Tim Gabungan Berhasil Selamatkan Warga Terjebak Banjir di Kota Jambi

Kota Jambi, Sepucukjambi.id – Tim evakuasi dari Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kota Jambi berhasil mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir di beberapa titik di Kecamatan Kotabaru.

Operasi penyelamatan ini dilakukan pada Minggu (24/2) dimulai  pada pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan laporan, lokasi yang akan dilakukan evakuasi meliputi RT 19 Suka Karya (belakang Fresh), RT 08 Suka Karya (belakang BPK Jambi), serta RT 06 Kelurahan Pal Luma (belakang Inspektorat Kota Jambi).

Dalam proses pengevakuasianya di RT 19 Suka Karya, terdapat lima warga yang terdiri dari seorang ibu dan anak-anaknya telah berhasil dievakuasi.

Sementara itu, di RT 08 Suka Karya, pasangan lanjut usia Diswar Tabun (80) dan Jusminar (60) juga berhasil diselamatkan.

Baca juga:BREAKING NEWS: Banjir Menahun di RT 03 Kenali Asam Atas Kota Jambi Dikeluhkan Warga

Baca juga:Warga RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Jambi Khawatir Banjir Susulan, Minta Bantuan Perahu Karet

Di RT 06 Pal Lima, lima warga lainnya, termasuk anak-anak dan lansia, juga turut dievakuasi dengan aman.

Dalam operasi ini, tim menggunakan satu unit perahu karet, satu unit mobil rescue, satu unit mobil fire jeep, serta sejumlah pelampung.

Pimpinan operasi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi dengan dukungan penuh dari Pleton 1 Mako Damkar.

lebih lanjut Mustari Affandi Kepala Dinas Kebakaran Kota Jambi menyampaikan bahwa ia dan tim akan terus berupaya untuk mengevakuasi masyarakat korban yang terdampak banjir .

“Saat ini, kami masih terus melakukan upaya penyelamatan warga yang terdampak banjir, terutama di wilayah yang cukup parah seperti RT 19 Suka Karya, RT 08 Suka Karya, dan RT 06 Pal Luma. Kami telah berhasil mengevakuasi beberapa warga, termasuk lansia dan anak-anak, dengan selamat.” ungkapnya.

Proses evakuasi berjalan aman dan terkendali. Saat ini, personel Satgas masih bersiaga untuk merespons laporan evakuasi warga terdampak banjir lainnya.

Pemerintah Kota Jambi mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan evakuasi.




Warga RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Jambi Khawatir Banjir Susulan, Minta Bantuan Perahu Karet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, kini tengah dilanda kekhawatiran akan potensi banjir susulan.

Pasalnya, kondisi cuaca yang diperkirakan masih akan berlangsung hujan lebat dalam beberapa waktu ke depan.

Hal ini memicu rasa cemas di kalangan warga setempat, terutama dengan dampak yang telah terjadi pada sekitar 20 rumah yang terendam banjir sebelumnya.

Menurut Jakarsih, salah salah satu warga RT 19, kondisi saat ini semakin menambah ketidaknyamanan, karena air diperkirakan akan semakin bertambah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Menahun di RT 03 Kenali Asam Atas Kota Jambi Dikeluhkan Warga

Baca juga: Capai Rp 44 Miliar Efisiensi di Pemkot Jambi, Apa Saja yang Terimbas?

Selain itu, mereka merasa khawatir jika hujan kembali turun deras, banjir bisa kembali melanda dan semakin memberi dampak pada pemukiman mereka.

Para warga pun berharap adanya bantuan berupa perahu karet untuk membantu mobilitas mereka di tengah kondisi yang tidak menentu.

Akses jalan yang terendam air membuat mereka kesulitan bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari.

“Kami butuh perahu karet untuk bisa bergerak, karena akses jalan banyak yang terendam. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah dan pihak terkait,” ujar salah satu warga yang terdampak.

Pihak RT setempat juga telah menyampaikan keluhan ini kepada pemerintah Kelurahan dan Kecamatan. Mereka berharap agar langkah cepat bisa diambil untuk mencegah dampak yang lebih besar akibat banjir susulan.

Warga RT 19 berharap bantuan yang cepat dapat meringankan beban mereka, serta memastikan keselamatan mereka dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terus berlangsung.(*)




BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

JAKARTA,  SEPUCUKJAMBI.ID – Pada pelantikan kepala daerah yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025, Presiden Prabowo memberikan arahan langsung kepada 961 kepala daerah yang baru saja dilantik, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno (BBS) dan Junaidi H Mahir (Jun Mahir).

Usai memberikan arahan, Presiden Prabowo Subianto menyapa satu per satu kepala daerah yang baru dilantik.

Termasuk BBS, yang mendapat kesempatan untuk berjabat tangan dan menerima ucapan selamat langsung dari Presiden.

“Pak Presiden mengingatkan kami untuk menjalankan amanah masyarakat dengan penuh hati dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini,” ungkap BBS, yang disambut dengan apresiasi oleh Presiden Prabowo.

BACA JUGA: Pesan Khusus untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi dari Presiden Prabowo

Baca juga: Bupati HM Syukur dan Gubernur Al Haris Bertemu di Retreat Kepala Daerah, Bahas Sinergi Pemerintah

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menekankan bahwa kepala daerah adalah abdi rakyat yang diamanahi untuk melayani dan membela kepentingan masyarakat.

“Saudara dipilih untuk melayani rakyat, berjuang demi perbaikan hidup mereka. Itulah tugas kita,” tegas Prabowo.

Presiden juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar Presiden Prabowo, menegaskan pentingnya hubungan yang erat antara kedua pihak.

Sebagai bagian dari pelantikan ini, BBS dan Jun Mahir berkomitmen untuk memimpin Kabupaten Muarojambi dengan semangat kebersamaan dan kerja keras.

Serta memperkuat hubungan dengan pemerintah pusat demi kemajuan daerah.

“Kami siap melaksanakan amanah ini dan berharap sinergi yang baik dengan pemerintah pusat untuk Muarojambi yang lebih maju,” tambah Jun Mahir.

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal bagi para kepala daerah untuk menjalankan program-program yang mendukung kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan cita-cita pembangunan Indonesia yang merata.(*)




Bupati HM Syukur dan Gubernur Al Haris Bertemu di Retreat Kepala Daerah, Bahas Sinergi Pemerintah

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, bertemu dengan Gubernur Jambi, H Al Haris, pada hari pertama kegiatan orientasi atau retreat kepala daerah, yang berlangsung di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Jumat (21/2).

Keduanya, bersama ratusan kepala daerah lainnya, mengikuti sesi pengarahan dan ramah tamah yang menjadi bagian dari agenda hari pertama.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Gubernur mengikuti kegiatan retreat ini dengan semangat,” ujar H M Syukur.

Pada hari pertama, para peserta lebih banyak menerima materi pengantar, sementara kegiatan fisik, seperti olahraga pagi dan materi kepemimpinan, baru dimulai pada hari kedua hingga terakhir.

Baca juga: Masyarakat dan Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Aturan yang Berlaku di Kota Jambi Selama Ramadan Mendatang

Baca juga: Dedikasi Majukan Kota Jambi, Ini Catatan Singkat Kinerja Sri Purwaningsih

Selain itu, para kepala daerah juga akan mendapatkan materi tentang program strategis Pemerintah Pusat yang perlu diselaraskan dengan visi-misi masing-masing kepala daerah.

“Melalui kegiatan retreat ini, diharapkan bisa menyelaraskan misi kami dengan program Pemerintah Pusat, terutama yang terkait dengan Asta Cita Prabowo-Gibran,” ujar Bupati Syukur.

Ia juga menambahkan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.

Bupati Syukur memastikan bahwa pelaksanaan retreat ini merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia, dan ia siap menerapkan hasilnya untuk kemajuan Kabupaten Merangin.

“Seminggu lagi, saya akan kembali ke Merangin untuk melanjutkan tugas di daerah,” tegasnya.

Selama kegiatan, para kepala daerah mengenakan seragam Armi, yang menambah kesan tegas dan bersatu dalam mengikuti program ini.(*)




Cegah Peredaran Narkoba, Polda Jambi Datangi SMPN 6 Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPeredaran narkoba tak mengenal tempat atau waktu, bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak dan remaja, di lingkungan rumah, sekolah, atau bahkan tempat yang tak terduga.

Menanggapi hal ini, Ditresnarkoba Polda Jambi terus berupaya menekan angka penyalahgunaan narkoba dengan melakukan berbagai sosialisasi dan mengungkap jaringan narkoba, demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah dengan menyasar para pelajar di SMP Negeri 6 Kota Jambi.

Mengingat saat ini, banyak pelaku narkoba yang berusaha menjebak remaja untuk terjerumus dalam dunia narkotika, yang berawal dari pergaulan mereka.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

Dalam kesempatan ini, Ditresnarkoba Polda Jambi menggelar sosialisasi kepada para siswa.

Swkaligus memasang spanduk yang bertuliskan pesan penting tentang bahaya narkoba serta pentingnya selektif dalam memilih teman.

Spanduk tersebut mencantumkan data yang mengungkapkan fakta mengejutkan: 92,4 persen pengguna narkoba pertama kali terpengaruh oleh teman.

Adapun oesan yang disampaikan yakni, “Yuk, selektif dalam memilih teman agar terhindar dari bahaya narkoba!”

Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol Dr Ernesto Saiser, menjelaskan bahwa upaya ini penting agar remaja, khususnya di tingkat SMP, lebih berhati-hati dalam memilih teman.

“Teman sering kali menjadi pengaruh terbesar. Mereka adalah orang terdekat yang mengajak untuk mencoba hal-hal baru, termasuk narkoba. Keingintahuan besar sering kali berasal dari teman, dan ini bisa berbahaya,” jelasnya.

Selain itu, Kombes Pol Ernesto menambahkan bahwa tekanan sosial di kalangan teman sebaya.

Seperti saling mengejek jika ada yang menolak untuk mencoba sesuatu, sering kali memaksa seseorang untuk ikut-ikutan, yang akhirnya bisa menjebak mereka dalam pergaulan bebas dan kecanduan narkoba.

Namun, ia juga menekankan bahwa semua ini bisa dihindari dengan memilah teman untuk bergaul dan membentengi diri dengan kegiatan yang positif.

“Dengan hal ini, kita bisa menghindari godaan untuk terlibat dalam hal-hal yang merugikan dan berbahaya,” tambahnya.

Lebih jauh lagi, peran orang tua dan guru sangat penting dalam menjaga anak-anak dari ancaman narkoba.

Orang tua diharapkan untuk lebih aktif dalam mengontrol jam sekolah, jam malam, dan kegiatan anak-anak mereka, serta menghindarkan mereka dari pergaulan yang bisa mengarah ke kegiatan negatif seperti nongkrong hingga dini hari.

Polda Jambi juga memberikan nomor pengaduan masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan narkoba, yaitu 0853-60-555-222, agar masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya memberantas narkoba.

Sebagai penutup, Ditresnarkoba Polda Jambi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari bahaya narkoba, agar masa depan mereka bisa cerah dan terhindar dari kerusakan.(*)




Walikota Jambi Maulana, Ikuti Retreat di Akademi Militer Magelang Pasca Dilantik

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Maulana, hari ini tiba di kawasan Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti retret yang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepemimpinan dan pengembangan diri pasca pelantikannya sebagai Walikota Jambi.

Dalam pesan singkat yang disampaikan melalui akun media sosialnya, Maulana mengungkapkan bahwa sore ini ia sudah berada di kawasan Akademi Militer Magelang.

“Sore ini saya sudah berada di kawasan Akademi Militer Magelang, untuk mengikuti upacara penyambutan menuju gerbang akademi militer. Kami akan melakukan retreat selama delapan hari di Akmil ini, mohon doanya semoga sukses, semangat!” ujar Maulana.

Baca juga: Resmi Dilantik sebagai Wali dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Siap Jalankan Amanah dengan Maksimal

Baca juga: MotoGP Musim 2025 Dimulai Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

Retret ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan pengambilan keputusan bagi Maulana dalam menjalankan tugasnya sebagai walikota.

Sementara itu, Walikota Jambi yang baru ini juga dijadwalkan untuk memimpin apel disiplin pada Senin mendatang.

Apel disiplin ini menjadi langkah awal Maulana dalam membangun kedisiplinan dan tata kelola yang lebih baik di lingkungan pemerintahan Kota Jambi.

Semoga kegiatan retret ini membawa inspirasi dan kekuatan bagi Maulana dalam menjalankan tugas kepemimpinannya di Kota Jambi.(*)




Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Seorang bandar sabu berinisial BA yang beroperasi di Desa Jambi Tulo, Kecamatan Marosebo, akhirnya berhasil diciduk oleh Tim Satresnarkoba Polres Muaro Jambi.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin, 17 Februari 2025, sekitar pukul 17.30 WIB.

Kasat Resnarkoba Polres Muaro Jambi melalui Kasi Humas, dalam keterangan resminya, mengungkapkan bahwa BA ditangkap di rumahnya setelah petugas menerima laporan tentang kegiatan ilegalnya.

Dari hasil penyelidikan dan interogasi, pelaku mengakui menyimpan narkoba di dua lokasi, yakni sebuah pondok dan rumrumahnya.

Baca juga: Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Baca juga: Bupati Batanghari Fadhil Arief Bakal Jadi Saksi Sidang Korupsi Dana Hibah KONI Muaro Jambi

“Di pondok yang tidak jauh dari rumahnya, petugas menemukan 14 paket sabu kecil. Sementara itu, di rumahnya ditemukan 10 paket sabu kecil, sehingga totalnya ada 24 paket sabu yang berhasil disita,” jelas Kasi Humas.

Pelaku BA mengaku telah menjalankan bisnis haram ini sejak pertengahan Januari 2025, dengan melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu di rumah dan pondoknya.

BA juga mengungkapkan bahwa, pasokan sabu diperolehnya dari seorang pria berinisial DD yang juga merupakan warga Desa Jambi Tulo.

“Tim kami langsung melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap DD, namun hingga saat ini yang bersangkutan belum berhasil ditangkap,” tambah Kasi Humas.

Saat ini, BA beserta barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Muaro Jambi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi terus bekerja untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih besar di wilayah tersebut.rw2E

Penyelidikan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan masyarakat.(*)




Komisi I DPRD Tebo Ajukan Permohonan PPPK Penuh Waktu ke Kemenpan RB

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi I DPRD Kabupaten Tebo, bersama BKPSDM Tebo, baru-baru ini menyampaikan tuntutan dari ribuan tenaga honorer Kabupaten Tebo kepada Kemenpan RB.

Tuntutan tersebut adalah, agar mereka diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan status penuh waktu.

Ketua Komisi I DPRD Tebo, Yuzep, menjelaskan bahwa, dari 1.193 honorer yang ada, mayoritas meminta untuk diangkat sebagai PPPK penuh waktu.

Menanggapi hal ini, Kemenpan RB merekomendasikan agar formasi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan (nakes) menjadi prioritas utama dalam perekrutan PPPK.

Baca juga: Soal Efisiensi Anggaran, Sekda Tebo Sebut Proyek 2025 Tak Terganggu

Baca juga: Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

“Kemenpan RB telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur prioritas dalam proses rekrutmen PPPK penuh waktu,” terang Yuzep.

Berdasarkan data yang dirilis oleh BKPSDM Tebo, sebanyak 646 honorer berprofesi sebagai tenaga pendidik.

Sementara 5 honorer bekerja sebagai tenaga kesehatan. Sisa honorer lainnya tergolong dalam kategori teknis.

Yuzep menambahkan, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo menyetujui Surat Edaran dari Kemenpan RB tersebut, maka usulan untuk perekrutan PPPK harus segera disampaikan sebelum seleksi tahap kedua selesai.

Pernyataan ini menandakan langkah awal yang sangat penting bagi masa depan honorer di Kabupaten Tebo, yang berharap agar aspirasi mereka segera terwujud.(*)




Penuh Haru dan Pesan Iringi Pelepasan Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar acara pelepasan Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, yang dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, Jailani, Kamis (20/2) di gedung Grha Siginjai Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Plh Sekda Jailani memberikan apresiasi atas pengabdian Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Walikota Jambi.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi positif yang telah diberikan oleh Sri Purwaningsih untuk kemajuan kota ini.

“Terima kasih atas pengabdian ibu selama menjabat sebagai Pj Walikota Jambi. Tentu banyak suka duka hingga pelajaran yang berarti,” ujar Jailani, yang juga menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian yang telah diraih oleh Sri selama masa tugasnya.

Baca juga: Sikat Tambang Ilegal di Bungo, Puluhan Alat PETI Dibakar Polisi

Baca juga: Jelang Pelantikan, Walikota Jambi Maulana Mohon doa dari Masyarakat Kota Jambi

Sementara itu, dalam momen penuh haru, Sri Purwaningsih menyampaikan ungkapan terima kasih.

“Saya tidak menyangka, acara pelepasan ini datang begitu cepat. Tanpa terasa, sudah 1 tahun, 3 bulan, dan 13 hari saya menjalani jabatan ini,” kata Sri, sambil menahan haru.

Tiga Poin Penting dalam Masa Tugas Pj Walikota Jambi

Sri Purwaningsih mengungkapkan tiga hal penting yang menjadi sorotan selama masa jabatannya.

Pertama, ia merasa banyak kesuksesan yang tercapai, namun hal itu tidak hanya karena dirinya, melainkan karena kelanjutan dari program-program yang sudah ada sebelumnya.

“Saya hanya melanjutkan program-program yang sudah ada sebelumnya,” ujar Sri.

Kedua, ia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terlibat dalam masa tugasnya.

“Saya ingin membuka pintu maaf seluas-luasnya kepada semua pihak,” ungkapnya.

Ketiga, Sri Purwaningsih menegaskan bahwa hubungan kerja yang terjalin selama ini telah berjalan secara legal dan bahwa tugasnya sebagai Pj Walikota Jambi kini telah selesai.

“Tugas saya sebagai Pj Walikota kini selesai,” tambah Sri.

Pesan Pj Walikota Jambi untuk Kota Jambi

Meskipun masa tugasnya berakhir, Sri Purwaningsih mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang belum selesai.

“Saya mohon maaf karena belum bisa menyelesaikan semua tugas yang ada. Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari semua pihak yang telah membantu saya menjalankan tugas ini,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.

Di penghujung acara, Sri Purwaningsih mengingatkan agar perpisahan ini tidak menghalangi komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Saya izin pamit, dan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama ini. Semoga komunikasi kita tetap terjaga,” tutupnya.

Acara pelepasan ini menjadi momen yang penuh haru, baik bagi Sri Purwaningsih maupun bagi seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menjalankan program-program pembangunan di Kota Jambi.

Semoga keberlanjutan dan kesuksesan Kota Jambi terus terjaga.(*)




Sikat Tambang Ilegal di Bungo, Puluhan Alat PETI Dibakar Polisi

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan peralatan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Bungo, dibakar Polisi, Rabu 19 Februari 2025.

Ini salah satu komitmen dalam upaya pemberantasan aktivitas ilegal yang ada di wilayah hukum Polres Bungo.

Penertiban ini dilakukan di Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Penertiban ini dipimpin langsung Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono yang didampingi Kabag Ops Polres Bungo AKP Botben Mingan Pasaribu, Kasat Intelkam Polres Bungo Akp Wiji Nur Eko Wahyu, Kasat Samapta Polres Bungo AKP Yan Efendi Pasaribu, Kapolsek Muara Bungo Akp Adha Fristianto, Pama Polres Bungo Ipda M Indra Eka Putra, serta para personil Polres Bungo.

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bungo Tinjau Titik Rawan dan Jalan Rusak

Baca juga: Gara-gara Ini, Komisi II DPRD Tanjab Barat Sidak Lapas Tungkal

Dalam penertiban, satu persatu, wilayah yang diduga menjadi menjadi aktifitas penambangan ilegal dibasmi oleh Polres Bungo, untuk menuju program Zero PETI Polres Bungo.

Operasi penindakan PETI tersebut, polisi mendapatkan sebanyak 22 unit rakit PETI yang berlokasi diwilayah Dusun Sungai Buluh. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono menyampaikan bahwa, penindakan terhadap aktivitas PETI ini merupakan komitmen kita dari Polres Bungo untuk tidak ada lagi yang melakukan penambangan ilegal.

“ Kita berkomitmen untuk Wilayah Hukum Kabupaten Bungo Zero PETI,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bungo, AKP M Noer menyampaikan, penertiban hari ini dilakukan di wilayah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Dalam operasi penertiban yang digelar hari ini terbagi dalam 2 lokasi. Untuk lokasi pertama, petugas mendapatkan 8 unit Rakit PETI, dan lokasi kedua mendapatkan 14 unit Rakit PETI.

“Hari ini, kita memusnahkan 22 unit Rakit PETI dari 2 lokasi diwilayah Dusun Sungai Buluh. Semuanya kita bakar,” tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam operasi pemberantasan hari ini, petugas tidak mendapatkan para pelaku, karena berhasil kabur saat petugas tiba di lokasi.

“Untuk pelaku berhasil kabur saat melihat petugas tiba di lokasi, melarikan diri kedalam hutan,” jelasnya.

M Noer menegaskan, pemberantasan terus dilakukan oleh Polres Bungo tidak berhenti disitu, dan terus dilakukan tanpa tebang pilih hingga Bungo Zero PETI.

“Penindakan Peti akan berlanjut dan berkesinambungan, tidak ada tebang pilih, sampai Kabupaten Bungo Zero Peti,” tegasnya. (*)