Penataan Pasar Tanjung Bajure, Wawako Sungai Penuh Pastikan Pedagang Tetap Nyaman

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus melakukan pembenahan kawasan pasar demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman.

Salah satunya melalui penataan dan penertiban di Pasar Tanjung Bajure yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, pada Kamis pagi (26/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Sekretaris Daerah Alpian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Kesbangpol, Satpol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Penertiban dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Sebelumnya, para pedagang telah mendapatkan sosialisasi terkait relokasi lapak ke lokasi yang lebih aman dan tertata.

Di sela kegiatan, Azhar Hamzah juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengarkan aspirasi mereka sekaligus memastikan proses penataan berjalan lancar.

“Penataan ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” ujarnya.

Sebelum penertiban dilakukan, pemerintah juga telah melakukan langkah awal pada malam harinya.

Sekretaris Daerah Alpian memimpin pembersihan area pasar bersama Dinas PUPR, sementara Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengangkutan sampah guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan terpadu yang tidak hanya fokus pada penertiban pedagang, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar secara keseluruhan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa pasar memiliki peran penting sebagai pusat perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, penataan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Kegiatan penertiban di Pasar Tanjung Bajure berlangsung aman dan kondusif. Diharapkan, upaya ini mampu menghadirkan suasana pasar yang lebih rapi, bersih, dan nyaman untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.(*)




Momen Lebaran, Wali Kota Alfin Temui Warga Luhah Rio Singaro

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum Halal Bihalal pasca Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama warga Luhah Rio Singaro di Pondok Tinggi, Kamis (26/3/2026).

Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut disambut hangat oleh masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang acara yang berlangsung di Laheik Jajun Luhah Rio Singaro (Laheik Dahot).

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna penting dalam memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial.

“Halal Bihalal menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat, serta saling memaafkan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Luhah Rio Singaro yang dinilai mampu menjaga nilai-nilai adat dan budaya di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih baik.

Kegiatan ini turut diisi dengan tausiyah singkat mengenai makna Halal Bihalal, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan saling bermaafan. Suasana semakin hangat dengan makan bersama yang diikuti seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat persatuan dalam membangun Kota Sungai Penuh ke arah yang lebih maju.(*)




Tahun Ketiga, Program Arus Balik Gratis Tanjab Barat Diserbu Warga

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Program arus balik gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali digelar pada 2026 dan mendapat sambutan tinggi dari masyarakat.

Sebanyak 152 warga diberangkatkan menuju Batam melalui Pelabuhan Pelindo (Marina) Kuala Tungkal, Kamis (26/3/2026).

Program yang kini memasuki tahun ketiga ini dilepas langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, didampingi Wakil Bupati Katamso SA.

Para peserta diberangkatkan menggunakan kapal KN. Sarotama P.112 sebagai bagian dari fasilitas transportasi gratis bagi warga.

Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang berkelanjutan.

Khususnya bagi masyarakat perantau yang kembali bekerja setelah Lebaran.

“Program ini sudah berjalan tiga tahun berturut-turut dan antusiasme masyarakat tetap tinggi. Kami ingin membantu meringankan beban biaya transportasi warga yang kembali ke tempat kerja,” ujarnya.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari kuota yang langsung terpenuhi dalam waktu singkat setelah pendaftaran dibuka.

Selain membantu secara ekonomi, program ini juga dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan penumpang di pelabuhan selama arus balik Lebaran.

Dengan adanya fasilitas ini, arus balik di Kuala Tungkal dapat berjalan lebih tertib, aman, dan terkendali.

Bupati juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan, baik bagi kru kapal maupun penumpang.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami berharap seluruh peserta dapat sampai di tujuan dengan selamat dan kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.

Program arus balik gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta berbagai instansi terkait di sektor transportasi laut.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pelepasan tersebut, mulai dari unsur TNI, Polri, hingga instansi vertikal seperti KSOP, Imigrasi, SAR, dan Jasa Raharja.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini sebagai solusi transportasi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus balik Lebaran setiap tahunnya.(*)




Tanjab Barat Mulai Berbenah, Bupati Anwar Sadat Pastikan Pengelolaan Sampah Membaik

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini mulai menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengelolaan sampah.

Setelah sempat masuk kategori darurat, daerah ini berhasil keluar dari status tersebut dan kini memasuki tahap pengawasan.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, saat melakukan peninjauan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lubuk Terentang di Kecamatan Betara, Kamis (26/03/2026).

Menurutnya, persoalan sampah merupakan isu krusial yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.

“Dulu kita masuk kategori darurat sampah. Alhamdulillah, sekarang sudah keluar dari status itu dan masuk tahap pengawasan. Ini hasil kerja keras bersama,” ujar Anwar Sadat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau langsung sistem pengelolaan sampah yang kini dilakukan lebih terstruktur.

Salah satu metode yang diterapkan adalah meratakan sampah terlebih dahulu sebelum ditimbun dengan tanah, sebagai bagian dari upaya pengelolaan yang lebih ramah lingkungan.

Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam transformasi sistem pengelolaan sampah di Tanjab Barat agar lebih modern dan berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai memperkuat fasilitas pendukung, termasuk penyediaan alat pemisah sampah, khususnya untuk jenis plastik, guna mendukung proses daur ulang.

Ke depan, Pemkab Tanjung Jabung Barat menargetkan peningkatan status menjadi daerah kategori pembinaan, yakni wilayah yang mampu mengelola dan mendaur ulang sampah secara mandiri.

“Kita ingin naik ke tahap pembinaan. Artinya, kita tidak hanya mengelola, tapi juga mampu mendaur ulang sampah secara mandiri,” tambahnya.

Bupati juga mengapresiasi kondisi kebersihan di Kuala Tungkal selama perayaan Idulfitri yang dinilai semakin baik.

Ia menyebut tidak lagi ditemukan tumpukan sampah yang berserakan seperti sebelumnya.

Peninjauan ke TPA ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Bupati, setelah sebelumnya memantau arus balik gratis di Pelabuhan Pelindo Marina serta infrastruktur jalan dan jembatan menuju pelabuhan Roro.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis dapat mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, modern, dan ramah lingkungan.(*)




Hari Pertama Kerja, Sekda Sungai Penuh Tertibkan Pasar Tanjung Bajure

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID — Memasuki hari pertama kerja usai libur Idulfitri, Pemerintah Kota Sungai Penuh langsung bergerak memastikan ketertiban aktivitas masyarakat, khususnya di sektor perdagangan.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alfian, bersama jajaran melakukan peninjauan sekaligus penertiban di Pasar Tanjung Bajure, Rabu (25/04/2026).

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satpol PP.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar berjalan tertib, aman, dan kondusif setelah libur panjang.

Dalam peninjauan tersebut, Sekda menegaskan pentingnya penataan pasar guna menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Penertiban dilakukan agar aktivitas jual beli tidak terganggu serta lingkungan pasar tetap tertata dengan baik.

“Langkah ini penting untuk menjaga ketertiban umum dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di pasar,” ujarnya.

Selain meninjau area pasar, Sekda juga mengecek kesiapan Pos Dinas Perhubungan yang berada di kawasan pasar.

Ia memastikan personel serta sarana pendukung operasional dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Tak hanya itu, kondisi lapak pedagang dan penataan area berjualan juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pemerintah berupaya memastikan seluruh pedagang berjualan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Melalui penertiban ini, diharapkan suasana pasar di Sungai Penuh tetap kondusif dan tertib, serta mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat pasca perayaan Lebaran.(*)




Unik! Ada ‘Juru Penyelamat’ ASN Saat Sidak Wabup Merangin

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID Usai libur panjang Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Merangin langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di sejumlah unit pelayanan publik, Rabu (25/03).

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh A. Khafidh. Dalam kunjungan ke beberapa instansi, Wabup masih menemukan sejumlah ASN yang belum hadir tepat waktu, bahkan ada yang terlambat masuk kerja.

Uniknya, dalam setiap lokasi yang dikunjungi, Wabup menemukan fenomena yang disebut sebagai “juru penyelamat”, yakni ASN yang hadir dan berusaha menutupi ketidakhadiran rekan kerja lainnya.

Saat melakukan pengecekan, Wabup sempat mempertanyakan keberadaan ASN yang belum hadir.

Jawaban dari petugas menyebutkan bahwa sebagian masih dalam perjalanan, sementara yang lain sedang keluar untuk keperluan tertentu.

Namun, tak lama kemudian, salah satu ASN yang dimaksud akhirnya datang dan langsung menghadap Wabup, memicu suasana cair hingga diwarnai tawa bersama jajaran pejabat yang hadir.

“Ibuk baru datang ya?,” tanya Wabup.

“Iya pak,” jawab ASN.

Sontak Wabup A. Khafidh beserta Kepala OPD pun tertawa.

“Nah ini, selalu ada juru penyelamat. Tadi katanya sudah masuk terus ngisi minyak. Ternyata memang belum datang. Terlambat buk ya?,” tanya Wabup dijawab dengan anggukan sembari tersipu malu.

Dalam sidak tersebut, Wabup didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kominfo, Kepala BKPSDMD, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan Inspektorat.

Mereka mengunjungi lima unit pelayanan, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah Kolonel Abundjani, beberapa puskesmas, Dinas Dukcapil, hingga PDAM Tirta Merangin.

Menurut Wabup, sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor kesehatan, administrasi, dan layanan air bersih.

Ia menegaskan bahwa secara umum tingkat kehadiran ASN sudah cukup baik, dan pelayanan publik mulai kembali berjalan normal pasca libur panjang.

Sementara itu, Kepala BKPSDMD menjelaskan bahwa sistem kerja ASN saat ini dibagi antara Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA) berdasarkan penugasan dari masing-masing instansi.

“Bagi yang WFO tapi tidak hadir, nanti akan ada teguran dari Kepala Dinas masing-masing yang kemudian disampaikan kepada BKPSDMD,” singkatnya.

ASN yang seharusnya WFO namun tidak hadir akan dikenakan teguran melalui atasan langsung sebelum ditindaklanjuti ke BKPSDMD sebagai bagian dari penegakan disiplin.(*)




Wabup Tanjab Barat Ikuti Arahan Kapolri, Pastikan Wisata Aman Saat Lebaran

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, menghadiri kegiatan koordinasi virtual bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam rangka pemantauan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) di sejumlah objek wisata saat libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung secara daring dari kawasan Wisata Mangrove Pantai Kelapa, pada Selasa (24/3).

Pemantauan ini merupakan bagian dari langkah antisipasi lonjakan pengunjung yang biasanya terjadi selama masa libur panjang Lebaran.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya kesiapan personel dan fasilitas pengamanan di berbagai titik wisata unggulan di seluruh Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa liburan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya di area wisata.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada ketertiban umum, tetapi juga pada aspek keselamatan pengunjung, terutama di kawasan wisata pesisir yang memiliki potensi risiko lebih tinggi.

“Sesuai arahan, kami memastikan titik-titik wisata unggulan dalam kondisi aman dan siap menerima kunjungan masyarakat. Kami juga meminta seluruh pengelola dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan fasilitas keamanan berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan koordinasi ini juga diikuti oleh Kapolres Tanjab Barat beserta jajaran, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti BPBD, BASARNAS, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, diharapkan seluruh objek wisata di Tanjung Jabung Barat dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur selama momen Lebaran.(*)




Sidak Hari Pertama Pasca Lebaran, Kehadiran ASN 70% jadi Sorotan Wabup Merangin

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Hari pertama masuk kerja setelah libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Merangin memastikan seluruh layanan publik kembali berjalan normal.

Hal tersebut ditegaskan oleh H A Khafidh saat melakukan pengecekan langsung ke sejumlah fasilitas pelayanan, Rabu (25/3).

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau beberapa titik layanan publik, di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah Kol Abundjani Bangko, Puskesmas Pematang Kandis, Puskesmas Bangko, hingga PDAM Tirta Merangin.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal pasca libur Lebaran.

Dari hasil pemantauan, tingkat kehadiran pegawai tercatat berada di angka sekitar 70 persen. Sebagian ASN dan pegawai masih belum kembali ke daerah karena alasan mudik.

Meski demikian, Wabup menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

“Saya ingin memastikan bahwa seluruh layanan publik berjalan normal setelah Lebaran,” ujarnya.

Sebagai langkah pembinaan, pemerintah daerah akan menerapkan sanksi bertahap bagi pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan.

Teguran lisan akan diberikan terlebih dahulu, sebelum kemudian dilanjutkan dengan teguran tertulis apabila pelanggaran terus terjadi.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan disiplin bagi ASN, PPPK, maupun tenaga kerja lainnya di lingkungan Pemkab Merangin.

Wabup juga telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memastikan kehadiran pegawai di hari kerja pasca libur Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) belum diberlakukan di lingkungan Pemkab Merangin.

Seluruh pegawai diminta tetap bekerja dari kantor seperti biasa.

Namun demikian, Wabup memberikan pengecualian bagi pegawai yang sedang bertugas di luar daerah.

Mereka tetap diperbolehkan menjalankan pekerjaan dari lokasi masing-masing, selama tugas dan tanggung jawab tetap diselesaikan sesuai jadwal.

“Yang terpenting adalah pekerjaan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.(*)




Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Bupati Anwar Sadat Serukan Perubahan

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Anwar Sadat memimpin apel gabungan perdana setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkai dengan kegiatan halal bihalal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (25/03).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran pejabat, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun daerah.

Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk menyatukan langkah demi mewujudkan visi pembangunan daerah.

Menurutnya, kebersamaan dan semangat baru pasca-Lebaran harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.

Memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya, Bupati menyebut berbagai program pembangunan mulai menunjukkan hasil positif.

Sejumlah capaian dan penghargaan dari berbagai pihak menjadi indikator kemajuan yang telah diraih.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan masih membutuhkan kerja keras dan sinergi semua pihak. Kolaborasi dan percepatan pembangunan dinilai menjadi kunci dalam menghadapi dinamika yang ada.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi sorotan utama. Bupati meminta seluruh ASN untuk mengedepankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam menjalankan tugas, mulai dari orientasi pelayanan hingga sikap adaptif dan kolaboratif.

Di akhir arahannya, ia menegaskan bahwa disiplin ASN merupakan fondasi utama keberhasilan pemerintahan.

Ia mengingatkan pentingnya kehadiran tepat waktu, kepatuhan terhadap aturan, serta menjaga etika sebagai pelayan masyarakat.

“ASN harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat, bukan justru menjadi penghambat dalam pelayanan,” tegasnya.

Bupati juga menginstruksikan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk meningkatkan pengawasan internal serta memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.(*)




Pesan Menyentuh Bupati Merangin Saat Lebaran: Tegas Bukan Karena Benci

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Rumah Dinas Bupati Merangin saat digelarnya open house dalam rangka Halal Bihalal Idulfitri, Sabtu (21/03/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati M. Syukur, bersama Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, Ketua DPRD Rivaldi, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

Dalam sambutannya, M. Syukur menyampaikan pesan yang menyentuh terkait etika kepemimpinan dan profesionalisme di lingkungan pemerintahan.

Ia bahkan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada para kepala OPD, terutama yang usianya lebih senior.

“Mungkin ada yang umurnya lebih tua daripada saya, gara-gara saya marahin, saya minta maaf. Saya marah itu karena posisi jabatan Bupati,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa sikap tegas yang selama ini ditunjukkan bukan dilandasi emosi pribadi, melainkan demi mendorong percepatan pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan Merangin hanya bisa dicapai melalui kerja kolektif dan mengesampingkan ego sektoral.

“Tidak ada kebencian. Semua demi agar pembangunan berjalan cepat dan kita punya rasa memiliki terhadap daerah ini,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendekati masa purna tugas. Ia mengingatkan agar masa akhir pengabdian diisi dengan kinerja terbaik, bukan justru menurunkan semangat kerja.

“Yang mau pensiun, berikan kenangan yang indah berupa prestasi. Jangan malah jadi malas,” tegasnya.

Menutup sambutannya, M. Syukur mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur setelah menjalani ibadah Ramadan, sekaligus menjadikan momentum Idulfitri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam pemerintahan.

“Hari ini hari yang membahagiakan. Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi simbol eratnya hubungan antara pimpinan daerah, jajaran pemerintahan, dan masyarakat dalam membangun Merangin yang lebih harmonis dan maju.(*)