Gubernur Jambi Apresiasi Program MBG dan SPPG Anak Sekolah di Kerinci

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengungkapkan bahwa sekitar 24,80% anak-anak di Provinsi Jambi tumbuh tanpa keterlibatan ayah secara fisik maupun emosional (fatherless).

Pernyataan ini disampaikan saat Safari Ramadhan 1447 H bersama masyarakat Kabupaten Kerinci di Masjid Al Falah, Desa Baru Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Jumat (6/3/2026) malam.

Acara yang dihadiri oleh Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Murison, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Sekda Kerinci, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, serta perwakilan BAZNAS tersebut dimulai dengan buka puasa bersama, salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah.

Gubernur Al Haris menegaskan, Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

“Persoalan sosial seperti kemiskinan, stunting, hingga anak yang tumbuh tanpa figur ayah perlu perhatian serius karena berdampak pada perkembangan anak dan kehidupan sosial,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menambahkan, fenomena anak fatherless dapat menyebabkan risiko rendahnya kepercayaan diri, kesulitan pengendalian emosi, hingga rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dijalankan Pemkab Kerinci.

Program ini menyasar anak sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui, sebagai bagian dari strategi penguatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Selain itu, Gubernur menekankan potensi Kabupaten Kerinci yang besar meskipun anggaran pemerintah daerah terbatas.

“Kerinci berada di ujung Provinsi Jambi, tetapi memiliki potensi luar biasa. Saya mengapresiasi upaya Bupati dan Wali Kota membangun daerah meski dengan keterbatasan anggaran,” kata Al Haris.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran tim Safari Ramadhan Provinsi Jambi yang memperkuat komunikasi dan sinergi antara provinsi dan kabupaten.

“Program MBG dan koperasi Merah Putih yang kami jalankan adalah bagian dari penguatan kualitas SDM di Kerinci,” ujar Monadi.

Di akhir kegiatan, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan CSR Bank Jambi senilai Rp20 juta untuk Masjid Al Falah, sementara BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan bantuan untuk 30 fakir miskin, dan Program ASN Peduli Stunting mendistribusikan 20 paket berisi beras, telur, kacang hijau, biskuit, dan kursi roda bagi masyarakat Desa Baru Lempur.(*)




Bupati Dillah Hikmah Sari Tinjau Infrastruktur dan Tanggul di Muara Sabak Timur

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., bersama Wakil Bupati Muslimin Tanja, S.Th.I., M.Si., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan infrastruktur di Kecamatan Muara Sabak Timur, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi jalan, tanggul, dan fasilitas publik, sekaligus mengidentifikasi titik yang membutuhkan perbaikan maupun penanganan lebih lanjut.

Dalam peninjauan, Bupati dan Wakil Bupati meninjau beberapa ruas jalan di Kelurahan Muara Sabak Ulu yang memerlukan perbaikan, termasuk akses menuju Kantor Camat Muara Sabak Timur dan kondisi bangunan kantor yang membutuhkan perhatian.

Selain itu, keduanya mengecek tanggul yang telah selesai dikerjakan untuk memastikan kondisi dan manfaatnya bagi masyarakat sekitar.

Namun, beberapa titik yang belum tertanggul tetap menjadi perhatian, terutama karena di sekitar kawasan tersebut terdapat Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Muara Sabak Ulu.

Kegiatan monitoring juga mencakup kawasan Ancol Muara Sabak, salah satu ikon daerah.

Dari hasil peninjauan, ditemukan beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki, seperti lampu penerangan jalan rusak dan kabel listrik yang berpotensi membahayakan pengunjung.

Bupati Dillah Hikmah Sari menegaskan, melalui kegiatan monev ini, Pemkab Tanjab Timur berkomitmen menindaklanjuti permasalahan infrastruktur demi meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kualitas hidup masyarakat.(*)




Densus 88 Kunjungi Pemkab Bungo, Sinergi Pencegahan Terorisme dan Radikalisme

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Bungo menerima kunjungan kerja Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Densus 88 Anti Teror Polri Jambi, Kombes Pol Beri Diatra, SIK, MH, yang dirangkai dengan silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati Bungo, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini dihadiri oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, unsur Forkopimda, jajaran Pemkab Bungo, serta pihak terkait lainnya.

Pertemuan tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pencegahan tindak pidana terorisme di wilayah Kabupaten Bungo.

Kunjungan ini juga menindaklanjuti keberhasilan aparat gabungan antara Pemkab Bungo dan Densus 88 Anti Teror Polri dalam mengamankan ratusan kotak amal yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas terorisme.

Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Densus 88 dalam menindak potensi kejahatan terorisme, sekaligus menjaga keamanan masyarakat.

“Upaya pencegahan dan penindakan terorisme bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah kita,” ujar Bupati.

Selain itu, Pemkab Bungo menerima penghargaan dari Kepala Densus 88 Anti Teror Polri atas dukungan dalam program pencegahan terorisme dan pelaksanaan program deradikalisasi eks napiter dan keluarga di Provinsi Jambi.

Pemkab Bungo juga memberikan perhatian kepada para eks napiter melalui bantuan sosial dan santunan, sebagai upaya pembinaan dan reintegrasi agar mereka dapat kembali berpartisipasi aktif di masyarakat.

Kegiatan kunjungan kerja dilanjutkan dengan silaturahmi, koordinasi lintas sektor, dan buka puasa bersama, berlangsung dalam suasana hangat dan akrab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Densus 88 dan Pemkab Bungo semakin solid, serta dapat mencegah penyebaran paham radikalisme dan aksi terorisme di tengah masyarakat.(*)




Aksi Sosial dan Religi Istri Bupati Merangin, Pererat Silaturahmi Anak Ponpes dan Panti Asuhan

BANGKO, SEPUCUKJAMBi.ID – Memanfaatkan momentum hari Jumat penuh berkah, Lavita Syukur, istri Bupati Merangin M. Syukur, mengadakan aksi religi dan sosial dengan menyambangi pondok pesantren dan panti asuhan untuk menyalurkan santunan serta paket takjil, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan secara sinergis bersama empat organisasi wanita besar yang dipimpinnya, yakni PKK, BKMT, Bunda PAUD, dan Dekranasda, bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meringankan beban anak-anak di lembaga pendidikan dan sosial.

Rombongan pertama mengunjungi Pondok Pesantren El Kaffah di Desa Sungai Ulak. Para pengasuh dan santri menyambut kehadiran rombongan dengan hangat.

Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Panti Asuhan ‘Aisyiyah Muhammadiyah di Desa Mentawak. Di kedua lokasi, Lavita Syukur menyerahkan paket takjil untuk berbuka puasa serta santunan uang tunai, amanah langsung dari Bupati Merangin M. Syukur.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami dan pemerintah daerah terhadap anak-anak di ponpes dan panti asuhan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Lavita Syukur di sela-sela kegiatan.

Turut mendampingi dalam rombongan, Ketua GOW Merangin Hj. Emi Minarsih dan Ketua DWP Merangin Sri Rizki, yang menegaskan soliditas organisasi wanita dalam mendukung program sosial kemasyarakatan di Merangin.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Bupati, dihadiri jajaran anggota BKMT, PKK, Dekranasda, dan Bunda PAUD sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pengurus organisasi selama ini.(*)




Bupati Merangin Bermalam di Tabir Timur, Infrastruktur Jalan Tetap Jadi Prioritas Meski Anggaran Dipangkas

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin M. Syukur melakukan kunjungan kerja intensif di Desa Sri Sembilan, Kecamatan Tabir Timur, Jumat (6/3/2026), dalam rangka Safari Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah.

Kunjungan ini sekaligus bagian dari program prioritas “Bupati Ngantor di Kecamatan”, di mana Bupati bermalam untuk memantau langsung kondisi masyarakat dan pembangunan di daerah perbatasan.

Didampingi Wakil Bupati A. Khafidh, Wakil Ketua DPRD Herman Effendi, Sekda Zulhifni, serta seluruh kepala OPD, Bupati menegaskan komitmennya membangun infrastruktur meski menghadapi keterbatasan anggaran.

Dalam sambutannya di Masjid Al Barokah, Bupati menyebut adanya pemotongan anggaran hingga Rp240 miliar pada tahun 2026.

Hal ini berdampak pada penanganan jalan sepanjang lebih dari 1.000 km di Kabupaten Merangin.

“Persoalan jalan di Tabir Timur memang berat. Meski anggaran dipotong, pemerintah tetap bertanggung jawab. Tahun 2026 tetap ada pembangunan jalan, dan saya sudah minta Kadis PU menambah titik-titik tertentu agar akses masyarakat lancar,” ujar Bupati.

Sebagai solusi, Pemkab Merangin menyiapkan alat berat berupa dua unit Grader dan dua unit Bomag untuk memastikan jalan tetap fungsional, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga.

Selain infrastruktur, Bupati juga menyoroti pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Di bidang pendidikan, Pemkab menyediakan beasiswa kuliah, bantuan perlengkapan sekolah untuk anak yatim dan kurang mampu, serta kursus bahasa asing gratis di tiap kecamatan.

Di bidang kesehatan, fasilitas RSUD Kolonel Abundjani ditingkatkan, dan kuota Jamkesda ditambah hingga 10.000 peserta.

Bupati meminta kepala desa aktif melakukan pendataan agar warga mudah mengakses layanan kesehatan.

Di bidang ekonomi dan keagamaan, Pemkab memberikan bantuan Rp100 juta untuk pesantren, subsidi bibit sawit, bantuan UMKM, dan dukungan bagi pegawai syarak.

Bupati juga menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya soal gizi anak, tetapi juga mendorong ekonomi desa.

“Kebutuhan telur, ayam, dan sayur besar. Saya minta BUMDes memanfaatkan peluang ini agar uang berputar di masyarakat kita,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan audiensi langsung dengan warga, buka puasa, bermalam, dan sahur bersama di Tabir Timur. Bupati menekankan pentingnya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

Selain itu, Bupati menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi dan BAZNAS berupa bantuan untuk tempat ibadah serta paket sembako bagi warga kurang mampu.(*)




Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Kapolres Bungo, AKBP Zamri Elfino Resmi Menjabat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDKapolda Jambi Krisno Halomoan Siregar memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Bungo yang digelar pada Jumat (6/3/2026).

Dalam upacara tersebut, jabatan Kapolres Bungo resmi diserahterimakan dari Natalena Eko Cahyono kepada Zamri Elfino.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakapolda Jambi B. Ali, Irwasda Polda Jambi Jannus Parlindungan Siregar, para pejabat utama Polda Jambi, serta seluruh Kapolres dan Kapolresta jajaran Polda Jambi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada inspektur upacara, dilanjutkan laporan komandan upacara, laporan pejabat yang akan melaksanakan serah terima jabatan, serta pembacaan keputusan Kapolri.

Selanjutnya dilakukan prosesi penanggalan dan penyematan tanda pangkat, tanda jabatan, serta penyerahan tongkat komando kepada pejabat Kapolres Bungo yang baru.

Prosesi dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Kapolda Jambi, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan, serta fakta integritas.

Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.

Melalui Kabid Humas Polda Jambi Erlan Munaji, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier.

Menurutnya, rotasi jabatan juga menjadi upaya penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi di tubuh Polri. Diharapkan pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolda Jambi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat sebagai Kapolres Bungo.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan kinerja yang telah diberikan. Semoga pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mengemban tugas selanjutnya,” tambahnya.

Sementara itu, kepada pejabat yang baru dilantik, Kapolda Jambi berpesan agar mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat.(*)




Terdakwa Kasus Pencabulan Temenggung Bujang Rimbo Masih Buron, Aparat Tebo Terus Buru

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pencarian terhadap Temenggung Bujang Rimbo, terdakwa kasus tindak pencabulan, masih terus dilakukan aparat gabungan Kejaksaan Negeri Tebo dan Polres Tebo.

Terdakwa berhasil melarikan diri usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tebo, Rabu (4/3) sekitar pukul 18.00 WIB, hingga Jumat (6/3) belum berhasil ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Tebo, Iptu Rimhot Nainggolan, menjelaskan bahwa pencarian ini menjadi kewenangan Kejaksaan, namun pihak kepolisian diminta untuk mendukung upaya tersebut.

“Ini merupakan kewenangan Kejaksaan, namun Polres Tebo diminta membantu pencarian,” ungkap Rimhot, Jumat (6/3).

Rimhot menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan upaya intensif untuk menemukan terdakwa yang melarikan diri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum dan selama sidang, keluarga terdakwa dan warga Suku Anak Dalam (SAD) meminta agar persidangan dihentikan karena kasus tersebut dianggap telah selesai melalui mediasi adat antara terdakwa dan korban.

Meski begitu, Kejaksaan Negeri Tebo bersama aparat lain terus memberikan pemahaman agar proses hukum tetap dihormati hingga putusan majelis hakim.

Namun, sekira pukul 17.30 WIB, usai sidang, ketika terdakwa hendak dikembalikan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Muara Tebo, sekelompok massa menyerbu petugas.

Terdakwa yang diborgol dikawal oleh aparat Kejaksaan, Polri, TNI, dan pengadilan, namun diserang dengan kayu, batu, dan batang tebu.

Aparat sempat menghadang kendaraan pengawalan, namun situasi tidak terkendali. Massa berhasil merebut terdakwa dan melarikan menggunakan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Temenggung Bujang Rimbo tersangkut kasus kesusilaan sesuai Pasal 473 ayat 4 KUHP 2023 atau Pasal 415 huruf b KUHP 2023, dengan korban cucunya sendiri.

Kejadian ini menjadi sorotan serius terkait pengamanan persidangan di daerah, sekaligus memicu koordinasi aparat gabungan untuk menindaklanjuti pencarian terdakwa.(*)




Kajati Turun Tangan! Temenggung Bujang Rimbo Dibawa Kabur Massa SAD Susai Sidang

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., langsung bergerak ke Kabupaten Tebo setelah kabar mengejutkan bahwa, terdakwa Temenggung Bujang Rimbo dibawa kabur oleh massa Suku Anak Dalam (SAD) usai persidangan di Pengadilan Negeri Tebo.

Kedatangan Kajati Jambi ini untuk memastikan penanganan situasi terkendali sekaligus memberikan dukungan moral kepada jajaran jaksa yang menangani kasus tersebut.

Sugeng menegaskan, seluruh jajaran jaksa diminta tetap profesional dan menerapkan langkah-langkah preventif dalam menangani terdakwa.

“Teman-teman penuntut harus melakukan tindakan preventif yang sesuai terhadap terdakwa,” ujar Sugeng Hariadi, Kamis (5/3/2026).

Kajati juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menggandeng aparat keamanan dan tokoh masyarakat setempat untuk membantu penyelesaian kasus ini.

“Kami sudah meminta bantuan Polri, TNI, serta tokoh masyarakat yang menaungi Suku Anak Dalam,” tambahnya.

Sugeng mengakui pihak Kejaksaan tidak mengharapkan peristiwa pembawaan kabur ini terjadi. Namun, kejadian ini menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran institusi untuk meningkatkan pendekatan hukum di daerah.

“Sebenarnya kami tidak menginginkan ini, tapi ini akan menjadi pelajaran bagi Kejaksaan Tinggi Jambi untuk terus memperkuat pendekatan hukum di Kabupaten Tebo,” jelasnya.

Kajati Jambi berharap permasalahan ini cepat terselesaikan, dan meminta sikap kooperatif dari terdakwa maupun keluarganya agar mengikuti proses hukum yang berjalan.

“Kami berharap proses hukum segera tuntas. Diharapkan terdakwa dan keluarga kooperatif selama persidangan,” ujarnya.

Sugeng juga menegaskan bahwa penilaian kesalahan terdakwa tetap menjadi kewenangan pengadilan. Seluruh langkah yang diambil Kejaksaan akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami belum bisa menilai bersalah atau tidaknya terdakwa sebelum ada putusan pengadilan. Semua langkah dilakukan terukur dan sesuai prosedur,” pungkasnya.(*)




SPPG Sengeti Dihentikan Sementara! Satgas MBG Muaro Jambi Keluarkan 9 Rekomendasi Tegas

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Muaro Jambi mengeluarkan sembilan rekomendasi tegas untuk pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sengeti, Kecamatan Sekernan, setelah hasil uji laboratorium menemukan kontaminasi bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

Sekretaris Satgas MBG Muaro Jambi, Ardanus, menegaskan, semua rekomendasi harus segera dijalankan oleh Yayasan Aziz Rukiyah Amanah selaku pengelola dapur.

“Ini bukan sekadar catatan evaluasi. Semua poin wajib dijalankan dan akan kami pantau langsung di lapangan,” kata Ardanus, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, temuan bakteri ini mengindikasikan kelemahan dalam sistem higiene dan sanitasi dapur. Produksi makanan massal menuntut prosedur ketat dan terdokumentasi dengan baik.

“Jika SOP tidak diterapkan secara konsisten, risiko kontaminasi sangat tinggi, apalagi untuk konsumsi dalam jumlah besar,” ujarnya.

Ardanus menekankan bahwa rekomendasi Satgas MBG fokus pada perbaikan sistem dapur secara menyeluruh, bukan sekadar respons sementara pascakejadian.

Monitoring berkala akan dilakukan untuk memastikan semua rekomendasi dijalankan konsisten.

“Saat ini dapur SPPG Sengeti masih dihentikan sementara, keputusan operasional kembali menjadi kewenangan BGN Pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Muaro Jambi, Jurjani, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap rekomendasi.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Pengurus SPPG tidak boleh lalai, satu tahapan saja yang diabaikan bisa berdampak luas,” kata Jurjani.

Berikut 9 rekomendasi Satgas MBG Muaro Jambi untuk SPPG Sengeti:

  1. Perkuat penerapan Good Hygiene Practices (GHP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP), serta SOP tertulis di setiap tahapan produksi.

  2. Proses memasak wajib dimulai pukul 02.00–03.00 WIB agar alur produksi dan distribusi terkendali.

  3. Sediakan pintu terpisah untuk jalur karyawan dan penerimaan bahan baku, lengkap dengan dokumentasi administrasi.

  4. Dapur harus memiliki ruang pendingin khusus pasca pemasakan, dengan penyimpanan tertutup dan suhu terkontrol.

  5. Pantau dan catat suhu pangan matang secara rutin dari proses memasak hingga pembersihan.

  6. Perbaiki pengelolaan ompreng sesuai SOP untuk mencegah kontaminasi silang.

  7. Gunakan air yang memenuhi standar kesehatan untuk seluruh proses pengolahan makanan.

  8. Pastikan sumber air berjarak lebih dari 10 meter dari limbah, dan kelola sistem pembuangan limbah sesuai kapasitas produksi.

  9. Seluruh tenaga dapur wajib menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Satgas MBG menegaskan, langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan makanan massal bagi masyarakat dan menghindari risiko kesehatan yang lebih luas.(*)




Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 di Muaro Jambi, Cek Ketentuannya di Sini

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi resmi menetapkan besaran zakat fitrah untuk tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Keputusan ini diambil melalui rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Kementerian Agama Muaro Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Ketua Baznas Kabupaten Muaro Jambi, Kasmadi, menjelaskan, zakat fitrah dalam bentuk beras ditetapkan 2,5 kilogram atau setara 3,5 liter per jiwa.

Sementara zakat fitrah dalam bentuk uang dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan kualitas beras yang biasa dikonsumsi masyarakat:

  • Kualitas tinggi (baik): Rp57.600 per jiwa

  • Kualitas sedang: Rp52.800 per jiwa

  • Kualitas biasa: Rp40.320 per jiwa

“Penetapan ini merujuk pada harga beras terkini di pasaran. Kami juga melakukan survei harga di pasar induk Muaro Jambi dan hasil musyawarah bersama pemerintah, Kemenag, dan MUI,” ujar Kasmadi, Rabu (4/3/2026).

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, besaran zakat fitrah mengalami kenaikan pada dua kategori.

Pada 2025, zakat fitrah untuk beras kualitas tinggi sebesar Rp55.000, kualitas sedang Rp48.000, dan kualitas biasa Rp41.000.

Selain itu, fidyah bagi umat Islam yang tidak bisa berpuasa karena uzur syar’i ditetapkan Rp40.000 per hari per jiwa.

Kasmadi mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan pembayaran zakat fitrah dengan kualitas beras yang biasa dikonsumsi sehari-hari agar sah menurut syariat dan membawa keberkahan.

Ia juga mendorong pembayaran zakat dilakukan lebih awal melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid atau musala terdekat.

Dengan begitu, distribusi kepada mustahik dapat dilaksanakan sebelum Idul Fitri dan manfaatnya lebih terasa.

“Kami berharap zakat tidak dibayarkan mendekati hari raya saja. Pembayaran lebih awal akan membantu pendistribusian kepada yang membutuhkan tepat waktu,” tutup Kasmadi.(*)