DPRD Tanjab Barat Bahas LKPJ 2025, Ini Respons Fraksi-Fraksi

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama DPRD melanjutkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 melalui Rapat Paripurna Kedua, Senin (06/04/2026).

Rapat ini dihadiri langsung Bupati Anwar Sadat bersama Wakil Bupati Katamso SA, serta dipimpin Wakil Ketua I DPRD Muh. Sjafril Simamora didampingi Wakil Ketua II Hasan Basri Harahap.

Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum

Agenda utama rapat paripurna kali ini adalah penyampaian pandangan umum dari tujuh fraksi DPRD terhadap LKPJ yang sebelumnya telah dipaparkan pada akhir Maret lalu.

Dalam forum tersebut, Fraksi NasDem menyatakan persetujuannya agar LKPJ Bupati dapat dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya sesuai regulasi.

Sementara itu, fraksi lainnya seperti Keadilan Pembangunan, PKB, Golkar, PAN, Gerindra, hingga PDI Perjuangan turut memberikan berbagai catatan, masukan, dan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah sepanjang 2025.

Wujud Fungsi Pengawasan dan Evaluasi

Penyampaian pandangan umum ini menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Selain itu, forum ini juga menjadi ruang strategis untuk memberikan rekomendasi demi peningkatan kinerja ke depan.

Kehadiran Bupati bersama jajaran kepala OPD dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas publik.

Dorong Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Melalui proses pembahasan LKPJ ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara legislatif dan eksekutif.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tanjung Jabung Barat.

Rapat paripurna ini juga dihadiri puluhan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat daerah lainnya.(*)




Kerugian Capai Rp5 Miliar, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi PDAM Tirta Pengabuan

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Negeri Kabupaten Tanjung Jabung Barat secara resmi mengumumkan tiga tersangka dugaan korupsi dana PDAM Tirta Pengabuan pada Kamis malam (2/4/2026).

Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni mantan Direktur PDAM Tirta Pengabuan, UB; Kabag Keuangan PDAM Tirta Pengabuan, SM; serta Direktur CV Jambi Tirta Persada, MJ.

Kerugian negara yang ditimbulkan diduga mencapai Rp5 miliar dari total anggaran subsidi PDAM senilai Rp18 miliar selama 2019–2021.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjabbar, Anton Rahmanto, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari dana subsidi PDAM yang seharusnya dialokasikan untuk pelanggan.

Namun sebagian diduga digunakan untuk pengadaan penjernih air dan tawas melalui pihak ketiga tanpa melalui mekanisme lelang.

“Proses pengadaan dilakukan tanpa lelang, harga barang juga berbeda dari harga standar. Kasus ini terjadi pada 2019, 2020, dan 2021 dengan total anggaran Rp18 miliar, kerugian negara diperkirakan Rp5 miliar,” ujar Anton, didampingi Kasi Pidsus, Kasi Intel, Kasi Datun, dan Kasi Barang Bukti.

Anggaran subsidi tiap tahun yakni Rp6 miliar (2019), Rp5 miliar (2020), dan Rp7 miliar (2021).

Kejari Tanjabbar menegaskan, pemeriksaan masih berlanjut dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan.

Para tersangka dijerat dengan pasal korupsi berlapis, yakni Pasal 603 KUHP jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, dan Pasal 20 huruf a dan c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Anton menambahkan bahwa pihaknya terus mendalami kasus ini untuk memastikan semua pihak yang terlibat dapat diproses sesuai hukum.(*)




Bupati Anwar Sadat Tegaskan Koordinasi Lintas OPD untuk Kelancaran Audit LKPD 2025

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengikuti Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara virtual, Kamis (02/04).

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati dan menandai awal rangkaian audit LKPD Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Entry Meeting dimaksudkan untuk membangun komunikasi awal antara tim pemeriksa BPK dan pemerintah daerah, sekaligus memastikan kesiapan dokumen serta data pendukung selama proses audit.

Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V, Widhi Widayat, menyampaikan bahwa agenda ini adalah bagian dari pemeriksaan semester I tahun 2026 dan bertujuan menyamakan persepsi terkait prosedur pemeriksaan.

Bupati Anwar Sadat menegaskan komitmen penuh Pemkab Tanjung Jabung Barat untuk bersikap transparan, kooperatif, dan responsif.

“Kami menyambut baik kehadiran tim pemeriksa BPK RI. Ini bagian dari upaya bersama mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, transparan, dan sesuai regulasi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas OPD untuk memastikan sinkronisasi data sehingga pemeriksaan berjalan efektif dan tepat waktu.

Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah, Staf Ahli, dan seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat.

Dengan dimulainya Entry Meeting ini, diharapkan sinergi antara Pemkab Tanjung Jabung Barat dan BPK RI semakin kuat, mendukung peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah, dan memastikan tata kelola keuangan yang lebih profesional serta akuntabel.(*)




Serius Lindungi Mangrove Pesisir, KKMD Tanjung Jabung Barat Resmi Dibentuk

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri sekaligus mengukuhkan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (01/04/2026).

Kegiatan ini digelar bersamaan dengan Focus Group Discussion (FGD) lintas OPD dan pemangku kepentingan untuk menyusun regulasi daerah terkait pengelolaan ekosistem mangrove.

Acara yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Bupati tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jambi, Kepala Balai Pengelolaan DAS Batanghari, akademisi, praktisi mangrove, pimpinan perusahaan, serta jajaran perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi kepada Balai Pengelolaan DAS Batanghari Provinsi Jambi yang mendorong pembentukan KKMD.

Ia menegaskan bahwa Tanjung Jabung Barat memiliki potensi mangrove yang besar karena garis pantainya yang panjang dan kawasan pesisir yang luas.

“Mangrove bukan sekadar tumbuhan pesisir, tetapi benteng alami dari abrasi dan intrusi air laut, penyerap karbon yang efektif, serta habitat penting bagi biota laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan,” ujar Bupati.

Pengukuhan KKMD diharapkan menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk konservasi, rehabilitasi, dan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.

Bupati juga menekankan tantangan yang dihadapi, seperti alih fungsi lahan menjadi tambak, penebangan liar, dan pencemaran limbah, yang harus diatasi secara bersama.

“KKMD harus menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian mangrove di daerah ini,” tegasnya.

Ketua Panitia, Yulium Haris, SP, M.Si, menjelaskan bahwa FGD ini menjadi langkah awal KKMD dalam menyusun regulasi daerah pengelolaan mangrove.

Forum ini bertujuan memperkuat kelembagaan KKMD, menyatukan persepsi lintas sektor, serta menghimpun masukan untuk regulasi yang aplikatif.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai tingkat pemerintahan, termasuk Ketua KKMD Provinsi Jambi, Bappeda Provinsi Jambi, akademisi, dan praktisi mangrove.

Dengan pengukuhan ini, diharapkan pengelolaan ekosistem mangrove di Tanjung Jabung Barat menjadi lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.(*)




Sekda Hermansyah Sampaikan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab Tanjab Barat Dinilai Positif

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Selasa (31/03/2026).

Laporan tersebut disampaikan oleh Hermansyah yang mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, sebagai bagian dari kewajiban konstitusional pemerintah daerah kepada DPRD.

Dalam penyampaiannya, Hermansyah menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran, sesuai amanat undang-undang tentang pemerintahan daerah.

Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2025, kinerja Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menunjukkan hasil yang cukup baik meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, baik dari sisi fiskal maupun dinamika ekonomi.

“Secara umum, penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025 berjalan dengan baik. Berbagai program pembangunan mulai menunjukkan hasil positif di berbagai sektor,” ungkap Hermansyah saat membacakan sambutan Bupati.

Capaian tersebut terlihat dari meningkatnya kualitas infrastruktur dasar, membaiknya pelayanan di sektor pendidikan dan kesehatan, serta terkendalinya inflasi daerah.

Selain itu, perekonomian masyarakat juga menunjukkan penguatan melalui pengembangan sektor-sektor unggulan daerah.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga terus mendorong inovasi dalam tata kelola pemerintahan guna meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik.

LKPJ Tahun 2025 sendiri memuat sejumlah aspek penting, mulai dari kebijakan umum pemerintahan daerah, pelaksanaan urusan pemerintahan, realisasi program dan kegiatan, hingga pengelolaan keuangan daerah yang mencakup pendapatan dan belanja.

Selain itu, laporan juga memuat tindak lanjut atas rekomendasi DPRD, serta pelaksanaan tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan lainnya.

Dalam laporan tersebut, pemerintah daerah juga menyoroti sejumlah indikator makro pembangunan seperti pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, dan indikator sosial ekonomi lainnya yang menunjukkan tren perbaikan.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Hamdani dan dihadiri anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Momentum ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif untuk meningkatkan kinerja pemerintahan serta mempercepat pembangunan daerah ke depan.(*)




Bupati Anwar Sadat Pastikan Layanan Transportasi Laut Aman dan Lancar Pasca Idulfitri

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menegaskan komitmen untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama arus balik Idulfitri 1447 H.

Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung meninjau aktivitas penumpang di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Jumat (27/03).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan keberangkatan masyarakat menuju Batam dan wilayah Kepulauan Riau berjalan aman, tertib, dan lancar.

Bupati menekankan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, sekaligus memastikan kesiapan armada, kelayakan layanan, dan penguatan sistem pengamanan di pelabuhan.

“Seluruh aktivitas arus balik kami pantau dan evaluasi. Sinergi antara KP3, TNI AL, Satpol PP, dan seluruh pihak terkait berjalan baik, sehingga situasi pelabuhan tetap kondusif dan bebas dari praktik percaloan tiket,” ujar Bupati.

Menanggapi keluhan antrean tiket, Pemkab Tanjung Jabung Barat menyediakan kursi antrean dan fasilitas khusus untuk lansia, penyandang disabilitas, serta ibu menyusui, guna meningkatkan kenyamanan penumpang.

Pelabuhan Roro Kuala Tungkal saat ini melayani dua armada, yaitu KMP Sembilang dan KMP Senangin.

Pemkab juga telah berkoordinasi dengan pihak ASDP untuk menambah armada selama arus balik, mengingat jumlah penumpang yang mencapai sekitar 17 ribu orang per hari.

Usai meninjau pelabuhan, Bupati melanjutkan kunjungan ke Dermaga Parit Ponco, Kecamatan Kuala Betara, jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Tanjung Jabung Timur dan beberapa desa di wilayah Kuala Betara.

Ia menyatakan arus balik di dermaga kini mulai berangsur lancar, setelah sebelumnya sempat padat hingga tiga lapis antrean.

Bupati juga mengapresiasi sinergi masyarakat dan pengelola pompong dalam menjaga kelancaran transportasi air.

“Kami mengingatkan pengelola pompong agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang. Dermaga ini merupakan salah satu gerbang penting menuju Kuala Tungkal,” tegas Bupati.

Kehadiran Bupati disambut antusias oleh penumpang dan masyarakat setempat. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait layanan transportasi, yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk segera ditindaklanjuti.

Dalam peninjauan, Bupati didampingi Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, jajaran TNI AL, Kapolsek KP3, pihak ASDP, dan Satpol PP.

Peninjauan ini menegaskan komitmen Pemkab Tanjung Jabung Barat dalam menghadirkan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan humanis bagi masyarakat, terutama pada momentum arus balik Lebaran.(*)




Penumpang Capai 600 Orang per Hari, Bupati Tanjab Barat Pastikan Pelabuhan Aman

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, turun langsung memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal, Jumat (27/03).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, serta keselamatan penumpang di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi jajaran Dinas Perhubungan serta unsur terkait lainnya.

Di lokasi, Anwar Sadat menyempatkan diri berdialog dengan para pemudik, baik yang hendak berangkat maupun yang baru tiba.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan transportasi menjadi prioritas utama pemerintah daerah selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas pelabuhan berfungsi optimal dan petugas siap memberikan pelayanan terbaik. Keamanan dan kenyamanan penumpang adalah hal utama,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan, aktivitas di pelabuhan terpantau cukup padat.

Pergerakan penumpang berasal dari berbagai wilayah, seperti Indragiri Hilir, Tanjung Jabung Timur, hingga wilayah lokal Tanjung Jabung Barat.

Rata-rata jumlah penumpang mencapai sekitar 600 orang per hari, dengan puncak arus balik diprediksi terjadi pada akhir pekan.

Meski demikian, kondisi di lapangan tetap terkendali berkat pengawasan ketat dari petugas.

Pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan armada transportasi dalam kondisi mencukupi.

Selain itu, pengawasan terhadap kapasitas penumpang diperketat guna mencegah kelebihan muatan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan operator pelabuhan terus diperkuat untuk memastikan operasional berjalan aman dan sesuai standar,” tambahnya.

Menutup kunjungannya, Bupati mengingatkan seluruh nahkoda kapal untuk selalu mengutamakan keselamatan pelayaran, termasuk memastikan kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung bagi setiap penumpang.(*)




Tahun Ketiga, Program Arus Balik Gratis Tanjab Barat Diserbu Warga

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Program arus balik gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali digelar pada 2026 dan mendapat sambutan tinggi dari masyarakat.

Sebanyak 152 warga diberangkatkan menuju Batam melalui Pelabuhan Pelindo (Marina) Kuala Tungkal, Kamis (26/3/2026).

Program yang kini memasuki tahun ketiga ini dilepas langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, didampingi Wakil Bupati Katamso SA.

Para peserta diberangkatkan menggunakan kapal KN. Sarotama P.112 sebagai bagian dari fasilitas transportasi gratis bagi warga.

Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang berkelanjutan.

Khususnya bagi masyarakat perantau yang kembali bekerja setelah Lebaran.

“Program ini sudah berjalan tiga tahun berturut-turut dan antusiasme masyarakat tetap tinggi. Kami ingin membantu meringankan beban biaya transportasi warga yang kembali ke tempat kerja,” ujarnya.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari kuota yang langsung terpenuhi dalam waktu singkat setelah pendaftaran dibuka.

Selain membantu secara ekonomi, program ini juga dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan penumpang di pelabuhan selama arus balik Lebaran.

Dengan adanya fasilitas ini, arus balik di Kuala Tungkal dapat berjalan lebih tertib, aman, dan terkendali.

Bupati juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan, baik bagi kru kapal maupun penumpang.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami berharap seluruh peserta dapat sampai di tujuan dengan selamat dan kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.

Program arus balik gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta berbagai instansi terkait di sektor transportasi laut.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pelepasan tersebut, mulai dari unsur TNI, Polri, hingga instansi vertikal seperti KSOP, Imigrasi, SAR, dan Jasa Raharja.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini sebagai solusi transportasi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus balik Lebaran setiap tahunnya.(*)




Tanjab Barat Mulai Berbenah, Bupati Anwar Sadat Pastikan Pengelolaan Sampah Membaik

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini mulai menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengelolaan sampah.

Setelah sempat masuk kategori darurat, daerah ini berhasil keluar dari status tersebut dan kini memasuki tahap pengawasan.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, saat melakukan peninjauan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lubuk Terentang di Kecamatan Betara, Kamis (26/03/2026).

Menurutnya, persoalan sampah merupakan isu krusial yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.

“Dulu kita masuk kategori darurat sampah. Alhamdulillah, sekarang sudah keluar dari status itu dan masuk tahap pengawasan. Ini hasil kerja keras bersama,” ujar Anwar Sadat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau langsung sistem pengelolaan sampah yang kini dilakukan lebih terstruktur.

Salah satu metode yang diterapkan adalah meratakan sampah terlebih dahulu sebelum ditimbun dengan tanah, sebagai bagian dari upaya pengelolaan yang lebih ramah lingkungan.

Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam transformasi sistem pengelolaan sampah di Tanjab Barat agar lebih modern dan berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai memperkuat fasilitas pendukung, termasuk penyediaan alat pemisah sampah, khususnya untuk jenis plastik, guna mendukung proses daur ulang.

Ke depan, Pemkab Tanjung Jabung Barat menargetkan peningkatan status menjadi daerah kategori pembinaan, yakni wilayah yang mampu mengelola dan mendaur ulang sampah secara mandiri.

“Kita ingin naik ke tahap pembinaan. Artinya, kita tidak hanya mengelola, tapi juga mampu mendaur ulang sampah secara mandiri,” tambahnya.

Bupati juga mengapresiasi kondisi kebersihan di Kuala Tungkal selama perayaan Idulfitri yang dinilai semakin baik.

Ia menyebut tidak lagi ditemukan tumpukan sampah yang berserakan seperti sebelumnya.

Peninjauan ke TPA ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Bupati, setelah sebelumnya memantau arus balik gratis di Pelabuhan Pelindo Marina serta infrastruktur jalan dan jembatan menuju pelabuhan Roro.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis dapat mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, modern, dan ramah lingkungan.(*)




Wabup Tanjab Barat Ikuti Arahan Kapolri, Pastikan Wisata Aman Saat Lebaran

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, menghadiri kegiatan koordinasi virtual bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam rangka pemantauan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) di sejumlah objek wisata saat libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung secara daring dari kawasan Wisata Mangrove Pantai Kelapa, pada Selasa (24/3).

Pemantauan ini merupakan bagian dari langkah antisipasi lonjakan pengunjung yang biasanya terjadi selama masa libur panjang Lebaran.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya kesiapan personel dan fasilitas pengamanan di berbagai titik wisata unggulan di seluruh Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa liburan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya di area wisata.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada ketertiban umum, tetapi juga pada aspek keselamatan pengunjung, terutama di kawasan wisata pesisir yang memiliki potensi risiko lebih tinggi.

“Sesuai arahan, kami memastikan titik-titik wisata unggulan dalam kondisi aman dan siap menerima kunjungan masyarakat. Kami juga meminta seluruh pengelola dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan fasilitas keamanan berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan koordinasi ini juga diikuti oleh Kapolres Tanjab Barat beserta jajaran, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti BPBD, BASARNAS, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, diharapkan seluruh objek wisata di Tanjung Jabung Barat dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur selama momen Lebaran.(*)