Wawako Azhar Tegaskan Kesiapan Pemkot Sungai Penuh Hadapi Audit LKPD 2025

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Kamis (02/04), secara virtual melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini digelar oleh Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V dan diikuti seluruh kepala daerah wilayah V, meliputi Jawa dan Sumatera.

Entry Meeting menjadi tahap awal pemeriksaan LKPD, sekaligus memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk bersikap kooperatif, proaktif, dan terbuka dalam menyediakan data dan informasi yang diperlukan oleh tim pemeriksa.

“Kami siap membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi tim pemeriksa demi memastikan pemeriksaan berjalan berkualitas dan tepat waktu,” ujar Azhar Hamzah di hadapan tim BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi.

Langkah ini diharapkan memperkuat akuntabilitas keuangan pemerintah daerah serta mendukung tata kelola yang lebih profesional dan transparan, sekaligus membangun sinergi yang baik antara Pemkot Sungai Penuh dan BPK RI.(*)




Kota Sungai Penuh Tingkatkan Layanan Air dan Sampah, Ini Langkah Walikota Alfin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., memperkuat kerja sama dengan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jambi, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Senin (30/03/2026) di Aula BPBPK Jambi.

Pertemuan ini menghadirkan Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabag Prokopim, dan jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Rombongan diterima hangat oleh Kepala Balai BPBPK Jambi Muhammad Rusli, S.T., M.D.M., Kepala Satker Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Jambi Yusrizal, S.T., M.T., serta Kasi Pelaksanaan II/PPK Perencanaan Adrial Munis, S.T., M.T.

Dalam diskusi, Wali Kota Alfin memaparkan sejumlah program strategis yang menjadi prioritas, antara lain percepatan pembangunan IPA Hamparan Rawang untuk meningkatkan layanan air bersih, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) RKE, serta pengajuan dukungan alat berat berupa beckoloader untuk mendukung operasional Dinas Lingkungan Hidup.

“Kami mendorong percepatan IPA Hamparan Rawang agar layanan air minum masyarakat meningkat, TPST RKE sebagai solusi pengelolaan sampah terpadu, dan dukungan alat berat untuk memperkuat operasional Dinas Lingkungan Hidup,” jelas Wali Kota Alfin.

BPBPK Jambi menyambut baik usulan tersebut dan memastikan tindak lanjut program sesuai mekanisme Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Pertemuan ini diharapkan memperkuat sinergi pemerintah daerah dan pusat, mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Sungai Penuh.(*)




Laporkan Keuangan 2025 ke BPK, Ini Pesan Wali Kota Sungai Penuh Alfin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi, Selasa (31/3/2026).

Penyerahan laporan tersebut dilakukan langsung oleh Alfin kepada Muhamad Toha Arafat dalam sebuah agenda resmi yang berlangsung di Auditorium Sultan Thaha, BPK RI Perwakilan Jambi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan penyampaian laporan keuangan pemerintah daerah kepada BPK, yang juga diikuti secara bersamaan oleh sejumlah pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Dalam keterangannya, Alfin menegaskan bahwa penyampaian LKPD merupakan kewajiban setiap pemerintah daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Penyampaian LKPD ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Alfin.

Ia menambahkan, laporan keuangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola keuangan yang lebih efektif dan efisien di masa mendatang.

“Kami berharap melalui proses ini, kepercayaan publik semakin meningkat dan pengelolaan keuangan daerah bisa semakin baik ke depan,” tambahnya.

Acara penyerahan berlangsung dengan khidmat dan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Alpian, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKAD), serta Kepala Inspektorat Kota Sungai Penuh.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam siklus pengawasan keuangan daerah, sekaligus menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.(*)




Paparkan LKPJ 2025, Wawako Azhar Hamzah: Ekonomi Sungai Penuh Tumbuh Positif

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Selasa (31/03/2026).

Laporan tersebut disampaikan oleh Azhar Hamzah yang mewakili Wali Kota Sungai Penuh.

Agenda ini menjadi bagian penting dari mekanisme akuntabilitas pemerintah daerah atas pelaksanaan program dan kegiatan selama satu tahun anggaran.

Dalam pidato pengantarnya, Azhar Hamzah memaparkan berbagai capaian pembangunan yang mencakup sektor pemerintahan, pembangunan infrastruktur, hingga kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengungkap sejumlah program prioritas yang telah dijalankan beserta tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2025.

“LKPJ ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah daerah dan DPRD untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Kota Sungai Penuh,” ujar Azhar.

Dari sisi indikator makro, kondisi ekonomi Kota Sungai Penuh menunjukkan tren positif.

Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat mencapai 4,39 persen, menandakan adanya peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami kenaikan menjadi 78,89 persen, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 77,93 persen.

Peningkatan ini mencerminkan perbaikan pada sejumlah indikator penting, seperti angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, hingga daya beli masyarakat.

Menurut Azhar, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami mengajak pimpinan dan seluruh anggota DPRD serta seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mendukung pembangunan, demi terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan Kota Sungai Penuh,” tambahnya.

Rapat paripurna ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pijakan strategis bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih efektif ke depan.(*)




Dugaan Kekerasan oleh Pejabat di Sungai Penuh, Korban Pemandu Lagu Siap Tempuh Jalur Hukum

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh mencuat ke publik.

Pejabat berinisial DT diduga melakukan kekerasan terhadap seorang perempuan berinisial U, yang bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di kota itu.

Korban menceritakan bahwa peristiwa terjadi pada Selasa pagi, 24 Maret 2026, saat dirinya berada di lokasi karaoke bersama terduga pelaku dan empat orang lain.

Saat diminta untuk berpindah ke ruangan lain secara berduaan, korban menolak. Penolakan ini diduga memicu emosi pelaku.

“Dia membanting saya hingga tubuh saya terbentur pintu dan meja. Saya mengalami luka dan sakit di beberapa bagian tubuh,” ungkap korban.

Tidak berhenti sampai di situ, korban juga mengalami tendangan dari terduga pelaku ketika pelaku hendak meninggalkan ruangan.

Korban mengaku trauma dan nyeri di sekujur tubuh. Ia juga sempat berupaya menempuh jalur komunikasi dengan pelaku untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Namun hingga kini belum ada tanggapan maupun klarifikasi dari yang bersangkutan.

Karena tidak ada itikad baik, korban menyatakan akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian guna menuntut keadilan.

Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat posisi terduga pelaku sebagai pejabat yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.

Upaya konfirmasi kepada terduga pelaku melalui pesan WhatsApp juga belum mendapatkan jawaban.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kekerasan ini.

Masyarakat dan berbagai pihak mendorong agar kasus ditangani secara serius, transparan, dan sesuai hukum agar korban mendapatkan keadilan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.(*)




Dorong PAD, Pemkot Sungai Penuh Benahi Pasar Tanjung Bajure

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Azhar Hamzah bersama jajaran Pemerintah Kota kembali melakukan peninjauan ke Pasar Tanjung Bajure pada Sabtu (28/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi pasar sekaligus memantau perkembangan penataan yang sedang dilakukan.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan yang turut didampingi Sekretaris Daerah Alpian dan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Nasran berinteraksi langsung dengan para pedagang.

Berbagai aspirasi, mulai dari keluhan hingga harapan terkait pengelolaan pasar, disampaikan sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.

Azhar Hamzah menegaskan bahwa pasar tradisional memiliki peran strategis dalam mendorong roda perekonomian daerah, termasuk sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Oleh karena itu, diperlukan sistem pengelolaan yang tertib, terencana, dan berkelanjutan.

Selain memantau aktivitas jual beli, rombongan juga meninjau pemasangan tenda sosial di kawasan pasar.

Mereka turut mendengarkan aspirasi para buruh yang beraktivitas di lingkungan tersebut, sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi pasar yang lebih nyaman dan produktif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Partisipasi aktif pedagang sangat kami harapkan. Dengan pengelolaan yang baik, pasar tidak hanya menjadi pusat ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi optimal bagi daerah,” ujar Azhar.

Melalui langkah ini, Pemkot Sungai Penuh berharap Pasar Tanjung Bajure dapat berkembang menjadi kawasan perdagangan yang lebih tertata, aman, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.(*)




Penataan Pasar Tanjung Bajure, Wawako Sungai Penuh Pastikan Pedagang Tetap Nyaman

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus melakukan pembenahan kawasan pasar demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman.

Salah satunya melalui penataan dan penertiban di Pasar Tanjung Bajure yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, pada Kamis pagi (26/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Sekretaris Daerah Alpian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Kesbangpol, Satpol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Penertiban dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Sebelumnya, para pedagang telah mendapatkan sosialisasi terkait relokasi lapak ke lokasi yang lebih aman dan tertata.

Di sela kegiatan, Azhar Hamzah juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengarkan aspirasi mereka sekaligus memastikan proses penataan berjalan lancar.

“Penataan ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” ujarnya.

Sebelum penertiban dilakukan, pemerintah juga telah melakukan langkah awal pada malam harinya.

Sekretaris Daerah Alpian memimpin pembersihan area pasar bersama Dinas PUPR, sementara Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengangkutan sampah guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan terpadu yang tidak hanya fokus pada penertiban pedagang, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar secara keseluruhan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa pasar memiliki peran penting sebagai pusat perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, penataan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Kegiatan penertiban di Pasar Tanjung Bajure berlangsung aman dan kondusif. Diharapkan, upaya ini mampu menghadirkan suasana pasar yang lebih rapi, bersih, dan nyaman untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.(*)




Momen Lebaran, Wali Kota Alfin Temui Warga Luhah Rio Singaro

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum Halal Bihalal pasca Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama warga Luhah Rio Singaro di Pondok Tinggi, Kamis (26/3/2026).

Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut disambut hangat oleh masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang acara yang berlangsung di Laheik Jajun Luhah Rio Singaro (Laheik Dahot).

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna penting dalam memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial.

“Halal Bihalal menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat, serta saling memaafkan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Luhah Rio Singaro yang dinilai mampu menjaga nilai-nilai adat dan budaya di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih baik.

Kegiatan ini turut diisi dengan tausiyah singkat mengenai makna Halal Bihalal, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan saling bermaafan. Suasana semakin hangat dengan makan bersama yang diikuti seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat persatuan dalam membangun Kota Sungai Penuh ke arah yang lebih maju.(*)




Hari Pertama Kerja, Sekda Sungai Penuh Tertibkan Pasar Tanjung Bajure

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID — Memasuki hari pertama kerja usai libur Idulfitri, Pemerintah Kota Sungai Penuh langsung bergerak memastikan ketertiban aktivitas masyarakat, khususnya di sektor perdagangan.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alfian, bersama jajaran melakukan peninjauan sekaligus penertiban di Pasar Tanjung Bajure, Rabu (25/04/2026).

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satpol PP.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar berjalan tertib, aman, dan kondusif setelah libur panjang.

Dalam peninjauan tersebut, Sekda menegaskan pentingnya penataan pasar guna menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Penertiban dilakukan agar aktivitas jual beli tidak terganggu serta lingkungan pasar tetap tertata dengan baik.

“Langkah ini penting untuk menjaga ketertiban umum dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di pasar,” ujarnya.

Selain meninjau area pasar, Sekda juga mengecek kesiapan Pos Dinas Perhubungan yang berada di kawasan pasar.

Ia memastikan personel serta sarana pendukung operasional dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Tak hanya itu, kondisi lapak pedagang dan penataan area berjualan juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pemerintah berupaya memastikan seluruh pedagang berjualan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Melalui penertiban ini, diharapkan suasana pasar di Sungai Penuh tetap kondusif dan tertib, serta mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat pasca perayaan Lebaran.(*)




Sambut Idul Fitri 1447 H, Sungai Penuh Terapkan Gerakan Minim Sampah di Semua Wilayah

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengeluarkan kebijakan penting menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Melalui surat edaran resmi, seluruh elemen masyarakat diminta untuk menerapkan konsep Lebaran Minim Sampah demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kebijakan ini ditujukan kepada seluruh camat, lurah, hingga masyarakat luas agar bersama-sama mengurangi potensi lonjakan sampah yang biasanya meningkat selama momen hari raya.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa peningkatan sampah umumnya disebabkan oleh penggunaan kemasan sekali pakai, seperti plastik dan styrofoam.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk beralih menggunakan perlengkapan yang dapat digunakan kembali.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah secara efektif di berbagai titik keramaian, seperti lokasi salat Idul Fitri, tempat wisata, serta jalur mudik.

Upaya ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, serta berbagai regulasi daerah yang mengatur pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Tidak hanya itu, peran aktif masyarakat dan pelaku usaha juga menjadi kunci suksesnya gerakan ini. Edukasi melalui media sosial, media massa, dan komunikasi langsung diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik.

Beberapa langkah konkret yang dianjurkan antara lain menggunakan tas belanja ramah lingkungan, menghindari plastik sekali pakai, membeli makanan secukupnya, serta membawa perlengkapan ibadah sendiri saat salat Idul Fitri.

Panitia pelaksanaan salat Idul Fitri di tiap wilayah juga diminta membentuk tim khusus untuk memastikan kebersihan lokasi tetap terjaga sebelum dan setelah kegiatan berlangsung.

Dengan adanya kebijakan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap perayaan Idul Fitri tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.()*