3.000 Pelajar di Kerinci–Sungai Penuh Ikuti Sosialisasi Anti Radikalisme

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Radikal, Terorisme, True Crime Community (TCC), dan Perundungan di lingkungan pendidikan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Kegiatan yang digelar di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh, Kamis 18 Juni 2026, diikuti sekitar 3.000 peserta dari unsur kepala sekolah, guru BK, komite sekolah, serta pelajar tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta.

Libatkan Densus 88 hingga Unsur Forkopimda

Acara tersebut turut dihadiri Kasatgaswil Jambi Densus 88 Anti Teror Polri Kombes Pol. Beri Diantara, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Wakil Bupati Kerinci H. Murison, serta jajaran Forkopimda seperti Kapolres Kerinci, Dandim 0417 Kerinci, hingga perwakilan DPRD dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda Jambi, Merajut Keberagaman, Merawat Persatuan, Utamakan Pendidikan, NKRI Harga Mati” sebagai bentuk penguatan karakter generasi muda di tengah tantangan era digital.

Pendidikan Jadi Benteng Cegah Paham Negatif

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah dan nasional, termasuk dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter.

Ia menekankan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis sebagai benteng pertama setelah keluarga dalam mencegah berkembangnya paham radikal, terorisme, serta fenomena sosial negatif seperti perundungan dan penyalahgunaan ruang digital.

“Tanpa stabilitas sosial pada generasi muda, mustahil kita bisa fokus membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Soroti Ancaman di Ruang Digital dan TCC

Wagub juga menyoroti meningkatnya potensi penyebaran paham negatif melalui ruang digital.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital RI, terdapat sekitar 221 juta pengguna internet atau 79,5 persen dari populasi Indonesia.

Menurutnya, perkembangan ini membuka peluang besar dalam pembelajaran, namun juga menghadirkan risiko penyebaran propaganda, kekerasan, hingga konten yang mengarah pada glorifikasi kejahatan, termasuk melalui komunitas True Crime Community (TCC).

Bullying Masih Jadi Tantangan Serius di Sekolah

Selain isu radikalisme, perundungan di lingkungan pendidikan juga menjadi perhatian serius pemerintah. Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat terdapat 641 kasus bullying pada 2025, dengan 57 persen terjadi di lingkungan sekolah.

Di Provinsi Jambi sendiri, angka perundungan tercatat sekitar 0,49 persen, yang tetap menjadi perhatian karena berdampak pada kesehatan mental, prestasi belajar, hingga masa depan peserta didik.

“Bullying bukan hanya persoalan disiplin, tetapi ancaman terhadap masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Dorong Kolaborasi Dunia Pendidikan

Wagub berharap seluruh institusi pendidikan di Kerinci dan Sungai Penuh dapat memperkuat perannya sebagai garda terdepan pencegahan paham negatif di kalangan pelajar.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, pemerintah, aparat keamanan, dan orang tua dalam membentuk lingkungan pendidikan yang aman dan sehat.

Apresiasi dan Komitmen Daerah

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap sosialisasi dapat dipahami secara menyeluruh oleh peserta, khususnya terkait materi yang disampaikan Densus 88.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan pencegahan radikalisme serta bullying di lingkungan sekolah.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Kerinci H. Murison yang berharap para peserta mengikuti kegiatan dengan serius agar wilayah Kerinci dan Sungai Penuh tetap aman dan bebas dari paham radikal maupun tindakan kekerasan di lingkungan pendidikan.(*)




Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor 1 Muharam di Sungai Penuh, Wako Alfin Gaungkan Generasi Qurani

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh untuk mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Senin 15 Juni 2026 malam.

Kegiatan yang berlangsung meriah itu menjadi simbol semangat hijrah sekaligus penguatan syiar Islam di tengah masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin secara langsung melepas peserta pawai yang terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA, para guru, kepala sekolah, aparatur pemerintah daerah, hingga masyarakat umum.

Mengusung tema “Membangun Generasi Qurani, 1000 Hafidz-Hafidzah Menuju Sungai Penuh Juara”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya membentuk generasi muda yang berakhlak, religius, dan dekat dengan Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam harus menjadi momentum refleksi bagi seluruh umat Islam untuk memperbaiki diri serta memperkuat keimanan dan ketakwaan.

Menurutnya, nilai-nilai hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW perlu diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, pendidikan, maupun kehidupan bermasyarakat.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Sungai Penuh, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Mari berhijrah menuju kebaikan, membangun generasi Qurani, mewujudkan 1000 Hafidz-Hafidzah, dan bersama-sama mengantarkan Kota Sungai Penuh menjadi Kota Juara yang diberkahi Allah SWT,” ujar Alfin.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan karakter serta penguatan nilai-nilai keagamaan.

Pawai obor kemudian bergerak dari Lapangan Merdeka dan melintasi sejumlah ruas jalan utama Kota Sungai Penuh.

Cahaya ribuan obor yang dibawa peserta menciptakan suasana khidmat sekaligus semarak dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan marching band yang mengiringi jalannya pawai.

Masyarakat yang berada di sepanjang rute turut menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat baru bagi generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an, meningkatkan prestasi, serta menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, semangat hijrah diharapkan tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan menuju masyarakat yang lebih religius, maju, dan berdaya saing.

Dengan cahaya obor yang menerangi malam Kota Sungai Penuh, tersimpan harapan besar untuk melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Sungai Penuh yang semakin maju serta penuh keberkahan di masa depan.(*)




Tiga Kepala Daerah di Jambi Sepakat Bangun Konektivitas Kerinci–Bungo

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Tiga kepala daerah di Provinsi Jambi sepakat memperkuat konektivitas antarwilayah melalui rencana pengembangan jalur penghubung Kerinci–Bungo. Kesepakatan tersebut melibatkan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Bupati Kerinci Monadi, dan Bupati Bungo H. Dedy Putra.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (29/05) lalu itu, berjalan dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat antar daerah di wilayah barat Provinsi Jambi.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan bahwa peningkatan akses jalan Kerinci–Bungo merupakan langkah strategis untuk membuka konektivitas yang lebih cepat, efisien, dan berdampak langsung pada masyarakat.

Menurutnya, keterhubungan antarwilayah akan memberikan dampak positif yang luas, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan sektor pariwisata dan pelayanan publik.

“Dengan terbukanya akses ini, jarak tempuh akan lebih singkat dan tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, perdagangan, pariwisata, serta pelayanan masyarakat,” ujar Alfin.

Senada dengan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sebagai kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai, konektivitas antarwilayah tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan pemerataan pembangunan di daerah.

Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menekankan bahwa akses transportasi yang terhubung dengan baik merupakan kebutuhan mendesak dalam mendukung aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang lebih merata.

Dalam kesempatan tersebut, ketiga kepala daerah juga menyepakati dukungan terhadap pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta sebagai langkah memperkuat akses transportasi udara di wilayah tersebut.

Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat integrasi konektivitas darat dan udara, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi kawasan barat Provinsi Jambi.

Ketiga kepala daerah optimistis bahwa sinergi yang terbangun ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk nyata, khususnya dalam percepatan pembangunan akses jalan penghubung Kerinci–Bungo sebagai jalur strategis masa depan.(*)




Walikota Alfin Lantik Dewas Tirta Khayangan, Soroti Tantangan Manajemen dan Pelayanan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Sungai Penuh Alfin resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh untuk masa jabatan 2026-2030.

Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (1/6/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, pimpinan DPRD, jajaran Perumda Air Minum Tirta Khayangan, serta tamu undangan lainnya.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat tata kelola perusahaan daerah agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, Sekretaris Daerah Alpian, para kepala OPD, panitia seleksi Dewan Pengawas Tirta Khayangan, serta Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Khayangan bersama jajaran.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Dewan Pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan perusahaan daerah dapat berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan, mulai dari aspek manajemen, operasional, sumber daya manusia hingga kondisi keuangan, membutuhkan perhatian serius dan pengawasan yang berkelanjutan.

Ia berharap Dewan Pengawas yang baru dilantik dapat menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dengan mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul serta memberikan solusi yang inovatif dan strategis bagi kemajuan perusahaan.

“Dewan Pengawas harus mampu mendorong lahirnya langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan efektivitas organisasi serta produktivitas perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alfin.

Selain pengawasan, Wali Kota juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja yang dilakukan secara rutin guna memastikan target perusahaan dapat tercapai sesuai harapan.

Ia mendorong Perumda Air Minum Tirta Khayangan untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat sehingga layanan yang diberikan benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga Kota Sungai Penuh.

Menurutnya, masukan dan partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor penyediaan air bersih.

Alfin juga mengingatkan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara Dewan Pengawas, Direksi, dan seluruh pegawai perusahaan agar mampu menciptakan sistem kerja yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan.

Dengan dilantiknya Dewan Pengawas baru, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap Perumda Air Minum Tirta Khayangan dapat terus meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas cakupan layanan, serta menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih baik bagi masyarakat di masa mendatang.(*)




Momentum Idul Adha, Pemkot Sungai Penuh Sembelih 39 Sapi untuk Masyarakat

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar kegiatan qurban perdana dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dipusatkan di kawasan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dan menjadi momentum kebersamaan antara jajaran pemerintah daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta masyarakat dalam memperkuat nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi di Hari Raya Kurban.

Pada pelaksanaan qurban perdana itu, sebanyak 39 ekor sapi disembelih dan dagingnya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Sungai Penuh.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH mengatakan kegiatan qurban tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh sebagai bagian dari syiar Islam dan bentuk pelayanan sosial pemerintah kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan qurban perdana ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh,” ujar Alfin.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan qurban tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berqurban dengan penuh keikhlasan karena Allah SWT. Semoga seluruh amal ibadah ini mendapat keberkahan dan ridho dari Allah SWT,” katanya.

Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban berlangsung tertib dengan melibatkan panitia qurban serta ASN di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.

Suasana gotong royong dan kekeluargaan terlihat selama proses penyembelihan hingga persiapan pendistribusian daging qurban.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekda Alpian, Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin, Ketua GOW Mawarti Azhar, Ketua DWP Winda Rahayu, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta ASN lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Melalui momentum Idul Adha ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.(*)




Hadiri Doa Bersama Qurban, Wali Kota Sungai Penuh Bantu Ambulans untuk Dusun Harapan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana penuh kebersamaan dan nuansa religius mewarnai kegiatan doa bersama Panitia Ibadah Qurban Mushalla Al Hidayah di Dusun Harapan, Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah.

Kehadiran keduanya disambut antusias masyarakat yang memadati area mushalla dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Alfin menyerahkan bantuan satu unit ambulans kepada masyarakat Dusun Harapan, Desa Sungai Ning.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap pelayanan kesehatan dan kebutuhan sosial warga.

Menurut Alfin, keberadaan ambulans diharapkan mampu membantu masyarakat, terutama dalam kondisi darurat maupun kebutuhan layanan kesehatan yang memerlukan transportasi cepat dan memadai.

“Kami berharap ambulans ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Dusun Harapan dan bisa digunakan untuk kepentingan sosial serta pelayanan kesehatan warga,” ujar Alfin.

Selain menyerahkan bantuan, Wako Alfin juga mengapresiasi kekompakan masyarakat dan panitia qurban yang terus menjaga budaya gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia menilai momentum Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial, kepedulian, dan silaturahmi antarwarga.

“Semoga Idul Adha tahun ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan rasa kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Sungai Penuh,” katanya.

Doa bersama yang digelar berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.

Masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk syukur sekaligus persiapan menyambut pelaksanaan ibadah qurban.

Kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga nilai religius serta memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Desa Sungai Ning.(*)




Wali Kota Alfin dan OJK Dorong Akses Keuangan untuk Pertumbuhan UMKM

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat akses keuangan daerah sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah melalui penguatan program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Program ini difokuskan untuk meningkatkan inklusi keuangan serta memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama TPAKD Kota Sungai Penuh sebagai bentuk sinergi lintas sektor antara berbagai lembaga keuangan, di antaranya Bank BNI, Pegadaian, Bank BSI, Bank BPR Kerinci, PNM ULaMM Syariah, Bank Jambi, Bank BRI, hingga Bank Mandiri.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembiayaan daerah sehingga UMKM dapat berkembang lebih cepat dan berdaya saing.

Wali Kota Alfin menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kita harapkan lahir program-program yang konkret dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujar Alfin.

Ia menambahkan, penguatan akses keuangan ini diharapkan menjadi motor penggerak kebangkitan UMKM serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan, Sungai Penuh menargetkan peningkatan signifikan dalam inklusi keuangan dan pertumbuhan sektor usaha mikro sebagai tulang punggung ekonomi lokal.(*)




Fokus Perbaikan Layanan Kesehatan, Wali Kota Sungai Penuh Jemput Bola ke Kemenkes

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat sektor kesehatan dengan langkah proaktif ke pemerintah pusat.

Wali Kota Alfin melakukan audiensi langsung dengan Wakil Menteri Kesehatan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Selasa (14/4/2026), guna mempercepat peningkatan layanan kesehatan di daerahnya.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus utama.

Mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana alat kesehatan untuk rumah sakit dan puskesmas, penambahan kepesertaan BPJS Kesehatan, hingga pemenuhan tenaga dokter spesialis di fasilitas kesehatan daerah.

Alfin menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat sangat penting untuk memastikan layanan kesehatan di daerah dapat berjalan optimal dan merata.

Ia menilai, peningkatan fasilitas dan tenaga medis menjadi kunci dalam memberikan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan. Dukungan Kementerian Kesehatan sangat dibutuhkan, terutama dalam pemenuhan fasilitas dan tenaga medis,” ujarnya.

Audiensi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib, perwakilan Bapperida, serta jajaran Prokopim.

Pihak Kementerian Kesehatan menyambut baik langkah cepat Pemerintah Kota Sungai Penuh tersebut.

Bahkan, mereka memberikan apresiasi atas upaya aktif daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Tak hanya itu, Kemenkes juga menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti berbagai usulan yang telah disampaikan dalam audiensi tersebut.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus mempercepat realisasi program kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis pelayanan kesehatan di daerah akan semakin merata, berkualitas, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)




Aksi Heroik IRT di Sungai Penuh! Gagalkan Perampokan Bersajam hingga Terluka

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Aksi berani ditunjukkan seorang ibu rumah tangga di Kota Sungai Penuh yang berhasil menggagalkan percobaan pencurian dengan kekerasan di kediamannya.

Perempuan tersebut diketahui bernama Emi Desrita Yanti (52), warga Desa Koto Keras.

Meski mengalami luka akibat serangan senjata tajam, ia tetap melawan pelaku hingga akhirnya berhasil menggagalkan aksi kejahatan tersebut pada Kamis malam (16/4/2026).

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat korban terbangun dan hendak menuju kamar mandi.

Namun, kecurigaan muncul ketika ia melihat jendela kamar dalam kondisi terbuka.

Saat memeriksa keadaan, Emi justru menemukan seorang pria tak dikenal bersembunyi di bawah tempat tidurnya.

Menyadari aksinya terbongkar, pelaku langsung menyerang menggunakan pisau lipat.

Korban sempat berusaha menangkis serangan tersebut, namun tetap mengalami luka di bagian jari akibat sabetan senjata tajam.

Tak hanya itu, pelaku juga sempat merampas kalung korban hingga menyebabkan luka di bagian leher dan dada.

Dalam kondisi terdesak, Emi kemudian berteriak meminta pertolongan warga.

Teriakan tersebut berhasil memancing perhatian warga sekitar dan membuat pelaku panik.

Dalam upaya melarikan diri, pelaku nekat melompat dari jendela lantai dua rumah korban. Akibatnya, ia terjatuh dan pingsan di lokasi kejadian.

Warga yang berdatangan langsung mengamankan pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim Very Prasetyawan menyampaikan bahwa dua pelaku telah berhasil diamankan.

Polisi juga menyita barang bukti berupa pisau lipat yang digunakan dalam aksi tersebut.

Saat ini, aparat masih memburu satu pelaku lainnya yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Mayjen H.A. Thalib untuk mendapatkan penanganan medis atas luka yang dideritanya.

Tim Satreskrim Polres Kerinci bersama jajaran Polsek Sungai Penuh bergerak cepat dalam menangani kasus ini dan berhasil menangkap dua pelaku berinisial IN (19) dan RI (21), yang diketahui berasal dari Desa Sungai Liuk.(*)




Kasus Sewa Lahan Rp450 Juta, Dirut Perumdam Tirta Khayangan Sungai Penuh Dilaporkan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan kejanggalan penggunaan anggaran kembali mencuat di Kota Sungai Penuh.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh oleh sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan ketidakwajaran dalam pembayaran sewa lahan yang disebut dilakukan secara mundur hingga 37 tahun, dengan total nilai mencapai sekitar Rp450 juta.

Salah satu pelapor, Zulkifli, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan indikasi pelanggaran dalam mekanisme pembayaran tersebut.

Ia menilai, perhitungan sewa sejak tahun 1988 tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

“Secara prinsip, sewa itu berlaku ke depan, bukan dihitung mundur, kecuali sudah diatur dalam perjanjian sejak awal. Dalam kasus ini, kami menduga tidak ada kesepakatan seperti itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, laporan resmi telah dilayangkan ke Kejari Sungai Penuh pada 2 Maret 2026 dengan nomor registrasi 493/L-5.13/03/2026.

Menurutnya, setiap penggunaan anggaran daerah harus memiliki landasan hukum yang kuat dan transparan.

Ia menegaskan bahwa keputusan yang hanya didasarkan pada kesepakatan tanpa payung hukum berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

“Penggunaan uang daerah tidak bisa hanya berdasarkan musyawarah. Harus ada aturan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Selain itu, pelapor juga menyoroti status lahan yang disebut telah dihibahkan kepada pihak Perumda setelah pembayaran dilakukan.

Kondisi ini dinilai menimbulkan tanda tanya terkait urgensi pembayaran sewa tersebut.

LSM berharap pihak kejaksaan dapat segera melakukan penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran, termasuk kemungkinan unsur tindak pidana korupsi.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Perumda Tirta Khayangan belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.(*)