Resmi Gantikan AKBP Budi Prasetya, AKBP Wendi Tiba di Mapolres Sarolangun

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah resmi dilantik sebagai Kapolres Sarolangun oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, AKBP Wendi Oktariansyah tiba di Mapolres Sarolangun dan disambut meriah dengan berbagai rangkaian tradisi, Sabtu (12/7/2025).

Kedatangan AKBP Wendi Oktariansyah bersama istri disambut langsung oleh AKBP Budi Prasetya, Kapolres Sarolangun sebelumnya, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun. Turut hadir Bupati Sarolangun, Ketua DPRD, Dandim 0420/Sarko, Kajari Sarolangun, dan para tokoh daerah.

Penyambutan dilakukan secara adat dan militeristik, termasuk pengalungan bunga, tarian penyambutan khas daerah, jajar kehormatan pasukan bersenjata, serta tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan resmi.

Setelah prosesi penyambutan, acara dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan yang disampaikan oleh AKBP Budi Prasetya.

Dalam laporan tersebut dipaparkan struktur organisasi Polres Sarolangun, pengenalan pejabat utama, serta situasi umum keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sarolangun.

Prosesi kemudian berlanjut dengan penandatanganan memori serah terima jabatan, sebagai penanda resmi beralihnya kepemimpinan Polres Sarolangun dari AKBP Budi Prasetya kepada AKBP Wendi Oktariansyah.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan apel Welcome and Farewell Parade di lapangan Mapolres Sarolangun yang diikuti seluruh personel jajaran Polres.

Kegiatan ini menjadi simbolisasi penghormatan kepada pejabat lama dan sambutan hangat bagi pejabat baru.

Dengan resminya AKBP Wendi Oktariansyah menjabat sebagai Kapolres Sarolangun, diharapkan akan membawa semangat baru dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.(*)




Awas! 7 Pelanggaran Ini Jadi Target Operasi Patuh 2025 di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jambi akan menggelar Operasi Patuh 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.

Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., mewakili Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa operasi ini akan difokuskan pada penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Operasi Patuh 2025 bukan hanya soal penindakan, tapi juga bagian dari upaya preemtif dan preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Jambi,” ujar AKP Hadi, kemarin.

AKP Hadi Siswanto merinci beberapa pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus utama selama operasi, antara lain:

1. Menggunakan ponsel saat berkendara

2. Pengemudi di bawah umur

3. Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor

4. Melanggar batas kecepatan maksimal

5. Tidak menggunakan helm SNI (bagi pengendara motor) dan sabuk pengaman (bagi pengemudi mobil)

6. Berkendara dalam pengaruh alkohol

7. Melawan arus lalu lintas

Operasi Patuh 2025 ini tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

Petugas akan memberikan teguran maupun sanksi kepada pengendara yang terbukti melanggar aturan, namun tetap dengan pendekatan yang mengedukasi.

“Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas yang tumbuh dari kesadaran masyarakat. Karena itu, pendekatan kami juga bersifat edukatif dan tidak semata-mata menindak,” tegas AKP Hadi.

AKP Hadi menegaskan bahwa Operasi Patuh 2025 merupakan bagian dari strategi mewujudkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Kota Jambi. Diharapkan, melalui operasi ini, angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan secara signifikan .

“Dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, kami berharap tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” pungkasnya.(*)




Ops Patuh Digelar Senin Esok, Simak Penjelasan Ditlantas Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi akan menggelar Operasi Patuh Siginjai 2025 selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli.

Operasi ini mengedepankan metode penegakan hukum secara hybrid, menggabungkan sistem tilang elektronik (ETLE) dan penindakan manual di lapangan.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, menyampaikan bahwa sistem hybrid ini diterapkan untuk mengoptimalkan pengawasan, terutama di wilayah yang belum memiliki perangkat ETLE.

“Di daerah tanpa ETLE, kami tetap lakukan penindakan langsung, terutama untuk pelanggaran berat yang menyebabkan kecelakaan atau kemacetan,” jelas Benny, Jumat (11/7/2025).

Operasi Patuh 2025 mengusung tiga pendekatan: preemtif (25%), preventif (25%), dan represif (50%).

Penekanan diberikan pada pelanggaran yang berpotensi fatal, seperti pengemudi di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, melawan arus, dan tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman.

Ditlantas juga membentuk tim khusus untuk menindak pelanggaran berat dan melibatkan instansi lintas sektor, seperti Dishub, POM TNI, Bappeda, dan Jasa Raharja.

“Tilang bukan satu-satunya tujuan. Ini bagian dari pelayanan publik agar masyarakat merasa aman di jalan,” pungkas Benny.(*)




Penuh Makna, Syukuran Kenaikan Pangkat Ditpolairud Polda Jambi Libatkan Bhayangkari dan Anak-anak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati kenaikan pangkat personel periode 1 Juli 2025.

Kegiatan berlangsung meriah pada Jumat pagi, 11 Juli 2025, di halaman kantor Ditpolairud Polda Jambi.

Acara yang mengusung tema kebersamaan dan rasa syukur ini dihadiri oleh seluruh keluarga besar Ditpolairud, termasuk personel dan Bhayangkari.

Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Agus Tri Waluyo menyampaikan ucapan selamat kepada 13 personel yang mendapatkan kenaikan pangkat.

Mereka terdiri dari personel Bintara dan Tamtama Ditpolairud Polda Jambi.

“Kenaikan pangkat bukan hanya bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasi, tetapi juga merupakan amanah dengan tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Kombes Pol Agus.

Ia juga berharap momen ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

Setelah apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, perlombaan seru, serta hiburan yang mempererat tali silaturahmi antar personel dan keluarga.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan soliditas internal Ditpolairud.

Acara ini juga dirangkai dengan pertemuan rutin Bhayangkari Ditpolairud yang dipimpin oleh Ny Sulis Agus, serta penyerahan hadiah lomba azan dan mengaji dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam.

Lomba ini sebelumnya digelar di mushola Ditpolairud dengan peserta dari anak-anak dan remaja Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kota Jambi.

Dengan adanya acara ini, diharapkan seluruh personel Ditpolairud Polda Jambi semakin termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga wilayah perairan dan udara Provinsi Jambi.

Kebersamaan dalam suasana syukuran menjadi energi positif untuk terus memperkuat semangat korps.(*)




Pegawai dan Warga Binaan Lapas Muara Bungo Dites Urine, Ini Hasilnya

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bungo menggelar tes urine massal terhadap seluruh petugas dan perwakilan warga binaan pada Senin (7/7/2025).

Kegiatan ini bagian dari komitmen mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar) demi menjaga integritas dan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Tes urine ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bungo, Satuan Reserse Narkoba Polres Bungo, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.

Kepala Lapas Muara Bungo, Muhammad Kameily, menyatakan bahwa tes urine dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Sebanyak 57 pegawai dan 20 warga binaan yang dipilih secara acak dari total 581 orang menjalani tes urine. Alhamdulillah, seluruh hasil tes menunjukkan negatif narkoba,” ujar Kameily.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan sebagai langkah preventif dan pengawasan internal untuk memastikan lingkungan Lapas bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Kami berkomitmen menjaga kondisi sehat dan bersih narkoba di dalam Lapas, baik pegawai maupun warga binaan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari BNK Bungo, Polres Bungo, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.

Jafar, petugas dari BNK Bungo, menyebut tes urine dilakukan atas permintaan resmi Lapas dengan tujuan memastikan Lapas benar-benar bersih dari narkoba.

Bila ditemukan hasil positif, tindak lanjut akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tes urine massal ini menjadi langkah penting dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus meningkatkan kesadaran semua pihak terhadap pentingnya menjaga lingkungan bebas narkoba.(*)




Tewas Saat Menyelam, Pekerja PETI di Bungo Ditemukan Tertimbun Tanah

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang penambang emas tanpa izin (PETI) dilaporkan tewas saat melakukan penyelaman di Sungai Pantai, Dusun Lubuk Niur, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo, pada Sabtu (5/7/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban diketahui bernama Willy Mandala Putra (25), warga Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo. Ia dilaporkan meninggal dunia saat menyelam menggunakan mesin Robin dalam aktivitas penambangan ilegal.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono melalui Kasi Humas AKP M. Nur membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, ada kecelakaan kerja saat aktivitas PETI. Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga,” kata AKP M. Nur dalam keterangan resminya.

Menurut keterangan rekan korban bernama Robi, peristiwa bermula saat ia melihat selang oksigen korban mengapung di permukaan, namun korban tak kunjung muncul. Robi bersama beberapa pekerja lainnya segera menyelam untuk mencari korban.

Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke rumah orang tuanya untuk disemayamkan. Pemakaman dilakukan pada Minggu (6/7/2025).

“Hasil visum menunjukkan tidak ada tanda kekerasan. Diduga korban meninggal karena tertimbun tanah saat menyelam,” tambah AKP M. Nur.

Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak autopsi lebih lanjut.

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo memang telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati sebelumnya telah menginstruksikan para camat, kepala dusun (Rio), dan perangkat desa untuk mengawasi dan menekan praktik PETI yang merusak lingkungan dan membahayakan jiwa.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dan rumah duka dalam kondisi aman dan kondusif. Aparat keamanan masih melakukan pemantauan untuk mencegah insiden serupa dan meminimalisir aktivitas PETI di wilayah tersebut.(*)




Kakanwil Ditjenpas Jambi Apresiasi Petugas Lapas, Usai Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Hidayat, memberikan apresiasi tinggi kepada petugas Lapas Kelas IIA Jambi yang berhasil menggagalkan Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu pada Sabtu (5/7/2025).

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada petugas Wasrik dan P2U Lapas Jambi yang telah berhasil mencegah masuknya barang terlarang tersebut” ujar Hidayat.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Kanwil Ditjenpas Jambi, khususnya jajaran pemasyarakatan dalam perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“ini menunjukkan keseriusan kami untuk memberantas peredaran narkoba di dalam Lapas/Rutan. Pengawasan akan terus ditingkatkan agar seluruh Lapas/ Rutan di wilayah kami bebas dari penyalahgunaan narkotika” tegasnya.

Hidayat juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Masyarakat, aparat keamanan, dan petugas pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan aman dari ancaman narkoba.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Jambi, Batara Hutasoit, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Aksi ini berhasil di ungkap oleh petugas Wasrik, Rahmat Hidayat yang secara rutin dan dengan cermat memeriksa barang bawaan pengunjung maupun barang titipan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Ia mengaskan bahwa Lapas Jambi berkomitmen untuk tidak memberi ruang bagi penyelundupan narkoba dan terus menjaga integritas dalam Upaya memberantas peredaran narkotika di dalam Lapas.(*)




Istri Napi Selundupkan Sabu Lewat Pop Mie, Ternyata Ini Profesinya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Pelaku merupakan seorang perempuan yang diketahui berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.

Perempuan tersebut datang ke lapas bersama rekannya, dengan membawa sejumlah makanan yang ditujukan untuk suaminya yang saat ini menjadi warga binaan.

Namun, gerak-gerik mencurigakan pelaku terekam kamera CCTV petugas.

Berdasarkan rekaman tersebut, petugas Lapas Kelas IIA Jambi langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan.

Hasil pemeriksaan mengungkap adanya tiga paket sabu yang disembunyikan di dalam kemasan makanan instan jenis Pop Mie.

“Benar, petugas kami menemukan tiga paket sabu yang disamarkan dalam kemasan Pop Mie. Pelaku saat ini telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap salah satu sumber dari pihak lapas.

Diduga, sabu tersebut akan digunakan untuk pesta narkoba oleh sang suami di dalam lapas.

Kini, pelaku yang diketahui sebagai seorang guru itu tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan peredaran narkoba di lingkungan lapas.

Pihak lapas juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk proses hukum lanjutan.(*)




Gagalkan Penyelundupan, Petugas Lapas Kelas IIA Jambi Temukan 3 Paket Sabu dalam Pop Mie

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas pada Sabtu 5 Juli 2025.

Pelaku penyelundupan diketahui merupakan seorang perempuan yang merupakan istri dari salah satu warga binaan.

Ia datang ke lapas bersama adik laki-lakinya dengan membawa barang bawaan berupa makanan untuk dititipkan.

Namun, gerak-gerik mencurigakan perempuan tersebut terekam oleh kamera CCTV petugas.

Atas dasar kecurigaan itu, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan yang bersangkutan.

Hasilnya, ditemukan tiga paket sabu yang disembunyikan dalam kemasan makanan instan jenis Pop Mie.

“Benar, petugas kami menemukan tiga paket sabu yang disamarkan dalam kemasan Pop Mie. Pelaku saat ini telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” sebut salah satu sumber.

Diduga, sabu tersebut akan digunakan untuk pesta narkoba di dalam lapas oleh sang suami yang menjadi narapidana.

Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan peredaran narkoba di dalam lapas.

Pihak Lapas juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.(*)




PWI Kota Jambi Beri Penghargaan untuk Dirresnarkoba Polda Jambi, Ini Alasannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Irwansyah, memberikan penghargaan kepada Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jambi, Kombes Pol Dr Ernesto Saiser.

Ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras dalam pemberantasan tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polda Jambi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI di ruang kerja Dirresnarkoba sebagai bentuk dukungan penuh terhadap upaya Polri menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

“Apresiasi ini kami berikan atas dedikasi Dirresnarkoba Kombes Pol Dr Ernesto Saiser dalam mengungkap jaringan narkoba. Narkoba adalah musuh bersama, dan kami siap bersinergi dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan remaja,” ujar Irwansyah.

Ia juga menegaskan bahwa PWI Kota Jambi siap mendukung penuh upaya Polri, khususnya Ditresnarkoba, dalam menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat luas.

Menanggapi penghargaan tersebut, Kombes Pol Dr Ernesto Saiser menyampaikan terima kasih dan menegaskan bahwa sinergi antara institusi penegak hukum, organisasi pers, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan Provinsi Jambi yang bersih dari narkoba.

“Penghargaan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja. Sinergi yang telah terjalin baik ini harus terus kita jaga demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tuturnya.(*)