Bupati Sarolangun Ajak ASN Ikut Gerakan Gemastajid Maju, Ciptakan Kebersamaan dalam Ibadah

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sarolangun pada Rabu, 12 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan jajaran Disdikbud serta memastikan keaktifan pegawai dalam mendukung program Gerakan Masyarakat Cinta Masjid (Gemastajid Maju).

Bupati Hurmin disambut dengan hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun, Drs. H. Arsyad, Sekretaris Disdikbud Sarolangun, Ali Umar, serta pejabat dan pegawai Disdikbud lainnya.

Kunjungan tersebut dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Dzuhur berjamaah di musala kantor Disdikbud sebagai bagian dari implementasi program Gemastajid Maju.

Baca juga:  Bupati Sarolangun Baru Dilantik, Gubernur Al Haris Beri Arahan Pembangunan Daerah

Baca juga:  Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hurmin menyampaikan pentingnya program Gemastajid Maju yang bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), untuk rutin melaksanakan shalat berjamaah lima waktu di masjid.

Bupati menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan moralitas masyarakat dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat yang aman dan nyaman.

“Gerakan Gemastajid Maju sangat penting, karena selain meningkatkan kualitas ibadah, juga mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat. Kami berharap seluruh pegawai bisa menjadi contoh yang baik dalam melaksanakan shalat berjamaah,” ujar Bupati Hurmin.

Bupati Sarolangun juga mengingatkan seluruh pegawai Disdikbud untuk menjadikan shalat berjamaah sebagai kebiasaan sehari-hari di setiap dinas, dengan pemimpin sebagai contoh utama dalam hal ini.

Baca juga:  Kapolres Sarolangun Ajak Anak Muda Bangun Kamtibmas Lewat Momen Buka Bersama

Baca juga:  Laka Lantas di Jalan Sarolangun-Tembesi, Satu Tewas, Dua Terluka

Hal ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap program keagamaan di Kabupaten Sarolangun.

Di akhir kegiatan, Bupati Sarolangun, H. Hurmin, juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 Hijriyah kepada seluruh masyarakat Sarolangun.

Beliau berharap seluruh umat Muslim di Sarolangun mendapatkan ridho, berkah, dan rahmat dari Allah SWT selama bulan suci ini.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, salam-salaman, dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen dalam menjalankan program keagamaan di Kabupaten Sarolangun.(*)




Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Adi Saputra (41), warga Kelurahan Sei Pinang, Kecamatan Bungo Dani, dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Batang Bungo di Dusun Sungai Telang, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo pada Rabu, 12 Maret 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Kejadian ini bermula saat Adi Saputra bersama rekannya, Joni (30), berangkat pada pagi hari sekitar pukul 11.00 WIB untuk memperbaiki mobil Mitsubishi Strada milik rekannya, Faizal, di Dusun Sungai Telang.

Namun, pada malam hari, keduanya terjebak arus sungai yang deras akibat curah hujan yang tinggi. Joni berhasil diselamatkan oleh warga setempat, sementara Adi Saputra hingga kini masih hilang.

Baca juga:  Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

Baca juga:  Hasil Sidak Ditemukaan Takaran Minyakkita Tidak Sesuai, Polres Bungo Lakukan Penyelidikan

Varel Adiofitra (18), anak dari Adi Saputra, mengungkapkan bahwa ayahnya menerima telepon dari Faizal untuk memperbaiki mobil dan kemudian berangkat bersama Joni pada Rabu pagi.

Sementara itu, Amin (38), seorang warga setempat, mendapat informasi dari Faris bahwa ada orang yang meminta tolong di sekitar kebun orang tuanya.

Ketika Amin tiba di lokasi sekitar pukul 19.45 WIB, ia menemukan Joni berada di seberang kebun dan meminta bantuan karena terbawa arus sungai.

Amin segera bertanya tentang keberadaan temannya, Adi Saputra, dan Joni menjawab bahwa ia tidak tahu karena sudah terpisah oleh arus.

Baca juga:  Proyek Jembatan Bailey di Bungo Molor, Kemacetan Meningkat di Jalan Lintas Sumatera

Baca juga:  Zakat Fitrah 2025 di Kabupaten Bungo, Ini Besaran dan Cara Pembayarannya

Mengingat kondisi cuaca yang buruk, Amin meminta Joni untuk bertahan di tempat sambil mencari bantuan dari warga sekitar.

Setelah sekitar 30 menit, Amin bersama empat warga lainnya berhasil mengevakuasi Joni setelah satu jam pencarian.

Kejadian ini segera dilaporkan kepada Datuk Rio Sungai Telang, Ramaini (58), yang kemudian mengonfirmasi kejadian tersebut.

“Kami masih melakukan pencarian terhadap Adi Saputra bersama masyarakat sekitar. Sampai saat ini, korban belum ditemukan,” kata Ramaini, Datuk Rio Sungai Telang.

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Hingga Kamis (13/3) pagi, pencarian terus dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat, namun curah hujan yang tinggi dan peningkatan debit air sungai menjadi tantangan besar dalam proses pencarian.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono melalui Kasi Humas Polres Bungo AKP M Nur membenarkan bahwa warga yang hanyut masih dalam pencarian.

“Korban yang hilang masih dicari,” kata AKP M Nur.

Masyarakat berharap adanya dukungan tim SAR dan aparat setempat untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan Adi Saputra yang masih hilang.(*)




Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, SP., MM., M.Si., melaksanakan penanaman jagung hibrida di lahan Kelompok Tani Gelora, yang terletak di belakang pekarangan rumah Dinas Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono, di Desa Bukit Baling, Sekernan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (13/3) dan dihadiri oleh berbagai pejabat serta perwakilan kelompok tani setempat.

Acara penanaman jagung ini dihadiri oleh Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono, S.Sos., MT, serta beberapa kepala dinas seperti Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kadis Perkebunan, Kadis Perikanan, dan Kadis Ketahanan Pangan.

Selain itu, perwakilan dari kelompok tani juga turut hadir untuk menyaksikan langsung acara tersebut.

Baca juga:  Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Dalam acara tersebut, Bupati Bambang Bayu Suseno melakukan penanaman jagung dengan menggunakan Alat Mesin Traktor Roda Empat.

Penanaman jagung ini merupakan bentuk apresiasi terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia.

Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan pentingnya dukungan terhadap program swasembada pangan.

“Pemerintah daerah mendukung penuh program Presiden RI dalam mencapai swasembada pangan. Kami di Kabupaten Muaro Jambi juga terus menggerakkan program tanaman pangan untuk mendukung tujuan tersebut,” ujar Bupati.

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Baca juga:  BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Muaro Jambi dan berkontribusi pada swasembada pangan di tingkat nasional.

Bupati Bambang Bayu Suseno juga menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah kunci untuk kelangsungan hidup yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk mendorong sektor pertanian dan memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” jelasnya.

Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan terus mengoptimalkan potensi sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan.

Baca juga:  Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Tegaskan Pentingnya Program Perlindungan Sosial, untuk RT di Kota Jambi

Dengan demikian, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Muaro Jambi dapat meningkat dan mendukung kedaulatan pangan.

Usai kegiatan penanaman jagung, Bupati Bambang Bayu Suseno memberikan bantuan peralatan pertanian kepada kelompok tani di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan usaha tani jagung dan meningkatkan kesejahteraan para petani di daerah tersebut.(*)




Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kerinci sejak Rabu malam (12/3), hingga Kamis (13/3) kemarin, menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi beberapa desa.

Banjir tersebut berdampak pada beberapa wilayah seperti Koto Kapeh Siulak, Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kubang Lubuk Suli, Koto Lanang di Kecamatan Depati Tujuh, dan Talang Kemuning di Kecamatan Bukit Kerman.

Berdasarkan informasi yang diterima, puluhan rumah terendam banjir sejak pukul 20.00 WIB pada Rabu malam hingga pukul 06.00 WIB pagi hari.

Di Kecamatan Depati Tujuh, air baru mulai surut sekitar pukul 06.00 WIB pada Kamis pagi (13/3). Sementara itu, banjir di Desa Lempur masih berlangsung hingga pagi hari.

Baca juga:  Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

Baca juga:  Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, melalui Kabid KL BPBD Kerinci, Saktian, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait banjir dan langsung mengerahkan tim untuk membantu masyarakat yang terdampak di sejumlah desa.

“Beberapa laporan telah kami terima, dan tim segera turun ke lapangan untuk membantu masyarakat di desa-desa terdampak seperti Desa Koto Kapeh Siulak, Lempur Gunung Raya, Talang Kemuning Bukit Kerman, serta beberapa desa di Kecamatan Depati Tujuh. Namun, situasi saat ini masih terkendali,” jelas Saktian, kemarin.

Menurut Dedi, salah seorang warga Kecamatan Depati Tujuh, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Batang Merao. Luapan sungai ini disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi di bagian hulu Kerinci.

“Banjir terjadi sekitar pukul 20.00 WIB pada Rabu malam dan berlangsung hingga pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB,” ujar Dedi.

Baca juga:  IAIN Kerinci Klarifikasi Isu Pemotongan Dana KIP-K, Rektor Tegaskan Tidak Ada Intervensi

Baca juga:  Sejumlah Pejabat IAIN Kerinci Diperiksa Polisi, Terkait Dugaan Pemotongan Dana KIP-K

Kepala BPBD Kerinci, Dedi Andrizal, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir dan tanah longsor, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Kerinci.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana seperti banjir dan tanah longsor, terutama di kawasan yang rawan banjir,” tegas Dedi Andrizal.

Selain Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh juga turut terdampak banjir. Beberapa kecamatan seperti Hamparan Rawang, Tanjung, dan Kumun di Kecamatan Kumun Debai juga mengalami genangan air akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut.

Pihak BPBD Kerinci terus memantau perkembangan situasi di berbagai wilayah terdampak dan memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir.

Bantuan tersebut termasuk evakuasi warga dan distribusi kebutuhan darurat.(*)




BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Merangin, Zulhifni, melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan-jalan kabupaten di musim hujan, Kamis (13/3).

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan akses jalan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat selama cuaca ekstrem.

Pemantauan dimulai dari kawasan Sungai Menau menuju Renah Medan. Bupati H M Syukur dan Kadis PUPR Merangin, Zulhifni, mengecek sejumlah jalan di wilayah tersebut dan memastikan bahwa, sebagian besar jalan dalam kondisi baik dan aman untuk dilalui meski di tengah musim hujan.

Setelah memeriksa jalan di kawasan Sungai Menau, Bupati melanjutkan perjalanan menuju Desa Lantak Seribu, Kecamatan Renah Pamenang.

Baca juga:  Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Kondisi jalan di daerah ini juga masih dalam kondisi aman, meskipun intensitas hujan cukup tinggi.

Namun, saat tiba di Jalan Simpang Limbur, Bupati H M Syukur dan Zulhifni mendapati kondisi badan jalan tergenang air setinggi 40 cm akibat meluapnya air sungai.

Genangan air ini menghambat lalu lintas sementara waktu, namun Bupati H M Syukur meyakini bahwa begitu air sungai surut, kondisi jalan akan kembali normal dan bisa dilalui dengan aman.

“Genangan air ini terjadi karena sungai meluap dan airnya merendam jalan. Namun, kami yakin setelah air surut, kondisi jalan akan kembali seperti semula dan bisa dilewati dengan lancar,” jelas Bupati H M Syukur.

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

Baca juga:  Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

Di tengah pemantauan, Bupati H M Syukur juga sempat bercanda dengan anak-anak setempat yang bermain air di sekitar lokasi banjir.

Sebagai bentuk perhatian, Bupati memberikan uang saku kepada anak-anak tersebut untuk membeli takjil atau bukaan puasa.

“Terima kasih banyak Pak Bupati, semoga Pak Bupati selalu diberikan kesehatan dan lancar dalam menjalankan tugas,” ujar Udin, salah seorang anak yang mendapat uang saku dari Bupati.

Bupati H M Syukur juga mengingatkan warga Kabupaten Merangin untuk selalu berhati-hati mengingat kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi.

Baca juga:  Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Baca juga:  Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

Warga yang tinggal di daerah dataran rendah atau dekat sungai diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir bandang yang bisa terjadi kapan saja.

Selain itu, Bupati juga mengimbau kepada para sopir, khususnya sopir truk, untuk tidak membawa barang melebihi tonase yang ditentukan, karena kondisi jalan yang cenderung melunak dan labil, terutama di bagian tepi jalan.(*)




BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertamina Patra Niaga Sumbagsel bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait masalah BBM terkontaminasi air di SPBU 24.373.29 yang terletak di Kabupaten Merangin, Jambi.

Setelah menerima keluhan, tim Pertamina langsung melakukan pengecekan dan peninjauan untuk menangani kejadian tersebut.

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menjelaskan bahwa kontaminasi BBM terjadi akibat rembesan air hujan pada tangki penyimpanan di SPBU tersebut.

Terkait hal ini, pihak SPBU siap bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi pada kendaraan konsumen. SPBU akan memberikan penggantian biaya perbaikan dan mengganti BBM yang terdampak dengan Pertamax Turbo.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Tegaskan Pentingnya Program Perlindungan Sosial, untuk RT di Kota Jambi

Baca juga:  Pastikan Volume MinyakKita Kemasan Botol Maupun Pouch, Dirreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pengecekan 

“Memang benar terdapat BBM terkontaminasi air di SPBU 24.373.29 akibat rembesan air hujan pada tangki penyimpanan. Pihak SPBU bersedia bertanggung jawab dengan memberikan penggantian biaya perbaikan kerusakan dan mengganti BBM konsumen dengan Pertamax Turbo,” ungkap Tjahyo Nikho Indrawan.

Manager SPBU 24.373.29, Sei Misang, Joko, bersama aparat penegak hukum, juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh konsumen yang terdampak.

Pihak SPBU mengungkapkan bahwa mereka bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang dialami oleh kendaraan akibat BBM yang terkontaminasi air.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan, baik yang menjadi korban maupun pelanggan lainnya. Kami bertanggung jawab penuh atas kerusakan kendaraan yang terdampak akibat Pertamax terkontaminasi air,” jelas Joko.

Baca juga:  Kemas Faried Tinjau Apel Siaga Bencana, Tegaskan Kesiapan Menghadapi Banjir di Kota Jambi

Baca juga:  Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

Untuk menghindari kejadian serupa di masa depan, pihak SPBU telah menghentikan sementara penyaluran produk Pertamax di SPBU tersebut.

Selain itu, proses pengecekan dan pembersihan tangki penyimpanan SPBU juga sedang dilakukan.

Sebagai solusi sementara, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel telah menyiapkan SPBU alternatif, yaitu SPBU 24.373.26 yang terletak 5 kilometer dari lokasi SPBU yang terdampak.

Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah Sumbagsel, guna memastikan kenyamanan dan kepuasan masyarakat.

Baca juga:  Ayo Warga Jambi! Miliki Honda Vario 125 Mulai Hanya Rp 1,8 Juta Sekarang

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Tegaskan Kesiapsiagaan, dalam Apel Tanggap Darurat Bencana

Bagi masyarakat yang memiliki saran atau masukan terkait layanan Pertamina, dapat mengakses website dan media sosial resmi Pertamina, atau langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di nomor 135.(*)PE




Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin H M Syukur menggelar acara buka puasa bersama dengan Ketua dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi serta MUI Kabupaten Merangin di rumah dinas Bupati Merangin, Kamis (13/3).

Acara yang diadakan di bulan suci Ramadhan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan ulama di daerah.

Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua MUI Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Hadri Hasan, MA, Sekretaris Umum MUI Provinsi Jambi, Dr. H. Yusuf Mu’as, serta Ketua MUI Kabupaten Merangin, Dr. H. Joni Musa, LC. MA, bersama para pengurus MUI lainnya.

Bupati Merangin H M Syukur menyampaikan rasa bangganya bisa bersilaturahmi dengan para pengurus MUI Provinsi Jambi dan MUI Kabupaten Merangin.

Baca juga:  Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

“Alhamdulillah, saya sangat bangga bisa bertemu dan berbuka puasa bersama bapak-bapak para pengurus MUI. Semoga pertemuan di bulan suci ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Bupati H M Syukur dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Hadri Hasan, MA, mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Merangin adalah bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1446 H. Selain itu, Prof. Hadri Hasan juga menyampaikan kekagumannya terhadap Kabupaten Merangin yang dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak ulama besar.

“Jika kami memberikan ceramah di Kabupaten Merangin, itu seperti membuang garam ke laut, karena Merangin sudah sangat terkenal dengan banyaknya ulama-ulama hebat yang lahir dari sini. Kabupaten ini juga dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak pesantren,” ujar Prof. Dr. H. Hadri Hasan, MA.

Ketua MUI Provinsi Jambi berharap agar Kabupaten Merangin terus melahirkan ulama-ulama handal di masa depan, mengingat daerah ini memiliki tradisi kuat dalam pendidikan agama.

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

“Kami berharap Merangin akan terus menjadi sumber lahirnya ulama-ulama besar dan berpengaruh, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pendidikan agama,” tambah Prof. Hadri.

Acara buka puasa bersama ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan para ulama dalam membangun masyarakat yang lebih religius dan berkualitas. Dengan banyaknya ulama yang lahir dari Kabupaten Merangin, harapan untuk melahirkan generasi-generasi penerus yang unggul dalam ilmu agama semakin terbuka lebar.




Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota kepolisian dari Polsek Air Hangat Timur, Kerinci, menunjukkan kesiapsiagaan mereka dalam membantu warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut.

Dengan penuh kepedulian, mereka bahu-membahu mengevakuasi barang-barang berharga dari rumah-rumah yang terendam banjir.

Sejak malam hingga Kamis 13 Maret 2025 dini hari, anggota Polsek Air Hangat Timur bersama tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk membantu masyarakat.

Mereka membantu mengangkat perabotan, menyelamatkan dokumen penting, serta memastikan keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak, yang menjadi kelompok rentan saat bencana terjadi.

Baca juga:  Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana SIK melalui Kabag Ops Polres Kerinci, AKP Yudistira, menyampaikan bahwa Polres Kerinci selalu sigap dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berupaya semaksimal mungkin membantu warga agar dampak banjir ini bisa diminimalkan. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujar Kabag Ops Polres Kerinci, AKP Yudistira.

Selain itu, petugas juga mendirikan posko darurat dan mendistribusikan makanan serta kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak banjir. Upaya ini dilakukan guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman hingga air mulai surut.

Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas di lokasi bencana, dengan aparat kepolisian dan warga saling membantu menghadapi situasi sulit ini.




Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Debit air Sungai Batanghari terus meningkat, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Beberapa kecamatan yang terendam banjir antara lain Kecamatan Sekernan, Jaluko, Kumpeh Ulu, Kumpeh, Taman Rajo, dan sejumlah daerah lainnya.

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi warga yang terdampak banjir, Rabu 12 Maret 2025.

BBS mengunjungi beberapa desa yang terendam banjir, seperti Desa Pulau Kayu Aro dan Desa Pematang Jering.

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Sekda Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

BBS juga menyapa masyarakat yang rumahnya terendam banjir. Bahkan, ia sempat menurunkan MCB KwH meter listrik di rumah-rumah warga yang telah mengungsi, mengingat potensi bahaya listrik.

“Bahaya itu, nanti bisa kesengat listrik,” ujar BBS.

Dalam kunjungan tersebut, BBS memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Baca juga:  Bupati BBS Instruksikan Perbaikan Jembatan Desa Suko Awin Jaya untuk Lancarkan Ekonomi

Ia juga menyemangati masyarakat untuk bersabar menghadapi musibah ini, yang menurutnya merupakan ujian dari Allah. “Yang sabar ya buk, pak. Mudah-mudahan air segera surut dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir, juga melakukan peninjauan ke lokasi banjir. Ditemani sejumlah pejabat daerah, Junaidi mengunjungi Desa Mendalo Laut di Kecamatan Jaluko yang terendam banjir.

Di lokasi tersebut, Junaidi membagikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak.

Wakil Bupati Muaro Jambi saat mengecek lokasi banjir

Junaidi menyampaikan pesan kesabaran kepada warga yang tengah menghadapi musibah banjir. “Yang sabar ya, sama-sama kita berdoa agar air cepat surut,” ungkapnya.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus berupaya memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Selain memberikan bantuan langsung, pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi banjir dan melakukan upaya penanganan untuk meminimalisir dampak lebih lanjut.(*)




Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengelolaan objek wisata di Kabupaten Kerinci selama Lebaran 2025 akan tetap diserahkan kepada pihak ketiga, seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, harga tiket masuk (karcis) akan tetap sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Namun, hingga saat ini, keputusan mengenai pihak yang akan mengelola objek wisata milik Pemkab Kerinci masih menunggu persetujuan.

Kepala UPTD Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, Usman, mengungkapkan bahwa pengelolaan objek wisata akan tetap diserahkan kepada pihak ketiga, yang bertugas mengelola seperti tahun sebelumnya.

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Baca juga:  IAIN Kerinci Klarifikasi Isu Pemotongan Dana KIP-K, Rektor Tegaskan Tidak Ada Intervensi

“Rencananya, kami akan menyerahkan pengelolaan ke pihak ketiga. Namun, kami masih menunggu nota dinas dari Bupati yang belum turun,” jelas Usman.

Meskipun pengelolaan wisata tetap dilanjutkan dengan sistem yang sama, Usman juga mengungkapkan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata pada 2025 belum dapat dipastikan.

“Untuk target PAD tahun ini, saya belum mengetahui secara pasti,” tambahnya.

Yudi, perwakilan dari Forum Peduli Daerah, berharap agar Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci lebih serius dalam meningkatkan fasilitas di objek-objek wisata yang dimiliki daerah.

Baca juga:  Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pelaku Ditangkap di Desa Koto Tengah

Baca juga:  Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Ia menyebutkan bahwa Danau Kerinci adalah salah satu objek wisata yang paling diminati wisatawan.

“Danau Kerinci menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus lebih fokus pada perawatan dan perbaikan fasilitas, karena beberapa fasilitas sudah rusak dan tidak berfungsi dengan baik,” ungkap Yudi.

Selain masalah fasilitas, Yudi juga menyoroti masalah parkir liar yang marak terjadi di kawasan wisata. Ia menyatakan bahwa tarif parkir yang dikenakan oleh pihak tidak resmi jauh lebih tinggi daripada tarif yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Parkir liar ini sangat merugikan citra wisata Kerinci. Pemerintah daerah perlu segera menertibkan masalah ini agar wisatawan merasa nyaman dan aman selama berkunjung,” tambahnya.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Waspada Banjir, Ketinggian Air Sungai Batanghari Meningkat di Kota Jambi

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, pengelolaan objek wisata di Kabupaten Kerinci diharapkan bisa semakin baik ke depannya.

Penyempurnaan fasilitas dan penertiban parkir liar menjadi hal yang sangat penting agar sektor pariwisata dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.(*)