Rapat Perdana Dinas Kominfo Merangin, Tiga Poin Disiplin ASN Jadi Sorotan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Merangin, Ahmad Khoirudin, memimpin rapat perdana seluruh jajaran di Aula Dinas Kominfo, Rabu (14/1).

Rapat ini menjadi momentum untuk membangun kekompakan dan meningkatkan kedisiplinan ASN serta tenaga honorer di tahun 2026.

Dalam arahannya, Ahmad Khoirudin atau akrab disapa Akhoi, menekankan agar seluruh pegawai meninggalkan dinamika negatif tahun 2025 dan fokus memperkuat kerja sama serta kebersamaan.

“Sekarang sudah di tahun 2026, saya meminta kita merajut kembali kekompakan dan kebersamaan. Kominfo ini bukan di baju saja, tapi sampai ke hati kita,” ujar Akhoi.

Tiga Poin Utama Kedisiplinan

  1. Kedisiplinan Kehadiran
    Akhoi memberi apresiasi kehadiran 100 persen dalam rapat, namun menegaskan apel pagi dan sore harus diikuti penuh. Pegawai diharapkan tetap berada di kantor meski sedang tidak ada pekerjaan, agar dapat merespons informasi secara cepat.

  2. Kedisiplinan Pakaian
    ASN dan tenaga honorer diingatkan tetap menggunakan atribut resmi seperti papan nama, lambang Korpri, dan ID Card pada hari kerja. Dispensasi diberikan untuk pakaian lapangan hari Selasa dan pakaian menyesuaikan kegiatan hari Jumat, misalnya olahraga atau muslim.

  3. Kedisiplinan Pekerjaan
    Setiap bidang diminta bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing, menyelesaikan disposisi surat tepat waktu, dan menghindari pembentukan kelompok kecil di kantor. Akhoi juga menekankan pentingnya lingkungan kerja harmonis, sekaligus produktif.

Akhoi menutup arahannya dengan pengingat agar waktu keluar kantor saat sarapan dibatasi agar tidak mengganggu jam pelayanan efektif, yakni pukul 07.30–16.15 WIB.

Rapat perdana ini menjadi langkah awal Dinas Kominfo Merangin untuk membentuk budaya kerja profesional, disiplin, dan kompak, sejalan dengan misi pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat.(*)




38.748 Jiwa Tercover Jamkesda, Pemkab Merangin Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin di bawah kepemimpinan Bupati H M Syukur dan Wakil Bupati H A Khafid kembali menunjukkan komitmen meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Merangin mengalokasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk 38.748 jiwa masyarakat kurang mampu, meningkat signifikan dari tahun 2025 yang mencakup 28.715 jiwa.

Bupati H M Syukur menegaskan, alokasi Jamkesda ini bertujuan memastikan seluruh warga Merangin, khususnya yang belum tercover BPJS Kesehatan, tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak dan merata.

“Jamkesda ini kita anggarkan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, agar tidak terkendala biaya saat berobat,” ujar Bupati usai rapat koordinasi realisasi PAD triwulan IV 2025 di Auditorium Rumah Dinas, Senin (13/01/2026).

Bupati menekankan, kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah daerah.

Oleh karena itu, Pemkab Merangin berupaya agar tidak ada warga yang terabaikan dalam layanan kesehatan.

Plt Kadis Kesehatan Merangin, drg Soni Propesma, menambahkan bahwa program Jamkesda mencakup berbagai layanan kesehatan, mulai dari pelayanan Puskesmas hingga rujukan rumah sakit, sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kadis Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Merangin, Abdul Lazik, menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendataan dan evaluasi agar bantuan Jamkesda tepat sasaran dan tepat fungsi, sejalan dengan visi misi Bupati dan Wabup Merangin.

Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Dinas Sosial, Herdison, menambahkan, alokasi Jamkesda untuk 38.748 jiwa masyarakat sudah tertuang dalam SK Bupati Merangin.

Dengan program ini, Pemkab Merangin berharap beban ekonomi masyarakat berkurang dan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Merangin meningkat secara menyeluruh.(*)




Audiensi dengan Wamendagri, Bupati Muaro Jambi Usulkan Pemekaran 4 Desa

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, di ruang kerja Wamendagri, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Muaro Jambi Budhi Hartono dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Audiensi membahas sejumlah isu strategis pemerintahan dan percepatan pembangunan daerah.

Salah satu agenda utama yang disampaikan adalah permohonan dukungan percepatan pemekaran empat desa persiapan, yakni Desa Persiapan Kasang Tanjung Nangko, Desa Persiapan Kasang Kebon Dalam, Desa Persiapan Air Merah, dan Desa Persiapan Bukit Beringin.

Selain itu, Bupati juga mengusulkan perubahan status sebagian wilayah Kelurahan Tempino menjadi Desa Suka Mulya.

Tak hanya soal pemekaran wilayah, Bupati turut melaporkan progres program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hingga awal 2026, sebanyak 155 KDKMP di Muaro Jambi telah berbadan hukum, sementara 68 gerai koperasi masih dalam tahap pembangunan.

Pada sektor sosial, Bupati menyampaikan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ini telah tersedia 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan rincian 14 unit telah beroperasi dan satu lainnya dalam proses penyelesaian.

Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga telah menyiapkan lahan seluas 7,5 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Lahan tersebut telah melalui proses survei dan dinyatakan layak untuk segera direalisasikan.

Selain itu, inovasi daerah berupa pembangunan empat Workshop Berbakti turut dipaparkan.

Program ini dirancang untuk mempercepat perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan secara efektif dan efisien, sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan daerah.

Menanggapi paparan tersebut, Wamendagri Bima Arya menyatakan dukungan terhadap percepatan pemekaran desa serta perubahan status wilayah yang diusulkan.

Ia memastikan akan menjadwalkan tahapan ekspose sebagai tindak lanjut administrasi.

Wamendagri juga memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam mendukung berbagai Program Strategis Nasional, mulai dari penguatan koperasi desa, implementasi MBG, pembangunan Sekolah Rakyat, hingga inovasi Workshop Berbakti.

“Kami mengapresiasi langkah progresif Pemkab Muaro Jambi. Inovasi ini menjadi terobosan positif dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang efektif sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Bima Arya.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat realisasi program prioritas dan penguatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Muaro Jambi.(*)




Razia Pelajar Bolos di Tebo, Satpol PP Temukan Siswa di Warung dan Taman

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Belasan pelajar tingkat SMA dan SMK terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tebo karena kedapatan bolos dan meninggalkan jam pelajaran, Selasa (13/1/2026).

Razia dipimpin langsung oleh Wanto, Kasi Data dan Informasi Satpol PP Kabupaten Tebo.

Pantauan di lapangan, sejumlah siswa ditemukan berada di Taman Tanggo Rajo Pasar dan beberapa warung di kawasan KM 8, sedang duduk santai saat jam belajar berlangsung.

Para pelajar langsung diamankan untuk dilakukan pendataan dan pembinaan oleh petugas.

Kasatpol PP Kabupaten Tebo, Defri Yanto, menegaskan bahwa razia akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menegakkan peraturan daerah dan meningkatkan disiplin pelajar.

“Kami berharap siswa lebih fokus belajar dan memanfaatkan waktu sekolah dengan sebaik-baiknya demi masa depan mereka,” jelasnya.

Selain pelajar, Defri menambahkan bahwa Satpol PP juga akan menertibkan aparatur sipil negara (ASN) yang kedapatan meninggalkan kantor pada jam kerja tanpa alasan jelas.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Satpol PP Kabupaten Tebo dalam menegakkan kedisiplinan di berbagai lapisan masyarakat.(*)




Reward dan Teguran di Pemkab Merangin, Target PAD Jadi Standar Baru

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, M Syukur, memberikan reward kepada tiga OPD dan tiga Camat yang berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025.

Penyerahan penghargaan dilakukan dalam Rapat Evaluasi Penerimaan PAD Triwulan IV 2025 di Rumah Dinas Bupati, Selasa (13/1).

Bupati menegaskan bahwa pemberian reward sekaligus punishment adalah bagian dari evaluasi kinerja yang objektif dan adil.

Sebelumnya, OPD yang pencapaiannya di bawah 50 persen mendapat “Rapor Merah”.

Daftar OPD dengan pencapaian PAD tertinggi:

  1. BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah): 130,33%

  2. BPPRD (Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah): 104,97%

  3. DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman): 103,53%

Daftar Camat dengan pencapaian PAD tertinggi:

  1. Camat Jangkat Timur: 113,15%

  2. Camat Tabir Barat: 112,86%

  3. Camat Pangkalan Jambu: 110,22%

Bupati M Syukur menyampaikan, reward bagi yang berprestasi bukan untuk membuat cepat puas, melainkan dijadikan standar kinerja yang harus dipertahankan.

Sementara teguran bagi yang belum capai target diharapkan menjadi bahan evaluasi dan motivasi perbaikan kinerja.

“Jangan berbangga hati untuk yang berprestasi dan jangan berkecil hati untuk yang belum. Jadikan motivasi dan tingkatkan kinerjanya,” kata dia.

“Ingat, kinerja kita akan dipertanggungjawabkan,” tegas Bupati.

Langkah ini sekaligus diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja seluruh OPD dan Camat di Kabupaten Merangin, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan PAD.(*)




Bupati Merangin: Surplus PAD 2025, Tapi Tiga OPD Dapat Rapor Merah

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID –  Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin tahun 2025 berhasil melampaui target.

Dari target awal sebesar Rp 154,5 miliar, Pemkab Merangin mencatat realisasi Rp 162 miliar, atau 104,84 persen dari target.

Bupati Merangin, M. Syukur, menyampaikan capaian ini dalam rapat evaluasi penerimaan PAS Triwulan IV Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (13/1).

Meski secara keseluruhan surplus, Bupati menyoroti kinerja tiga OPD yang dinilai belum maksimal, dengan serapan PAD masih di bawah 50 persen, sehingga mendapat “Rapor Merah”.

Melihat ketimpangan tersebut, Bupati memberikan peringatan keras bagi seluruh kepala OPD dan Camat yang tidak mampu memenuhi target.

“Kepada seluruh kepala OPD dan camat, saya minta untuk betul-betul bekerja dan saling bekerja sama. Jangan cari alasan. Jika sudah tidak mampu, silakan ajukan mundur,” tegas M. Syukur.

Bupati menekankan bahwa PAD adalah urat nadi pembangunan Kabupaten Merangin. Sinergi antar-instansi menjadi kunci agar target pembangunan dapat tercapai.

“Jangan menjadi duri di dalam daging yang mengacaukan proses lainnya. Kita butuh kerja sama tim yang solid untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Rapat evaluasi dihadiri seluruh pimpinan OPD serta Camat se-Kabupaten Merangin, didampingi Sekretaris Daerah Zulhifni dan Asisten 3 Setda Merangin Hennizor.(*)




Bupati BBS Tekankan Integritas dan Inovasi! Ini Daftar 10 Pejabat Eselon II yang Dilantik

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Muaro Jambi secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Pelantikan ini dilaksanakan sesuai kewenangan pejabat pembina kepegawaian dan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Bupati Muaro Jambi BBS menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.

“Jabatan yang saudara emban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan kepada organisasi, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Bupati BBS.

Bupati menjelaskan bahwa sepuluh pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut telah melalui proses seleksi terbuka dan kompetitif yang berlangsung pada Desember 2025.

Proses seleksi dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta sistem merit melalui penilaian kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Menurutnya, hasil seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pimpinan perangkat daerah yang kompeten, profesional, dan mampu mendorong peningkatan kinerja birokrasi di Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang relatif terbatas.

Ia meminta seluruh pejabat untuk bekerja lebih cerdas, kreatif, dan inovatif, serta tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk bekerja secara normatif.

“Ruang fiskal yang terbatas justru harus menjadi pemicu lahirnya terobosan dan inovasi. Jangan hanya terjebak pada rutinitas birokrasi,” tegasnya.

Bupati secara khusus menekankan pentingnya peran proaktif pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat.

Ia meminta para kepala OPD aktif menjemput peluang program dan pendanaan, serta responsif terhadap dinamika kebijakan nasional.

Selain itu, koordinasi dan sinergi lintas sektor juga diminta terus diperkuat, baik antar perangkat daerah, dengan instansi vertikal, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.

Bupati mengingatkan agar ego sektoral dihentikan demi menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja, menyatukan langkah, dan mengerahkan seluruh potensi untuk mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Muaro Jambi.

“Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai titik awal untuk memperkuat kinerja birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mengakselerasi pencapaian target pembangunan daerah secara terukur dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik

  1. Aprisal, S.STP., ME – Inspektur Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  2. Budi Setiawan, SP., M.Si – Kepala Bappeda Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  3. Muhamad Farhan, S.AB., MM – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  4. Billy Adhitya, S.IP – Kepala BKPSDM Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  5. Arian Safutra, S.STP., MM – Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  6. Razami, SE., MM – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  7. Medison, SE – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  8. Dr. Kasyful Iman, S.Pd.I., M.Pd.I – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  9. Anjar Prabowo, ST – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  10. dr. Aang Hambali – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)(*)




Anggota DPRD Muaro Jambi Tekankan Kinerja dan Integritas Pejabat Baru, Robinson: Ini Tanggung Jawab!

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Fraksi PAN DPRD Muaro Jambi, Robinson Sirait, menegaskan bahwa pelantikan 10 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi harus menjadi momentum perbaikan kinerja birokrasi, bukan hanya rotasi jabatan seremonial.

Robinson memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, namun sekaligus mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah publik yang menuntut tanggung jawab tinggi, profesionalisme, dan keberpihakan nyata kepada masyarakat.

“Pelantikan ini bukan hadiah, tetapi tanggung jawab. Kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegas Robinson.

Ketua Fraksi PAN itu menekankan bahwa pengisian jabatan struktural seharusnya diarahkan untuk memperkuat organisasi pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Robinson, pejabat baru harus menonjolkan integritas, loyalitas terhadap tugas, dan komitmen pada tujuan pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa birokrasi menghadapi tantangan yang kian kompleks, mulai dari tuntutan transparansi hingga kecepatan layanan.

“Pejabat hari ini dituntut bukan hanya patuh secara administratif, tetapi juga responsif dan solutif,” ujarnya.

Robinson meminta para pejabat baru untuk tidak terjebak pada pola kerja lama, melainkan mampu beradaptasi dengan kolaborasi, inovasi, dan keterbukaan terhadap kritik serta masukan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru dalam percepatan pelaksanaan program-program pemerintah daerah.

“Kami optimistis, jika dijalankan dengan kerja keras dan sinergi lintas sektor, pejabat yang baru dilantik dapat memberi kontribusi konkret bagi kemajuan Muaro Jambi. Tunjukkan kinerja yang benar-benar memajukan Kabupaten Muaro Jambi, berpihak pada masyarakat, dan menjaga nama baik kepala daerah serta wakil kepala daerah,” tutup Robinson Sirait.(*)




Kinerja Keuangan Tebo 2025 Positif, Realisasi PAD dan Pajak Daerah Lampaui Target

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tebo mencatatkan hasil menggembirakan dalam pengelolaan keuangan daerah sepanjang tahun anggaran 2025.

Di tengah tekanan efisiensi belanja dari pemerintah pusat, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tebo justru mampu melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tebo, Hendry Nora, mengungkapkan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari optimalisasi pendapatan, khususnya dari sektor pajak daerah.

“Untuk tahun 2025, pendapatan dari pajak daerah terealisasi sebesar Rp54.235.548.358 atau mencapai 116,4 persen dari target,” kata Hendry Nora.

Menurutnya, secara keseluruhan PAD Kabupaten Tebo tahun 2025 tercatat sebesar Rp134.952.528.446.

Angka ini melampaui target dengan capaian 110,51 persen, menunjukkan kinerja pemungutan pendapatan daerah yang cukup solid.

Sementara itu, total pendapatan daerah Kabupaten Tebo sepanjang 2025 mencapai Rp1.239.356.506.744 atau setara 101,43 persen dari target yang direncanakan dalam APBD.

Dari sisi belanja, Hendry Nora menjelaskan bahwa tingkat serapan anggaran Kabupaten Tebo hingga akhir tahun berada pada angka 94,13 persen.

“Serapan anggaran kita berada di 94,13 persen. Namun untuk angka pastinya tetap menunggu hasil audit dari BPK,” jelasnya.

Hendry Nora menambahkan, capaian tersebut mencerminkan struktur APBD Kabupaten Tebo yang dinilai sehat dan kredibel.

Pemkab Tebo berkomitmen memastikan penggunaan anggaran daerah benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

Program-program prioritas yang menyentuh kesejahteraan rakyat dan pembangunan daerah tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Secara keseluruhan, kinerja keuangan Pemkab Tebo tahun anggaran 2025 dinilai cukup kuat.

Pendapatan daerah tidak hanya terealisasi sesuai rencana, namun berhasil melampaui target, terutama dengan dukungan signifikan dari sektor pajak daerah.(*)




Gubernur Jambi Cup 2026: Merangin Andalkan Talenta Lokal

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kontingen sepak bola Kabupaten Merangin resmi dilepas oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, untuk bertanding di ajang bergengsi Gubernur Jambi Cup 2026.

Pelepasan berlangsung khidmat di halaman Kantor Dinas Kominfo Merangin, Sabtu (10/1) pagi, dengan semangat tinggi dari seluruh pemain dan official tim.

Sebanyak 23 pemain pilihan hasil seleksi ketat diberangkatkan ke Kota Jambi, didampingi tim official, medis, dan fisioterapis.

Total rombongan mencapai 35 orang, siap mengharumkan nama Merangin di turnamen yang selalu dinantikan pecinta sepak bola lokal.

Wakil Bupati A. Khafidh menyampaikan salam hangat dari Bupati Merangin yang sedang berada di Jakarta.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Gubernur Cup bukan sekadar turnamen, tapi juga ajang prestise untuk daerah.

“Olahraga ini selain prestasi juga prestise. Jika kita berjuang dan ditakdirkan juara, nama Merangin akan harum hingga ke luar provinsi,” sebutnya.

“Pemerintah Kabupaten Merangin tetap berkomitmen mendukung karena kalian adalah aset daerah,” ujar Wabup.

Rencananya, Wabup Khafidh juga akan hadir langsung di stadion pada hari Senin mendatang untuk menyaksikan laga perdana yang disebut sebagai “final dini”.

Merangin tergabung dalam Grup A bersama Tebo, Kerinci, dan Muaro Jambi.

Dengan regulasi ketat yang melarang penggunaan pemain dari luar Provinsi Jambi, tim optimis mampu bersaing mengandalkan talenta lokal terbaik.

Kepala Dinas Parpora Merangin sekaligus Wakil Manajer Tim, Suherman, menegaskan bahwa persiapan tim sudah matang.

“Anak-anak sudah melewati tahap seleksi dan Training Center (TC) intensif selama satu bulan. Kami siap berlaga mulai 12 Januari nanti,” ujar Suherman.

Pembina tim sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD Merangin, Taufik, menambahkan bahwa Merangin selalu menjadi barometer sepak bola di Provinsi Jambi.

Berdasarkan prestasi tahun-tahun sebelumnya yang sering menembus babak final, Taufik meminta dukungan penuh dari seluruh OPD dan masyarakat.

“Hari Senin kita akan melawan Tebo. Ini adalah ulangan final tahun lalu, bisa dibilang final dini,” kata dia.

“Kami juga terus berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah terkait kesejahteraan pemain, mulai dari akomodasi hingga uang saku, agar mereka fokus bertarung di lapangan,” jelas Taufik.

Tim Merangin kini siap membawa semangat lokal ke Gubernur Jambi Cup 2026, membuktikan bahwa talenta daerah bisa bersaing di tingkat provinsi.(*)