Bhayangkari Polairud Polda Jambi Bagikan Takjil, Bangun Keharmonisan dengan Masyarakat Pesisir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bhayangkari Polairud Polda Jambi melaksanakan kegiatan sosial, pembagian takjil kepada masyarakat nelayan dan penambang ketek ,di Kota Jambi pada Jumat (7/3/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polairud Polda Jambi kepada masyarakat pesisir, selama bulan Ramadan.

Sulistyowati SH, MH, selaku istri dari Kombes Pol Agus Tri Waluyo, S.I.K., M.H., Direktur Polairud Polda Jambi, memimpin langsung pembagian takjil yang dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yaitu di Sungai Batanghari, Jambi.

Kegiatan ini menggunakan dua kapal patroli Polairud Polda Jambi, yang dikerahkan untuk mendistribusikan 100 kotak takjil kepada masyarakat nelayan dan penambang yang berada di sekitar wilayah Kota Jambi.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan antara Polairud Polda Jambi dan masyarakat pesisir, serta membantu mereka yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan,” ujar Sulistyowati SH, MH.

Dengan adanya kegiatan sosial ini, diharapkan hubungan antara Polairud Polda Jambi dan masyarakat pesisir akan semakin baik dan harmonis, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.(*)




Semangat Ramadan, Ditpolairud Polda Jambi Gelar Khataman Al-Qur’an dan Berbagi Takjil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Ditpolairud Polda Jambi mengadakan kegiatan khataman Al-Qur’an selama tujuh hari pertama bulan Ramadan di Musala Al-Ikhlas, Polairud Polda Jambi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Ditpolairud yang beragama Islam setelah pelaksanaan apel pagi.

Kombes Pol Agus Tri Waluyo, Direktur Polairud Polda Jambi, menyampaikan bahwa khataman Al-Qur’an ini merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan oleh Ditpolairud Polda Jambi setiap bulan Ramadan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual anggota Ditpolairud Polda Jambi agar mereka selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT dalam menjalankan tugas,” ujar Agus Tri Waluyo.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

Sebagai bagian dari kegiatan rutin di bulan suci Ramadan, perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian 2000 ini berharap, melalui khataman Al-Qur’an, personel Ditpolairud Polda Jambi dapat meraih keberkahan dan syafaat di hari akhir nanti.

Selain kegiatan khataman Al-Qur’an, Ditpolairud Polda Jambi juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya.

Salah satunya adalah pembagian takjil untuk buka puasa kepada nelayan dan masyarakat perairan Jambi. Pembagian takjil ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara personel Ditpolairud Polda Jambi dengan masyarakat setempat.

Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Lukman, yang juga menjadi koordinator kegiatan khataman Al-Qur’an, menambahkan bahwa, Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, di mana Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi umat Muslim.

Baca juga:  Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

Baca juga:  Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

“Semangat untuk mengkhatam Al-Qur’an di bulan Ramadhan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat spiritual bagi seluruh personel Ditpolairud Polda Jambi,” ujarnya.(*)




Polda Jambi dan Kementerian ESDM Investigasi Kerusakan Lingkungan di Koto Boyo Batanghari

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Gabungan yang terdiri dari Ditreskrimsus Polda Jambi, Polres Batanghari, Kementerian ESDM, dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengecekan di lokasi tambang yang belum direklamasi.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (6/3/2025), di kawasan yang menjadi sorotan terkait keberadaan lubang tambang yang dibiarkan terbuka.

Ini dilakukan menindaklanjuti desakan publik terkait kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang batu bara di Koto Boyo, Batanghari,

Pengecekan lapangan dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Wendi Oktariansyah, yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Husni Abda, S.I.K., M.H., serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Inspektur Tambang Kementerian ESDM.

Baca juga:  Respon Keluhan Masyarakat, Wali Kota Maulana Tutup 9 Pos Retribusi Parkir Di Kawasan Pasar

Baca juga:  Pimpin Apel, Wali Kota Maulana Tegaskan Tim Terpadu Tertibkan Gepeng dan Anjal Yang Resahkan Masyarakat

Tim ini melakukan inspeksi terhadap sejumlah lubang tambang besar yang kini telah membentuk danau-danau yang berpotensi merusak ekosistem lingkungan.

Shinta Hendra, Kasi Gakkum Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, menyebutkan bahwa tim gabungan telah melakukan pengambilan sampel di dua titik lokasi.

Sampel pertama diambil dari kolam yang mengalami limpasan, sementara sampel kedua diambil dari outlet kolam limbah di lokasi aktivitas tambang batu bara.

Kedua sampel ini akan diuji di UPTD Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi untuk memastikan tingkat pencemaran yang terjadi.

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Baca juga:  Sembilan Pos Retribusi Parkir Ditutup, Kadishub Kota Jambi Warning Para Jukir!

“Pengujian sampel ini akan memakan waktu sekitar 14 hari kerja untuk mendapatkan hasilnya. Setelah itu, hasilnya akan kami serahkan kepada Ditreskrimsus Polda Jambi untuk ditindaklanjuti,” ujar Shinta.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Wendi Oktariansyah, menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan difokuskan pada IUP PT  Bumi Bara Makmur Mandiri (BBMM) di Desa Hajran, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari.

Tim gabungan memeriksa pit/pasang tambang yang ada, serta melakukan pengambilan titik koordinat dengan menggunakan drone untuk memantau aktivitas di lokasi tersebut.

“Pada pengecekan kali ini, kami menemukan tiga pit tambang yang masih aktif. Salah satu dari pit tersebut tergenang air akibat curah hujan yang tinggi. Selain itu, kami juga menemukan kerusakan pada kolam limbah (settling pond) yang bocor, menyebabkan air limbah langsung mengalir ke sungai,” ungkap AKBP Wendi.

Baca juga:  JBC Terancam Dihentikan Sementara, Jika Tidak Penuhi Kewajiban AMDAL dan Kolam Retensi

Baca juga:  Harga Cabai Merah Turun Drastis di Pasar Kuala Tungkal, Masyarakat Harap Stabil Sampai Lebaran Penurun

Selain itu, tim gabungan juga mengunjungi lokasi PT  Kurnia Alam Investama (KAI) untuk memeriksa titik koordinat dan menemukan aktivitas pertambangan yang tengah berlangsung.

Tak hanya itu, tim juga mengidentifikasi adanya tumpukan batu bara di PT. BHJ (Batu Hitam Jaya), yang menambah temuan-temuan terkait masalah tambang di daerah tersebut.

AKBP Wendi menegaskan bahwa tim gabungan kini tengah menggali lebih lanjut terkait penyebab kerusakan lingkungan ini.

“Kami sedang menyelidiki apakah kerusakan ini akibat kelalaian atau sengaja dilakukan oleh pihak perusahaan. Namun yang jelas, lubang-lubang tambang ini tidak boleh dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Baca juga:  Bupati BBS Instruksikan Perbaikan Jembatan Desa Suko Awin Jaya untuk Lancarkan Ekonomi

Selanjutnya, hasil pengecekan dan sampel yang telah diambil akan diperiksa lebih lanjut. Jika terbukti ada tindak pidana atau kerugian akibat kerusakan lingkungan, Polda Jambi dan tim gabungan akan segera mengambil langkah hukum yang diperlukan.

“Kami akan menindaklanjuti temuan ini dengan penyelidikan lebih lanjut, dan jika ada indikasi pelanggaran hukum, kami tidak akan ragu untuk menindak tegas,” pungkas AKBP Wendi.(*)




Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antar lembaga penegak hukum, Dirpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Kamis (6/3/2025).

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kasubdit Gakkum Polairud AKBP Ade Candra, yang diterima langsung oleh Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jambi, Ibu Mayasari.

Kombes Pol Agus Tri Waluyo menjelaskan bahwa, kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara institusi penegak hukum.

Baca juga:  Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

“Kami berkoordinasi dan bersilaturahmi dengan Kejaksaan Tinggi Jambi guna mempererat hubungan dalam rangka menjaga kondusifitas Kamtibmas di perairan Jambi serta mempermudah proses penegakan hukum di wilayah tersebut,” ujarnya.

Kombes Pol Agus juga menegaskan bahwa, dengan adanya sinergitas yang baik antara Polri dan Kejaksaan, penegakan hukum dapat dilakukan dengan lebih profesional dan efektif.

“Sinergi yang terjalin baik akan memperkuat penegakan hukum yang lebih profesional dan tepat sasaran,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Dirpolairud Polda Jambi juga memberikan ucapan selamat kepada Ibu Mayasari yang baru saja dilantik sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jambi.

Baca juga:  Banjir Terjang Kelurahan Jelutung, Ditpolairud Polda Jambi Turunkan Tim SAR untuk Evakuasi

Baca juga:  Ditpolairud Polda Jambi Teken Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Kombes Pol Agus berharap hubungan yang baik ini dapat terus terjalin untuk mendukung upaya penegakan hukum yang lebih baik di Provinsi Jambi.

Dengan kunjungan ini, Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi semakin memperkuat kerjasama dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang transparan, efektif, dan efisien.

Sinergitas yang terjalin antara kedua institusi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Jambi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.(*)




Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Gasak aktivitas PETI, Polres Bungo amankan satu alat berat di Desa Sungai Telang, Kecamatan Bathin 3 Ulu, Kabupaten Bungo.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono mengatakan, penindakan tersebut dilakukan pada 26 Februari 2025 lalu.

Kejadian bermula ketika Kapolsek Rantau Pandan, Iptu Deni Saepudin, bersama anggotanya melakukan patroli dialogis sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam patroli tersebut, mereka menemukan satu unit alat berat jenis ekskavator yang beroperasi di Kampung Baru, Desa Sungai Telang, sekitar 1 km dari Pulau Cinta, yang terletak tepat di seberang jalan Muara Buat–Sungai Telang.

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Menanggapi temuan ini, Kapolsek segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolres Bungo.

Mendapatkan perintah untuk segera melakukan penindakan, tim kepolisian langsung menuju lokasi dan menemukan satu unit ekskavator merk SANY PC 135 warna kuning yang sedang digunakan untuk aktivitas PETI.

Saat tim kepolisian mendekat, salah satu pekerja di lokasi berteriak “kabur!”, yang membuat seluruh pekerja melarikan diri ke arah semak-semak.

Petugas segera memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi dan mengamankan beberapa barang bukti, antara lain:

  • 1 unit alat berat jenis ekskavator merk SANY PC 135
  • 1 lembar karpet
  • 1 potong selang
  • 1 buah dulang

Baca juga:  Breaking News: Jalan Jambi-Sumbar Via Bungo Putus

Baca juga:  KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Saat ini, alat berat yang diamankan masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap siapa pemilik alat, pemilik lahan, serta pihak yang terlibat dalam aktivitas PETI ilegal ini.

Jika terbukti adanya keterlibatan pemilik lahan maupun alat berat, pihak berwenang akan memproses mereka sesuai dengan hukum yang berlaku.

AKBP Natalena Eko Cahyono menegaskan bahwa, pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk aktivitas PETI di wilayah hukum Polres Bungo

“Kami sudah sepakat untuk menindak tanpa tebang pilih, baik itu menggunakan dompeng, robin, maupun ekskavator. Kami ingin mewujudkan wilayah bebas PETI serta mengubah pola pikir pelaku agar tidak terbiasa melanggar hukum,” ujar Kapolres.

Baca juga:  Banjir Terjang Enam Kecamatan di Kabupaten Tebo, Ratusan Rumah Terdampak

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

Pihak kepolisian juga bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemerintah provinsi untuk mengidentifikasi pemilik lahan yang digunakan dalam aktivitas PETI.

“Siapa pun pemilik alat dan pemodalnya akan kami telusuri,” tambah Kapolres Natalena.

Kapolres menjelaskan bahwa, pelaku aktivitas PETI ini dapat dijerat dengan Pasal 158 UU RI No 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Pasal 55 Ayat (1) Ke-1e KUHPidana.

Dengan tindakan tegas ini, Polres Bungo berharap dapat memberantas aktivitas PETI yang merusak lingkungan dan menegakkan hukum dengan adil.

Baca juga:  Program Bidang Bina Marga Tanjab Timur 2024 Capai 100% Sukses, Ini Pedomannya

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Kapolres juga menambahkan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan yang lebih parah akibat praktik PETI yang ilegal.

Kepolisian berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama dalam menjaga agar praktik ilegal ini tidak terus berkembang, demi kesejahteraan dan kelestarian alam Kabupaten Bungo.(*)




Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil buka puasa kepada nelayan, Anak Buah Kapal (ABK), serta masyarakat yang tinggal di kawasan perairan Jambi.

Menurut Direktur Ditpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, kegiatan pembagian takjil ini merupakan program tahunan yang rutin dilaksanakan selama bulan Ramadan.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Polairud Polda Jambi dengan masyarakat perairan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah perairan Jambi,” ujar Kombes Pol Agus Tri Waluyo.

Kegiatan pembagian takjil kali ini berlangsung di berbagai lokasi, termasuk Perairan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjab Timur, wilayah perairan Kota Jambi, serta beberapa masjid di sepanjang Sungai Batanghari, Kota Jambi.

Baca juga:  Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

Baca juga:  Banjir Terjang Kelurahan Jelutung, Ditpolairud Polda Jambi Turunkan Tim SAR untuk Evakuasi

Melalui kegiatan sosial ini, Ditpolairud Polda Jambi berharap dapat terus membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat pesisir serta meningkatkan kedamaian dan ketertiban di wilayah perairan Jambi.(*)




Buruh Lepas Terjatuh dari Ruko dan Tersangkut Dikabel, Berikut Kronologis Lengkapnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang pria bernama Juhartono (52), seorang buruh harian lepas, mengalami kecelakaan kerja yang mengerikan saat bekerja di lantai 3 sebuah ruko di Jalan Katsuri, Kelurahan Beliung, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Korban terjatuh dari atas ruko dan tersangkut di kabel listrik bertegangan tinggi yang berada di atas ruko, menyebabkan dirinya mengalami luka bakar serius akibat sengatan listrik, Rabu 5 Maret 2025.

Kronologi kejadian, menurut Kapolsek Kotabaru, AKP Jimi Fernando, berawal ketika Juhartono sedang mengecat dinding ruko yang digunakan untuk praktek dokter gigi.

Saksi mata yang juga bekerja di lokasi, Arifin, mendengar teriakan minta tolong dari arah lantai 3 dan segera menuju lokasi.

Baca juga:  Luka Bakar Serius, Pekerja di Kota Jambi Terjatuh dari Ruko dan Terkena Kabel Listrik

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

“Saksi langsung turun ke bawah dan menemukan korban sudah tergantung di kabel listrik. Tanpa menunggu lama, saksi mengambil tangga untuk menurunkan korban dan segera membawanya ke Rumah Sakit Abdul Manap untuk mendapatkan perawatan,” jelas AKP Jimi Fernando.

Saat ini, Juhartono masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Abdul Manap, Kota Jambi, dalam kondisi kritis. Pihak rumah sakit memberikan perawatan intensif untuk luka bakar yang dialami Juhartono akibat sengatan listrik.

Kapolsek Kota Baru menjelaskan bahwa, kejadian ini diduga disebabkan oleh kelalaian korban yang tidak memperhatikan kabel listrik bertegangan tinggi yang ada di atas ruko.

“Berdasarkan keterangan saksi, tidak ada indikasi adanya kekerasan pada korban, dan kejadian ini murni akibat kelalaian korban yang tidak dilengkapi dengan alat pengaman kerja (safety) saat bekerja di ketinggian,” ujar AKP Jimi Fernando.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Walikota Sungai Penuh Tinjau Sungai Cangkin Pasca Banjir, Fokus Perbaikan Infrastruktur

Menurut hasil analisis sementara, korban kemungkinan besar terkena sengatan listrik saat menyentuh kabel listrik yang sedang dialiri arus tegangan tinggi.

Akibatnya, korban terjatuh dan tergantung di kabel tersebut. Polisi telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian (TKP).

Berdasarkan kejadian ini, kepolisian merekomendasikan agar unit Reskrim segera melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan tersebut.

Polisi juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap keselamatan kerja di area tinggi, termasuk penggunaan alat pelindung diri yang memadai.

@sepucukjambi.idAda yang tau kejadian ini? info dekat SMA 4 Kota Jambi #fypシ゚ #viralvideo #viral

♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi prosedur keselamatan saat bekerja di tempat yang berisiko tinggi, seperti di atas bangunan atau yang melibatkan instalasi listrik.(*)




Luka Bakar Serius, Pekerja di Kota Jambi Terjatuh dari Ruko dan Terkena Kabel Listrik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang pekerja di Kota Jambi, Juhartono (51), mengalami luka bakar serius setelah terjatuh dari bagian atas ruko saat bekerja di Jalan Katsuri, Kelurahan Beliung, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (5/3/2025) pagi.

Insiden nahas tersebut terjadi ketika Juhartono terjatuh tepat di atas kabel listrik yang terpasang cukup tinggi.

Akibat kejadian tersebut, Juhartono mengalami luka bakar serius yang mengarah dari kaki hingga ke bagian atas tubuhnya.

Warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut dan Juhartono langsung dilarikan ke RSUD Abdul Manap Kota Jambi untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Baca juga:  Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

 “Kondisinya tidak meninggal. Masih dirawat di IGD, dan dalam beberapa saat lagi akan dipindahkan ke ruang perawatan,” ujar Dr Rudi Pardede, Direktur RSUD Abdul Manap, melalui Kasi Pelayanan Dr Erita Surbakti.

Meski Juhartono sudah mendapatkan perawatan, Dr Erita menyampaikan bahwa, kondisi internal tubuhnya belum dapat dipastikan.

 

View this post on Instagram

 

Shared post on

Code Generator

“Untuk bagian dalam tubuhnya, seperti kemungkinan luka di jantung, masih belum diketahui. Namun, jika dilihat dari luar, luka bakarnya cukup parah, mulai dari kaki hingga tubuh bagian atas,” ujar Dr Erita.

Pihak rumah sakit berharap agar kondisi Juhartono segera membaik, meskipun luka bakar yang dialami cukup serius.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

Sementara itu, warga dan rekan-rekan kerja Juhartono berharap agar kejadian ini menjadi perhatian bagi pengusaha dan pekerja, khususnya mengenai keselamatan kerja di area tinggi dan potensi bahaya lainnya.(*)




Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, Dirpolairud)Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, bersama anggota melakukan kegiatan peduli lingkungan di sepanjang Sungai Batanghari, pada Selasa (04/03/2025).

Kondisi Sungai Batanghari saat ini sedang mengalami kenaikan debit air, yang menyebabkan sampah-sampah yang terdapat di tepi sungai terbawa arus.

Sampah-sampah ini meliputi berbagai jenis, mulai dari sampah organik hingga anorganik, yang mengalir bersama air sungai.

Sampah yang terbawa arus ini kemudian tersangkut pada berbagai bangunan yang ada di sekitar sungai, seperti keramba ikan milik warga dan dermaga-dermaga kapal yang ada di sepanjang aliran Batanghari.

Baca juga:  Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

Baca juga:  Banjir Terjang Kelurahan Jelutung, Ditpolairud Polda Jambi Turunkan Tim SAR untuk Evakuasi

Salah satu dermaga yang terkena dampaknya adalah Dermaga Kapal Polairud yang terletak di kawasan Pasar Angso Duo, Kota Jambi.

Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Agus Tri Waluyo bersama tim segera melakukan pembersihan sampah yang menyumbat dermaga kapal tersebut.

“Jika sampah-sampah ini dibiarkan menumpuk dan tersangkut di dermaga, bisa menambah beban dan bahkan menyebabkan dermaga terancam hanyut terbawa arus,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada masyarakat Jambi untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke Sungai Batanghari.

Baca juga:  Ditpolairud Polda Jambi Teken Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

“Kami berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah, baik yang organik maupun anorganik, di sepanjang sungai ini. Mari bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Batanghari,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung kelestarian lingkungan serta mengurangi dampak negatif sampah terhadap ekosistem sungai dan kehidupan masyarakat sekitar.(*)




BNNP Jambi Gagalkan Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita 25 Kg Sabu Senilai Rp25 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  BNNP Jambi, bekerja sama dengan BNNP Sumatera Utara (Sumut), menggagalkan peredaran sabu lintas provinsi yang melibatkan Medan, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Kepala BNNP Provinsi Jambi, Brigjen Pol Wisnu Handoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan jaringan Medan-Jambi yang telah berlangsung cukup lama.

“Kami terus mengembangkan penyelidikan, dan hingga saat ini tim kami masih berada di lapangan untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujar Wisnu pada Selasa, 4 Maret 2024.

Dua tersangka yang ditangkap merupakan pemain lama dalam bisnis narkoba dan telah beberapa kali melakukan pengiriman sabu ke berbagai daerah, termasuk Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Baca juga:  Bangun Sinergi, PWI Kota Jambi Sambangi BNN Kota Jambi

Baca juga:  Cegah Peredaran Narkoba, Polda Jambi Datangi SMPN 6 Kota Jambi

Wisnu mengungkapkan bahwa, setiap kilogram sabu yang mereka antar akan dihargai sekitar Rp10 juta.

Dari hasil pengungkapan ini, petugas berhasil menyita 25 kilogram sabu yang bernilai sekitar Rp25 miliar.

Ini artinya, sekitar 200 ribu jiwa masyarakat Jambi berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba berkat penangkapan ini.

Modus yang digunakan para kurir sangat cerdik, yakni dengan menyembunyikan narkoba di dalam pintu mobil rental yang mereka gunakan untuk mengangkut barang haram tersebut.

Baca juga:  Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

Baca juga:  Bandar Sabu di Tanjab Timur Dicokok, Polisi Temukan Uang Puluhan Juta Rupiah

Penangkapan ini menjadi bukti bahwa jaringan narkoba lintas provinsi yang sudah lama beroperasi berhasil digagalkan oleh tim BNNP Jambi.

Brigjen Wisnu Handoko juga mengimbau masyarakat Jambi untuk lebih aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.

“Kami mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat untuk melaporkan jika ada kegiatan yang mencurigakan. Pemberantasan narkoba tidak akan efektif tanpa dukungan semua pihak,” tegas Wisnu.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba, yang semakin meresahkan generasi muda.

BNNP Jambi berkomitmen untuk terus memberantas jaringan narkoba lintas provinsi demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan bersih dari narkoba.(*)