Polres Kerinci Catat Nol Pelanggaran Lalu Lintas Selama Operasi Ketupat 2026

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Polres Kerinci mencatat hasil positif.

Selama periode 13–25 Maret 2026, tidak ada pelanggaran lalu lintas yang tercatat, baik berupa tilang maupun teguran lisan.

Data ini menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.

Ipda Efendi, KBO Sat Lantas Polres Kerinci, menyebut Kabupaten Kerinci tergolong cukup tertib selama operasi berlangsung.

“Minimnya pelanggaran tidak terlepas dari dukungan sistem pengamanan merata hingga tingkat desa. Setiap kecamatan memiliki Polsek, dan setiap desa ada Bhabinkamtibmas aktif melakukan patroli dan pengawasan,” ujarnya.

Selain pengawasan, sosialisasi kepada pengendara juga digencarkan secara intensif.

Petugas secara rutin memberikan imbauan langsung untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran.

Meski Operasi Ketupat 2026 telah berakhir, Polres Kerinci tetap melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Fokus pengamanan difokuskan pada lokasi wisata, kelancaran arus lalu lintas, serta titik rawan kecelakaan mulai 26–29 Maret 2026.

Sat Lantas Polres Kerinci menekankan pentingnya kedisiplinan dalam berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengedepankan kesabaran di jalan untuk keselamatan bersama.

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti kolaborasi efektif antara aparat keamanan dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran berkendara aman di Kabupaten Kerinci.(*)




Dugaan Kekerasan oleh Pejabat di Sungai Penuh, Korban Pemandu Lagu Siap Tempuh Jalur Hukum

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh mencuat ke publik.

Pejabat berinisial DT diduga melakukan kekerasan terhadap seorang perempuan berinisial U, yang bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di kota itu.

Korban menceritakan bahwa peristiwa terjadi pada Selasa pagi, 24 Maret 2026, saat dirinya berada di lokasi karaoke bersama terduga pelaku dan empat orang lain.

Saat diminta untuk berpindah ke ruangan lain secara berduaan, korban menolak. Penolakan ini diduga memicu emosi pelaku.

“Dia membanting saya hingga tubuh saya terbentur pintu dan meja. Saya mengalami luka dan sakit di beberapa bagian tubuh,” ungkap korban.

Tidak berhenti sampai di situ, korban juga mengalami tendangan dari terduga pelaku ketika pelaku hendak meninggalkan ruangan.

Korban mengaku trauma dan nyeri di sekujur tubuh. Ia juga sempat berupaya menempuh jalur komunikasi dengan pelaku untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Namun hingga kini belum ada tanggapan maupun klarifikasi dari yang bersangkutan.

Karena tidak ada itikad baik, korban menyatakan akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian guna menuntut keadilan.

Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat posisi terduga pelaku sebagai pejabat yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.

Upaya konfirmasi kepada terduga pelaku melalui pesan WhatsApp juga belum mendapatkan jawaban.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kekerasan ini.

Masyarakat dan berbagai pihak mendorong agar kasus ditangani secara serius, transparan, dan sesuai hukum agar korban mendapatkan keadilan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.(*)




2.269 Tenaga Kesehatan dan Kader Posyandu Siap Tangani Stunting di Batang Hari

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengambil langkah serius untuk menekan angka stunting balita dengan mengerahkan ratusan tenaga kesehatan dan kader posyandu di seluruh wilayah.

Tahun 2026 ini, tercatat 1.157 balita terindikasi mengalami stunting dari total 18.373 balita yang terdata, setara 6,54 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapelitbangda) Batang Hari, Achmad Kurniadi, menekankan bahwa, gerakan ini menitikberatkan pada peran strategis tenaga kesehatan dan kader posyandu dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Sebanyak 379 tenaga kesehatan profesional dan 1.890 kader posyandu tersebar di 307 posyandu di 110 desa dan 14 kelurahan.

“Mereka bertugas melakukan pemeriksaan balita, penimbangan, pengukuran tinggi badan, skrining gizi, imunisasi, hingga pemeriksaan ibu hamil. Kegiatan ini merupakan langkah masif Pemkab untuk menekan angka stunting,” jelas Kurniadi.

Program Pekan Gebyar Anak dan Orang Tua, atau Gerakan Ayo ke Posyandu, juga menyediakan layanan tambahan seperti skrining penyakit TB paru pada balita bermasalah gizi, pemberian makanan tambahan berupa susu dan telur, serta pendataan balita yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

“Dengan jumlah tenaga kesehatan dan kader posyandu yang begitu banyak, kami optimistis pelayanan kesehatan akan merata hingga ke desa-desa terpencil,” kata dia.

“Ini adalah salah satu strategi kami untuk memastikan setiap balita mendapatkan perhatian dan pemeriksaan yang tepat,” tambah Kurniadi.

Pemkab Batang Hari menegaskan bahwa kekuatan program ini ada pada jumlah tenaga kesehatan dan kader posyandu yang dikerahkan, sehingga upaya pencegahan stunting bisa berjalan cepat, efektif, dan menyeluruh.(*)




1.157 Balita Terindikasi Stunting, Batang Hari Maksimalkan Program Pekan Gebyar Anak

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus memperkuat upaya pencegahan stunting di kalangan balita melalui program Pekan Gebyar Anak dan Orang Tua, atau Gerakan Ayo ke Posyandu.

Pada 2026 ini, tercatat sebanyak 1.157 balita terindikasi mengalami stunting dari total 18.373 balita yang terdata, setara 6,54 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapelitbangda) Batang Hari, Achmad Kurniadi, menyampaikan bahwa gerakan posyandu ini dilakukan secara masif pada Januari 2026.

“Seluruh balita yang datang ke posyandu menjalani pemeriksaan lengkap, termasuk penimbangan dan pengukuran badan. Program ini sekaligus menjadi upaya strategis untuk menurunkan angka stunting di daerah,” kata Kurniadi.

Gerakan Ayo ke Posyandu melibatkan 379 tenaga kesehatan dan 1.890 kader posyandu yang tersebar di 307 posyandu di 110 desa dan 14 kelurahan dalam 8 kecamatan.

Mereka memberikan pelayanan kesehatan lengkap untuk balita dan ibu hamil, mulai dari imunisasi dasar, skrining gizi, pemeriksaan TB paru, hingga pemberian makanan tambahan seperti susu dan telur.

Selain itu, Pemkab Batang Hari juga melakukan pendataan balita yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) serta pendidikan anak usia dini.

“Langkah-langkah ini dilakukan agar data stunting lebih akurat dan program penurunan stunting dapat berjalan tepat sasaran,” tambah Kurniadi.

Pemkab menegaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada penanganan stunting, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan posyandu, kesehatan ibu hamil, dan tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Batang Hari dalam beberapa tahun ke depan.(*)




Konsolidasi Kader Jadi Kunci, Erick Abdullah Fokus PPP Menang Pemilu

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.IDErick Abdullah kembali dipercaya memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sarolangun untuk periode 2026–2031.

Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam musyawarah serentak DPC PPP se-Provinsi Jambi yang digelar di Hotel Rumah Kito, Sabtu (28/3/2026) malam.

Sidang pleno yang diikuti 11 Pengurus Anak Cabang (PAC) menyepakati Erick Abdullah sebagai ketua tanpa pemungutan suara, menandakan soliditas internal partai yang kuat.

Dalam keterangannya, Erick Abdullah menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya kali ini adalah persiapan menghadapi Pemilihan Legislatif mendatang.

“Target utama kami adalah menambah kursi DPRD dari lima menjadi enam kursi. Untuk itu, konsolidasi internal dan kaderisasi menjadi prioritas,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan, langkah strategis yang akan dilakukan meliputi penguatan jaringan kader di tingkat desa dan kecamatan, peningkatan peran aktif anggota partai di masyarakat, serta penyusunan program politik yang selaras dengan kebutuhan konstituen.

“Dengan kerja nyata, komunikasi intens dengan masyarakat, dan kekompakan kader, kami optimistis target kursi DPRD dapat tercapai,” tegas Erick.

Selain fokus pada legislatif, Erick juga menegaskan komitmen PPP untuk tetap mendukung H. Hurmin dalam memimpin hingga dua periode.

Sinergi ini diharapkan mendongkrak perolehan suara partai dalam kontestasi politik lokal maupun nasional.

Diketahui, di bawah kepemimpinan Erick sebelumnya, PPP Sarolangun mencatat prestasi positif pada Pemilu 2024 dengan meraih kemenangan di legislatif dan berperan dalam kemenangan kepala daerah.

Dengan strategi yang lebih matang, partai menargetkan hasil lebih maksimal pada Pemilu mendatang.

Erick menekankan bahwa keberhasilan PPP tidak hanya ditentukan oleh popularitas, tetapi juga soliditas internal, kerja kader di masyarakat, dan penyusunan program politik yang relevan.

“Pemilu adalah momentum untuk menunjukkan kemampuan partai dalam memberikan solusi bagi masyarakat. Konsolidasi dan strategi yang tepat adalah kunci kemenangan,” tutup Erick Abdullah.(*)




Erick Abdullah Kembali Pimpin PPP Sarolangun Periode 2026–2031

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Erick Abdullah kembali dipercaya memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sarolangun untuk periode 2026–2031.

Penetapan ini dilakukan dalam musyawarah serentak DPC PPP se-Provinsi Jambi yang berlangsung di Hotel Rumah Kito, Sabtu (28/3/2026) malam.

Proses pemilihan berjalan lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Dalam sidang pleno yang diikuti oleh 11 Pengurus Anak Cabang (PAC), seluruh peserta sepakat memberikan dukungan kepada Erick Abdullah.

Ia pun ditetapkan secara aklamasi tanpa melalui proses pemungutan suara.

Pemilihan dipimpin oleh tim formatur yang melibatkan unsur DPP, DPW, DPC, serta perwakilan PAC.

Hasil musyawarah tersebut menunjukkan soliditas internal partai yang kuat di tingkat daerah.

Saat dikonfirmasi, Erick Abdullah menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin PPP Sarolangun lima tahun ke depan.

“Ini merupakan amanah besar yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Ke depan, ia menegaskan fokus utama akan diarahkan pada penguatan konsolidasi internal partai serta peningkatan peran aktif kader di tengah masyarakat.

Selain itu, PPP Sarolangun juga menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilihan Legislatif mendatang.

“Target kami menambah kursi, dari lima menjadi enam kursi di DPRD. Dengan kerja sama dan kekompakan kader, kami optimistis target tersebut dapat tercapai,” tegas Erick.

Ia juga menegaskan komitmen partai untuk terus mendukung kepemimpinan H. Hurmin hingga dua periode.

Diketahui, di bawah kepemimpinan Erick Abdullah sebelumnya, PPP Sarolangun mencatatkan hasil positif pada Pemilu 2024 dengan meraih kemenangan di legislatif serta berkontribusi dalam kemenangan pemilihan kepala daerah.

Dengan kepemimpinan yang berlanjut, PPP Sarolangun diharapkan semakin solid dan mampu memperkuat pengaruh politiknya di daerah.(*)




Dorong PAD, Pemkot Sungai Penuh Benahi Pasar Tanjung Bajure

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Azhar Hamzah bersama jajaran Pemerintah Kota kembali melakukan peninjauan ke Pasar Tanjung Bajure pada Sabtu (28/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi pasar sekaligus memantau perkembangan penataan yang sedang dilakukan.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan yang turut didampingi Sekretaris Daerah Alpian dan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Nasran berinteraksi langsung dengan para pedagang.

Berbagai aspirasi, mulai dari keluhan hingga harapan terkait pengelolaan pasar, disampaikan sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.

Azhar Hamzah menegaskan bahwa pasar tradisional memiliki peran strategis dalam mendorong roda perekonomian daerah, termasuk sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Oleh karena itu, diperlukan sistem pengelolaan yang tertib, terencana, dan berkelanjutan.

Selain memantau aktivitas jual beli, rombongan juga meninjau pemasangan tenda sosial di kawasan pasar.

Mereka turut mendengarkan aspirasi para buruh yang beraktivitas di lingkungan tersebut, sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi pasar yang lebih nyaman dan produktif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Partisipasi aktif pedagang sangat kami harapkan. Dengan pengelolaan yang baik, pasar tidak hanya menjadi pusat ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi optimal bagi daerah,” ujar Azhar.

Melalui langkah ini, Pemkot Sungai Penuh berharap Pasar Tanjung Bajure dapat berkembang menjadi kawasan perdagangan yang lebih tertata, aman, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.(*)




Air Terjun Sigerincing, Hidden Gem di Kerinci yang Masih Jarang Diketahui

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Keindahan alam di Kabupaten Kerinci kembali menghadirkan destinasi wisata yang memukau, yakni Air Terjun Sigerincing.

Meski belum banyak dikenal wisatawan, air terjun ini menyimpan pesona alami yang masih sangat asri dan jauh dari keramaian.

Air Terjun Sigerincing memiliki aliran air yang tinggi dan deras, jatuh dari tebing di tengah hutan hijau yang lebat.

Suasana di sekitarnya terasa sejuk dengan udara segar khas pegunungan, menjadikannya lokasi ideal bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari aktivitas perkotaan.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus menempuh perjalanan trekking yang cukup menantang.

Jalur yang dilalui berupa hutan alami dengan medan yang beragam, memberikan sensasi petualangan tersendiri.

Meski membutuhkan tenaga ekstra, panorama yang disuguhkan di akhir perjalanan menjadi daya tarik utama yang sepadan dengan usaha.

Setibanya di lokasi, suara gemuruh air yang jatuh dari ketinggian langsung menyambut pengunjung.

Di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami yang kerap dimanfaatkan untuk bermain air atau sekadar menikmati kesegaran air pegunungan yang jernih.

Minimnya fasilitas di kawasan ini justru menjadi nilai tambah bagi para pencinta alam.

Kondisi yang masih alami membuat pengalaman berwisata terasa lebih autentik.

Namun, pengunjung disarankan untuk mempersiapkan perlengkapan secara mandiri sebelum datang.

Wilayah Kerinci sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan dengan kekayaan alam luar biasa di Indonesia.

Keberadaan Air Terjun Sigerincing semakin mempertegas potensi wisata alam yang belum banyak tereksplorasi di daerah tersebut.

Dengan kombinasi keindahan alam, suasana hening, serta perjalanan yang penuh tantangan, Air Terjun Sigerincing menjadi destinasi yang cocok bagi pecinta petualangan dan wisata alam.

Tempat ini layak disebut sebagai salah satu hidden gem yang patut dikunjungi di Indonesia.(*)




Polres Merangin Gelar Sertijab, PJU dan Kapolsek Resmi Berganti Jabatan! Ini Nama-namanya

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Polres Merangin menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) di halaman depan Mapolres Merangin pada Sabtu (28/3/2026).

Acara dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Merangin Lianita Kiki, pejabat utama, kapolsek jajaran, Bhayangkari Merangin, serta seluruh personel Polres Merangin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, sekaligus penyegaran manajerial untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan di wilayah hukum Polres Merangin.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal wajar dalam tubuh Polri untuk menjaga ritme organisasi.

Setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas kelancaran pelaksanaan sertijab ini. Mutasi ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kerja dan etos profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Kiki.

Kapolres menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan tanggung jawab, profesional, humanis, serta menjaga soliditas internal guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusinya, sekaligus menyambut pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri dan mengoptimalkan pengalaman yang dimiliki.

Berikut daftar pejabat utama (PJU) dan Kapolsek yang mengikuti sertijab:

  1. Wakapolres Merangin: Kompol Devita Efrina, S.I.K. → Kompol Simsal Siahaan, S.A.P.
  2. Kabag Ren Polres Merangin: Kompol G. Aritonang, S.H., M.H. → AKP Julius Sitepu
  3. Kasat Intelkam: Iptu Oktonis WSA, S.Pd., M.H. → AKP Ida Bagus Made Oka Wijaya, S.H.
  4. Kapolsek Tabir: AKP T.T. Munthe, S.H., M.H. → Iptu Junaidi, S.H., M.H.
  5. Kapolsek Pamenang: AKP David P.U.L Tampubolon → Iptu Purnawarman, S.H.
  6. Kapolsek Tabir Selatan: AKP Fatkur Rohman, S.H., M.H. → AKP Candra Adinata, S.H.
  7. Kasat Binmas Polres Merangin: AKP Karto → Iptu Suryo, S.H.
  8. Kapolsek Jangkat: Iptu Bakri → Iptu Ade Candra, S.H., M.H.
  9. Kapolsek Sungai Manau: Iptu Romi Habibi, S.H. → Iptu Hari Septriya, S.H.

Dengan berlangsungnya Sertijab ini, Polres Merangin menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, etos kerja, dan pelayanan publik sekaligus memperkuat soliditas internal jajaran kepolisian.(*)




Catat Waktunya! Siap Digelar, Balumbo Biduk Sarolangun Jadi Ajang Hiburan dan Simbol Persatuan

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Event budaya tahunan Balumbo Biduk akan kembali digelar di Kabupaten Sarolangun pada tanggal 30–31 Maret 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sebagai upaya melestarikan tradisi lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Balumbo Biduk merupakan tradisi khas masyarakat Sarolangun yang sarat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal.

Event ini biasanya dipusatkan di kawasan Tugu Biduk Sarolangun, ikon yang menjadi simbol berlangsungnya kegiatan.

Masyarakat diajak untuk tidak sekadar menyaksikan, tetapi juga turut berpartisipasi dalam menyukseskan jalannya acara.

Selain sebagai hiburan, Balumbo Biduk memiliki makna mendalam sebagai simbol persatuan dan identitas budaya daerah.

Mengusung tema “Wujudkan Sarolangun Maju, Perkuat Kebersamaan, Pertahankan Budaya Lamo”, kegiatan ini diharapkan mempererat tali silaturahmi antar warga sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

Pemerintah daerah bersama panitia pelaksana mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan Balumbo Biduk 2026.

Kehadiran masyarakat diharapkan dapat menjaga kelestarian tradisi sekaligus memperkenalkan budaya Sarolangun ke tingkat regional maupun nasional.(*)