Olahraga Padel Makin Populer, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

SEPUCUKJAMBI.ID – Padel merupakan olahraga raket yang dimainkan secara ganda di lapangan berukuran lebih kecil dibanding tenis dan dikelilingi dinding.

Keunikan olahraga ini terletak pada aturan permainan yang memungkinkan bola memantul dari dinding, sehingga reli menjadi lebih panjang, dinamis, dan penuh strategi.

Olahraga ini pertama kali dikembangkan di Meksiko pada era 1960-an dan kemudian berkembang pesat di berbagai negara Eropa.

Dalam beberapa tahun terakhir, padel mulai menarik perhatian masyarakat Indonesia dan menjadi alternatif olahraga baru yang digemari berbagai kalangan.

Salah satu alasan padel cepat populer adalah karena relatif mudah dipelajari.

Aturan permainan yang sederhana serta ukuran lapangan yang lebih kecil membuat pemula dapat beradaptasi dengan cepat, bahkan bagi mereka yang belum pernah mencoba olahraga raket sebelumnya.

Meski demikian, padel tetap menawarkan tantangan dan keseruan dalam setiap pertandingan.

Dari sisi kesehatan, padel memberikan manfaat kebugaran yang cukup lengkap.

Selama bermain, tubuh bergerak aktif melalui aktivitas berlari, memukul, berpindah arah, dan menjaga posisi.

Gerakan ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat otot, serta menjaga kebugaran fisik secara menyeluruh.

Padel juga berperan dalam melatih koordinasi dan keseimbangan.

Bola yang dapat memantul dari dinding menuntut pemain untuk memiliki refleks cepat dan kerja sama antara mata, tangan, dan tubuh.

Kemampuan ini bermanfaat tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam aktivitas harian, terutama bagi orang dewasa dan lansia.

Manfaat lainnya adalah membantu menjaga berat badan ideal.

Intensitas permainan yang cukup tinggi membuat pembakaran kalori berlangsung optimal, sehingga lemak tubuh dapat berkurang dan massa otot tetap terjaga.

Aktivitas fisik yang rutin juga berkontribusi menurunkan risiko gangguan metabolik seperti diabetes dan kolesterol tinggi.

Kesehatan jantung pun turut terjaga melalui olahraga padel.

Aktivitas yang bersifat aerobik ini membantu meningkatkan kerja sistem kardiovaskular dan efisiensi penyerapan oksigen oleh tubuh, yang penting untuk mencegah penyakit jantung dan meningkatkan stamina.

Selain manfaat fisik, padel juga memiliki nilai sosial yang kuat karena dimainkan secara berpasangan.

Interaksi, kerja sama tim, dan suasana permainan yang santai membuat padel menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk dilakukan bersama teman atau keluarga.

Meski tergolong ramah bagi pemula, pemain tetap disarankan mempelajari teknik dasar dan memperhatikan faktor keselamatan.

Pemanasan yang cukup dan penggunaan peralatan yang sesuai dapat membantu memaksimalkan manfaat olahraga ini sekaligus mengurangi risiko cedera.(*)




Wedang Uwuh dan Khasiatnya untuk Wanita, Minuman Tradisional Kaya Rempah

SEPUCUKJAMBI.ID – Wedang uwuh merupakan salah satu minuman tradisional khas Indonesia yang dikenal dengan cita rasa hangat dan aroma rempah yang kuat.

Racikan jahe, cengkeh, kayu manis, hingga pala menjadikan minuman ini tidak hanya nikmat, tetapi juga dipercaya memiliki sejumlah manfaat kesehatan, khususnya bagi wanita.

Kombinasi berbagai rempah alami dalam wedang uwuh mengandung senyawa aktif yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Jika dikonsumsi secara wajar, minuman ini sering dijadikan pilihan untuk menjaga kebugaran tubuh dan mendukung kesehatan sehari-hari.

Salah satu manfaat yang kerap dikaitkan dengan wedang uwuh adalah membantu meredakan nyeri saat menstruasi.

Kandungan jahe dan kayu manis dikenal memiliki efek antiperadangan serta membantu melancarkan aliran darah.

Efek tersebut dapat membantu mengurangi rasa kram dan ketidaknyamanan yang sering dialami wanita selama haid.

Selain itu, wedang uwuh juga dipercaya bermanfaat bagi sistem pencernaan.

Rempah-rempah di dalamnya dapat membantu merangsang kerja enzim pencernaan sehingga proses cerna makanan menjadi lebih optimal.

Hal ini berguna bagi wanita yang kerap mengalami perut kembung atau rasa tidak nyaman setelah makan.

Manfaat lain yang sering dirasakan adalah peningkatan daya tahan tubuh.

Kandungan antioksidan dari cengkeh dan jahe membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Oleh karena itu, wedang uwuh kerap dikonsumsi saat cuaca tidak menentu atau ketika tubuh terasa kurang fit.

Tak hanya berdampak pada fisik, wedang uwuh juga dianggap membantu meredakan stres.

Aroma rempah yang harum dan sensasi hangat saat diminum dapat memberikan efek relaksasi, membantu menenangkan pikiran di tengah aktivitas yang padat.

Beberapa orang juga meyakini bahwa wedang uwuh berperan dalam menjaga kesehatan kulit.

Kandungan antioksidan di dalamnya membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan, yang berkaitan dengan penuaan dini dan masalah kulit.

Meski memiliki banyak potensi manfaat, wedang uwuh bukanlah pengganti pengobatan medis.

Konsumsi secara bijak tetap dianjurkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Bagi wanita hamil atau yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya secara rutin.(*)




Tak Punya Banyak Waktu? Interval Training Bisa Jadi Jawaban Olahraga Efisien

SEPUCUKJAMBI.ID – Kesibukan sering kali menjadi alasan utama banyak orang menunda atau bahkan meninggalkan olahraga.

Namun, keterbatasan waktu sebenarnya tidak selalu berarti harus mengorbankan kebugaran.

Salah satu metode latihan yang kini semakin populer karena efisien dan fleksibel adalah interval training.

Interval training merupakan pola latihan yang mengombinasikan gerakan berintensitas tinggi dengan jeda pemulihan singkat atau aktivitas ringan secara bergantian.

Tubuh diajak bekerja keras dalam waktu relatif pendek, lalu diberi kesempatan untuk pulih sebelum kembali ke fase intens berikutnya.

Pola ini membuat latihan terasa lebih dinamis dan jauh dari kesan membosankan.

Keunggulan lain dari interval training adalah kemudahannya untuk diterapkan dalam berbagai bentuk olahraga.

Metode ini bisa dilakukan melalui lari, bersepeda, skipping, hingga latihan menggunakan berat badan seperti squat, burpee, atau jumping jack.

Tanpa peralatan khusus, latihan ini tetap bisa dijalankan di rumah, di taman, atau bahkan di sela-sela kesibukan.

Dari sisi kesehatan, interval training dikenal efektif meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru.

Pergantian intensitas membuat sistem kardiovaskular bekerja lebih adaptif dan efisien, sehingga tubuh menjadi lebih kuat dan daya tahan meningkat seiring waktu.

Tak hanya itu, interval training juga sering dipilih karena kemampuannya membakar kalori secara optimal dalam durasi singkat. Saat fase intens dilakukan, kebutuhan energi tubuh melonjak.

Menariknya, proses pembakaran kalori tetap berlanjut setelah latihan selesai karena tubuh masih bekerja memulihkan diri, membuat latihan ini terasa lebih efektif dibandingkan olahraga berdurasi panjang dengan intensitas rendah.

Metode ini juga bermanfaat bagi mereka yang ingin menjaga berat badan atau meningkatkan metabolisme.

Variasi intensitas membantu mengaktifkan otot dan sistem energi tubuh secara maksimal, sehingga metabolisme tetap terjaga.

Meski praktis, interval training tetap perlu dilakukan dengan perencanaan yang tepat.

Pemanasan sebelum latihan sangat penting untuk menyiapkan otot dan mengurangi risiko cedera.

Pendinginan setelah latihan juga diperlukan agar detak jantung dan pernapasan kembali stabil secara bertahap.

Bagi pemula, disarankan memulai dengan intensitas rendah dan durasi singkat, lalu meningkatkannya secara perlahan sesuai kemampuan tubuh.

Mendengarkan respons tubuh menjadi kunci agar latihan tetap aman dan memberikan manfaat optimal.

Dengan pendekatan yang tepat, interval training bisa menjadi pilihan olahraga ideal di era modern hemat waktu, variatif, dan mampu memberikan dampak positif nyata bagi kebugaran dan kesehatan tubuh.(*)




Efek Konsumsi Susu Kental Manis Sachet Berlebihan bagi Kesehatan

SEPUCUKJAMBI.ID – Susu kental manis sachet merupakan produk olahan susu yang populer di Indonesia karena teksturnya kental dan rasanya sangat manis.

Produk ini dibuat dengan mengurangi air melalui proses evaporasi, lalu ditambahkan gula agar rasa manis tetap terjaga dan kemasan dapat bertahan lama.

Secara nutrisi, kandungan gula menjadi komponen utama, sementara protein, lemak, vitamin (A, D, B1), dan mineral seperti kalsium hanya ada dalam jumlah kecil.

Karena gula mendominasi, susu kental manis sachet sebaiknya tidak dijadikan sumber makanan utama, melainkan sebagai penambah rasa pada minuman atau makanan.

Meski ada sedikit vitamin dan mineral, manfaat gizinya terbatas.

Konsumsi berlebihan justru membawa risiko kesehatan, termasuk karies gigi, kenaikan berat badan, resistensi insulin, serta peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Untuk tetap menikmati susu kental manis secara aman, gunakan sebagai pelengkap, perhatikan label nutrisi, dan jaga kebersihan gigi setelah konsumsi.

Bagi yang peduli kesehatan atau memiliki kondisi khusus seperti diabetes dan obesitas, alternatif seperti susu segar, susu rendah lemak, atau susu nabati tanpa tambahan gula bisa menjadi pilihan lebih sehat.

Singkatnya, susu kental manis sachet praktis dan menambah rasa, tetapi konsumsinya harus dibatasi dan tidak dijadikan sumber nutrisi utama demi kesehatan tubuh.(*)




Mata Kunang-Kunang Disertai Pusing? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Mata yang terasa seperti melihat kunang-kunang disertai pusing bisa muncul secara tiba-tiba.

Kondisi ini sering terjadi akibat tubuh kekurangan cairan, gula darah rendah, atau tekanan darah turun secara mendadak, misalnya saat bangun dari duduk atau tidur.

Meskipun biasanya tidak berbahaya, gejala ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari jika dibiarkan.

Langkah awal penanganan yang efektif adalah segera duduk atau berbaring untuk mengembalikan keseimbangan aliran darah ke otak.

Teknik pernapasan yang tenang juga membantu sistem saraf rileks dan mempercepat pemulihan.

Dehidrasi sering menjadi penyebab utama. Minum air putih secara perlahan atau menambahkan elektrolit setelah olahraga berat atau berkeringat banyak dapat membantu meringankan gejala.

Jika penyebabnya kadar gula darah rendah, konsumsi makanan ringan seperti buah, biskuit tawar, atau roti dapat menstabilkan energi tubuh.

Selain itu, hindari berdiri terlalu cepat setelah tidur atau duduk lama.

Bangkit secara perlahan memberi waktu bagi tubuh menyesuaikan tekanan darah dan mengurangi risiko munculnya mata kunang-kunang dan pusing.

Pencegahan jangka panjang meliputi menerapkan gaya hidup sehat: makan teratur dengan menu bergizi, minum cukup air (minimal delapan gelas sehari), tidur cukup (7–8 jam), serta rutin berolahraga ringan seperti berjalan kaki 30 menit per hari.

Meski keluhan biasanya membaik dengan istirahat, makanan, atau cairan yang cukup, segera konsultasikan ke dokter jika gejala sering muncul, berlangsung lama, atau disertai sesak napas, muntah, atau detak jantung tidak teratur.(*)




Apakah Penglihatan Setelah LASIK Bertahan Seumur Hidup? Ini Penjelasannya

SEPUCUKJAMBI.ID – LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis) adalah prosedur bedah mata yang populer untuk memperbaiki gangguan penglihatan, termasuk rabun jauh, rabun dekat, dan silinder.

Prosedur ini bekerja dengan membentuk ulang kornea sehingga cahaya jatuh tepat di retina, sehingga penglihatan menjadi lebih jelas.

Karena perubahan terjadi langsung pada struktur kornea, hasil LASIK pada dasarnya bersifat permanen.

Meski demikian, banyak orang bertanya-tanya, apakah penglihatan setelah LASIK benar-benar akan bertahan seumur hidup?.

Menurut dokter mata, efek LASIK menetap pada kornea, namun mata tetap bisa mengalami perubahan seiring waktu.

Mata adalah organ hidup yang terus menua dan menyesuaikan diri, sehingga perubahan penglihatan tetap mungkin terjadi.

Perubahan Penglihatan Setelah LASIK

Salah satu perubahan paling umum adalah presbiopia, yaitu berkurangnya kemampuan mata untuk melihat jarak dekat yang biasanya muncul setelah usia 40 tahun.

Kondisi ini terjadi karena lensa mata menjadi lebih kaku akibat penuaan, dan LASIK tidak dirancang untuk mencegah presbiopia.

Dengan kata lain, seseorang yang telah menjalani LASIK tetap mungkin membutuhkan kacamata baca di masa mendatang.

Selain faktor usia, perubahan penglihatan bisa muncul pada pasien yang kondisi matanya masih berkembang saat operasi.

Pada beberapa orang, minus atau silinder bisa kembali dalam derajat ringan beberapa tahun setelah LASIK.

Dokter mata dalam kondisi tertentu dapat merekomendasikan tindakan tambahan atau enhancement jika kornea masih memungkinkan.

Proses Pemulihan dan Stabilitas Penglihatan

LASIK dikenal sebagai prosedur dengan waktu pemulihan cepat. Banyak pasien melaporkan peningkatan penglihatan hanya dalam satu hari setelah operasi.

Namun, proses penyembuhan penuh dan stabilisasi penglihatan biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga 2–3 bulan.

Selama masa pemulihan, beberapa gejala umum dapat muncul seperti:

  • Mata kering

  • Sensitivitas terhadap cahaya

  • Silau atau penglihatan sedikit buram

Biasanya gejala-gejala ini akan berangsur membaik seiring waktu.

Kepuasan Pasien Jangka Panjang

Sebagian besar pasien merasa puas dengan hasil LASIK. Banyak yang tetap menikmati penglihatan yang baik selama bertahun-tahun tanpa kacamata atau lensa kontak.

Meski demikian, penting memiliki ekspektasi realistis bahwa LASIK tidak menghentikan proses penuaan mata.

Kesimpulan

LASIK memberikan perubahan permanen pada kornea, sehingga hasilnya bisa bertahan sangat lama.

Namun, perubahan penglihatan akibat usia atau kondisi mata lainnya tetap mungkin terjadi.

Oleh karena itu, konsultasi rutin dengan dokter mata tetap diperlukan agar kesehatan mata tetap terjaga setelah menjalani prosedur ini.(*)




Mengenal Social Jetlag, Gangguan Pola Tidur yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

SEPUCUKJAMBI.ID – Banyak orang terbiasa tidur larut dan bangun siang saat akhir pekan, lalu kembali memaksakan diri bangun pagi di hari kerja.

Kebiasaan ini sering dianggap wajar, padahal bisa menjadi tanda social jetlag gangguan pola tidur yang terjadi tanpa perlu bepergian jauh.

Social jetlag muncul ketika jadwal tidur dan bangun seseorang berbeda jauh antara hari kerja dan hari libur.

Kondisinya mirip jet lag akibat perjalanan lintas zona waktu, tetapi penyebabnya adalah perubahan rutinitas harian.

Akibatnya, jam biologis tubuh atau ritme sirkadian menjadi tidak sinkron.

Dampaknya tidak bisa dianggap sepele. Perubahan pola tidur yang berulang setiap minggu dapat membuat tubuh terasa lelah meski sudah tidur cukup lama.

Banyak orang dengan social jetlag mengeluhkan sulit fokus, suasana hati memburuk, hingga produktivitas yang menurun.

Sejumlah penelitian juga mengaitkan social jetlag dengan masalah kesehatan fisik.

Ketidakteraturan jam tidur dapat memengaruhi metabolisme tubuh, meningkatkan risiko obesitas, gangguan gula darah, dan tekanan darah yang tidak stabil.

Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi memperbesar risiko sindrom metabolik.

Dari sisi mental, jam tidur yang tidak selaras dengan ritme alami tubuh dapat membuat seseorang lebih mudah stres dan emosional.

Otak membutuhkan pola tidur yang konsisten untuk bekerja optimal, termasuk dalam hal konsentrasi, pengambilan keputusan, dan daya ingat.

Fenomena social jetlag semakin umum di era modern. Tuntutan pekerjaan, jadwal belajar, aktivitas sosial, hingga penggunaan gawai pada malam hari membuat waktu tidur semakin bergeser.

Tanpa disadari, tubuh harus “menyetel ulang” jam biologisnya hampir setiap minggu.

Para ahli menyarankan langkah sederhana untuk mencegah social jetlag, yaitu menjaga waktu tidur dan bangun yang relatif sama setiap hari, termasuk di akhir pekan.

Konsistensi ini membantu ritme sirkadian tetap stabil dan mendukung kesehatan jangka panjang.

Social jetlag mungkin terasa ringan, tetapi jika dibiarkan, dampaknya bisa serius. Mengatur ulang kebiasaan tidur bukan hanya soal istirahat, melainkan investasi penting bagi kesehatan tubuh dan pikiran.(*)




Paru-paru Basah: Kebiasaan Sepele yang Bikin Rentan Terinfeksi

SEPUCUKAJMBI.ID – Paru-paru basah, atau pneumonia, terjadi ketika jaringan paru-paru meradang akibat infeksi dan cairan menumpuk di area paru.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, terutama saat sistem kekebalan tubuh melemah.

Beberapa kebiasaan sehari-hari justru meningkatkan risiko infeksi paru-paru.

Mengubah pola hidup dapat membantu melindungi kesehatan pernapasan:

  1. Merokok dan Terpapar Asap Rokok
    Merokok atau menjadi perokok pasif merusak jaringan paru-paru dan melemahkan pertahanan tubuh terhadap kuman penyebab infeksi.

  2. Kurang Menjaga Kebersihan Tangan
    Jarang mencuci tangan setelah aktivitas di luar rumah atau setelah batuk dan bersin memudahkan kuman masuk ke saluran pernapasan.

  3. Lingkungan Pengap dan Lembap
    Ruangan kurang ventilasi atau lembap meningkatkan risiko terhirup bakteri dan virus penyebab infeksi paru.

  4. Tidur di Tempat yang Jarang Dibersihkan
    Kasur, bantal, dan selimut yang jarang dicuci bisa menjadi media penyebaran kuman. Membersihkan tempat tidur secara rutin membantu mencegah infeksi.

  5. Konsumsi Alkohol Berlebihan
    Alkohol menekan sistem imun dan mengurangi kemampuan tubuh membersihkan bakteri dari saluran pernapasan.

  6. Kurang Aktivitas Fisik
    Tubuh yang jarang bergerak membuat daya tahan tubuh dan kebugaran paru menurun, sehingga lebih mudah terserang infeksi.

  7. Pola Makan Tidak Sehat
    Konsumsi makanan tinggi lemak dan rendah nutrisi melemahkan sistem imun, sehingga tubuh kurang kuat menghadapi infeksi paru.

  8. Tidak Lengkap Mendapatkan Imunisasi
    Vaksin pneumonia dan influenza membantu tubuh mengenali dan melawan kuman penyebab penyakit. Melewatkan vaksinasi meningkatkan risiko infeksi.

Paru-paru basah dapat menimbulkan gejala batuk berdahak, sesak napas, demam, dan nyeri dada.

Dengan mengubah kebiasaan sehari-hari, menjaga kebersihan, meningkatkan ventilasi, serta memperkuat sistem imun melalui gaya hidup sehat, risiko pneumonia dapat ditekan secara signifikan.(*)




Cara Praktis Digital Detox untuk Hidup Lebih Tenang dan Fokus

SEPUCUKJAMBI.ID – Tanpa disadari, ponsel kini menjadi benda pertama yang disentuh saat bangun tidur dan terakhir sebelum tidur.

Satu jam scroll media sosial terasa cepat berlalu, dan fenomena inilah yang membuat banyak orang mulai sadar pentingnya digital detox.

Digital detox bukan berarti harus lepas total dari internet.

Di era sekarang, hal itu hampir mustahil. Yang dimaksud adalah mengatur cara penggunaan gawai agar teknologi kembali menjadi alat bantu, bukan sumber kelelahan mental.

Salah satu pemicu utama digital detox adalah kelelahan pikiran yang sulit dijelaskan.

Terlalu banyak informasi, opini, dan perbandingan hidup di media sosial membuat otak jarang punya waktu untuk beristirahat.

Langkah sederhana bisa dimulai dari hal kecil, misalnya: tidak membuka media sosial satu jam setelah bangun, mematikan notifikasi yang tidak penting, atau menetapkan jam bebas gawai di malam hari agar kualitas tidur lebih baik.

Dampaknya terasa nyata: waktu terasa lebih panjang, pikiran lebih tenang, dan fokus meningkat.

Mengurangi waktu online juga memberi keuntungan dalam produktivitas.

Tanpa gangguan ponsel, perhatian bisa diarahkan ke satu aktivitas secara utuh, seperti bekerja, membaca buku, berolahraga, atau sekadar mengobrol dengan orang terdekat.

Dari sisi sosial, digital detox membuat interaksi tatap muka lebih hangat. Percakapan lebih nyambung, dan kehadiran terasa nyata karena tidak diselingi kebiasaan mengecek ponsel.

Namun, tujuan digital detox bukan untuk menghakimi diri sendiri. Sesekali kembali menggunakan gawai bukan masalah.

Yang penting adalah kesadaran untuk menyeimbangkan dunia digital dan kehidupan nyata.

Di tengah arus informasi yang tak pernah berhenti, mengurangi waktu online merupakan bentuk kepedulian pada diri sendiri.

Memberi ruang bagi pikiran untuk bernapas membuat hidup terasa lebih ringan, lebih fokus, dan lebih bahagia.(*)




Gatal karena Gigitan Nyamuk dan Serangga, Ini Solusinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Gigitan serangga kerap terjadi saat beraktivitas di luar ruangan, terutama pada musim hujan atau di lingkungan yang banyak nyamuk dan serangga kecil.

Reaksi yang muncul biasanya berupa rasa gatal, kemerahan, bengkak, hingga bentol pada kulit.

Kondisi ini terjadi karena zat yang dilepaskan serangga memicu reaksi peradangan dan pelepasan histamin, sehingga menimbulkan sensasi tidak nyaman.

Meski umumnya tidak berbahaya dan bisa mereda dalam beberapa hari, rasa gatal akibat gigitan serangga sering kali cukup mengganggu aktivitas.

Untungnya, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan gatal dan iritasi, baik menggunakan bahan alami maupun obat bebas yang mudah ditemukan.

Salah satu bahan alami yang banyak digunakan adalah gel lidah buaya. Kandungan alaminya memiliki efek menenangkan dan membantu mengurangi peradangan pada kulit.

Mengoleskan gel lidah buaya secara langsung pada area gigitan dapat memberikan sensasi sejuk dan meredakan rasa gatal.

Jika gatal terasa cukup berat, obat antihistamin oral dapat menjadi pilihan. Antihistamin bekerja dengan menekan reaksi histamin dalam tubuh yang memicu gatal dan pembengkakan.

Meski tersedia bebas, penggunaan obat ini sebaiknya tetap sesuai anjuran atau atas saran tenaga kesehatan.

Minyak kelapa, terutama jenis extra virgin, juga dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan melembapkan.

Mengoleskannya pada kulit yang tergigit dapat membantu mengurangi iritasi sekaligus menjaga kelembapan kulit agar tidak semakin kering dan gatal.

Dari sisi produk farmasi, losion atau krim anti-gatal yang mengandung calamine atau hydrocortisone kerap direkomendasikan.

Produk ini dapat membantu meredakan peradangan dan mengurangi sensasi gatal akibat gigitan serangga ringan.

Beberapa bahan herbal lain juga dapat dimanfaatkan, seperti kunyit yang mengandung kurkumin dengan sifat antiinflamasi dan antimikroba.

Selain itu, minyak tea tree dikenal mampu membantu menenangkan kulit dan mencegah infeksi ringan, asalkan digunakan dengan campuran minyak pembawa agar aman bagi kulit.

Selain mengatasi gejala, langkah pencegahan juga penting dilakukan.

Menggunakan pakaian tertutup saat berada di luar ruangan serta mengoleskan lotion anti serangga dapat membantu mengurangi risiko gigitan.

Namun, bila gigitan serangga disertai gejala serius seperti demam tinggi, pembengkakan luas, nyeri hebat, atau tanda infeksi.

Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(*)