Sampah Menggunung Dekat Kantor DLH Muaro Jambi, Bau Menyengat Ganggu Pengendara

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tumpukan sampah terlihat menggunung di jalan lingkungan kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Ironisnya, lokasi tersebut berada tidak jauh dari simpang rumah dinas Wakil Bupati serta kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi.

Pantauan di lapangan, sampah rumah tangga bercampur plastik, kardus, dan sisa makanan berserakan di tepi jalan.

Beberapa kantong plastik tampak robek hingga isinya meluber ke badan jalan.

Kondisi itu diperparah dengan munculnya lalat yang mengerubungi tumpukan sampah.

Air lindi terlihat mengalir tipis di sekitar lokasi, menambah kesan kumuh di kawasan yang seharusnya menjadi representasi kebersihan lingkungan pemerintahan.

Bau menyengat sudah tercium beberapa meter sebelum mencapai titik tumpukan.

Sejumlah pengendara yang melintas tampak menutup hidung atau mempercepat laju kendaraan saat melewati area tersebut.

“Baunya menyengat sekali. Kalau lewat harus tutup hidung,” ujar Amrizal, salah satu pengendara sepeda motor yang rutin melintasi kawasan itu, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat disayangkan karena terjadi di kawasan perkantoran pemerintah.

Ia menilai area tersebut semestinya menjadi contoh dalam hal penataan dan kebersihan lingkungan.

“Ini kawasan kantor. Harusnya lebih tertata dan bersih,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya aktivitas pembersihan di lokasi.

Keberadaan sampah yang menumpuk itu dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan sekaligus mencoreng citra kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.(*)




Enam Kebakaran Awal 2026, Bupati Tanjab Timur Gerakkan RT Edukasi IRT

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur, Provinsi Jambi, meningkatkan langkah pencegahan kebakaran dengan menyasar kelompok ibu rumah tangga (IRT) sebagai garda terdepan mitigasi di lingkungan keluarga.

Bupati Tanjabtim, Dillah Hikmah Sari, menegaskan bahwa edukasi telah dilakukan secara berjenjang melalui camat, kepala desa hingga ketua RT untuk memastikan pesan kewaspadaan benar-benar sampai ke masyarakat.

Menurutnya, potensi kebakaran cenderung meningkat menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Perubahan pola aktivitas rumah tangga, terutama meningkatnya intensitas memasak saat menyiapkan sahur dan berbuka puasa, menjadi faktor risiko utama.

“Seluruh masyarakat, khususnya ibu-ibu, terus kami ingatkan agar lebih waspada terhadap penggunaan kompor, instalasi listrik, dan sumber api lainnya,” ujar Dillah di Muara Sabak, Minggu (1/3/2026).

Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sendiri didominasi permukiman padat dengan konstruksi bangunan berbahan kayu.

Kondisi ini membuat api lebih cepat merambat apabila terjadi kelalaian kecil sekalipun.

Pemerintah daerah kini menggerakkan seluruh ketua RT untuk aktif memberikan imbauan langsung kepada warga.

Masyarakat diminta disiplin memeriksa peralatan dapur sebelum tidur atau saat meninggalkan rumah.

Data dari Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Tanjabtim mencatat enam kejadian kebakaran rumah sepanjang Januari hingga akhir Februari 2026.

Dua di antaranya terjadi menjelang Ramadan di Kecamatan Muara Sabak Timur.

Peristiwa pertama terjadi pada 20 Februari 2026 di Desa Kota Raja yang menghanguskan satu unit rumah.

Tiga hari berselang, kebakaran kembali melanda Desa Lambur Luar dan menyebabkan tiga rumah non permanen ludes terbakar.

Pemerintah berharap edukasi yang menyasar ibu rumah tangga dapat menekan angka kejadian serupa, terutama selama Ramadan ketika aktivitas dapur meningkat signifikan.

“Kami ingin budaya waspada ini menjadi kebiasaan bersama,” tegasnya.(*)




Lonjakan Harga Awal Puasa, Bupati Muaro Jambi Turunkan Operasi Pasar

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menggelar pasar murah sebagai langkah pengendalian harga kebutuhan pokok pada awal Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan yang dikemas dalam Gebyar Ramadan ini berlangsung selama dua hari di Lapangan Masjid Jami’ Miftahurrahman, Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), mulai Minggu (1/3/2026).

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, mengatakan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah peningkatan konsumsi saat awal Ramadan.

Menurutnya, sejumlah komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar umum, sehingga dapat membantu meringankan beban warga, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

“Pasar murah ini menawarkan harga yang relatif lebih rendah dibanding harga di pasaran. Masyarakat yang berhak hendaknya dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujar Bambang.

Bupati yang akrab disapa BBS itu menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan pokok di awal Ramadan merupakan pola tahunan yang kerap terjadi.

Lonjakan tersebut, katanya, berdampak langsung terhadap rumah tangga dengan pendapatan terbatas.

Karena itu, pemerintah daerah melakukan intervensi melalui operasi pasar murah sebagai bentuk pengendalian harga dan stabilisasi pasokan.

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi warga dalam kegiatan Gebyar Ramadan menjadi indikator bahwa program tersebut menyasar kebutuhan riil masyarakat.

Pemkab Muaro Jambi, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok sepanjang Ramadan.

Evaluasi akan dilakukan jika terjadi lonjakan signifikan pada komoditas tertentu.

“Kami akan melihat dinamika harga di lapangan. Jika diperlukan langkah tambahan, tentu akan kita tindak lanjuti,” tegasnya.(*)




Semarak Ramadan 1447 H Resmi Dibuka, Batang Hari Gaungkan Super Tangguh

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, secara resmi membuka kegiatan Semarak Ramadan Batang Hari Super Tangguh 1447 Hijriah/2026 Masehi, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kegiatan tersebut digelar di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari dan dihadiri jajaran pejabat daerah serta unsur Forkopimda.

Pembukaan ditandai dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim” oleh Bupati, sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan Semarak Ramadan tahun ini.

Dalam sambutannya, Fadhil Arief menyampaikan apresiasi kepada Bagian Setda Kabupaten Batang Hari dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa tema “Batang Hari Super Tangguh” harus dimaknai sebagai komitmen kolektif dalam membangun masyarakat yang kuat secara moral, sosial, dan spiritual.

Menurutnya, bulan suci Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat karakter, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persatuan di tengah masyarakat.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkokoh nilai kebersamaan dan memperkuat karakter umat,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini, nilai-nilai keislaman semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Batang Hari.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Semarak Ramadan Batang Hari Super Tangguh 2026, M Rifai, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam mengembangkan syiar Islam.

Beragam perlombaan digelar dalam rangkaian acara, tidak hanya melibatkan masyarakat umum dari berbagai kalangan, tetapi juga menghadirkan kompetisi khusus bagi para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bentuk partisipasi aktif jajaran pemerintahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Batang Hari, Mula P Rambe, para staf ahli bupati, asisten Setda, kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Batang Hari, para camat se-Kabupaten Batang Hari, serta dewan juri perlombaan.

Dengan dibukanya Semarak Ramadan Batang Hari Super Tangguh 1447 H/2026 M, diharapkan kegiatan ini mampu menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat Batang Hari yang religius, solid, dan tangguh.(*)




Bupati M Syukur Santuni 77 Anak Yatim di Masjid Raya Istiqomah Bangko

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, M. Syukur, menyantuni sedikitnya 77 anak yatim berusia di bawah 15 tahun di sela kegiatan Pesantren Kilat jenjang SD dalam rangka Gebyar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Raya Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, Senin (2/3/2026), dan menjadi bagian dari agenda Pemerintah Kabupaten Merangin dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Santunan yang diberikan tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga dukungan moril bagi anak-anak yatim agar tetap semangat menjalani pendidikan dan ibadah di bulan penuh berkah.

Dalam sambutannya, M. Syukur menekankan pentingnya pendidikan agama bagi generasi muda.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada Badan Kontak Majelis Taklim Kabupaten Merangin (BKMT) agar memperluas jangkauan kegiatan keagamaan hingga ke tingkat kecamatan.

“Saya berharap BKMT bisa ekspansi ke kecamatan-kecamatan untuk menghidupkan pengajian. Jangan hanya terpusat di kota, tetapi harus ada kegiatan rutin minimal sebulan sekali di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan pengajian di tingkat kecamatan dan desa sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antara pemerintah dan tokoh masyarakat setempat.

“Selain pengajian, ini juga menjadi sarana menjaga hubungan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat di kecamatan maupun desa,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, Asisten I Sukoso, Kabag Kesra Agus Salim Idris, Camat Bangko Eduar, Ketua DWP Kabupaten Merangin Sri Rezeki, Ketua BAZNAS Merangin Marzuki Yahya, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Merangin berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan syiar Islam semakin mengakar di tengah masyarakat selama Ramadan 1447 H.(*)




Penertiban Kos dan Hotel Selama Ramadan, Satpol PP Bungo Tindak 16 Remaja

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Bungo bersama tim terpadu menggelar operasi penertiban rumah kos dan hotel di wilayah Kabupaten Bungo, Minggu (1/02/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan menjaga ketertiban umum selama bulan suci Ramadan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bungo, Daruqotni, menjelaskan bahwa dalam operasi gabungan tersebut sebanyak 16 muda-mudi diamankan dari beberapa lokasi kos dan hotel.

Seluruhnya dibawa untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk hari ini, kami sudah mengamankan 16 orang. Seluruhnya sedang dalam proses pemeriksaan bersama tim. Nantinya mereka akan diminta membuat surat pernyataan, dan orang tua masing-masing akan kami panggil untuk penyelesaian lebih lanjut,” jelas Daruqotni.

Dari hasil pendataan awal, 12 orang tidak dapat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat diminta petugas.

Kondisi ini menjadi dasar pengamanan dan pemeriksaan lanjutan oleh tim terpadu.

Sementara itu, satu pasangan diproses secara cepat karena tidak ditemukan indikasi pelanggaran berat.

Namun tetap diberikan tindakan administratif berupa surat pernyataan sebagai bentuk pembinaan.

Operasi penertiban ini melibatkan tim terpadu yang terdiri dari PM TNI, Kejaksaan, Polres Bungo, Dinas Perizinan, serta dinas terkait lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penegakan Perda berjalan efektif dan aman.

“Kami tetap siaga selama bulan suci Ramadan ini. Penertiban ini bukan semata-mata razia, tetapi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. Masyarakat juga dapat melaporkan dugaan pelanggaran yang ditemukan agar segera ditindaklanjuti,” tegas Daruqotni.

Pemerintah Kabupaten Bungo mengimbau pemilik kos dan pengelola hotel untuk lebih selektif dalam menerima tamu, memastikan kelengkapan identitas, dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Operasi penertiban serupa akan terus dilakukan secara intensif selama bulan Ramadan.

Operasi berlangsung aman dan kondusif, menunjukkan komitmen Satpol PP Bungo dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat selama momen ibadah Ramadan.(*)




Bupati Bungo Fokus Peningkatan Akses dan Kesejahteraan Warga Dusun Empelu

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam menjadi momentum bagi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn untuk menyoroti pembangunan infrastruktur dan program kesejahteraan masyarakat.

Bupati Dedy Putra hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk Gubernur Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH, dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Falah, salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera yang berdiri sejak 1830 M.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bungo memaparkan sejumlah progres pembangunan infrastruktur yang tengah dijalankan di wilayahnya. Di antaranya:

  • Pembangunan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer dari Bukit Kemang hingga Tanah Bekali yang menghubungkan 11 desa.

  • Pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu yang mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah, dengan rencana penambahan anggaran sekitar Rp40 miliar tahun ini.

  • Peningkatan dan pembangunan jalan Muaro Bungo–Peninjau sepanjang 32 kilometer serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang sepanjang 34 kilometer.

  • Usulan pembangunan turap penahan tebing yang diajukan ke BNPB untuk mengantisipasi bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.

Bupati Dedy Putra menegaskan bahwa semua pembangunan bertujuan meningkatkan aksesibilitas, mempermudah distribusi hasil pertanian, dan mengangkat perekonomian warga, khususnya bagi petani.

“Alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Bungo,” ujar Bupati Dedy Putra.

Dalam kunjungan ini, Bupati Dedy Putra juga menyampaikan progres pembangunan yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter yang menjadi akses strategis antar desa.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, meminta Dinas PU Provinsi dan Kabupaten Bungo untuk menghitung kebutuhan anggaran pembangunan jembatan agar bisa direalisasikan secara bertahap.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga meninjau kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer, dan memastikan anggaran penanganannya segera dihitung.

Bupati Dedy Putra turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga setempat.

Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Provinsi Jambi memberikan tambahan Rp20 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan bantuan kepada 30 fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Program ASN Peduli Stunting juga menyalurkan 20 paket bantuan berisi beras, telur, kacang hijau, dan biskuit untuk keluarga berisiko stunting.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Bungo dan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami bangga Bupati dan Gubernur hadir langsung di Dusun Empelu. Semua perhatian terhadap jalan, jembatan, dan irigasi sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat, khususnya petani,” ujarnya.

Safari Ramadhan 1446 H ini menjadi bukti komitmen Bupati Bungo Dedy Putra untuk hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Bupati bersama rombongan juga memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci dan sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk pembangunan berkelanjutan.(*)




Masjid Tertua Bungo Jadi Lokasi Safari Ramadhan, Gubernur Jambi Respon Aspirasi Masyarakat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Safari Ramadhan 1446 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, SH., M.Kn, dan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, SH.

Masjid Al Falah, berdiri sejak 1830 M, dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur Al Haris menjadi momentum istimewa bagi warga, sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengenang jasa almarhum H. Hanafi, inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan putra asli Empelu.

“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Gubernur Al Haris.

Salah satu aspirasi utama masyarakat yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang 120 meter melintasi Sungai Batang Tebo.

Gubernur memperkirakan pembangunan jembatan membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar dan meminta Dinas PU Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo.

Selain itu, kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang 60 kilometer menjadi perhatian.

Gubernur menekankan perlunya peninjauan lapangan dan perhitungan anggaran segera agar pembangunan infrastruktur bisa berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jambi menyalurkan bantuan CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi memberikan Rp10 juta.

BAZNAS Provinsi Jambi juga menyalurkan bantuan bagi 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda.

Melalui program ASN Peduli Stunting, sebanyak 20 paket bantuan diberikan kepada keluarga berisiko stunting, berisi beras 5 kg, telur satu karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit untuk mendukung gizi masyarakat.

Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan progres pembangunan di wilayahnya, termasuk jalan Batang Uleh sepanjang 32 km, pengembangan irigasi Tanah Bekali–Empelu, dan perbaikan ruas jalan Muaro Bungo–Peninjau serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang.

Usulan pembangunan turap penahan tebing juga diajukan ke BNPB untuk antisipasi bencana.

Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Gubernur Jambi dan rombongan, sekaligus mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap infrastruktur, irigasi, dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi petani.

Safari Ramadhan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan warga, dan memastikan pembangunan merata hingga pelosok desa.

Kehadiran Gubernur dan rombongan tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan berkeadilan.(*)




Bupati Bungo Dorong Pembangunan dan Keagamaan di Dusun Sumber Harapan

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.IDH. Dedy Putra bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bungo melaksanakan Safari Ramadhan 1446 H di Masjid Nurul Jannah, Dusun Sumber Harapan, Kecamatan Pelepat Ilir, Jum’at (27/02/2026).

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat yang memadati masjid sejak sore hari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dedy Putra menyerahkan bantuan pembangunan masjid berupa uang tunai dari Hibah Pemkab Bungo, dukungan CSR Bank Jambi, serta bantuan karpet untuk Masjid Nurul Jannah.

Bantuan ini diharapkan meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

“Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Mari kita jaga kebersamaan, kerukunan, dan memakmurkan masjid selama Ramadhan,” ujar Bupati Dedy Putra.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama masyarakat, diikuti Sholat Isya dan Tarawih berjamaah di masjid setempat.

Suasana kebersamaan terasa kental, memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan warga.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bungo berharap nilai keagamaan meningkat, silaturahmi masyarakat terjaga, serta pembangunan sarana ibadah dapat terus didorong di tengah masyarakat.(*)




Sarolangun Tingkatkan Produksi Padi, Dinas TPHP Fokus Cetak Lahan Sawah Baru

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.IDDinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun menargetkan pencetakan 350 hektare lahan sawah baru pada 2026 untuk meningkatkan luas tanam dan produksi padi di wilayah itu.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Sarolangun, Dulmuin, mengatakan pencapaian ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan lokal.

“Tahun ini (2026), pemerintah daerah menargetkan tambahan 350 hektare lahan baru, harapannya produksi padi di Sarolangun bisa meningkat,” ujar Dulmuin, Sabtu (28/2/2026).

Selain program cetak sawah, Dulmuin menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga mengusulkan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Kementerian Pertanian untuk mendukung produktivitas petani.

Menurutnya, dukungan alsintan sangat penting untuk memulai tanam, penanganan saat panen, dan mengoptimalkan potensi lahan yang ada.

Dinas TPHP juga mendorong intensitas masa tanam dari satu kali setahun menjadi dua hingga tiga kali (IP300), agar produktivitas padi semakin optimal.

Saat ini, luas lahan pertanian di Kabupaten Sarolangun tercatat sekitar 8.997 hektare, dengan rincian:

  • Lahan baku sawah eksisting: 3.997 hektare

  • Lahan kering: 2.000 hektare

  • Sawah beririgasi: 3.000 hektare

“Tahun lalu, program cetak sawah telah terealisasi seluas 433 hektare yang tersebar di 12 desa pada lima kecamatan. Ini bagian dari program strategis nasional untuk mendukung swasembada pangan,” tambah Dulmuin.

Dinas TPHP menekankan bahwa pertanian modern di Sarolangun menjadi motor penggerak percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Upaya ini sejalan dengan visi Kabupaten Sarolangun Maju 2025–2030, yang menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama.(*)