Imbauan Pemkab Sarolangun Jelang Idul Fitri 2026: Takbiran, Keamanan, dan Toleransi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengeluarkan himbauan resmi kepada masyarakat agar perayaan tetap tertib, aman, dan menjaga nilai toleransi.

Himbauan ini mencakup beberapa poin penting:

  1. Pelaksanaan Takbiran – Umat Islam diperbolehkan melaksanakan takbiran di Masjid atau Musholla dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan, dan nilai toleransi.

  2. Takbiran Keliling – Diperbolehkan hanya di lingkungan desa atau kelurahan masing-masing, tanpa mengganggu lalu lintas dan tetap menjaga keamanan.

  3. Meningkatkan Kepedulian Sosial – Hari Raya diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepekaan sosial serta menjaga keamanan dan ketertiban dalam bermasyarakat.

  4. Larangan Perayaan Berlebihan – Tidak diperbolehkan meniup terompet secara berlebihan, menyalakan kembang api/mercon, atau melakukan kebut-kebutan di jalan raya.

  5. Tempat Hiburan dan Wisata – Pemilik dan pengelola tempat hiburan serta wisata diminta tidak memfasilitasi perayaan malam Idul Fitri secara berlebihan.

  6. Peran Tokoh dan Aparat Desa – Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, dan pimpinan organisasi kepemudaan diharapkan ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan sesuai aturan di atas.

  7. Keamanan Lingkungan – Aparat TNI, Polri, dan Satpol-PP diminta menjaga lingkungan dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Pemkab Sarolangun menekankan agar semua pihak menjalankan himbauan ini dengan penuh kesadaran, sehingga perayaan Idul Fitri tetap khidmat, aman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat.(*)




Empat Desa di Sarolangun Punya PJ Kades Baru, Ini Pesan Tegas Bupati Hurmin

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBi.ID – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, secara resmi melantik Pejabat Kepala Desa (PJ) Kepala Desa antar waktu di sejumlah desa dalam wilayah Kabupaten Sarolangun, Selasa (3/3/2026).

Pelantikan tersebut meliputi PJ Kepala Desa Jati Baru Mudo dan Petiduran Baru di Kecamatan Mandiangin Timur, Desa Pulau Melako Kecamatan Batin VIII, serta PJ Kepala Desa Siliwangi Kecamatan Singkut.

Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Selamat kepada saudara-saudara yang hari ini resmi dilantik. Jalankan tugas dengan baik, jujur, ikhlas, dan penuh rasa tanggung jawab. Jabatan ini adalah amanah untuk mengabdi demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Hurmin menekankan bahwa kepala desa memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Menurutnya, kepala desa harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, serta memastikan pengelolaan Dana Desa dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta seluruh lapisan masyarakat.

“Bekerjalah sesuai aturan perundang-undangan, utamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” pesannya.

Dengan dilantiknya para PJ Kepala Desa ini, diharapkan roda pemerintahan di wilayah Kecamatan Mandiangin Timur, Batin VIII, dan Singkut dapat berjalan optimal.

Bupati Hurmin berharap kehadiran para pejabat baru tersebut mampu mendorong percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Semoga pemerintah desa dapat berjalan dengan baik dan semakin mendorong pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*)




Pencurian Sawit di Sarolangun Digagalkan, 3 Pelaku Diamankan dengan 1,4 Ton TBS

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Sat Reskrim Polres Sarolangun berhasil menggagalkan aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam.

Tiga pria yang diduga pelaku berhasil diamankan saat tengah memanen sawit secara ilegal pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kebun yang menjadi sasaran diketahui milik PT Sari Aditia Loka. Pengungkapan kasus bermula dari laporan aktivitas mencurigakan yang diterima pihak keamanan perusahaan sehari sebelumnya.

Petugas melakukan pemantauan di titik-titik rawan dan berhasil menangkap ketiga pelaku tanpa perlawanan.

Dari lokasi, polisi menyita 62 tandan sawit dengan total berat sekitar 1.410 kilogram, serta sebuah senter kepala yang diduga digunakan untuk beraksi di malam hari.

Ketiga pelaku bukan warga setempat. Satu orang berinisial S.K.W (37) berasal dari Bungo, sedangkan dua lainnya warga Merangin.

Kasat Reskrim, Yosua Adrian, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan, terutama yang berasal dari luar wilayah.

“Proses hukum terus berjalan. Kami pastikan setiap tindak pidana akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Saat ini, penyidik tengah melengkapi berkas perkara, termasuk pengiriman surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke pihak kejaksaan.

Polisi juga mengimbau masyarakat dan perusahaan perkebunan untuk meningkatkan pengamanan, khususnya pada jam rawan.

“Jika menemukan aktivitas mencurigakan, warga diminta segera melapor agar tindakan cepat bisa dilakukan,” tambah Yosua Adrian.(*)




Sarolangun Tingkatkan Produksi Padi, Dinas TPHP Fokus Cetak Lahan Sawah Baru

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.IDDinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun menargetkan pencetakan 350 hektare lahan sawah baru pada 2026 untuk meningkatkan luas tanam dan produksi padi di wilayah itu.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Sarolangun, Dulmuin, mengatakan pencapaian ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan lokal.

“Tahun ini (2026), pemerintah daerah menargetkan tambahan 350 hektare lahan baru, harapannya produksi padi di Sarolangun bisa meningkat,” ujar Dulmuin, Sabtu (28/2/2026).

Selain program cetak sawah, Dulmuin menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga mengusulkan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Kementerian Pertanian untuk mendukung produktivitas petani.

Menurutnya, dukungan alsintan sangat penting untuk memulai tanam, penanganan saat panen, dan mengoptimalkan potensi lahan yang ada.

Dinas TPHP juga mendorong intensitas masa tanam dari satu kali setahun menjadi dua hingga tiga kali (IP300), agar produktivitas padi semakin optimal.

Saat ini, luas lahan pertanian di Kabupaten Sarolangun tercatat sekitar 8.997 hektare, dengan rincian:

  • Lahan baku sawah eksisting: 3.997 hektare

  • Lahan kering: 2.000 hektare

  • Sawah beririgasi: 3.000 hektare

“Tahun lalu, program cetak sawah telah terealisasi seluas 433 hektare yang tersebar di 12 desa pada lima kecamatan. Ini bagian dari program strategis nasional untuk mendukung swasembada pangan,” tambah Dulmuin.

Dinas TPHP menekankan bahwa pertanian modern di Sarolangun menjadi motor penggerak percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Upaya ini sejalan dengan visi Kabupaten Sarolangun Maju 2025–2030, yang menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama.(*)




Safari Ramadan di Sekeladi, Bupati Hurmin Dorong Percepatan Infrastruktur Sarolangun

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.IDHurmin menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Batang Asai, khususnya Dusun Sekeladi, Desa Batu Empang, saat menghadiri Safari Ramadan 1446 Hijriah bersama Al Haris, Jumat (27/02/2026) malam.

Menurut Hurmin, kehadiran Pemerintah Provinsi Jambi di pelosok Sarolangun menjadi bukti bahwa pembangunan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami terus berupaya agar Batang Asai mendapat perhatian maksimal, terutama pada infrastruktur dasar dan pelayanan masyarakat,” ujar Hurmin di hadapan warga.

Bupati Hurmin menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jambi terhadap pembangunan di Sarolangun.

Dari total alokasi anggaran provinsi sekitar Rp244 miliar untuk kabupaten/kota, sebagian diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan di Batang Asai.

Salah satu capaian penting adalah peresmian Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai yang kini membuka akses ekonomi masyarakat di 23 desa kawasan tersebut.

Menurut Hurmin, akses jalan yang lebih baik akan berdampak langsung pada distribusi hasil pertanian, mobilitas warga, hingga pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Dengan akses yang semakin baik, pertumbuhan ekonomi masyarakat Batang Asai akan semakin meningkat,” tegasnya.

Tak hanya infrastruktur jalan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun juga menjalankan program cetak sawah seluas 84 hektare di Dusun Empang Gedang.

Program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Hurmin menilai, penguatan sektor pertanian sangat penting mengingat Batang Asai memiliki potensi lahan yang luas dan subur.

Safari Ramadan yang digelar di Masjid Istiqomah tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

Gubernur Al Haris dalam arahannya menekankan pentingnya pembangunan dari pinggiran, sekaligus meresmikan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai dan menyalurkan berbagai bantuan sosial.

Bupati Hurmin menyambut baik dukungan tersebut dan memastikan koordinasi lintas pemerintahan terus diperkuat agar pembangunan di Sarolangun tetap berjalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Dalam rangkaian Safari Ramadan itu, masyarakat Dusun Sekeladi juga menerima berbagai bantuan, mulai dari bantuan sosial bagi fakir miskin, santunan anak yatim, bantuan untuk pegawai syara dan marbot, hingga paket sembako.

Program ASN Peduli Stunting juga menyalurkan bantuan untuk keluarga berisiko stunting, serta tambahan asupan gizi bagi balita stunting.

Bagi Bupati Hurmin, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat desa.

“Kami ingin Batang Asai dan seluruh wilayah Sarolangun berkembang sejajar dengan daerah lain. Dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, insyaallah bisa kita wujudkan,” pungkasnya.(*)




Al Haris Dorong Sekeladi Bangkit Jadi Desa Maju, Infrastruktur Jadi Prioritas

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID Al Haris melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Desa Batu Empang, Dusun Sekeladi, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/02/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang memadukan nilai sejarah dengan arah pembangunan ke depan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyaluran bantuan makanan tambahan untuk 20 balita, dilanjutkan buka puasa bersama masyarakat, dan ditutup dengan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Istiqomah.

Kehadiran Gubernur di dusun yang dikenal sebagai kampung bersejarah itu menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendorong Sekeladi bertransformasi menjadi desa maju.

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan pembangunan tidak boleh terpusat di perkotaan saja, tetapi harus menjangkau daerah pelosok.

“Pembangunan harus menyentuh masyarakat hingga ke daerah terluar. Sekeladi punya sejarah besar, sekarang saatnya melangkah menuju kemajuan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur meresmikan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai yang telah lama dinantikan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya membuka akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

“Kalau akses terbuka, hasil pertanian lancar keluar, kebutuhan pokok mudah masuk. Inilah dasar kemajuan desa,” tegasnya.

Al Haris juga mengangkat sejarah panjang Sekeladi yang melahirkan sejumlah tokoh penting daerah, seperti Makalam, Arifin Manap, Abun Jani, hingga H. Kamil yang pernah menjabat Bupati Merangin pertama.

Menurutnya, warisan sejarah tersebut harus menjadi motivasi generasi muda untuk terus belajar dan membangun kampung halaman.

Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong perluasan jaringan listrik PLN ke dusun-dusun yang belum terlayani maksimal.

Melalui dukungan Dinas ESDM Provinsi Jambi, dialokasikan 15 titik lampu jalan tenaga surya untuk Dusun Sekeladi.

Selain itu, bantuan operasional bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebesar Rp250 ribu per bulan (dibayarkan per tiga bulan) turut diberikan untuk menjaga stabilitas keamanan desa.

Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur menegaskan pembangunan prioritas tetap berjalan melalui koordinasi bersama Hurmin selaku Bupati Sarolangun.

Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Jambi. Dari total alokasi anggaran sekitar Rp244 miliar untuk kabupaten/kota, sebagian diarahkan mendukung percepatan pembangunan Batang Asai.

Ia juga melaporkan program cetak sawah seluas 84 hektare di Dusun Empang Gedang sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Safari Ramadan tersebut, Pemprov Jambi menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya:

  • 1 unit kursi roda

  • 2 unit tongkat bantu

  • 7 unit handsprayer untuk Kelompok Tani Suka Makmur

  • CSR Bank Jambi Rp20 juta

  • Santunan untuk 15 anak yatim

  • Bantuan Baznas bagi 70 fakir miskin

  • Bantuan untuk 5 pegawai syara dan marbot

  • Paket sembako bagi warga membutuhkan

Melalui program ASN Peduli Stunting, disalurkan 20 paket bantuan untuk keluarga berisiko stunting, serta tambahan biskuit bagi 5 balita stunting dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Kunjungan ini menjadi simbol kuat bahwa sejarah dan pembangunan dapat berjalan beriringan.

Dari kampung yang melahirkan banyak tokoh besar, Sekeladi kini diarahkan menjadi desa yang maju, terang, dan terbuka aksesnya sebagai bagian dari komitmen Pemprov Jambi membangun dari pinggiran menuju kemajuan yang merata.(*)




Bupati Sarolangun Pastikan Akses Kesehatan Merata Lewat Program Dokter Maju

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Dokter Maju, inisiatif unggulan Bupati Sarolangun Hurmin dan Wakil Bupati Gerry Trisatwika, kini resmi melayani seluruh 11 kecamatan di Kabupaten Sarolangun.

Perluasan layanan ditandai dengan penambahan tujuh armada operasional untuk menjangkau desa-desa terpencil, mempercepat pelayanan kesehatan, serta mendekatkan tim dokter kepada masyarakat.

Sebelumnya, program ini hanya didukung empat unit armada sehingga jangkauannya terbatas.

“Tujuan kami jelas, pelayanan cepat dan merata hingga pelosok desa. Dengan tambahan armada di awal 2026, setiap warga di Sarolangun bisa menikmati layanan kesehatan gratis,” kata Bupati Hurmin.

Program Dokter Maju memberikan layanan kesehatan jemput bola, termasuk pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan. Semua layanan diberikan gratis tanpa pungutan biaya.

Masyarakat bisa mengakses layanan ini melalui pendataan oleh kepala desa atau bidan desa setempat.

Bupati Hurmin menegaskan pentingnya objektivitas pendataan untuk memastikan layanan tepat sasaran dan merata.

“Kami bekerja sama dengan seluruh desa, sehingga seluruh warga berhak mendapatkan pelayanan. Jangan sampai ada yang tebang pilih,” tegas Hurmin.

Program Dokter Maju menjadi salah satu pilar visi-misi Sarolangun Maju, menegaskan komitmen pemerintah daerah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa.(*)




Golkar Sarolangun Tetapkan Gerry Trisatwika sebagai Ketua, Targetkan Kursi DPRD Meningkat 2029

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Musyawarah Daerah (Musda) Ke-VI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Sarolangun resmi menetapkan Gerry Trisatwika, SE sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Sarolangun untuk periode 2026–2031.

Kegiatan digelar di Ballroom Abadi Hotel Sarolangun, Senin (9/2/2026).

Musda dibuka langsung oleh Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi, Drs. H. Cek Endra, dan dihadiri Bupati Sarolangun H Hurmin, unsur Forkopimda, jajaran pengurus Golkar, serta pimpinan kecamatan Partai Golkar se-Kabupaten Sarolangun.

Dalam sidang pleno, peserta sepakat secara mufakat menetapkan Gerry Trisatwika sebagai ketua terpilih yang akan menakhodai Golkar Sarolangun selama lima tahun ke depan.

Usai penetapan, Gerry menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk memperkuat Golkar di Kabupaten Sarolangun.

Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah menyusun kepengurusan baru DPD II Golkar Sarolangun dalam waktu satu bulan.

“Golkar harus hadir dan bekerja untuk kepentingan masyarakat. Mari kita bersatu, bergotong royong, dan bekerja keras membesarkan partai ke depan,” ujarnya.

Gerry juga optimistis kepengurusan baru akan menghadirkan semangat baru serta membuka ruang bagi kader-kader muda untuk aktif berkontribusi.

Ia menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Sarolangun pada Pemilihan Legislatif 2029, seiring bertambahnya jumlah kursi legislatif menjadi 35 kursi.

“Target minimal kita enam kursi di Pileg 2029. Bahkan, kami optimistis Golkar bisa kembali masuk unsur pimpinan DPRD dan menjadi kekuatan utama dalam kontestasi politik ke depan,” pungkas Gerry.

Musda Ke-VI Golkar Sarolangun menegaskan semangat kebersamaan dan komitmen partai dalam membangun struktur yang solid serta menghadapi tantangan politik lokal dan nasional.(*)




Musda VI Golkar Sarolangun: Gerry Trisatwika Siap Bersaing Jadi Ketua DPD

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Kontestasi politik internal Partai Golkar Kabupaten Sarolangun semakin memanas jelang Musyawarah Daerah (Musda) VI.

Salah satu kader potensial, Gerry Trisatwika, resmi mengambil formulir bakal calon Ketua DPD Golkar Sarolangun.

Pengambilan formulir dilakukan melalui kuasa yang ditunjuk, Ade Firnando, di Kantor DPD Golkar Sarolangun, dan disaksikan sejumlah pimpinan kecamatan yang memiliki hak suara dalam Musda.

Rombongan diterima langsung oleh Ketua Penyelenggara Musda VI, Yusuf Helmi, bersama jajaran Steering Committee (SC).

Ade Firnando menegaskan bahwa pengambilan formulir merupakan langkah awal yang penting dalam proses pencalonan. Seluruh persyaratan akan segera dilengkapi sesuai ketentuan panitia.

“Ini bentuk keseriusan kami. Formulir akan segera dikembalikan setelah dilengkapi,” ujar Ade, Rabu (3/2/2026).

Ia juga mengajak seluruh kader dan pemilik suara untuk mendukung Gerry dalam Musda yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Februari 2026.

Sementara itu, Ketua SC Musda VI, Jefri Sonnefil, mengingatkan bahwa batas waktu pengembalian formulir cukup ketat, yakni Rabu (4/2/2026) pukul 00.00 WIB.

Tahapan ini menjadi ujian awal bagi bakal calon untuk menunjukkan kesiapan administrasi, soliditas tim, dan kekuatan dukungan internal.

Musda VI DPD Partai Golkar Sarolangun menjadi momen penting regenerasi kepemimpinan partai untuk periode 2026–2031.

Panitia menegaskan bahwa proses penjaringan dilakukan secara terbuka, transparan, dan demokratis, dengan persyaratan ketat meliputi pengalaman kepengurusan, dukungan minimal pemilik suara, serta loyalitas terhadap partai.

Dengan masuknya Gerry Trisatwika ke bursa calon, persaingan kursi Ketua Golkar Sarolangun diprediksi semakin dinamis.

Publik dan kader kini menantikan siapa yang akan dipercaya memimpin partai berlambang beringin ini lima tahun ke depan.(*)




Swasembada Pangan Kabupaten Sarolangun, Pemerintah Daerah dan Polri Bersinergi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus berkomitmen mewujudkan swasembada pangan melalui sektor pertanian, sebagai dukungan nyata terhadap kebijakan Pemerintah Pusat.

“Pemkab Sarolangun bersama Polres terus bersinergi dalam mewujudkan swasembada pangan, guna mendukung program ketahanan pangan,” kata H. Hurmin, Bupati Sarolangun, usai melakukan panen raya pada Sabtu lalu.

Panen raya kuartal I Tahun 2026 ini berlangsung di lahan produktif Desa Rantau Tenang, Kecamatan Pelawan, dengan hasil jagung, cabai, padi, dan semangka.

Hurmin menegaskan, keterlibatan Pemkab Sarolangun dan jajaran Polres di sektor pertanian merupakan langkah konkret mendukung kemandirian pangan nasional.

Ia menyebut, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, yang harus dijaga melalui sinergi lintas sektor.

“Kehadiran pemerintah daerah dan Polri adalah bentuk dukungan nyata kepada petani agar merasa diperhatikan serta termotivasi meningkatkan produksi. Kami hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto,” ucap Hurmin.

Sementara itu, Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, menegaskan bahwa Polri siap berperan aktif sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian.

“Keterlibatan Polri tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung program strategis nasional yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Pertanian adalah sektor strategis yang harus dijaga bersama demi terwujudnya Indonesia mandiri pangan,” ungkap Wendi.

Panen raya ini menjadi simbol sinergi antara Pemkab Sarolangun dan Polres Sarolangun dalam menjaga stabilitas ekonomi, ketahanan pangan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Sarolangun.(*)