Wabup Tanjab Barat Ikuti Arahan Kapolri, Pastikan Wisata Aman Saat Lebaran

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, menghadiri kegiatan koordinasi virtual bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam rangka pemantauan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) di sejumlah objek wisata saat libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung secara daring dari kawasan Wisata Mangrove Pantai Kelapa, pada Selasa (24/3).

Pemantauan ini merupakan bagian dari langkah antisipasi lonjakan pengunjung yang biasanya terjadi selama masa libur panjang Lebaran.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya kesiapan personel dan fasilitas pengamanan di berbagai titik wisata unggulan di seluruh Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa liburan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya di area wisata.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada ketertiban umum, tetapi juga pada aspek keselamatan pengunjung, terutama di kawasan wisata pesisir yang memiliki potensi risiko lebih tinggi.

“Sesuai arahan, kami memastikan titik-titik wisata unggulan dalam kondisi aman dan siap menerima kunjungan masyarakat. Kami juga meminta seluruh pengelola dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan fasilitas keamanan berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan koordinasi ini juga diikuti oleh Kapolres Tanjab Barat beserta jajaran, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti BPBD, BASARNAS, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, diharapkan seluruh objek wisata di Tanjung Jabung Barat dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur selama momen Lebaran.(*)




Sidak Hari Pertama Pasca Lebaran, Kehadiran ASN 70% jadi Sorotan Wabup Merangin

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Hari pertama masuk kerja setelah libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Merangin memastikan seluruh layanan publik kembali berjalan normal.

Hal tersebut ditegaskan oleh H A Khafidh saat melakukan pengecekan langsung ke sejumlah fasilitas pelayanan, Rabu (25/3).

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau beberapa titik layanan publik, di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah Kol Abundjani Bangko, Puskesmas Pematang Kandis, Puskesmas Bangko, hingga PDAM Tirta Merangin.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal pasca libur Lebaran.

Dari hasil pemantauan, tingkat kehadiran pegawai tercatat berada di angka sekitar 70 persen. Sebagian ASN dan pegawai masih belum kembali ke daerah karena alasan mudik.

Meski demikian, Wabup menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

“Saya ingin memastikan bahwa seluruh layanan publik berjalan normal setelah Lebaran,” ujarnya.

Sebagai langkah pembinaan, pemerintah daerah akan menerapkan sanksi bertahap bagi pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan.

Teguran lisan akan diberikan terlebih dahulu, sebelum kemudian dilanjutkan dengan teguran tertulis apabila pelanggaran terus terjadi.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan disiplin bagi ASN, PPPK, maupun tenaga kerja lainnya di lingkungan Pemkab Merangin.

Wabup juga telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memastikan kehadiran pegawai di hari kerja pasca libur Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) belum diberlakukan di lingkungan Pemkab Merangin.

Seluruh pegawai diminta tetap bekerja dari kantor seperti biasa.

Namun demikian, Wabup memberikan pengecualian bagi pegawai yang sedang bertugas di luar daerah.

Mereka tetap diperbolehkan menjalankan pekerjaan dari lokasi masing-masing, selama tugas dan tanggung jawab tetap diselesaikan sesuai jadwal.

“Yang terpenting adalah pekerjaan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.(*)




Pimpin Apel Perdana Pasca Idulfitri, Bupati Anwar Sadat Serukan Perubahan

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Anwar Sadat memimpin apel gabungan perdana setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkai dengan kegiatan halal bihalal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (25/03).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran pejabat, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun daerah.

Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk menyatukan langkah demi mewujudkan visi pembangunan daerah.

Menurutnya, kebersamaan dan semangat baru pasca-Lebaran harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.

Memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya, Bupati menyebut berbagai program pembangunan mulai menunjukkan hasil positif.

Sejumlah capaian dan penghargaan dari berbagai pihak menjadi indikator kemajuan yang telah diraih.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan masih membutuhkan kerja keras dan sinergi semua pihak. Kolaborasi dan percepatan pembangunan dinilai menjadi kunci dalam menghadapi dinamika yang ada.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi sorotan utama. Bupati meminta seluruh ASN untuk mengedepankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam menjalankan tugas, mulai dari orientasi pelayanan hingga sikap adaptif dan kolaboratif.

Di akhir arahannya, ia menegaskan bahwa disiplin ASN merupakan fondasi utama keberhasilan pemerintahan.

Ia mengingatkan pentingnya kehadiran tepat waktu, kepatuhan terhadap aturan, serta menjaga etika sebagai pelayan masyarakat.

“ASN harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat, bukan justru menjadi penghambat dalam pelayanan,” tegasnya.

Bupati juga menginstruksikan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk meningkatkan pengawasan internal serta memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.(*)




Pesan Menyentuh Bupati Merangin Saat Lebaran: Tegas Bukan Karena Benci

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Rumah Dinas Bupati Merangin saat digelarnya open house dalam rangka Halal Bihalal Idulfitri, Sabtu (21/03/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati M. Syukur, bersama Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, Ketua DPRD Rivaldi, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

Dalam sambutannya, M. Syukur menyampaikan pesan yang menyentuh terkait etika kepemimpinan dan profesionalisme di lingkungan pemerintahan.

Ia bahkan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada para kepala OPD, terutama yang usianya lebih senior.

“Mungkin ada yang umurnya lebih tua daripada saya, gara-gara saya marahin, saya minta maaf. Saya marah itu karena posisi jabatan Bupati,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa sikap tegas yang selama ini ditunjukkan bukan dilandasi emosi pribadi, melainkan demi mendorong percepatan pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan Merangin hanya bisa dicapai melalui kerja kolektif dan mengesampingkan ego sektoral.

“Tidak ada kebencian. Semua demi agar pembangunan berjalan cepat dan kita punya rasa memiliki terhadap daerah ini,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendekati masa purna tugas. Ia mengingatkan agar masa akhir pengabdian diisi dengan kinerja terbaik, bukan justru menurunkan semangat kerja.

“Yang mau pensiun, berikan kenangan yang indah berupa prestasi. Jangan malah jadi malas,” tegasnya.

Menutup sambutannya, M. Syukur mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur setelah menjalani ibadah Ramadan, sekaligus menjadikan momentum Idulfitri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam pemerintahan.

“Hari ini hari yang membahagiakan. Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi simbol eratnya hubungan antara pimpinan daerah, jajaran pemerintahan, dan masyarakat dalam membangun Merangin yang lebih harmonis dan maju.(*)




Lebaran Penuh Kebersamaan, Open House Sekda Tanjab Barat Diserbu Warga

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar kegiatan open house dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah di rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda), Sabtu (21/03/2026), usai pelaksanaan salat Idulfitri.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat dari berbagai kalangan.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak pagi hari. Warga tampak antusias datang untuk bersilaturahmi langsung dengan jajaran pemerintah daerah.

Selain itu, para tamu juga disambut dengan berbagai hidangan khas Lebaran yang menambah keakraban dalam momen tersebut.

Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan ukhuwah.

“Kami berharap open house ini dapat mempererat silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat di semua tingkatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi langsung antara masyarakat dan pemerintah, sehingga komunikasi dapat terjalin lebih terbuka dan harmonis.

Sejumlah pejabat daerah terlihat hadir secara bergantian, mulai dari staf ahli bupati, asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin solid, sehingga dapat mendorong pembangunan daerah yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.(*)




Dari Rp35 Juta ke Rp700 Juta, Kisah Sukses Desa Durian Rambun Merangin Jadi Sorotan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Prestasi membanggakan ditorehkan Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin.

Desa ini sukses mengelola dana ketahanan pangan secara efisien hingga menghasilkan nilai ekonomi yang berlipat ganda.

Dengan anggaran hanya Rp35 juta, Desa Durian Rambun mampu memanen padi ladang dengan nilai mencapai Rp700 juta. Capaian ini pun menuai apresiasi dari Bupati Merangin, M. Syukur.

Menurut Bupati, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana desa yang kreatif dan tepat sasaran mampu memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ini contoh konkret bagaimana dana desa bisa diputar menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa,” ujarnya di hadapan para kepala desa dan anggota BPD se-Kabupaten Merangin.

Tak hanya itu, keberhasilan Desa Durian Rambun juga membawa dampak lebih luas.

Desa ini menjadi satu-satunya di Merangin yang mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat untuk menerima bantuan dalam program pelestarian hutan.

Bupati M. Syukur bahkan berencana membawa pencapaian ini ke tingkat nasional dengan melaporkannya kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia agar mendapat penghargaan resmi.

Ia berharap prestasi tersebut bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Merangin dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran desa.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah kreativitas. Dana desa jangan hanya dihabiskan, tapi harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menilai potensi Desa Durian Rambun akan semakin besar jika dikolaborasikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjadi fokus pemerintah.

Dengan keberhasilan ini, Desa Durian Rambun dinilai layak menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis desa yang berkelanjutan dan mandiri.(*)




Fantastis! Bupati Sebut Program MBG di Merangin Gerakkan Ekonomi Hingga Rp57 Miliar

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, M. Syukur, mengungkapkan potensi besar program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai penggerak ekonomi daerah.

Ia menyebut, perputaran uang dari program tersebut di Kabupaten Merangin diperkirakan mencapai Rp57 miliar setiap bulan.

Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama ratusan kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta organisasi kepemudaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/03).

Menurut Bupati, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga menjadi peluang besar dalam mendorong ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Ia menjelaskan, setiap satu titik pelaksanaan MBG memiliki nilai anggaran sekitar Rp1 miliar per bulan.

Dengan total 57 titik di Merangin, maka potensi perputaran uang mencapai Rp57 miliar.

Menariknya, sekitar 63 persen dari anggaran tersebut akan langsung dibelanjakan kepada masyarakat melalui pembelian bahan pangan.

“Sebagian besar dana itu masuk langsung ke masyarakat, mulai dari petani, peternak, hingga pelaku usaha kecil,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan dampak ekonomi lokal, Bupati menegaskan bahwa seluruh kebutuhan bahan pangan harus dipenuhi dari dalam daerah.

Mulai dari telur, daging, ikan, sayur hingga buah-buahan diharapkan berasal dari produksi masyarakat Merangin.

Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah, sehingga warga setempat benar-benar menjadi pelaku utama dalam program ini.

Bupati mendorong desa-desa untuk mengembangkan sektor peternakan dan pertanian sebagai sumber suplai utama kebutuhan MBG.

Dengan begitu, perputaran ekonomi akan terjadi secara merata hingga ke pelosok desa.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Merangin saat ini juga memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama sebagai pengelola distribusi dan penyedia bahan pangan.

“Ini bukan hanya program sosial, tapi peluang usaha yang besar. Kita ingin BUMDes Bersama menjadi motor penggerak ekonomi desa,” tegasnya.

Dengan konsep tersebut, program MBG diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)




Bupati Merangin Instruksikan Kades Kawal Program 2026, Jamkesda Ditambah 20 Ribu Kuota

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, M. Syukur, menegaskan pentingnya peran kepala desa dalam memastikan seluruh program pemerintah daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat acara buka puasa bersama yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin, Selasa (17/03), bersama para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta organisasi kepemudaan.

Dalam arahannya, Bupati meminta para kepala desa untuk lebih aktif mengawal berbagai program strategis tahun anggaran 2026, khususnya yang menyasar masyarakat kurang mampu.

Ia menekankan agar tidak ada warga yang terlewat dari program bantuan hanya karena kendala administrasi atau kurangnya informasi di tingkat desa.

“Program pemerintah harus benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Jangan sampai ada warga yang terabaikan,” tegasnya.

Salah satu program prioritas adalah peningkatan kuota Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Pada 2026, Pemerintah Kabupaten Merangin menambah 10 ribu kuota baru, sehingga total mencapai 20 ribu penerima sejak 2025.

Menurut Bupati, dengan jumlah tersebut seharusnya seluruh masyarakat yang membutuhkan sudah tercover layanan kesehatan.

Ia pun meminta aparatur desa mengoptimalkan peran operator agar pelayanan ini tepat sasaran.

Di sektor pendidikan, Pemkab Merangin mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,2 miliar untuk membantu mahasiswa kurang mampu, terutama dalam memenuhi kebutuhan biaya tempat tinggal dan perangkat belajar seperti laptop.

Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah juga disiapkan bagi siswa dari keluarga tidak mampu guna mencegah angka putus sekolah serta meningkatkan kepercayaan diri pelajar.

Tak hanya itu, Bupati juga mendorong desa untuk menyosialisasikan program kursus bahasa asing bagi generasi muda sebagai bekal menghadapi persaingan global di masa depan.

“Kalau sumber daya alam suatu saat akan habis, ilmu pengetahuan tidak akan pernah habis,” ujarnya.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Merangin menghadapi tantangan berupa pemangkasan anggaran pusat hingga Rp240 miliar pada 2026.

Meski demikian, pembangunan jalan tetap menjadi prioritas.

Pemerintah daerah telah menyiapkan alat berat berupa grader dan bomag untuk mendukung perbaikan jalan. Para kepala desa diminta menyiapkan material agar pembangunan tetap berjalan.

“Walaupun belum bisa semua jalan diaspal, minimal tidak ada lagi jalan yang tidak bisa dilalui masyarakat,” tegasnya.(*)




Sambut Idul Fitri 1447 H, Sungai Penuh Terapkan Gerakan Minim Sampah di Semua Wilayah

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengeluarkan kebijakan penting menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Melalui surat edaran resmi, seluruh elemen masyarakat diminta untuk menerapkan konsep Lebaran Minim Sampah demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kebijakan ini ditujukan kepada seluruh camat, lurah, hingga masyarakat luas agar bersama-sama mengurangi potensi lonjakan sampah yang biasanya meningkat selama momen hari raya.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa peningkatan sampah umumnya disebabkan oleh penggunaan kemasan sekali pakai, seperti plastik dan styrofoam.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk beralih menggunakan perlengkapan yang dapat digunakan kembali.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah secara efektif di berbagai titik keramaian, seperti lokasi salat Idul Fitri, tempat wisata, serta jalur mudik.

Upaya ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, serta berbagai regulasi daerah yang mengatur pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Tidak hanya itu, peran aktif masyarakat dan pelaku usaha juga menjadi kunci suksesnya gerakan ini. Edukasi melalui media sosial, media massa, dan komunikasi langsung diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik.

Beberapa langkah konkret yang dianjurkan antara lain menggunakan tas belanja ramah lingkungan, menghindari plastik sekali pakai, membeli makanan secukupnya, serta membawa perlengkapan ibadah sendiri saat salat Idul Fitri.

Panitia pelaksanaan salat Idul Fitri di tiap wilayah juga diminta membentuk tim khusus untuk memastikan kebersihan lokasi tetap terjaga sebelum dan setelah kegiatan berlangsung.

Dengan adanya kebijakan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap perayaan Idul Fitri tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.()*




Poliklinik Tutup 7 Hari, IGD RSUD Sarolangun Tetap Buka 24 Jam di Momen Mudik Lebaran

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, RSUD Prof. Dr. H.M. Chatib Quzwain melakukan penyesuaian jadwal pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Direktur rumah sakit, Bambang Hermanto, menyampaikan bahwa layanan poliklinik atau rawat jalan akan ditutup sementara selama periode libur Lebaran.

Penutupan layanan poliklinik dijadwalkan berlangsung mulai 18 hingga 24 Maret 2026. Layanan tersebut akan kembali dibuka dan beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian operasional selama masa libur Hari Raya Idulfitri.

Meski layanan rawat jalan ditutup sementara, pihak rumah sakit memastikan bahwa Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi penuh selama 24 jam.

Layanan ini disiapkan untuk menangani kondisi darurat sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh penanganan medis kapan pun dibutuhkan.

Manajemen rumah sakit mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan jadwal kunjungan layanan kesehatan selama periode libur Lebaran.

Selain itu, pihak RSUD juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat.

Momentum Lebaran diharapkan tetap berjalan dengan aman dan sehat, dengan dukungan layanan kesehatan yang tetap siaga untuk kondisi darurat.(*)