Besok Komisi V DPR RI Kunjungi Jambi! Banjir dan Jalan Tol Bakal Jadi Pembahasan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi V DPR RI dijadwalkan melaksanakan kunjungan kerja reses ke Provinsi Jambi dalam rangka meninjau pembangunan infrastruktur dan transportasi, Senin 14 April 2025.

Kegiatan ini berlangsung padat sejak pagi hingga malam hari dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra kerja terkait.

Rombongan yang dipimpin oleh Ir Ridwan Bae selaku Ketua Tim dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.20 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi pukul 10.40 WIB.

Setibanya di Jambi, rombongan disambut oleh protokol Pemerintah Provinsi Jambi dan perwakilan dari PT API.

Agenda pertama adalah peninjauan lokasi banjir di Kota Jambi serta Pintu Pengendali Banjir Sungai Asam yang dikoordinasikan oleh Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan Pemerintah Kota Jambi.

Setelah ISHOMA, dilanjutkan dengan pertemuan resmi antara Komisi V DPR RI dan Gubernur Jambi beserta seluruh mitra kerja serta stakeholder terkait.

Pertemuan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Gubernur dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa dan PDT, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Perumahan, BMKG, Basarnas, PT Hutama Karya, serta PT API dan PT IAS.

Pertemuan dimulai dengan sambutan Gubernur Jambi yang memaparkan kondisi infrastruktur dan transportasi di provinsi tersebut, diikuti sambutan dan pengarahan dari pimpinan Komisi V DPR RI. Acara ditutup dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama.

Pada sore harinya, Komisi V melakukan peninjauan langsung proyek Tol Jambi–Rengat dan Tol Jambi–Palembang. Kegiatan ini dipandu oleh Ditjen Bina Marga, BPJT Kementerian PUPR, serta PT Hutama Karya.

Malam harinya, rombongan mengikuti acara ramah tamah dan makan malam bersama Walikota dan Bupati se-Provinsi Jambi, yang dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota Jambi.

Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi sekaligus diskusi informal mengenai tantangan dan kebutuhan pembangunan di daerah.

Tim kunjungan kerja ini terdiri dari 23 anggota Komisi V DPR RI yang mewakili berbagai fraksi dan daerah pemilihan.

Tak hanya dari Jambi, anggota DPR yang hadir juga berasal dari provinsi lain seperti Papua, Aceh, Sumatera Utara, hingga Sulawesi Selatan. Turut mendampingi adalah tim sekretariat Komisi V dan tenaga ahli.

Kunjungan kerja ini menunjukkan komitmen Komisi V DPR RI dalam mengawal pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi yang memiliki posisi strategis dalam konektivitas wilayah Sumatera.(*)




Ketua PN Jaksel Tersangka Suap Rp60 M, Atur Vonis Bebas Kasus Korupsi CPO

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), M Arif Nuryanta (MAN) sebagai tersangka kasus dugaan suap senilai Rp60 miliar.

Suap ini diduga diberikan untuk mempengaruhi putusan lepas dalam kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO) yang melibatkan sejumlah perusahaan besar.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar, menyatakan uang suap itu diberikan oleh dua tersangka, yakni advokat Marcella Santoso dan Ariyanto, melalui perantara Wahyu Gunawan (WG), Panitera Muda Perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

“Pemberian suap dan/atau gratifikasi kepada MAN diduga mencapai Rp60 miliar, yang disalurkan melalui WG,” ujar Qohar dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (12/4) malam.

Kejagung menyebut suap diberikan saat Arif masih menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Dugaan kuat menyatakan suap itu menjadi dasar pertimbangan hakim untuk menjatuhkan putusan onslaag, yaitu menyatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti, tetapi bukan merupakan tindak pidana.

“Secara unsur perbuatan memenuhi pasal dakwaan, namun majelis hakim menyatakan itu bukan tindak pidana,” kata Qohar.

Kasus korupsi ekspor CPO ini melibatkan tiga korporasi besar: PT Wilmar Group, PT Permata Hijau Group, dan PT Musim Mas Group.

Ketiganya dinyatakan terbukti melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan jaksa, namun majelis hakim yang diketuai Djuyamto memutuskan untuk membebaskan para terdakwa.

Putusan ini juga diperkuat oleh hakim anggota Ali Muhtarom dan Agam Syarief Baharudin, serta panitera pengganti Agnasia Marliana Tubalawony.

Hakim memerintahkan pemulihan hak dan reputasi hukum ketiga korporasi seperti semula.

Sebagai tindak lanjut, Kejagung telah menahan empat orang tersangka:

  • M. Arif Nuryanta (Ketua PN Jaksel)

  • Wahyu Gunawan (Panitera Muda PN Jakut)

  • Marcella Santoso (Advokat)

  • Ariyanto (Pemberi suap)

Mereka akan ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan.

Selain itu, Kejagung tengah menelusuri lebih dalam aliran dana dugaan suap, termasuk apakah dana tersebut juga mengalir ke majelis hakim yang menangani perkara.

“Aliran dana sedang kita telusuri lebih lanjut,” pungkas Qohar.

infografis visual dari alur kasus dan penetapan tersangka

Atas putusan lepas yang dinilai janggal tersebut, Kejaksaan Agung memastikan telah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) untuk meninjau ulang vonis terhadap korporasi dalam kasus korupsi ekspor CPO ini.(*)




Angkutan Lebaran 2025 Ditutup, BPTD Jambi Laporkan Peningkatan Mobilitas Penumpang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Posko Nasional Angkutan Lebaran (Angleb) 2025 resmi ditutup oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, pada Sabtu (12/4/2025), bertempat di Ruang Mataram, Kementerian Perhubungan.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Menko Infrastruktur, Kepala Basarnas, Kepala BMKG, jajaran Kepolisian, Wakil Menteri Perhubungan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan di seluruh Indonesia melalui sambungan daring.

Di wilayah Jambi, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Dr. Drs. Benny Nurdin Yusuf, A.Md. LLAJ., M.H., secara resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Tahun 2025 (1446 H) yang telah berlangsung sejak H-10 hingga H+10 Lebaran.

Lonjakan Penumpang di Terminal Tipe A Alam Barajo Jambi

Selama periode angkutan Lebaran, Terminal Tipe A Alam Barajo mencatat lonjakan signifikan:

  • Arus mudik (H-10 s.d. H-1):
    • Penumpang berangkat: 7.830 orang
    • Jumlah bus: 424
    • Puncak arus mudik: H-5 dengan 1.113 penumpang
  • Arus balik (H+1 s.d. H+10):
    • Penumpang datang: 1.955 orang
    • Jumlah bus: 130
    • Puncak arus balik: H+6 dengan 425 penumpang

Perbedaan mencolok antara jumlah arus mudik dan balik disebabkan oleh kecenderungan bus menurunkan penumpang di pool atau lokasi pilihan penumpang, bukan di terminal.

Data Penumpang di Terminal Transit Wilayah Jambi

Terminal transit seperti Terminal Sribulan Sarolangun, Pulau Tujuh Bangko, dan Muara Bungo juga mencatat pergerakan tinggi:

  • Arus mudik: 71.652 penumpang dan 2.928 bus (puncak H-4)
  • Arus balik: 78.732 penumpang dan 2.381 bus (puncak H+9)

Perbandingan data 2024 vs 2025:

  • Puncak arus mudik terjadi lebih awal (H-5), naik 207%
  • Puncak arus balik naik 57%
  • Arus mudik terminal transit turun 17%, arus balik naik 27%
  • Penambahan Data Penumpang dari Pool dan Loket di Luar Terminal

BPTD Jambi juga melakukan pendataan terhadap loket PO di luar Terminal Tipe A. Hasilnya:

  • Total penumpang datang (terminal + pool): 6.763 orang (naik 215%)
  • Total penumpang berangkat (terminal + pool): 17.200 orang (naik 409%)

Angkutan Penyeberangan Jambi – Batam – Kepri Turun Signifikan

Di Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal, tercatat:

  • Penumpang datang: 5.930 orang | Berangkat: 6.545 orang
  • Rata-rata harian: 567 penumpang
  • Kendaraan datang: 902 | Kendaraan berangkat: 699
  • Puncak arus balik: H+6 dengan 651 kendaraan

Penurunan dibandingkan tahun 2024:

  • Arus mudik turun 6%
  • Arus balik turun 50%

Rest Area di UPPKB Jambi Juga Berfungsi Maksimal

Rest area di UPPKB Jambi Merlung, Pelawan Sarolangun, dan Muara Tembesi melayani 30 pemudik dan 7 kendaraan yang singgah.

BPTD Jambi Komitmen Tingkatkan Layanan Transportasi

Kepala BPTD Kelas II Jambi menyatakan keberhasilan ini merupakan hasil sinergi lintas sektor seperti Ditlantas Polda Jambi, Dishub Provinsi/Kabupaten/Kota, Polres, BNN, Dinkes, BPJN, dan PT Jasa Raharja.

Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2025 ini menandai selesainya masa operasi angkutan Lebaran dengan semangat berkelanjutan dalam menghadirkan layanan transportasi aman, nyaman, dan terintegrasi di Provinsi Jambi.

Imbauan untuk Masyarakat dan Operator Bus

Masyarakat diimbau untuk:

  • Menggunakan bus yang laik jalan
  • Naik dan turun di terminal resmi
  • Mengecek kelayakan kendaraan via aplikasi Mitra Darat

Operator AKAP dan AKDP diminta untuk tidak menaikkan/menurunkan penumpang di pool atau loket. Pool hanya boleh digunakan sebagai tempat penjualan tiket dan garasi bus.(*)




Meningkat! 2,9 Juta Kendaraan Melintas di JTTS, Turut Dipengaruhi Kehadiran Tol Baleno Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatatkan peningkatan signifikan volume kendaraan pada Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 dengan total 2.923.754 kendaraan melintasi seluruh ruas JTTS dalam periode H-10 hingga H+10 Lebaran.

Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025, serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025, (khusus untuk Tol Palembang – Betung Seksi 2 hingga 8 April).

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan bahwa total tersebut merupakan akumulasi dari 2.746.461 kendaraan yang melintasi ruas-ruas tol operasional dengan peningkatan sebesar 62,05 persen dibandingkan Volume Lalu Lintas (VLL) normal dan meningkat 9,10 persen dibandingkan periode mudik Lebaran tahun 2024.

Serta 177.293 kendaraan di ruas tol fungsional yaitu Tol Palembang – Betung Seksi 2, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Padang – Sicincin, dan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum).

“Peningkatan trafik ini turut dipengaruhi oleh kehadiran dua ruas baru yang dioperasikan di akhir tahun 2024 dan di awal tahun 2025, yaitu Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino) dan Tol Binjai – Langsa Seksi 3 (Tanjung Pura – Pangkalan Brandan),” tutur Koentjoro.

Lebih lanjut Koentjoro memaparkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025 dengan 140.362 kendaraan (naik 47,4% dari kondisi normal).

Sementara puncak arus balik tercatat pada 6 April 2025 dengan 180.722 kendaraan (naik 90,06% dari kondisi normal).

Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung menjadi ruas dengan trafik tertinggi mencapai 436.787 kendaraan karena posisinya sebagai koridor vital penghubung Lampung-Palembang saat mudik.

Sedangkan peningkatan persentase tertinggi dibandingkan VLL normal terjadi di Tol Sigli – Banda Aceh yang mencapai 238,48% berkat penambahan ruas fungsional Seksi Padang Tiji – Seulimeum yang memperkuat alternatif jalur di wilayah Aceh.

Untuk ruas tol fungsional, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Padang – Sicincin mencatatkan trafik tertinggi dengan 105.691 kendaraan, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap jalan tol pertama di Sumatera Barat yang berfungsi sebagai jalur alternatif mengurai kepadatan di lintas barat Sumatera menuju Kota Padang.

Meskipun menghadapi tantangan berupa kepadatan di beberapa gerbang tol dan gangguan cuaca pada beberapa ruas.

Hutama Karya juga telah mengatasi situasi tersebut melalui penambahan gardu tol, pengoperasian 1.400 unit mobile reader, penyediaan 24.200 kartu uang elektronik di titik top-up, serta penanganan cepat dan efektif di lapangan yang meminimalisir dampak terhadap kelancaran arus kendaraan.

“Koordinasi intensif personel di lapangan dan sinergi dengan stakeholder menjadi kunci kelancaran operasional, didukung kesiapan infrastruktur dan respons cepat sebagai prioritas utama selama Lebaran,” sebutnya.

“Hasilnya terbukti, meski terjadi lonjakan trafik signifikan, pelayanan kepada pengguna tetap optimal tanpa kemacetan berarti di gerbang tol sehingga mudik berlangsung tenang menyenangkan,” jelas Koentjoro.

Hutama Karya menerapkan strategi komprehensif melalui pemberlakuan potongan tarif tol 20% selama 8 (delapan) hari pada 24-27 Maret, 3–4 April dan 8–9 April 2025.

Dari pemberlakuan potongan tarif tersebut, menghasilkan peningkatan trafik yang menandakan potongan tarif tersebut cukup efektif dalam mengurai lalu lintas, serta dukungan kebijakan _Work From Anywhere_ (WFA) juga cukup membantu untuk mendistribusikan pergerakan kendaraan.

Ini juga didukung oleh Posko Mudik BUMN di enam titik rest area strategis pada Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, dan Tol Pekanbaru – Dumai dengan total pengunjung sebanyak 1.256 pengunjung yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian takjil, ruang laktasi, zona bermain anak, dan fasilitas pengisian daya. Selain itu, Hutama Karya juga menyediakan co-working space yang dilengkapi dengan wifi gratis guna mendukung kebijakan WFA di 8 (delapan) lokasi rest area JTTS.

Hutama Karya juga memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui _Intelligence Traffic System_(ITS) yang dapat dipantau 24 jam via aplikasi HK Toll Apps dan dashboard monitoring terintegrasi.

Hal ini memungkinkan pemantauan trafik real-time dan pengambilan keputusan cepat saat terjadi hambatan.

Sehingga berkontribusi signifikan terhadap kelancaran dan keamanan selama periode mudik dimana sebanyak 1.415 orang mengunduh aplikasi ini selama periode Mudik Lebaran 2025.

“Teknologi yang kami terapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” tutup Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya.

Sebagai penutup, Hutama Karya menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder pendukung kelancaran arus mudik tahun ini, termasuk Kementerian BUMN, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, BPJT, TNI-Polri, serta instansi lainnya yang membantu jalannya Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 di JTTS. “Kami juga berterima kasih kepada seluruh pengguna jalan yang telah memilih JTTS sebagai jalur alternatif perjalanan,” kata dia.

“Evaluasi tahun ini akan menjadi bekal penting untuk terus meningkatkan pelayanan di masa mendatang dengan komitmen menghadirkan jalan tol yang aman, nyaman, dan handal bagi seluruh pengguna,” tutup Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya.(*)




Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

penyanyi legendaris Indonesia yang wafat di usia 87 tahun.

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi legendaris Titiek Puspa tutup usia pada Kamis (11/4) pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Kepergian sang maestro pada usia 87 tahun itu dikonfirmasi langsung oleh manajernya, Mia, melalui pesan singkat kepada media.

“Telah wafat sekitar pukul 16.30, Eyang Titiek Puspa di RS Medistra,” kata Mia.

Kabar duka ini pun segera mendapat respons luas dari publik dan tokoh-tokoh nasional. Pihak Musica Studio, label yang selama ini menaungi karya-karya Titiek Puspa, menyampaikan belasungkawa mendalam serta doa untuk almarhumah.

“Semoga amal ibadah dan segala kebaikan Eyang Titiek Puspa diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulis pihak Musica Studio.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga turut menyampaikan penghormatan terakhir melalui akun media sosial pribadinya di platform X (dulu Twitter). “Selamat jalan komposer dan penyanyi legendaris Indonesia, Mbak Titiek Puspa… al-Fatihah,” tulisnya.

Baca juga:  Polres Metro Jakarta Barat Gagalkan Pengiriman 13 Motor Curian ke Bengkulu

Baca juga:  Pinjol Ilegal Dominasi Kasus Keuangan Ilegal, OJK Gencarkan Edukasi Masyarakat

Sebelum kepergiannya, Titiek Puspa sempat dikabarkan mengalami serangan stroke dan menjalani operasi. Informasi tersebut diungkap oleh pengamat musik Stanley Tulung lewat unggahan di Instagram, menyebutkan bahwa sang penyanyi sempat jatuh sakit saat berada di Studio Trans TV.

“Bangun tidur dengar kabar kalau penyanyi senior @titiekpuspa_official kena stroke dan langsung dioperasi dini hari tadi pukul 01.00–03.00. Semoga lekas pulih seperti semula, Tante Titiek. Aamiin,” tulis Stanley, kala itu masih berharap sang legenda bisa pulih.

Titiek Puspa, yang memiliki nama asli Hj. Sudarwati, lahir pada 1 November 1937. Karier musiknya dimulai dari kota Semarang, lewat ajang kompetisi menyanyi “Bintang Radio.” Sejak saat itu, ia terus menunjukkan konsistensinya di dunia hiburan Indonesia sebagai penyanyi, pencipta lagu, aktris, hingga pelakon seni panggung.

Ia dikenal melalui karya-karya musik yang menyentuh hati seperti Kupu-Kupu Malam, Bing, hingga Marilah Kemari. Selain bernyanyi, ia juga aktif dalam sejumlah operet seperti Bawang Merah Bawang Putih, Kartini Manusiawi, serta tampil di layar lebar melalui film-film seperti Karminem, Inem Pelayan Sexy, dan Apanya Dong.

Lebih dari sekadar seniman, Titiek Puspa adalah simbol ketangguhan dan dedikasi dalam berkarya, yang menembus batas zaman dan generasi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan seni yang tak akan lekang oleh waktu. (*)

 




Gangguan Landasan Pacu Akibat Cuaca Panas, Bandara Sultan Thaha Jambi Kembali Beroperasi

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi memastikan operasional penerbangan kembali normal setelah mengalami gangguan pada landasan pacu yang menyebabkan penundaan sejumlah penerbangan.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan bahwa kendala teknis terjadi akibat panas terik matahari yang menyebabkan roda pesawat lengket pada landasan pacu.

“Masalah ini disebut ‘landasan lendut’, di mana pesawat menjadi terlalu berat, dan roda pesawat tidak bisa lepas dari landasan,” ujar Ardon, Kamis (10/4).

Gangguan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan mengakibatkan penumpang yang sudah berada di dalam pesawat terpaksa turun.

Beruntung, permasalahan berhasil diatasi dalam waktu dua jam, dan bandara kembali beroperasi normal pada pukul 17.30 WIB.

Saat ini, pihak bandara memastikan bahwa landasan pacu telah kembali dapat digunakan dengan aman.

Perbaikan sementara telah dilakukan, sementara perbaikan permanen akan dilakukan setelah seluruh penerbangan selesai malam ini.

“Setelah penerbangan terakhir malam ini, perbaikan permanen akan segera dilakukan,” tambah Ardon.

Pihak otoritas bandara juga meminta maaf kepada seluruh penumpang yang mengalami gangguan akibat keterlambatan penerbangan ini.

Pada hari ini, Bandara Sultan Thaha Jambi melayani 17 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan.(*)




Sengketa Unbari Berakhir, Mahkamah Agung Menangkan Yayasan Pendidikan Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sengketa panjang terkait penyelenggaraan Universitas Batanghari (Unbari) akhirnya mencapai titik terang.

Mahkamah Agung (MA) secara resmi memenangkan Yayasan Pendidikan Jambi (YPJ) dalam perkara kasasi atas legalitas badan penyelenggara Unbari.

Melalui Putusan Nomor 91 K/TUN/2025, MA membatalkan pengesahan pendirian dua yayasan bentukan Husin Syakur, yakni Yayasan Pendidikan Batanghari Jambi (YPBJ) dan Yayasan Pendidikan Jambi Tujuh Tujuh (YPJ 77).

Putusan ini telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dan dapat diakses melalui laman resmi Mahkamah Agung.

Kedua yayasan yang muncul secara tiba-tiba pada 2022 itulah yang memicu dualisme pengelolaan di Unbari.

Akibatnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sempat mengambil alih pengelolaan Unbari dan menunjuk Pj Rektor, sehingga YPJ yang telah membesarkan Unbari selama puluhan tahun tersingkir.

Situasi tersebut berdampak luas pada aktivitas kampus, termasuk terhambatnya proses akademik serta terjadinya pemotongan gaji, tunjangan, dan jam mengajar bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Dengan kemenangan YPJ di tingkat kasasi, kini hanya YPJ yang sah secara hukum sebagai penyelenggara Universitas Batanghari.

Ketua Umum YPJ, Camelia Puji Astuti, menyambut baik putusan Mahkamah Agung dan berharap semua pihak, terutama Kementerian Hukum dan HAM serta Kemdiktisaintek, segera melaksanakan keputusan tersebut.

“Perjuangan kami selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Putusan ini membuktikan bahwa tidak ada yayasan lain yang berhak mengelola Unbari selain YPJ. Kami harap kementerian terkait dapat bersikap kooperatif dan menghormati putusan ini,” ujar Camelia.

Kuasa hukum YPJ, Denny Indrayana, menegaskan bahwa Putusan 91 K/TUN/2025 memiliki posisi strategis karena berkaitan erat dengan gugatan-gugatan lain terkait Unbari, termasuk pembatalan pengangkatan Pj. Rektor Afdalisma.

“Kami mengapresiasi putusan kasasi ini. Saat ini tidak ada dasar hukum bagi Kemdiktisaintek untuk terus mengintervensi pengelolaan Unbari. Kami juga mendorong Kemenkum untuk segera mencabut pengesahan YPBJ dan YPJ 77,” jelas Denny.

Ia juga menyoroti kemungkinan upaya Peninjauan Kembali (PK) oleh pihak Kemenkum.

Namun menurut Denny, SEMA Nomor 2 Tahun 2024 telah membatasi ruang PK bagi badan atau pejabat tata usaha negara, kecuali memenuhi kriteria tertentu seperti novum atau konflik putusan.

“Sejauh ini tidak ada alasan hukum yang memenuhi ketentuan SEMA 2/2024. Maka dari itu, kami menilai Putusan 91 sudah final dan mengikat,” tutup Guru Besar Hukum Tata Negara ini.(*)




Tol Baleno Jadi Primadona Baru! Pemudik Serbu Jalur Ini Saat Arus Lebaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jalan Tol Bayung Lencir–Tempino (Baleno) yang merupakan tol pertama di Provinsi Jambi mencatat lonjakan arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2025.

Menurut data PT Hutama Karya (Persero), sejak H-4 hingga H+6 Lebaran atau antara 27 Maret hingga 5 April 2025, total 98.300 kendaraan melintasi ruas tol Baleno.

Hanung Hanindito, Branch Manager Tol Baleno, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-4, dengan jumlah kendaraan yang masuk ke Jambi melalui Tol Baleno mencapai 10.000 unit.

Sementara itu, pada arus balik, tercatat sebanyak 10.300 kendaraan keluar dari Jambi hingga H+6.

“Puncak arus balik diperkirakan terjadi tadi malam, Minggu malam,” kata Hanung, Senin (7/4).

Tol Baleno kini menjadi jalur favorit bagi masyarakat Jambi dan sekitarnya dalam mendukung perjalanan mudik yang lebih cepat dan aman.

Ruas ini menghubungkan titik strategis dari Bayung Lencir ke Tempino, serta terintegrasi dengan koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Secara keseluruhan, Hutama Karya mencatat 180.722 kendaraan melintasi seluruh JTTS pada 6 April 2025, meningkat 93,91% dibandingkan trafik normal.

PT Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan optimal selama musim mudik dan balik.

@sepucukjambi.id wow, selama mudik lebaran tahun 2025, total ada 98 ribu lebih kendaraan yang melintas di jalan tol Bayung Lencir – Tempino Jambi… @Kementerian PU #jambipride #fypシ゚ #videotiktok #toljambi #toltempino #tolbayunglencir #tolbayunglencirtempino #jalantol #tolbaleno

♬ Wheels On The Bus (New Version) – Lingokids

Pengguna jalan tol juga diimbau untuk terus memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi: Instagram: @HutamaKaryaTollRoad Twitter/X: @HutamaKarya

Masyarakat juga dapat menggunakan call center di masing-masing ruas untuk update kondisi jalan dan pelayanan.(*)




Antisipasi Longsor, BPJN Siagakan Alat Berat di Jalur Sungai Penuh–Kerinci

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Untuk mengantisipasi potensi longsor di jalur rawan Sungai Penuh – Batas Tapan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi mendirikan Posko Siaga 2.5 di kilometer 12, tepatnya di kawasan puncak Kota Sungai Penuh.

Posko ini dilengkapi dengan 1 unit Backhoe Loader, 1 unit mobil Pick Up, serta operator yang selalu siaga di sekitar Posko Sapta Taruna.

Kehadiran posko ini menjadi sarana vital bagi pengendara dari arah Sungai Penuh, Bengkulu, hingga Tapan, terutama di musim hujan dan saat arus mudik Lebaran.

Rijal, Pengawas Lapangan PPK 2.5 BPJN Jambi, menyebutkan bahwa sebelum Lebaran 2025 sudah terjadi dua titik longsor di jalur nasional, yaitu di KM 18 dan KM 25.

Tanah longsor yang menutup badan jalan setinggi setengah meter berhasil dibersihkan menggunakan alat berat yang disiagakan.

“Jalur ini memang rawan longsor karena berdekatan dengan kawasan Bukit Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS),” kata Rijal, Senin (7/4).

Kepala BPJN Jambi, Ibnu Kurniawan, telah meninjau langsung posko siaga ini.

Posko dibangun sebagai bagian dari upaya tanggap darurat untuk mengamankan jalur nasional sepanjang 114 km di ruas Sungai Penuh–Kerinci yang menjadi tanggung jawab PPK 2.5.

Meski sarana dan prasarana masih bersifat swadaya, posko ini tetap dilengkapi dengan panggung jaga, kursi, tikar untuk beristirahat, musala, dan toilet umum.

Untuk penerangan malam, digunakan genset hingga pukul 22.00 WIB.

@sepucukjambi.id sejumlah alat berat disiagakan di posko mudik @kemenpu di Satker 2.5 Sungai Penuh – Batas Tapan sebagai antisipasi longsor yang kerap terjadi di wilayah tersebut… #toljambi #videotiktok #fypシ゚ #jambipride #sungaipenuh

♬ Manifest (with Novet) – ALIGN & Novet

Sejumlah pengguna jalan mengapresiasi keberadaan posko tersebut. Salah satunya, Romadhon, pengemudi dari Sungai Penuh yang hendak menuju Muko-Muko.

“Posko ini sangat membantu. Lokasinya strategis, parkirnya luas, dan bisa istirahat sambil menikmati pemandangan Sungai Penuh dari ketinggian,” ujarnya.(*)




Meski Gratis, Melintas di Tol Bayung Lencir–Tempino Tetap Butuh Kartu Tol

JAMBISeiring dengan mulai beroperasinya Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino (Baleno), pengelola tol mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar menyiapkan kartu tol elektronik saat melintas di ruas tersebut.

Meskipun tarif tol belum diberlakukan karena masih dalam tahap uji coba operasional, pengguna tetap diwajibkan memiliki kartu tol sebagai bagian dari persiapan sistem pembayaran yang akan diterapkan dalam waktu dekat.

Menurut Hanung Hanindito, Branch Manager Tol Baleno, kartu tol tetap diperlukan meski belum ada pungutan tarif.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran sistem transaksi elektronik saat uji coba selesai dan tarif resmi diberlakukan.

“Walaupun tarif untuk saat ini belum diberlakukan, pengguna jalan tol tetap harus memiliki kartu tol,” ujar Hanung.

Ia menambahkan bahwa, penggunaan kartu tol juga membantu pengelola dalam memonitor volume kendaraan serta meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna jalan.

Bagi pengendara yang belum memiliki kartu tol, pengelola menyediakan berbagai opsi pembelian dan registrasi.

“Harapannya, dengan adanya kartu tol ini, pengguna bisa merasakan kemudahan transaksi, terutama saat tarif sudah mulai diberlakukan,” lanjut Hanung.

Keberadaan kartu tol menjadi bagian dari transformasi menuju sistem transportasi modern dan efisien.

Pengelola Tol Baleno berharap pengguna jalan dapat segera menyiapkan kartu tol untuk mendukung kelancaran operasional dan memaksimalkan pelayanan ke depannya.(*)