Polres Bungo Raih Apresiasi di Konvensi Nasional SMSI, AKBP Natalena Dianugerahi Sahabat Pers

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat baru-baru ini menyelenggarakan Konvensi Nasional yang mengusung tema “SMSI Sinergi dalam Membangun dan Menegakkan Supremasi Hukum Menuju Indonesia Emas 2045”.

Acara tersebut berlangsung di The Jayakarta, pada Jumat (25/7/2025).

Konvensi ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, perwakilan dari Divisi Humas Polri, Kapuspenkum Kejaksaan Agung, serta berbagai elemen TNI, Ketua PWI Pusat Zulmansyah Sakedang, Ketua Umum Forum Pimpred, Sekjen SMSI Pusat, dan Ketua SMSI dari seluruh Indonesia. Tak ketinggalan, sejumlah tamu undangan lainnya juga turut memeriahkan acara ini.

Pada kesempatan tersebut, SMSI memberikan penghargaan Sahabat Pers kepada AKBP Natalena Eko Cahyono, yang menjabat sebagai Kapolres Bungo Polda Jambi.

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusinya yang luar biasa dalam membangun hubungan yang erat dengan media dan berkomitmen mendukung perkembangan industri pers di Provinsi Jambi.

AKBP Natalena, yang merupakan satu-satunya Kapolres Bungo yang meraih penghargaan ini, dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam menjalin hubungan baik dengan media.

Selain itu, penghargaan ini juga didasari oleh pengakuan terhadap keberhasilannya dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Selain itu, Jaksa Agung Dr. Burhanudin juga dianugerahi Anugerah PIN Emas atas kontribusinya dalam memperkuat supremasi hukum di Indonesia.

Anugerah ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmennya dalam mendukung terciptanya sistem hukum yang adil dan transparan di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sesi testimoni, AKBP Natalena Eko Cahyono mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar, serta SMSI yang telah menyelenggarakan acara ini dan memberikan penghargaan kepada Polres Bungo.

Dia menekankan pentingnya sinergi antara Polri, masyarakat, Kejaksaan, dan TNI dalam mendukung penegakan hukum untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Acara ini menjadi momentum bagi kami untuk semakin mempererat kerjasama antara semua pihak demi mencapai supremasi hukum di tanah air,” ujarnya.

AKBP Natalena juga menjelaskan tentang inovasi pelayanan publik di Polres Bungo, yang kini menggunakan aplikasi berbasis parameter waktu untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.

Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat dengan cepat melaporkan kejadian atau meminta bantuan, serta memantau respon petugas Polres Bungo dalam waktu nyata.

“Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan petugas untuk sampai ke lokasi kejadian. Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir tepat waktu dan memberikan pelayanan terbaik,” jelas AKBP Natalena.

Melalui aplikasi yang dapat diunduh di Play Store dengan kata kunci Bungo Prestasi, masyarakat dapat melaporkan kejadian dan memberikan penilaian terhadap pelayanan yang diterima, yang kemudian menjadi dasar evaluasi kinerja personel Polri di Polres Bungo.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) adalah sebuah organisasi yang menaungi lebih dari 2.600 perusahaan media daring yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebagai Konstituen Dewan Pers, SMSI memiliki peran penting dalam pengembangan media digital di Indonesia. Diakui sebagai organisasi media siber terbesar, SMSI bahkan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) serta pengakuan dari Menteri Pariwisata RI sebagai organisasi media siber terbesar di dunia.

SMSI tidak hanya berfokus pada perkembangan media, tetapi juga mempromosikan semangat Pers Pancasila sebagai landasan dalam mengembangkan media untuk bangsa.(*)




DPR RI : Wali Kota Maulana Komunikatif, Penanganan Banjir Makin Terarah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, Dr. Edi Purwanto, S.H.I., M.Si., dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) ke sejumlah lokasi proyek pengendalian banjir di Kota Jambi, pada Sabtu (26/7/2025).

Kunjungan tersebut difokuskan untuk meninjau kawasan anak sungai dan progres pembangunan kolam retensi yang saat ini tengah dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI sebagai bagian dari upaya strategis pengendalian banjir di wilayah Kota Jambi.

Turut hadir mendampingi dalam kunjungan lapangan ini, Anggota DPRD Kota Jambi Fraksi PDI Perjuangan, Maria Magdalena, Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera VI, Hariyo Priyambodo, beserta jajaran, serta Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana.

Beberapa titik strategis yang menjadi lokasi peninjauan antara lain berada di sekitar Jembatan Kupu-kupu, kawasan pedestrian Tugu Keris Siginjai, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru.

Selain itu, rombongan juga meninjau satu unit kolam retensi yang terletak di belakang Kantor Inspektorat Kota Jambi.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pembangunan infrastruktur penanggulangan banjir, demi menciptakan Kota Jambi yang lebih aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana hidrometeorologi.

Usai melakukan peninjauan, Wali Maulana menyampaikan keterangannya kepada awak media.

Ia mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota dalam mendukung pendanaan pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.

Namun demikian, dirinya menegaskan bahwa koordinasi akan terus diperkuat, khususnya bersama para wakil rakyat asal Provinsi Jambi yang duduk di DPR RI.

“Kami akan terus meminta dukungan penuh dari para Anggota DPR RI asal Jambi, karena merekalah wakil kita yang menyuarakan aspirasi daerah di tingkat pusat,” ujarnya.

Wali Kota Maulana juga mengungkapkan bahwa selain persoalan penanganan banjir, masih banyak agenda pembangunan lain yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan tingkatan pemerintahan.

Beberapa di antaranya adalah rencana pembangunan fly over serta upaya peningkatan status jalan nasional agar dapat diperlebar dan mendukung mobilitas yang lebih baik.

“Dengan adanya kolaborasi seperti saat ini, semua terasa lebih ringan dan efisien dalam mewujudkan pembangunan. Kota ini akan terus tumbuh bersama, berkat sinergi dan dukungan semua pihak,” ungkapnya optimis.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto, turut pula menyampaikan optimismenya terhadap upaya penanggulangan banjir di Kota Jambi.

Menurutnya, saat ini sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah telah menunjukkan komitmen nyata, salah satunya melalui penganggaran dana sebesar Rp75 miliar yang akan digunakan untuk pembebasan lahan di kawasan terdampak.

“Persoalan banjir ini bukan hanya terjadi di Kota Jambi, tapi juga menjadi masalah banyak kota di Indonesia. Namun, dengan kolaborasi yang solid antara daerah dan pusat, kita berharap Kota Jambi bisa menjadi kota pertama yang tuntas mengatasi persoalan banjir. Inilah esensi kehadiran negara, bergotong royong menyelesaikan setiap masalah, terutama yang menjadi keluhan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kunjungan lapangan kali ini dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan salah satu kolam retensi yang menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir di Kota Jambi.

“Melalui peninjauan ini, kita ingin memastikan bahwa program berjalan tepat sasaran. Kita juga akan terus mengevaluasi titik-titik lain yang memungkinkan untuk diintervensi, agar penanganan banjir di Kota Jambi benar-benar tuntas,” pungkas Edi Purwanto.

Selain itu, Edi Purwanto juga mengungkapkan bahwa terdapat tambahan anggaran sebesar Rp144 miliar dari pemerintah pusat yang dialokasikan untuk mendukung penanganan banjir di Kota Jambi.

Anggaran tersebut menjadi bagian dari komitmen nasional dalam memperkuat infrastruktur daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan banjir yang terus berulang.

“Sebagai Anggota Komisi V DPR RI, saya bersama Pak Bakri memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong agar infrastruktur di Jambi semakin baik, terutama dalam mengatasi permasalahan banjir yang menjadi keluhan utama masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, sinergi lintas pemerintahan ini dapat menjadi momentum penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Provinsi Jambi, tidak hanya terkait banjir semata.

“Mudah-mudahan kolaborasi ini menjadi titik tolak bagi kita semua dalam menuntaskan berbagai permasalahan di Provinsi Jambi, baik itu banjir maupun isu-isu strategis lainnya,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Edi Purwanto juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Wali Kota dokter Maulana, yang dinilainya sangat komunikatif dan proaktif dalam membangun koordinasi, baik dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Wali yang selalu aktif berkoordinasi. Enggak apa-apa, Pak, demi kemaslahatan masyarakat Kota Jambi memang harus seperti itu,” ujarnya dengan nada penuh dukungan.

Menurut Edi, sikap terbuka dan kolaboratif seperti yang ditunjukkan Wali Kota Maulana merupakan kunci dalam mempercepat pembangunan dan menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat di daerah.

Kepada pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) selaku leading sector dalam pelaksanaan proyek, Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan secara menyeluruh.

“Saya minta agar seluruh pekerjaan ini benar-benar mengedepankan kualitas terbaik. Jangan sampai muncul persoalan di kemudian hari akibat pekerjaan yang tidak sesuai standar,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kecepatan pelaksanaan proyek, serta pendekatan yang humanis dalam proses pembebasan lahan.

Menurutnya, rekayasa sosial harus dijalankan dengan bijak agar partisipasi masyarakat tumbuh secara alami.

“Dari sisi kecepatan kerja juga saya minta untuk terus ditingkatkan. Termasuk dalam hal pembebasan lahan, perlu dilakukan pendekatan yang humanis. Masyarakat harus diajak tumbuh kesadarannya, bahwa kota ini milik kita bersama, dan setiap persoalan harus diselesaikan secara gotong royong,” pungkas Edi.

Sementara itu, Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera VI, Hariyo Priyambodo menjelaskan progres pekerjaan yang sudah berjalan 20 persen.

Ia menyebut lingkup pengerjaan dalam penanganan banjir di kota Jambi ada 12 kilometer disepanjang Sungai Asam dan satu buah kolam retensi seluas 9 hektar.

“Sejauh ini untuk progresnya baru 20 persen, karena masih ada kendala dengan pembebasan lahan di sepanjang Sungai Asam,” singkatnya.

Sebagai informasi, target pengerjaan ini akan selesai pada Mei tahun 2026 mendatang. Hasil pengerjaan ini diprediksi akan mengurangi dampak banjir 60 hingga 70 persen.(*)




Resmikan Gedung Baru Sekolah SMK Muhamadiyah Kota Jambi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Komitmen Pemerintah Dalam Membangun Generasi Yang Kuat dan Hebat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr.H. Maulana, M.K.M, menghadiri Peresmian Gedung Baru SMK Muhamadiyah Kota Jambi, yang berada di Jl. Guntur, RT 02, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, pada Kamis pagi (24/7/2025).

Prosesi peresmian pada Gedung Baru milik SMK Muhamadiyah Kota Jambi itu diresmikan langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed yang turut disaksikan oleh tamu kehormatan yang hadir. Diantaranya, Anggota DPR RI Rocky Candra, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, dan Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, S.E.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah R.I. Abdul Mu’ti mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pembangunan SMK Muhammadiyah kota Jambi ini yang termasuk dalam akreditasi unggul.

Ia juga menegaskan, bahwa kedepan masih diperlukan lebih banyak lagi sekolah-sekolah unggul dan bermutu. Termasuk sekolah-sekolah Muhammadiyah yang memang harus terus di kembangkan sehingga menjadi tempat-tempat pendidikan yang unggul secara teoritik.

“Karena itu tidak ada pilihan lain bagi kita dan semua sekolah agar menunjang sarana prasarana yang lengkap, dari segi guru berkualitas agar pembelajaran turut berkualitas, sehingga menghasilkan lulusan yang juga akan berkualitas,” tegasnya.

“Tidak ada sesuatu yang bisa kita raih dengan mudah tapi tidak ada yang tidak bisa kita lakukan dengan izin Allah dan dengan Ikhtiar yang sungguh-sungguh. Oleh karena itu, saya menegaskan selalu melakukan inovasi untuk peningkatan wawasan dan mencari gagasan-gagasan baru untuk pembaharuan dalam melakukan gerakan Muhammadiyah di semua bidang,” lanjutnya.

Dirinya juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam membangun generasi yang kuat dan hebat, sesuai dengan salah satu Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI).

“Dengan ketersediaan anggaran terbatas, Bapak Presiden telah menugaskan kepada kami untuk terus memperbaiki sarana prasarana pendidikan. Maka dari itu, tugas-tugas ini tidak dapat kami selesaikan sendiri, sehingga kami memiliki strategi dengan harapan penuh kerendahan hati meminta dukungan semuah pihak yang kita sebut dengan partisipasi semesta. Yaitu Kolaborasi anatara Pemerintah Pusat dan Daerah, termasuk kerja sama bersama Muhamadiyah dan lembaga lainnya, sehingga terwujudnya layanan pendidikan yang terbaik,” ujarnya.

“Karena itu kami memiliki program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari tingkat taman kanak-kanak dan sudah ada MOU dengan lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Indonesia yang secara bertahap kita wujudkan mulai tahun pelajaran 2025-2026,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mu’ti juga menjelaskan konsep wajib belajar 13 tahun tersebut, yang turut mengenalkan pembelajaran matematika berkonsepkan hitung-hitungan dengan menyajikan konsep menggembirakan terhadap anak.

“Oleh karena itu, saya juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini melalui tujuh kebiasaan anak indonesia hebat,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan, bahwa akan kembali mengundang Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti untuk meresmikan taman-taman Sekolah di Kota Jambi sebagai bagian dari literasi dan numerasi yang merupakan kemampuan atau kecakapan dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan matematika dengan percaya diri di seluruh aspek kehidupan.

“Hal ini menjadi prioritas program unggulan Pemerintah Pusat yang pastinya akan kami dukung penuh,” ujarnya.

“Maka, dalam hal ini kami telah menjalankannya di Sekolah Dasar (SD) Negeri 47 sebagai taman literasi dan numerasi untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan membahagiakan bagi anak-anak didik,” lanjutnya.

Ia juga menekankan, dengan literasi dan numerasi, pendidikan berbasis pembelajaran STEM yang mengintegrasikan Sains (Science), Teknologi (Technology), Rekayasa (Engineering), dan Matematika (Mathematics) dalam satu kesatuan, sehingga yang selama ini dianggap sulit menjadi menyenangkan.

“Sehingga opini matematika susah itu tidak ada lagi, yang ada pembelajaran menyenangkan bagi anak-anak sebagai peserta didik,” tekannya.

Sebagai sahabat sejak lama antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti dan Wali Kota Jambi Maulana, tentunya berbagai program di dunia pendidikan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dapat berjalan dan saling mendukung satu dengan yang lain, sehingga dapat berdampak terhadap generasi yang unggul dimasa depan.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan, Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Provinsi Jambi, Eko Kuntarto mengatakan dalam peresmian hari ini ada 6 gedung baru, yang sebelumnya merupakan daerah genangan hanya memiliki 4 ruang sekolah yang belum layak.

“Alhamdullilah berkat bantuan Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan kami diberi hibah untuk mendirikan gedung sekolah SMK ini dan juga Anggota DPR RI Pak Rocky Candra yang waktu itu menuangkan ide, sehingga berdirilah sekolah ini tidak begitu lama,” katanya.

Dikesempatan itu, dirinya juga menjelaskan Sekolah Muhammadiyah di Provinsi Jambi mulai tingkat SD/MI sampai dengan SMA/SMK saat ini berjumlah 33 Sekolah yang terus berkembang, dengan jumlah siswa mencapai 4.500 siswa/i.

“Jumlah ini berkembang pesat sejak tahun 2021 hingga 100 persen. Namun, belum diimbangi dengan kesejahteraan tenaga pendidik yang memiliki semangat untuk mengajar,” jelasnya.

“Maka dari itu, dengan hadirnya Bapak Menteri hari ini kami berharap bisa turut mendorong terkait dengan kesejahteraan tenaga pendidik di Sekolah Muhamadiyah Provinsi Jambi. Termasuk dengan sarana dan prasarana di Sekolah, sehingga dapat memberikan fasilitas-fasilitas yang layak di berbagai sektor,” singkatnya.

Sebagai rangkaian dari peresmian bangunan gedung baru tersebut, turut dilakukan Penandatanganan Prasasti sebagai tanda diresmikannya Sekolah Muhamadiyah oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dan ditutup dengan penyerahan bantuan pemerintah secara simbolis kepada Sekolah SMK Muhamadiyah Kota Jambi.

Turut hadir dikesempatan itu, Direktur Jendral Pendidikan Vokasi Layanan Khusus Tatang Muttagin, Staf Khusus Menteri Bidang Manajemen dan Kelembagaan Didik Suhardi, Kepala Dinas Pendidikan Mulyadi, Camat Jambi Timur Arkham Syukri, Ketua Pimpinan Wilayah Muhamadiyah (PWM) Jambi Suhaiki Chan beserta jajaran dan Kepengurusan Tenaga Didik Sekolah Muhamadiyah Kota Jambi.(*)




Gibran Minta Kementan Tuntaskan PR Industri Gula, Target Swasembada 2027

BANYUWANGI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meminta Kementerian Pertanian (Kementan) segera menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) di sektor industri gula.

Pemerintah menargetkan swasembada gula nasional pada tahun 2027 sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan nasional.

Permintaan tersebut disampaikan Wapres saat berdialog langsung dengan petani tebu di perkebunan tebu Jolondoro, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (23/6/2025).

“Kami ingin menyelesaikan ini semua, ini masih jadi PR kita bersama. Pemerintah berkomitmen penuh agar produksi gula bisa sukses seperti beras. Swasembada pangan adalah fokus utama Presiden Prabowo Subianto,” ujar Gibran.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang turut hadir, menyampaikan bahwa pemerintah tengah melakukan percepatan pembenahan industri gula nasional, mulai dari sektor hulu seperti benih dan sistem tanam, hingga ke hilir termasuk proses distribusi dan penjualan.

“Kami ingin sistem ini menjadi lebih baik dan benar-benar menguntungkan petani tebu di lapangan,” jelas Amran.

Menurutnya, produksi gula nasional menunjukkan tren positif. Pada kuartal pertama tahun 2025, capaian produksi gula telah mencapai sekitar 50 persen dari target tahunan. Hal ini memberikan optimisme dalam mencapai target swasembada gula 2027.

“Ke depan, kami akan menjadikan tanaman tebu sebagai komoditas utama di lahan-lahan perkebunan milik negara maupun swasta. Mudah-mudahan swasembada gula putih bisa tercapai lebih cepat,” tambahnya.

Dalam kunjungan kerja selama dua hari di Banyuwangi (23–24 Juni 2025), Wapres Gibran didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Mentan Andi Amran Sulaiman, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Kunjungan diawali dengan panen tebu di area PT Industri Gula Glenmore (IGG), yang dilanjutkan dengan sesi dialog bersama puluhan petani tebu.

Dialog ini menjadi wadah aspirasi sekaligus sarana penguatan komitmen antara pemerintah pusat dan petani dalam membangun ekosistem industri gula nasional yang berkelanjutan.(*)




PT SAS Diduga Langgar Tata Ruang Jambi, DPR RI Siap Panggil Direksi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi stockpile batu bara milik PT SAS di kawasan Aurduri, Jambi, pada Kamis (19/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bambang menyoroti ketidaksesuaian lokasi stockpile dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Jambi, serta potensi ancaman pencemaran lingkungan yang ditimbulkan.

Menurut Bambang, lokasi stockpile berada di kawasan yang secara resmi masih tercatat sebagai wilayah permukiman dalam Peraturan Daerah tentang RTRW Kota Jambi.

“Ini jelas tidak sesuai dengan peruntukan lahan. Karena itu, kami akan memanggil Direksi PT SAS, PT RMK, serta pihak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi untuk memberikan penjelasan menyeluruh terkait perizinan operasionalnya,” ujar Bambang di sela sidak.

Selain persoalan tata ruang, Komisi XII DPR juga menyoroti potensi pencemaran lingkungan, khususnya terhadap kualitas air baku dari intake PDAM yang berada tak jauh dari lokasi.

Diketahui, jarak stockpile batu bara hanya ratusan meter dari intake Aurduri milik Perumda Tirta Mayang Kota Jambi, yang menyuplai air bersih bagi lebih dari 24.000 rumah tangga di kawasan Alam Barajo hingga Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.

Anggota Komisi XII DPR RI dari Dapil Jambi, Syarif Fasha, yang turut hadir dalam sidak, memperingatkan PT SAS agar mematuhi aturan yang berlaku.

“Saya ingatkan PT SAS untuk mematuhi aturan ya. RTRW Kota Jambi belum berubah, kawasan Penyengat Rendah itu dalam RTRW-nya merupakan kawasan permukiman,” tegas Fasha.

Ia menambahkan, kehadiran stockpile batu bara di dekat sumber air baku merupakan masalah serius yang tidak bisa ditoleransi.

“Pemerintah daerah dan perusahaan harus mengambil langkah segera sebelum dampaknya meluas ke masyarakat,” ujarnya.

Komisi XII DPR RI berencana menggelar rapat kerja khusus dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pihak perusahaan, Pemkot Jambi, dan Pemprov Jambi, guna melakukan klarifikasi dan evaluasi terhadap keberadaan stockpile tersebut.(*)




DPR RI Ingatkan PT SAS Soal Aturan Tata Ruang, Fasha: Ini Menyangkut Keselamatan Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Rencana pembangunan stockpile batu bara oleh PT Sumber Alam Sumatera (PT SAS) di kawasan Aur Kenali, Telanipura, Kota Jambi , menuai penolakan dari warga.

Lokasi yang direncanakan berada di dekat permukiman padat dan intake air bersih, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan dan kesehatan.

Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha, menyatakan bahwa kawasan yang dipilih PT SAS hingga kini masih berstatus sebagai zona pemukiman, sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang berlaku.

“Sepengetahuan saya, status RTRW-nya belum berubah. Itu masih termasuk kawasan pemukiman, dan di dekat situ juga ada intake air,” kata Fasha, Kamis (19/6/2025).

Debu Batu Bara Dikhawatirkan Ancam Kesehatan Warga

Penolakan warga terhadap proyek ini didasari oleh kekhawatiran akan penyebaran debu batu bara, yang bisa berdampak langsung pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat sekitar.

Selain itu, keberadaan intake air yang cukup dekat dari lokasi rencana stockpile juga dikhawatirkan terkontaminasi oleh aktivitas tambang.

Profil PT SAS dan Aktivitas Tambangnya

Berdasarkan data dari situs resmi modi.esdm.go.id, PT SAS beralamat di Jl. Lintas Jambi–Muara Bulian Km 12, RT 07/01, Dusun Kenali Kecil, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.

Perusahaan ini mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) dengan nomor 54/1/IUP/PMA/2017, berlaku sejak 17 Oktober 2017 hingga 29 Mei 2028. Saat ini, PT SAS sudah memasuki tahap operasi produksi dengan wilayah tambang seluas 1.273 hektare di Kabupaten Sarolangun.

Dalam struktur kepemilikan saham, 99,75 persen saham dikuasai PT Artha Nusantara Mining, sementara sisanya 0,25 persen dimiliki PT Artha Nusantara Resources.

Bangun Jalan Khusus Batu Bara, Tapi Terkendala Lahan

PT SAS juga diketahui sedang membangun jalan khusus batu bara sepanjang 105 kilometer dari Sarolangun ke Mendalo Laut. Tahap pertama, dari Tempino ke Mendalo Laut, sudah dalam pengerjaan.

Perusahaan juga berencana membangun underpass karena stockpile berada di seberang jalan nasional. Namun, proyek ini masih terkendala pembebasan lahan seluas 3 hektare di kawasan Aur Kenali, yang kini menjadi polemik di tengah masyarakat.

Status Terminal dan Izin Usaha Dipertanyakan

Meski memiliki Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang tercatat di Kementerian Perhubungan, izin usaha PT SAS dalam data tersebut tercatat untuk sektor pertanian, bukan tambang. Hal ini memunculkan pertanyaan publik soal konsistensi perizinan.

Desakan Revisi dan Evaluasi

Sejumlah warga dan tokoh masyarakat mendesak pemerintah untuk meninjau ulang proyek ini, mempertimbangkan ulang lokasi, serta menyesuaikan dengan tata ruang dan daya dukung lingkungan.

tiktok embed code

DPR RI melalui Komisi XII pun meminta pemerintah daerah tidak gegabah dalam memberikan izin dan menekankan pentingnya memprioritaskan keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.(*)




Walikota Maulana: Jamsostek untuk Pekerja Rentan adalah Bentuk Keadilan Sosial

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat komitmen dalam memperluas perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi pekerja nonformal melalui program Kampung Bahagia, yang menjadi bagian dari strategi Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di tingkat kota.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa perlindungan sosial harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pekerja rentan yang selama ini belum terjangkau jaminan ketenagakerjaan.

“Kami ingin memastikan bahwa pekerja nonformal seperti pelaku UMKM, pengemudi ojek, hingga petugas syara’ mendapatkan hak perlindungan sosial yang sama. Ini adalah bagian dari keadilan sosial dan bentuk negara hadir di tengah masyarakat,” ujar Maulana, Kamis 22 Mei 2025.

Program Kampung Bahagia yang digagas Pemkot Jambi akan menyasar hingga tingkat Rukun Tetangga (RT), untuk memastikan bahwa jaminan sosial benar-benar menyentuh unit terkecil masyarakat.

Pada Mei 2025, Pemkot Jambi menargetkan peluncuran perlindungan Jamsostek untuk 1.300 petugas syara’, melanjutkan program yang sebelumnya telah menyasar 3.000 pekerja rentan dari sektor UMKM dan transportasi nonformal.

Langkah ini dinilai sebagai inovasi daerah dalam mendukung perluasan jaminan sosial, sejalan dengan target nasional dalam perluasan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara menyeluruh.(*)




Launching Akbar Jamsostek 2025, Kota Jambi Jadi Rujukan Nasional Perlindungan Pekerja Rentan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi meluncurkan program akbar bantuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi tenaga kerja rentan dan pekerja keagamaan, Kamis (22/5).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perluasan perlindungan sosial, serta masuk dalam agenda strategis pembangunan nasional (Asta Cita).

Program ini menyasar hampir 4.000 penerima manfaat, terdiri dari 3.000 pekerja rentan seperti buruh harian lepas, sopir, tukang parkir, dan pelaku UMKM, serta 1.316 pekerja keagamaan yang tergabung dalam program “Kampung Bahagia”.

Bantuan yang diberikan berupa perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Deputi Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan RI, Hendra Novriansah, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Jambi.

“Apresiasi kami luar biasa. Ini langkah awal yang konkret dari Pemkot Jambi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program ini bahkan bisa menjadi rujukan nasional untuk perlindungan pekerja rentan di daerah lain,” ujar Hendra.

Total manfaat yang diberikan mencapai lebih dari Rp56 miliar, mencakup santunan kematian minimal Rp42 juta, serta manfaat kecelakaan kerja hingga Rp70 juta.

Selain itu, ahli waris juga berhak atas beasiswa pendidikan untuk dua anak hingga jenjang kuliah.

Program ini merupakan bagian dari realisasi 100 hari kerja Wali Kota Jambi, dan menunjukkan keberpihakan nyata pemerintah terhadap para pekerja nonformal yang selama ini belum terjamah perlindungan sosial negara.(*)




Wamen dan Gubernur Kompak Puji Walikota Jambi, Bima Arya : Inovasi Walikota Jambi Layak Jadi Percontohan Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Menteri (Wamen) Dalam Negeri Republik Indonesia Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi luar biasa terhadap penyelenggaraan Pemilihan Ketua RT (Pilkate) Serentak di Kota Jambi.

Dalam sambutannya di hadapan ribuan Ketua RT terpilih dan jajaran Pemkot Jambi, Wamen menyebut bahwa apa yang dilakukan oleh Wali Kota Jambi merupakan sebuah inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.

Sebagai mantan Wali Kota dua periode, eks Ketua APEKSI dan saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya mengaku baru kali ini menyaksikan pemilihan Ketua RT serentak yang tidak hanya demokratis, tetapi juga dikemas dalam bentuk pembinaan dan penguatan kapasitas.

Karena selain dilantik sebagai Ketua RT dan Pemangku Adat di wilayahnya, Ketua RT itu juga akan mengikuti retret (pembekalan) dari berbagai stakeholder terkait degan tugas-tugas RT.

“Inovasi ini akan saya laporkan langsung kepada Bapak Menteri dan Bapak Presiden. Karena belum pernah saya menyaksikan acara sebesar ini, bukan hanya pelantikan, tetapi juga retret Ketua RT serentak. Ini sungguh menjadi sejarah baru,” ungkapnya, Selasa (20/5/2025) dalam acara pelantikan Ketua RT serentak se-Kota Jambi.

Ia mengapresiasi dua hal utama dalam pelaksanaan Pilkate Kota Jambi.

Pertama, pelaksanaan berjalan dengan demokratis.

“PSU-nya pun hanya tujuh titik. Ini menandakan Kota Jambi teleh dewasa dalam berdemokrasi,” katanya.

Kedua, Pilkate dilaksanakan dengan pembiyaan secara swadaya. “Dengan anggaran yang sangat minim, Kota Jambi mampu menyelenggarakan pemilihan yang partisipatif dan tertib. Saya bangga menjadi bagian dari momentum sejarah ini,” tegasnya.

Wamen juga menyoroti makna penting dari penyelenggaraan secara serentak. Menurutnya, keserentakan bukanlah sekedar simbol atau seremonial belaka, tetapi bentuk strategi sinergi pemerintahan dari tingkat kota hingga ke lingkungan terkecil.

“Ini bukan gimmick. Ini adalah strategi kesinambungan program. Agar arah pembangunan dari pusat hingga ke tingkat RT bisa nyambung dan saling menguatkan,” tambahnya.

Kata Wamen, peran Ketua RT sangat penting, karena RT merupakan ujung tombak yang memahami karakteristik wilayah ditingkat dasar, oleh karenanya peran RT harus diperkuat.

“Ketua RT hari ini adalah ujung tombak pemerintahan. Mereka paling paham kondisi warga. Mereka tahu siapa yang putus sekolah, siapa yang butuh pekerjaan, hingga siapa yang harus disantuni. RT bukan hanya ujung tombak, tapi juga seringkali jadi ‘ujung tombok’. Maka, mereka harus kita perkuat,” ujarnya disambut tepuk tangan.

Wamen juga mengapresiasi inisiatif Pilkate yang diselaraskan dengan penguatan wilayah melalui program Kampung Bahagia, dimana setiap RT akan mendapatkan bantuan pembiyaan program pembangunan langsung untuk RT.

“Terobosan pak Wali Kota bukan hanya pemilihan serentak, pelantikan serentak, bukan juga retret saja, tapi juga bantuan dana untuk RT, yang insyaAllah tahun ini akan dilakukan piloting atau uji coba yang akan dimulai di 67 RT,” kata Wamen.

Ia juga berpesan agar Ketua RT dapat mengelola keuangan RT nya secara transparan dan tepat sasaran.

“Semoga Bapak/Ibu sekalian sebagai ujung tombak ini bisa menjadi yang terdepan menjalankan program-program pro rakyat sebagaimana cita-cita Bapak Presiden Prabowo yaitu, rakyat bisa makan dan sehat ; rakyat bisa mendapatkan pendidikan ; dan rakyat bisa mendapatkan perkerjaan. Targetnya membawa Indonesia menjadi negara maju 2045,” tekannya.

Diakhir amanatanya, Wamen kembali menegaskan apresiasinya atas Pilkate ini. Ia menyebut Pilkate Kota Jambi layak menjadi percontohan.

“Pak Wali, pak gubernur titip inovasi ini menjadi best practices, untuk percontohan bagi daerah-daerah lainnya,” pesannya.

“Selamat kepada Kota Jambi. Ini bukan hanya sukses Pilkate, tapi juga sukses menciptakan sejarah baru bagi Indonesia,” pungkas Wamendagri itu.

Selain memberikan arahan, Wamen Bima Arya juga berkesempatan memasang pin kepada perwakilan Ketua RT yang dilantik.

Seblumnya Wali Kota Jambi Maulana mengungkapkan, pemilihan dan pelantikan Ketua RT serentak ini dilatarbelakangi apa yang dilakukan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto beberapa waktu lalu yang dinilai sebagai bukti konkret penguatan demokrasi dari tingkat komunitas.

“Mudah-mudahan Ketua RT dengan masa jabatan yang sama dengan Kepala Daerah selama 5 tahun, sebagai Garda Terdepan di tengah-tengah masyarakat ini menjadi titik awal untuk sinergi bersama-sama dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia, yang tentunya sejalan dalam pembangunan Provinsi dan Nasional,” ungkap Maulana.

Terkait dengan program Kampung Bahagia 100 juta per RT, Maulana menjelaskan, terlebih dahulu akan ada 67 RT sebagai percontohan, sebelum dilakukan menyeluruh terhadap RT se-Kota Jambi.

“Kita akan terus sosialisasikan ditahun ini dan 67 sebagai pilot project, sehingga di tahun berikutnya seluruh persiapannya telah berjalan dengan matang akan diterapkan menyeluruh di semua RT,” jelasnya.

Retret dilakukan, jelas Maulana, juga merupakan ajang silahturahmi dan sebagai ajang pertukaran inovasi antar Ketua RT, sehingga bisa bersama-sama mewujudkan pembangunan melalui program pusat hingga daerah.

Tercatat sebagai sejarah demokrasi di Indonesia, Maulana juga menyebut, Pelaksanaan Pemilihan Ketua RT serentak ini akan di filmkan oleh sutradara Nasional yang tertarik kepada tahapan proses perjalanan demokrasi lokal di kota Jambi.

“Saya telah meminta film yang dibuat ini sebagai lokasinya tetap di kota Jambi, sebagai pemanfaatan ajang promosi daerah dari berbagai bidang, dan merangkul para Ketua RT sebagai pemain yang merupakan pelaku sejarah,” sebutnya.

Dirinya berharap, dengan telah dilantik dan dikukuhkan nya Ketua RT sebagai pemangku adat dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus melakukan sinergi bersama pemerintah.

“Kami bersama DPR sedang menyusun Peraturan Daerah tentang Hukum Adat yang nantinya akan diberlakukan dalam pelaksanaannya, sehingga jika ada masalah di tingkat RT sengketa kecil cukup diselesaikan dengan hukum adat di mana pemangku adatnya para ketua RT melalui Restorasi Justice,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menyinggung terkait pentingnya pendidikan anak usia dini melalui Posyandu yang turut membutuhkan peran dari Ketua RT.

“Kita telah memiliki Tim Pembina Posyandu hingga tingkat Kelurahan, yang juga merupakan ujung tombak bagi anak-anak generasi bangsa, yang kini memiliki enam SPM tidak hanya bidang kesehatan, namun juga segi pendidikan. Maka dari itu, sebagai Garda terdepan, peran Ketua RT sangat penting,” ucap Maulana.

“Dengan dipilih langsung oleh masyarakat, saya yakin yang terpilih adalah yang terbaik untuk menjalankan program yang dimulai dari bawah. Kuncinya adalah kebersamaan dan gotong royong agar sama menyukseskan apa yang kita inginkan untuk memberikan yang terbaik bagi tanah pilih pusako batuah,” ppungkas Maulana.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jambi Al Haris juga turut mengungkapkan kebanggaannya atas gebrakan Pemilihan Ketua RT serentak yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dibawah kepemimpinan Maulana-Diza.

“Pemilihan telah berlangsung sukses, dan kedepannya bagaimana para Ketua RT yang saat ini baru dilantik benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat, sehingga terbangunlah sistem pemerintahan yang kuat di Kota Jambi dan menjadi Etalase, khususnya bagi daerah-daerah di Provinsi Jambi,” ungkap Al Haris.

Al Haris juga mengatakan, pentingnya keberadaan lembaga adat ditengah-tengah masyarakat, yang saat ini di kota Jambi perannya telah ada dipundak para Ketua RT yang telah turut dikukuhkan sebagai pemangku adat.

“Peran Ketua RT ini kedepan berat karena juga sebagai Pemangku Adat. Kita berhadap Pak Maulana akan terus bisa menjaga kerja sama yang baik ini,” kata Gubernur.

“Terselenggaranya Pemilihan Ketua RT yang baik secara proses ini membuktikan demokrasi lokal di kota Jambi berjalan. Selamat bertugas bagi bapak ibu semua. Semoga dilakukan retret ini begitu membekas, pertanda bahwa kita sebagai anak bangsa yang ingin merekatkan rasa cinta kita, semangat kita untuk membangun daerah kita masing-masing,” singkat Gubernur Jambi Al Haris.

Dengan telah dilantik dan dikukuhkan nya para Ketua RT se-Kota Jambi ini membuktikan komitmen 1.650 Ketua Rt telah siap bersinergi bersama Pemkot Jambi guna mendukung program visi-misi Kota Jambi Bahagia secara akuntabilitas dan transparansi yang melibatkan semua elemen masyarakat.

Dalam Retret yang digelar selama satu hari itu, Wali Kota Maulana juga turut menjadi Narasumber utama yang memaparkan terkait Ketua RT sebagai Garda Terdepan Membangun Kota Jambi Bahagia.

Diikuti Kapolresta Jambi Kombes Pol Sutan Binanga Siregar, Panit Subnit Identifikasi Unit Idensos Satgaswil Jambi Densusu 88 AT Polri Sudiro, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jambi Sukiman, mewakili Ketua LAM Provinsi Jambi Datuk Hasan Basri Hamid, Kepala BNN Kota Jambi Kombes Pol Katino, mewakili Dandim 0415/Jambi Marliaus Paser, mewakili Kajari Jambi Heru Duwi Admojo, Anggota DPRD Kota Jambi Zayadi yang memberikan pemaparan terkait tupoksi dibidang masing-masing.

Dalam pelaksanaan retret tesebut, bersama Kementerian HAM dan BNN, Wali Kota Jambi Maulana juga turut melaunching barcode Call Center dan Laduan HAM sebagai penguatan kapasitas HAM.

Serta Deklarasi Ketua RT mewujudkan Kota Jambi Bersih Narkoba (Bersinar).

Turut hadir pada pelantikan Ketua RT tersebut, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, Kakan Kemenag Kota Jambi Abd Rahman, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, serta tamu undangan lainnya.

Sebagai apresiasi Pemerintah Kota Jambi terhadap Pemilihan Ketua RT yang telah berjalan aman dan lancar, Pemerintah Kota juga turut memberikan penghargaan kepada kategori pelaksanaan Pemilihan terinovasi, sebagai berikut:

1. RT 01, Kelurahan Kasang Jaya

2. RT 14, Kelurahan Kenali Asam

3. RT 02, Kelurahan Cempaka Putih

4. RT 26, Kelurahan Simpang IV Sipin

5. RT 20, Kelurahan Sungai Asam

6. RT 21, Kelurahan Sungai Putri

7. RT 02, Kelurahan Arab Melayu

8. RT 13, Kelurahan Simpang Rimbo

9. RT 03, Kelurahan Talang Bakung

10. RT 06, Kelurahan Tanjung Raden

11. RT 10, Kelurahan Pasir Putih.(*)




Libur Waisak 2025, Volume Kendaraan di JTTS Naik 7,18 Persen

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama libur dan cuti bersama Hari Raya Waisak 2025.

Pada Jumat, 9 Mei 2025, total kendaraan yang melintasi JTTS mencapai 82.696 kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 7,18 persen dibandingkan trafik normal.

Berdasarkan data yang dirilis perusahaan, lonjakan tertinggi terjadi pada ruas Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) yang mencatat peningkatan 21,31 persen dari trafik normal.

Sementara itu, ruas Tol Pekanbaru – Dumai menjadi jalur dengan volume lalu lintas (VLL) tertinggi, yaitu 15.885 kendaraan, disusul oleh Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung dengan 14.656 kendaraan dan Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih sebanyak 14.351 kendaraan.

Berikut rincian lengkap trafik kendaraan di setiap ruas JTTS pada 9 Mei 2025:

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung: 14.656 kendaraan (+5,66%)

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih: 14.351 kendaraan (+1,04%)

  • Tol Betung – Tempino – Jambi: 6.094 kendaraan (+9,15%)

  • Tol Bengkulu – Taba Penanjung: 1.692 kendaraan (+3,61%)

  • Tol Pekanbaru – Dumai: 15.885 kendaraan (+7,16%)

  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 7.594 kendaraan (+17,35%)

  • Tol Indrapura – Kisaran: 9.245 kendaraan (+8,55%)

  • Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan): 9.245 kendaraan (+4,89%)

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6: 3.934 kendaraan (+21,31%)

EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama libur panjang ini agar pengguna jalan merasakan kenyamanan dan keselamatan berkendara.

“Kami mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memantau informasi terkini melalui media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya, serta mencatat nomor Call Center masing-masing ruas tol,” ujar Adjib.

PT Hutama Karya juga mengingatkan agar seluruh pengguna jalan tol tetap berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan selama berkendara, terutama di tengah tingginya volume kendaraan selama periode libur nasional.(*)