5 Warga Binaan Lapas Muara Bungo Terima Remisi Natal 2025

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka perayaan Hari Raya Natal 2025, Lapas Kelas IIB Muara Bungo memberikan Remisi Khusus (RK) Keagamaan kepada warga binaan yang beragama Nasrani.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (25/12/2025) di aula lapas, bersamaan dengan perayaan Natal yang khidmat.

Kalapas Muara Bungo, Muhammad Kameily, menegaskan bahwa pemberian remisi Natal merupakan agenda tahunan bagi warga binaan Nasrani yang memenuhi syarat.

“Ini adalah pengurangan masa pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan bagi warga binaan yang beragama Nasrani,” ujarnya.

Dari total 11 warga binaan Kristiani, 5 orang dinyatakan memenuhi syarat dan resmi menerima remisi Natal tahun ini.

Remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan menunjukkan perilaku baik selama menjalani pidana.

Menurut Kasubsi Registrasi dan Binkemas Edi Suryatno, remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.

Rinciannya, dari lima penerima remisi:

  • 1 orang menerima remisi 15 hari

  • 3 orang menerima remisi 1 bulan

  • 1 orang menerima remisi 2 bulan

Dua penerima berasal dari kasus narkotika, sedangkan tiga lainnya dari pidana umum.

Edi menambahkan, remisi merupakan bentuk anugerah yang telah mendapat persetujuan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dengan syarat utama warga binaan berkelakuan baik selama berada di lapas.

“Dengan remisi ini, diharapkan warga binaan tetap patuh pada aturan, berperilaku baik, dan masa pidana mereka berkurang sehingga bisa segera kembali ke keluarga dan masyarakat,” tutupnya.(*)




Bupati dan Kapolres Sarolangun Motoran, Pantau Pengamanan Natal dan Tahun Baru

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Sarolangun memastikan perayaan Natal 2025 berlangsung aman, damai, dan nyaman bagi seluruh umat Kristiani di daerah itu.

Bupati Sarolangun, H. Hurmin SE, menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab memastikan keamanan masyarakat saat menjalankan ibadah.

“Kami harus memastikan seluruh umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah malam Natal dan perayaan Natal dengan khidmat serta aman,” kata Bupati pada Rabu malam (24/12/2025).

Bupati Sarolangun didampingi Waka Polres Kompol Aswindo Indriadi, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, serta Forkopimda mengunjungi beberapa gereja, termasuk HKBP dan GBKP di Tambir, Kelurahan Aur Gading.

Di lokasi, Bupati memantau situasi lingkungan gereja, menyampaikan ucapan selamat Natal, dan memastikan jalannya ibadah tetap kondusif.

“Kami hadir untuk mengucapkan selamat Natal sekaligus memastikan ibadah berjalan lancar dan aman,” ujar Bupati.

Setelah meninjau gereja, rombongan menuju Pos Pelayanan Terpadu Jalinsum Sarolangun untuk meninjau kesiapsiagaan personel di lapangan.

Bupati menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara cepat, termasuk lonjakan arus lalu lintas, risiko kecelakaan, dan potensi kriminalitas.

Sementara itu, Waka Polres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, menjelaskan bahwa Polres bersama TNI dan instansi terkait telah menyiapkan pola pengamanan terpadu.

Personel ditempatkan di pos pengamanan, pos pelayanan, dan titik strategis, disertai patroli rutin untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Selama ini Sarolangun sangat kondusif. Kami pastikan jajaran Polres Sarolangun siap mengamankan Natal dan Tahun Baru,” kata Waka Polres.

Dengan pengawasan dari Pemkab Sarolangun dan Forkopimda, masyarakat diharapkan dapat merayakan Natal 2025 dan libur Tahun Baru dengan aman, khidmat, dan nyaman.(*)




Dugaan Pelecehan Murid Perguruan Silat, DPMPPA Kota Jambi Ambil Peran Pendampingan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti, menyatakan pihaknya tengah mendampingi korban pelecehan yang terjadi di salah satu perguruan silat di Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi.

Pendampingan ini dilakukan berdasarkan rekomendasi kepolisian terhadap beberapa korban, termasuk anak-anak yang mengalami trauma.

“Dari total 16 korban, saat ini sudah ada lima orang yang kami dampingi. Tugas kami adalah membantu mengurangi trauma yang mereka alami, apalagi jika korbannya anak-anak. Jumlah korban yang didampingi bisa bertambah sesuai rekomendasi kepolisian,” kata Noverentiwi Dewanti, Kamis (25/12/2025).

“Pendampingan ini penting agar trauma anak-anak korban bisa berkurang dan mereka merasa aman serta didukung,” tutup Kepala DPMPPA Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti.

Sebelumnya, Polresta Jambi menangani kasus dugaan pelecehan dan persetubuhan yang melibatkan seorang pelatih dan beberapa senior perguruan silat.

Diduga, tindakan itu menimpa tujuh murid perguruan silat, salah satunya kini tengah hamil delapan bulan.

Kasus ini terungkap setelah keluarga salah satu korban curiga atas perubahan perilaku anaknya yang sebelumnya aktif berlatih silat.

Namun berhenti tanpa alasan jelas sejak Agustus 2025. Setelah ditanya lebih lanjut, korban akhirnya menceritakan pengalaman pahitnya.

Menurut keterangan orangtua korban, modus pelaku adalah berpura-pura mengajarkan teknik pernapasan pada malam hari di lapangan terbuka.

Minimnya pencahayaan dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan tak senonoh terhadap murid-muridnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan empat pelaku terlibat, dua di antaranya dengan inisial HM dan AKJ telah diamankan oleh Satreskrim Polresta Jambi.

Sementara dua lainnya, H dan N, masih dalam pengejaran.

Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy Haryadi, menegaskan laporan telah diterima oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Dua pelaku sudah diamankan, dua lainnya masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, yang ancamannya bisa mencapai pidana penjara berat.

Sementara itu, para korban mendapat pendampingan dari keluarga dan DPMPPA Kota Jambi untuk pemulihan psikologis.(*)




Kejagung Pamer Uang Rp 6,62 Triliun, Prabowo: Ini Bukti Kerja Keras Penegakan Hukum

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menjadi sorotan publik setelah memamerkan tumpukan uang tunai senilai Rp 6,62 triliun di lobi Gedung Bundar Jampidsus, Rabu (24/12/2025).

Dana ini berasal dari penagihan denda administratif kehutanan dan pengembalian kerugian negara dari kasus tindak pidana korupsi.

Presiden RI Prabowo Subianto hadir langsung menyaksikan pameran uang, didampingi sejumlah pejabat Kabinet, termasuk Menteri Pertahanan dan Menteri Keuangan.

Uang pecahan Rp 100 ribu disusun rapi membentuk tembok setinggi sekitar 1,5 meter, hampir memenuhi area lobi gedung.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras aparat penegak hukum dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

“Ini bukan sekadar angka, tetapi kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan Rp 6,6 triliun, kita bisa renovasi ribuan sekolah atau membangun puluhan ribu rumah permanen bagi korban bencana,” ujarnya.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menjelaskan, sekitar Rp 2,34 triliun berasal dari denda administrasi kehutanan.

Sedangkan Rp 4,28 triliun merupakan hasil pengembalian kerugian negara dari kasus korupsi yang ditangani Kejagung.

Selain itu, kegiatan ini juga menyoroti penguasaan kembali lahan hutan negara yang berhasil direbut dari pihak pelanggar, dengan total ratusan ribu hektare senilai indikatif lebih dari Rp 150 triliun.

Setelah dipamerkan, uang hasil sitaan ini akan disetorkan ke kas negara melalui mekanisme resmi.

Kejagung menilai langkah ini menunjukkan efektivitas penegakan hukum sekaligus pentingnya transparansi dalam menangani kasus kejahatan ekonomi, sehingga meningkatkan kepercayaan publik.(*)




Satu Warga Binaan Langsung Bebas, Kanwil Ditjenpas Jambi Beri Remisi Khusus Natal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Raya Natal Tahun 2025, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi memberikan Remisi Khusus Natal kepada warga binaan pemasyarakatan yang beragama Nasrani dan telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menjelaskan bahwa pemberian remisi merupakan hak bersyarat bagi warga binaan yang secara rutin diberikan setiap tanggal 25 Desember dalam rangka perayaan Natal.

“Ini merupakan hak bersyarat yang diberikan kepada warga binaan Nasrani. Setiap perayaan Natal pada 25 Desember, remisi khusus ini kami berikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Irwan, Kamis (25/12/2025).

Irwan mengungkapkan, pada peringatan Natal 2025 ini sebanyak 105 warga binaan Nasrani di wilayah Jambi menerima Remisi Khusus Natal.

Rinciannya, 104 orang memperoleh Remisi Khusus I (RK I) berupa pengurangan sebagian masa pidana sehingga masih harus menjalani sisa hukuman.

Sementara satu orang warga binaan mendapatkan Remisi Khusus II (RK II) dan langsung bebas setelah remisi diberikan.

Menurutnya, pemberian remisi merupakan wujud nyata komitmen negara dalam menjunjung tinggi prinsip keadilan, kemanusiaan, dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

“Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi menjadi instrumen strategis untuk mendorong perubahan perilaku positif warga binaan,” kata dia.

“Pemberian remisi dilakukan secara selektif, objektif, dan akuntabel, setelah warga binaan memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta aktif mengikuti program pembinaan,” jelas Irwan.

Ia menegaskan, remisi juga menjadi bentuk penghargaan atas kesungguhan warga binaan dalam menjalani proses pembinaan, sekaligus motivasi agar terus memperbaiki diri dan siap kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui Remisi Khusus Natal Tahun 2025 ini, kami berharap warga binaan semakin menyadari kesalahan, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan taat hukum setelah selesai menjalani masa pidana,” pungkasnya.

Kanwil Ditjenpas Jambi, lanjut Irwan, akan terus berkomitmen menghadirkan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdampak positif bagi masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan nasional dan semangat reformasi pemasyarakatan.(*)




Pastikan Ibadah Natal Aman, Kapolda Jambi Kunjungi Gereja HKBP Kota Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat melaksanakan ibadah Natal, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar bersama unsur Forkopimda Provinsi Jambi melakukan peninjauan langsung ke Gereja HKBP Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (24/12/2025).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Heri Purwanto, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, serta sejumlah pejabat instansi terkait lainnya.

Kehadiran Forkopimda menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat yang sedang beribadah.

Kapolda Jambi menyampaikan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal serta petugas yang bertugas di rumah ibadah dalam kondisi siap dan sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi bersama Gubernur dan Forkopimda juga menyapa langsung para jemaat yang tengah melaksanakan ibadah Natal.

Sekaligus menyampaikan pesan bahwa aparat keamanan hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

“Kami memastikan saudara-saudara kita umat Kristiani, baik Katolik maupun Protestan, dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan nyaman,” ujar Irjen Pol Krisno H Siregar.

Selain meninjau gereja, rombongan juga menyambangi Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Tugu Keris Kota Jambi, yang merupakan salah satu titik keramaian.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Lilin Siginjai Polda Jambi.

Kapolda menegaskan, pengecekan langsung ke lapangan juga bertujuan memberikan motivasi kepada personel serta memastikan seluruh unsur pengamanan bersinergi dengan baik.

“Kami dari Polda Jambi bersama Pemerintah Provinsi, Korem 042/Gapu, Kejaksaan Tinggi, dan unsur terkait memastikan pelaksanaan pengamanan malam Natal hingga Tahun Baru berjalan aman dan kondusif,” lanjutnya.

Kapolda Jambi juga mengimbau masyarakat agar merayakan Tahun Baru dengan kesederhanaan.

Serta mengisinya dengan doa dan empati terhadap saudara-saudara yang tengah terdampak musibah di sejumlah wilayah.

“Kami berharap situasi kondusif ini terus terjaga, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, penuh suka cita, namun tetap sederhana,” katanya.

Secara umum, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa situasi perayaan Natal di Provinsi Jambi hingga saat ini berlangsung aman dan kondusif.

Meski terdapat peningkatan mobilitas masyarakat yang menyebabkan kepadatan lalu lintas di beberapa titik, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dalam berkendara selama libur panjang.(*)




Antisipasi Lonjakan Kendaraan Natal, Polda Jambi Perketat Pengawasan Tol Sebapo–Pijoan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki puncak perayaan Natal 2025, Ditlantas Polda Jambi melalui Satgas Kamseltibcarlantas mengintensifkan patroli dan kegiatan pengaturan lalu lintas dalam rangka Operasi Lilin 2025.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang beraktivitas maupun melakukan perjalanan akhir tahun.

Pada Rabu pagi (24/12/2025), personel Satgas Kamseltibcarlantas melakukan patroli menyisir jalan nasional dan arteri utama Kota Jambi hingga wilayah Muara Jambi.

Patroli difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan dan kecelakaan lalu lintas.

Selain jalur konvensional, Jalan Tol Sebapo–Pijoan yang kini menjadi jalur strategis baru transportasi di Provinsi Jambi turut menjadi perhatian utama.

Pemantauan intensif dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan menjelang perayaan Natal.

Kasatgas Kamseltibcarlantas Ditlantas Polda Jambi, Kompol Sukarman, S.H., M.H., mengatakan patroli ini bertujuan mencegah terjadinya kemacetan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di seluruh jalur utama.

“Kami melaksanakan patroli intensif mulai dari jalan lintas nasional, ruas tol, hingga pusat-pusat keramaian seperti mal dan lokasi keberangkatan bus maupun travel. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat merayakan Natal,” ujarnya.

Kegiatan patroli ini dilaksanakan oleh AKP Maskat, AKP M. Tohir, serta personel Satgas Operasi Lilin 2025 lainnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., menambahkan bahwa pengamanan juga dilakukan di pusat perbelanjaan dan terminal angkutan umum.

Petugas memastikan arus keluar masuk kendaraan di pool bus dan travel berjalan tertib agar tidak menimbulkan penyempitan jalur maupun kemacetan di area publik.

Ditlantas Polda Jambi menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penjagaan hingga berakhirnya Operasi Lilin 2025, guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.(*)




640 Personel Gabungan Disiagakan, Polresta Jambi Pastikan Natal Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polresta Jambi menggelar Apel Pelaksanaan Pengamanan (Pam) Natal Tahun 2025 di Lapangan Apel Polresta Jambi, Rabu (24/12/2025).

Apel ini menandai kesiapan jajaran kepolisian dalam menjamin keamanan dan kenyamanan perayaan Natal di wilayah Kota Jambi.

Apel dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol Muhammad Edi Faryadi, S.I.K., M.H., didampingi Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H.

Dalam amanatnya, Karo Ops Polda Jambi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif menjelang, saat, dan setelah perayaan Natal 2025.

“Kita harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, secara humanis dan profesional,” tegas Kombes Pol Muhammad Edi Faryadi.

Sementara itu, Kapolresta Jambi menyampaikan bahwa sebanyak 640 personel gabungan dari Polda Jambi dan Polresta Jambi telah disiagakan untuk pengamanan Natal 2025 di Kota Jambi.

Ratusan personel tersebut ditempatkan di Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) pada sejumlah titik strategis, meliputi rumah ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan publik, serta jalur lalu lintas yang berpotensi mengalami kepadatan.

Kapolresta Jambi menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Apel pengamanan ini sekaligus menjadi wujud kesiapan Polresta Jambi bersama Polda Jambi dalam mendukung Operasi Lilin 2025, yang bertujuan menciptakan suasana perayaan Natal yang damai serta kondusif bagi seluruh masyarakat.(*)




Pedagang Konter HP Sipin Jambi Alami Penikaman, Pelaku Diduga Sesama Pedagang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang pedagang konter handphone bekas di kawasan Sipin, Kota Jambi, menjadi korban penikaman pada Senin sore, 22 Desember 2025, sekitar pukul 15.37 WIB.

Insiden tersebut sempat menghebohkan warga sekitar karena terjadi di dalam konter saat masih terdapat pengunjung.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika seorang pembeli datang ke konter untuk menawar harga handphone.

Korban yang minta namanya tidak dicantumkan, mengaku melayani pembeli tersebut dengan sikap ramah dan terbuka.

Namun kondisi mendadak berubah setelah seorang pria yang diduga sebagai pelaku datang ke lokasi dan melontarkan ancaman kepada pembeli.

Merasa situasi tidak kondusif, pembeli tersebut akhirnya memilih meninggalkan konter.

Tak berselang lama, pelaku kembali mengarah ke korban dan mengeluarkan ucapan bernada ancaman.

Korban berusaha menenangkan keadaan dengan menjelaskan bahwa dirinya hanya melayani pembeli yang datang dengan itikad baik.

Pelaku sempat pergi dari lokasi. Namun sekitar lima menit kemudian, anak pelaku datang ke konter dan mempertanyakan maksud ucapan korban.

Tak lama berselang, ayahnya kembali dipanggil ke tempat kejadian.

Berdasarkan pengakuan korban serta rekaman kamera pengawas (CCTV), korban tidak melakukan perlawanan dan tetap bersikap tenang.

Meski demikian, situasi justru memanas dan berujung pada tindakan kekerasan.

Pelaku diduga melakukan penyerangan menggunakan benda tajam, yang menyebabkan korban mengalami luka di bagian tubuh.

Selain itu, korban juga mengaku mendapat perlakuan kekerasan lain dari anak pelaku sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri.

Korban menyebut mengenal pelaku karena mereka diketahui sama-sama berprofesi sebagai pedagang konter handphone di kawasan tersebut.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka dan masih merasakan trauma.

Korban juga telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada hari yang sama.

Namun hingga kini, belum ada informasi lanjutan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Sementara itu, anak sulung pelaku diduga mengetahui keberadaan kedua terduga pelaku, namun hingga saat ini belum bersedia memberikan keterangan terkait lokasi mereka.(*)




Pengakuan Tersangka Vitria Jurnalianti Liwa, Nekat Gadaikan Motor Rental untuk Modal Usaha

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polsek Kota Baru mengungkap pengakuan mengejutkan dari tersangka kasus penggelapan sepeda motor rental di Jalan Serma Dahlan Ishak, RT 19, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimi Fernando, menyampaikan informasi penangkapan ini pada Kamis, 18 Desember 2025.

Tersangka, Vitria Jurnalianti Liwa (35), warga Villa Kenali, Kelurahan Mayang Mangurai, mengaku nekat menggadaikan sepeda motor rental untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bahkan, dia mengungkapkan sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali.

“Uang hasil menggadaikan motor rental senilai sekitar Rp10 juta rencananya akan digunakan untuk membuka usaha,” ujar tersangka.

Namun, pengakuan ini masih terus diperiksa lebih lanjut oleh penyidik Polsek Kota Baru untuk memastikan kebenarannya.

Kronologi kejadian bermula pada Sabtu, 13 September 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.

Pelapor, Andi Febrian (23), seorang karyawan swasta asal Teluk Nilai, menyatakan bahwa sepeda motor jenis Honda Scoopy warna biru, Nopol BH 5519 EB, disewa oleh tersangka untuk penggunaan pribadi.

Setelah masa sewa berakhir, tersangka menghilang dan mengelak saat dihubungi.

Penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa tersangka telah menggadaikan sepeda motor tersebut tanpa seizin pemilik.

Barang bukti yang diamankan antara lain STNK asli dan surat perjanjian sewa motor.

“Tim Opsnal Kota Baru bersama Tim Sidik 1 melakukan penangkapan setelah panggilan pertama dan kedua tidak diindahkan tersangka,” kata Kompol Jimi Fernando.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka dan saksi, serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penyidikan berikutnya.

@sepucukjambi.id mbak embem ini bernama fitri, dia warga Mayang… ditangkap Polisi lantaran nekat gadai motor rentalan sampai Rp10 juta infonya udah sering gitu, duh mbak-mbak #fypシ゚ #viraltiktok #kabarhariini #gadaimotor #polsekkotabaru

♬ Ketahuan – Matta

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi pemilik usaha rental motor untuk lebih berhati-hati dan memperketat pengawasan terhadap penyewa agar tidak dirugikan.(*)