Tabrakan Kapal dan Pompong di Nipah Panjang, 1 ABK Hilang Tenggelam

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Kecelakaan laut terjadi di Perairan Sungai Jeruk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Provinsi Jambi, pada Kamis malam, 24 Juli 2025. Dua unit transportasi air, yaitu Kapal Motor (KM) Beringin III dan sebuah pompong bermuatan sawit, terlibat tabrakan yang menyebabkan satu orang Anak Buah Kapal (ABK) hilang tenggelam.

 

### **Kronologi Tabrakan Kapal di Sungai Jeruk**

 

Camat Nipah Panjang, Amri Juhardy, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, kecelakaan melibatkan **KM Beringin III GT.34 milik H. Muslimin dan sebuah pompong pengangkut sawit tanpa nama milik Talleh.

“KM Beringin III saat itu mengangkut barang kelontong seberat sekitar 20 ton, berangkat dari Jambi menuju Kecamatan Sadu, Tanjab Timur, dengan tiga orang kru di dalamnya,” ujar Amri.

Sementara itu, pompong pengangkut sawit milik Talleh bermuatan sekitar 3 ton, ditumpangi oleh dua kru.

Pompong tersebut berlayar dari Desa Simpang Datuk menuju Parit III, Kelurahan Nipah Panjang.

Berdasarkan informasi dari Basarnas Nipah Panjang, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, KM Beringin III berada di posisi koordinat *1°5’54″S 104°13’7″E*, bergerak menuju Sungai Lokan.

Di saat bersamaan, pompong sawit datang dari arah berlawanan dan berada tepat di depan haluan sebelah kanan KM Beringin III. Tabrakan tak terhindarkan, menyebabkan salah satu ABK pompong, Peri (18), warga Kelurahan Nipah Panjang, panik dan melompat ke sungai.

“Satu orang tekong pompong berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian. Namun, satu ABK lainnya dinyatakan hilang tenggelam,” jelas Amri.(*)




ODGJ Ditemukan Luka di Solok Sipin Jambi, Polisi: Bukan Ditusuk, Tapi Terjatuh

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Warga Jalan Mpu Sendok RT 14, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, sempat dibuat heboh dengan temuan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengalami luka di bagian perut, Kamis (24/7/2025).

Awalnya, beredar dugaan bahwa ODGJ tersebut menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal (OTK).

ODGJ yang belakangan diketahui bernama Aladin, berusia sekitar 50 tahun dan merupakan warga setempat, ditemukan dalam kondisi terluka di Lorong Pepaya, tepatnya di Lorong Saung Kito RT 14, Kelurahan Solok Sipin.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman oleh kepolisian, dugaan penusukan tersebut tidak terbukti.

Kapolsek Telanaipura, AKP Reza Fahlevi, menyampaikan hasil klarifikasi dari pihak kepolisian usai menindaklanjuti laporan warga.

“Setelah anggota kami turun ke lapangan dan mewawancarai pihak kelurahan, ketua RT, serta pihak keluarga, diperoleh keterangan bahwa luka pada ODGJ tersebut bukan akibat penusukan, melainkan karena terjatuh di jalan,” terang AKP Reza, Kamis (24/7).

ODGJ atas nama Aladin juga telah mendapatkan perawatan medis dari tim Dinas Sosial Kota Jambi.

Kondisinya kini sudah tertangani dan dalam pemantauan.

Sebelumnya, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Jambi, Fikri, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak begitu mendapat laporan dari masyarakat.

“Tim kami langsung menangani setelah menerima laporan, termasuk koordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur kelurahan. ODGJ sudah diberi pengobatan,” ujarnya.

AKP Reza juga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menyimpulkan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi secara resmi, guna menghindari kesalahpahaman dan kepanikan.

“Kami minta masyarakat lebih bijak dalam menerima informasi. Jika ada hal yang mencurigakan, silakan laporkan langsung ke pihak berwenang,” tegasnya(*)




Geger Temuan ODGJ Luka-Luka di Lorong Saung Kito, Warga Laporkan ke Dinsos

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Warga Jalan Mpu Sendok RT 14, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, digegerkan dengan temuan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam kondisi luka-luka, diduga ditusuk oleh orang tak dikenal (OTK), Kamis (24/7/2025).

ODGJ tersebut ditemukan tepat di Lorong Saung Kito, dengan kondisi tubuh yang memprihatinkan.

Dugaan sementara, ODGJ tersebut ditusuk oleh pihak tertentu yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Jambi, Fikri, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi dan sedang menindaklanjuti laporan warga.

“Kami sudah menerima informasi soal adanya ODGJ yang ditusuk oleh orang tak dikenal. Saat ini tim kami sedang melakukan penanganan awal dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk aparat kepolisian,” jelas Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (24/7).

Sementara itu, Kapolsek Telanaipura, AKP Reza Falevi, mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut, namun akan segera mengecek ke lapangan.

“Kami belum menerima informasi secara langsung, namun akan segera kami tindak lanjuti dan lakukan pengecekan ke lokasi,” ujar AKP Reza.

Warga sekitar berharap pihak berwenang segera mengusut dugaan penelantaran ini dan memberikan penanganan medis serta psikologis terhadap ODGJ tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas ODGJ. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan penanganan Dinsos serta kepolisian.(*)




Polres Sarolangun dan Petani Tanam Jagung, Targetkan Kedaulatan Pangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan POLRI, Polres Sarolangun menggelar kegiatan penanaman jagung secara simbolis di lahan seluas 3 hektar yang berlokasi di Dusun Karang Jering, Desa Tambang Tinggi, Kecamatan Cermin Nan Gedang, Kabupaten Sarolangun, Selasa (22/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 14.00 WIB tersebut dihadiri oleh sekitar 80 tamu undangan, termasuk jajaran pejabat utama Polres Sarolangun dan unsur Forkopimcam setempat.

Penanaman jagung dipimpin langsung oleh Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, M.H.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain:

  • Kasat Intelkam AKP Tarjono, S.H, M.H,

  • Kapolsek Limun AKP Berlin Tarigan, S.H,

  • Camat Cermin Nan Gedang Marhasan, SKM, M.M,

  • Kepala Desa Tambang Tinggi, Sungai Keramat, Lubuk Resam, Sekamis, Kampung Tujuh, serta unsur BPP-PPL, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tokoh masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Tambang Tinggi dan dilanjutkan dengan penyampaian dari Kapolres Sarolangun.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis 30 kg benih jagung dan pupuk untuk lahan seluas 3 hektar, sebagai bagian dari program kolaboratif antara Polres dan masyarakat tani setempat.

Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional, sesuai visi Presiden RI.

“Melalui program penanaman jagung ini, kita ingin menunjukkan bahwa Polri hadir mendukung produktivitas petani dan mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan,” tegas Kapolres.

AKBP Wendi juga menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan lahan sawah tadah hujan. Saat musim kemarau, lahan dimanfaatkan untuk menanam jagung agar tetap produktif.

“Kegiatan ini sangat relevan dengan musim peralihan. Dengan dukungan semua pihak, kita bisa tingkatkan produktivitas jagung di Kecamatan Cermin Nan Gedang,” tambahnya.

Camat Cermin Nan Gedang, Marhasan, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Polres Sarolangun.

Ia menyebut kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah langkah penting dalam mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan benih dan pupuk. Kami berharap program ini terus berlanjut demi kesejahteraan petani,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari penyuluh pertanian, kelompok tani, dan Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun.

Polres Sarolangun turut menggandeng instansi terkait dalam penyediaan benih, pupuk, dan pestisida.

Setelah sesi sambutan, acara ditutup dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolres dan pejabat lainnya, sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam membangun kemandirian pangan di Kabupaten Sarolangun.(*)




Petani Sawit Muaro Jambi Resah, Lahan Bertahun-Tahun Dipatok Satgas Kawasan Hutan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Puluhan petani sawit di Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, mengaku resah akibat pemasangan patok di kebun mereka oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Para petani menyatakan bahwa lahan yang dipatok tersebut telah mereka garap secara mandiri selama puluhan tahun dan memiliki dokumen legal sebagai bukti kepemilikan.

Keresahan ini mencuat dalam Kongres Nasional V Serikat Petani Indonesia (SPI) yang digelar di Asrama Haji Jambi, Selasa (22/7).

Salah seorang perwakilan warga, Mulyadi, menyampaikan langsung kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kehilangan lahan yang menjadi sumber penghidupan mereka.

“Kami panik. Itu kebun hasil jerih payah—ada yang jual ternak, sawah, bahkan rumah di kampung untuk membuka lahan sawit di sini. Kami punya surat resmi. Baru saja hidup membaik, tiba-tiba muncul patok-patok itu,” ujar Mulyadi dengan nada haru.

Mulyadi menegaskan bahwa warga bukanlah perambah atau pelaku perusakan lingkungan. Mereka hanyalah petani kecil yang menggantungkan hidup dari lahan sawit yang dibuka sendiri secara bertahap dan legal.

“Kami bukan perampas hutan. Kami hanya petani kecil yang bertahan hidup dari kebun sendiri. Kami punya dokumen resmi,” tegasnya.

Ketua Umum SPI, Henry Saragih, menyampaikan bahwa tugas utama Satgas PKH adalah menertibkan aktivitas korporasi besar yang menyerobot kawasan hutan, bukan menekan petani kecil yang telah lama hidup berdampingan dengan alam.

“Satgas dibentuk untuk menangani perusahaan-perusahaan besar, bukan menarget petani. Skema perhutanan sosial justru dihadirkan agar petani tetap bisa bertani sambil menjaga lingkungan,” jelas Henry.

Henry menambahkan, pemasangan patok bukan keputusan final. Satgas masih harus melakukan klasifikasi lebih rinci untuk menghindari salah sasaran.

Ia mengingatkan bahwa modus perusahaan nakal yang memakai nama warga untuk legalitas lahan juga sering terjadi.

“Kalau tanah itu benar milik rakyat dan ada dokumen sah, SPI akan mendampingi penuh,” tegasnya.

Ia juga menyoroti komitmen pemerintah sebelumnya yang menyebutkan bahwa lahan yang terbukti dikuasai korporasi akan dikembalikan kepada rakyat. SPI, katanya, akan terus mengawal agar kebijakan itu dijalankan sesuai arah semula.

Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Fery Juliantono, turut menanggapi polemik tersebut.

Ia mengatakan bahwa pemerintah siap memfasilitasi dialog antara masyarakat dan Satgas PKH guna mencari solusi bersama.

“Pemerintah pusat akan mengkoordinasikan dan memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dengan Satgas PKH agar ada kejelasan, dan tidak ada lagi keresahan,” ujarnya.

Hingga kini, warga di sejumlah desa di Bahar Selatan masih menunggu kejelasan status lahan mereka. Mereka berharap pemerintah hadir bukan sebagai lawan, melainkan sebagai pelindung yang berpihak kepada petani kecil.

“Kami cuma ingin tenang bertani. Kami bukan perampas hutan, kami hanya petani kecil yang ingin hidup layak dengan bukti kepemilikan resmi,” tutup Mulyadi.(*)




Distribusi Beras Premium di Jambi Diawasi Ketat, Berat Kemasan Diperiksa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah toko dan distributor beras premium di Kota Jambi.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian berat beras dalam kemasan serta mencegah praktik kecurangan timbangan yang merugikan konsumen.

Sidak berlangsung pada Selasa (22/7) mulai pukul 10.30 WIB, melibatkan tim gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, UPTD Metrologi Kota Jambi, serta Subdit I Ditreskrimsus Polda Jambi.

Lokasi yang disidak meliputi Toko Ayu dan Toko Sihombing di kawasan Pasar Angso Duo, serta gudang PT. Sumber Alison Makmur di Jalan Lingkar Timur, Kecamatan Jambi Timur.

Di Toko Ayu, beberapa merek beras premium ditimbang ulang, seperti:

  • BOLA NAGA (5 kg): 5,01 kg

  • TOPI KOKI (10 kg): 10,00 kg

  • BELIDA (20 kg): 20,00 kg

  • TIGA KARTU (10 kg): 10,01 kg

  • SPHP (5 kg): 5,01 kg

Sedangkan di Toko Sihombing:

  • NARUTO BIRU (10 kg): 10,08 kg

  • TOPI KOKI (10 kg): 10,01 kg

  • RAJA PLATINUM (10 kg): 10,05 kg

  • BOLA NAGA (5 kg): 5,01 kg

  • TIGA KARTU (20 kg): 19,99 kg

Di gudang distributor besar PT. Sumber Alison Makmur, mayoritas produk bahkan melebihi berat cetakan:

  • HJ (20 kg): 20,07 kg

  • SELINCAH (20 kg): 20,03 kg

  • DUA LELE (10 kg): 10,01 kg

  • OKE! (20 kg): 19,99 kg

  • NARUTO BIRU (10 kg): 10,05 kg

  • RAJA PLATINUM (10 kg): 10,04 kg

  • TOPI KOKI (10 kg): 10,01 kg

Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Hernawan, menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan upaya perlindungan konsumen.

“Dari hasil pengecekan hari ini, sebagian besar produk masih sesuai dengan takaran yang tertera dan berada dalam batas toleransi. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan mencegah praktik curang dalam distribusi beras,” ujar Hernawan melalui pesan singkat.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pembinaan kepada pedagang dan distributor bahan pokok.

Pihak UPTD Metrologi Kota Jambi memastikan bahwa seluruh alat ukur yang digunakan telah dikalibrasi dan memenuhi standar, sehingga hasil penimbangan bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi menyebut kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala, terlebih di saat terjadi fluktuasi harga pangan atau peningkatan permintaan masyarakat, seperti menjelang hari-hari besar nasional dan keagamaan.

Seluruh rangkaian sidak berjalan aman, tertib, dan mendapat dukungan dari pedagang maupun distributor.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum edukatif bagi pelaku usaha agar senantiasa menjaga integritas dan transparansi dalam perdagangan.(*)




Kapolresta Jambi Ajak Pelajar SMPN 6 Tolak Narkoba, Geng Motor, dan Judi Online

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, SIK, MH menghadiri kegiatan Apel Serentak Gerakan Pramuka Goes to School yang berlangsung di halaman SMP Negeri 6 Kota Jambi, dengan mengusung tema: “Say No to Narkoba, Geng Motor, dan Judi Online – Kolaborasi Membangun Ketahanan Bangsa.”

Dalam amanatnya, Kapolresta Jambi mengimbau para siswa untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, tidak terlibat dalam aktivitas geng motor, judi online, maupun tawuran yang bisa merusak masa depan.

“Itu semua bukan harapan orang tua dan hanya akan menghancurkan masa depan kalian. Jadilah generasi yang membanggakan orang tua dan sekolah,” tegasnya.

Gerakan Pramuka Goes to School ini bertujuan membentuk generasi muda yang, Beriman dan bertakwa, Berakhlak mulia, Taat hukum dan disiplin, Berjiwa patriotik, Menjunjung nilai luhur bangsa.

Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan rasa cinta tanah air dan membentuk karakter pelajar sebagai kader bangsa yang siap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai penutup kegiatan, Kapolresta Jambi bersama para guru dan siswa-siswi dengan lantang mengucapkan ikrar menolak narkoba, geng motor, dan judi online sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya perusak masa depan.(*)




Cek Harga Beras Premium, Polda Jambi Pastikan Tidak Ada Kenaikan di Pasaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, Polda Jambi bersama Bulog dan Korem 042/Gapu melakukan pengecekan harga beras premium di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Kamis pagi (17/7/2025).

Kegiatan pengecekan dilakukan pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar beberapa toko yang menjual beras merek premium.

“Tim gabungan melakukan verifikasi terhadap harga eceran tertinggi (HET) dan harga jual di pasaran,” kata Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia melalui Kasubdit Indagsi AKBP Hernawan Rizky.

Berikut rincian harga beras premium yang ditemukan di beberapa toko:

* Topi Koki 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

* Bola Naga 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

* Belida 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

Toko Alex

* Raja Platinum 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

* 3 Kartu 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

* Naruto 5 Kg – Harga: Rp77.000 (HET: Rp15.400/kg)

Dari hasil pengecekan tersebut, diketahui bahwa harga jual beras premium di lapangan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp15.400 per kilogram. Hal ini menunjukkan kondisi pasar yang relatif stabil.

Pihak kepolisian, Bulog, dan TNI akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok, khususnya beras, guna mencegah potensi penimbunan dan spekulasi harga oleh oknum pedagang.

“Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di Pasar Angso Duo terpantau aman dan kondusif,” tambahnya.

Masyarakat dan pedagang menyambut baik langkah pemerintah dalam memastikan keterjangkauan harga pangan bagi warga.(*)




Ditbinmas Polda Jambi Sosialisasikan Bahaya Judi Online dan Narkoba di SMKN 5

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Binmas Polda Jambi menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan dalam rangka pengenalan lingkungan sekolah (PLS) di SMKN 5 Kota Jambi, Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 50, Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan berlangsung aman serta kondusif.

Total peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari 500 siswa baru dan 30 panitia MPLS.

Dalam kegiatan tersebut, pihak Ditbinmas Polda Jambi menyampaikan materi bertema, “Upaya Ditbinmas dalam Fungsi Pre-emtif Harkamtibmas: Cegah Narkoba dan Judi Online di Lingkungan Sekolah.”

Materi disampaikan oleh Kasubdit Bintibsos Ditbinmas AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, M.H., M.Pd., yang mewakili Dirbinmas Polda Jambi AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM.

AKBP Dadang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, serta menumbuhkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan maraknya judi online.

AKBP Dadang menjelaskan berbagai bentuk judi online yang kerap menyasar pelajar dan anak muda, antara lain:

1. Kasino Online: slot, permainan kartu (poker, blackjack, baccarat), roulette

2. Taruhan Olahraga: sepak bola, basket, tenis

3. Poker Online: permainan antar pemain, turnamen

4. Lotere Online: pembelian tiket & partisipasi undian

5. Taruhan Esports: pertandingan game kompetitif

6. Permainan Lainnya: bingo, keno, dan lainnya yang berbasis digital.

Dalam sesi penyuluhan, siswa juga diberikan edukasi tentang cara mencegah kecanduan judi online, di antaranya:

* Pendidikan & Kesadaran Dini tentang risiko judi online

* Pengawasan Orang Tua terhadap aktivitas internet anak

* Alternatif Positi seperti hobi, ekstrakurikuler, dan olahraga

* Pengelolaan Keuangan yang Baik

* Dukungan Sosial dan Komunitas

* Pemblokiran Akses ke Situs Judi

* Mencari Bantuan Profesional bila diperlukan

Pihak Ditbinmas juga menjelaskan sanksi hukum bagi pelaku judi online. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku:

* Pasal 303 KUHP: Hukuman penjara hingga 10 tahun dan/atau denda Rp25 miliar

* Pasal 45 ayat (3) UU ITE: Penjara hingga 6 tahun dan/atau denda Rp10 miliar

* Tindakan Tambahan: Penyitaan aset, pemblokiran situs, dan penutupan platform.

Kepala Sekolah dan jajaran guru SMKN 5 Jambi menyambut baik kehadiran Ditbinmas Polda Jambi dalam kegiatan ini.

MPLS sendiri bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter siswa yang positif dan disiplin sejak dini.

Tema kegiatan MPLS tahun ini adalah, “Mewujudkan Sekolah Bahagia, Anak Ceria, dan Masa Depan Luar Biasa.”

Pihak sekolah berharap, kegiatan semacam ini terus dilakukan sebagai bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berprestasi.(*)




Resmikan SPPG Polda Jambi, Kapolda Irjen Pol Krisno : Secara Keseluruhan Siap Beroperasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya terkait pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Salah satu wujud nyata dari hal tersebut adalah peresmian 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dari Korbrimob Polri, dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polda, termasuk Polda Jambi.

Sebelum dilaksanakannya Zoom bersama Kapolri, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar didampingi Wakil Gubernur Drs H Abdullah Sani, Kajati Jambi, Danrem 042 Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto dan mewakili Ketua DPRD Provinsi Jambi meresmikan SPPG Polda Jambi yang bertempat di Jln Sultan Iskandar Muda Sungai Asam Pasar Kota Jambi, Kamis (17/7/2025).

Usai dilaksanakan peresmian tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno dan Forkompimda Provinsi Jambi meninjau langsung Dapur SPPG sebelum dilakukan pendistribusian makanan kepada penerima manfaat, baik itu dalam persiapan menu makanan, hingga tempat dan cara penyajiannya.

Tampak hadir Ketua Bhayangkari Daerah Jambi dan pengurus, Irwasda Polda Jambi, Pejabat Utama Polda Jambi, Kasrem 042 Gapu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Siregar, Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, Kapolres Tanjabtim AKBP Maulia Wicaksono, serta Kapolres Batanghari AKBP Handoyo dan tamu undangan lainnya.

Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus P Siregar selaku Ketua SPPG Polda Jambi turut menyampaikan kesiapan, cara penyajian, menu makanan yang disajikan hingga pendistribusian dari SPPG Polda Jambi kepada anak-anak penerima manfaat makan bergizi gratis.

“ Untuk satu SPPG ini kita akan menyiapkan sebanyak 3312 porsi untuk di bagikan kepada anak-anak penerima manfaat makan bergizi gratis,” ujar Irwasda saat memaparkan kepada Kapolda Jambi.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno mengatakan satu SPPG milik Polda Jambi telah selesai dan bisa digunakan 100 persen dan saat ini Polda Jambi akan dibangun sebanyak 5 SPPG dan nantinya pada tanggal 19 Juli akan dibangun di masing-masing Polres jajaran Polda Jambi.

“ Kita harapkan dengan adanya SPPG Polda Jambi dan jajaran nantinya bisa bermanfaat bagi penerima manfaat khususnya makan bergizi gratis sebagai program Bapak Presiden Prabowo,” ungkap Kapolda Jambi.

Tidak sampai di situ saja, selain meninjau langsung kondisi SPPG Polda Jambi, Kapolda Irjen Pol Krisno H Siregar dan Forkompimda juga melihat langsung pendistribusian kepada anak-anak penerima manfaat di wilayah SPPG Polda Jambi usai dilepas langsung pendistribusiannya oleh Wakil Gubernur Jambi Drs H Abdullah Sani bersama Kapolda Irjen Pol Krisno dan Forkompimda.

Untuk diketahui, Program SPPG ini merupakan bagian dari langkah strategis Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong ketahanan gizi nasional.

Polri sebagai mitra strategis pemerintah hadir untuk membantu mempercepat pemerataan gizi tidak hanya bagi anggota Polri, tetapi juga dapat diperluas bagi masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah operasi dan pelayanan kepolisian. (*)