Walikota Maulana Sukses Dorong Inovasi LAGRO KOJA Hingga Masuk Top 3 Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui kemitraan inklusif kembali membuahkan hasil.

Kota Jambi berhasil menembus Top 3 Nasional dalam kategori inovasi pada ajang Integrate Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas bersama Badan Gizi Nasional (BGN), PT Surveyor Indonesia, dan APEKSI.

Penghargaan tersebut diraih setelah melalui penjurian Top 5 Kabupaten/Kota Peserta I-SIM 2025 yang berlangsung di Aula Graha Surveyor Indonesia, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menyampaikan presentasi terkait inovasi unggulan Lahan Abadi Agro Kota Jambi (LAGRO KOJA) di hadapan dewan juri yang terdiri dari unsur Pentahelix: pemerintah, akademisi, serta dunia usaha.

LAGRO KOJA: Inovasi Ketahanan Pangan Kota Jambi

LAGRO KOJA merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemkot Jambi bersama Bank Indonesia, BULOG, BMKG, BRMP, dan BPS.

Program ini memanfaatkan lahan Balai Produksi Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (BPBTPHP) seluas 13,5 hektare sebagai kawasan pertanian hortikultura berkelanjutan.

Program ini bertujuan menjaga ketersediaan pangan lokal, menstabilkan harga komoditas, serta menjadi pusat edukasi dan percontohan pertanian hortikultura.

Fokus utama komoditas adalah cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah agar tersedia sepanjang tahun, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kota Jambi.

Produksi Cabai 9–10 Ton per Hektare

LAGRO KOJA lahir dari permasalahan tingginya inflasi yang sempat terjadi akibat lonjakan harga cabai.

Kebutuhan cabai Kota Jambi mencapai 12 ton per hari, sementara 82 persen pasokannya berasal dari luar daerah.

Melalui program ini, Pemkot memanfaatkan lahan pemerintah dan memberdayakan masyarakat serta kelompok tani.

“Satu hektare lahan LAGRO mampu menghasilkan 9–10 ton cabai, jauh di atas pertanian biasa yang hanya sekitar 6,5 ton per hektare. Saat ini total produksi dari LAGRO mencapai sekitar 100 ton,” jelas Maulana.

Selain menekan inflasi, LAGRO KOJA juga meningkatkan pendapatan petani dan dikembangkan sebagai kawasan agrowisata yang diminati pelajar dan masyarakat.

Penilaian Objektif dan Berintegritas

Maulana menyampaikan rasa syukur atas capaian Kota Jambi dan mengapresiasi seluruh penyelenggara, termasuk PT Surveyor Indonesia dan APEKSI.

“Alhamdulillah, penilaian dilakukan secara objektif oleh para profesional yang berintegritas. Semoga hasil terbaik menjadi milik kita,” ujarnya.

Keberhasilan masuk Top 3 menjadi momentum bagi Kota Jambi untuk memperkuat komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta ketahanan pangan yang adaptif.

Pengumuman peringkat dan penyerahan penghargaan Top 3 I-SIM 2025 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025.(*)




Waktu Tempuh Jambi–Betung Bakal Jadi 2 Jam, Proyek Tol JTTS Dipercepat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Betung–Tempino–Jambi terus menunjukkan perkembangan positif.

PT Hutama Karya (Persero) saat ini mengebut penyelesaian Seksi 1 sepanjang 62,4 km, yang akan memperkuat konektivitas antara Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, hingga Kota Jambi.

Ruas ini nantinya terhubung langsung dengan jaringan JTTS menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Secara keseluruhan, tol ini memiliki panjang 170,73 km yang terbagi menjadi tiga seksi:

  • Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya (62,38 km)

  • Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir (54,32 km)

  • Seksi 3 Bayung Lencir–Sp. Ness (52,59 km)

Saat ini, progres fisik telah mencapai 30,83%, sedangkan pembebasan lahan mencapai 43,35%. Interchange Betung telah tersedia, dan pekerjaan perkerasan Akses Betung diselesaikan seluruhnya.

Selain jalan utama, ruas tol ini akan dilengkapi lima interchange Betung, Tungkal Jaya, Bayung Lencir, Tempino, dan Ness nserta empat pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di beberapa titik strategis.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyebutkan bahwa pembangunan TIP berjalan paralel dengan pekerjaan jalan tol.

“Sesuai target, pekerjaan utama dituntaskan pada Triwulan I 2027. Seluruh fasilitas termasuk TIP juga tengah diselesaikan,” ujarnya.

Jika beroperasi penuh, jalan tol ini mampu memangkas waktu perjalanan Jambi–Betung dari sekitar 6 jam menjadi hanya 2 jam.

Sehingga memberikan dampak besar bagi efisiensi logistik dan mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan hingga Jambi.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai proyek ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional untuk pemerataan infrastruktur.

“Tol yang menghubungkan pusat ekonomi akan menurunkan biaya logistik dan memperkuat daya saing wilayah,” ujarnya.

Hutama Karya menyatakan komitmennya untuk memastikan pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai standar keselamatan.

“Kami berharap manfaat tol ini segera dirasakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumsel dan Jambi,” tutup Mardiansyah.

Hingga kini, Hutama Karya telah membangun sekitar 1.235 km JTTS, termasuk sejumlah ruas yang telah beroperasi penuh di Sumatera.(*)




Purbaya Yudhi Sadewa Ajak Media Indonesia Jalankan Fungsi Pengawasan dan Solusi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID  – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan dukungannya terhadap gerakan jurnalisme berkualitas dan keberlanjutan media di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara Fun Run For Good Journalism 2025 yang digelar Forum Pemred di Universitas Atma Jaya Jakarta, Minggu (16/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menekankan pentingnya media dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memberikan solusi atas berbagai persoalan yang muncul.

Ia menyoroti kondisi jurnalis beberapa tahun terakhir yang dianggap kurang kritis.

“Yang saya lihat beberapa tahun ini jurnalisnya mingkem semua. Ngga pernah kasih kritik, akibatnya ekonomi kita susah,” ujar Purbaya, yang disambut meriah oleh peserta acara.

Purbaya berharap semangat good journalism dapat mendorong kritik konstruktif dan gagasan solutif dari media demi kemajuan Indonesia.

Ia menekankan pentingnya jurnalis dalam mengendalikan arah pembangunan negara.

“Bagus lah good journalism. Untuk ke depan kasih kritiklah yang baik tapi kasih pemecahannya juga kalau bisa. Yang mengendalikan arah ke depan kan termasuk jurnalis juga. Klo engga kita semua salah arah,” tutur Purbaya sebelum menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Anugerah Jurnalistik Forum Pemred 2025.

Menteri Keuangan juga meminta agar media tidak ragu memberikan koreksi kepadanya.

“Selamat semuanya untuk good journalism. Koreksi saya yang baik lah, klo saya salah tolong kasih koreksi biar kita arahnya benar,” kata Purbaya.

Acara Fun Run For Good Journalism 2025 diikuti sekitar 400 peserta dan dihadiri tokoh media, jurnalis senior, pengurus asosiasi media, pimpinan redaksi, serta pendukung kegiatan yang digagas Forum Pemred.(*)




Kronologi Perjalanan Bilqis: Dijual Rp3 Juta, Dibawa Lintasi 3 Pulau Sebelum Ditemukan di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus hilangnya Bilqis (4), bocah perempuan yang sempat dilaporkan hilang di Taman Pakui Sayang, Makassar, akhirnya terungkap sebagai bagian dari jaringan perdagangan anak lintas pulau.

Setelah hampir sepekan menghilang, Bilqis ditemukan dalam keadaan selamat di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, pada Sabtu malam (8/11/2025).

Penemuan ini merupakan hasil operasi gabungan Resmob Polda Jambi, Polrestabes Makassar, dan Batax Team Polres Merangin, yang menelusuri jejak sindikat penculikan dan jual beli anak tersebut.

Fakta mengejutkan pun terungkap Bilqis dijual dengan harga Rp3 juta, melalui dua kali transaksi antar anggota sindikat.

Perjalanan 2.611 Kilometer, Melintasi Tiga Pulau Besar

Dari hasil penyelidikan, Bilqis diketahui dibawa menempuh jarak sekitar 2.611 kilometer dari Makassar, Sulawesi Selatan, hingga ke Gading Jaya, Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi.

Perjalanan panjang itu melewati tiga pulau besar Nusantara mulai dari Sulawesi, menyebrang ke Kalimantan, melintas Pulau Jawa, hingga akhirnya mencapai Sumatera bagian tengah.

Lokasi penemuan Bilqis berada sekitar 528 kilometer tenggara Kota Jambi.

Bocah tersebut ditemukan dalam kondisi lemah, ketakutan, dan mengalami trauma mendalam setelah dibawa berpindah dari satu tangan pelaku ke pelaku lainnya.

Kronologi Hilangnya Bilqis

Bilqis dilaporkan hilang pada Minggu (2/11/2025) di Taman Pakui Sayang, Makassar.

Saat itu, ayahnya Dwi Nur Mas (Dimas) sedang melatih di lapangan tenis yang berdekatan dengan area bermain tempat Bilqis berada.

“Saya sedang di lapangan, anak saya izin mau main di sebelah. Setelah saya panggil lagi, tidak ada,” kata Dimas saat diwawancarai.

Laporan resmi baru disampaikan ke Polsek Panakkukang pada Senin (3/11/2025).

Sejak saat itu, pencarian dilakukan secara intensif, dibantu masyarakat dan relawan.

Diselamatkan di Tempat Gelap dan Terpencil

Setelah pengejaran selama dua hari, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan Bilqis di sebuah bangunan gelap dan terpencil di kawasan Tabir Selatan.

Saat ditemukan, Bilqis tampak takut dan sempat menolak ikut polisi karena mengira mereka bagian dari pelaku.

Polisi kemudian menelpon orang tuanya agar berbicara langsung dengan Bilqis.

Setelah mendengar suara ayah dan ibunya, Bilqis mulai tenang dan mau mengikuti petugas keluar dari lokasi persembunyian.

Kini, Bilqis menjalani pendampingan psikologis, sementara polisi terus memburu jaringan pelaku lain yang terlibat dalam perdagangan anak lintas provinsi ini.(*)




Kronologi Penemuan Bilqis: Hilang di Makassar, Ditemukan di Jambi Setelah Sepekan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sempat menghilang selama sepekan, Bilqis (4), bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang di Taman Pakui Sayang, Makassar, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Korban ditemukan di Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi, pada Sabtu (8/11/2025).

Lokasi penemuan Bilqis berjarak sekitar 528 kilometer tenggara Kota Jambi, ibu kota provinsi, atau sekitar 2.611 kilometer dari Makassar, titik awal hilangnya korban.

Diduga, Bilqis menjadi korban jaringan perdagangan anak lintas pulau, yang melibatkan pergerakan dari Sulawesi, Kalimantan, Jawa, hingga Sumatera.

Setelah dilakukan pengejaran selama dua hari, tim gabungan kepolisian berhasil menemukan Bilqis di sebuah tempat gelap dan terpencil di wilayah Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Saat ditemukan, Bilqis tampak trauma dan ketakutan.

Bahkan sempat mengira aparat kepolisian sebagai orang asing yang hendak mencelakainya.

Untuk menenangkan Bilqis, polisi menghubungi orang tuanya agar dapat berbicara langsung melalui telepon.

Setelah mendengar suara ayah dan ibunya, Bilqis mulai tenang dan bersedia mengikuti petugas.

“Anak ini sempat takut. Kami hubungi orang tuanya agar ia percaya dan tidak panik,” ujar salah satu anggota tim penyelamat.

Bilqis diketahui hilang pada Minggu (2/11/2025) ketika sedang bermain di sekitar taman.

Sementara sang ayah, Dwi Nur Mas (34), tengah berlatih tenis di lapangan tak jauh dari lokasi.

“Anak saya izin mau main di sebelah. Setelah saya panggil lagi, sudah tidak ada. Saya langsung panik,” tutur Dwi.

Keesokan harinya, Dwi melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Panakkukang.

Ia menegaskan, tidak ada permasalahan keluarga yang menjadi penyebab hilangnya Bilqis.

“Kami tidak punya masalah keluarga, jadi saya yakin ini murni penculikan,” tegasnya.

Dwi juga sempat mengimbau masyarakat agar membantu memberikan informasi bila melihat anaknya.

“Kami mohon doa dan bantuan masyarakat agar Bilqis ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya sebelum Bilqis akhirnya berhasil ditemukan.

Kini, Bilqis sudah dalam penanganan medis dan pendampingan psikologis.

Sementara kepolisian masih menelusuri jaringan pelaku yang diduga merupakan bagian dari sindikat perdagangan anak antar pulau.(*)




Pengakuan Ana, Terduga Penculik Bilqis: Saya Kira Anak Itu Tak Punya Orang Tua

MAKASSAR, SEPUCUKJAMBI.ID – Polisi akhirnya menangkap seorang wanita bernama Sri Yuliana alias Ana (30), terduga pelaku penculikan balita Bilqis (4) di Makassar, Sulawesi Selatan.

Ana sempat terekam kamera CCTV saat menggandeng korban keluar dari area Taman Pakui Sayang, tempat kejadian perkara.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar pada Sabtu malam (8/11/2025).

Dalam proses interogasi, Ana yang berambut hitam dengan ujung pirang itu tampak mengenakan jaket.

Saat dimintai keterangan, Ana mengaku membawa Bilqis karena mengira bocah tersebut tidak memiliki orang tua.

Ia mengaku pertama kali bertemu korban yang sedang bermain sendirian di taman pada Minggu pagi (2/11).

“Pertamanya anak-anak main saja. Saya tanya, ‘mana mamakmu?’ Dia bilang tidak ada. ‘Bapakmu?’ Dia cuma geleng,” ujar Ana saat diperiksa polisi.

Ana kemudian mengaku membawa Bilqis tanpa paksaan atau iming-iming.

Ia mengatakan Bilqis hanya mengangguk ketika diajak pergi bersamanya.

Saat itu, Ana juga membawa dua anak kandungnya, yang turut terekam CCTV di lokasi.

Sebelumnya, Bilqis dilaporkan hilang saat menemani ayahnya, Dwi Nur Mas alias Dimas (34), yang sedang berlatih tenis di taman yang sama.

Saat ayahnya bermain, Bilqis bermain di area playground hingga kemudian menghilang.

Dimas baru menyadari anaknya hilang setelah beberapa kali memanggil. Namun tak mendapat jawaban.

Keluarga kemudian melapor ke polisi dan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Dari hasil rekaman, terlihat Ana menggandeng Bilqis, awalnya mengenakan hijab.

Namun di rekaman lain sudah melepas hijab dan mengenakan topi pada Bilqis.

“Dia pintar. Awalnya pakai hijab di taman, tapi di CCTV Jalan Sungai Saddang dia sudah lepas hijab, sementara anakku dipakaikan topi,” ujar Dimas.

Setelah enam hari pencarian, Bilqis akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di Jambi pada Sabtu malam (8/11).

“Alhamdulillah, Bilqis ditemukan di Jambi dalam keadaan sehat dan selamat,” kata Dimas.(*)




Hutama Karya Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL, Dukung Road Map Zero ODOL 2027

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat komitmen dalam menekan pelanggaran kendaraan Over Dimension and Over Loading (ODOL) di seluruh ruas jalan tol yang dikelolanya.

Langkah ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah menuju Road Map Zero ODOL 2027, yang menargetkan Indonesia bebas kendaraan bermuatan berlebih dalam dua tahun ke depan.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, penanganan ODOL tak bisa lagi ditunda karena telah menimbulkan dampak serius di berbagai aspek, mulai dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas, kerusakan jalan, hingga meningkatnya biaya logistik nasional.

“Rencana Aksi Nasional ODOL 2025–2029 kini sedang disusun untuk memperkuat langkah bersama antara pemerintah, operator jalan tol, dan dunia usaha,” ujar Aan, dikutip dari Kompas.com (15/10).

Kendaraan bermuatan dan berdimensi berlebih menimbulkan risiko tinggi bagi pengguna jalan.

Kendaraan ODOL sulit dikendalikan, memiliki jarak pengereman panjang, dan rentan terguling di kecepatan tinggi.

Selain membahayakan pengguna lain, kondisi ini juga mempercepat kerusakan struktur jalan tol hingga lima kali lipat dari usia rancangannya.

Data Jasa Raharja mencatat, jumlah kecelakaan yang melibatkan truk pada April 2025 menurun 22,38 persen dibanding bulan sebelumnya.

Penurunan ini sejalan dengan kebijakan pembatasan angkutan barang bersumbu tiga ke atas selama periode Lebaran.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan bahwa perusahaan akan menindak kendaraan ODOL secara tegas dan berkelanjutan.

“Jalan tol dibangun untuk kenyamanan dan keselamatan bersama. Kendaraan yang melebihi batas muatan membahayakan pengguna lain dan merusak infrastruktur,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Hutama Karya memasang Weigh-In-Motion (WIM) yang terintegrasi dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di beberapa ruas tol, antara lain Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya, Tol Pekanbaru–Dumai, Tol XIII Koto Kampar, dan Tol Binjai.

Teknologi ini memungkinkan petugas mendeteksi pelanggaran muatan secara otomatis dan real-time, sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jalan Tol.

Selama tahap sosialisasi, kendaraan ODOL yang terdeteksi akan diputar balik sebagai bentuk edukasi dan pencegahan.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi masif melalui media konvensional, digital, dan radio agar kesadaran masyarakat terhadap bahaya ODOL meningkat,” tambah Mardiansyah.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai, praktik ODOL memperlemah efisiensi logistik nasional karena mempercepat kerusakan jalan dan meningkatkan biaya perawatan.

“Kendaraan ODOL membuat biaya logistik Indonesia lebih tinggi dan menurunkan daya saing di kawasan ASEAN,” tegas Djoko.

Hutama Karya mengajak seluruh pengguna jalan untuk patuh terhadap batas muatan dan dimensi kendaraan.

“Mari bersama wujudkan jalan tol yang aman, nyaman, dan bebas ODOL. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Mardiansyah.(*)




Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Mulai November 2025, Simak Daftar Penerimanya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Rencana pemerintah untuk menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan pada November 2025 menjadi kabar gembira bagi jutaan masyarakat Indonesia.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu yang selama ini tidak aktif karena memiliki utang iuran.

Namun, tidak semua peserta akan mendapatkan penghapusan tunggakan ini. Pemerintah telah menetapkan kriteria dan ketentuan khusus agar program pemutihan berjalan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa program pemutihan tunggakan hanya akan diberikan kepada peserta tertentu, terutama mereka yang mengalami perubahan status kepesertaan.

“Pemutihan itu intinya bagi orang yang sudah berpindah komponen. Dulunya peserta mandiri lalu menunggak, padahal sekarang sudah masuk kategori PBI, tetapi di sistem masih ada tunggakan,” kata Ghufron di Jakarta, Rabu (22/10).

Kebijakan ini muncul karena banyak ditemukan kasus peserta mandiri yang menunggak iuran, lalu beralih ke peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), di mana iuran mereka kini sebenarnya sudah ditanggung pemerintah.

Berikut enam kriteria utama peserta yang berhak mendapatkan penghapusan tunggakan BPJS Kesehatan berdasarkan rancangan kebijakan pemerintah:

  1. Peserta yang beralih ke PBI
    Peserta mandiri yang kini masuk kategori PBI akan diprioritaskan. Tunggakan lama mereka akan dihapus, karena iuran saat ini sudah dibayar oleh pemerintah.

  2. Peserta dari kalangan tidak mampu
    Pemutihan hanya berlaku bagi peserta yang benar-benar miskin atau tidak mampu, sesuai data resmi pemerintah.

  3. Peserta PBPU dan BP yang diverifikasi Pemda
    Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang sudah diverifikasi oleh pemerintah daerah juga bisa masuk dalam daftar penerima.

  4. Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)
    Peserta wajib tercatat dalam DTSEN sebagai bagian dari kelompok masyarakat tidak mampu. Langkah ini dilakukan agar bantuan tepat sasaran.

  5. Pemutihan maksimal untuk tunggakan 24 bulan (2 tahun)
    BPJS hanya akan menghapus tunggakan hingga dua tahun terakhir. Jika peserta memiliki tunggakan lebih dari itu, sisa di luar 24 bulan tetap menjadi tanggungan pribadi.

  6. Pendanaan melalui APBN 2026
    Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp20 triliun dalam APBN 2026 untuk menutup tunggakan peserta miskin yang memenuhi ketentuan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa anggaran ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperkuat sistem perlindungan sosial dan kesehatan nasional.

Program pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan bertujuan agar masyarakat tidak lagi terhalang utang lama ketika ingin mengakses layanan kesehatan.

Dengan dihapusnya tunggakan tersebut, peserta bisa kembali mengaktifkan kepesertaan BPJS dan membayar iuran baru tanpa beban.

“Tujuannya agar masyarakat yang kurang mampu tetap bisa menikmati layanan kesehatan tanpa terkendala administrasi dan tunggakan lama,” ujar Ghufron.

Saat ini, BPJS Kesehatan bersama Kementerian Koordinator PM, Kementerian Keuangan, dan pemerintah daerah masih melakukan finalisasi skema verifikasi data peserta.

Langkah ini penting agar program pemutihan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh peserta yang tidak memenuhi kriteria.

Rencananya, peluncuran resmi program ini akan dilakukan pada November 2025, dengan tahap implementasi menyeluruh mulai awal 2026.(*)




Cak Imin Dorong Pemutihan Utang BPJS Segera Direalisasikan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memastikan program pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan akan terus dilaksanakan.

Program ini ditujukan untuk membantu jutaan peserta yang selama ini terhalang akses layanan kesehatan akibat menunggak iuran.

“Program pemutihan tetap berjalan. Saat ini sedang dilakukan penghitungan dan validasi data agar tepat sasaran,” kata Cak Imin di Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).

Menurutnya, kebijakan ini bertujuan mengaktifkan kembali kepesertaan sekitar 23 juta orang dengan nilai tunggakan mencapai Rp7,6 triliun, belum termasuk denda.

Cak Imin menegaskan bahwa pemutihan tidak berlaku untuk seluruh peserta JKN, melainkan hanya bagi kelompok masyarakat tidak mampu dan masih aktif kepesertaan BPJS Kesehatannya.

“Ini dengan syarat aktif. Jadi tidak semuanya bisa otomatis diputihkan,” jelasnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menambahkan, pemutihan hanya mencakup tunggakan maksimal 24 bulan (2 tahun).

“Kalau peserta punya tunggakan lebih dari dua tahun, sisanya di luar 24 bulan itu tetap menjadi tanggungan peserta,” ujarnya.

Cak Imin menyebut, setelah program pemutihan terealisasi, peserta akan bisa kembali membayar iuran rutin tanpa beban utang lama dan langsung aktif mendapatkan layanan kesehatan.

“Saya terus berusaha agar tunggakan utang peserta BPJS segera dibebaskan. Setelah dilunasi pemerintah, mereka bisa memulai iuran baru. Mudah-mudahan bulan depan sudah berjalan,” tutur Cak Imin optimistis.

Program pemutihan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial nasional dan mendukung tercapainya Universal Health Coverage (UHC), yakni jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rapat finalisasi terkait mekanisme pelaksanaan dan kriteria penerima manfaat akan dilakukan dalam waktu dekat oleh Kementerian Koordinator PM bersama BPJS Kesehatan dan kementerian terkait.(*)




Tak Terima Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar, Nikita Mirzani Siap Banding dan PK

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Artis Nikita Mirzani menyatakan keberatan atas vonis empat tahun penjara dan denda Rp1 miliar yang dijatuhkan oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dalam kasus dugaan pemerasan disertai ancaman pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Usai sidang pembacaan putusan pada Selasa, Nikita menegaskan bahwa keterangannya tidak mengandung rahasia, karena produk skincare Reza Gladys memang pernah dinyatakan berbahaya oleh BPOM.

“Iya lah keberatan. Orang nggak ada yang maksa, enggak ada yang buka rahasia,” ujar Nikita.

Meskipun keberatan, Nikita mengaku bersyukur atas keputusan hakim dan menyatakan pihaknya akan menempuh jalur hukum selanjutnya, termasuk banding, kasasi, hingga peninjauan kembali (PK).

Kuasa hukum Nikita, Usman Lawara, menambahkan, pihaknya akan memanfaatkan seluruh hak hukum yang tersedia.

“Kami akan berdiskusi untuk menentukan langkah terbaik bagi Niki sendiri,” kata Usman.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nikita 11 tahun penjara dan denda Rp2 miliar subsider enam bulan kurungan.

Namun, majelis hakim menilai pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tidak terbukti, sehingga hanya menghukum Nikita dalam kasus pemerasan.

Kasus ini bermula dari dugaan ancaman Nikita terhadap bos produk Reza Gladys (RGP) untuk membayar Rp4 miliar terkait produk skincare yang tidak terdaftar di BPOM, dengan uang tersebut diklaim digunakan untuk membayar sisa KPR.

Tindak pidana ini juga melibatkan asisten Nikita, Ismail Marzuki atau Mail Syahputra.

Sidang kasus ini digelar di PN Jakarta Selatan pada Selasa pukul 12.40 WIB.(*)