Satgas MBG Muaro Jambi Tegaskan: Keputusan Penghentian Yayasan MBG Ada di BGN Pusat

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan massal di SD Sekernan, Muaro Jambi, telah mengungkap adanya bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli (E. coli) pada beberapa sampel makanan dan sampel klinis siswa.

Namun, Ketua Satgas MBG Muaro Jambi, Budhi Hartono, menegaskan bahwa keputusan untuk menghentikan atau mengganti yayasan penyelenggara Makanan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya berada di kewenangan BGN Pusat.

Satgas hanya bertugas melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi perbaikan.

“Keputusan apakah yayasan diperpanjang, dihentikan, atau diganti sepenuhnya menjadi kewenangan pihak BGN Pusat. Satgas fokus pada hasil evaluasi dan langkah perbaikan,” jelas Budhi Hartono.

Hasil laboratorium menunjukkan bahwa Staphylococcus aureus ditemukan pada makanan seperti tahu, toge, ayam suir, kol, dan sampel sisa lainnya, sementara E. coli terdeteksi pada bihun siswa kelas 1–3.

Kombinasi kedua bakteri juga terdapat pada ayam suir dari bank sampel.

Uji kualitas air sumur bor yang digunakan pun menunjukkan total coliform 33 CFU/100 ml dan mangan 0,74 mg/l, melebihi batas standar mutu.

Satgas MBG memberikan sejumlah rekomendasi perbaikan kepada yayasan:

  • Peningkatan pengawasan dapur dan penerapan standar keamanan pangan yang ketat

  • Perbaikan sistem air bersih dan sanitasi

  • Pengawasan harian oleh petugas SPPG di lokasi produksi

“Petugas lapangan yang setiap hari berada di dapur harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar. Pengawasan tidak boleh longgar,” tambah Budhi.

Satgas menekankan bahwa evaluasi dan rekomendasi ini menjadi bahan pertimbangan bagi BGN Pusat untuk menentukan langkah akhir terkait kelanjutan yayasan.

Hasil evaluasi ini menjadi peringatan bagi seluruh penyelenggara layanan makanan di daerah agar konsisten menerapkan prosedur keamanan pangan demi mencegah kejadian serupa.(*)




Hasil Lab Ungkap Penyebab Keracunan Massal di SD Muaro Jambi, Staphylococcus dan E coli Terdeteksi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan sampel klinis terkait dugaan keracunan massal di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi, mengungkap adanya kontaminasi bakteri patogen.

Etiologi utama diduga berasal dari Staphylococcus aureus, dengan kontribusi Escherichia coli (E. coli).

Ketua Satgas MBG Muaro Jambi, Budhi Hartono, menyebutkan bahwa Staphylococcus aureus ditemukan pada beberapa sampel makanan, termasuk tahu, toge, ayam suir, kol, dan sisa makanan lainnya.

Sementara E. coli terdeteksi pada bihun siswa kelas 1–3.

Kombinasi kedua bakteri ini juga ditemukan pada ayam suir dari bank sampel.

“Hasil uji menunjukkan pola kejadian mengarah pada common source outbreak, di mana satu sumber paparan sama menyebabkan puncak kasus tajam dalam waktu tertentu,” kata Budhi.

Selain makanan, uji kualitas air sumur bor yang digunakan menunjukkan total coliform 33 CFU/100 ml dan mangan 0,74 mg/l, melebihi standar mutu, sehingga berpotensi menjadi faktor risiko tambahan kontaminasi lingkungan.

Berdasarkan hasil evaluasi, Satgas MBG menyampaikan sejumlah rekomendasi perbaikan kepada yayasan penyelenggara Aziz Rukiyah Amanah, meliputi:

  • Peningkatan pengawasan dapur dan standar keamanan pangan

  • Perbaikan sistem air bersih dan sanitasi

  • Pengawasan harian oleh petugas SPPG di lokasi produksi

“Petugas lapangan harus memastikan seluruh proses pengolahan makanan sesuai standar. Pengawasan tidak boleh longgar,” tegas Budhi Hartono.

Terkait keputusan penghentian atau penggantian yayasan, Budhi menekankan bahwa kewenangan berada pada BGN Pusat, dan Satgas hanya memberikan rekomendasi berbasis hasil evaluasi.

Hasil ini menjadi peringatan bagi seluruh penyelenggara layanan makanan agar konsisten menerapkan standar keamanan pangan, mencegah kejadian serupa, dan melindungi kesehatan siswa.(*)




Percepatan Huntara Pascabencana Sumatera Jadi Fokus DPR RI Menjelang Idul Fitri

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menekankan pentingnya percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi korban bencana di Sumatera.

Menurutnya, penyelesaian huntara menjadi krusial agar masyarakat terdampak dapat menjalani ibadah Ramadan 1447 H dan Hari Raya Idul Fitri 2026 dengan lebih layak dan nyaman.

Dalam rapat Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI, Dasco mendorong pemerintah untuk menargetkan penyelesaian huntara sebelum Idul Fitri.

“Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mendorong pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan hunian sementara di wilayah bencana sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026,” kata Dasco.

Percepatan pembangunan huntara tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga sisi kemanusiaan.

Menurut Dasco, pengungsi harus dapat menempati tempat tinggal yang aman dan layak saat menjalani ibadah puasa dan perayaan Idul Fitri.

DPR RI juga meminta adanya dukungan regulasi agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lebih cepat.

Salah satunya melalui Peraturan Menteri Keuangan terkait relaksasi penggunaan anggaran kementerian atau lembaga.

“Relaksasi anggaran penting untuk memberikan fleksibilitas dalam mengalokasikan dana bagi pemulihan pascabencana, sehingga pembangunan huntara dan infrastruktur pendukung bisa segera direalisasikan,” jelas Dasco.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan pemulihan di wilayah Sumatera yang terdampak bencana, di mana pemerintah bersama DPR menargetkan pengungsi sudah menempati hunian sementara yang layak dan aman sebelum Idul Fitri 2026.(*)




Pemanfaatan Kayu Pascabanjir di Sumatera Tunggu Arahan Presiden, Bisa Tingkatkan PAD

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti tumpukan kayu gelondongan yang masih banyak ditemukan di wilayah terdampak banjir di Sumatera.

Menurutnya, kayu tersebut memiliki potensi dimanfaatkan untuk pemulihan pascabencana maupun kepentingan ekonomi daerah.

Hal ini disampaikan Tito dalam rapat bersama Satgas Pemulihan Pascabencana DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan kayu masih menunggu arah Presiden agar dapat digunakan secara legal dan tepat sasaran.

“Mengenai tumpukan kayu yang masih sangat banyak di beberapa tempat, begitu ada arahan Bapak Presiden dapat dipakai, langsung dipakai oleh warga atau pemda untuk dijadikan papan guna kepentingan bencana,” ujar Tito.

Selain untuk kebutuhan warga, Tito menyebut beberapa kepala daerah mengusulkan agar kayu gelondongan dapat mendukung industri lokal, misalnya pembuatan batu bata dan kayu olahan.

Mendagri juga membuka peluang agar pengelolaan kayu dilakukan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sehingga selain membantu proses pemulihan, langkah ini berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Apakah mungkin ini bisa dikelola oleh BUMD, kemudian dijual ke industri-industri, sehingga bisa mendatangkan PAD pada mereka,” tambah Tito.

Pernyataan Tito menegaskan pemerintah tengah merancang skema pemanfaatan kayu pascabanjir yang terstruktur, legal, dan memiliki kepastian hukum.

Langkah ini diharapkan mempercepat pemulihan pascabanjir, sekaligus memberi nilai ekonomi bagi daerah terdampak.(*)




Lukisan Presiden ke-6 SBY Laku Rp6,5 Miliar, AHY Pastikan Dana untuk Bantuan Sosial

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Lukisan karya Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berjudul “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” berhasil terjual Rp6,5 miliar dalam sesi lelang amal perayaan Imlek Nasional 2026, yang digelar oleh Partai Demokrat di Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026).

Harga fantastis ini tercapai setelah terjadi persaingan sengit antara para peserta lelang. Acara dipandu langsung oleh Ketua BPOKK Partai Demokrat, Ossy Dermawan, yang mengumumkan angka akhir pembelian.

“Rp6,5 miliar. Semua dana ini akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan bagi masyarakat prasejahtera, utamanya kaum Tionghoa. Congratulations Dato Low,” ujar Ossy saat sesi lelang berlangsung.

“Ada sebuah kuda api yang melambangkan tekad, kekuatan, energi, mencapai tujuan yang baik, tetapi dalam suasana kehidupan yang teduh,” terang SBY.

Lukisan ini dibuat dengan makna simbolis, mencerminkan semangat nasional dan energi positif, sekaligus menjadi karya seni tokoh nasional yang memiliki nilai sosial tinggi

Lukisan dimenangkan oleh pengusaha konglomerat Low Tuck Kwong, salah satu tokoh bisnis terbesar di Indonesia.

Semua hasil lelang disumbangkan untuk kegiatan kemanusiaan, termasuk:

  • Membantu masyarakat prasejahtera.

  • Memberikan dukungan bagi korban bencana di berbagai daerah.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa dana lelang sepenuhnya untuk tujuan sosial.

“Hasil lelang lukisan ini sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan, membantu masyarakat prasejahtera, serta warga terdampak bencana, termasuk keturunan Tionghoa,” jelas AHY.

Transaksi ini menjadi momen penting yang memadukan dunia seni dan politik Indonesia.

Lukisan SBY tidak hanya bernilai seni tinggi, tetapi juga menjadi instrumen nyata untuk solidaritas sosial dan aksi kemanusiaan, memperlihatkan bagaimana tokoh nasional dapat menginspirasi melalui karya seni.(*)




Menkeu Purbaya: Belum Ada Kandidat Kuat untuk Ketua OJK

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan hingga saat ini belum ada pendaftar yang dianggap kandidat kuat dalam proses seleksi Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah berlangsung.

“Berapa orangnya saya sempat lihat tadi pagi, saya browse orang-orangnya siapa saja. Mungkin masih kita tunggu orang-orang yang lain yang lebih berkualitas untuk masuk,” kata Purbaya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan, sebagian besar pendaftar saat ini belum memenuhi kriteria figur profesional dan berpengalaman yang dibutuhkan.

“Saya masih lihat sebagian besar masih bukan orang jagonya-jagonya gitu,” imbuh Menteri Keuangan.

Purbaya menekankan bahwa proses seleksi tetap berjalan sesuai jadwal dan pemerintah menjamin transparansi serta objektivitas

Tidak ada kandidat favorit atau “jagoan” tertentu yang dijagokan.

Semua calon yang memenuhi syarat memiliki kesempatan sama untuk lolos seleksi administrasi dan tahap wawancara.

Posisi Ketua OJK dianggap strategis untuk memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia.

Termasuk perbankan, pasar modal, dan lembaga keuangan non-bank, di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang terus berubah.

Pemerintah masih menunggu pendaftar yang berminat dan memenuhi kriteria.

Batas akhir pendaftaran akan menentukan jumlah kandidat resmi yang akan bersaing dalam tahap seleksi berikutnya.(*)




Syarat dan Cara Daftar Beasiswa Garuda S1 2026 untuk Lulusan SMA

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah resmi membuka Program Beasiswa Garuda S1 2026 bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi sarjana di luar negeri.

Beasiswa ini menawarkan dukungan pembiayaan pendidikan sekaligus akses ke universitas internasional bergengsi.

Program ini ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat dengan prestasi akademik baik dan kesiapan studi global.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi, dengan tahapan seleksi mulai dari administrasi hingga wawancara.

Beasiswa Garuda menanggung biaya kuliah dan komponen pendukung lain, termasuk biaya hidup, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, dan kebutuhan akademik sesuai skema pembiayaan program.

Persyaratan Pendaftaran

Calon peserta wajib memenuhi persyaratan dasar:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Lulusan SMA/sederajat atau siswa kelas akhir

  • Nilai akademik memenuhi standar seleksi

  • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS atau setara)

  • Surat rekomendasi dari sekolah atau lembaga terkait

  • Motivation letter atau esai pribadi

  • Dokumen identitas dan transkrip nilai

  • Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi

Selain itu, peserta harus memenuhi kriteria tambahan:

  • Memilih program studi sesuai daftar universitas mitra

  • Tidak sedang menerima beasiswa serupa

  • Siap mengikuti pembinaan pra-keberangkatan

  • Mematuhi aturan akademik dan kontrak beasiswa

  • Bersedia kembali ke Indonesia setelah studi selesai

Seleksi dilakukan bertahap, mulai dari verifikasi dokumen, penilaian akademik, hingga wawancara.

Panitia menekankan pentingnya kelengkapan dokumen, karena kesalahan administratif dapat menggugurkan pendaftaran sejak awal.

Program Beasiswa Garuda menjadi kesempatan strategis bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pendidikan global sekaligus membangun kompetensi nasional jangka panjang.

Pemerintah berharap penerima beasiswa dapat kembali berkontribusi pada pembangunan Indonesia setelah menyelesaikan studi.(*)




Toleransi di Bulan Puasa, Pemerintah akan Biarkan Rumah Makan Beroperasi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menegaskan tidak akan ada sweeping rumah makan selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga harmoni sosial dengan menekankan pentingnya saling menghormati antara masyarakat yang berpuasa dan yang tidak.

Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafii, menyatakan bahwa praktik sweeping bukanlah pendekatan tepat untuk menjaga suasana Ramadhan.

Menurutnya, bulan suci seharusnya menjadi momentum memperkuat toleransi, bukan menimbulkan ketegangan di ruang publik.

“Enggak ada. Enggak ada sweeping-sweeping lah. Itulah bentuk penghormatan kita, selain kita yang berpuasa, masih ada kok saudara kita yang tidak berpuasa,” ujar Syafii usai Sidang Isbat Ramadhan 2026 di Hotel Borobudur, Selasa (17/2/2026) malam.

Syafii menekankan keberagaman masyarakat Indonesia yang harus diakui. Tidak semua warga menjalankan puasa, baik karena perbedaan keyakinan maupun alasan kesehatan.

Oleh karena itu, fasilitas publik seperti rumah makan tetap perlu tersedia.

“Kita yang berpuasa ini harus menyadari juga, ternyata kan enggak semua orang berpuasa. Sehingga masih memungkinkan ada fasilitas-fasilitas yang masih terus bisa dinikmati oleh orang yang tidak puasa,” jelasnya.

Wakil Menag juga mengingatkan bahwa toleransi berjalan dua arah. Masyarakat yang tidak berpuasa diharapkan tetap menghormati mereka yang menjalankan ibadah.

Sikap saling menghormati ini menjadi fondasi stabilitas sosial selama bulan suci.

“Bagi yang tidak berpuasa, ya memang kita enggak puasa. Tapi hormati dong orang yang puasa. Harmoni ini akan melahirkan situasi yang cukup baik di tengah masyarakat kita,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah lebih mengedepankan pendekatan persuasif dibanding tindakan represif.

Ramadhan dipandang sebagai ruang edukasi sosial tentang toleransi, bukan sekadar penegakan aturan formal.

Dengan saling memahami, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani bulan suci dengan tenang, produktif, dan tetap menghargai keberagaman.(*)




Lebih dari Seribu Perusahaan Siap Beroperasi, Investasi Manufaktur Indonesia Kuat

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah kembali menegaskan optimisme terhadap sektor industri manufaktur Indonesia di tengah dinamika sentimen ekonomi global.

Meski banyak faktor eksternal berpotensi memengaruhi, arus investasi ke sektor industri menunjukkan tren ekspansi jangka menengah yang kuat.

Juru bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, menekankan bahwa penilaian terhadap investasi tidak bisa hanya mengacu pada satu indikator sesaat.

Menurutnya, kesiapan industri untuk segera beroperasi menjadi sinyal utama keberlanjutan investasi manufaktur.

“Masuknya investasi ke sektor industri tidak bisa dinilai hanya dari satu indikator sentimen. Fakta bahwa lebih dari seribu perusahaan industri siap beroperasi pada 2026 menunjukkan bahwa investasi manufaktur berjalan dan berkelanjutan,” ujar Febri di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Pemerintah juga menyoroti lonjakan impor barang modal sebagai indikator nyata aktivitas ekspansi industri. Kenaikan impor mesin dan peralatan produksi dinilai bukan sebagai tanda pelemahan, melainkan bukti bahwa pelaku industri sedang memperbesar kapasitas dan modernisasi teknologi.

“Peningkatan signifikan impor barang modal, khususnya mesin dan peralatan mekanis, menjadi indikator kuat bahwa investasi manufaktur justru tumbuh pesat, terutama sepanjang 2025. Ini menunjukkan industri sedang melakukan ekspansi dan modernisasi kapasitas produksi,” tegas Febri.

Ekspansi industri diproyeksikan mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, serta penguatan struktur industri nasional.

Pemerintah yakin sektor manufaktur tetap menjadi motor penting pertumbuhan ekonomi, terutama di tengah persaingan regional dan global.

Berbagai kebijakan insentif, kemudahan perizinan, dan dorongan hilirisasi sumber daya alam terus diperkuat agar investasi tetap stabil.

Pemerintah menargetkan manufaktur menjadi pilar utama transformasi ekonomi jangka panjang.

“Dengan berbagai kebijakan tersebut, kami optimistis investasi industri manufaktur akan terus tumbuh, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Febri.

Dengan proyeksi lebih dari seribu perusahaan baru beroperasi dalam dua tahun ke depan, pemerintah menilai fondasi industrialisasi Indonesia berada pada fase penguatan.

Tantangan global memang tetap ada, namun arah kebijakan sudah selaras untuk menjaga momentum pertumbuhan sektor manufaktur.(*)




MBG Libur 16–22 Februari 2026, Layanan Kembali Normal 23 Februari

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama periode libur Tahun Baru Imlek dan awal Ramadan 1447 H.

Kebijakan ini diumumkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bentuk penyesuaian operasional mengikuti jadwal libur nasional.

Penghentian sementara dilakukan pada masa cuti bersama Imlek 16–17 Februari 2026, kemudian berlanjut pada awal Ramadan 18–22 Februari 2026. Penyaluran program dijadwalkan kembali normal mulai 23 Februari 2026.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa penghentian ini hanya bersifat teknis dan tidak mengubah kebijakan utama program.

“Penyesuaian pelayanan MBG pada periode hari libur dan cuti bersama dimaksud bersifat sementara dan tidak mengubah petunjuk teknis secara permanen. Setelah periode libur dimaksud berakhir, pelayanan MBG kembali mengikuti ketentuan operasional normal sesuai juknis yang berlaku,” ujar Dadan.

Penyesuaian jadwal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 yang mengatur pelaksanaan MBG selama Ramadan, libur Imlek, dan masa Lebaran.

BGN memastikan bahwa setelah masa jeda berakhir, program akan kembali berjalan sesuai standar:

  • Keamanan pangan

  • Ketertiban distribusi

  • Akuntabilitas layanan

Masyarakat penerima manfaat diimbau untuk memantau pengumuman resmi agar tidak terjadi kebingungan selama periode penghentian sementara.

Program MBG merupakan salah satu inisiatif nasional untuk memperkuat kualitas gizi masyarakat, terutama kelompok rentan.

Karena itu, penghentian sementara ini diposisikan sebagai penyesuaian teknis operasional, bukan pengurangan komitmen pemerintah terhadap layanan gizi publik.(*)