Museum Nasional, Ikon Budaya dan Sejarah Nusantara Sejak 1778

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Museum Nasional Indonesia, yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, menjadi salah satu destinasi budaya dan edukasi paling penting di Tanah Air.

Museum ini kerap dijuluki “Museum Gajah” karena patung gajah perunggu yang berdiri di halaman utamanya.

Didirikan pada tahun 1778, Museum Nasional termasuk salah satu museum tertua di Asia Tenggara.

Bangunannya memadukan arsitektur kolonial klasik dengan gedung modern, seperti Gedung Arca dan Gedung Baru, mencerminkan perjalanan museum dalam mengikuti perkembangan zaman sambil tetap mempertahankan nilai sejarahnya.

Koleksi museum sangat beragam dan mencakup hampir seluruh wilayah Nusantara.

Pengunjung dapat melihat arca-arca Hindu-Buddha, prasasti batu, keramik kuno, perhiasan tradisional, serta benda-benda etnografi dari berbagai suku bangsa.

Koleksi ini memberikan gambaran utuh tentang sejarah dan budaya Indonesia, mulai dari masa prasejarah hingga era kerajaan.

Daya tarik utama Museum Nasional adalah koleksi arca dan relief dari kerajaan besar di Nusantara, seperti Sriwijaya dan Majapahit, serta naskah kuno dan benda ritual yang mencerminkan kepercayaan masyarakat pada masa lalu.

Setiap ruang pamer disusun secara kronologis agar pengunjung memahami konteks sejarah dengan lebih baik.

Selain koleksi klasik, Museum Nasional juga menghadirkan pameran tematik dan instalasi interaktif.

Dengan dukungan multimedia, panel informasi, dan visual menarik, museum kini lebih ramah bagi generasi muda dan pengunjung pertama kali.

Sebagai destinasi wisata edukasi, Museum Nasional banyak dikunjungi pelajar, mahasiswa, dan wisatawan mancanegara.

Lokasinya yang strategis di pusat Jakarta memudahkan akses transportasi umum.

Fasilitas pendukung seperti ruang pamer nyaman, area istirahat, dan pusat informasi menambah kenyamanan pengalaman pengunjung.

Museum Nasional Indonesia bukan hanya tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang refleksi identitas bangsa.

Dengan menjelajahi koleksi yang ada, pengunjung dapat memahami keragaman budaya,

perjalanan peradaban, dan nilai-nilai yang membentuk Indonesia saat ini, menjadikan museum ini pengingat pentingnya menjaga kekayaan sejarah dan budaya sebagai fondasi masa depan bangsa.(*)




Trafik Tol Jambi Tertinggi di JTTS, Tol Lain Juga Naik Saat Libur Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Tol Jambi (Bayung Lencir – Tempino) mencatat lonjakan trafik kendaraan tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Hingga 24 Desember 2025, sebanyak 8.871 kendaraan melintasi ruas ini, meningkat 97,18% dibandingkan trafik normal, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang.

PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan trafik di seluruh ruas tol yang beroperasi untuk memastikan perjalanan aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Lonjakan ini menjadi perhatian khusus karena Tol Jambi menjadi salah satu jalur utama mobilitas di Sumatera Bagian Selatan.

Selain Tol Jambi, ruas tol lain yang juga mengalami kenaikan signifikan meliputi:

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka): 17.133 kendaraan, naik 32,40%

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu): 18.595 kendaraan, naik 49,09%

  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 8.147 kendaraan, naik 100,37%

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam): 5.764 kendaraan, naik 99,52%

Untuk ruas tol fungsional yang baru dioperasikan menjelang Nataru, tercatat:

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji): 1.665 kendaraan

  • Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai): 3.116 kendaraan

Hutama Karya menegaskan komitmen menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan di seluruh JTTS.

Melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, dan koordinasi dengan pihak terkait, setiap perjalanan di tol diharapkan aman bagi pemudik dan pengendara.

Pengguna jalan diimbau selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, menjaga kondisi pengemudi tetap prima, dan beristirahat di rest area bila merasa lelah.

Pastikan juga saldo dan kondisi kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol.

Masyarakat dapat memantau kondisi terkini lalu lintas dan layanan tol melalui akun resmi Jalan Tol Hutama Karya @hutamakaryatollroad di media sosial atau mengunduh aplikasi HK Toll Apps untuk iOS dan Android, yang menyediakan layanan informasi operasional dan pembaruan trafik real-time.(*)




Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Sumbagsel Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pertamina Patra Niaga membentuk Satgas Nataru di seluruh wilayah kerjanya untuk memastikan pasokan energi aman dan terpenuhi.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, melalui konferensi pers yang direlay ke seluruh wilayah kerja pada Senin (22/12/2025).

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengoptimalkan Satgas Nataru guna mengantisipasi pergerakan pemudik dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Satgas ini melibatkan seluruh lini operasional perusahaan, termasuk pengelolaan stok BBM, LPG, dan Avtur di wilayah Sumatera Bagian Selatan yang meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

“Selama Satgas Nataru, kami memastikan ketahanan stok energi dalam keadaan aman. Distribusi tidak terganggu sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan tenang,” ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto.

Pertamina memproyeksikan konsumsi energi masyarakat meningkat selama libur Nataru. Perkiraan kenaikan mencapai 4,3% untuk Gasoline (bensin).

Sedangkan Gasoil diperkirakan turun 6,03% dibanding rata-rata September-Oktober 2025. Kebutuhan LPG meningkat 5,6%, dan konsumsi Avtur naik 10,8%.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina menambah pasokan 27.262 KL Gasoline, 2.002 MT LPG, dan 3.960 KL Avtur.

Infrastruktur siap siaga mencakup 677 SPBU, 57 SPBE, dan 532 Agen LPG. Layanan tambahan juga disiapkan di jalur toll, jalur wisata, dan lintas utama.

Termasuk 144 SPBU Siaga 24 jam, 479 Outlet Pangkalan LPG Siaga, 8 Kiosk Pertamina di rest area tol, dan layanan Motorist/Pertamina Delivery Service (PDS).

Selain itu, Pertamina menyiapkan 2 Serambi MyPertamina di Pelabuhan Bakauheni dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, lengkap dengan fasilitas istirahat, mini klinik, dan layanan konsumen aplikasi MyPertamina.

Pertamina menghimbau masyarakat agar menggunakan BBM sesuai kebutuhan, tidak menimbun, serta memprioritaskan keselamatan saat perjalanan.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135.(*)




Work From Anywhere ASN 29–31 Desember 2025, Hari Kerja Tetap Berlaku

JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia menegaskan kembali kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini berlaku pada 29–31 Desember 2025 dan memberikan fleksibilitas bekerja dari mana saja, termasuk di kantor atau dari rumah, sesuai kebutuhan instansi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menjelaskan bahwa kebijakan ini adalah bagian dari flexible working arrangement, bukan sekadar memudahkan ASN tidak masuk kantor. ASN tetap harus melaksanakan tugas kedinasan secara profesional dan memenuhi target kinerja instansi masing-masing.

“Bekerja di kantor boleh, bekerja dari lokasi lain juga boleh. Kebijakan ini berlaku Senin, 29 Desember hingga Rabu, 31 Desember 2025,” kata Rini Widyantini dalam penjelasan resmi. Ia menegaskan bahwa hari kerja tetap berlaku, termasuk tanggal 31 Desember 2025 yang bukan cuti bersama atau libur nasional.

Pemerintah juga mendorong sektor swasta untuk menerapkan sistem kerja fleksibel pada periode tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta perusahaan memberi peluang bagi pekerja untuk menerapkan WFA, tetap memperhatikan kelancaran operasional dan kontinuitas pelayanan.

Meski demikian, WFA bukan kewajiban di semua daerah. Beberapa pemerintah daerah tetap mewajibkan ASN masuk kantor sesuai jadwal normal untuk memastikan penyelesaian tugas akhir tahun berjalan lancar.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap tercipta keseimbangan antara kelancaran pelayanan publik, mobilitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.(*)




Kejagung Pamer Uang Rp 6,62 Triliun, Prabowo: Ini Bukti Kerja Keras Penegakan Hukum

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menjadi sorotan publik setelah memamerkan tumpukan uang tunai senilai Rp 6,62 triliun di lobi Gedung Bundar Jampidsus, Rabu (24/12/2025).

Dana ini berasal dari penagihan denda administratif kehutanan dan pengembalian kerugian negara dari kasus tindak pidana korupsi.

Presiden RI Prabowo Subianto hadir langsung menyaksikan pameran uang, didampingi sejumlah pejabat Kabinet, termasuk Menteri Pertahanan dan Menteri Keuangan.

Uang pecahan Rp 100 ribu disusun rapi membentuk tembok setinggi sekitar 1,5 meter, hampir memenuhi area lobi gedung.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras aparat penegak hukum dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

“Ini bukan sekadar angka, tetapi kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan Rp 6,6 triliun, kita bisa renovasi ribuan sekolah atau membangun puluhan ribu rumah permanen bagi korban bencana,” ujarnya.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menjelaskan, sekitar Rp 2,34 triliun berasal dari denda administrasi kehutanan.

Sedangkan Rp 4,28 triliun merupakan hasil pengembalian kerugian negara dari kasus korupsi yang ditangani Kejagung.

Selain itu, kegiatan ini juga menyoroti penguasaan kembali lahan hutan negara yang berhasil direbut dari pihak pelanggar, dengan total ratusan ribu hektare senilai indikatif lebih dari Rp 150 triliun.

Setelah dipamerkan, uang hasil sitaan ini akan disetorkan ke kas negara melalui mekanisme resmi.

Kejagung menilai langkah ini menunjukkan efektivitas penegakan hukum sekaligus pentingnya transparansi dalam menangani kasus kejahatan ekonomi, sehingga meningkatkan kepercayaan publik.(*)




Penjelasan TNI soal Helibox Air Drop: Tidak Ada Kardus Kosong

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan klarifikasi menanggapi video yang beredar di media sosial, yang menuding bantuan logistik melalui metode air drop atau helibox berisi kardus kosong.

TNI menegaskan informasi tersebut tidak benar dan muncul akibat kesalahpahaman terkait desain serta prosedur teknis pengiriman bantuan udara.

Komandan Batalyon Perbekalan dan Angkutan (Danyonbekang) 5 ARY TNI AD, Letkol CBA Supriyanto, menjelaskan setiap helibox yang dijatuhkan dipastikan berisi bantuan logistik dan telah melalui perhitungan teknis sebelum diterjunkan ke wilayah terdampak bencana.

“Pengisian helibox sudah melalui perhitungan teknis yang ketat, termasuk batas berat agar aman saat dijatuhkan dari udara. Bagian atas helibox memang terlihat kosong, tetapi bagian bawahnya berisi bantuan,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, helibox memiliki tinggi sekitar 70 sentimeter. Muatan bantuan ditempatkan di bagian bawah untuk menjaga bobot tetap aman dan stabil saat dijatuhkan.

Pengaturan ini juga mencegah kerusakan isi ketika helibox menyentuh tanah.

Batas maksimal berat helibox telah ditetapkan untuk memastikan keselamatan pengiriman.

Visual helibox yang terlihat kosong di bagian atas adalah hal normal dan sesuai standar operasional.

Setiap helibox melewati tahapan pemeriksaan berlapis, mulai dari pengisian logistik, pengecekan ulang, pengawasan pemuatan ke alat angkut, hingga pemeriksaan akhir sebelum dijatuhkan dari pesawat.

Bantuan yang dikirim biasanya berupa bahan makanan dan logistik darurat bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah sulit dijangkau.

TNI mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar di media sosial tanpa klarifikasi resmi.

TNI menegaskan komitmen menjalankan operasi kemanusiaan secara profesional dan memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan.(*)




Regulasi Paylater Resmi Berlaku, OJK Pastikan Perlindungan Konsumen

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 32 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater.

Aturan ini menjadi landasan hukum baru bagi pengawasan pembiayaan digital yang tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia.

POJK tersebut mulai berlaku pertengahan Desember 2025 dan menjadi sorotan publik pada 25 Desember 2025.

POJK 32/2025 menegaskan bahwa layanan BNPL hanya boleh diselenggarakan oleh bank umum dan perusahaan pembiayaan.

Tujuannya untuk mempersempit praktik pembiayaan digital yang tidak terawasi sekaligus memperkuat perlindungan konsumen.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menjelaskan ada perbedaan perlakuan antara bank dan perusahaan pembiayaan dalam penyelenggaraan BNPL.

“Bank umum dapat menyelenggarakan BNPL sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan bagi bank. Sementara perusahaan pembiayaan wajib mendapat persetujuan OJK terlebih dahulu sebelum menyediakan layanan BNPL,” ujar Ismail Riyadi dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).

BNPL didefinisikan sebagai pembiayaan tanpa agunan untuk pembelian barang atau jasa secara nontunai melalui sistem elektronik, dengan skema pembayaran tertentu yang disepakati penyelenggara dan konsumen.

Karena kemudahan aksesnya, layanan ini berpotensi menimbulkan risiko jika tidak dikelola secara hati-hati.

Dalam POJK 32/2025, OJK mewajibkan penyelenggara BNPL menerapkan prinsip kehati-hatian, termasuk melakukan penilaian kemampuan bayar konsumen.

Penyelenggara juga wajib memberikan informasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami, mulai dari plafon pembiayaan, tenor, cicilan, hingga biaya dan manfaat ekonomi yang timbul.

Selain itu, aspek perlindungan konsumen dan keamanan data pribadi menjadi fokus utama.

Penyelenggara diwajibkan menjaga kerahasiaan data nasabah serta menjalankan proses penagihan yang beretika.

Pelanggaran dapat dikenai sanksi administratif hingga penghentian layanan.

OJK juga memperkuat pengawasan melalui kewajiban pelaporan berkala dan memiliki wewenang untuk mengevaluasi atau membatasi kegiatan usaha BNPL apabila berpotensi menimbulkan risiko bagi konsumen maupun stabilitas sistem keuangan.

Penerbitan POJK 32/2025 diharapkan menciptakan ekosistem paylater yang tertib, sehat, dan berkelanjutan.

Sekaligus memastikan inovasi keuangan digital tetap berkembang dalam koridor perlindungan konsumen dan stabilitas sektor jasa keuangan nasional.(*)




Pascabencana Aceh Tamiang, Hutama Karya Fokus Huntara dan Akses Infrastruktur

ACEH, SEPUCUKJAMBI.ID PT Hutama Karya (Persero) menegaskan komitmennya mendukung arahan Danantara Indonesia dalam memperkuat respons kemanusiaan melalui program BUMN Peduli bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dukungan difokuskan pada pemulihan konektivitas wilayah serta pembangunan hunian sementara (huntara) guna mendukung proses pemulihan warga secara bertahap dan berkelanjutan.

Pelaksanaan bantuan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, posko kebencanaan, serta pemangku kepentingan teknis agar penanganan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

Chief Operational Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan kehadiran Danantara Indonesia bersama Badan Pengaturan (BP) BUMN sebagai bentuk pendampingan bagi warga terdampak selama masa pemulihan.

Ia menyampaikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama agar proses pemulihan berjalan secara manusiawi dan bertahap.

Dukungan Pembangunan Huntara Aceh Tamiang

Sebagai bagian dari fase pemulihan pascabencana, Hutama Karya mendapat amanah mendukung pembangunan hunian sementara di Aceh Tamiang.

Program ini bertujuan memastikan warga terdampak memperoleh tempat tinggal layak selama masa transisi.

Sebanyak 600 unit huntara akan dibangun oleh tujuh BUMN konstruksi, dengan kontribusi Hutama Karya sebanyak 120 unit di atas lahan seluas 52.581 meter persegi.

Lokasi pembangunan berada di Jalan Banda Aceh–Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tim proyek Hutama Karya telah melakukan peninjauan lapangan awal yang menunjukkan perlunya pembersihan lumpur, perataan lahan, serta penyiapan akses menuju area terdampak.

Huntara dirancang menggunakan metode rangka baja ringan yang cepat dibangun, tahan lama, dan aman.

Material seperti papan semen, multiplek lantai, serta atap zincalume digunakan untuk memastikan hunian siap huni dalam waktu singkat.

Setiap unit huntara memiliki luas sekitar 12 hingga 30 meter persegi dan dilengkapi fasilitas bersama, meliputi dapur umum, area cuci, mushola, serta sanitasi yang memadai.

Pemulihan Akses dan Konektivitas Warga

Selain pembangunan huntara, Hutama Karya turut berperan aktif dalam pemulihan akses dan konektivitas wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang.

Sejumlah ruas jalan tertutup lumpur, kayu hanyutan, dan sedimen sehingga menghambat mobilitas warga serta distribusi bantuan.

Sebagai bagian dari kerja kolektif BUMN Peduli, Hutama Karya mengerahkan berbagai sumber daya operasional.

Antara lain empat unit excavator, satu unit excavator PC75, dua unit dump truck, serta satu unit tangki solar untuk mendukung pembersihan material pascabanjir.

Tak hanya itu, Hutama Karya juga memobilisasi dukungan konektivitas dengan menyediakan Jembatan Bailey, terdiri dari satu unit bentang 43 meter dan dua unit bentang 48 meter.

Dukungan tambahan meliputi tujuh unit excavator PC-200, satu unit crane 80 ton, operator alat berat, serta pasokan bahan bakar untuk menjamin kelancaran operasional di lapangan.

Seluruh kegiatan dilakukan dengan mengutamakan standar keselamatan kerja dan koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat agar penanganan berjalan efektif dan tidak beririsan dengan instansi lain.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa pemulihan jalur penghubung menjadi prioritas awal sebelum pembangunan huntara dilanjutkan

Ia menegaskan kehadiran Hutama Karya bersama BUMN infrastruktur lain merupakan bentuk komitmen mendukung pemulihan masyarakat Aceh Tamiang secara menyeluruh.(*)




Lagu J-Pop 1990an ‘Mou Koi Nante Shinai’ Viral karena Wajah Penyanyi Mirip Jokowi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah video klip lawas penyanyi Jepang kembali viral di media sosial Indonesia karena warganet menilai wajah sang penyanyi mirip Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Video ini ramai dibagikan di platform seperti YouTube, X (Twitter), TikTok, hingga Instagram.

Tokoh yang dimaksud adalah Noriyuki Makihara, penyanyi dan penulis lagu pop Jepang yang populer sejak era 1990-an.

Video yang paling sering dibagikan berasal dari klip lagu “Mou Koi Nante Shinai”.

Dalam potongan video tersebut, Makihara tampil sederhana dengan rambut pendek dan ekspresi wajah yang dinilai menyerupai Jokowi, terutama senyum dan struktur wajahnya.

Fenomena ini memicu komentar lucu dari netizen Indonesia.

Di kolom komentar YouTube maupun unggahan ulang di media sosial, banyak yang menulis candaan seperti “Jokowi versi J-Pop”, “Pakde lagi konser di Jepang”, atau menyebut Makihara sebagai “Jokowi lost brother”.

Meskipun bernuansa humor, unggahan ini cepat menyebar dan mendorong peningkatan penayangan video klip aslinya.

Lagu “Mou Koi Nante Shinai” sendiri bukan rilisan baru, melainkan berasal dari awal 1990-an dan menjadi salah satu hits populer Noriyuki Makihara.

Namun berkat algoritma media sosial dan tren konten viral lintas negara, klip lawas ini kembali muncul di beranda banyak pengguna Indonesia dan memperoleh jutaan penonton dalam waktu singkat.

Noriyuki Makihara dikenal sebagai musisi berpengaruh di industri J-Pop.

Selain membawakan lagu-lagunya sendiri, ia juga menulis lagu untuk sejumlah artis besar Jepang, termasuk grup legendaris SMAP.

Karyanya kerap mengangkat tema kehidupan sehari-hari, cinta, dan refleksi personal, sehingga tetap relevan lintas generasi.

Fenomena kemiripan wajah dengan tokoh publik bukan hal baru di Indonesia.

Beberapa figur internasional sebelumnya juga sempat viral karena dianggap mirip dengan tokoh Tanah Air.

Menurut pakar budaya digital, tren ini merupakan bentuk hiburan spontan khas internet yang menggabungkan humor visual, nostalgia, dan algoritma media sosial.

Meski tidak terkait politik atau pernyataan resmi, viralnya video Noriyuki Makihara menunjukkan bagaimana konten lintas budaya mudah menarik perhatian publik Indonesia, hanya karena kemiripan wajah.

Fenomena ini juga menjadi pintu masuk bagi warganet untuk mengenal kembali musik pop Jepang era 1990-an yang sempat berjaya.(*)




Libur Natal dan Tahun Baru, Trafik Tol Trans Sumatera Tembus 127 Ribu Kendaraan

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Hingga 23 Desember 2025, arus lalu lintas terpantau mengalami peningkatan signifikan seiring tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 127.453 kendaraan, atau meningkat 41,88 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, dan nyaman selama masa libur Nataru.

Berdasarkan data Hutama Karya, peningkatan trafik tercatat di sejumlah ruas tol utama, antara lain:

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) dilintasi 15.897 kendaraan atau naik 26,75 persen.

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) dilintasi 16.870 kendaraan atau meningkat 37,97 persen.

  • Tol Betung – Tempino Jambi (Bayung Lencir – Tempino) mencatat 8.501 kendaraan atau melonjak 104,94 persen.

  • Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) dilintasi 2.241 kendaraan atau naik 40,15 persen.

  • Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) dilintasi 17.571 kendaraan atau meningkat 32,68 persen.

  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar mencatat 6.827 kendaraan atau naik 64,31 persen.

  • Tol Indrapura – Kisaran dilintasi 12.428 kendaraan atau meningkat 64,30 persen.

  • Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita mencatat 29.840 kendaraan atau naik 24,55 persen.

  • Tol Binjai – Pangkalan Brandan dilintasi 12.214 kendaraan atau meningkat 61,05 persen.

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) mencatat 5.064 kendaraan atau naik 80,02 persen.

Sementara itu, Tol Padang – Sicincin tercatat dilintasi 1.435 kendaraan atau turun 27,05 persen dibandingkan trafik normal, akibat terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi.

Trafik Ruas Tol Fungsional Selama Nataru

Selain ruas tol yang telah beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Nataru 2025/2026, yakni:

  • Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Seulimeum – Padang Tiji, mencatat 1.327 kendaraan.

  • Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) mencatat 2.598 kendaraan sejak dioperasikan secara fungsional.

Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Pengguna jalan tol diimbau untuk:

  • Memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan

  • Memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima

  • Beristirahat di rest area jika lelah atau mengantuk

  • Memastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi

Dengan mengutamakan keselamatan, Hutama Karya mengajak seluruh pengguna jalan untuk SETUJU: Selamat Sampai Tujuan.

Sekaligus merasakan manfaat konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera yang semakin memperpendek jarak antardaerah.

Sebagai tambahan, informasi terkini seputar kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol dapat dipantau melalui akun media sosial resmi Jalan Tol Hutama Karya serta aplikasi HK Toll Apps.(*)