Persiapan Salat Ied Dimatangkan, Ini Langkah Pemkot Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi guna memastikan ibadah berjalan lancar dan khusyuk.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (17/3/2026), dengan melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan.

Rapat dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah Dianda Putra dan didampingi Aspar Nasir, serta diikuti oleh sejumlah kepala OPD, perwakilan Kementerian Agama, PLN, PDAM, camat, hingga panitia pelaksana Salat Ied.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penentuan lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, kesiapan sarana dan prasarana, hingga pengaturan lalu lintas dan sistem pengamanan.

Selain itu, kebersihan lingkungan serta koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Dianda Putra menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini.

“Setiap pihak harus menjalankan perannya dengan maksimal agar pelaksanaan Salat Ied dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.

Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Hari Raya Idulfitri dengan lebih nyaman dan lancar, sekaligus mempererat kebersamaan di momen hari kemenangan.(*)




Sidak Jelang Lebaran, Wabup Tanjab Barat Cek Harga Pangan dan Transportasi Mudik

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat memastikan stabilitas harga bahan pokok serta kesiapan transportasi mudik.

Wakil Bupati Katamso SA turun langsung melakukan peninjauan ke pasar tradisional dan sejumlah titik layanan transportasi, Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungannya, Wabup didampingi sejumlah pejabat terkait, mulai dari jajaran dinas hingga perwakilan instansi seperti Bulog, BPS, serta Satgas Pangan dari kepolisian.

“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok mencukupi. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga,” ujar Katamso.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok di wilayah Tanjung Jabung Barat secara umum masih terkendali. Ketersediaan barang juga dinilai aman meskipun sempat ditemukan keterbatasan stok telur di tingkat pengecer.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah menyiapkan solusi dengan mengoptimalkan pasokan dari produksi lokal, termasuk dari peternakan Berkah Madani Farms, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta kandang petelur yang ada di daerah tersebut.

Tak hanya sektor pangan, Wabup juga melakukan inspeksi mendadak ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Pelabuhan Ro-Ro Kuala Tungkal serta Layanan Sarana Dermaga Penyeberangan.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas gabungan dalam menghadapi arus mudik jalur laut, yang melibatkan unsur Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menegaskan pentingnya pelayanan maksimal dari para penyedia jasa transportasi, terutama terkait ketepatan waktu keberangkatan dan keselamatan penumpang.

“Kami berharap pelayanan transportasi berjalan optimal agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Wabup juga menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga di pos pengamanan.

Dengan langkah terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung lancar, aman, serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*)




Rakor di Jambi, Alfin Paparkan Kesiapan Sungai Penuh Hadapi Lebaran

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sinergi antar pemerintah daerah dan aparat keamanan di Provinsi Jambi terus diperkuat.

Hal ini terlihat dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jambi yang digelar pada Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi ini dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan dihadiri sejumlah kepala daerah serta unsur Forkopimda dari seluruh kabupaten/kota.

Wali Kota Alfin turut hadir dalam rapat tersebut dan memaparkan kesiapan Kota Sungai Penuh dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Lebaran tahun ini.

Dalam paparannya, Alfin menyebutkan bahwa pihaknya bersama Forkopimda telah menyiapkan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik, pendirian pos pengamanan serta pos pelayanan, hingga penjagaan di tempat ibadah dan pusat keramaian masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Lebaran.

“Koordinasi dan sinergi antar Forkopimda sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujar Alfin.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk menyampaikan berbagai isu strategis di wilayah masing-masing, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan Forkopimda, diharapkan pengamanan Idulfitri 2026 di Provinsi Jambi dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.(*)




Disnakan Sarolangun Pastikan Pasokan Daging Aman Hingga Idulfitri

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sarolangun memastikan stok daging sapi dan kerbau aman selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa gangguan.

Kepala Disnakan Sarolangun, Setiadi, menyatakan pihaknya rutin memantau ketersediaan ternak sekaligus memastikan hewan yang akan dipotong dalam kondisi sehat.

Menurutnya, prediksi kebutuhan daging pada Ramadan hingga Idulfitri tahun 2026 relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2025, jumlah pemotongan sapi dan kerbau mencapai sekitar 320 ekor.

“Jumlah pemotongan tahun lalu sampai H-1 Idulfitri sekitar 320 ekor. Tahun ini kemungkinan tidak jauh berbeda,” jelas Setiadi saat dikonfirmasi.

Setiadi menambahkan, meskipun stok ternak di tingkat lokal cukup, sebagian pemilik ternak memilih menahan sapi atau kerbau karena dijadikan investasi jangka panjang.

Biasanya ternak dijual saat ada kebutuhan mendesak. Kondisi ini membuat beberapa pedagang mencari pasokan tambahan dari wilayah lain, seperti Kabupaten Batanghari dan beberapa daerah di Provinsi Sumatera Barat.

Meski begitu, Disnakan Sarolangun memastikan kebutuhan daging masyarakat tetap tercukupi. Koordinasi terus dilakukan dengan pedagang dan pemilik usaha pemotongan hewan untuk memonitor kondisi pasar.

Selain ketersediaan, pengawasan kesehatan ternak juga diperketat. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penyakit menular seperti Septicaemia Epizootica (SE) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Setiadi menegaskan, pengawasan ini penting untuk menjamin keamanan pangan.

“Kami rutin memantau lalu lintas ternak dan proses pemotongan. Tujuannya agar hewan yang dikonsumsi masyarakat sehat dan layak konsumsi,” tambahnya.

Disnakan juga mengimbau masyarakat membeli daging dari pedagang terpercaya dan memastikan hewan dipotong sesuai standar kesehatan dan kebersihan.

Dengan upaya ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun optimis pasokan daging selama Ramadan dan Idulfitri tetap aman, berkualitas, dan higienis.(*)




Bupati Sarolangun Bahas PETI dan Isu Sosial 2026

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun H. Hurmin memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sarolangun pada Kamis (12/3/2026) untuk membahas isu strategis yang tengah berkembang di daerah.

Rapat digelar di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat TNI/Polri, Badan Intelijen Negara, serta kepala OPD.

Dalam arahannya, Bupati Hurmin menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga guna menjaga stabilitas daerah, menangani persoalan yang muncul di masyarakat, serta memperkuat keamanan dan kenyamanan warga.

“Saling bertukar pandangan dan solusi di forum ini penting agar Kabupaten Sarolangun semakin baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Hurmin.

Fokus Rapat: Penanganan Tambang Emas Ilegal (PETI)

Salah satu isu utama yang dibahas adalah aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih terjadi di beberapa wilayah Sarolangun.

Aktivitas tambang ilegal ini berdampak pada kerusakan lingkungan, persoalan hukum, serta masalah sosial di masyarakat.

Pemerintah daerah selama ini melakukan sosialisasi, imbauan, dan penindakan hukum.

Selain itu, Hurmin menyebut solusi jangka panjang adalah melalui Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), yang memungkinkan masyarakat melakukan pertambangan secara legal.

Menurutnya, keberadaan WPR diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih tertata bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor pertambangan.

“Kementerian ESDM telah menetapkan 59 titik WPR di tiga kecamatan. Ke depan, kami juga akan mengusulkan penambahan satu lokasi lagi di Kecamatan Batang Asai,” jelas Hurmin.

Isu Sosial: Komunitas Suku Anak Dalam (SAD)

Rapat Forkopimda juga membahas kondisi sosial, termasuk komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang tersebar di Kecamatan Air Hitam, Limun, dan Bathin VIII.

Pemerintah daerah mencatat beberapa persoalan sosial, seperti konflik SAD dengan masyarakat sekitar, perusahaan, maupun antar kelompok SAD.

Hurmin menekankan pendekatan persuasif dan komunikasi lintas pihak untuk mencegah konflik berkepanjangan serta menjaga harmoni sosial.

Optimalkan Koordinasi dan Sinergi

Rapat Forkopimda berjalan dinamis dengan masukan dari semua peserta. Setiap instansi memberikan rekomendasi sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika sosial, ekonomi, dan keamanan.

Melalui koordinasi intensif ini, Pemkab Sarolangun optimistis berbagai isu strategis dapat dikelola dengan baik, menciptakan situasi kondusif, dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.(*)




Imbauan Pemkab Sarolangun Jelang Idul Fitri 2026: Takbiran, Keamanan, dan Toleransi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengeluarkan himbauan resmi kepada masyarakat agar perayaan tetap tertib, aman, dan menjaga nilai toleransi.

Himbauan ini mencakup beberapa poin penting:

  1. Pelaksanaan Takbiran – Umat Islam diperbolehkan melaksanakan takbiran di Masjid atau Musholla dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan, dan nilai toleransi.

  2. Takbiran Keliling – Diperbolehkan hanya di lingkungan desa atau kelurahan masing-masing, tanpa mengganggu lalu lintas dan tetap menjaga keamanan.

  3. Meningkatkan Kepedulian Sosial – Hari Raya diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepekaan sosial serta menjaga keamanan dan ketertiban dalam bermasyarakat.

  4. Larangan Perayaan Berlebihan – Tidak diperbolehkan meniup terompet secara berlebihan, menyalakan kembang api/mercon, atau melakukan kebut-kebutan di jalan raya.

  5. Tempat Hiburan dan Wisata – Pemilik dan pengelola tempat hiburan serta wisata diminta tidak memfasilitasi perayaan malam Idul Fitri secara berlebihan.

  6. Peran Tokoh dan Aparat Desa – Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, dan pimpinan organisasi kepemudaan diharapkan ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan sesuai aturan di atas.

  7. Keamanan Lingkungan – Aparat TNI, Polri, dan Satpol-PP diminta menjaga lingkungan dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Pemkab Sarolangun menekankan agar semua pihak menjalankan himbauan ini dengan penuh kesadaran, sehingga perayaan Idul Fitri tetap khidmat, aman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat.(*)




Gerakan SECANTING: Kerinci Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Stunting

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kerinci terus digencarkan melalui gerakan kolaboratif lintas sektor.

Pada Kamis (12/3/2026), Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) bersama TP PKK Kabupaten Kerinci melakukan kunjungan langsung ke keluarga berisiko stunting di Desa Sungai Asam, Kecamatan Kayu Aro Barat.

Kegiatan dipimpin Staf Ahli II TP PKK Kabupaten Kerinci, Harmailis Zainal, yang menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk memastikan upaya pencegahan stunting berjalan optimal hingga tingkat desa.

Dalam kunjungan tersebut, TP3S menyalurkan bantuan gizi berupa beras dan telur kepada keluarga yang membutuhkan, khususnya balita dan ibu hamil yang berisiko tinggi mengalami stunting.

Bantuan ini merupakan dukungan terhadap pemenuhan gizi keluarga sebagai bagian dari gerakan SECANTING (Senin Cegah Stunting) yang gencar dilaksanakan di Kabupaten Kerinci.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga melibatkan TP3S Kecamatan, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang memberikan pendampingan dan edukasi langsung mengenai pola hidup sehat dan pentingnya pemenuhan gizi seimbang.

Harmailis Zainal menegaskan, “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dan keterlibatan banyak pihak agar intervensi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.”

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis juga hadir untuk mendukung intervensi, antara lain DPPKBPPPA, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kehadiran OPD ini memastikan dukungan layanan kesehatan, pendampingan sosial, hingga administrasi kependudukan tersalurkan secara menyeluruh bagi keluarga penerima manfaat.

Melalui langkah kolaboratif lintas sektor ini, TP3S dan TP PKK Kabupaten Kerinci memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting, dengan tujuan menciptakan generasi Kerinci yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.(*)




Penutupan Safari Ramadhan di Kerinci, Bupati Monadi Soroti CSR, Sampah, dan TPP

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Monadi menghadiri Penutupan Safari Ramadhan dan Peringatan Nuzulul Qur’an Pemerintah Kabupaten Kerinci Tahun 1447 H / 2026 M yang digelar di Islamic Center Kabupaten Kerinci, Jumat (13/3/2026).

Acara dihadiri Wakil Bupati Murison, unsur Forkopimda, Sekda Kerinci Zainal Efendi, kepala instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta jajaran pejabat pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menekankan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Monadi menyoroti sejumlah hal strategis yang menjadi perhatian Pemkab Kerinci. Salah satunya adalah realisasi dana CSR Safari Ramadhan dari Bank Jambi, yang diharapkan segera tersalurkan untuk membantu masyarakat.

“Pemerintah daerah terus mendorong agar program CSR ini memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujar Monadi.

Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan persampahan di daerah. Ia meminta kecamatan lebih aktif dalam sosialisasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga.

“Peran kecamatan harus dioptimalkan agar pengelolaan sampah dari rumah tangga terus meningkat,” tambahnya.

Selain itu, Monadi mengingatkan kondisi konflik global yang saat ini terjadi. Ia menegaskan, pemerintah dan masyarakat harus tetap siap menghadapi berbagai kemungkinan, agar pelayanan publik tetap berjalan lancar.

Bupati juga menekankan agar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur segera direalisasikan, demi menjaga perputaran ekonomi di masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Acara penutupan Safari Ramadhan berlangsung khidmat dengan tausiyah dan peringatan Nuzulul Qur’an. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat keimanan, ketakwaan, dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kerinci.(*)




Wabup Merangin Ingatkan Ancaman Narkoba di Tengah Overload Lapas

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati A. Khafidh mengingatkan tingginya ancaman narkoba dan obat-obatan terlarang yang semakin mengkhawatirkan di Provinsi Jambi.

Hal itu disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Istiqomah, Desa Kandang, Kecamatan Tabir, Jumat (13/3/2026).

Dalam sambutannya, Wabup A. Khafidh menyoroti kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang kini mengalami overload akibat tingginya angka kriminalitas, khususnya kasus penyalahgunaan narkotika.

“Saya mendapat laporan dari Kepala Lapas, kapasitas yang seharusnya hanya untuk 150 orang kini mencapai 390 orang. Tidur pun harus bergantian, dan mayoritas mereka terjerat kasus narkoba,” ujar Wabup.

Ia menekankan bahwa peredaran gelap narkoba menjadi musuh nyata bagi ketahanan keluarga.

Berdasarkan data Gubernur Jambi, sekitar 20 persen anak muda di provinsi ini berisiko terjerumus obat-obatan terlarang.

Wabup A. Khafidh mengimbau orang tua di Desa Kandang untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak agar tidak terjebak lingkaran hitam narkoba.

“Mari kita jaga keluarga kita. Jangan sampai anak-anak kita masuk ke Lapas. Hidup di sana sangat sulit meski makan ditanggung negara. Fokuskan anak-anak pada kegiatan positif seperti pengajian dan selawat,” tegasnya.

Selain isu narkoba, kunjungan Safari Ramadan juga menjadi ajang silaturahim sekaligus sosialisasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Merangin tahun 2026.

Beberapa program yang disampaikan antara lain:

  • Dukungan program Presiden RI terkait penguatan stok pangan daerah.

  • Penyaluran bantuan Rp100 juta per pondok pesantren secara bertahap.

  • Kuota beasiswa untuk 400 mahasiswa.

  • Pembagian perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, dan sepatu untuk siswa SD/SMP.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat silaturahim antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap isu sosial dan pendidikan di wilayah Merangin.(*)




Stok Pangan Aman, Bupati Tanjab Barat Tegaskan Masyarakat Tak Perlu Khawatir

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. memastikan stok pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Stok pangan kita saat ini aman, mulai dari beras, minyak goreng, hingga kebutuhan pokok lainnya. Masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan pangan,” tegas Bupati Anwar Sadat saat Safari Ramadhan di Masjid Al Muwafaqah, Dusun Ponco Rejo, Desa Betara Kanan, Kecamatan Kuala Betara, Sabtu (14/03).

Selain memastikan ketersediaan pangan, Bupati juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperkirakan akan menghadapi musim kemarau panjang yang rawan menimbulkan kebakaran.

“Seluruh masyarakat, terutama para petani, diimbau selalu berhati-hati. Jangan sampai kebun atau lahan terbakar karena dampaknya sangat merugikan,” imbuhnya.

Dalam Safari Ramadhan, Bupati Anwar Sadat menyampaikan sejumlah progres pembangunan, termasuk rencana pelebaran jalan utama di Dusun Ponco Rejo untuk mempermudah mobilitas masyarakat serta distribusi barang.

Ia juga mengingatkan warga agar merawat infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang.

Selain itu, Bupati menyerahkan bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk Masjid Al Muwafaqah melalui program Tanjab Barat Berkah, serta Rp2,5 juta untuk pembangunan madrasah dari Bank Tanggo Rajo.

Santunan juga dibagikan kepada anak yatim, lansia, takmir masjid, serta anak-anak penderita stunting. Bantuan sosial dari Dinas Sosial melalui program Berkah Madani turut disalurkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Satgaswil Densus 88 Anti Teror Polri, AKP Sudiro, S.Pd.I., M.H., CPHR., CBA., CHRA, serta Sekretaris Daerah, pimpinan perbankan, kepala OPD, camat, Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BAZNAS, kepala desa se-Kecamatan Kuala Betara, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua GOW, Ketua TP PKK Kecamatan Kuala Betara, dan tamu undangan lainnya.(*)