanan pengguna jalan sepanjang JTTS selama periode Lebaran 2025.(*(




Kenaikan Tarif AS 32%: Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Jakarta, SEPUCUKJAMNI.ID– Pada Rabu, 2 April 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kebijakan baru yang akan menaikkan tarif impor sebesar 10% pada barang-barang yang masuk ke AS dari banyak negara, termasuk Indonesia. Dalam pengumuman yang disampaikan melalui unggahan di Instagram Gedung Putih, Indonesia terdaftar sebagai salah satu negara yang terkena dampak, dengan tarif yang dikenakan sebesar 32%. Negara ini menempati urutan kedelapan dalam daftar negara-negara yang akan menerima kenaikan tarif tersebut.

Apa Itu Tarif Timbal Balik?

Kenaikan tarif ini adalah bagian dari kebijakan tarif timbal balik yang bertujuan menanggapi tarif yang diterapkan negara lain terhadap barang-barang AS. Indonesia, bersama dengan sekitar 60 negara lainnya, akan dikenakan tarif tambahan yang jumlahnya sebanding dengan tarif yang mereka berlakukan terhadap AS. Beberapa negara Asia Tenggara, seperti Malaysia (24%), Kamboja (49%), Vietnam (46%), dan Thailand (36%), juga terdaftar dalam kebijakan ini.

Tujuan Kebijakan Trump: Meningkatkan Lapangan Pekerjaan di AS

Dalam pengumumannya, Trump mengklaim bahwa kebijakan tarif tersebut dimaksudkan untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Amerika Serikat. Trump menyebutkan bahwa kebijakan ini menjadi “Hari Pembebasan” bagi AS, yang selama ini merasa dirugikan akibat praktik perdagangan yang dianggap tidak adil oleh pemerintahannya. Ia berpendapat bahwa kebijakan tersebut akan meningkatkan daya saing industri dalam negeri dan memulihkan perekonomian AS yang selama ini terpuruk.

Kebijakan Baru AS yang Menyebabkan Ketegangan Perdagangan Global

Sejak terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pada Januari 2025, Trump telah memberlakukan beberapa kebijakan tarif baru. Salah satunya adalah tarif tambahan 25% untuk mobil yang diproduksi di luar Amerika Serikat, yang akan mulai diberlakukan pada Kamis, 4 April 2025. Selain itu, AS juga memberlakukan tarif 25% pada seluruh impor baja dan aluminium dari negara-negara mitra dagangnya.

Dampak dari kebijakan ini tidak hanya dirasakan oleh Indonesia, tetapi juga akan mempengaruhi negara-negara lain di seluruh dunia yang bergantung pada perdagangan dengan AS. Bagi negara-negara yang terkena tarif tambahan ini, seperti Indonesia, kebijakan ini berpotensi meningkatkan biaya impor barang-barang dari AS dan dapat menyebabkan lonjakan harga yang signifikan.

Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia?

Bagi Indonesia, kenaikan tarif ini dapat berdampak pada berbagai sektor, terutama yang bergantung pada ekspor dan impor barang. Misalnya, produk-produk yang diekspor ke AS mungkin akan menghadapi hambatan tarif yang lebih tinggi, sementara barang-barang impor dari AS, seperti teknologi dan bahan baku industri, juga akan semakin mahal.

Pemerintah Indonesia akan segera mencari cara untuk menanggapi kebijakan ini, baik melalui negosiasi perdagangan dengan AS atau dengan mencari pasar alternatif untuk produk-produk Indonesia. Namun, tantangan yang dihadapi Indonesia adalah bagaimana menjaga daya saing produk-produk dalam negeri di pasar internasional yang semakin kompetitif.

Tarif Baru Mulai Berlaku April 2025

Menurut pejabat senior Gedung Putih, tarif universal yang dikenakan pada barang-barang impor dari berbagai negara akan mulai berlaku pada Sabtu, 5 April 2025. Sementara itu, tarif timbal balik yang menargetkan sekitar 60 mitra dagang AS, termasuk Indonesia, akan diberlakukan mulai Rabu, 9 April 2025.

Kebijakan ini diperkirakan akan semakin memperburuk ketegangan perdagangan global, yang dapat memicu respons balasan dari negara-negara yang terkena dampak. Ini juga dapat mempengaruhi hubungan ekonomi internasional dan memperburuk ketidakpastian pasar global.

Kenaikan tarif ini tentu saja menambah tantangan bagi Indonesia, yang harus menghadapi potensi dampak negatif terhadap ekonomi domestiknya. Namun, kebijakan ini juga membuka peluang bagi pemerintah dan pelaku industri Indonesia untuk mengeksplorasi pasar baru dan memperkuat daya saing produk dalam negeri.(*)




Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi 5 April, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada Sabtu, 5 April.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Polri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dan rekayasa lalu lintas, bekerja sama dengan berbagai stakeholder.

“Arus balik diprediksi akan terjadi pada 5 atau 6 April. Kami akan melakukan langkah-langkah strategis dengan semua pihak terkait untuk mengelola rekayasa lalu lintas,” kata Agus kepada wartawan pada Rabu, 2 April 2025.

Agus menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan meliputi sistem contraflow dan one way.

Untuk contraflow, rencananya akan diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek dari KM 70 hingga KM 47. Jika volume kendaraan meningkat, contraflow akan diperpanjang hingga KM 36.

Selain itu, mulai 3 April 2025, Polri akan memberlakukan sistem one way lokal.

Tahap pertama one way akan diterapkan dari KM 188 Tol Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

“Jika pada 4 April arus balik dari arah timur ke Jakarta masih teras, kami akan menerapkan one way tahap dua dari KM 246 hingga KM 188,” jelas Agus.

“Dan pada 5 April, kami akan memperpanjang one way, mungkin mulai dari Batang atau KM 414.”

Agus menambahkan bahwa pihaknya akan menambah jumlah personel di lapangan, khususnya di tol Cikampek hingga Palimanan dan di rest area.

Penebalan anggota ini untuk membantu pengaturan arus lalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan.

“Kami juga akan mempertebal kehadiran anggota, terutama di kilometer 37 hingga 70, serta di rest area. Ini melibatkan anggota Sabara dan tim urai lalu lintas,” katanya.

Polri juga mempersiapkan pengamanan dan pengaturan arus di tol fungsional.

“Hari ini kami akan melakukan gladi untuk tol fungsional dari Sadang hingga kilometer 34, mengalihkan arus balik dari Bandung melalui tol tersebut untuk mengurangi beban di Cikampek,” tutur Agus.

Dengan persiapan matang ini, Polri berharap dapat meminimalkan kemacetan dan memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025. (*)




Menteri PKP: Rumah Subsidi untuk Penghasilan di Atas Rp 7 Juta akan Dibahas Setelah Lebaran

JAKARTA,  SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), mengungkapkan bahwa pemerintah akan membahas syarat bagi warga dengan penghasilan lebih dari Rp 7 juta untuk mendapatkan unit rumah subsidi.

Ara menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar alokasi program rumah subsidi lebih diperuntukkan bagi rakyat yang membutuhkan.

“Kita akan sesuaikan syaratnya, agar lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses program ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Ara, setelah menghadiri acara open house Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025).

Ara menambahkan, pihaknya akan membahas hal ini lebih lanjut dengan Bappenas dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan data yang akurat dan tepat sasaran.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memberikan rumah subsidi kepada warga berpenghasilan rendah atau mereka yang tidak memiliki slip gaji.

“Pembicaraan terkait ini akan dilakukan setelah Lebaran 2025, bersama BPS dan Bappenas untuk memastikan alokasi rumah subsidi tepat sasaran dan berkualitas,” ujar Ara.

Sebelumnya, Ara mengungkapkan bahwa pemerintah juga tengah menyiapkan program rumah subsidi khusus untuk tenaga kesehatan (nakes), guru, dan nelayan.

Dalam acara open house di rumah dinas Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Selasa (1/4), Ara mengungkapkan bahwa sebanyak 30 ribu rumah subsidi akan disiapkan untuk tenaga kesehatan, 20 ribu rumah untuk guru, dan 20 ribu rumah untuk nelayan.

Selain itu, pemerintah juga telah mengalokasikan 1.000 rumah subsidi untuk wartawan.

Ara menjelaskan bahwa alokasi rumah subsidi untuk kelompok lainnya juga meliputi 20 ribu untuk petani, 20 ribu untuk buruh, dan 20 ribu untuk tenaga migran.

TNI-AD akan mendapatkan sekitar 5 ribu rumah subsidi, sedangkan kepolisian sebanyak 14.500 rumah dari total kuota 220 ribu unit rumah subsidi.

“Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan akses ke rumah subsidi yang layak,” ujar Ara.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, untuk memiliki rumah idaman.(*)




Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025: 114.891 Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) menginformasikan bahwa arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera mengalami lonjakan signifikan.

Pada 31 Maret 2025, total trafik kendaraan yang melintas mencapai 114.891 kendaraan, mencatatkan peningkatan sebesar 49,89% dibandingkan trafik normal pada hari yang sama tahun sebelumnya.

Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2025, JTTS mengalami lonjakan yang cukup besar, dengan sebagian besar kendaraan melintas melalui ruas tol utama.

Selain itu, terdapat 9.997 kendaraan yang melintas melalui ruas tol fungsional, yang turut menyumbang pada peningkatan volume lalu lintas selama periode libur Lebaran ini.

Angka trafik yang signifikan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan kembali ke daerah asal mereka menggunakan Jalan Tol Trans Sumatera, yang menghubungkan berbagai provinsi di Pulau Sumatera.

Sebagai pengelola Jalan Tol Trans Sumatera, PT Hutama Karya (Persero) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Perusahaan berusaha menciptakan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol.

Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), juga mengimbau agar pengguna jalan terus memantau akun resmi media sosial Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya untuk mendapatkan informasi terkini terkait arus mudik dan balik Lebaran, serta selalu mencatat nomor call center yang disediakan untuk situasi darurat atau informasi lebih lanjut.

Dalam rangka memaksimalkan kenyamanan perjalanan, PT Hutama Karya juga memberikan beberapa tips untuk pengguna jalan yang hendak melakukan perjalanan mudik atau balik Lebaran:

  1. Persiapkan Kendaraan dengan Baik: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat, terutama untuk perjalanan jauh.

  2. Pantau Informasi Trafik: Gunakan aplikasi atau media sosial untuk memantau kondisi lalu lintas di JTTS dan menghindari kemacetan.

  3. Istirahat Secara Rutin: Jangan lupa untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar di rest area atau SPBU yang tersedia sepanjang tol.

  4. Patuhi Protokol Kesehatan: Tetap jaga kesehatan dan ikuti protokol kesehatan yang berlaku, terutama selama periode arus mudik.

Dengan peningkatan trafik yang cukup signifikan, PT Hutama Karya berkomitmen untuk terus menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Peningkatan volume kendaraan ini menjadi indikasi bahwa semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan Jalan Tol Trans Sumatera untuk mudik Lebaran, dan perusahaan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik selama periode mudik dan balik Lebaran 2025.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi akun resmi media sosial PT Hutama Karya atau hubungi call center yang tersedia.(*)




Peningkatan 50,29%, Trafik Tol Trans Sumatera Capai 131 Ribu Kendaraan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) melaporkan lonjakan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama Arus Mudik Lebaran 2025.

Pada 29 Maret 2025, sebanyak 131.750 kendaraan melintas di JTTS, meningkat 50,29% dibandingkan dengan trafik normal pada hari yang sama.

Sementara itu, pada ruas tol fungsional, jumlah kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 9.611 unit.

EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik guna menciptakan pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi para pengguna jalan tol.

“Kami terus memastikan layanan terbaik agar pemudik dapat melintas dengan aman dan nyaman di JTTS. Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini seputar arus mudik dan balik Lebaran 2025,” ujar Adjib.

Sebagai upaya memberikan informasi real-time bagi para pemudik, Hutama Karya menghimbau pengguna jalan untuk selalu memantau akun resmi media sosial mereka di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya.

Selain itu, pemudik juga dapat menghubungi Call Center resmi untuk mendapatkan update terkini terkait kondisi lalu lintas di JTTS.

Dengan peningkatan trafik yang signifikan ini, pemudik diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama.(*)




Lolos ke Piala Dunia 2026? Ini Syarat Timnas Indonesia untuk Mewujudkannya!

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Peluang Timnas Indonesia untuk lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 masih terbuka.

Meskipun kini berada di peringkat keempat Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Saat ini, Timnas Garuda menempati posisi keempat dengan 9 poin dari 8 laga.

Di atas Indonesia, ada Jepang (20 poin), Australia (13 poin), Arab Saudi (10 poin)

Sementara di bawah Indonesia, ada Bahrain dan China, yang sama-sama mengoleksi 6 poin.

Pada 5 Juni 2025, Indonesia akan menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Di laga lain, Australia akan menjamu Jepang, sementara Bahrain bertemu Arab Saudi.

Berdasarkan analisis performa, Indonesia berpeluang besar mengalahkan China.

Sementara itu, duel Australia vs Jepang kemungkinan besar berakhir imbang atau kemenangan Jepang.

Jika skenario ini terjadi, maka Australia masih mengamankan posisi runner-up dan otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.

Sedangkan Arab Saudi dan Bahrain akan bersaing ketat untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.

Pada pertandingan terakhir Grup C yang berlangsung 10 Juni 2025,  Jepang vs Indonesia (di Jepang), Arab Saudi vs Australia (di Jeddah), China vs Bahrain.

Secara realistis, Indonesia diprediksi sulit mengalahkan Jepang di kandangnya.

Jika skenario ini terjadi, maka total poin maksimal yang bisa diraih Timnas Garuda adalah 12 poin.

Cukup untuk menempati peringkat keempat dan melaju ke fase keempat kualifikasi.

Meski peluang lolos langsung sangat kecil, Indonesia masih bisa melaju ke fase keempat kualifikasi jika mengalahkan China dan menjaga selisih gol.

Saat ini, selisih gol Indonesia adalah -6, Bahrain -8, dan China -13.

Jika Bahrain kalah dari Arab Saudi, maka pertandingan China vs Bahrain menjadi penentu siapa yang finis di peringkat keempat.

Jika jumlah poin sama, selisih gol akan jadi faktor utama.

Peluang Indonesia lolos langsung ke Piala Dunia 2026 sangat kecil.  Peluang besar Timnas Garuda adalah melaju ke fase keempat kualifikasi. Pertandingan melawan China akan menjadi laga krusial

Timnas Indonesia harus fokus pada setiap laga tersisa agar tetap memiliki kans tampil di ajang sepak bola terbesar dunia. Ayo dukung Garuda untuk terus melaju!. (*)




Mudik Nyaman di Tol Trans Sumatera: Trafik Naik 70,61%, Simak Info Pentingnya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) melaporkan lonjakan signifikan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama arus mudik Lebaran 2025.

Pada 28 Maret 2025, tercatat sebanyak 140.362 kendaraan melintas, mengalami peningkatan sebesar 70,61% dibandingkan trafik normal pada hari yang sama. Sementara itu, total 9.783 kendaraan melintasi ruas tol fungsional.

Dalam upaya memberikan pengalaman mudik yang aman dan nyaman, Hutama Karya berkomitmen meningkatkan pelayanan di JTTS.

Pengguna jalan diimbau untuk selalu memantau informasi terkini melalui akun resmi media sosial Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya, serta menghubungi Call Center yang tersedia.

“Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik demi menciptakan pengalaman mudik yang tenang dan menyenangkan di JTTS,” ujar Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero).

Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, pemudik disarankan melakukan pengecekan kendaraan, mengatur jadwal keberangkatan dengan bijak, serta mematuhi aturan lalu lintas.(*)