Mulai 14 September, Tol Baru Tempino – Simpang Ness Dibuka Gratis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) resmi mengoperasikan Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi (Betejam) Seksi 3 Segmen Tempino – Simpang Ness tanpa tarif mulai 14 September 2025 pukul 07.00 WIB.

Ruas tol sepanjang 18,49 km ini siap digunakan oleh masyarakat setelah diterbitkannya Keputusan Menteri PUPR Nomor 813/KPTS/M/2025 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol tersebut.

Adjib Al Hakim, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menjelaskan bahwa pengoperasian ini dilakukan setelah segmen Tempino – Simpang Ness berhasil melewati Uji Laik Fungsi (ULF) pada 6–8 Agustus 2025, serta mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) bintang 5 dari Kementerian PUPR pada 22 Agustus 2025.

“Ini menunjukkan kesiapan penuh dalam melayani pengguna jalan tol. Ruas ini juga merupakan lanjutan dari Segmen Bayung Lencir – Tempino yang sudah beroperasi sejak akhir tahun lalu,” ujar Adjib.

Ruas tol Tempino – Simpang Ness dilengkapi dengan:

* 1 Gerbang Tol

* 6 Gardu Tol (3 gardu masuk dan 3 gardu keluar, termasuk 2 gardu reversible)

* 58 personel siaga

* 6 armada siaga

Dengan beroperasinya ruas ini, waktu tempuh antarwilayah terpangkas drastis:

* Bayung Lencir – Simpang Ness: dari hampir 3 jam menjadi ±45 menit

* Jambi – Betung: dari lebih 4 jam menjadi ±2 jam

Selama masa awal pengoperasian, Hutama Karya menggratiskan tarif tol untuk mendukung sosialisasi tata tertib berkendara dan penggunaan Kartu Uang Elektronik (UE).

Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, media massa, media luar ruang, dan siaran radio.

“Kami berharap masyarakat dapat terbiasa dengan aturan berkendara di jalan tol sekaligus teredukasi dalam penggunaan kartu elektronik,” tambah Adjib.

Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna untuk:

* Berkendara sesuai aturan dan batas kecepatan maksimal 100 km/jam

* Segera beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk

* Melaporkan keluhan atau kejadian darurat ke Call Center Tol Betung – Tempino – Jambi di +62 821‑8888‑7710

Seluruh informasi terbaru mengenai operasional tol dapat diakses melalui akun resmi media sosial @HutamaKaryaTollRoad.

PT Hutama Karya (Persero) merupakan BUMN infrastruktur yang fokus pada konstruksi, investasi, operasi & pemeliharaan jalan tol, manufaktur, serta pengembangan kawasan.

Dalam mendukung pembangunan nasional, Hutama Karya bekerja sama dengan 4 Anak Perusahaan, PT HK Infrastruktur, PT Hakaaston, PT HK Realtindo, PT Hamawas, 2 Special Purpose Vehicle (SPV) PT HMTP dan PT HPSL

Hutama Karya berkomitmen mewujudkan visi sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Indonesia dan mendukung realisasi Asta Cita Pemerintah melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan.(*)




Transformasi Media Digital dalam Politik, Prosumenesia Resmi Diluncurkan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Doktor Ilmu Komunikasi (DIK) Angkatan 33 Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid Jakarta menggelar seminar nasional sekaligus peluncuran buku berjudul “Prosumenesia: Transformasi Media Digital dalam Politik dan Demokrasi”, Kamis (11/9/2025) di Gedung DPR RI, Ruang GBHN Nusantara V.

Acara ini menghadirkan para penulis buku dan narasumber dari berbagai latar belakang seperti politikus, akademisi, hingga tokoh agama. Turut hadir sebagai pembicara antara lain:

  • Dr.(Can). H. Rahmat Saleh, S.Farm, M.I.P – Anggota DPR RI & Wasekjen PKS

  • Dr.(Can). Andre Sainyakit, S.S, M.A – Tokoh agama dari Ambon

  • Dr.(Can). Mira Natalia Pellu, M.I.Kom – Perwakilan Generasi Z

  • Prof. Dr. Johanes Basuki, M.Psi. – Penelaah independen & Guru Besar STIA-LAN

Peluncuran buku ini juga dihadiri oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi Usahid, Dr. Prasetya Yoga Santoso, serta Dr. Mirza Ronda sebagai penggagas dan editor utama buku Prosumenesia.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dr. H. Sukamta, mewakili Presiden PKS sebagai keynote speaker, menegaskan bahwa era digital ibarat pisau bermata dua.

“Di satu sisi, membuka ruang partisipasi publik yang luas, di sisi lain menghadirkan tantangan serius seperti misinformasi, disinformasi, echo chamber, dan polarisasi,” jelasnya.

Buku Prosumenesia membahas bagaimana transformasi media digital telah mengubah pola komunikasi politik masyarakat Indonesia.

Konsep prosumer—yaitu individu yang tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga memproduksi informasi—menjadi tema sentral buku ini.

Salah satu temuan utama dalam buku ini adalah pentingnya peran Generasi Z dan Milenial, yang mencakup sekitar 60 persen pemilih pada Pemilu 2024.

Mereka menggunakan media sosial sebagai platform utama untuk, mencari informasi politik, menyampaikan opini, mengikuti kampanye digital hingga terlibat dalam petisi online dan kampanye tagar.

Dr.(Can). Rahmat Saleh menekankan bahwa generasi muda bukan sekadar target suara, tapi aktor utama dalam demokrasi digital.

Sementara itu, Mira Natalia menyoroti fenomena FOMO (Fear of Missing Out) yang kerap menjadi pendorong perilaku digital masyarakat, seperti yang terjadi pada kasus viral “Cokelat Dubai”.

Dr.(Can). Andre Sainyakit (Romo) turut memberikan pandangan dari perspektif perdamaian dalam politik.

Ia mengutip pemikiran Paulo Freire dan Jürgen Habermas, menekankan pentingnya ruang publik yang rasional, terbuka, dan dialogis.

“Politik damai berarti mendengarkan, berdialog, dan berpihak pada keadilan substantif,” ujarnya.

Buku ini merupakan hasil riset kolaboratif dari 23 penulis Program Doktor Ilmu Komunikasi Usahid, yang secara mendalam menganalisis fenomena prosumer dalam konteks politik digital Indonesia.

Beberapa rekomendasi kebijakan strategis yang ditawarkan dalam buku ini meliputi, transparansi kepemilikan media, penguatan literasi digital dan media, kolaborasi lintas generasi, peningkatan peran generasi muda dalam kebijakan publik dan penguatan sistem cek fakta dalam kampanye digital.

Seminar dan peluncuran buku Prosumenesia ini dihadiri lebih dari 100 peserta, termasuk akademisi, politisi, mahasiswa, serta tenaga ahli DPR.

Acara berlangsung interaktif, membahas secara mendalam tren baru komunikasi digital dalam demokrasi Indonesia.

Para penulis buku Prosumenesia terdiri Andi Mirza Ronda, Andreas Sainyakit, Fatimah Bilqis, Fitri Sarasati
Pritha Ayodya Basuki, Wahyu Adi Setyo Wibowo, Tri Wahyuti, India Aristyavani, Edi Nur wahyu Julianto, Henry Sianipar
Herman Novri Kristiansen, Hayatun Nufus Hamami, Hamzah Ramadhan dan Rachmat Hidayat.

Kemudian Rahmat Saleh, Riski M Baskoro, Suci Rahma Yusrafitri, Yusnaini, Mira Natalia Pellu, Marwan Hadi, Miftahul Anwar, Ade Haryana. (*)




Sri Mulyani Dicopot! Presiden Prabowo Reshuffle Lima Menteri, Ini Nama-namanya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle atau perombakan terhadap lima posisi menteri dalam Kabinet Merah Putih.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (8/9/2025).

Kelima posisi menteri yang mengalami pergantian adalah sebagai berikut:

  1. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polhukam) kini dipimpin oleh Budi Gunawan

  2. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tetap dijabat oleh Dito Ariotedjo

  3. Kementerian Keuangan sebelumnya dijabat Sri Mulyani, kini digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa

  4. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dari Abdul Kadir Karding digantikan oleh Mukhtarudin

  5. Kementerian Koperasi, sebelumnya dipimpin Budi Arie Setiadi, kini dijabat oleh Fery Juliantono

“Lima kementerian mengalami perubahan, yaitu Kemenko Polhukam, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga,” ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers.

Selain reshuffle lima posisi menteri, Presiden Prabowo juga melantik satu kementerian baru, yaitu Kementerian Haji dan Umrah, yang sebelumnya berbentuk Badan Pengelola Haji (BP Haji).

Nomenklatur baru ini menandai langkah strategis dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah secara lebih terstruktur.

“Satu kementerian adalah nomenklatur baru, dan lima lainnya adalah perubahan pejabat yang menjabat. Pelantikan akan dilaksanakan sore hari ini di Istana Negara,” kata Prasetyo.

Pelantikan seluruh pejabat baru akan digelar secara resmi di Istana Negara, Senin sore (8/9), sebagai bentuk konsolidasi pemerintahan di masa awal kepemimpinan Prabowo.(*)




Grab, Gojek, InDrive Ungkap Identitas Driver Ojol yang Bertemu Gibran Usai Demo

SUASANA PEMAKAMAN OJOL YAG TEAS TERLINDAS MOBIL BRIMOB

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah driver ojek online (ojol) dari Grab, Gojek, hingga InDrive pasca demo menuai perhatian publik. Grab akhirnya mengungkap identitas pengemudinya yang hadir dalam dialog tersebut.

Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah driver ojek online (ojol) pada akhir pekan lalu masih ramai dibicarakan. Banyak warganet yang menanyakan siapa sebenarnya driver ojol Gibran yang berkesempatan langsung berdialog dengan pemerintah setelah aksi demo.

Grab Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang lebih dulu memberi klarifikasi. Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Munusamy, menegaskan bahwa perwakilan pengemudi yang hadir adalah mitra resmi, aktif di aplikasi, serta memiliki rekam jejak nyata dalam komunitas.

Baca juga:  Kasus Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas, Divpropam Polri: Sidang Kode Etik Dimulai Pekan Ini!

Dua nama yang diungkap adalah Riska dan Arief. Riska telah bergabung dengan Grab sejak 2016, sekaligus aktif di komunitas Lady Grab Jakarta Barat yang dikenal memperjuangkan suara para pengemudi perempuan. Sementara Arief tercatat sebagai mitra sejak 2018 dan menjadi bagian dari komunitas Grab Militan Cikarang.

“Keduanya dikenal aktif mendampingi rekan-rekan, terbiasa menyuarakan aspirasi, serta dipercaya untuk membawa suara komunitas ke ruang dialog,” jelas Tirza dalam keterangan resminya, Rabu (3/9/2025).

Menurut Grab, undangan yang diberikan Gibran merupakan kesempatan berharga. Sebab, tidak setiap saat driver ojol Gibran bisa secara langsung menyampaikan keluhan maupun harapan di hadapan pejabat tinggi negara.

Di sisi lain, publik juga menyoroti agar perusahaan transportasi online lain seperti Gojek dan InDrive melakukan hal serupa: menjelaskan siapa perwakilan pengemudinya yang diundang dalam forum tersebut. Warganet menilai transparansi penting supaya pertemuan semacam ini benar-benar merepresentasikan kepentingan mayoritas ojol di lapangan, bukan hanya segelintir orang.

Dengan identitas yang sudah diungkap, kehadiran driver ojol Gibran diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara komunitas pengemudi dan pemerintah, terutama terkait isu tarif, keamanan kerja, dan perlindungan sosial yang selama ini menjadi tuntutan utama.  (*)




Setelah Kematian Affan Kurniawan, Rakyat Ajukan 17+8 Tuntutan ke Pemerintah

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam sepekan terakhir, gelombang unjuk rasa melanda Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia, menyuarakan tuntutan terhadap pemerintah dan DPR.

Aksi ini dipicu oleh insiden kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta pada 28 Agustus 2025.

Unjuk rasa awalnya berlangsung pada 25 Agustus di depan kompleks DPR, diikuti oleh pelajar dan mahasiswa. Aksi tersebut berujung ricuh setelah polisi membubarkan massa sekitar pukul 14.00 WIB.

Gelombang aksi kemudian berlanjut secara maraton dari 28 hingga 31 Agustus, meluas ke tiga titik utama di Jakarta: Gedung DPR RI, Polda Metro Jaya, dan Mako Brimob Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

Tak hanya di ibu kota, aksi solidaritas dan tuntutan publik juga merebak di kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan.

Koalisi masyarakat sipil, termasuk LBH Jakarta, merumuskan 17 tuntutan utama dan 8 tuntutan jangka panjang dalam gerakan yang dinamakan “17+8 Tuntutan Rakyat: Transparansi, Reformasi, dan Empati”.

Isi Tuntutan Aksi Unjuk Rasa

17 Tuntutan Mendesak (Harus Dipenuhi Sebelum 5 September):

  1. Tarik TNI dari pengamanan sipil, hentikan kriminalisasi demonstran

  2. Bentuk tim investigasi kematian Affan Kurniawan dan korban lain

  3. Bekukan kenaikan gaji, tunjangan, dan fasilitas baru DPR

  4. Transparansi anggaran negara secara menyeluruh

  5. Badan Kehormatan DPR periksa anggota bermasalah

  6. Pecat kader partai politik yang melanggar etika

  7. Partai politik umumkan komitmen berpihak pada rakyat

  8. Libatkan kader partai dalam dialog publik

  9. Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan

  10. Hentikan kekerasan aparat saat demonstrasi

  11. Proses hukum aparat yang represif

  12. Kembalikan TNI ke barak

  13. TNI tak ambil alih fungsi Polri

  14. Hindari campur tangan militer di ruang sipil

  15. Pastikan upah layak untuk buruh

  16. Cegah PHK massal secara darurat

  17. Dialog terbuka dengan serikat buruh

8 Tuntutan Jangka Panjang (Hingga 31 Agustus 2026):

  1. Reformasi besar-besaran DPR, audit menyeluruh

  2. Transparansi dan reformasi partai politik

  3. Perbaikan sistem perpajakan yang adil

  4. Sahkan RUU Perampasan Aset

  5. Reformasi kepolisian menuju profesionalisme

  6. TNI kembali fokus pada pertahanan, bukan sipil

  7. Perkuat Komnas HAM dan lembaga pengawas independen

  8. Evaluasi kebijakan ekonomi dan UU Ciptaker

Massa aksi meminta pemerintah menanggapi tuntutan tersebut secara serius, dengan penekanan pada transparansi anggaran, penghentian kekerasan oleh aparat, serta reformasi menyeluruh terhadap DPR, partai politik, dan institusi hukum.(*)




Kerugian Demonstrasi Ricuh Capai Rp50 Miliar, Fasilitas Publik Jadi Korban

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan total kerugian akibat aksi demonstrasi yang berujung anarkis di DKI Jakarta dan sejumlah daerah mencapai Rp50,4 miliar.

Kerusakan terbesar terjadi pada fasilitas transportasi publik, gedung pemerintahan, serta fasilitas umum lainnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan bahwa kerusakan paling signifikan terjadi di Jakarta.

“Tercatat kerusakan pada 22 halte, dengan rincian Rp3,3 miliar untuk MRT, Rp41,6 miliar untuk Transjakarta, dan Rp5,5 miliar untuk CCTV,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025, di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (2/9).

Sejak Senin (25/8), pemerintah mencatat ada 107 titik aksi di 32 provinsi.

Meskipun sebagian berlangsung damai, beberapa demonstrasi berakhir ricuh, disertai pembakaran, penjarahan, dan perusakan fasilitas pemerintah.

Di luar Jakarta, kerusakan besar terjadi di berbagai kota:

  • Makassar: Gedung DPRD Provinsi dan DPRD Kota dibakar. Tiga orang tewas dan lima luka-luka.

  • Surakarta: Kantor DPRD Solo terbakar.

  • Surabaya: Gedung Negara Grahadi terbakar, 11 pos polisi rusak parah.

  • Kediri: Gedung DPRD dibakar, Kantor Satlantas dilempari, dan Museum Baghawanta Bari rusak parah.

  • Jepara: Gedung DPRD dibakar sebagian, CCTV dan lampu jalan dirusak.

  • Malang: 13 pos polisi dirusak, tiga dibakar.

  • Cirebon, Banyumas, Banjar, Tasikmalaya: Perusakan kantor pemerintahan.

  • Jambi, Palembang, Palopo: Gedung DPRD dan kantor polisi menjadi sasaran pembakaran.

Gelombang unjuk rasa ini dipicu oleh kekecewaan publik terhadap gaji dan tunjangan tinggi anggota DPR/MPR, serta kemarahan atas kematian Affan Kurniawan, driver ojek online yang tewas setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob di Jakarta, Kamis (28/8).

Hingga Senin (1/9), aksi demonstrasi masih berlangsung di beberapa titik di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Solo, dengan sejumlah bentrokan antara aparat dan massa yang masih terjadi.(*)




Kasus Brimob Tabrak Ojol hingga Tewas, Divpropam Polri: Sidang Kode Etik Dimulai Pekan Ini!

Karowabprof Divpropam Polri

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID Karowabprof Divpropam Polri,  Brigjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa sidang kode etik terhadap tujuh anggota Brimob yang menjadi tersangka dalam sebuah kasus akan digelar pada hari Rabu, 3 September 2025 pekan ini.

Ketujuh anggota Brimob tersebut sebelumnya telah melalui proses pemeriksaan intensif oleh Divisi Propam, baik dari sisi kedinasan maupun kelengkapan administrasi.

Mereka juga telah diverifikasi langsung oleh tim pengawas eksternal yang diberikan akses penuh untuk mengecek identitas, termasuk Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri.

“Hari Rabu sudah dijadwalkan sidang kode etik. Kami pastikan semua berjalan transparan dan menghormati hak asasi setiap anggota,” ujar Brigjen Agus di Jakarta, Senin (1/9/2025).

Daftar Tujuh Anggota Brimob yang Akan Disidang:

  1. Aipda M. Rohyani

  2. Briptu Danang

  3. Briptu Mardin

  4. Baraka Jana Edi

  5. Baraka Yohanes David

  6. Bripka Rohmat

  7. Kompol Cosmas K. Gae

Agus menegaskan bahwa proses sidang etik ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga integritas dan profesionalitas anggota, serta sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

“Kita bergerak apa adanya. Ini adalah anggota kita, tapi semua tetap tunduk pada kode etik profesi,” tambahnya.

Pihaknya juga menekankan bahwa sidang akan diikuti oleh pengawasan ketat dari unsur eksternal dan internal, untuk memastikan keadilan dan keterbukaan selama proses berlangsung.

Untuk diketahui, Affan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus).

Massa yang mengamuk sempat membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen. Saat ini, massa sudah membubarkan diri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.(*)




Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis, Kadiv Propam Pastikan 7 Tersangka Adalah Anggota Brimob, Ini Daftarnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID Karowabprof Divpropam Polri, Brigjen Pol Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H, memastikan bahwa tujuh tersangka yang kini tengah menjalani pemeriksaan adalah anggota aktif dari satuan Brimob.

Penegasan ini diberikan untuk menjawab keraguan publik terkait status keanggotaan para tersangka.

Menurut Kadiv Propam, tim pengawas internal dan eksternal telah diberikan akses penuh untuk melakukan verifikasi terhadap identitas mereka, termasuk pemeriksaan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri.

“Apakah ketujuh itu anggota Brimob atau bukan, karena diragukan yang berkembang, maka kami lakukan pengecekan. Kami berikan akses penuh untuk tim pengawas eksternal. Tim sudah langsung melihat, menanyakan, dan memeriksa KTA para tersangka,” tegas Agus dalam keterangannya, Senin (1/9/2025).

Daftar Tujuh Anggota Brimob yang Diperiksa:

  1. Aipda M. Rohyani

  2. Briptu Danang

  3. Briptu Mardin

  4. Baraka Jana Edi

  5. Baraka Yohanes David

  6. Bripka Rohmat

  7. Kompol Cosmas K. Gae

Kadiv Propam menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan dengan menghormati hak asasi manusia (HAM). Sidang etik atas ketujuh anggota tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan hari Rabu mendatang.

“Kami bergerak sesuai aturan dan prosedur. Ini adalah anggota kita, tetapi semua orang juga punya hak asasi yang harus dihormati,” ujar Brigjen Agus.

Pihaknya juga memastikan bahwa pengawasan dilakukan ketat dan transparan oleh tim pengawas eksternal dan internal, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Untuk diketahui, Affan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus).

Massa yang mengamuk sempat membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen. Saat ini, massa sudah membubarkan diri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.(*)




Pendaki Wajib Tahu, Ini Daftar Jalur Pendakian Gunung Berdasarkan Risiko dari Kemenhut, Gunung Kerinci Nomor Berapa?

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menerbitkan pemeringkatan jalur pendakian gunung di Indonesia berdasarkan tingkat risiko.

Sebanyak 81 jalur pendakian dari seluruh Indonesia diklasifikasikan dalam lima kategori risiko dari Grade I hingga Grade V.

Tujuan pemeringkatan ini adalah memberikan panduan bagi pendaki, terutama pemula, agar lebih memahami tingkat kesulitan dan risiko dari masing-masing jalur sebelum melakukan pendakian.

“Pemeringkatan ini diharapkan membantu masyarakat dan pendaki memilih jalur yang sesuai dengan kemampuan mereka,” tulis Kemenhut dalam dokumen resmi Grading Jalur Pendakian Gunung di Indonesia.

Kategori Pemeringkatan Jalur Pendakian

  • Grade I – II: Jalur dengan tingkat risiko rendah hingga sedang. Cocok untuk pendaki pemula atau mereka yang belum memiliki pengalaman mendaki.
  • Grade III: Jalur menengah yang memerlukan pengalaman dasar dan persiapan fisik yang cukup.
  • Grade IV – V: Jalur dengan risiko tinggi. Wajib menggunakan pemandu dan porter, serta hanya untuk pendaki berpengalaman yang sudah pernah mendaki jalur di level sebelumnya.

Beberapa jalur terkenal yang termasuk dalam Grade I-II antara lain:

  • Gunung Bromo (Jawa Timur),
  • Gunung Ijen (Jawa Timur),
  • Gunung Batur (Bali),
  • Gunung Tambora (NTB),
  • Gunung Kelimutu (NTT).

Sementara itu, jalur ekstrem seperti Gunung Leuser, Carstensz Pyramid, dan Gunung Trikora diklasifikasikan sebagai Grade V karena medan yang sangat sulit dan berisiko tinggi.

Fungsi Panduan Pemeringkatan

  • Meningkatkan keselamatan pendaki, terutama pemula.
  • Mendorong konservasi kawasan gunung melalui edukasi risiko.
  • Menstandarkan pengelolaan jalur pendakian oleh Taman Nasional, Taman Wisata Alam, dan pengelola daerah.

Berikut daftar jalur pendakian pada masing-masing grade, dikutip dari dokumen Grading Jalur Pendakian Gunung di RI milik Kemenhut.

Grade I

  1. Danau Slank – Lembah Rahma, jalur Lingkungan Panaikang (Taman Wisata Alam Malino – Sulawesi Selatan)
  2. Lembah Ramma, jalur Lembanna (Taman Wisata Alam Malino – Sulawesi Selatan)
  3. Gunung Permisan/Bukit Nenek, jalur Desa Gudang (Taman Wisata Alam Gunung Permisan, Bangka Belitung)
  4. Gunung Bromo, jalur Pura-Puncak (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur)

Grade II

  1. Gunung Ijen, jalur Paltuding-Puncak (TWA Kawah Ijen, Jawa Timur)
  2. Gunung Kaba, jalur Sumber Urip (TWA Bukit Kaba, Bengkulu)
  3. Gunung Merapi, jalur Selo-Puncak (TN Gunung Merapi, DI Yogyakarta – Jawa Tengah)
  4. Gunung Ambang, jalur Liberia-Puncak (TWA Gunung Ambang, Sulawesi Utara)
  5. Gunung Bulubaria, jalur Dusun Pattiro-Puncak (TWA Malino, Sulawesi Selatan)
  6. Bukit Kaba Puncak Hitam Bukit Hitam, jalur Air Sempiang (TWA Bukit Kaba, Bengkulu)
  7. Danau Tanralili dan Lembah Lohe, jalur Dusun Bawakaraeng (TWA Malino, Sulawesi Selatan)
  8. Gunung Tambora, jalur Piong via Jeep (TN Gunung Tambora, NTB)
  9. Gunung Tambora, jalur Doro Ncanga via Jeep (TN Gunung Tambora, NTB)
  10. Gunung Mambuliling – Gandang Dewata (TN Gandang Dewata, Sulawesi Barat)
  11. Gunung Kelimutu, jalur Wologai (TN Kelimutu, NTT)
  12. Gunung Kelimutu, jalur Niowula (TN Kelimutu, NTT)
  13. Gunung Kelimutu, jalur Toba (TN Kelimutu, NTT)
  14. Gunung Papandayan, jalur Kawah-Pondok Selada (TWA Gunung Papandayan, Jawa Barat)
  15. Gunung Batur, jalur Batu Monjol/Serongga-Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang, Bali)
  16. Gunung Batur, jalur Tukad Gede/Toya Bungkah-Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang, Bali)
  17. Gunung Batur, jalur Purajati-Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang, Bali)
  18. Gunung Maras, jalur Dalil (TN Gunung Maras, Bangka Belitung)
  19. Gunung Maras, jalur Muriyan (TN Gunung Maras, Bangka Belitung)
  20. Gunung Maras, jalur Berbura (TN Gunung Maras, Bangka Belitung)
  21. Gunung Lembah Gedong, 7 Summits Sembalun (TN Gunung Rinjani, NTB)
  22. Gunung Kondo, 7 Summits Sembalun (TN Gunung Rinjani, NTB)
  23. Gunung Tandikat, jalur Singgalang Ganting-Puncak (TWA Singgalang Tandikat, Sumatera Barat)
  24. Gunung Ambang, jalur Bongkudai (TWA Gunung Ambang, Sulawesi Utara)
  25. Gunung Bulusaraung, jalur Desa Tompobulu-Puncak (TN Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan)
  26. Gunung Batur, jalur Bukit Selat-Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang, Bali)

Grade III

  1. Gunung Ciremai, jalur Sadarehe-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  2. Gunung Ciremai, jalur Apuy-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  3. Gunung Ciremai, jalur Palutungan-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  4. Gunung Ciremai, jalur Linggasana-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  5. Gunung Ciremai, jalur Linggarjati-Puncak (TN Gunung Ciremai, Jawa Barat)
  6. Gunung Merapi, jalur Sapuangin-Puncak (TN Gunung Merapi, DI Yogyakarta-Jawa Tengah)
  7. Gunung Bawakaraeng, jalur Lembanna-Puncak (TWA Malino, Sulawesi Selatan)
  8. Gunung Bawakaraeng, jalur Tasosso-Puncak (TWA Malino, Sulawesi Selatan)
  9. Gunung Bawakaeraeng, jalur Lingkungan Bulubalea-Puncak (TWA Malino)
  10. Gunung Tambora, jalur Pancasila-Puncak (TN Gunung Tambora, NTB)
  11. Gunung Tambora, jalur Kawinda To’i-Puncak (TN Gunung Tambora, NTB)
  12. Gunung Pangrango, jalur Cibodas-Puncak (TN Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat)
  13. Gunung Gede, jalur Gunung Putri-Puncak (TN Gunung Gede Pangrango)
  14. Gunung Gede, jalur Selabintana-Puncak (TN Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat)
  15. Gunung Gede, jalur Cibodas-Puncak (TN Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat)
  16. Gunung Halimun Salak, jalur Cidahu-Puncak (TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat)
  17. Gunung Halimun Salak, jalur Cimalati-Puncak (TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat)
  18. Gunung Halimun Salak, jalur Ajisaka-Puncak (TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat)
  19. Gunung Halimun Salak, jalur Pasir Reungit-Puncak (TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat)
  20. Gunung Kelimutu, jalur Ratebeke (TN Kelimutu, NTT)
  21. Gunung Merbabu, jalur Cuntel-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  22. Gunung Merbabu, jalur Suwanting-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  23. Gunung Merbabu, jalur Selo-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  24. Gunung Merbabu, jalur Thekelan-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  25. Gunung Merbabu, jalur Wekas-Puncak (TN Gunung Merbabu, Jawa Tengah)
  26. Gunung Nokilalaki, jalur Tongoa (TN Lore Lindu, Sulawesi Tengah)
  27. Gunung Masurai, jalur Sungai Lalang (TN Kerinci Seblat, Jambi)

Grade IV

  1. Gunung Argopuro, jalur Baderan-Puncak-Bermi (Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang, Jawa Timur)
  2. Gunung Bukit Raya, jalur Rantau Malam-Puncak (TN Bukit Baka Bukit Raya, Kalimantan Barat)
  3. Gunung Bukit Raya, jalur Tumbang Habangoi-Puncak (TN Bukit Baka Bukit Raya, Kalimantan Barat)
  4. Gunung Gandang Dewata, jalur Rante Pongko-Puncak (TN Gandang Dewata, Sulawesi Barat)
  5. Gunung Gandang Dewata, jalur Paku-Puncak (TN Gandang Dewata, Sulawesi Barat)
  6. Gunung Gandang Dewata, jalur Rante Pongko-Puncak (TN Gandang Dewata, Sulawesi Barat)
  7. Gunung Semeru, jalur Ranupane-Puncak (TN Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur)
  8. Gunung Kerinci, jalur Camping Ground Bukit Botak Solok Selatan (TN Kerinci Seblat, Jambi)
  9. Gunung Binaiya, jalur Piliana-Puncak (TN Manusela, Maluku)
  10. Gunung Binaiya, jalur Huwaulu-Puncak (TN Manusela, Maluku)
  11. Gunung Rinjani, jalur Sembalun-Puncak-Torean (TN Gunung Rinjani, NTB)
  12. Gunung Rinjani, jalur Torean-Puncak (TN Gunung Rinjani, NTB)
  13. Gunung Rinjani, jalur Senaru-Puncak (TN Gunung Rinjani, NTB)
  14. Gunung Rinjani, jalur Timbaluh-Puncak Sangar (TN Gunung Rinjani, NTB)
  15. Gunung Rinjani, jalur Air Berik-Puncak (TN Gunung Rinjani, NTB)
  16.  Gunung Rinjani, jalur Tetebatu-Puncak (TN Gunung Rinjani, NTB)

Grade V

  1. Gunung Leuser, jalur Blangkejeren (TN Gunung Leuser, DI Aceh)
  2.  Gunung Carstensz Pyramid, jalur Lembah Kuning-Puncak (TN Lorentz, Papua)
  3. Gunung Trikora, jalur Habema-Puncak (TN Lorentz, Papua)
  4. Gunung Tujuh Kerinci, jalur Pelompek (TN Kerinci Seblat, Jambi)
  5. Gunung Kerinci, jalur Kersik Tuo (TN Kerinci Seblat, Jambi)
  6. Gunung Singgalang, jalur Pandai Sikek-Puncak (TWA Singgalang Tandikat, Sumatera Barat)
  7. Gunung marapi, jalur Aie Angek-Puncak (TWA Gunung Marapi, Sumatera Barat)
  8. Gunung Kelam, jalur via ferrata segmen 1 (TWA Gunung Kelam, Kalimantan Barat)



Kapolri Perintahkan Tembak Perusuh yang Terobos Markas Polisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberi instruksi tegas kepada jajaran kepolisian.

SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan aparat kepolisian wajib menembak perusuh yang mencoba menerobos markas polisi. Instruksi ini disampaikan melalui video conference yang belakangan viral di media sosial.

nstruksi keras datang dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam sebuah video conference bersama Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Kapolri memerintahkan jajarannya untuk menembak perusuh yang berusaha masuk ke markas polisi maupun asrama kepolisian.

“Terapkan aturan itu. Kalau sampai masuk ke asrama, tembak itu,” ujar Kapolri dalam rekaman yang tersebar di media sosial X @pandai\besi\. Video tersebut segera viral dan menuai banyak tanggapan.

Instruksi tegas itu bukan tanpa alasan. Belakangan ini, sejumlah massa dilaporkan melakukan aksi anarkis di beberapa wilayah Jakarta. Bahkan, pada Sabtu malam (30/8/2025), kerumunan kembali mendatangi markas polisi. Aparat yang berjaga terpaksa mengambil tindakan represif dengan menembakkan peluru untuk memukul mundur massa. Rekaman yang beredar menunjukkan ada beberapa orang terluka, meski belum diketahui apakah luka tersebut akibat peluru karet atau peluru tajam.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengonfirmasi instruksi Kapolri tersebut. Ia menegaskan bahwa perusuh yang menerobos markas polisi harus ditindak tegas dan terukur demi menjaga kehormatan institusi Polri.

“Markas kepolisian adalah representasi negara kita. Kalau Polri runtuh, maka negara juga akan runtuh. Karena itu, siapa pun yang mencoba menyerang harus segera dihentikan,” kata Dedi, Minggu dini hari (31/8/2025).

Dedi menambahkan, meski tindakan tegas diberlakukan, polisi tetap akan mengedepankan asas proporsionalitas. Namun, ia menegaskan tidak ada kompromi jika keselamatan markas dan anggota Polri terancam.

“Mari kita jaga persatuan, kesatuan, dan kedamaian bangsa. Negara tidak boleh kalah dengan perusuh yang ingin merusak Mako Polri,” tegasnya.

Instruksi Kapolri untuk menembak perusuh yang terobos markas polisi menunjukkan bahwa Polri tidak main-main dalam menghadapi ancaman terhadap institusinya. Langkah ini sekaligus menjadi pesan bahwa keamanan nasional dan kewibawaan negara harus ditempatkan di atas segalanya. (*)